Tuesday, 14 December 2021

Akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas yang harus di ketahui


" Akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas, adalah suatu jaringan prosedur yang dibuat menurut pola terpadu untuk semua kegiatan pokok perusahaan "

Pada sistem penerimaan dan pengeluaran kas yang baik semua transaksi penerimaan atau pembayaran dalam jumlah besar. 

Pembayaran harus dilakukan dengan cek yaitu melalui bank, sedangkan untuk penerimaan dan pembayaran tunai yang jumlahnya relatif kecil dilakukan melalui kas kecil. 

Kas sangat mudah digunakan baik penerimaan maupun pengeluaran, sehingga sangat rawan untuk disalahgunakan. 

Kesalahan atau penyimpangan terhadap kas di tangan (kas kecil) biasanya melibatkan pihak-pihak intern perusahaan terutama di bagian kas. 

Umumnya kasus- kasus penyimpangan tersebut terjadi karena sistem akuntansi yang diterapkan perusahaan tidak tepat dan kurang memadai. 

Setiap sistem akan lebih dapat dipahami jika dipandang sebagai suatu keseluruhan yang terdiri dari bagian-bagian yang saling berkaitan. 


Baca juga Artikel yang terkait 

Gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi tentang website yang terkait dengan materi bahasan ini yang lebih luas dan lebih lengkap.


https://www.gankoko.com/2021/12/akuntansi-penerimaan-dan-pengeluaran-kas.html
Gambar - Akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas


Akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas. Dengan sistem kegiatan perusahaan berjalan lancar dan terkoordinir sehingga dapat mencapai hasil yang diharapkan.

“Sistem diartikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari interaksi elemen-elemen (sub-sistem) untuk mencapai tujuan tertentu, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa sistem terdiri dari struktur dan proses” (Narko,2000: 1). 

Sistem menurut A.Hall (2001: 5) adalah “sekelompok dua atau lebih komponen-komponen yang saling berkaitan (interrelated) atau subsistem-subsistem yang bersatu untuk mencapai tujuan bersama”


Sedangkan menurut Gunawan Adi Saputra dan Marwan Asri (1979: 3), 
“Sistem adalah kumpulan komponen yang saling berinteraksi/saling bergantung yang dikoordinasikan sedemikian rupa sehingga membentuk satu kebulatan, dan di organisir untuk mencapai tujuan tertentu”


1. Akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas - Sistem akuntansi kas


Akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas. Sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat berhubungan satu dengan yang lainnya. 

Sistem yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. 

Sistem diciptakan untuk menangani sesuatu yang berulang kali atau yang secara rutin terjadi. 

Sistem adalah suatu jaringan prosedur yang dibuat menurut pola terpadu untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan.

“Prosedur adalah suatu urut-urutan pekerjaan klerikal,biasanya melibatkan beberapa orang dalam suatu bagian atau lebih, disusun untuk menjamin adanya perlakuan yang seragam terhadap adanya transaksi- transaksi perusahaan yang sering terjadi” (Baridwan, 1991: 3). 

“Akuntansi adalah suatu proses identifikasi, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas serta tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut” (Soemarso, 1999: 5). 

Sedangkan menurut Maksum, dkk (1994: 11) Akuntansi diartikan “sebagai seni pencatatan pengelompokan, dan ikhtisar menurut cara yang berarti dan dinyatakan dalam nilai uang”

Berbeda dengan Jusup Al Haryono (2001: 4-5), “Definisi akuntansi dapat dirumuskan dari dua sudut pandang yaitu dari sudut pemakainya, akuntansi adalah suatu disiplin yang menyediakan informasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisiensi dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan suatu organisasi, sedangkan dari sudut proses kegiatan adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penganalisaan data keuangan suatu organisasi”

Dari beberapa pengertian di atas, akuntansi dapat diartikan sebagai suatu proses untuk :

  • Mencatat
  • Menggolongkan
  • Meringkas
  • Melaporkan
  • Menganalisa data keuangan


"Sistem akuntansi adalah formulir, catatan, dan laporan yang di koordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan” (Mulyadi, 2001: 3). 

Menurut Marom Chairul (2000: 1), “Sistem akuntansi merupakan gabungan dari formulir-formulir, catatan-catatan, prosedur- prosedur, dan alat-alat yang digunakan untuk mengolah data dalam suatu badan usaha dengan tujuan menghasilkan informasi-informasi keuangan yang diperlukan oleh manajemen dalam mengawasi usahanya atau untuk pihak-pihak lain yang berkepentingan"

“Kas terdiri dari saldo kas (cash on hand) dan rekening giro. Arus masuk dan arus keluar kas atau setara kas disebut arus kas.” (IAI, 2002: 02). 

Cash on hand adalah saldo kas yang ada di tangan perusahaan (biasa disebut dengan Kas saja). 

Sedang rekening giro adalah kas yang ada di bank (disebut dengan kas bank atau bank saja).

“Kas adalah suatu alat pertukaran dan juga digunakan sebagai ukuran dalam akuntansi." 

Lebih lanjut dikatakan bahwa "kas merupakan alat pertukaran yang dapat diterima untuk pelunasan utang dan dapat diterima sebagai setoran ke bank dalam jumlah sebesar nominalnya, juga simpanan dalam bank atau tempat-tempat lain yang dapat diambil sewaktu-waktu.” (Baridwan, 1992: 85-86).

"Kas dalam arti sempit berarti uang. Di dalam akuntansi istilah kas mengandung pengertian yang luas karena meliputi juga uang kertas, uang logam, dan cek, pos wesel, simpanan di bank, dan segala sesuatu yang disamakan dengan uang." (Jusup, 1989: 18). 

"Kas adalah uang tunai dan seluruh benda atau sumber lainnya (surat berharga) yang segera tersedia untuk memenuhi kewajiban" (Sarwoko,dkk, 1989: 119). 

Berdasarkan uraian di atas yang dimaksud dengan sistem akuntansi kas adalah kesatuan yang melibatkan bagian-bagian :

  • Formulir-formulir
  • Catatan-catatan
  • Prosedur-prosedur
  • Alat-alat yang saling berkaitan satu sama lain yang digunakan perusahaan untuk menangani penerimaan dan pengeluaran kas yang terjadi




2. Akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas - Sistem akuntansi penerimaan kas


Akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas. Penerimaan kas adalah kas yang diterima perusahaan baik yang berupa uang tunai maupun surat-surat berharga. 

Surat-surat yang mempunyai sifat dapat segera digunakan, yang berasal dari transaksi perusahaan :

  • Penjualan tunai
  • Pelunasan piutang
  • Transaksi lainnya yang dapat menambah kas


“Sumber penerimaan kas terbesar suatu perusahaan dagang berasal dari transaksi penjualan tunai.” (Mulyadi, 2002: 455). 

Berdasarkan sistem pengendalian intern yang baik, sistem penerimaan kas dari penjualan tunai mengharuskan :

  • Penerimaan kas dalam bentuk tunai harus segera disetor ke bank dalam jumlah penuh dengan cara melibatkan pihak lain selain kasir untuk melakukan internal check
  • Penerimaan kas dari penjualan tunai dilakukan melalui transaksi kartu kredit, yang melibatkan bank penerbit kartu kredit dalam pencatatan transaksi penerimaan kas



3. Akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas - Sistem akuntansi pengeluaran kas


Akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas. Secara garis besar pengeluaran kas perusahaan dilakukan melalui dua sistem,yaitu :

  • Sistem pengeluaran kas dengan cek 
  • Sistem pengeluaran kas dengan uang tunai melalui dana kas kecil


Pengeluaran kas yang dilakukan dengan tunai biasanya karena jumlahnya relatif kecil.

Pengeluaran kas dengan cek dinilai lebih aman dibanding dengan pengeluaran kas secara tunai. 


a. Sistem pengeluaran kas


Adapun kebaikan pengeluaran kas melalui cek ditinjau dari pengendalian intern, sebagai berikut :

  • Dengan menggunakan cek atas nama, pengeluaran cek akan diterima oleh pihak yang namanya tertulis dalam formulir cek
  • Dengan menggunakan cek, pencatatan transaksi pengeluaran kas juga akan direkam oleh pihak Bank
  • Jika sistem perbankan mengembalikan cancelled check kepada check issuer, pengeluaran kas dengan cek memberi manfaat tambahan bagi perusahaan dengan dapat di gunakan cancelled check sebagai tanda terima kas dari pihak yang menerima pembayaran


Sistem akuntansi pengeluaran kas adalah kesatuan yang melibatkan bagian-bagian :

  • Formulir-formulir
  • Catatan-catatan
  • Prosedur-prosedur
  • Alat-alat yang saling berkaitan satu sama lain yang digunakan perusahaan untuk menangani pengeluaran kas


Berikut diuraikan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan sistem akuntansi pengeluaran kas, fungsi yang terkait.




b. Sistem pengeluaran kas dengan cek



➤ Fungsi Kas


Fungsi ini bertanggung jawab dalam mengisi cek, memintakan otorisasi atas cek dan menyerahkan cek. 

Penyerahan kepada kreditur via pos atau membayarkan langsung kepada pihak yang memerlukan pengeluaran kas.


➤ Fungsi Akuntansi


Akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas. Bertanggung jawab atas pencatatan yang berkaitan dengan pengeluaran kas.


➤ Fungsi Pemeriksa Intern


Melakukan perhitungan kas secara periodik dan mencocokkan hasil hitungannya dengan saldo kas menurut catatan rekening kas dalam buku besar. 

Fungsi ini juga melakukan pemeriksaan secara mendadak terhadap saldo kas yang ada di tangan dan membuat rekonsiliasi bank secara periodik.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas yang harus di ketahui "

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini. Gunakan Google Search Engine

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas,
tonton video di bawah ini.


https://www.gankoko.com/2021/12/akuntansi-penerimaan-dan-pengeluaran-kas.html
Video - Akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas -
" Cara Mengisi Buku Kas "


No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.