Monday, 23 August 2021

Berbisnis dengan mengutamakan pelayanan kepada pelanggan

" Berbisnis dengan mengutamakan pelayanan, alasan utama bisnis gagal, utamanya karena kualitas produk dan pelayanan yang tidak sesuai selera pasar "

Banyak tips untuk menjadi pebisnis sukses di luar sana. Namun, karena sudah begitu banyaknya tips dan saran yang di sampaikan membuat menjadi bingung. 

Dikutip dari beberapa buku bisnis, alasan utama kenapa sebuah bisnis gagal. Beberapa alasan diantaranya, produk dan layanan. 

Pelanggan adalah prioritas. Dimulai dengan menyajikan produk atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. 

Harus terus mencari tahu, apakah pelanggan menyukai produk (jasa) yang ditawarkan. 

Apa respon pelanggan ? 

Fokus terlebih dahulu pada satu peluang bisnis, maka seluruh ide dan pikiran dapat untuk mengembangkan bisnis agar lebih terarah. 

Hal ini akan memudahkan dalam eksekusi semua ide-ide tersebut. Mengurus satu bisnis saja sudah sulit, apalagi kalau banyak. 

Pada kesempatan ini akan terus berbagi tip mengenai dasar-dasar untuk membangun bisnis yang kuat. 

Pada bagian pertama yang terdahulu telah dijelaskan dasar-dasar atau pondasi bisnis, yang merupakan :



Baca juga : Artikel yang terkait

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi website lainnya yang lebih luas dan lengkap tentang bahasan ini




https://www.gankoko.com/2021/08/berbisnis-dengan-mengutamakan-pelayanan.html
Gambar Berbisnis dengan mengutamakan pelayanan


Berbisnis dengan mengutamakan pelayanan. Semua mau pohon yang ditanamnya menjadi rindang yang mempunyai daun hijau dan lebat. 

Agar pohonnya dapat tumbuh menjadi rindang, banyak cabangnya dan berbuah banyak. 

Bermakna pohon itulah, kita berharap pohon yang di taman benar-benar dapat memberikan hasil yang maksimal. 

Jadi bisnis adalah sesuatu yang dapat memberi lebih banyak hal kepada masyarakat, pekerja, pemiliknya. 

Inilah bagian kedua tip untuk menjalankan bisnis :

  • Marketing 
  • Service
  • Branding


1. Berbisnis dengan mengutamakan pelayanan dengan Pemasaran (marketing)


Berbisnis dengan mengutamakan pelayanan. Tentunya berbisnis ingin mendapatkan hasil yang baik dan maksimal. 

Untuk mendapatkan hasil yang baik harus memiliki dan membuat strategi bisnis yang cantik. Mesti melakukan pemasaran dengan strategi jitu. 

Tujuan pemasaran adalah untuk menjadikan pohon itu teduh, banyak cabangnya dan berbuah maksimal. Itulah buah atau hasil yang diharapkan dari pohon. 

Pohon akan berbuah dan mempunyai daun yang lebih hijau. Itulah yang mesti dilakukan oleh pemasaran. 

Hakekatnya pemasaran adalah bagaimana membuat pelanggan merasa senang dan merasakan nyaman serta merasa beruntung. 

Oleh karena itu harus memberikan service atau layanan yang terbaik dan pemasaran terbaik.




2. Berbisnis dengan mengutamakan pelayanan atau Service (layanan)


Berbisnis dengan mengutamakan pelayanan. Karena definisi penjualan bukan bagaimana menjual.

Menjual dasarnya, membantu orang yang memerlukan produk atau jasa yang dibutuhkan oleh pelanggan. Penjualan yang profesional bukanlah orang yang banyak bercakap. 

Tetapi orang yang meminta sesuatu menggali informasi dari pelanggan atau konsumen. Jadi konsumen akan mendapat apa yang mereka perlukan. Itulah penjualan. 

Itulah sebabnya disebut sebagai service atau layanan bukan penjualan. Bagaimana dapat memberikan service atau layanan kepada konsumen atau pelanggan yang memerlukannya. 

Misal mempunyai produk jasa service terjemahan Bahasa Inggris. pelanggan memerlukan jasa service terjemahan. 

Konsumen akan menggunakan jasa service, sekiranya kita dapat memberikan pelayan yang terbaik dan secara profesional. 

Tentunya konsumen  akan senang dan akan semakin senang bila jasa service (pelayanan) yang diberikan memuaskan. 

Pastinya, Konsumen akan menyebarkan hal yang baik kepada rekan-rekan mereka. Jadi, penjualan bukan mengenai menjual produk. 

Hakekatnya bagaimana produsen menjual dan melayani pelanggan (konsumen). Seberapa baik dalam memberikan service (pelayanan) kepada konsumen. 

Dengan memberikan service (pelayanan) yang prima, maka konsumen akan datang. Semakin banyak dan ramai konsumen (pelanggan) yang datang dengan senang hati. 

Mungkin konsumen akan membawa rekan mereka tanpa diminta. Sehingga apa yang membuat suatu bisnis bisa menghasilkan buah yang maksimal. 

Tentunya bisnis akan berkembang atau maju. Sebab itulah, bisnis sangat memerlukan pemasaran yang baik. 

Apa itu pemasaran? 

Pemasaran memberi banyak informasi kepada khalayak ramai. Bukan promosi. 

Ini mengenai informasi service atau pelayanan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi konsumen. Kami memberikan pelayanan yang terbaik. 

Jikalau konsumen merasa senang dan nyaman, maka mereka akan terus kembali. Konsumen atau pelanggan mengharapkan mendapat lebih banyak informasi. 

Banyak memberi informasi, bukan melakukan promosi atau yang lainnya. Apa yang mesti dilakukan ? 

Tentunya memberikan banyak informasi atau memberikan solusi yang tepat mengenai penyelesaian masalah yang diharapkan oleh konsumen. 

Bila dapat memberikan solusi yang tepat mengenai penyelesaian masalah yang dihadapi oleh konsumen. Maka konsumen akan merasa senang dan nyaman untuk berbisnis dengan kita. 

Jikalau konsumen merasa puas, senang dan nyaman, maka mereka akan senang berbisnis pada kita.

Pada akhirnya bisnis akan mendapat lebih banyak buah dari pohon yang ditanam. Branding atau merek bukan mengenai logo, bukan mengenai warna bisnis atau mengenai gambar. 

Branding atau merek adalah mengenai bagaimana pelanggan membicarakan hal-hal yang baik tentang berbisnis kita. Betul ? 

Sekiranya menjalankan bisnis dengan baik dan profesional dalam memberikan service yang baik, maka konsumen akan mengatakan. 

"Perniagaan yang begitu hebat. Mari ke sana!" Mereka berbondong-bondong akan datang  bersama rekan-rekan mereka.




3. Berbisnis dengan mengutamakan pelayanan dengan membangun bisnis - Branding (merek)


Berbisnis dengan mengutamakan pelayanan. Tetapi jikalau sebaliknya bisnisnya dalam memberikan service atau layanan. 

Memberikan service atau layanan yang sangat buruk, tidak ramah, pekerja juga tidak ramah. Apa itu branding (merek) ? 

Konsumen akan berkata, "Jangan pergi ke sana!" Betul ?  

Itu namanya branding (merek). Jadi dari pihak konsumen yang mengatakan branding bisnis. Bahkan dapat menyebarkan yang hal-hal negative kepada rekan-rekannya. 

Itu dampak dari service (pelayanan) atau produk yang tidak dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan. Branding/merek. tercipta atau didapat dalam satu malam. 

Branding/merek terbentuk melalui proses. Proses berjalannya bisnis, khususnya dalam memberikan pelayanan atau service kepada konsumen. 

Berikan layanan yang terbaik kepada konsumen, dan menjalankan bisnis dengan sepenuh hati dan layanan yang terbaik. 

Sebaliknya, dalam memberikan layanan setengah hati kepada pelanggan. pelanggan juga akan merasakannya. 

Pelanggan tidak akan merasakan senang, karena diberikan tidak dengan hati yang tulus. 

Dampak hal tersebut diatas, maka pelanggan akan pergi, dan akan mencari orang lain yang dapat memberi kepuasan hatinya. 

Kuncinya, terletak pada pemberian layanan (service),  serta dapat memberikan kepuasan dan diberikan dengan tulus hati. 

Perhatikan, apa yang di bicarakan para pelanggan, tentang pelayanan atau service yang kurang baik. 

Pastinya bukan hal-hal yang positif, tentang produk atau jasa yang di jual kepada konsumen atau pelanggan. Bisnis harus memiliki kualitas. 

Sudah semestinya bisnis membuat produk yang bagus, berkualitas, dan unik. 

Berikan solusi yang yang berbeda dalam penyelesaian permasalahan yang sedang dihadapi pelanggan dan yang diperlukan pelanggan (konsumen). 

Selain memberikan layanan dan kepuasan kepada pelanggan, berikan juga informasi dan solusi penyelesaiannya. 

Misalkan, memiliki bisnis laundry, bagaimana cara meningkatkan pemasaran ? 

Pertama, adakah bisnis laundry tersebut dapat memberi solusi terhadap permasalahan pelanggan yaitu pakaian pelanggan ? 

Bagaimana cara penyelesaiannya? 

"Apakah anda terlalu sibuk dengan pekerjaan, sehingga tidak mempunyai waktu untuk mencuci pakaian ? Mari kita lakukan semuanya. 

Anda boleh mencuci pakaian, Celana, Sepatu, atau yang lain. Anda boleh membawa apa saja, akan dibersihkan di tempat kami.

Ada "jaminan uang dikembalikan 100%" bila anda tidak puas. umpamanya. Buatlah testimony dan mintalah saran dan kritik dari pelanggan, dan banyak lagi cara yang lain.

Hal itu agar pelanggan atau calon pelanggan mempercayainya. 

Oleh itu, apabila pelanggan benar-benar membawa pakaian kotornya, berikan pelayanan dan service yang terbaik kepada mereka.Tentunya Pelanggan akan merasa senang. 

Tidak perlu banyak mempromosikan, jika pelanggan merasa senang dan nyaman. Saya jamin, bila pelanggan merasa senang dan nyaman dengan service layanan kita. 

Mereka akan menyebarkan dengan hasil testimoni bisnis kepada rekan mereka. Pemasaran tidak akan menemui kesukaran. 

Yang harus dilakukan hanyalah memberikan informasi dan memberikan solusi yang tepat kepada mereka, Itu saja ! 

Dengan memberikan informasi dan solusi yang terbaik, jika pelanggan datang lagi, maka Itu yang dinamakan branding (merek). Itu akan menjadikan pohon semakin rindang

Berbuah dan lebih teduh .Itulah tip untuk membangun bisnis, jangan terlalu memikirkan pemasaran. 

Yang terpenting adalah melakukan apa saja dengan cara yang terbaik. Maka mereka akan menjadi pelanggan yang setia.

Dengan pemasaran, service, dan branding, bisnis akan menghasilkan banyak buah dan daun-nya lebih hijau dari pohon yang ditanam dengan tulus.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Berbisnis dengan mengutamakan pelayanan "

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Berbisnis dengan mengutamakan pelayanan
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2021/08/berbisnis-dengan-mengutamakan-pelayanan.html
Video - Berbisnis dengan mengutamakan pelayanan -
Business Tips For Beginners - Basics To Build A Business (2) -
Coach Hendra Hilman

No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.