Monday, 26 October 2020

Menyusun anggaran perusahaan

" Menyusun anggaran perusahaan komprehensif, mencakup estimasi pengeluaran dan pendapatan yang diusulkan, serta menyelaraskan rencana strategik "

Anggaran adalah salah satu bentuk rencana, tetapi rencana yang mempunyai spesifikasi-spesifikasi khusus :

  • Disusun secara sistematis
  • Mencakup seluruh rencana kegiatan perusahaan
  • Dinyatakan dalam unit moneter. 

Kelengkapan anggaran yang disusun oleh perusahaan, anggaran dapat dikategorikan menjadi anggaran yang parsial dan anggaran komprehensif. 

Anggaran parsial adalah anggaran dari satu jenis saja atau kelompok kegiatan tertentu saja, misalnya anggaran penjualan, anggaran biaya pemasaran dan sebagainya. 

Anggaran komprehensif adalah keseluruhan anggaran anggaran secara parsial di dalam suatu periode waktu tertentu. 

Anggaran komprehensif menggambarkan keseluruhan rencana perusahaan yang ingin dicapai dalam satu periode tertentu. 

Penyusunan anggaran komprehensif penting untuk setiap perusahaan, karena akan mendatangkan manfaat berupa adanya pendekatan secara sistematis.

Sistematis terhadap kebijaksanaan manajemen, serta mempermudah evaluasi atau tujuan akhir perusahaan secara kuantitatif. 

Karena itu dikenal Comprehensive budget (Anggaran komprehensif). Yakni penyusunan rencana perusahaan (Business budget) secara keseluruhan. 

Buat anggaran perusahaan secara Komprehensif adalah menyelaraskan rencana strategik. 

Buat anggaran didasarkan pada hasil / kinerja perusahaan periode sebelumnya. Anggaran memperlihatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan 


Baca juga : Artikel yang terkait

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine  untuk mendapatkan informasi website lainnya yang lebih luas dan lengkap tentang bahasan ini


https://www.gankoko.com/2020/10/menyusun-anggaran-perusahaan.html
Gambar - Menyusun anggaran perusahaan


1. Menyusun anggaran perusahaan dalam penyusunan strategi


Menyusun anggaran perusahaan, mencakup estimasi pengeluaran yang diusulkan. Dan sumber pendapatan yang diharapkan untuk membiayai dalam periode waktu tertentu. 

Perencanaan dalam menyiapkan anggaran sangatlah penting, untuk menjelaskan apa yang akan dilakukan dimasa mendatang. 

Pemikiran strategis disetiap organisasi adalah proses dimana manajemen berfikir tentang integrasi aktivitas organisasi. 

Aktivitas ke arah tujuan yang berorientasi pada masa mendatang. Semakin bergejolak lingkungan pasar. 

Serta teknologi atau ekonomi eksternal, manajemen akan didorong untuk menyusun strategi. 

Pemikiran strategis manajemen :

  • Di realisasi dalam berbagai perencanaan
  • Proses integrasi keseluruhan ini didukung prosedur penganggaran organisasi. 

Karakteristik Anggaran :

  • Anggaran memperkirakan keuntungan
  • Dinyatakan dalam istilah moneter
  • Biasanya meliputi waktu selama 1 tahun
  • Merupakan perjanjian manajemen
  • Usulan anggaran diperiksa & disetujui oleh pejabat yang lebih tinggi dari pembuat anggaran
  • Hanya dapat diubah dalam kondisi tertentu
  • Anggaran dibandingkan dengan kinerja keuangan secara berkala. Perbedaannya dianalisis dan dijelaskan.


2. Menyusun anggaran perusahaan dalam pengelompokan anggaran


Menyusun anggaran perusahaan. Menyelaraskan rencana strategik. membuat anggaran didasarkan pada hasil/kinerja organisasi periode sebelumnya. 

Penyusunan anggaran komprehensif akan mendatangkan manfaat. Pendekatan secara sistematis terhadap kebijaksanaan manajemen, 


a. Mempermudah evaluasi secara kuantitatif


Mempermudah diadakannya evaluasi tujuan akhir perusahaan secara kuantitatif. Anggaran memperlihatkan kinerja organis secara keseluruhan organisasi unit bisnis :

  • Alat koordinasi antar kegiatan dari berbagai bagian organisasi. Setiap manajer berpartisipasi dalam membuat anggaran. Untuk menguji konsistensi antar anggaran dengan anggaran induk, setelah anggaran masing-masing kegiatan dikumpulkan.
  • Memberi tanggung jawab kepada manajer, untuk otorisasi jumlah yang dapat mereka gunakan dan untuk memberitahu hasil yang diharapkan.
  • Dasar untuk evaluasi kinerja. Dalam pasti laba, anggaran menetapkan tanggung jawab pada area fungsional (ex : marketing). Dana area fungsional, anggaran menetapkan tanggung jawab pada pusat pertanggungjawaban individual (seperti : kantor penjualan regional dalam marketing)


b. Pengelompokan anggaran


 Anggaran ini pada umumnya dibuat dalam satu periode yang berisi rencana anggaran untuk 1 tahun ke depan.

Anggaran penjualan juga dianggap sebagai anggaran kunci dan dasar dari penyusunan anggaran lainnya.

  • Anggaran operasional
  • Anggaran modal (di siapkan terpisah dari anggaran operasional dan diperkirakan pada tiap level organis kemudian di sinkronkan dengan anggaran modal yang ingin dikeluarkan oleh perusahaan).
  • Anggaran neraca (ditetapkan oleh manajer operasional, berisi : persediaan, piutang dagang atau utang dagang).
  • Anggaran laporan arus kas (menunjukkan jumlah arus kas – masuk dan keluar - selama 1 tahun yang dicek tiap triwulan. bendahara harus memperkirakan jumlah uang yang diperlukan untuk jarak sebulan atau kurang (kas kecil) sebagai dasar untuk kredit dan pinjaman jangka pendek.




3. Menyusun anggaran perusahaan dengan jenis, tahapan dan perilaku anggaran


Menyusun anggaran perusahaanPeranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan. 

Fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan. 

Setiap perusahaan mempunyai tujuan untuk memperoleh laba atau penghasilan. 

Semakin kompleks dan banyak aktivitas yang harus dilaksanakan berdasarkan perencanaan yang tepat dan cermat. 


a. Jenis anggaran


Penganggaran disini juga merupakan komitmen resmi manajemen yang terkait.

Harapan manajemen tentang pendapatan, biaya dan transaksi keuangan dalam jangka waktu tertentu.


➢ Anggaran penjualan


Anggaran penjualan dibuat untuk memprediksi penjualan di masa depan. Rencana jenis-jenis barang yang ingin dijual, harga, jumlah, waktu, serta tempat penjualan itu sendiri.

Anggaran penjualan biasa disusun berdasarkan proyeksi penjualan. Anggaran umumnya disusun dalam satu periode anggaran untuk 1 tahun ke depan. 

Untuk penyusunan anggaran ini, perusahaan dapat melihat lagi hasil dari anggaran neraca yang telah dibuat.Setiap anggaran dibuat dengan tujuan masing-masing. 

Anggaran disusun untuk membantu perusahaan, untuk mengontrol keuangan dan memudahkan membuat laporan keuangan.

Dalam merencanakan anggaran, memerlukan laporan keuangan yang tepat dan akurat. 

Anggaran penjualan dianggap sebagai anggaran kunci dan dasar dari penyusunan anggaran lainnya.


➢ Anggaran produksi


Anggaran produksi berisi tentang semua rencana unit perusahaan yang akan diproduksi selama periode anggaran. 

Anggaran produksi ini merupakan landasan dari pembuatan anggaran biaya produksi.

Ditentukan berdasarkan rencana dari penjualan atau persediaan yang sudah direncanakan :

  • Biaya produksi, 
  • Biaya tenaga kerja, 
  • Biaya bahan baku, 
  • Biaya pabrik.


➢ Anggaran biaya produksi


Anggaran biaya produksi bisanya berisi mengenai perencanaan biaya pemasaran dan anggaran biaya administrasi. 

Anggara ini akan digunakan menjadi dasar atau standar dalam pembuatan anggaran kas dan anggaran laba-rugi.


➢ Anggaran biaya bahan baku


Anggaran sangat diperlukan dalam proses produksi dan berisi segala hal perencanaan. Mengenai bahan baku yang menyatakan suatu kuantitas bahan baku beserta satuan uang. 

Dengan anggaran ini, perusahaan dapat mengetahui pembelian bahan baku. Dipakai sebagai dasar atau patokan dari penyusunan anggaran kas dan laba-rugi.


➢ Anggaran biaya tenaga kerja langsung


Anggaran ini untuk prediksi biaya tenaga kerja selama satu periode anggaran. Anggaran ini digunakan sebagai dasar penyusunan anggaran kas dan laba rugi. 

Perhitungan dalam anggaran ini memiliki 2 dasar penghitungan :

  • Upah per unit 
  • Upah per jam


➢ Anggaran overhead pabrik


Anggaran mengenai perencanaan biaya overhead pabrik selama periode anggaran. Digunakan dalam penyusunan anggaran kas dan laba-rugi. 

Anggaran yang meliputi beberapa biaya yang harus dikeluarkan untuk pemakaian bahan tambahan. 

Anggaran biaya tenaga kerja tidak langsung, pengawasan mesin produksi, pajak, asuransi, hingga fasilitas tambahan yang diperlukan dalam proses produksi.


➢ Anggaran persediaan


Anggaran persediaan biasanya memuat semua hal mengenai persediaan dalam periode tertentu. Merencanakan anggaran persediaan secara terperinci. 

Mulai dari berapa nilai persediaan dan jumlah persediaan yang masih ada dalam periode akan datang.

Anggaran persediaan perusahaan manufaktur terbagi tiga jenis anggaran persediaan :

  • Persediaan material
  • Barang setengah jadi 
  • Barang jadi


➢ Anggaran program


Anggaran program seluruh anggaran operasional atau kegiatan perusahaan berdasarkan semua program utama perusahaan. 

Jenis produk seperti program penelitian dan pengembangan. Anggaran ini untuk membantu perusahaan menganalisa keselarasan setiap program perusahaan.


➢ Anggaran Pertanggungjawaban


Anggaran pertanggungjawaban tentang operasional atau aktivitas perusahaan. Disusun berdasarkan pusat pertanggungjawaban dalam suatu perusahaan. 

Anggaran ini biasanya akan dijadikan alat pengendali yang digunakan seluruh manejer perusahaan.


➢ Anggaran pengeluaran modal


Anggaran ini untuk prediksi perubahan aktiva tetap suatu perusahaan selama periode tertentu. Anggaran pengeluaran modal dibuat atas dasar estimasi penjualan. 

Digunakan sebagai dasar penyusunan anggaran kas, biaya overhead pabrik, dan biaya non produksi.


➢ Anggaran kas


Anggaran kas mengenai estimasi sumber dan penggunaan kas dalam periode waktu tertentu. Anggaran operasi dan anggaran pengeluaran modal.

Bisa dijadikan sebagai dasar dalam penyusunan anggaran neraca. Anggaran ini untuk membantu menjaga likuiditas perusahaan.


➢ Anggaran Laba-Rugi


Anggaran disusun berdasarkan anggaran operasi ini mengandung prediksi laba atau rugi perusahaan selama jangka waktu tertentu. 

Anggaran untuk memprediksi laba atau rugi yang didapat perusahaan. Digunakan sebagai dasar penyusunan anggaran neraca.


➢ Anggaran neraca


Anggaran rencana posisi keuangan atau aktiva, utang, dan modal perusahaan di awal dan di akhir periode. 

Anggaran dibuat berdasarkan hasil dari anggaran kas dan anggaran laba-rugi. Digunakan sebagai dasar dalam penyusunan anggaran perubahan posisi keuangan.


➢ Anggaran posisi keuangan


Anggaran mengenai rencana perubahan utang, aktiva, dan modal perusahaan selama periode anggaran.




b. Tahapan anggaran


Dengan penyusunan budgeting usaha perusahaan akan lebih banyak berhasil. Berhasil bila ditunjang dengan beberapa kebijaksanaan.

Kebijaksanaan yang terarah dan dibantu oleh perencanaan budgeting yang matang. Perusahaan yang berkecenderungan memandang ke depan. 

Memikirkan apa yang mungkin dilakukannya terkait budgeting pada masa yang akan datang. 

Dalam pelaksanaannya, perusahaan hanya berpedoman pada semua rencana budgeting yang telah disusun sebelumnya.


➢ Penentuan pedoman penyusunan anggaran


Pedoman anggaran belanja didasarkan pada budgeting belanja selama setahun. Dibuat dan dipersiapkan beberapa bulan sebelum budgeting tahun berikutnya. 

Penyusunan ini dikenal manajemen puncak sebagai dasar dalam menyusun anggaran belanja. 

Kegiatan manajemen puncak antara lain :

  • Penetapan rencana besar perusahaan sebagai dasar penyusunan anggaran belanja perusahaan. Rencana besar ini disusun layaknya tujuan, asumsi, dan juga kebaikan dari anggaran belanja yang dibuat.
  • Pembentukan panitia untuk menyusun budgeting belanja perusahaan selama periode tertentu.


➢ Persiapan anggaran


Perusahaan membutuhkan waktu untuk mempersiapkan budgeting di perusahaan. Dalam melakukan persiapan tidak hanya staf di bagian keuangan saja. 

Dibutuhkan kerja sama yang solid dari semua divisi supaya penganggaran berjalan sempurna.


➢ Penentuan anggaran


Selanjutnya adalah menentukan anggaran belanja perusahaan dan persiapan oleh perusahaan.

Tahapan penentuan anggaran :

  • Masing-masing karyawan dari tiap bidang membicarakan dan merundingkan hasil dari persiapan yang telah dilakukan agar budgeting belanja yang disusun nantinya mampu mengakomodasi kebutuhan tiap-tiap bagian.
  • Koordinasi dalam penyusunan dan penelaahan komponen anggaran belanja yang telah disusun.
  • Pengesahan dan juga pendistribusian budgeting ke seluruh bagian. pihak manajemen perusahaan melakukan pengesahan setelah melakukan uji kelayakan dan pengkajian dari tiap anggaran belanja perusahaan yang disusun oleh tiap-tiap bagian perusahaan yang nantinya berkedudukan sebagai pengguna anggaran.


➢ Pelaksanaan anggaran


Tahapan terakhir adalah pelaksanaan anggaran belanja perusahaan. Tahapan terakhir dari penyusunan budgeting yang kemudian akan diputus dalam keputusan tunggal. 

Masing-masing pengguna budgeting di tiap bagian perusahaan akan mulai melaksanakan budgeting. 

Tiap manajer mengawasi dan melaporkan ke direksi, pelaksanaan anggaran yang disepakati sebelumnya atau tidak. 

Itulah beberapa langkah dan tahapan yang dilakukan dalam rangka penyusunan anggaran belanja perusahaan. 

Semakin cermat dan detail dalam menyusun, maka akan semakin mudah perusahaan untuk menjalankan kegiatan usahanya.




c. Perilaku proses anggaran


Manajemen harus dapat mengelola sumber-sumber ekonomi perusahaan secara efisien dan efektif. 

Perencanaan, pengendalian, dan pengawasan oleh manajemen perusahaan dapat disajikan dalam bentuk anggaran. 

Baik anggaran yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang. 


➢ Penetapan tujuan


Menyusun rencana yang realistis dan menciptakan anggaran yang praktis. Interaksi yang ekstensif antara manajer lini dan manajer staf organisasi. 

Pengawas dan direktur perencanaan memiliki peran kunci dalam penyusunan anggaran. 

Manajer tingkat bawah dan para karyawan diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam proses penetapan tujuan. 

Merekalah yang akan lebih menerima tujuan yang turut merumuskan.


➢ Implementasi


Rencana formal digunakan untuk mengkomunikasikan tujuan dan strategi organisasi. Serta untuk memotivasi orang secara positif dalam organisasi. 

Memberikan target kinerja yang terperinci bagi mereka yang bertanggung jawab untuk mengambil tindakan. 

Agar setiap rencana dapat berhasil, hal itu harus dikomunikasikan secara efektif.


➢ Pengendalian dan evaluasi kinerja


Setelah diimplementasikan, anggaran sebagai elemen kunci. Dalam sistem pengendalian dan menjadi tolok ukur terhadap kinerja aktual. 

Untuk menyusun suatu anggaran atau rencana laba, langkah-langkah yang harus diambil :

  • Manajemen puncak harus memutuskan apa yang menjadi tujuan jangka pendek perusahaan dan strategi mana yang akan digunakan untuk tercapai.
  • Tujuan harus ditetapkan dan sumber daya dialokasikan.
  • Suatu anggaran atau rencana laba yang komprehensif harus disusun, kemudian disetujui oleh manajemen puncak.
  • Anggaran digunakan untuk mengendalikan biaya dan menentukan bidang masalah dalam organisasi tersebut dengan membandingkan hasil kinerja aktual dengan tujuan yang telah dianggarkan secara periodik.



Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel Menyusun anggaran perusahaan.

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Menyusun anggaran perusahaan
silahkan tonton video dibawah ini.

https://www.gankoko.com/2020/10/menyusun-anggaran-perusahaan.html
Video - Menyusun anggaran perusahaan -
[Kuliah Online] Penganggaran #1: 
Konsep Dasar Penganggaran

No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.