Sunday, 29 March 2020

Penyusunan dan penetapan anggaran operasional perusahaan

" Penyusunan dan penetapan anggaran dalam pengendalian kegiatan perusahaan dan bertujuan memproyeksikan operasi dalam proyeksi laporan keuangan "

Serta pentingnya penyusunan anggaran untuk perusahaan. Menggambarkan rencana untuk masa yang akan datang.

Anggaran adalah rencana terperinci tentang perolehan dan penggunaan sumber daya keuangan dan sumber daya lainnya untuk suatu periode tertentu. 

Anggaran (budgeted) menggambarkan rencana untuk masa yang akan datang yang di ekspresi dalam istilah keuangan yang formal. 

Rencana yang disusun dinyatakan dalam bentuk unit moneter. Anggaran seringkali disebut juga dengan rencana keuangan.


Baca juga  : Artikel yang terkait

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi tentang website yang terkait dengan materi bahasan ini yang lebih luas dan lebih lengkap.


https://www.gankoko.com/2020/03/penyusunan-dan-penetapan-anggaran.html
Gambar - Penyusunan dan penetapan anggaran
operasional perusahaan


1. Penyusunan dan penetapan anggaran yang ditetapkan sendiri


Penyusunan dan penetapan anggaran merupakan suatu rencana yang disusun secara sistematis. 

Anggaran yang tersusun dalam bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter. Unit moneter yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan.

Kegiatan untuk jangka waktu ( periode) tertentu di masa yang akan datang. Anggaran adalah rencana terperinci tentang perolehan dan penggunaan sumber daya keuangan.

Sumber daya lainnya untuk suatu periode tertentu. Dalam anggaran, satuan kegiatan dan satuan uang menempati posisi penting. 

Dalam arti segala kegiatan akan di kuantifikasi (quantified) dalam satuan uang. Sehingga dapat diukur pencapaian efisiensi dan efektivitas dari kegiatan yang dilakukan. 

Tindakan penyusunan anggaran perusahaan yang dikenal dengan penganggaran. Tindakan ini merupakan salah satu sistem pengendalian manajemen sektor publik. 

Penganggaran merupakan komitmen resmi manajemen yang terkait dengan harapan manajemen. Pentingnya penyusunan anggaran untuk perusahaan.

Beberapa manfaat dari penganggaran. Harapan tentang pendapatan, biaya dan beragam transaksi keuangan dalam jangka waktu tertentu di masa yang akan datang. 

Dengan penyusunan anggaran usaha-usaha perusahaan akan lebih banyak berhasil. 

Di antara manfaat tersebut adalah sebagai berikut :

  • Anggaran merupakan alat komunikasi bagi rencana manajemen kepada seluruh organisasi. Anggaran memaksa manajer untuk memikirkan dan merencanakan masa depan.
  • Proses penganggaran merupakan alat alokasi sumber daya pada berbagai bagian dari organisasi agar dapat digunakan efektif mungkin.
  • Proses penganggaran dapat mengungkap adanya potensi masalah sebelum masalah itu terjadi.
  • Anggaran koordinasi aktivitas seluruh organisasi dengan cara integrasi rencana dari beberapa bagian. Penganggaran ikut memastikan agar setiap orang dalam organisasi menuju tujuan yang sama.
  • Anggaran menentukan tujuan dan sasaran yang dapat dijadikan acuan untuk mengevaluasi kinerja selanjutnya.


a. Memilih Periode Anggaran


Konsep dasar penganggaran bisa ditentukan dari periode anggaran. Terdapat 2 jenis periode anggaran, yaitu:


➢ Anggaran operasional


Biasanya mencakup periode satu tahun sesuai dengan tahun pajak perusahaan. Banyak perusahaan membagi tahun anggarannya menjadi empat kuartal. 

Pendekatan ini memerlukan peninjauan dan penilaian kembali secara periodik terhadap data anggaran sepanjang tahun.


➢ Anggaran berlanjut


Biasanya banyak digunakan oleh berbagai organisasi. Anggaran berlanjut atau perpectual adalah anggaran 12 bulanan yang bergerak maju ke bulan berikutnya. 

Pendekatan ini mengarahkan manajer agar tetap fokus pada kewajiban dalam akuntansi dalam jangka panjang.




b. Anggaran yang ditetapkan sendiri


Pendekatan penganggaran yang melibatkan manajer dalam pembuatan estimasi. Anggarannya sendiri disebut dengan anggaran yang ditetapkan sendiri. 

Anggaran yang ditetapkan sendiri (self-imposed budget) atau anggaran partisipatif (partisipative budget). 

Merupakan anggaran yang disusun dengan kerjasama dan partisipasi penuh dari seluruh manajer pada segala tingkatan.

Anggaran ini dianggap sebagai metode penyusunan anggaran yang paling efektif. 

Kelebihan anggaran partisipatif :

  • Setiap semua tingkatan organisasi diakui sebagai anggota tim
  • Yang pandangan dan penilaian dihargai oleh manajemen puncak.


➢ Estimasi anggaran


Yang dibuat oleh manajer lini depan seringkali lebih akurat dan andal dibandingkan dengan estimasi yang dibuat oleh manajer puncak. 

Manajer puncak yang kurang memiliki pengetahuan mendalam mengenai pasar dan operasi harian.


➢ Timbul motivasi


Yang lebih tinggi bila individu berpartisipasi dalam menentukan tujuan mereka sendiri dibandingkan bila tujuan tersebut ditetapkan.  

Anggaran partisipatif menciptakan adanya komitmen.


➢ Seorang manajer


Yang tidak dapat memenuhi anggaran yang ditetapkan. Anggaran yang tidak realistis dan tidak mungkin untuk dicapai. Tanpa adanya peninjauan ulang. 

Akibatnya adalah infisiensi dan pemborosan. Anggaran partisipatif mungkin saja menjadi terlalu bebas atau terlalu banyak mengandung kelonggaran anggaran (budgetary slack).


c. Penyusunan Penganggaran


Proses penganggaran disusun dengan menggunakan anggaran induk. Anggaran induk (master budget) mengandung sejumlah anggaran terpisah tetapi saling berkaitan. 

Dalam rencana penyusunan proses penganggaran berikut ini yang merupakan bagian dari anggaran induk (master budget) :


➢ Anggaran penjualan (sales budget)


Mencakup daftar perkiraan penerimaan kas. Anggaran penjualan adakah tabel terperinci yang menunjukkan perkiraan penjualan selama periode anggaran. 

Yang dinyatakan dalam mata uang unit. Anggaran penjualan dalam fungsi akuntansi biaya yang akurat. 

Hal itu adalah kunci bagi proses penganggaran secara keseluruhan untuk menentukan jumlah yang perlu diproduksi.


➢ Anggaran produksi (production budget)


Merupakan anggaran pembelian barang dagangan untuk perusahaan dagang. Anggaran produksi disusun setelah anggaran penjualan tersusun. 

Anggaran produksi kemudian digunakan untuk menentukan harga pokok produksi.


➢ Anggaran bahan baku langsung (direct materials budget)


Yang mencakup daftar pengeluaran kas untuk mengetahui metode penilaian persediaan bahan baku.


➢ Anggaran tenaga kerja langsung (direct labor budget)


Menunjukkan jumlah jam tenaga kerja langsung yang dibutuhkan sesuai dengan sistem akuntansi biaya produksi.


➢ Anggaran overhead manufaktur (manufacturing overhead budget)


Penyusunan anggaran, Mengumpulkan metode pengumpulan biaya produksi selain bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung.


➢ Anggaran persediaan akhir barang jadi (ending finished goods inventory budget)


Di gunakan untuk menentukan cara menghitung harga pokok penjualan. Anggaran laporan laba rugi dan mengetahui nilai persediaan akhir.


➢ Anggaran beban penjualan dan administrasi (selling and administrative expense budget)


Menunjukkan beban yang dianggarkan selain yang berkaitan dengan pabrik. Di perusahaan besar, anggaran ini merupakan kompilasi. Kompilasi dari banyak anggaran lebih kecil Orang yang bertanggung jawab atas beban penjualan dan administrasi.


➢ Anggaran kas (cash budget)


Menggabungkan anggaran beban langsung, anggaran tenaga kerja langsung, anggaran overhead manufaktur. 

Dengan beberapa data dari anggaran penjualan serta anggaran beban penjualan dan administrasi. 

Anggaran kas terdiri atas empat bagian umum, yaitu :

  • Bagian jurnal penerimaan kas, Terdiri atas seluruh laporan arus kas masuk, kecuali pendanaan, yang diperkirakan selama periode anggaran.
  • Bagian pengeluaran kas, Terdiri atas seluruh pembayaran kas yang direncanakan selama periode anggaran. Pembayaran kas mencakup pembelian bahan mentah, pembayaran tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik, pembelian peralatan dan dividen.
  • Bagian kelebihan dan kekurangan kas.
  • Bagian pendanaan kas, menunjukkan perincian proyeksi pinjaman dan lunas dana kas kecil selama periode anggaran dan  pembayaran atas kewajiban bunga yang akan jatuh tempo atas dana yang dipinjam.


Anggaran yang dapat dilakukan dengan cara membuat laporan laba rugi (income statement budget). 

Menunjukkan rencana laba perusahaan untuk periode anggaran yang akan datang. Anggaran ini berlaku sebagai acuan bagi kinerja perusahaan selanjutnya.


➢ Anggaran laporan posisi keuangan (financial position budget)


Anggaran disusun dengan cara membuat neraca lajur awal periode anggaran. Menyesuaikan dengan data yang terdapat pada berbagai skedul. 

Untuk benar-benar mengelola uang. Anggaran adalah salah satu fungsi akuntansi manajemen untuk membantu mencapai tujuan keuangan.


2. Penyusunan dan penetapan anggaran serta pengendalian anggaran


Penyusunan dan penetapan anggaran. Tidak ada perusahaan yang memiliki anggaran yang tidak terbatas. 

Sehingga proses penyusunan anggaran menjadi hal penting dalam sebuah proses perencanaan. 

Anggaran merupakan sejumlah uang yang di konsumsi perusahaan dalam periode tertentu untuk melaksanakan suatu program.


a. Perencanaan (planning)


Perencanaan meliputi perumusan tujuan dan penyusunan berbagai anggaran untuk mencapai tujuan.

  • Untuk menyatakan harapan/sasaran perusahaan secara jelas dan formal, sehingga bisa menghindari kerancuan dan memberikan arah terhadap apa yang hendak dicapai manajemen.
  • Untuk komunikasi harapan manajemen kepada pihak-pihak terkait sehingga anggaran dimengerti, didukung, dan dilaksanakan. 
  • Untuk menyediakan rencana terinci mengenai aktivitas dengan maksud mengurangi ketidakpastian 
  • Untuk memberikan pengarahan yang jelas bagi individu dan kelompok  dalam upaya mencapai tujuan perusahaan.
  • Untuk koordinasi cara/metode yang akan ditempuh dalam rangka memaksimalkan sumber daya.


b. Pengendalian (control)


Meliputi pengumpulan umpan balik untuk memastikan rencana telah dijalankan secara tepat. 

Di modifikasi bila ada perubahan keadaan. Pengendalian melalui anggaran adalah penggunaan anggaran untuk pengendalian aktivitas perusahaan. 

Untuk menyediakan alat pengukur dan mengendalikan kinerja individu dan kelompok. Menyediakan informasi yang mendasari perlu-tidaknya tindakan koreksi.




3. Penyusunan dan penetapan anggaran operasional perusahaan


Penyusunan dan penetapan anggaran adalah langkah pertama dan paling penting untuk perencanaan keuangan yang efektif. 

Mengembangkan dan menerapkan anggaran. Tentu saja, hal ini terdengar mudah dan sederhana. Tapi, ini lebih sulit dari yang diperkirakan.


a. Memilih Periode Anggaran


Konsep dasar penganggaran bisa ditentukan dari periode anggaran. Terdapat 2 jenis periode anggaran. 

Anggaran operasional biasanya mencakup periode satu tahun sesuai dengan tahun pajak perusahaan.

Banyak perusahaan membagi tahun anggarannya menjadi empat kuartal. 

Pendekatan ini memerlukan peninjauan dan penilaian kembali secara periodik terhadap data anggaran sepanjang tahun. 

Anggaran berlanjut biasanya banyak digunakan oleh berbagai organisasi. Anggaran berlanjut atau percpetual adalah anggaran 12 bulanan yang bergerak maju ke bulan berikutnya.

Bila bulan saat ini telah berakhir. Pendekatan ini mengarahkan manajer agar tetap fokus pada kewajiban dalam akuntansi dalam jangka panjang.


b. Anggaran yang Ditetapkan Sendiri


Pendekatan penganggaran yang melibatkan manajer dalam pembuatan estimasi anggarannya sendiri. 

Anggaran yang ditetapkan sendiri. Anggaran yang ditetapkan sendiri (self-imposed budget) atau anggaran partisipatif (partisipative budget). 

Anggaran yang ditetapkan sendiri merupakan anggaran yang disusun dengan kerjasama. partisipasi penuh dari seluruh manajer pada segala tingkatan. 

Anggaran ini dianggap sebagai metode penyusunan anggaran yang paling efektif. Sejumlah keunggulan dalam anggaran partisipatif ini adalah sebagai berikut. 

Semua tingkatan organisasi diakui sebagai anggota tim yang pandangan dan penilaiannya dihargai oleh manajemen puncak. Estimasi anggaran yang dibuat oleh manajer lini. 

Manajer lini depan seringkali lebih akurat dan handal. Dibandingkan dengan estimasi yang dibuat oleh manajer puncak yang kurang memiliki pengetahuan mendalam hal pasar..

Pengetahuan operasi harian. Timbul motivasi yang lebih tinggi bila individu berpartisipasi dalam menentukan tujuan mereka sendiri.

Tujuan dibandingkan bila tujuan tersebut ditetapkan dari atas. Anggaran partisipatif menciptakan adanya komitmen. 

Seorang manajer yang tidak dapat memenuhi anggaran yang ditetapkan dari atas. Selalu dapat berkata bahwa anggaran tersebut tidak realistis dan tidak mungkin untuk dicapai. 

Tanpa adanya peninjauan ulang, anggaran partisipatif mungkin saja menjadi terlalu bebas. 

Atau terlalu banyak mengandung kelonggaran anggaran (budgetary slack). Akibatnya adalah inefisiensi dan pemborosan.




c. Penyusunan proses penganggaran


Proses penganggaran disusun dengan menggunakan anggaran induk.  Anggaran induk (master budget) mengandung sejumlah anggaran terpisah tetapi saling berkaitan.

Dalam rencana penyusunan proses penganggaran, terdapat 10 daftar dokumen berikut ini yang merupakan bagian dari anggaran induk :

  • Anggaran penjualan mencakup daftar perkiraan penerimaan kas.
  • Anggaran penjualan (sales budget) adakah tabel terperinci yang menunjukkan perkiraan penjualan selama periode anggaran, biasanya dinyatakan dalam mata uang unit.
  • Anggaran penjualan dalam fungsi akuntansi biaya yang akurat adalah kunci bagi proses penganggaran secara keseluruhan untuk menentukan jumlah yang perlu diproduksi.
  • Anggaran produksi merupakan anggaran pembelian barang dagangan untuk perusahaan dagang.
  • Anggaran produksi (production budget) disusun setelah anggaran penjualan tersusun.
  • Anggaran produksi kemudian digunakan untuk menentukan harga pokok produksi.
  • Anggaran bahan baku langsung (direct materials budget) yang mencakup daftar pengeluaran kas untuk mengetahui metode penilaian persediaan bahan baku.
  • Anggaran tenaga kerja langsung (direct labor budget) menunjukkan jumlah jam tenaga kerja langsung yang dibutuhkan sesuai dengan sistem akuntansi biaya produksi.
  • Anggaran overhead manufaktur (manufacturing overhead budget) mengumpulkan metode pengumpulan biaya produksi selain bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung.
  • Anggaran persediaan akhir barang jadi (ending finished goods inventory budget) digunakan untuk menentukan cara menghitung harga pokok penjualan.

Menghitung harga pokok penjualan pada anggaran laporan laba rugi dan mengetahui nilai persediaan akhir. 

Anggaran beban penjualan dan administrasi menunjukkan beban yang dianggarkan selain yang berkaitan dengan pabrik. 

Di perusahaan besar, anggaran ini merupakan kompilasi dari banyak anggaran. Banyak anggaran lebih kecil yang diserahkan oleh para kepala departemen.

Orang lain yang bertanggung jawab atas beban penjualan dan administrasi. 

Anggaran kas (cash budget) menggabungkan anggaran beban langsung, anggaran tenaga kerja langsung, anggaran overhead manufaktur. 

Anggaran dengan beberapa data dari anggaran penjualan serta anggaran beban penjualan dan administrasi.

Anggaran kas terdiri  atas empat bagian umum, yaitu :

  • Bagian jurnal penerimaan kas terdiri atas seluruh laporan arus kas masuk, kecuali pendanaan, yang diperkirakan selama periode anggaran.
  • Bagian pengeluaran kas terdiri atas seluruh pembayaran kas yang direncanakan selama periode anggaran. 
  • Pembayaran kas mencakup pembelian bahan mentah, pembayaran tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik, pembelian peralatan dan dividen.
  • Bagian kelebihan dan kekurangan kas.
  • Bagian pendanaan kas menunjukkan perincian proyeksi pinjaman dan lunas dana kas kecil selama periode anggaran.

Pembayaran atas kewajiban bunga yang akan jatuh tempo atas dana yang dipinjam. 

Anggaran yang dapat dilakukan dengan cara membuat laporan laba rugi (income statement budget). Rencana laba perusahaan untuk periode anggaran yang akan datang. 

Anggaran ini berlaku sebagai acuan bagi kinerja perusahaan selanjutnya. Anggaran laporan posisi keuangan disusun dengan memulai cara membuat neraca lajur awal periode. 

Serta anggaran dan menyesuaikan dengan data yang terdapat pada berbagai skedul. Demikian penjelasan singkat mengenai konsep dasar penganggaran. 

Untuk benar-benar mengelola uang, anggaran adalah salah satu fungsi akuntansi manajemen untuk membantu mencapai tujuan keuangan.




Sebagai penutup, di ucapkan terima kasih telah membaca artikel “ Penyusunan dan penetapan anggaran ”  

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine

Semoga dapat bermanfaat serta inspirasi, Bila ada yang ingin mendiskusikan, dengan klik tombol “ Contact Us “ diatas artikel ini.


Untuk melengkapi pemahaman tentang Penyusunan dan penetapan anggaran
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2020/03/penyusunan-dan-penetapan-anggaran.html
Video - Penyusunan dan penetapan anggaran -
Penyusunan Anggaran

1 comment:



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.