Thursday, 26 August 2021

Sistem manajemen informasi akuntansi untuk menunjang kegiatan manajemen

Sistem manajemen informasi akuntansi, menunjang kegiatan dari mengumpulkan, menyimpan dan mengolah data keuangan untuk pengambilan keputusan “

Untuk menunjang manajemen strategi. Kondisi persaingan bisnis saat ini semakin ketat saja. Banyak muncul perusahaan- perusahaan baru yang memenuhi pasar. 

Dengan semakin banyaknya penyedia produk dalam pasar maka konsumen lebih leluasa untuk menentukan pilihannya. 

Semua konsumen pasti menginginkan produk yang berkualitas dan mendapatkan layanan yang baik. 

Konsumen pastinya, memilih perusahaan yang manajemen yang baik dan sebagainya. Hal-hal diatas, menuntut suatu bisnis untuk memberikan yang terbaik kepada konsumen. 

Setiap aspek yang mendukung hal tersebut harus diperkirakan secara serius dan se akurat. 

Setiap keputusan yang diambil bisa memberikan informasi yang pasti, jelas dan akurat dalam rangka menunjang kemajuan bisnis.


Baca juga : Artikel yang terkait

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi website lainnya yang lebih luas dan lengkap tentang bahasan ini


https://www.gankoko.com/2021/08/sistem-manajemen-informasi-akuntansi.html
Gambar - Sistem manajemen informasi akuntansi


Sistem manajemen informasi akuntansi. Dalam menghadapi persaingan perusahaan serta meminimalkan terjadinya risiko kegagalan. 

Salah satu sistem yang dipakai untuk menunjang hal tersebut adalah sistem informasi akuntansi yang akurat. 

Unsur-unsur sistem informasi akuntansi dalam bisnis, terdiri dari kumpulan sumber daya seperti manusia dan peralatan :

  • Untuk mengumpulkan
  • Menklasifikasikan
  • Mengolah
  • Menganalisis
  • Mengkomunikasikan informasi finansial
  • Pengambilan keputusan yang relevan, yang dibutuhkan oleh pihak eksternal maupun internal perusahaan. 


Sistem informasi akuntansi ini, dapat disajikan dalam bentuk manual ataupun secara terkomputerisasi. 

Sistem informasi akuntansi dapat dibentuknya menjadi sistem yang baik sesuai kebutuhan. 

Output informasi akuntansi yang dihasilkan lebih sistematis dan akurat yang pada akhirnya dapat menunjang kegiatan perusahaan. 

Salah satunya kegiatan dalam perencanaan strategi oleh pihak internal perusahaan dapat lebih terkendali. 

Secara umum dapat dikatakan bahwa informasi yang objektif akan mendukung efisiensi. 

Demikian pula informasi akuntansi, apabila disajikan sistem yang handal tentu akan menghasilkan informasi yang objektif. 

Oleh sebab itu, penugasan penyusunan informasi akuntansi hendaknya dilaksanakan dengan satu tujuan. 

Agar informasi yang dihasilkannya adalah informasi yang objektif sehingga mereka yang menggunakannya. 

Output dari informasi tepat dan akurat akan dapat menunjang dalam mengambil keputusan. 

Secara luas strategi dapat diartikan sebagai suatu cara bagaimana perusahaan akan mencapai tujuan. 


➢ Tahap pertama 


merumuskan strategi perusahaan dengan tepat, yang didasari dengan prinsip analisa SWOT :

  • Kekuatan (Strength)
  • Kelemahan (Weaknesses)
  • Peluang (Opportunities)
  • Ancaman (Threats)


Setiap perusahaan mempunyai kekuatan dan kelemahan internal serta peluang dan acaman. Perusahaan harus menggali terus peluang dan mengantisipasi potensi acaman. 


➢ Tahap kedua


Menentukan strategi jitu guna mendapatkan strategi bisnis yang cantik. Yang disesuaikan dengan peluang, ancaman, kekuatan dan kelemahan yang ada. 


➢Tahap ketiga


Bagaimana mengimplementasikan strategi yang telah dipilih dan ditetapkan. 


➢ Tahap keempat


Melakukan umpan balik. Apakah strategi berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan seberapa jauh pelaksanaan strategi itu mencapai tujuan. 

Informasi akuntansi berupa analisis rasio keuangan. Rasio–rasio keuangan dapat menjadi cermin dari kekuatan atau kelemahan aktivitas– aktivitas manajemen strategi. 

Informasi akuntansi mengenai kebutuhan pelanggan yang berbeda. Teknologi yang tidak dapat dikembangkan merupakan faktor – faktor penghambat dalan perencanaan strategi. 

Penelitian kepada kebutuhan pasar tidak selalu memberikan informasi yang berguna mengenai arah produk baru. 




1. Sistem manajemen informasi akuntansi untuk perusahaan


Sistem manajemen informasi akuntansi. Sistem informasi akuntansi merupakan sub sistem informasi yang menjadi penentu dalam pengambilan keputusan. 

Informasi dibutuhkan oleh manajemen perusahaan itu sendiri maupun pihak- pihak yang berkepentingan dengan perusahaan. 

Pengertian sistem informasi akuntansi menurut Widjajanto (2001:4), adalah: Susunan berbagai dokumen, alat komunikasi, tenaga pelaksana, dan berbagai laporan yang didesain untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi keuangan.


2. Sistem manajemen informasi akuntansi dan input yang digunakan


Sistem manajemen informasi akuntansi. Input dapat diartikan sebagai data. Baridwan menjelaskan tentang data (2003:4). 

Data dapat diartikan sebagai kumpulan karakter, fakta atau jumlah – jumlah yang merupakan masukan (input) bagi suatu sistem informasi. 

Dalam pelaksanaan sistem informasi akuntansi terdapat beberapa sumber data atau dokumen yang digunakan. 

Menurut Widjajanto (2001:17) adapun sumber data atau dokumen yang terkait dengan pelaksanaan sistem informasi akuntansi, adalah sebagai berikut Faktur, Kuitansi, Bukti kas keluar dan Order pembelian. 

Sumber data yang di input harus memiliki beberapa persyaratan : 

  • Kecermatan (Accuracy)
  • Tepat waktu (Timeliness)
  • Lengkap (Completeness)
  • Ringkas (Conciseness)
  • Relevan
  • Dapat dipercaya
  • Dapat diperbandingkan


3. Sistem manajemen informasi akuntansi untuk proses pengolahan data


Sistem manajemen informasi akuntansi. Proses merupakan aktivitas yang dapat mentransformasikan input menjadi output. 

Pemrosesan data (Data processing) merupakan pelaksanaan prosedur tertentu, biasanya merupakan serangkaian tugas. 

Selanjutnya Widjajanto (2001:16) Menjelaskan bahwa input berupa dokumen-dokumen dari transaksi dicatat ke dalam jurnal harian kemudian diproses ke dalam buku besar dan buku pembantu. 

Hasil proses menghasilkan output berupa laporan keuangan untuk pihak eksternal dan laporan manajemen untuk pihak internal perusahaan. 

Maka dapat disimpulkan bahwa catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem informasi akuntansi adalah : 

  • Jurnal
  • Buku besar (General Ledgers)
  • Buku pembantu (Subsidiary Ledgers).


Informasi yang dihasilkan berasal dari pengolahan data yang meliputi : 

  • Ketepatan metode yang digunakan
  • Ketepatan prosedur yang digunakan
  • Pengendalian dan pengamanan data akuntansi
  • Tepat waktu dan pengalokasian.


Output yang Dihasilkan Sistem Informasi Akuntansi adalah hasil dari operasi Jika data telah diubah menjadi informasi. 

Aktivitas output itu berarti harus dapat memberikan informasi yang berguna bagi yang berkepetingan, agar tujuan perusahaan dapat tercapai. 

Umumnya informasi ini disajikan dalam dua kelompok :

  • Laporan Keuangan (Financial Statement)
  • Laporan Manajemen (Managerial Report)


Output dari informasi bernialai bila :
 
  • Kegunaan
  • Ekonomis
  • Keandalan
  • Pelayanan Langganan
  • Kapasitas
  • Kesederhanaan
  • Fleksibilitas


4. Sistem manajemen informasi akuntansi untuk pengolahan data


Sistem manajemen informasi akuntansi. Output sistem informasi akuntansi yang kualitas harus memenuhi prosedur dan pelaksanaan yang terstruktur. 

Prosedur yang dibentuk adalah untuk sistem pengendalian manajemen :

  • Pengklasifikasian data
  • Pemilahan data
  • Penghitungan
  • Pengikhtisaran.


5. Sistem manajemen informasi akuntansi dan kegunaan informasi akuntansi


Sistem manajemen informasi akuntansi. Informasi akuntansi sangat dibutuhkan oleh para manajer perusahaan. 

Kegunaan dari sistem informasi akuntansi Untuk mengevaluasi kinerja perusahaan di masa lalu. 

Memprediksi kinerja perusahaan di masa yang akan datang dan untuk memahami kondisi suatu organisasi pada suatu masa. 

Pemakai informasi akuntansi dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu : 

  • Kelompok Internal
  • Kelompok Eksternal.




6. Sistem manajemen informasi akuntansi dan karakteristik informasi akuntansi


Sistem manajemen informasi akuntansi. Informasi akuntansi yang baik harus memenuhi karakteristik-karakteristik tertentu. 

Hal ini berguna, agar informasi akuntansi yang dihasilkan dapat dipergunakan untuk kepentingan para pengguna. 

Baik pihak interen maupun ekstern perusahaan yang mempunyai kepentingan masing-masing. 

Karakteristik informasi akuntansi terdiri dari : 

  • Dapat dipahami
  • Relevan
  • Akurat
  • Lengkap
  • Keandalan
  • Dapat dibandingkan.


7. Sistem manajemen informasi akuntansi sebagai manajemen strategi


Sistem manajemen informasi akuntansi. Manajemen strategi adalah tentang perumusan, pelaksanaan dan evaluasi keputusan – keputusan lintas fungsi. 

Manajemen strategi sarana untuk mencapai tujuan, sasaran manajemen strategi dikembangkan dari fungsi perencanaan dari manajemen. 

Perencanaan (planning) adalah proses penentuan sasaran. Penentuan sasaran yang akan dicapai dalam periode waktu tertentu di masa mendatang dan bagaimana mencapai sasaran. 

Persaingan yang semakin ketat dan kondisi yang kian tidak menentu, perusahaan dituntut untuk mempersiapkan diri secara matang. 

Penyusun rencana strategi dituntut tidak hanya difokuskan pada usaha target pangsa pasar. Target volume penjualan yang akan dicapai dalam periode waktu tertentu. 

Perencanaan strategi harus dibuat fleksibel, tidak kaku, agar mampu menyesuaikan diri dengan segala kemungkinan yang terjadi. 


8. Sistem manajemen informasi akuntansi untuk keputusan manajemen strategi


Sistem manajemen informasi akuntansi. Pentingnya manajemen strategi bagi perusahaan untuk menetapkan keputusan stratejik dengan baik. 

Strategi perusahaan merupakan hal penting untuk memberikan manfaat bagi perusahaan. 


a. Manfaat-manfaat manajemen strategi


  • Memberikan arah jangka panjang yang akan dituju
  • Membantu perusahaan beradaptasi pada perubahan – perubahan yang terjadi
  • Membuat suatu perusahaan menjadi lebih efektif
  • Mengidentifikasikan keunggulan komparatif suatu organisasi dalam lingkungan yang semakin beresiko
  • Aktivitas pembuatan strategi akan mempertinggi kemampuan perusahaan untuk mencegah munculnya masalah di masa dating
  • Keterlibatan karyawan dalam pembuatan strategi akan lebih memotivasi mereka pada tahap pelaksanaannya
  • Aktivitas yang tumpang tindih akan dikurangi
  • Keengganan untuk berubah dari karyawan lama dapat dikurangi.


b. Ciri – ciri keputusan manajemen strategi 


  • Keputusan strategi yang berkaitan dengan aktivitas-ktivitas suatu perusahaan. Persoalan lingkup aktivitas yang fundamental bagi keputusan
  • Strategi berkaitan dengan upaya menyesuaikan aktivitas – aktivitas perusahaan dengan lingkungan di mana ia beroperasi
  • Strategi dengan tindakan dan upaya menyesuaikan aktivitas perusahaan dengan kemampuan sumber daya yang dimiliki
  • Keputusan – keputusan strategi seringkali berimplikasi serius terhadap sumber daya suatu perusahaan
  • Keputusan strategi sering mempengaruhi keputusan dalam operasional
  • Dapat mempengaruhi nilai –nilai dan ekspektasi pihak yang memiliki kekuasaan dalam perusahaan
  • Keputusan strategi akan mempengaruhi arah jangka panjang perusahaan
  • Keputusan strategi seringkali bersifat kompleks,


9. Sistem manajemen informasi akuntansi sebagai manajemen Strategi


Sistem manajemen informasi akuntansi. Agar pelaksanaan manajemen strategi pada perusahaan dapat berjalan baik dan memberikan manfaat. 

Maka manajemen strategi mempunyai langkah-langkah atau prosedur yang harus diikuti. Tahap-tahap dalam proses manajemen strategi adalah : 

  • Analisis lingkungan
  • Perumusan misi
  • Sasaran strategi.


Analisis dan pemilihan strategi, Implementasi strategi dan Pengendalian dan evaluasi strategi


a. Perumusan misi dan sasaran strategi


Misi merupakan kerangka dasar dalam menentukan arah perusahaan dan pengambilan keputusan – keputusan manajemen di masa mendatang. 

Setelah Manajemen perusahaan Mengidentifikasikan berbagai jenis analisis lingkungan. Langkah selanjutnya merumuskan misi dan sasaran strategi. 

Secara eksplisit, misi menjadi pedoman dan arah dalam setiap keputusan. 

Misi perusahaan perlu dikomunikasikan ke luar dalam bentuk statemen publik, moto organisasi atau slogan, nama, dan citra organisasi. 

Pentingnya misi bagi perusahaan :

  • Memaksimalkan pencapaian tujuan perusahaan
  • Misi dirumuskan secara eksplisit untuk mencapai sasaran yang akan dicapai organisasi
  • Mengembangkan dasar atau standar untuk mendapatkan dan mengalokasikan sumber daya perusahaan
  • Membangun iklim atau suasana perusahaan yang baik
  • Memfasilitasi dalam menterjemahkan sasaran dan tujuan
  • Menspesifikasi tujuan perusahaan.


Visi adalah gambaran yang akan diwujudkan oleh suatu perusahaan di masa mendatang. Visi biasanya dinyatakan dalam suatu pernyataan. 

Misalnya, Dikenal secara luas sebagai perusahaan kelas dunia. Untuk mewujudkan visi, perusahaan perlu merumuskan strategi. 

Visi perusahaan dijabarkan ke dalam misi dan sejalan dengan misi perusahaan. Memberi ruang untuk perubahan atau fleksibelitas. 

Maka bila ada yang diubah, maka yang diubah hanya sisi luas cakupan atau kuantitas dari sasaran tersebut, tanpa mengubah essensinya.


b. Analisis dan pemilihan strategi


Setelah mendapatkan pemahaman atas situasi lingkungan organisasi perusahaan, maka para perumus dan manajer strategi harus mempertimbangkan alternatif strategi. 

Perumus strategi harus mempertimbangkan alternatif strategi. Kriteria dalam pemilihan strategi : 

  • Kesesuaian lingkungan eksternal dengan internal
  • Dapat diukur
  • Konsisten dengan misi organisasi
  • Cukup tersedia sumber daya
  • Keunggulan bersaing
  • Dukungan dari para manajer kunci
  • Fleksibilitas
  • Motivasi
  • Kejelasan
  • Risiko




c. Implementasi Strategi


Implementasi strategi dalam pelaksanaanya, manajemen perusahaan yang menetapkan dan memonitor program manajemen strategi. 

Isu – isu atau masalah manajerial menjadi sangat penting di dalam tahap implementasi strategi. 

Strategi perusahaan di tetapkan di dalam tahap formulasi bila strategi tidak akan berhasil. 

Strategi diimplementasikan apabila persoalan – persoalan manajerial di dalam organisasi tidak menjadi perhatian yang utama. 

Agar perusahaan mencapai sasaran jangka panjang yang telah ditetapkan. 

Untuk mencapai sasaran perusahaan tidak cukup memformulasi strateginya secara efektif, tetapi harus mengimplementasikan strateginya secara efisien. 

Aspek dalam pelaksanaan strategi :

  • Mengembangkan program
  • Penganggaran (Budgets)
  • Prosedur.


d. Pengendalian dan evaluasi strategi


Proses manajemen strategi adalah melakukan pengendalian aktifitas pekerjaan dan mengevaluasi prestasi pekerjaan. 

Proses pengendalian adalah bagaimana caranya pemantauan harus dilakukan dalam mengimplementasikan strategi pilihan. 

Apakah terjadi penyimpangan atau kesenjangan. Sistem pengendalian strategi adalah untuk menjamin efisiensi dan efektivitas perusahaan. 

Tujuan pengendalian strategi adalah untuk memastikan bahwa kebijakan dan rencana – rencana perusahaan telah dilaksanakan. 

Selanjutnya melakukan evaluasi yaitu membandingkan apakah hasil yang dicapai sesuai dengan standar ukuran yang telah ditentukan perusahaan. 

Memanfaatkan umpan balik sebagai suatu masukan untuk perencanaan strategi baru. 

Untuk mengukur keberhasilan strategi, diperlukan suatu sistem informasi akuntansi yang efektif agar diperoleh data dan informasi yang akurat. 

Selanjutnya manajemen mengevaluasi penyimpangan yang merugikan, sehingga dapat segera diambil tindakan – tindakan yang diperlukan. 

Proses pengendalian umumnya terdiri dari tiga tahap, yaitu : 

  • Pengukuran kinerja
  • Membandingkan hasil pengukuran dengan standar kinerja
  • Mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan untuk menjamin standar kinerja yang direncanakan dapat tercapai. 




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Sistem manajemen informasi akuntansi untuk menunjang kegiatan manajemen "

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Sistem manajemen informasi akuntansi
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2021/08/sistem-manajemen-informasi-akuntansi.html
Video - Sistem manajemen informasi akuntansi -
AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI


No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.