Monday, 1 August 2022

Anggaran sebagai pendukung operasional sesuai visi dan misi perusahaan


" Anggaran sebagai pendukung operasional anggaran merupakan suatu rencana yang disusun secara sistematis dan di nyatakan dalam unit moneter "

Anggaran merupakan suatu rencana yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter.

Rencana yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan untuk jangka waktu ( periode) tertentu di masa yang akan datang. 

Oleh karena rencana yang disusun dinyatakan dalam bentuk unit moneter, maka anggaran seringkali disebut juga dengan rencana keuangan. 

Dalam anggaran, satuan kegiatan dan satuan uang menempati posisi penting dalam arti segala kegiatan akan di kuantifikasi dalam satuan uang.

Sehingga dapat diukur pencapaian efisiensi dan efektivitas dari kegiatan yang dilakukan.

Penganggaran merupakan komitmen resmi manajemen yang terkait dengan harapan manajemen.

Harapan manajemen tentang pendapatan, biaya dan beragam transaksi keuangan dalam jangka waktu tertentu di masa yang akan datang.



Baca juga Artikel yang terkait

Gunakan Google Search Engine, Untuk mendapatkan alamat website lainnya yang terkait.


https://www.gankoko.com/2022/08/anggaran-sebagai-pendukung-operasional.html
Gambar - Anggaran sebagai pendukung operasional


1. Anggaran sebagai pendukung operasional - Tujuan penyusunan anggaran


Anggaran sebagai pendukung operasionalDalam dunia bisnis, Informasi merupakan sarana yang penting bagi manajemen.

Informasi untuk membantu menggerakkan dan mengembangkan kegiatan perusahaan. 

Kelangsungan hidup dan pertumbuhan suatu perusahaan tergantung pada sistem informasi akuntansi manajemen (Mulyadi, 1993). 

Dengan menggunakan informasi manajemen akuntansi maka, akan membantu manajemen dalam pengambilan keputusan.

Keputusan secara efektif, mengurangi ketidakpastian dan mengurangi risiko dalam memilih alternatif. 

Dengan menggunakan informasi manajemen ini, bisa dilakukan pengendalian manajemen.

Adapun tujuan penyusunan anggaran adalah :


a. Harapan/sasaran perusahaan


Anggaran sebagai pendukung operasional. Untuk menyatakan harapan/sasaran perusahaan secara jelas dan formal.

Menghindari kerancuan dan memberikan arah terhadap apa yang hendak dicapai manajemen.


b. Mengkomunikasikan harapan manajemen


Anggaran sebagai pendukung operasional. Untuk komunikasi harapan manajemen kepada pihak-pihak terkait sehingga anggaran dimengerti, didukung, dan dilaksanakan.


c. Menyediakan rencana terinci 


Anggaran sebagai pendukung operasional. Untuk menyediakan rencana terinci mengenai aktivitas dengan maksud mengurangi ketidakpastian.

Memberikan pengarahan yang jelas bagi individu dan kelompok  dalam upaya mencapai tujuan perusahaan.


d. Mengkoordinasikan cara/metode


Anggaran sebagai pendukung operasional. Untuk koordinasi cara/metode yang akan ditempuh dalam rangka maksimalkan sumber daya.


e. Menyediakan alat pengukur dan mengendalikan kinerja


Anggaran sebagai pendukung operasional. Untuk menyediakan alat pengukur dan mengendalikan kinerja individu dan kelompok.

Serta menyediakan informasi yang mendasari perlu-tidaknya tindakan koreksi.




2. Anggaran sebagai pendukung operasional - Manfaat penyusunan anggaran 


Anggaran sebagai pendukung operasional. Dengan  penyusunan anggaran usaha-usaha perusahaan akan lebih banyak berhasil.

Berhasil apabila ditunjang oleh kebijaksanaan-kebijaksanaan yang terarah dan dibantu oleh perencanaan-perencanaan yang matang.

Perusahaan yang berkecenderungan memandang ke depan, akan selalu memikirkan apa yang mungkin dilakukannya pada masa yang akan datang.

Sehingga dalam pelaksanaannya, perusahaan-perusahaan ini tinggal berpegangan pada semua rencana yang telah disusun sebelumnya.

Di mana, bagaimana, mengapa, kapan, adalah pertanyaan-pertanyaan yang selalu mereka kembangkan dalam kegiatan sehari-hari.

Apabila pada suatu kesempatan hal ini ditanyakan kepada seorang General Manager yang sukses.

Sering didapatkan jawaban bahwa ide-ide untuk kegiatan pada waktu mendatang pada umumnya didasarkan pada jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas.

Dalam perusahaan manufaktur ( pabrik) kegiatan akan dilakukan dengan lebih efisien dan tingkat keuntungan akan lebih besar.

Kegiatan management memperhatikan rencana untuk aktivitas-aktivitasnya di masa depan. 

Heckerts dan Wilson mengatakan bahwa manfaat utama daripada business budgeting adalah dapat ditentukannya kegiatan yang paling profitable yang akan dilakukan.

Sedangkan manfaat lain adalah membantu manajer dalam mengelola perusahaan. Manajer harus mengambil keputusan yang paling menguntungkan perusahaan.

Memilih barang / jasa yang akan di produksi dan dijual, memilih/seleksi langganan.

Menentukan tingkat harga, metode-metode produksi, metode-metode distribusi, termin penjualan.

Budgeting mempunyai manfaat yang pada dasarnya sama, yakni dalam hal perencanaan, koordinasi, dan pengawasan.


a. Dalam bidang perencanaan


Anggaran sebagai pendukung operasionalInformasi akuntansi manajemen menekankan hubungan antara informasi keuangan dengan manajer.

Manajer yang bertanggung jawab terhadap perencanaan dan pelaksanaannya.

Proses penyusunan anggaran perusahaan untuk masa yang akan datang, dan merupakan komitmen resmi manajemen yang terkait dengan harapan manajemen 

Harapan tentang pendapatan, biaya dan beragam transaksi keuangan dalam jangka waktu tertentu di masa yang akan datang.

Dengan  penyusunan anggaran usaha-usaha perusahaan akan lebih banyak berhasil apabila ditunjang oleh kebijaksanaan-kebijaksanaan yang terarah.

Kebijaksanaan dan dibantu oleh perencanaan-perencanaan yang matang. 


➢ Mendasarkan kegiatan-kegiatan


Pada penyelidikan-penyelidikan studi dan penelitian-penelitian. Budget bermanfaat untuk membantu manajer meneliti dan mempelajari masalah-masalah.

Masalah yang berhubungan dengan kegiatan yang akan dilakukan. Sebelum merencanakan kegiatan, manajer mengadakan penelitian dan pengamatan-pengamatan terlebih dahulu.

Kebiasaan membuat rencana-rencana akan menguntungkan semua kegiatan. Terutama kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan :

  • Kebutuhan financial
  • Tingkat persediaan
  • Fasilitas-fasilitas produksi
  • Pembelian
  • Pengiklanan
  • Penjualan
  • Sales promotion
  • Pengembangan produk
  • Expansi
  • Dan lain-lain.


➢ Mengerahkan seluruh tenaga dalam perusahaan


Dalam menentukan arah/kegiatan yang paling menguntungkan. Budget yang disusun untuk waktu panjang dan akan sangat membantu dalam mengerahkan secara tepat :

  • Tenaga-tenaga
  • Kepala bagian
  • Salesman
  • Kepala cabang
  • Semua tenaga operasional.
 

➢ Untuk membantu


Atau menunjang kebijaksanaan-kebijaksanaan perusahaan


➢ Menentukan tujuan-tujuan perusahaan


Manajemen yang dapat menentukan tujuannya secara jelas dan logis ( dapat dilaksanakan) adalah manajemen yang akan berhasil.

Penentuan tujuan ini dibatasi oleh beberapa faktor. Budget dapat membantu manajemen dalam memilih : mana tujuan yang dapat dilaksanakan dan mana yang tidak.


➢ Membantu stabilkan kesempatan kerja yang tersedia


Seorang majikan yang baik tidak akan pernah mengabaikan atau tidak mempedulikan kesejahteraan pegawainya.

Perencanaan kebutuhan tenaga kerja yang baik akan mengakibatkan dapat dihindarkannya kelebihan dan kekurangan tenaga kerja.

Tanpa rencana tentang kebutuhan tenaga kerja, mengakibatkan terpaksa di henti-kan sebagian buruh yang berlebihan.

Bila terus menerus berlangsung hal ini akan mengakibatkan tidak stabil tingkat employment


➢ Mengakibatkan pemakaian alat-alat fisik secara lebih efektif


Dengan di susun perencanaan yang terperinci. Dapat dihindarkan biaya-biaya yang timbul karena kapasitas yang berlebihan.

Pemakaian alat-alat fisik yang efektif dan ekonomis akan membantu/menyokong tujuan akhir perusahaan yaitu keuntungan yang maksimum.




b. Dalam bidang koordinasi


Anggaran sebagai pendukung operasionalPerusahaan yang berkecenderungan memandang ke depan, akan selalu memikirkan apa yang mungkin dilakukannya.

Memikirkan masa yang akan datang. Sehingga dalam pelaksanaannya, perusahaan ini tinggal berpegangan pada semua rencana yang telah disusun sebelumnya. 

Di mana, bagaimana, mengapa, kapan, adalah pertanyaan-pertanyaan yang selalu mereka kembangkan dalam kegiatan sehari-hari. 

Apabila pada suatu kesempatan hal ini ditanyakan kepada seorang General Manager yang sukses.

Tingkat keuntungan akan lebih besar apabila management memperhatikan rencana untuk aktivitas-aktivitasnya di masa depan : 

➢ Membantu koordinasikan faktor manusia dengan perusahaan


Dalam beberapa situasi mungkin faktor hubungan manusia dengan perusahaan ini adalah yang terpenting.

Seringkali terjadi kasus di mana manajer tidak tahu apa yang akan dilakukannya di tahun-tahun mendatang.

Akibatnya kadang-kadang manajer frustasi dan merasa makin lama semakin tidak mampu mengatasinya.

Penyusunan rencana yang terperinci (beruapa budget) membantu manajer mengatasi masalah itu.

Sehingga ia kembali merasa adanya hubungan antara kemampuannya dengan perusahaan yang dipimpinnya.


➢ Menghubungkan aktivitas perusahaan dengan trend dalam dunia usaha


Dalam penelitian-penelitian yang telah dilakukan tampak bahwa trend keuntungan.

Keuntungan yang didapat oleh perusahaan tergantung juga kepada keadaan dunia usaha pada umumnya.

Karena itu dengan di susun budget, dapat dinilai apakah rencana ter sebut sesuai dengan keadaan dunia usaha yang akan dihadapi.


➢ Menempatkan penggunaan modal


Pada saluran-saluran yang menguntungkan, dalam arti seimbang dengan program-program perusahaan.

Sebelum membelanjakan uangnya, perusahaan harus mempelajari terlebih dahulu saluran-saluran mana yang paling menguntungkan.

Saluran yang paling sesuai dengan program perusahaan. Sebagian dana digunakan untuk peralatan dan persediaan barang.

Bagian yang lain dipergunakan untuk promosi dan biaya penjualan lain. Kedua bagian tersebut harus seimbang.

Tanpa perencanaan yang baik mungkin saja terjadi persediaan barang terlalu jauh di atas kemampuan penjualan atau  produksi.


➢ Untuk mengetahui kelemahan-kelemahan dalam organisasi


Setelah rencana yang baik disusun dan kemudian dijalankan. Kelemahan-kelemahan dapat dilihat untuk kemudian diperbaiki.


c. Dalam bidang pengawasan


Anggaran sebagai pendukung operasionalSebagai alat bantu manajemen, anggaran perusahaan mempunyai lingkup yang luas. 

Seluruh kegiatan yang ada di dalam perusahaan akan terkait dengan anggaran perusahaan tersebut.

Anggaran perusahaan ini akan terdiri dari berbagai macam anggaran yang mempunyai kegunaan sendiri-sendiri.

Agar tidak menimbulkan kerancuan di dalam memisahkan masing-masing anggaran yang ada di dalam perusahaan tersebut.

Anggaran yang satu bisa berbeda baik dari segi isi, bentuk, maupun kegunaannya dengan anggaran yang lain. maka perlulah di ketahui penjelasan anggaran yang benar :

➢ Untuk mengawasi kegiatan dan pengeluaran


Tujuan utama dari perencanaan adalah memilih kegiatan yang paling menguntungkan.

Kegiatan tersebut tidak hanya direncanakan saja, tetapi di dalam pelaksanaannya harus diadakan pengawasan agar betul-betul seperti yang direncanakan.

Beberapa kegiatan dan pengeluaran sangat perlu diawasi. Misalnya : kegiatan promosi penjualan.

Promosi sering mengeluarkan terlalu banyak biaya tanpa menghasilkan kenaikan penjualan yang sepadan.

Atau kegiatan produksi yang terlalu jauh menyimpang dari rencana sehingga harga pokok per unit produk demikian tinggi.


➢ Untuk pencegahan secara umum pemborosan


Sebetulnya ini adalah tujuan yang paling umum daripada penyusunan budget. Kontrol terhadap pelaksanaan diharapkan dapat mengurangi pemborosan-pemborosan.



3. Anggaran sebagai pendukung operasional - Kesimpulan manfaat penyusunan anggaran


Anggaran sebagai pendukung operasionalDi dalam praktek seringkali perusahaan dapat memilih antara dua alternatif di pandang dari segi ruang lingkup.

Atau pun intensitas penyusunan-nya. Alternatif pertama menyusun budget dengan ruang lingkup yang menyeluruh. 

Atau pun membatasi perencanaan segi keuangan saja, karena perusahaan sedang mengalami kesulitan di bidang ini. 

Alasan lain yang sering tidak diakui yakni karena memang tidak memiliki kemampuan (teknis dan pembiayaan) untuk menyusun anggaran komprehensif.


Dengan melihat uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa manfaat penyusunan anggaran adalah :


a.  Adanya perencanaan terpadu 


Anggaran sebagai pendukung operasional. Anggaran perusahaan dapat digunakan sebagai alat untuk merumuskan rencana perusahaan.

Untuk menjalankan pengendalian terhadap berbagai kegiatan perusahaan secara menyeluruh.

Dengan demikian, anggaran merupakan suatu alat manajemen yang dapat digunakan baik untuk keperluan perencanaan maupun pengendalian.


b. Sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan perusahaan


Anggaran sebagai pendukung operasional. Anggaran dapat memberikan pedoman yang berguna baik bagi manajemen puncak maupun manajemen menengah. 

Anggaran yang disusun dengan baik akan membuat bawahan menyadari bahwa manajemen memiliki pemahaman yang baik tentang operasi perusahaan.

Bawahan akan mendapatkan pedoman yang jelas dalam melaksanakan tugasnya.

Di samping itu, penyusunan anggaran memungkinkan perusahaan untuk mengantisipasi perubahan.

Perubahan dalam lingkungan dan melakukan penyesuaian sehingga kinerja perusahaan dapat lebih baik.


c. Sebagai alat koordinasi kerja


Anggaran sebagai pendukung operasional. Penganggaran dapat memperbaiki koordinasi kerja intern perusahaan.

Sistem anggaran memberikan ilustrasi operasi perusahaan secara keseluruhan.

Oleh karenanya sistem anggaran memungkinkan para manajer divisi untuk melihat hubungan antar bagian (divisi) 


d. Sebagai alat pengawasan kerja


Anggaran sebagai pendukung operasional. Anggaran memerlukan serangkaian standar prestasi atau target yang bisa dibandingkan dengan realisasinya.

Pelaksanaan setiap aktivitas dapat dinilai kinerja. Dalam menentukan standar acuan, diperlukan pemahaman yang realistis dan analisis yang saksama.

Terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan. Penentuan standar yang sembarangan tanpa didasari.

Pengetahuan dapat menimbulkan lebih banyak masalah daripada manfaat. Hal ini mengingat standar dalam anggaran yang ditetapkan secara sembarangan.

Mungkin merupakan target yang mustahil untuk dicapai karena terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Standar yang ditetapkan terlalu tinggi akan menimbulkan frustasi atau ketidakpuasan. 

sebaliknya penetapan standar yang terlalu rendah akan menjadikan biaya menjadi tidak terkendali, menurunkan laba dan semangat kerja.


e. Sebagai alat evaluasi kegiatan perusahaan


Anggaran sebagai pendukung operasional. Anggaran yang disusun dengan baik menerapkan standar yang relevan akan memberikan pedoman.

Pedoman bagi perbaikan operasi perusahaan dalam menentukan langkah-langkah yang harus ditempuh agar pekerjaan bisa diselesaikan dengan cara yang baik.

Dengan menggunakan sumber-sumber daya perusahaan yang dianggap paling menguntungkan.

Terhadap penyimpangan yang mungkin terjadi dalam operasional perlu dilakukan evaluasi yang dapat menjadi masukan berharga bagi penyusunan anggaran selanjutnya.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Anggaran sebagai pendukung operasional sesuai visi dan misi perusahaan "

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini. Gunakan Google Search Engine

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Anggaran sebagai pendukung operasional
tonton video di bawah ini.


https://www.gankoko.com/2022/08/anggaran-sebagai-pendukung-operasional.html
Video - Anggaran sebagai pendukung operasional -
Contoh Soal Menyusun Anggaran Produksi, Jam Kerja,
dan Biaya Jam Kerja - Penganggaran Perusahaan

No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.