Friday, 12 November 2021

Metode untuk menganalisa laporan keuangan yang digunakan


" Metode untuk menganalisa laporan keuangan yang digunakan sebagai perhitungan atau pengambilan keputusan baik bagi pihak intern maupun ekstern "

Metode dan teknik analisa laporan keuangan mempunyai tujuan agar data dapat lebih dimengerti. Keuntungan utama dapat diketahui pertambahan atau pengurangan.

Perubahan yang besar akan terlihat dengan jelas. Dapat segera diadakan pemeriksaan atau analisa lebih lanjut.

Sampai beberapa jauh perkembangan keadaan keuangan dan hasil-hasil yang dicapai.

Sehingga analisa laporan keuangan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi pihak-pihak yang berkepentingan.


Baca juga : Artikel yang terkait


Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi tentang website yang terkait dengan materi bahasan ini yang lebih luas dan lebih lengkap.


https://www.gankoko.com/2021/11/metode-untuk-menganalisa-laporan-keuangan.html
Gambar - Metode untuk menganalisa laporan keuangan


Metode untuk menganalisa laporan keuangan. Metode dan teknik analisa apapun yang digunakan. 

Kesemuanya adalah permulaan dari proses analisa yang diperlukan untuk menganalisa laporan keuangan.

Setiap metode analisa mempunyai tujuan yang sama, untuk membuat agar data dapat lebih dimengerti.

Sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi pihak-pihak yang berkepentingan.


1. Metode untuk menganalisa laporan keuangan dengan tahun pembanding


Metode untuk menganalisa laporan keuangan. Neraca menunjukkan aktiva, hutang dan modal perusahaan pada suatu saat tertentu.

Dengan demikian neraca yang di bandingkan menunjukkan aktiva, hutang serta modal perusahaan pada dua tanggal atau lebih.

Pada tanggal tertentu untuk dua perusahaan yang berbeda. Dengan membandingkan neraca dua tanggal atau lebih akan dapat diketahui perubahan-perubahan yang terjadi.

Perubahan penting diketahui karena akan menunjukkan sampai seberapa jauh perkembangan keadaan keuangan perusahaan.

Perubahan-perubahan di dalam neraca dalam suatu periode mungkin disebabkan karena :

  • Laba/rugi yang bersifat operasional maupun yang insidentil
  • Diperolehnya aktiva baru maupun adanya perubahan bentuk aktiva
  • Timbulnya atau lunas hutang maupun adanya perubahan bentuk hutang yang satu dengan yang lainnya.
  • Pengeluaran atau pembayaran atau penarikan kembali modal saham (adanya penambahan modal atau pengurangan modal)



Laporan rugi laba menunjukkan penghasilan-penghasilan yang diperoleh perusahaan.

Biaya-biaya yang terjadi serta laba atau rugi neto sebagai hasil dari operasi perusahaan selama periode tertentu.

Sehingga laporan laba rugi yang di bandingkan menunjukkan penghasilan. Biaya, laba atau rugi neto dari hasil operasi perusahaan dalam dua periode atau lebih. 

Laporan keuangan di analisa dengan mengadakan pembandingan dari laporan-laporan selama beberapa periode.

Maka analisa yang demikian dinamakan analisa horizontal atau analisa dinamis. Apabila laporan keuangan yang di analisa hanya meliputi satu periode saja.

Analisa yang demikian itu disebut dengan analisa vertical atau analisa statis. 

Dengan menggunakan analisa yang dinamis akan diperoleh hasil analisa yang lebih memuaskan.

Laporan keuangan yang di bandingkan untuk beberapa periode akan diketahui sifat dan tendensi perubahan yang terjadi.  

Dalam metode analisa pembandingan ini dapat ditunjukkan dalam :

  • Data absolute atau jumlah-jumlah dalam rupiah
  • Kenaikan atau penurunan dalam jumlah rupiah
  • Kenaikan atau penurunan dalam prosentase
  • Perbandingan yang dinyatakan dalam ratio
  • Dinyatakan dalam prosentase dari total



Prosentase dapat dihitung dengan membagi jumlah pertambahan atau pengurangan. Dari setiap pos dengan jumlah yang terdapat dalam laporan tahun sebelumnya. 

Atau yang dijadikan pembanding (tahun dasar). Apabila data tahun pembanding kosong atau negative maka perubahan dalam prosentase tidak dapat ditentukan.

Begitu pula kalau data yang dibandingkan negative maka prosentase perubahan tidak dapat ditentukan.

Namun kalau data pembanding data nilainya sedang data yang di bandingkan kosong. perubahan dalam prosentase masih dapat ditentukan. 

Ratio dihitung dengan membagi jumlah rupiah tiap pos dari tahun yang di bandingkan dengan tahun pembanding atau tahun dasar. 

Prosentase dari total dihitung dengan cara membagi masing-masing pos aktiva dengan jumlah aktiva dan masing-masing pos pasiva dibagi dengan jumlah pasiva.

Sedangkan pos-pos biaya dibagi dengan jumlah penjualan bersih. Perbandingan laporan keuangan yang menunjukkan data absolut saja maka kita akan mengalami kesulitan.

Karena sulit untuk mengetahui adanya hubungan-hubungan atau pun perubahan-perubahan yang penting diantara data-data tersebut. 

Oleh karena itu di dalam perbandingan ditunjukkan juga kenaikan atau penurunan dalam jumlah rupiah. Besarnya perubahan dalam jumlah rupiah dari tahun ke tahun. 

Sebaiknya juga diikuti dengan menentukan perubahan relatif yang dinyatakan dalam prosentase. Sehingga kita mengetahui proporsi perubahan yang terjadi. 

Ratio yang lebih dari satu berarti bahwa dalam tahun yang dibandingkan lebih besar daripada jumlah dalam tahun pembanding atau menunjukkan adanya kenaikan.

Sebaliknya kalau ratio lebih rendah daripada satu berarti ada penurunan. Dengan diketahui prosentase dari total untuk masing-masing pos.

Akan diketahui pula perubahan proporsi masing-masing pos tersebut dari period ke periode berikutnya.




2. Metode untuk menganalisa laporan keuangan dengan metode yang digunakan


Metode untuk menganalisa laporan keuangan. Laporan keuangan yang di bandingkan terdiri dari dua neraca atau laporan rugi laba dari dua periode.

Atau antara neraca dan laporan rugi laba yang direncanakan (budget) dengan realisasi.

Penentuan data pembanding tidak akan ditemukan kesulitan. Data tahun sebelumnya atau data menurut budget yang digunakan sebagai pembanding. 

Kalau data laporan keuangan yang di bandingkan lebih dari dua periode atau tahun.

Periode yang digunakan sebagai tahun pembanding (tahun dasar) dengan cara sebagai berikut :

  • Tahun yang paling awal digunakan sebagai tahun pembanding.
  • Perbandingan dapat dilakukan dengan data keuangan dari tahun sebelumnya.
  • Dasar pembanding adalah rata-rata dari jumlah kumulatif seluruh periode yang bersangkutan. 


Akan bermanfaat sekali apabila diterapkan pada laporan rugi-laba. Menganalisa akan dapat mengetahui rata-rata dari beberapa tahun dan dapat menentukan jumlah-jumlah.

Atau pos-pos mana yang menyimpang dari jumlah rata-rata, dan dapat segera mencari faktor-faktor penyebabnya.

Setelah diadakan perhitungan terhadap data yang diperoleh. Langkah berikutnya dilakukan analisa terhadap perubahan-perubahan yang terjadi. 

Langkah dalam analisa ini dimulai dari analisa terhadap perubahan jumlah atau total. Analisa terhadap perubahan sub total.

Kemudian diadakan analisa terhadap perubahan-perubahan yang terjadi dalam masing-masing pos.

Dengan membandingkan atau menghubungkan antara perubahan yang satu dengan yang lainnya. Sehingga akan terjadi dapat ditarik kesimpulan dari hasil analisa. 

Jika laporan keuangan yang akan disajikan secara bulanan atau triwulan. pembanding dapat dilakukan secara bulanan atau triwulan. 

Data pembanding dapat diambil dari bulan-bulan atau triwulan yang sama dari tahun sebelumnya.

Dengan memperbandingkan antara bulan atau triwulan yang satu dengan bulan atau triwulan lain dalam tahun yang sama.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Metode untuk menganalisa laporan keuangan yang digunakan  "

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Metode untuk menganalisa laporan keuangan
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2021/11/metode-untuk-menganalisa-laporan-keuangan.html
Video - Metode untuk menganalisa laporan keuangan -
Analisa Keuangan

No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.