Friday, 3 December 2021

Tahapan penyusunan anggaran perusahaan untuk kegiatan operasional


" Tahapan penyusunan anggaran perusahaan untuk operasional, rencana disusun secara sistematis dalam bentuk angka berdasarkan visi perusahaan "

Kegiatan untuk jangka waktu ( periode) tertentu di masa yang akan datang. Oleh karena rencana yang disusun dinyatakan dalam bentuk unit moneter. 

Anggaran seringkali disebut juga dengan rencana keuangan. Dalam anggaran, satuan kegiatan dan satuan uang menempati posisi penting. 

Penting dalam arti segala kegiatan akan di kuantifikasi dalam satuan uang. sehingga dapat diukur pencapaian efisiensi dan efektivitas dari kegiatan yang dilakukan. 

Penganggaran merupakan komitmen resmi manajemen yang terkait dengan harapan manajemen. 

Harapan tentang pendapatan, biaya dan beragam transaksi keuangan dalam jangka waktu tertentu di masa yang akan datang. 

Dengan penyusunan anggaran usaha-usaha perusahaan akan lebih banyak berhasil apabila ditunjang oleh kebijaksanaan. 

Kebijaksanaan yang terarah dan dibantu oleh perencanaan-perencanaan yang matang. 

Perusahaan yang berkecenderungan memandang ke depan, akan selalu memikirkan apa yang mungkin dilakukannya pada masa yang akan datang. 

Sehingga dalam pelaksanaannya, perusahaan-perusahaan ini tinggal berpegangan pada semua rencana yang telah disusun sebelumnya. 

Di mana, bagaimana, mengapa, kapan, adalah pertanyaan-pertanyaan yang selalu mereka kembangkan dalam kegiatan sehari-hari. 

Seorang General Manager yang sukses, maka sering didapatkan jawaban bahwa ide-ide untuk kegiatan pada waktu mendatang. 

Kegiatan pada umumnya didasarkan pada jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas. 

Dalam perusahaan manufaktur (pabrik) kegiatan akan dilakukan dengan lebih efisien dan tingkat keuntungan. 

Keuntungan akan lebih besar apabila management memperhatikan rencana untuk aktivitas-aktivitasnya di masa depan. 



Baca juga : Artikel yang terkait

Gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi tentang website yang terkait dengan materi bahasan ini yang lebih luas dan lebih lengkap.


https://www.gankoko.com/2021/12/tahapan-penyusunan-anggaran-perusahaan.html
Gambar - Tahapan penyusunan anggaran perusahaan


1. Tahapan penyusunan anggaran perusahaan - Identifikasi dan evaluasi variabel eksternal (trendwatching)


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Trendwatcing merupakan pengamatan terhadap trend perubahan lingkungan makro dan lingkungan industri. 

Untuk mengidentifikasi peluang yang dapat diraih dan ancaman yang harus dihadapi perusahaan dalam setiap lingkungan tersebut. 

Ada 2 (dua) jenis lingkungan yang berpengaruh besar pada perusahaan, yaitu :


a. Lingkungan makro


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Lingkungan makro terdiri dari empat kekuatan pokok antara lain politik dan hukum, ekonomi, teknologi, dan sosial.


b. Lingkungan industri


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Selain analisis lingkungan makro, perusahaan perlu melakukan analisis trend perubahan yang terjadi dalam industri. 

Variabel ini tidak dapat dikendalikan perusahaan namun dapat dipengaruhi oleh perusahaan. 

Terdapat 5 (lima) kekuatan yang mempengaruhi industri, antara lain :

  • Ancaman organisasi baru yang memasuki industri
  • Kekuatan pemasok
  • Kekuatan pembeli
  • Dampak produk substitusi
  • Persaingan dalam industri. 


Identifikasi variabel eksternal ini mencakup suatu pertimbangan. Pertimbangan untuk memilih variabel yang dapat dikendalikan dan yang tidak dapat dikendalikan. 

Sehingga manajemen dapat mengambil manfaat dari akibat yang menguntungkan dan meminimalkan akibat yang merugikan bagi perusahaan. 

Tahap penting dalam analisis ini adalah evaluasi dari kekuatan dan kelemahan perusahaan saat ini (analisis SWOT). 

Analisis SWOT dilakukan dalam dua tahap, yaitu :


a. Analisis ekstern


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Bertujuan untuk mempertimbangkan peluang dan ancaman yang dihadapi perusahaan.


b. Analisis intern


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Bertujuan untuk mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan intern perusahaan. 

Pendekatan anggaran yang komprehensif didasarkan pada ekspektasi di mana aspek operasi yang penting akan dianalisis secara kritis dan dievaluasi setiap periode. 

Dievaluasi dengan cara yang benar sehingga bantuan dari pihak yang independen sangat penting bagi penilaian ini.


2. Tahapan penyusunan anggaran perusahaan - Pengembangan tujuan umum


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Suatu perusahaan harus merumuskan tujuan umum. 

Tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan sebelum merumuskan strategi. Tujuan umum ini berisi tentang 


a. Misi 


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. berfungsi sebagai fokus dan pemberi makna terhadap kehidupan kerja seluruh anggota organisasi. 

Misi harus menetapkan bisnis perusahaan terpisah dari bisnis pesaing.


b. Visi


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Visi harus menjelaskan kondisi masa depan dari organisasi yang hendak diwujudkan.


c. Keyakinan dasar


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Merupakan keyakinan tentang kebenaran misi, visi dan langkah yang ditempuh untuk mewujudkan visi. 

Keyakinan dasar ini merupakan pemicu semangat seluruh anggota organisasi untuk mencapai tujuan.


d. Nilai dasar


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Merupakan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh seluruh anggota organisasi dan mampu memandu.

Memandu mereka untuk memilih berbagai alternatif yang diperlukan untuk menuju masa depan. 

Nilai dasar ini berfungsi sebagai pembatas pengambilan keputusan oleh para anggota dalam rangka mewujudkan visi demi capai tujuan perusahaan. 

Visi menjadi dasar perumusan tujuan perusahaan, karena tujuannya merupakan penjabaran dari visi perusahaan. 

Tujuan umum perusahaan menggambarkan pondasi dasar tempat mengembangkan dan memperkuat kebanggaan pada perusahaan bagi :

  • Manajer
  • Karyawan
  • Pemilik
  • Pelanggan
  • Perusahaan lain yang berhubungan secara komersial


3. Tahapan penyusunan anggaran perusahaan - Pengembangan sasaran khusus


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Tujuan dari tahap sasaran dalam proses anggaran ini adalah untuk mengarahkan pernyataan. 

Pernyataan tujuan umum ke fokus yang lebih tajam dan untuk transformasi informasi umum kepada informasi perencanaan yang lebih spesifik. 

Manajemen eksekutif harus melaksanakan kepemimpinan pada tahap perencanaan ini sehingga ada kerangka kerja yang nyata jelas dan realistis dalam operasi. 

Operasi yang akan dilaksanakan untuk pencapaian sasaran yang bersifat khusus. Hal ini akan memberikan suatu dasar bagi pengukuran kinerja.




4. Tahapan penyusunan anggaran perusahaan - Pengembangan dan evaluasi strategi


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Strategi perusahaan adalah sasaran dasar, cara dan taktik yang akan digunakan. 

Anggaran perusahaan, Digunakan untuk mencapai tujuan dan sasaran yang direncanakan. Tujuan dari pengembangan dan penyebaran. 

Penyebaran strategi adalah menemukan alternatif terbaik untuk mencapai tujuan umum yang direncanakan dan sasaran spesifik. 

Strategi memberikan garis besar rencana tindakan bagi perusahaan. Manajemen eksekutif harus kreatif dan langsung terlibat. 

Terlibat dalam pengembangan dan penyesuaian strategi baru yang sedang dilaksanakan sesuai dengan variabel relevan yang harus dikuasai manajemen. 

Selain formulasi strategi, penilaian kembali strategi secara periodik juga penting untuk menganalisis secara teliti semua variabel. 

Variabel yang relevan dan akibat yang mungkin terjadi atas perusahaan di masa yang akan datang. 

Setiap alternatif strategi harus dievaluasi secara mendalam dengan cara mengidentifikasi manfaat dan kelemahan utama. 

Kelemahan setiap strategi tersebut, termasuk asumsi yang mendasari. Berikut kriteria untuk mengevaluasi strategi. 

Konsistensi intern, yaitu rencana tindakan yang mendukung satu dengan yang lain. 

Realistis, yaitu rencana tindakan yang dipilih dapat dicapai meski pun berisi tantangan. Fokus ke pencarian peluang dan penyelesaian masalah. 

yaitu rencana yang dipilih akan dapat mewujudkan peluang dan menyelesaikan.

Menyelesaikan masalah utama dan mengarah ke isu strategi utama. Kemampuan menyelesaikan sub problem, yaitu bahwa semua gejala juga diselesaikan. 

Bermanfaat bagi customer, yang berarti rencana harus improve value yang dihasilkan bagi customer.


5. Tahapan penyusunan anggaran perusahaan - Instruksi perencanaan manajemen


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Instruksi perencanaan eksekutif yang dikeluarkan manajemen tingkat atas. 

Komunikasi-kan materi perencanaan yang diperlukan semua tingkatan manajemen untuk berpartisipasi dalam pengembangan.

Pengembangan perencanaan laba strategis dan taktis untuk tahun anggaran mendatang. 

Tahap ini merupakan tahap komunikasi dari rencana substantif kepada manajemen tingkat menengah dan tingkat bawah. 

Tahap ini juga menjelaskan tujuan umum, sasaran spesifik, strategi perusahaan dan segala macam instruksi manajemen eksekutif yang dibutuhkan. 

Dibutuhkan untuk mengembangkan rencana laba yang strategis dan taktis. Perusahaan memerlukan suatu alat yang dikenal dengan cascading.

Yaitu alat untuk komunikasi-kan sasaran dan strategi ke jenjang organisasi yang lebih rendah. 

Cascading pada dasarnya adalah proses ubah misi, visi, keyakinan dasar, nilai dasar dan strategi anggota organisasi melalui perilaku operasional. 

Cascading menjadi suatu proses sistematik internalisasi misi, visi, keyakinan dasar, nilai dasar dan strategi organisasi. 

Strategi ke dalam diri setiap personel perusahaan sehingga menjadi share mission, share vision, share beliefs, share value dan share strategies.




6. Tahapan penyusunan anggaran perusahaan - Persiapan dan evaluasi perencanaan


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Konsep anggaran yang komprehensif mencakup suatu pendekatan yang sistematis dan terintegrasi. 

Pendekatan untuk membuat perencanaan proyek, perencanaan taktis dan perencanaan strategik. 

Setiap manajemen perlu mengembangkan tabel/grafik berdimensi waktu untuk keperluan pengambilan keputusan dan perencanaan pada sub unit. 

Dalam tabel/grafik berdimensi waktu, biasanya terdapat dua rencana, yaitu:


a. Rencana proyek


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Rencana ini meliputi horizon waktu yang berbeda-beda karena setiap proyek mempunyai dimensi waktu yang unik. 

Misalnya ; rencana untuk memperbaiki produk yang ada, fasilitas fisik yang baru.


b. Rencana periodik


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Merupakan kebutuhan manajemen untuk merencanakan, mengevaluasi dan mengendalikan operasi. 

Mengendalikan dalam jangka waktu yang relatif singkat dan konsisten secara interim.


7. Tahapan penyusunan anggaran perusahaan - Pengembangan dan persetujuan rencana laba


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Setelah manajer dari berbagai pusat tanggung jawab menerima instruksi. 

Perencanaan manajemen eksekutif dan rencana proyek, maka manajer dari berbagai pusat tanggung jawab dapat memulai aktivitas intensif. 

Aktivitas untuk mengembangkan rencana laba secara strategis maupun taktis yang disusun secara bersamaan. 

Rencana laba strategik jangka panjang merupakan perencanaan perusahaan untuk jangka waktu yang relatif lama, yakni lebih dari satu tahun atau bahkan lebih dari lima tahun.

Rencana laba strategik jangka panjang dibuat sesuai dengan tujuan umum perusahaan, sasaran strategik, dan strategi jangka panjang yang telah ditentukan sebelumnya. 

Bagian formal dari rencana ini meliputi: 

  • Laporan laba/rugi
  • Neraca
  • Proyeksi arus kas
  • Rencana belanja modal
  • Tuntutan karyawan
  • Rencana penelitian
  • Rencana penetrasi pasar jangka panjang


Rencana jangka panjang meliputi semua bidang aktivitas utama yang di antisipasi :

  • Penjualan, harga pokok dan laba
  • Proyek besar dan penambahan investasi modal
  • Arus kas dan pembiayaan
  • Kebutuhan dan persyaratan personel
  • Pengembalian investasi
  • Penelitian dan pengembangan
  • Informasi tentang persaingan di pasar dan analisis pangsa pasar


Rencana laba taktis merupakan perencanaan kegiatan-kegiatan tahunan perusahaan. Manajer, pemilik perusahaan dan pihak lain yang berkepentingan biasanya :

  • Memerlukan jadwal
  • Hasil dari rencana laba secara periodik
  • Laporan kinerja
  • Evaluasi mengenai progress


Laporan rencana dan progress biasanya dibuat bulanan, tiga bulanan atau tahunan. 

Bila kedua rencana laba tersebut selesai dibuat, proses persetujuan dimulai. Proses ini meliputi persetujuan, ketidak setuju atau saran perbaikan. 

Setelah proses persetujuan partisipatif selesai untuk setiap pusat tanggung jawab dan semua perbedaan yang relevan diselesaikan. 

Berbagai rencana dan program dari pusat tanggung jawab utama digabungkan ke dalam semua rencana laba strategis dan taktis bagi perusahaan dalam satu kesatuan.


8. Tahapan penyusunan anggaran perusahaan - Penggunaan laporan kinerja 


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Pelaksanaan rencana manajemen yang telah dikembangkan. 

Dikembangkan dan disetujui dalam proses perencanaan melibatkan fungsi manajemen.

Fungsi untuk pengarahan bawahan dalam mencapai tujuan dan sasaran perusahaan.

Manajemen yang efektif di semua tingkat mengharuskan tujuan, sasaran, strategi dan kebijakan perusahaan di komunikasi dan dimengerti oleh bawahannya. 

Perencanaan laba yang luas dan program pengendalian dapat membantu melaksanakan fungsi ini. 

Rencana, strategi, dan kebijakan yang dibuat melalui partisipasi yang besar menetapkan dasar bagi komunikasi yang efektif.




9. Tahapan penyusunan anggaran perusahaan - Penggunaan laporan kinerja 


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Setelah rencana laba di implementasikan selama periode tertentu. 

Maka diperlukan laporan kinerja periodik yang dibuat berdasarkan laporan bulanan. 

Laporan kinerja ini mencakup :

  • Laporan kinerja aktual periodik
  • Membandingkan kinerja aktual dengan kinerja yang direncanakan
  • Memperlihatkan setiap perbedaan sebagai varians kinerja yang menguntungkan atau tidak menguntungkan.


Perbedaan yang jelas harus dibuat antara laporan keuangan eksternal dan internal. Laporan internal dapat di klarifikasi menjadi :


a. Laporan statistik 


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Laporan yang memberikan statistik kuantitatif internal dasar mengenai operasi perusahaan


b. Laporan managerial


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Laporan yang khusus mengenai masalah yang tidak berulang dan masalah khusus


c. Laporan kinerja periodik. 


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Laporan kinerja jangka pendek penting untuk pengendalian yang efektif.


10. Tahapan penyusunan anggaran perusahaan - Penggunaan anggaran biaya variabel


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Konsep anggaran variabel (anggaran fleksibel) hanya digunakan pada biaya yang terpisah. 

Terpisah dari rencana laba, sehingga anggaran variabel hanya bersifat tambahan. 

Anggaran variabel (anggaran fleksibel) memberikan informasi yang realistik mengenai biaya yang dapat digunakan untuk menghitung jumlah anggaran. 

Anggaran untuk berbagai macam volume output atau tingkat aktivitas dari setiap pusat tanggung jawab. 

Anggaran variabel (anggaran fleksibel) menyediakan rumus untuk setiap biaya dalam pusat tanggung jawab. 

Rumus tersebut menunjukkan hubungan dari biaya terhadap output (volume kerja). 

Rumus anggaran fleksibel dapat diterapkan dalam laporan pengendalian kinerja dan untuk mengembangkan jumlah biaya dalam rencana laba taktis. 

Jika rumus ini dikembangkan bersamaan rencana laba strategis dan taktis, maka dapat digunakan untuk menghitung jumlah biaya. 

Biaya yang dianggarkan dalam rencana laba taktis. Perhitungan dilakukan dengan mengalikan output atau aktivitas yang direncanakan.

Direncanakan dari setiap pusat tanggung jawab dengan tarif biaya variabel.

Tarif yang berhubungan untuk setiap pusat tanggung jawab dan kemudian ditambah dengan  biaya tetap 


11.Tahapan penyusunan anggaran perusahaan - Penerapan tindak lanjut


Tahapan penyusunan anggaran perusahaan. Dalam hal ini perlu pemisahan yang jelas antara sebab dan akibat. 

Variasi kinerja adalah sebuah akibat (hasil), manajemen harus dapat menentukan sebab yang mendasari. Identifikasi sebab adalah tanggung jawab manajemen lini. 

Analisis untuk menentukan sebab akibat ini harus diprioritaskan untuk menentukan variasi kinerja yang menguntungkan dan tidak menguntungkan. 

Pada kasus yang tidak menguntungkan maka setelah berhasil mengidentifikasi sebab yang mendasari. 

Suatu alternatif tindakan perbaikan perlu dipilih dan kemudian diterapkan. 

Dalam kasus varians yang menguntungkan, sebab yang mendasari juga harus diidentifikasi. 

Penyebab yang mendasari dapat menjadi informasi yang bernilai bagi peningkatan efisiensi dan bagi pengembangan. 

Yang merupakan dukungan positif pada operasi dan bagi karyawan yang kurang berhasil.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Tahapan penyusunan anggaran perusahaan untuk kegiatan operasional "

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini. Gunakan Google Search Engine 

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Tahapan penyusunan anggaran perusahaan
tonton video di bawah ini.


https://www.gankoko.com/2021/12/tahapan-penyusunan-anggaran-perusahaan.html
Video - Tahapan penyusunan anggaran perusahaan -
"KULIAH ANGGARAN PERUSAHAAN :
METODE FORECASTING BUDGET"


No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.