Aspek strategi pemasaran untuk persaingan bisnis - Strategi Bisnis yang Cantik
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Aspek strategi pemasaran untuk persaingan bisnis


Aspek strategi pemasaran untuk persaingan, pentingnya memasarkan produk/jasa yang dihasilkan, karena pembeli tidak mungkin menemukannya sendiri”

Oleh karena itu, produsen dalam memasarkan produk atau jasanya harus bertanya kepada konsumen tentang produk atau jasa yang dihasilkannya.

Salah satu cara yang digunakan produsen dalam bidang pemasaran untuk tujuan meningkatkan hasil produk adalah melalui kegiatan promosi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa promosi merupakan salah satu faktor yang diperlukan untuk keberhasilan dan strategi pemasaran.


Baca juga artikel terkait
 
Gunakan Google Search Engine, Untuk mendapatkan alamat website terkait lainnya.


https://www.gankoko.com/2023/02/aspek-strategi-pemasaran-untuk-persaingan.html
Gambar - Aspek strategi pemasaran untuk persaingan bisnis


Pemasaran dalam aspek strategi pemasaran


Aspek strategi pemasaran untuk persaingan. Strategi pemasaran yang diterapkan oleh suatu perusahaan, terutama pada saat ini ketika era informasi berkembang pesat

Promosi merupakan senjata ampuh bagi perusahaan untuk mengembangkan dan mempertahankan usahanya.

Suatu produk tidak akan dibeli atau bahkan dikenal jika konsumen tidak mengetahui kegunaannya, kelebihannya, dimana produk tersebut dapat diperoleh dan berapa harganya.

Untuk itu konsumen yang menjadi sasaran produk atau jasa perusahaan perlu diberikan informasi yang jelas.

Jadi peran promosi berguna untuk:

  • Memperkenalkan produk atau jasa dan kualitasnya kepada masyarakat
  • Menginformasikan penggunaan barang atau jasa kepada masyarakat dan cara menggunakannya
  • Memperkenalkan barang atau jasa baru

Oleh karena itu sangat penting bagi perusahaan untuk melakukan promosi dengan strategi yang tepat agar dapat memenuhi target yang efektif.

Promosi yang dilakukan harus sesuai dengan keadaan perusahaan.

Dimana harus diperhitungkan besarnya dana yang tersedia dengan besarnya keuntungan yang diperoleh dari kegiatan promosi yang dilakukan oleh perusahaan.

Seperti diketahui bahwa keadaan dunia usaha bersifat dinamis, yang selalu mengalami perubahan yang terjadi setiap saat dan ada keterkaitan antara satu dengan yang lainnya.

Oleh karena itu strategi pemasaran mempunyai peranan yang sangat penting bagi keberhasilan perusahaan pada umumnya dan dalam bidang pemasaran pada khususnya.

Selain itu, strategi pemasaran yang diterapkan harus ditinjau dan dikembangkan sesuai dengan perkembangan pasar dan lingkungan pasar.

Dengan demikian strategi pemasaran harus dapat memberikan gambaran yang jelas dan terarah tentang apa yang dilakukan oleh perusahaan.

Yang dilakukan dalam memanfaatkan setiap peluang atau kombinasi dari beberapa pasar sasaran.

Melihat pentingnya strategi pemasaran untuk meningkatkan volume penjualan perusahaan.

Seperti yang kita ketahui bahwa kegiatan pemasaran berbeda dengan penjualan, transaksi atau perdagangan.

American Marketing Association 1960, mendefinisikan pemasaran sebagai berikut:

Pemasaran adalah pelaksanaan dunia usaha yang mengarahkan arus barang dan jasa dari produsen ke konsumen atau pengguna

Definisi ini hanya menekankan aspek distribusi daripada kegiatan pemasaran.

Sementara fungsi lainnya tidak ditampilkan, sehingga kita tidak mendapatkan gambaran pemasaran yang jelas dan lengkap.

Philip Kotler dalam bukunya Marketing Management Analysis, Planning, and Control, mendefinisikan pemasaran secara lebih luas, Pemasaran adalah :

"Suatu proses sosial, dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan mencipta".

Ingin mempertahankan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lain.


Target pasar dalam aspek pemasaran


Aspek strategi pemasaran untuk persaingan. Selama ini terlihat tanda-tanda bahwa semakin banyak perusahaan yang memilih target pasarnya.

Situasi ini karena mereka menyadari bahwa pada dasarnya mereka tidak dapat melayani semua pelanggan di pasar tersebut.

Pelanggannya terlalu banyak, sangat bertebaran dan terpencar serta beraneka ragam tuntutan kebutuhan dan keinginannya.

Target pasarnya adalah:

"Pasar terdiri dari pelanggan potensial dengan kebutuhan atau keinginan khusus yang mampu atau mampu mengambil bagian dalam jual beli".

Ambil bagian untuk memuaskan kebutuhan atau keinginan itu. Karena konsumen juga heterogen Itu sebabnya perusahaan perlu melakukan segmentasi pasar.

Pengelompokan ke dalam segmen pasar, kemudian memilih dan menetapkan segmen pasar tertentu sebagai sasaran.

Dengan ini, perusahaan terbantu untuk mengidentifikasi peluang pasar dengan lebih baik.

Dengan demikian perusahaan dapat mengembangkan produk yang tepat, dapat menentukan jalur distribusi dan periklanan yang tepat.

Mengembangkan produk yang efisien dan mampu menyesuaikan harga barang atau jasa yang ditawarkan untuk setiap pasar sasaran.

Pasar sasaran (Target Market) adalah: "Sekelompok konsumen atau pelanggan yang secara khusus menjadi sasaran upaya pemasaran suatu perusahaan".

Dalam mengimplementasikan target market, ada tiga langkah utama yang harus diperhatikan ikan, yaitu:

  • Segmentasi pasar
  • Penentuan Pasar Sasaran
  • Penempatan produk

Segmentasi Pasar Mendefinisikan Pasar

  • Mengidentifikasi dasar-dasar segmentasi pasar
  • Mengembangkan laba untuk setiap segmen

Penempatan Pasar Sasaran

  • Mengembangkan metode untuk menilai daya tarik segmen
  • Pilih segmen yang akan dimasuki

Penempatan produk

  • Merumuskan penempatan produk di setiap segmen yang dipilih sebagai target
  • Mengembangkan bauran pemasaran untuk setiap segmen yang dipilih sebagai target


a. Segmentasi pasar


Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi pasar yang heterogen dari suatu produk menjadi unit-unit pasar (segmen pasar) yang homogen.

Berdasarkan definisi di atas, diketahui bahwa pasar suatu produk tidaklah homogen, tetapi pada kenyataannya bersifat heterogen.

Pada dasarnya segmentasi pasar merupakan strategi yang didasarkan pada filosofi manajemen pemasaran yang berorientasi pada konsumen.

Dengan melakukan segmentasi pasar maka kegiatan pemasaran dapat dilakukan dengan lebih terarah.

Serta sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan dapat digunakan secara lebih efektif dan efisien guna memberikan kepuasan bagi konsumen.

Ada empat kriteria yang harus dipenuhi oleh segmen pasar agar proses segmentasi pasar dapat dilakukan secara efektif dan menguntungkan bagi perusahaan, yaitu:


  • Measurable, artinya segmen pasar dapat diukur, baik ukuran dan luasnya maupun daya beli segmen pasar tersebut
  • Terjangkau, artinya segmen pasar dapat dijangkau sehingga dapat dilayani secara efektif
  • Cukup besar (substansial), sehingga bisa menguntungkan jika dilayani
  • Dapat diimplementasikan (UU Jonable), sehingga semua program yang telah disusun untuk menarik dan melayani segmen pasar dapat efektif.

Kebijakan segmentasi pasar harus dilakukan dengan menggunakan kriteria tertentu. Tentu segmentasi ini berbeda antara barang industri dan barang konsumsi.

Namun secara umum, setiap perubahan akan mensegmentasikan pasar berdasarkan:


➤ Segmentasi berdasarkan Geografis,


Segmentasi pasar ini dilakukan dengan membagi pasar menjadi unit-unit geografis seperti negara, provinsi, kabupaten. kota, desa, dan sebagainya.

Dalam hal ini perusahaan akan beroperasi di semua segmen, namun harus memperhatikan perbedaan kebutuhan dan selera yang ada di setiap daerah.


➤ Segmentasi berdasarkan Demografi,


Segmentasi pasar ini dapat dilakukan dengan cara memisahkan pasar menjadi beberapa kelompok.

Pengelompokan berdasarkan variabel demografis, seperti usia, jenis kelamin, ukuran keluarga, pendapatan, agama, pendidikan, pekerjaan, dan lain-lain.


➤ Segmentasi berdasarkan psikografis


Segmentasi pasar dilakukan dengan membagi konsumen menjadi beberapa kelompok.

Kelompokkan menurut kelas sosial, gaya hidup, berbagai ciri kepribadian, motif pembelian, dll.


b. Penentuan pasar sasaran (Target market)


Merupakan kegiatan yang memuat dan menilai serta memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki oleh suatu perusahaan.

Ketika sebuah perusahaan ingin menentukan segmen pasar mana yang akan dimasukinya.

Langkah pertama adalah menghitung dan menilai proporsi keuntungan dari berbagai segmen yang ada.

Maka dalam hal ini pemasar harus memahami betul tentang teknik dalam mengukur potensi pasar dan memprediksi permintaan di masa depan.

Teknik yang digunakan sangat berguna dalam pemilihan pasar sasaran, sehingga pemasar dapat terhindar dari kesalahan.

Kesalahan yang akan terjadi, atau setidaknya menguranginya sekecil mungkin dalam praktiknya.

Maka untuk tujuan tersebut perusahaan harus membagi pasar menjadi segmen-segmen pasar utama.

Segmen pasar kemudian dievaluasi, dipilih dan diterapkan pada segmen tertentu sebagai target.

Pada kenyataannya, perusahaan dapat mengikuti salah satu dari lima strategi cakupan pasar, yaitu:


➤ Konsentrasi konstelasi pasar tunggal


yaitu, perusahaan dapat memusatkan aktivitasnya di satu bagian pasar. Biasanya perusahaan kecil membuat pilihan ini.


➤ Spesialisasi produk


perusahaan memutuskan untuk memproduksi satu jenis produk.

Misalkan sebuah perusahaan memutuskan untuk hanya memproduksi mesin tik listrik untuk sekelompok pelanggan.


➤ Spesialisasi pasar


misalnya sebuah perusahaan memutuskan untuk membuat semua jenis mesin tik, tetapi ditujukan untuk sekelompok kecil pelanggan.


➤ Spesialisasi selektif


Sebuah perusahaan terlibat dalam berbagai kegiatan bisnis yang tidak ada hubungannya dengan yang lain.

Kecuali bahwa setiap kegiatan bisnis mengandung peluang yang menarik.


➤ Cakupan keseluruhan


Yang biasa diterapkan oleh industri besar untuk mengungguli pasar.

Mereka menyediakan produk untuk semua orang, sesuai dengan daya beli mereka.


c. Penempatan produk


Penempatan produk mencakup kegiatan merumuskan penempatan produk dalam persaingan dan menentukan bauran pemasaran yang terperinci.

Intinya, penempatan produk adalah:Tindakan merancang produk dan bauran pemasaran untuk menciptakan kesan tertentu di benak konsumen".

Untuk setiap segmen yang dimasuki perusahaan, perlu dikembangkan strategi penempatan produk.

Saat ini, setiap produk yang beredar di pasar menempati posisi tertentu di segmen pasarnya.

Yang sangat penting di sini adalah persepsi atau tanggapan konsumen mengenai posisi yang dipegang oleh masing-masing produk di pasar.


Bauran pemasaran dalam aspek strategi pemasaran


Aspek strategi pemasaran untuk persaingan. Salah satu unsur dalam strategi pemasaran terpadu adalah bauran pemasaran, yaitu strategi.

Strategi yang diterapkan oleh perusahaan, yang berkaitan dengan penentuan bagaimana perusahaan menyajikan penawarannya.

Penawaran produk dalam satu segmen pasar tertentu, yang merupakan target pasar.

Bauran pemasaran adalah kombinasi variabel atau kegiatan yang menjadi inti dari sistem pemasaran, yang variabelnya dapat dikendalikan.

Dikendalikan oleh perusahaan untuk mempengaruhi respons konsumen di pasar sasarannya.

Variabel atau aktivitas tersebut perlu dipadukan dan dikoordinasikan oleh perusahaan seefektif mungkin, dalam menjalankan aktivitas pemasarannya.

Dengan demikian perusahaan tidak hanya memiliki kombinasi kegiatan yang terbaik, tetapi juga dapat mengkoordinasikannya.

Mengkoordinasikan berbagai variabel bauran pemasaran, untuk melaksanakan program pemasaran secara efektif.

Menurut William J. Stanton, pengertian bauran pemasaran secara umum adalah sebagai berikut: bauran pemasaran adalah

"Istilah yang digunakan untuk menggambarkan empat kombinasi utama yang membentuk inti dari sistem pemasaran organisasi".

Keempat elemen tersebut adalah penawaran produk/jasa, struktur harga, aktivitas promosi, dan sistem distribusi.

Keempat unsur atau variabel bauran pemasaran (Marketing mix) atau biasa disebutempat p adalah sebagai berikut:

  • Strategi Produk
  • Strategi Penetapan Harga
  • Strategi Penyaluran / Distribusi
  • Strategi Promosi

Bauran pemasaran yang dilakukan harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi perusahaan.

Selain itu bauran pemasaran merupakan gabungan faktor-faktor yang dapat dikendalikan oleh perusahaan agar lebih mudahkeputusan pembelian.

Variabel bauran pemasaran di atas dapat dijelaskan sedikit lebih mendalam sebagai berikut:


a. Produk (Produk)


Aspek strategi pemasaran untuk persaingan. Kebijakan mengenai produk atau jasa meliputi jumlah barang/jasa yang akan ditawarkan oleh perusahaan.

Layanan khusus yang ditawarkan oleh perusahaan untuk mendukung penjualan barang/jasa, dan bentuk barang atau jasa yang ditawarkan.

Produk adalah elemen yang paling penting. karena dengan ini perusahaan berusaha memenuhi “kebutuhan dan keinginan” konsumen.

Keputusan tersebut tidak berlaku karena produk/jasa tersebut sangat erat kaitannya dengan target pasar yang dipilih.

Sedangkan sifat produk/jasa adalah sebagai berikut:


➤ Tidak berwujud


Jasa bersifat intangible (tidak berwujud), karena tidak dapat dilihat, diraba, diraba, didengar atau dicium sebelum terjadi transaksi pembelian.


➤ Tidak dapat dipisahkan


Suatu produk jasa tidak dapat dipisahkan dari sumbernya, baik sumbernya adalah orang atau benda.

Misalnya, pelayanan yang diberikan oleh sebuah hotel tidak dapat dipisahkan dari bangunan hotel.


➤ Berfluktuasi


Sektor jasa sebenarnya sangat fluktuatif, karena jasa ini sangat bergantung pada siapa yang melayani, kapan dilayani dan dimana dilayani.

Misalnya, pelayanan yang diberikan oleh hotel bintang satu akan berbeda dengan pelayanan yang diberikan oleh hotel bintang tiga.


➤ Daya tahan


Layanan tidak dapat disimpan. Pelanggan yang telah memesan kamar hotel akan dikenakan biaya sewa.

Sekalipun pelanggan tidak menempati carnar yang disewanya.


b. Harga


Setiap perusahaan selalu mengejar keuntungan demi kelangsungan produksi. Keuntungan yang diperoleh ditentukan oleh harga yang ditawarkan.

Harga suatu produk atau jasa juga ditentukan oleh besarnya pengorbanan yang dilakukan untuk menghasilkan jasa tersebut dan laba atau laba yang diharapkan.

Oleh karena itu, penentuan harga produk suatu perusahaan merupakan masalah penting, karena dapat mempengaruhi hidup matinya laba perusahaan.

Kebijakan penetapan harga berkaitan erat dengan keputusan tentang jasa yang dipasarkan. Hal ini karena harga merupakan penawaran dari suatu produk atau jasa.

Dalam penetapan harga biasanya didasarkan pada kombinasi barang/jasa ditambah beberapa jasa lainnya serta manfaat yang memuaskan.

Berdasarkan harga yang ditetapkan ini, konsumen akan mengambil keputusan apakah akan membeli barang tersebut atau tidak.

Konsumen juga menentukan jumlah barang/jasa yang harus dibeli berdasarkan harga tersebut.

Tentunya keputusan konsumen tidak hanya berdasarkan harga saja, tetapi banyak faktor lain yang juga menjadi pertimbangan.

Misalnya kualitas barang atau jasa, kepercayaan terhadap perusahaan dan sebagainya.

Setiap perusahaan harus dapat menetapkan harga yang paling tepat, dalam arti dapat memberikan keuntungan yang terbaik.

Baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka panjang.

 

c. Saluran distribusi ( Tempat )


Aspek strategi pemasaran untuk persaingan. Setelah perusahaan berhasil menciptakan barang atau jasa yang dibutuhkan dan menetapkan harga yang wajar.

Tahap selanjutnya menentukan metode penyampaian produk/jasa ke pasar melalui rute yang efektif hingga tiba di tempat yang tepat.

Dengan harapan produk/jasa tersebut berada di tengah kebutuhan dan keinginan konsumen yang haus akan produk/jasa tersebut.

Yang tidak boleh diabaikan dalam langkah kegiatan memperlancar arus barang/jasa adalah pemilihan saluran distribusi.

Masalah pemilihan saluran distribusi merupakan masalah yang mempengaruhi pemasaran.

Karena kesalahan dalam memilih dapat menghambat bahkan macetnya usaha pendistribusian produk/jasa dari produsen ke konsumen.

Para distributor atau dealer ini bekerja secara aktif untuk mencari pergerakan tidak hanya secara fisik tetapi dalam artian layanan tersebut dapat diterima oleh konsumen.

Dalam memilih saluran distribusi ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu sebagai berikut:


  • Sifat pasar dan lokasi pembeli
  • Lembaga pemasaran, khususnya pedagang perantara
  • Pengendalian persediaan, yaitu menentukan tingkat keekonomian persediaan
  • Jaringan transportasi.

Saluran distribusi jasa biasanya menggunakan agen perjalanan untuk mendistribusikan jasanya kepada konsumen.

Maka salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam kebijakan saluran distribusi itu sendiri.

Distribusi dengan mempertimbangkan perubahan masyarakat dan pola distribusi perlu mengikuti dinamika konsumen tersebut.


d. Promosi ( Promosi )


Aspek ini berkaitan dengan berbagai upaya untuk memberikan informasi kepada pasar tentang produk/jasa yang dijual, dimana dan kapan.

Ada beberapa cara untuk menyebarluaskan informasi ini, antara lain:


  • Periklanan
  • Penjualan Pribadi (Personal Selling)
  • Promosi penjualan
  • Publisitas


➤ Periklanan (Advertising)


Merupakan alat utama bagi pengusaha untuk mempengaruhi konsumen.

Iklan ini dapat dilakukan oleh para pengusaha melalui surat kabar, radio, majalah, bioskop, televisi.

Iklan berupa poster yang dipasang di pinggir jalan atau di tempat-tempat strategis.


➤ Penjualan pribadi


Merupakan kegiatan perusahaan untuk melakukan kontak langsung dengan pelanggan potensial.

Dengan adanya kontak langsung ini diharapkan akan terjalin hubungan atau interaksi yang positif antara pengusaha dengan calon konsumen.

Yang termasuk dalam personal selling adalah:penjualan dari pintu ke pintu, mail order, penjualan telepon, dan penjualan langsung.


➤ Promosi penjualan


Merupakan kegiatan perusahaan untuk menjual produk yang dipasarkannya sedemikian rupa sehingga konsumen akan merasa mudah.

Mudah dilihat dan bahkan dengan cara penempatan dan penataan tertentu, produk akan menarik perhatian konsumen.


➤ Publisitas (Publisitas)


Merupakan cara yang juga biasa digunakan oleh perusahaan untuk membentuk pengaruh tidak langsung kepada konsumen.

Mempengaruhi agar mereka menjadi tahu, dan menyukai produk yang mereka pasarkan, hal ini berbeda dengan promosi.

Dalam melakukan publisitas perusahaan tidak melakukan sesuatu yang komersial. Publisitas merupakan alat promosi yang mampu membentuk opini publik dengan tepat.

Opini publik sering disebut sebagai upaya untuk “bersosialisasi” atau “bersosialisasi”.

Dalam hal ini yang harus diperhatikan oleh ikan adalah mencapai keseimbangan yang efektif, dengan menggabungkan komponen-komponen tersebut.

Komponen-komponen tersebut menjadi strategi promosi yang terintegrasi untuk berkomunikasi dengan pembeli dan pengambil keputusan pembelian.


 
 
Sebagai penutup, terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel " Aspek strategi pemasaran untuk persaingan bisnis "
 
Untuk mendapatkan informasi yang lebih luas dan lengkap tentang topik ini, gunakan Google Search Engine
 
Semoga artikel ini bermanfaat dan menginspirasi. Jika ada yang ingin berdiskusi, klik "Contact Us"
 
 
Untuk melengkapi pemahaman Aspek strategi pemasaran untuk persaingan,
tonton video di bawah ini.


https://www.gankoko.com/2023/02/aspek-strategi-pemasaran-untuk-persaingan.html
Video - Aspek strategi pemasaran untuk persaingan - 
Strategi Pemasaran | Rencana Pemasaran

Post a Comment for "Aspek strategi pemasaran untuk persaingan bisnis"