Monday, 29 November 2021

Offline marketing masih relevan sampai saat ini

" Offline marketing masih relevan sampai saat ini dan masih digunakan perusahaan dan masih dianggap efektif memenuhi kebutuhan marketing perusahaan "

Tidak dapat dipungkiri, keberadaan internet saat ini memberikan berbagai kemudahan bagi setiap orang, khususnya bagi para pelaku bisnis. 

Pengaruh internet yang sangat kuat pada masyarakat dijadikan sebuah media marketing bagi para pelaku bisnis. 

Bagaimana tidak, pengguna internet di dunia telah mencapai 3 miliar orang, dan hal tersebut menjadi sasaran empuk bagi para pelaku bisnis.

Sasaran empuk untuk mempromosikan produk-produknya. Terbukti saat ini banyak sekali perusahaan-perusahaan besar yang mulai melakukan online marketing. 

Marketing melalui berbagai media, seperti jualan lewat Instagram, SEO di Google, Facebook Ads, Adwords, hingga email marketing. 

Di tengah gempuran online marketing, apakah offline marketing masih relevan dan efektif bagi brand dan perusahaan?

Pemasaran konvensional bukan berarti tidak efektif, Offline marketing tetaplah diperlukan walaupun saat ini online marketing sedang menjamur. 

Cara tersebut memberikan pengaruh yang cukup kuat bagi masyarakat. Hal tersebut dikarenakan online marketing tidak dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Walaupun pengguna internet saat ini mencapai 3 miliar orang, namun masih ada lapisan masyarakat yang buta internet. 

Itu berarti, dari total 7 miliar penduduk dunia, ada 4 miliar orang masih belum melek internet. 

Jadi untuk menjangkau lapisan masyarakat yang buta internet, tetap diperlukan sistem offline marketing.


Baca juga : Artikel yang terkait

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi tentang website yang terkait dengan materi bahasan ini yang lebih luas dan lebih lengkap.


https://www.gankoko.com/2021/11/offline-marketing-masih-relevan.html
Gambar - Offline marketing masih relevan


Offline marketing masih relevan. Di Indonesia, (saat Ini) masih banyak yang buta Internet. 

Strategi offline marketing yang melalui TV, radio, atau pun surat kabar masih sangat efektif sebagai sarana iklan. 

Contohnya saja, bagi para orang tua yang tidak mengerti internet, pasti mereka mendapatkan segala informasi melalui TV, radio, atau pun surat kabar. 

Belum lagi masyarakat Indonesia yang tinggal di pelosok negeri, yang sama sekali belum terjemah internet maupun TV, tentu satu-satunya strategi marketing. 

Strategi yang bisa digunakan yaitu melalui offline marketing. Maka dari itu, walaupun online marketing memiliki implikasi yang besar sebagai media promosi. 

Namun hal tersebut tidak lantas membuat offline marketing menjadi tak ada gunanya. 

Offline marketing tetap dibutuhkan untuk menjangkau lapisan masyarakat yang masih buta internet. 

Di era digital strategi marketing dalam perusahaan dapat dilakukan dengan media online maupun offline. 

Online marketing merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mempromosikan produk dan jasa melalui internet. 

Offline marketing adalah strategi marketing yang dilakukan melalui media non internet. seperti televisi, radio, surat kabar, papan reklame, poster/brosur, dan sebagainya.


https://www.gankoko.com/2021/11/offline-marketing-masih-relevan.html
Gambar - Offline marketing masih relevan -
" Offline atau online "


1. Offline marketing masih relevan dan masih memberikan dampak signifikan

Offline marketing masih relevan. Offline marketing hingga saat ini masih dirasakan efektif untuk mempromosikan produk / jasanya. 

Offline marketing masih memberikan dampak yang signifikan untuk bisnis. jika diterapkan secara optimal. 

Pengaruh Offline marketing sampai saat ini masih dirasa efektif. meski online marketing yang telah populer. Dan memiliki pengaruh besar bagi masyarakat. 

Online marketing belum dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. 

Wilayah yang belum tersentuh internet maupun TV,  satu-satunya solusi strategi marketing adalah offline marketing. 

Meskipun online marketing memiliki dampak yang besar bagi media promosi. tidak membuat offline marketing jadi tidak berguna.


https://www.gankoko.com/2021/11/offline-marketing-masih-relevan.html
Gambar - Offline marketing masih relevan -
" Strategi dengan konsep dasar marketing "


2. Offline marketing masih relevan Masih effektif

Offline marketing masih relevan. Online marketing memiliki dampak besar untuk media promosi. Namun tidak membuat offline marketing jadi tidak berguna.


a. Televisi (TV)


Televisi adalah sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai penerima. 

Penerima siaran gambar bergerak beserta suara. Baik itu yang monokrom (hitam-putih) maupun berwarna.


b. Radio


Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal. Sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik).


https://www.gankoko.com/2021/11/offline-marketing-masih-relevan.html
Gambar - Offline marketing masih relevan -
" Gagal dalam merencanakan sama dengan
merencanakan untuk gagal "


c. Surat kabar


Surat kabar adalah suatu penerbitan yang ringan dan mudah dibuang. Biasanya dicetak pada kertas biaya rendah yang disebut kertas koran. 

Media yang berisi berita-berita terkini dalam berbagai topik.


d. Papan reklame/billboard


Pemasangan iklan dengan papan reklame masih banyak dijumpai di jalan-jalan. Iklan ini memerlukan biaya reklame dan sewa space yang terbilang mahal. 

Reklame terbatas hanya diketahui oleh orang yang melintasi di jalan tersebut.


e. Poster atau brosur


Iklan offline adalah dengan membuat poster dan brosur serta poster/brosur hanya menjangkau orang yang mendapatkannya. 

Iklan ini rentan hilang, maupun rusak (sobek). Biaya pembuatan juga relatif mahal untuk penggunaan kertas yang berkualitas dan full color.


https://www.gankoko.com/2021/11/offline-marketing-masih-relevan.html
Gambar - Offline marketing masih relevan -
" Offline marketing "


3. Offline marketing masih relevan dan masih memiliki keunggulan 

Offline marketing masih relevan. Dengan melakukan promosi offline, branding produk akan menjadi lebih kuat. 

Hal ini disebabkan sales dapat presentasi secara langsung. Selain itu, promo offline memungkinkan calon konsumen dapat melihat produk secara langsung. 

Konsumen akan lebih percaya dan dapat langsung memutuskan membeli produk tersebut.


a. Tidak memiliki persaingan tingkat global


Persaingan global adalah persaingan tingkat tinggi dalam cakupan yang luas. 

Dalam persaingan banyak pesaing yang siap kompetisi dengan bisnis yang dijalankan. Persaingan akan menjadi lebih mudah untuk dikuasai. 

persaingan ini tidak terlalu banyak dan cakupan juga tidak terlalu luas.


b. Kepercayaan publik


Bila dibandingkan bisnis online, bisnis offline memiliki keunggulan yang lebih sedikit. 

Masih ada hal yang besar membuat banyak orang tertarik dan tetap melakukan bisnis offline. Hal besar itu adalah kepercayaan bisnis online. 

Kepercayaan tidak dapat dilihat fisik usaha dan pelaksanaannya. di bisnis offline banyak hal yang dapat dilihat secara langsung. 

Pembeli / Pelanggan lebih cenderung mempercayai bisnis offline ini, karena ada fisiknya yang bisa dilihat secara langsung. 

Strategi offline marketing hingga kini masih tetap digunakan oleh para pebisnis. 

Dengan menerapkan offline marketing dapat menjangkau masyarakat Indonesia. Masyarakat yang belum memiliki akses internet. 

Produk yang ingin disampaikan kepada calon pelanggan tersebut dapat diterima.


https://www.gankoko.com/2021/11/offline-marketing-masih-relevan.html
Gambar - Offline marketing masih relevan -
" Konsep marketing "


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Offline marketing masih relevan "

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine


Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Offline marketing masih relevan
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2021/11/offline-marketing-masih-relevan.html
Video -  Offline marketing masih relevan -
"Cara Mendapatkan 100 Customer Pertama Anda"

Strategi marketing offline ke online yang terus mengalami perkembangan

" Strategi marketing offline ke online yang terus mengalami perkembangan, secara terus revolusi dari cara tradisional  ke modern dan lebih canggih " 

Offline marketing (offline marketing) adalah promosi atau iklan yang dirilis di medium lain selain internet. 

Campaign offline marketing dilakukan melalui radio, televisi, billboards, tele marketing, dan bahkan word-of-mouth (dari mulut ke mulut). 

Sebelum adanya internet, metode ini adalah satu-satunya bentuk marketing yang ada. 

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ada banyak orang yang berpikir bahwa kita sudah tidak membutuhkan offline marketing lagi. 

Percaya atau tidak, tidak semua orang ada di Internet loh ! 

Faktanya tidak akan menjangkau orang-orang yang kurang melek digital kalau tidak menggunakan strategi offline marketing. 

Meskipun online marketing bisa membantu bisnis untuk menjangkau lebih banyak orang, tapi belum tentu mereka berhasil menjadikan orang-orang ini customer.

Meskipun terlihat semua orang sibuk menggunakan internet sekarang, tetapi masih juga ada yang meluangkan waktu untuk lepas dari internet. 

Apalagi kalau produk atau jasa menargetkan untuk orang-orang yang lebih tua. Mereka tentunya lebih banyak di dunia offline daripada dunia online. 

Offline marketing tentunya akan lebih efektif. Strategi ini masih bisa menjangkau lebih banyak audience selain itu, dengan memasang iklan di medium. 

Medium offline seperti billboard atau layar-layar digital di mall, iklan bisa dilihat oleh ribuan orang dalam sehari.


Baca juga : Artikel yang terkait

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi tentang website yang terkait dengan materi bahasan ini yang lebih luas dan lebih lengkap. 


https://www.gankoko.com/2021/11/strategi-marketing-offline-ke-online.html
Gambar - Strategi marketing offline ke online


Strategi marketing offline ke online. Baik online maupun offline pastinya untuk kegiatan marketing, kegiatan yang selalu melibatkan brand di dalamnya. 

Setiap kegiatan marketing memiliki guidelines (pedoman) yang terstandarisasi di seluruh bagian perusahaan dan diperluas dalam bentuk berbagai channel. 

Channel komunikasi dengan brand menjadi pusat dari kegiatan tersebut. Jika mempekerjakan agensi untuk kegiatan marketing, berikan mereka dokumen dan guidelines. 

guidelines (pedoman) agar pesan yang disampaikan kepada audiens lebih kuat dan terarah dan brand tetap menjadi pusatnya. 

Evolusi Strategi marketing secara tradisional menuju metode Modern. 

Strategi marketing terus-menerus berevolusi dari metode marketing tradisional sampai ke metode modern. 

Marketing secara tradisional adalah bentuk marketing konvensional yang dipakai sebelum era internet booming. 

Strategi marketing yang paling dikenal di masyarakat, Baik marketing tradisional maupun modern memiliki kelebihan/kekurangannya masing-masing. 

Pebisnis bisa mengambil manfaat dari integrasi kedua metode untuk menemukan titik optimal dalam memasarkan produknya. 

Pada dasarnya, strategi marketing tradisional menggunakan empat media ini : 

  • Media cetak (Print)
  • Siaran (broadcasting)
  • Surat pos (Direct-Mail)
  • Telepon


https://www.gankoko.com/2021/11/strategi-marketing-offline-ke-online.html
Gambar - Strategi marketing offline ke online -
" Konsep marketing "


1. Strategi marketing offline ke online  yaitu dari surat pos ke surat elektronik


Strategi marketing offline ke online. Marketing Surat Pos atau Direct-Mail adalah usaha marketing. 

Marketing dengan menggunakan media kartu pos, brosur, surat, dan selebaran yang dikirim melalui pos atau kurir. 

Marketing direct-Mail terkesan mahal. Bisnis mengeluarkan desain dan biaya pencetakan serta biaya pengiriman. 

Saat ini pebisnis menggunakan surel atau email untuk berkomunikasi antar sesama pebisnis maupun kepada pelanggan. 

Cara ini terkesan lebih sederhana dan cepat. Bisnis sudah tidak membutuhkan kertas lagi (paperless). 

Karena pesan terkirim dengan jaringan internet. Dari cetak menuju situs web. 

Metode marketing dengan cetak atau print adalah tipe marketing yang menggunakan media surat kabar atau majalah dalam mempromosikan produk. 

Strategi pemasaran cetak dibagi menjadi dua : 

  • Marketing massal
  • Marketing berdasarkan karakter pelanggan


Strategi marketing massal, iklan cetak untuk segmen kelas pelanggan yang lebih luas dan berbeda-beda secara acak. 

Di majalah, marketing cetak menjangkau segmen pelanggan yang kategori secara spesifik. 

Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, media cetak sudah semakin ditinggalkan oleh publik. 

Bahkan beberapa perusahaan media berbasis cetak sudah beralih ke Blog atau web. Bila perusahaan yang masih menggunakan metode tradisional. 

Tentu perusahaan tersebut tidak akan bertahan lama. Hal ini berpengaruh terhadap kebiasaan konsumen dalam mengakses informasi. 

Sekarang ini, di era ini konsumen lebih suka mengakses dan membaca informasi (baik berita maupun iklan) secara online melalui gadget mereka.


https://www.gankoko.com/2021/11/strategi-marketing-offline-ke-online.html
Gambar - Strategi marketing offline ke online -
" Marketing offline ke online "


2. Strategi marketing offline ke online dari siaran televisi ke online marketing video


Strategi marketing offline ke online. Televisi dan radio adalah media yang dipakai dalam strategi marketing tradisional dan masih banyak digunakan. 

Marketing dengan siaran yang menjangkau banyak pelanggan dalam jangka waktu singkat. 

Media siaran menyampaikan pesan marketing melalui komunikasi secara lisan dan visual.  Waktu pesan yang lebih pendek dibandingkan dengan media cetak. 

Hal ini karena kesepakatan kontrak mengenai waktu tayangan. Selain itu, biaya marketing melalui televisi dan radio jauh lebih mahal. 

Mahal dibandingkan dengan bentuk marketing tradisional lainnya. Dalam usaha marketing berbasis visual dan beralih menuju fitur Online Video Advertising. 

Fitur ini untuk wadah untuk meluncurkan video pemasaran di berbagai kanal video online.

Jenis Online Video Advertising beragam, seperti Interactive Video Ads, Webpage Video Ads, dan Social Media Video Ads. 

Biaya untuk menampilkan Online Video Advertising lebih murah dan prosesnya lebih cepat. Dibandingkan harus menyewa space di media televisi maupun radio.


https://www.gankoko.com/2021/11/strategi-marketing-offline-ke-online.html
Gambar - Strategi marketing offline ke online -
" Marketing offline ke online atau online offline"


3. Strategi marketing offline ke online dari telepon ke gadget


Strategi marketing offline ke online. Sebelum era Handphone dan Smartphone menjamur, adalah alat komunikasi yang di gandrungi oleh publik. 

Sarana tersebut masih digunakan oleh beberapa bisnis hingga saat ini untuk menghubungi pelanggan. 

Saat ini masyarakat sudah sangat tergantung oleh gadget atau smartphone akibat fleksibilitas dan berbagai kemudahan yang ditawarkan. 

Keempat media merupakan peralihan metode dan strategi marketing tradisional menuju modern. 

Sampai saat ini Pebisnis masih ada yang menggunakan metode tradisional. Menggabungkan kedua metode dalam strategi marketing.


https://www.gankoko.com/2021/11/strategi-marketing-offline-ke-online.html
Gambar - Strategi marketing offline ke online -
" Perlu perencanaan yang matang "


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Strategi marketing offline ke online "

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Strategi marketing offline ke online
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2021/11/strategi-marketing-offline-ke-online.html
Video -  Strategi marketing offline ke online-
"Coach Hendra Hilman -
Strategi Marketing Effektif TIDAK PERLU Beriklan"

Membuat konsep offline marketing yang hingga saat ini masih efektif

" Membuat konsep offline marketing yang masih efektif, saat ini masih banyak orang yang gaptek sehingga saat ini masih membutuhkan strategi ini " 

Dengan berkembangnya online marketing, hal pertama yang dilakukan adalah mencari tahu apakah sebuah barang itu bagus atau tidak. 

Di sinilah online paling banyak berperan. Customer akan mencari informasi tentang produk dan layanan melalui search engine dan website brand. 

Setelah itu mereka akan melihat orang lain dari sosial media atau forum dengan tujuan agar mereka tidak salah memilih produk atau layanan. 

Jika mereka sudah yakin akan sebuah barang, mereka tentu akan membeli barangnya. Memang sekarang transaksi sudah bisa dilakukan secara online. 

Tetapi, dengan integrasi online dan offline marketing yang baik, juga bisa membawa customer ke toko offline. 

Sekarang, sudah banyak brand yang menawarkan layanan “click and collect” dimana orang bisa memesan barang secara online dan mengambil barang langsung di tokonya. 

Ini bisa menyimpan banyak waktu untuk customer dan bisnis bisa mendorong customer untuk datang ke toko offline. 

Kalau sudah berhasil membawa orang masuk ke toko, maka ini menjadi satu langkah yang harus diperhatikan. 

Sekarang, sudah banyak toko yang menawarkan akses digital di toko, misalnya dengan menyediakan device sehingga pelanggan bisa dengan mudah. 

Mudah mencari konten website dan kemudian membelinya langsung di toko. Selain itu, sekarang pembayaran cashless juga sudah semakin popular. 

Dengan pilihan pembayaran ini, transaksi bisa dilakukan dengan lebih cepat dan customer tentu akan merasa lebih senang.


Baca juga : Artikel yang terkait 

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi tentang website yang terkait dengan materi bahasan ini yang lebih luas dan lebih lengkap. 


https://www.gankoko.com/2021/11/membuat-konsep-offline-marketing.html
Gambar - Membuat konsep offline marketing


Membuat konsep offline marketing. Perkembangan teknologi yang pesat merupakan tahun kejayaan bagi e-commerce di Indonesia. 

Banyak sekali bermunculan situs-situs e-commerce profesional yang memanjakan masyarakat dalam berbelanja. 

Di era digital kini, strategi pemasaran dapat dilakukan oleh berbagai media, baik online maupun offline marketing. 

Offline marketing merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mempromosikan produk dan jasa melalui internet. 

Bisnis offline marketing masih memberikan dampak signifikan bagi penjualan bisnis jika diterapkan secara optimal. 

Offline marketing masih tetap diperlukan meski online marketing sedang populer dan memberikan pengaruh besar bagi masyarakat. 

Offline marketing tidak dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kini, masih banyak yang buta atau belum mengenal internet. 

Offline marketing dari TV, radio hingga surat kabar masih efektif sebagai sarana iklan.


https://www.gankoko.com/2021/11/membuat-konsep-offline-marketing.html
Gambar - Membuat konsep offline marketing -
" Strategi beda dengan taktik "


1. Membuat konsep offline marketing dengan Definisi marketing


Membuat konsep offline marketing. Belum samanya tentang pemahaman marketing di masyarakat. 

Pemahaman metode offline marketing maupun metode marketing secara digital (marketing online). 

Pemahaman marketing terkait offline marketing dan Digital Marketing (marketing online). 

Marketing dalam bahasa inggris berarti pemasaran, sedangkan sales berarti penjualan. Marketing adalah serangkaian :

  • Institusi
  • Proses menciptakan
  • Mengomunikasikan
  • Menyampaikan
  • Mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan
  • Klien
  • Mitra
  • Masyarakat umum


Keberhasilan suatu bisnis berpulang pada kegiatan pemasarannya. Proses pemasaran yang biasa disebut dengan istilah marketing. 

Pemahaman pengertian tentang marketing di dalam masyarakat sering salah mengartikan, Marketing sering kali diartikan dengan sales. 

Marketing adalah serangkaian proses untuk memasarkan produk dan mengenalkan produk kepada masyarakat dengan berbagai cara. 

Agar produk tersebut banyak diminati oleh masyarakat luas. Marketing itu sangat diperlukan bagi setiap penjual, baik bisnis perorangan maupun untuk bisnis perusahaan. 

Konsep marketing adalah :  

  • Offline marketing identik dengan menawarkan melalui berbagai media baik cetak, audio maupun TV.
  • Online marketing segala bentuk pemasaran melalui media internet yang melibatkan berbagai metode seperti website, email, dll


Konsep offline marketing adalah metode marketing yang telah ada masih dirasakan efektif sampai sekarang. 

Konsumen sebagai orientasi kegiatan pemasaran, sehingga kepuasan konsumen menjadi hal yang penting. 

Marketing akan terus memperhatikan pelanggan, pengertian marketing tidak hanya sebatas pemasaran, namun juga mengenai strategi yang digunakan. 

Serta cara memberikan kepuasan kepada konsumen :

  • proses sales kepada konsumen terjadi hanya pada saat itu. Sedangkan
  • proses marketing berlanjut terus menerus


Konsep marketing adalah untuk mempertahankan loyalitas pelanggan terhadap produk. Marketing adalah bagian penting dari perusahaan. 

Barang dari produsen bisa sampai kepada konsumen. Marketing sering penghubung produsen dan konsumen, Sehingga strategi marketing harus jelas. 

Untuk menghindari kekecewaan konsumen. Barang dari produsen harus dapat sampai kepada konsumen dalam waktu yang tepat. 

Strategi dengan empat konsep dasar marketing, yaitu :

  • Produksi
  • Produk
  • Penjualan
  • Pemasaran


https://www.gankoko.com/2021/11/membuat-konsep-offline-marketing.html
Gambar - Membuat konsep offline marketing -
" Pekerjaan marketing saat ini "


2. Membuat konsep offline marketing dan Konsep marketing


Membuat konsep offline marketing. Persaingan dalam marketing adalah untuk menarik perhatian konsumen. 

Kualitas produk yang baik, akan lebih diminati oleh konsumen. Apalagi jika didukung oleh pelayanan yang baik terhadap konsumen. 

Offline marketing hingga saat ini masih relevan dan dirasa efektif digunakan untuk mempromosikan produk / jasanya. 

Walaupun berbeda-beda pendapat tentang marketing. Namun pada intinya bertujuan untuk memberikan kepuasan dan pelayanan kepada konsumen. 

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian marketing adalah strategi dalam menjalankan bisnis. 

Berhasil tidaknya suatu bisnis, tergantung pada proses marketingnya. Proses yang baik adalah selalu menjadikan kepuasan pelanggan sebagai tujuan utamanya. 

Hal ini karena terpenuhinya keinginan pelanggan, menunjukkan terpenuhinya permintaan pasar.


https://www.gankoko.com/2021/11/membuat-konsep-offline-marketing.html
Gambar - Membuat konsep offline marketing -
" Marketing Mix "


a. Konsep pertama yaitu produksi 


Membuat konsep offline marketing. Pebisnis harus mengetahui produk yang sedang diminati konsumen pada saat ini. 

Lakukan pengamatan langsung ke lapangan, cari tahu harga yang beredar di pasaran. 

Hal ini dapat menjadi acuan untuk merencanakan produk yang sedang diminati berikut harganya


b. Konsep yang kedua adalah produk


Konsumen akan menyukai produk yang berkualitas tinggi. Ciptakan produk yang berbeda (unik), memiliki kualitas lebih baik dari kompetitor. 

Diharapkan konsumen akan lebih tertarik dengan produk. Oleh sebab itu, perlu dilakukan peningkatan kualitas terhadap produk.


https://www.gankoko.com/2021/11/membuat-konsep-offline-marketing.html
Gambar - Membuat konsep offline marketing -
" Gagal dalam merencanakan sama dengan merencanakan untuk gagal  "


c. Konsep yang ketiga adalah penjualan


Membuat konsep offline marketing. Marketing merupakan hal yang penting dan salah satu bagian penjualan. 

Kegiatan ini dilakukan untuk mengenalkan kepada konsumen tentang produk yang di miliki. Hal ini tentunya dapat menjadi tarik konsumen untuk memakai produk. 

Jika perlu, berikan bonus terhadap pembeli dengan syarat tertentu. 


d. Konsep yang keempat adalah pemasaran.


Konsep ini merupakan lanjutan dari konsep penjualan. Tujuan utama dari kegiatan marketing adalah terpenuhinya kebutuhan pasar. 

Kepuasan pelanggan terhadap produk menjadi perhatian serius perusahaan. 

Diharapkan kebutuhan pasar dapat terpenuhi,dan mampu memenuhi keinginan pelanggan.


https://www.gankoko.com/2021/11/membuat-konsep-offline-marketing.html
Gambar - Membuat konsep offline marketing -
" Aspek marketing "


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Membuat konsep offline marketing "


Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine 


Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Membuat konsep offline marketing,
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2021/11/membuat-konsep-offline-marketing.html
Video - Membuat konsep offline marketing -
"Ini Dia 4 Komponen Penting SUKSES di Bisnis Offline |
Teguh Atmajaya - TDA TV"

Offline marketing masih efektif hingga saat ini

" Offline marketing masih efektif hingga saat ini, Masih banyaknya orang-orang yang gaptek sehingga saat ini masih dirasa membutuhkan strategi ini " 

Online marketing telah berkembang menjadi pusat dari kegiatan marketing selama beberapa tahun belakangan ini. 

Alasannya adalah karena online marketing dinilai lebih mudah untuk diperhitungkan hasilnya dan memiliki biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan offline marketing. 

Hal ini tidak berarti offline marketing tidak dibutuhkan lagi dalam kegiatan bisnis. Offline marketing tetap bermanfaat untuk menciptakan "presence" di kancah publik. 

Sebagai marketer harus lebih kreatif menggabungkan offline dan online marketing untuk mencapai audiens yang lebih luas dan strategi marketing yang lebih efektif. 


Baca juga : Artikel yang terkait 

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi tentang website yang terkait dengan materi bahasan ini yang lebih luas dan lebih lengkap. 


https://www.gankoko.com/2021/11/offline-marketing-masih-efektif.html
Gambar - Offline marketing masih efektif


Offline marketing masih efektif. Di jaman yang sudah serba digital seperti sekarang, mungkin berpikir, masa sih masih butuh offline marketing ? 

Memang dengan digital marketing bisa menjangkau massa lebih banyak dalam jangka waktu yang lebih cepat. 

Melakukan offline marketing membutuhkan lebih banyak waktu dan biaya jadi masuk akal jika ingin fokus pada digital marketing saja. 

Tetapi masih banyak marketer yang percaya bahwa kombinasi online dan offline marketing akan memberikan customer experience yang lebih baik. 

Marketing adalah serangkaian proses yang dilakukan untuk memasarkan produk. Mengenalkan produk kepada masyarakat dengan berbagai cara. 

Pengenalan produk, agar produk tersebut menjadi banyak diminati oleh masyarakat luas. 

Marketing itu sangat diperlukan bagi setiap penjual, baik bisnis perorangan maupun untuk bisnis perusahaan. 

Walau demikian bukan berarti pekerjaan marketing yang ada saat ini sudah optimal. Marketing dalam beberapa aspek seperti :

  • Kebutuhan pasar/niche
  • Target pasar
  • Persaingan
  • Metode pemasaran
  • Efektifitas


1. Offline marketing masih efektif dengan kebutuhan pasar (Niche)


Offline marketing masih efektif, menentukan target pasar, umumnya marketing diawali dengan riset kebutuhan pasar. 

Hal ini dirasa sangat perlu karena akan menjadi dasar bagi langkah selanjutnya yaitu menentukan target pasar. 

Menentukan metode marketing sampai hasil yang akan didapatkan nantinya. Menentukan kebutuhan pasar, seorang offline marketing langsung terjun ke lapangan. 

Agar mengetahui secara pasti kebutuhan yang sebenarnya dibutuhkan oleh pasar. Hal ini biasa dilakukan dengan cara wawancara dan dengan membagi kuisioner. 

Waktu yang dibutuhkan lebih lama, namun si marketer akan mendapatkan pengalaman yang cukup berarti. 

Melakukan riset dengan offline marketing membutuhkan waktu lebih pendek dibandingkan offline marketing. 

Metode ini umumnya cukup akurat untuk mengenali pola dan mengidentifikasi kebutuhan pasar. 

Marketer akan mendapatkan data yang cukup lengkap. Data mengenai jumlah pencarian. 

Pencarian dari satu atau beberapa kata kunci yang telah diketikkan di mesin pencari google. Kata kunci selama satu bulan terakhir. 

Dari data yang disajikan akan dengan mudah marketer mengidentifikasi kebutuhan pasar.  

Kebutuhan pasar mengenai produk yang berhubungan dengan kata kunci tersebut pada satu bulan terakhir. 


https://www.gankoko.com/2021/11/offline-marketing-masih-efektif.html
Gambar - Offline marketing masih efektif -
" Tak ada janji hidup itu mudah,
Namun setiap kesusahan pasti ada kemudahan "


2. Offline marketing masih efektif dengan target pasar


Offline marketing masih efektif, target pasar akan ditentukan dari beberapa faktor. 

Riset kebutuhan pasar yang telah dilakukan sebelumnya dan spesifikasi produk yang akan dipasarkan. 

Dalam offline marketing, penjualan secara offline biasanya tidak memperhitungkan target pasar secara mendalam. 

Umumnya mereka berpendapat, tempat yang strategis didukung dengan performa toko mengundang calon pelanggan tertarik. 

Offline marketing tidak memandang orang dewasa atau remaja, pendidikannya dan sebagainya. 

Mereka berpandangan bahwa semua orang itu sama. Sama-sama tertarik dengan apa yang ditunjukkan oleh penjualnya dan berharap mereka mau membeli. 

Seorang marketer dituntut untuk memiliki data yang lengkap dan cukup akurat mengenai target pasar mereka. 

Hal ini menjadi alasan utama kenapa marketer wajib mempunyai target pasar yang spesifik sebagai filter. 

Metode marketing yang digunakan nantinya lebih efektif dan efisien. Contoh dari riset target pasar di offline marketing misalnya Facebook Insight pada Facebook. 

Facebook insight memberikan fasilitas yang cukup lengkap. Untuk menemukan siapa saja yang kita target sesuai kata kunci yang berhubungan dengan produk. 

Marketer bisa melakukan riset terhadap seberapa banyak orang di facebook. Yang tertarik mengenai kata kunci yang dibidik. 

Misalnya mengenai "kelebihan berat badan" atau "tips langsing" pada demografi tertentu misalnya negara indonesia. 

Daerah ibukota jakarta jenis kelamin wanita umur 25-40 tahun dengan pendidikan diatas SMA.


https://www.gankoko.com/2021/11/offline-marketing-masih-efektif.html
Gambar - Offline marketing masih efektif -
" Keberhasilan berbisnis "


3. Offline marketing masih efektif dengan persaingan marketing


Offline marketing masih efektif. Pada metode offline marketing, persaingan marketing. bisanya dilihat dari beberapa aspek. 

Beberapa aspek misalnya ; harga dan pelayanan. Yang dapat dipastikan laris adalah yang paling murah dan baik pelayanannya yang baik. 

Namun sebaliknya dengan online marketing, Persaingan bukan hanya terletak pada harga dan pelayanan saja. 

Persaingan pemasaran online juga terletak pada seberapa lengkap konten mereka di internet. 

Pasalnya, orang yang berselacar di internet pada umumnya adalah yang mencari konten yang lengkap dan bermanfaat. 

Baik itu untuk kebutuhan mereka atau hanya untuk hiburan saja.


https://www.gankoko.com/2021/11/offline-marketing-masih-efektif.html
Gambar - Offline marketing masih efektif -
" Apa yang kau pikirkan sekarang, itulah harapanmu "


4. Offline marketing masih efektif dengan metode offline marketing


Offline marketing masih efektif. Metode offline marketing mencetak Brosur, Spanduk, Baliho, Neon Box. branding dan meningkatkan performa.Performa toko dimata khalayak ramai. Pada offline marketing ada 3 hal yang perlu diperhatikan :

  • Desain
  • Kualitas bahan
  • Strategi penyebaran / letak pemasangan


Pada metode online marketing terpusat pada konten dan traffic. Serta email list building, SEO, iklan berbayar (google adwords), marketplace, forum komunitas, dll. 

Tumpuan dasar yaitu konten dan traffic. Macam metode pemasaran di internet tidak menutup kemungkinan akan bermunculan metode yang lainnya. 

Siapa menyajikan kualitas konten yang berkualitas dan mempunyai traffic besar dialah yang berpotensi penjualannya tinggi.


https://www.gankoko.com/2021/11/offline-marketing-masih-efektif.html
Gambar - Offline marketing masih efektif -
" yang perlu diperhatikan Offline marketing "


5. Offline marketing masih efektif dengan efektifitas offline marketing


Offline marketing masih efektif, efektifitas marketing diukur dari tingginya tingkat konversi penjualan terhadap metode marketing yang dilakukan. 

Performa iklan sulit diukur karena target pasar terlalu umum dan banyak faktor menyebabkan orang mau membeli. 

Pada umumnya mau membeli karena faktor tempat tinggalnya dekat dengan toko. bukan karena besarnya spanduk yang dipasang, dll. 

Pada internet efektifitas marketing dapat diukur secara akurat, misalnya konversi iklan terhadap ketertarikan pengunjung. 

Konversi iklan terhadap penjualan atau konversi ketertarikan terhadap penjualan. Konversi dapat diukur secara akurat dan dapat dipantau secara berkala. 

Marketer dapat mengevaluasi dan penyesuaian terhadap iklan yang disain. 

Dengan demikian bukan berarti online marketing itu tidak punya kekurangan, justru dengan banyaknya fasilitas dan kemudahan. 

Fasilitas yang lengkap di internet bagi marketer bukan berarti melakukan online marketing itu murah dan mudah. 


https://www.gankoko.com/2021/11/offline-marketing-masih-efektif.html
Gambar - Offline marketing masih efektif -
" Pekerjaan marketing saat ini "


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Offline marketing masih efektif "


Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Offline marketing masih efektif, 
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2021/11/offline-marketing-masih-efektif.html
Video - Offline marketing masih efektif -
"OFFLINE vs ONLINE MARKETING

Dokumen untuk pencatatan kas bank yang digunakan

" Dokumen untuk pencatatan kas bank yang digunakan, untuk kepentingan pencatatan harus dibuat mekanisme untuk kontrol pengeluaran / pe...