Thursday, 10 December 2020

Menghitung keuntungan usaha kecil sekaligus untuk tahu kesehatan usaha

" Menghitung keuntungan usaha kecil, Setiap usaha harus memiliki laporan perhitungan laba rugi, sekalipun usaha tersebut masih berskala kecil "

Apa itu laporan neraca ? 

Neraca atau laporan posisi keuangan bertujuan untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan atau usaha pada periode tertentu. 

Secara umum Neraca terbagi menjadi 3 unsur, yaitu harta, kewajiban dan modal :

➢ Harta adalah kekayaan yang dimiliki UKM terdiri dari harta tetap dan harta tidak berwujud. 

 Kewajiban adalah utang, yang merupakan utang lancar dan utang jangka panjang. 

 Modal adalah selisih keduanya, yaitu harta yang telah dikurangi dengan utang. 


Baca juga : Artikel yang terkait

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi website lainnya yang lebih luas dan lengkap tentang bahasan ini


https://www.gankoko.com/2020/12/menghitung-keuntungan-usaha-kecil.html
Gambar - Menghitung keuntungan usaha kecil


1. Menghitung keuntungan usaha kecil dari pembukuan


Menghitung keuntungan usaha kecil. Laporan laba rugi wajib dilakukan oleh seluruh jenis perusahaan, begitu juga selayaknya bisnis, Baik bagi usaha kecil sekalipun. 

Laporan keuangan dapat memberikan informasi atau performance bisnis. 

Laporan keuangan selain sebagai alat kontrol, sarana evaluasi dan sebagai pendukung untuk pengambilan keputusan dan lain-lainnya.


a. Membuat laporan keuangan sederhana


Menghitung keuntungan usaha kecil. Saat merintis sebuah bisnis tentunya ingin berjalan dengan baik. Mendapatkan profit dari bisnis yang kita jalankan. 

Untuk mencapai memang tidak mudah, banyak yang harus di persiapkan dan dilakukan. Mulai dari menyusun strategi pemasaran serta Manajemen SDM. 

Yang paling penting adalah manajemen keuangan dengan langkah membuat laporan keuangan sederhana. Meskipun memiliki kebebasan dalam meningkatkan pendapatan. 

Jika salah mengaturnya justru malah akan memperburuk kondisi keuangan di kemudian hari. Bukannya keuntungan yang didapatkan. Hutang yang harus dibayar setiap bulannya. 

Tentunya tidak mau bukan, hal ini terjadi ? 

Untuk menghindari hal itu, manajemen finansial dengan membuat laporan keuangan juga sangat diperlukan. Untuk mengukur kinerja dan target yang sudah dicapai. 

Dari laporan tersebut bisa merekap dari mana sumber keuntungan yang paling besar. 

Di kemudian hari bisa memaksimalkan produk tersebut dengan cara meningkatkan kuantitas dan kualitasnya.


b. Pisahkan keuangan pribadi dan usaha


Menghitung keuntungan usaha kecil. Keuntungan usaha itu di gunakan untuk diputar kembali. Diputar dijadikan modal usaha bukan dinikmati untuk keperluan pribadi. 

Ini bukan berarti kita tidak bisa menikmati hasil jerih payah sendiri. Tapi tidak semua keuntungannya. Ambil berapa persen dari keuntungan sebagai gaji per-bulan. 

Misalnya Anda bisa mengambil 10-15 % dari keuntungan yang didapatkan per-bulannya. 

Namun kadang kala pelaku usaha mikro dan kecil menengah merasa hal ini tidak begitu penting. Alasannya karena keuntungannya masih kecil dan tidak terlalu kompleks. 

Ini adalah langkah yang salah karena jika dibiarkan begitu saja. Kemungkinan modal dari keuntungan tersebut akan habis tidak berjejak sehingga tidak bisa produksi kembali.




c. Buat laporan keuangan atau pembukuan


Menghitung keuntungan usaha kecil. Mulai lakukan sistem akuntansi mendasar seperti membuat laporan keuangan atau pembukuan.

Ini bertujuan agar bisa mengetahui cash flow usaha. Pada dasarnya pencatatan ini sangat mudah dilakukan dan cukup efisiensi untuk membantu mengatur finansial usaha. 

Lalu apa saja laporan keuangan yang harus di buat ? 

Secara sederhana harus membuat 7 pembukuan keuangan :


 Buku arus kas 


Untuk mencatat keluar-masuknya uang secara riel dalam suatu periode. Tujuan dibuatnya laporan arus kas ini untuk memberikan gambaran. 

Gambaran kegiatan manajemen dalam operasi, investasi dan pendanaan.


 Buku persediaan barang 


Sangat diperlukan sebagai dasar untuk menyusun laporan keuangan. Bila saja terjadi kesalahan pada saat pencatatan. 

Maka akan mempengaruhi tingkat akurasi dari laporan keuangan. Ada dua metode dalam membuat laporan persediaan barang yaitu menggunakan

  • Metode fisik yang mengharuskan perhitungan barang yang masih ada pada tanggal penyusunan laporan keuangan
  • Metode perpetual (buku) di mana setiap jenis persediaan dibuatkan rekening sendiri-sendiri yang merupakan buku pembantu persediaan.


 Buku pembelian


Dalam pembukuan hanya dicatat pembelian-pembelian yang tidak dibayar dengan tunai. Pembukuan ini diisi secara teratur menurut tertib waktu faktur-faktur pembelian. 

Pembukuan faktur dilakukan setelah barang yang tercantum di dalamnya kita terima. Setelah pemeriksaan bahwa barang-barang itu sesuai dengan pesanan. 

Kuantitas atau beratnya barang-barang sesuai dengan yang tercantum dalam faktur, dan bila perhitungan faktur sudah benar.


 Buku penjualan


Dalamnya dicatat penjualan barang yang telah dilakukan dalam suatu periode tertentu atau satu bulan. Laporan ini biasanya disertakan salinan faktur yang sudah dibuat. 

Bertujuan untuk pencocokan harga beserta potongan yang diberikan pada masing-masing produk.


 Buku biaya


Mencatat biaya yang dikeluarkan selama proses produksi dan pemasaran atau sebut juga biaya overhead saat produksi. 

Seperti membayar karyawan, biaya listrik, telpon sewa tempat usaha dan lainnya.


 Buku hutang


Pembukuan yang berisi laporan hutang perusahaan yang harus dibayar pada periode tertentu kepada seseorang, lembaga atau perusahaan lain. 

Pembukuan hutang ini sangat diperlukan untuk mengetahui beberapa nominal yang belum dibayarkan perusahaan kepada klien.


 Buku piutang


Berisi laporan pembayaran yang belum lunas. Dengan adanya laporan ini kita dapat memonitor sudah berapa lama piutang. 

Piutang tersebut tidak terbayar sehingga kita dapat mempercepat periode penarikan piutang. 

Ketujuh laporan tersebut sangat penting untuk menciptakan laporan keuangan usaha yang baik. Jadi siapkanlah 7 buku keuangan yang meliputi masing-masing point tersebut. 

Jadi sudah tahu apa laporan apa saja yang perlu diisi saat terjadi transaksi ? 

Kalau sudah paham, mari kita simulasi laporan keuangan sederhana. Untuk usaha kecil menengah. Sebelum mengisi pembukuan. 

Perlu menghitung modal dan hutang usaha yang di miliki dan mengetahui neraca awal usaha. 




2. Menghitung keuntungan usaha kecil dalam satu periode tertentu


Menghitung keuntungan usaha kecil. Dalam menjalankan suatu usaha, keuntungan adalah raja. 

Keuntungan diartikan sebagai jumlah pendapatan dikurangi dengan jumlah pengeluaran. jumlah uang yang "didapat" oleh sebuah usaha selama masa perhitungan tertentu. 

Secara umum, semakin banyak keuntungan yang didapatkan maka semakin baik. Karena keuntungan dapat di investasi kembali ke dalam usaha atau disimpan oleh pemilik usaha. 

Mampu menentukan keuntungan dalam usaha secara akurat merupakan bagian yang penting dalam sebuah usaha. 

Agar dapat mempertimbangkan tingkat kesehatan finansial sebuah usaha. 

Menentukan keuntungan juga dapat membantu dalam menentukan harga jual barang dan jasa, menentukan gaji karyawan dan lainnya. 

Lihat langkah 1 dibawah ini untuk mulai menghitung keuntungan usaha :


a. Menghitung keuntungan usaha


Menghitung keuntungan usaha kecil. Untuk menemukan keuntungan usaha, mulailah dengan menambahkan seluruh uang yang akan digunakan. 


 Awali dengan harga untuk menentukan total pendapatan usaha 


Hal itu melakukan usaha dalam waktu tertentu (misalnya per tiga bulan, tahunan, bulanan, dan lainnya). Tambahkan jumlah penjualan barang atau jasa selama periode waktu itu. 

Hal ini dapat berasal dari beberapa sumber, termasuk produk yang terjual, jasa yang diberikan. 

Pembayaran dalam hal lembaga pemerintahan seperti pajak, biaya, penjualan hak atas sumber daya, dan sebagainya. 


 Hitung jumlah biaya usaha selama masa perhitungan 


Biaya yang dikeluarkan dalam usaha dapat bermacam-macam, tergantung pada jenis operasi yang digunakan. Umumnya, jumlah biaya usaha adalah semua uang yang digunakan. 

Untuk melakukan usaha selama masa perhitungan yang sedang dianalisis.


 Lihat dengan seksama penghasilan dan biaya di laporan laba rugi usaha 


Karena perhitungan aktual yang digunakan untuk menemukan keuntungan dalam usaha sangat mudah. 

Bagian yang sulit dalam menghitung keuntungan dalam periode tertentu. Adalah menemukan informasi mengenai pendapatan dan pengeluaran yang akurat. 

Untungnya, kebanyakan usaha diharuskan untuk membuka dokumen perhitungan yang disebut dengan laporan laba rugi. 

Yang mencantumkan sumber pendapatan dan pengeluaran perusahaan secara detail. 

Laporan perhitungan laba rugi biasanya berisi detail laporan sumber pendapatan dan pengeluaran perusahaan.

Maupun nilai "jumlah" total keuntungan selama masa perhitungan. Dikatakan demikian karena nilai ini biasanya ditemukan di bagian bawah laporan laba rugi.

Dengan menggunakan informasi laporan perhitungan laba rugi. Menghitung total keuntungan usaha dengan akurat.

Menggali langkah-langkah perincian sumber pendapatan dan pengeluaran.

Pendapatan dan pengeluaran sebuah usaha seperti yang dilakukan di laporan perhitungan laba rugi.

b. Membuat rincian pendapatan dan pengeluaran


Menghitung keuntungan usaha kecil. Awali dengan nilai penjualan usaha, meskipun keuntungan perusahaan. 

Biasanya dinyatakan sebagai pendapatan dikurangi dengan pengeluaran. 

Dua buku biasanya dihitung dari berbagai sumber ialah pendapatan dan pengeluaran itu sendiri. Jika mulai menghitung keuntungan usaha dari awal. 

Bekerja dengan beberapa nilai sumber pendapatan dan pengeluaran, dan bukan satu nilai dari masing-masing sumber. 

Pada bagian ini rincian pendapatan dan pengeluaran usaha untuk menghitung keuntungan sedikit demi sedikit. 

Diawali dari keuntungan penjualan jumlah uang yang dihasilkan oleh usaha. 

Dari penjualan barang dan jasa, dikurangi pengembalian, potongan harga, dan penerimaan barang yang hilang atau rusak.


c. Kurangi beban penyusutan / amortisasi


Menghitung keuntungan usaha kecil. Setelah mengurangi biaya operasional usaha. Juga akan mengurangi biaya sehubungan dengan penyusutan dan amortisasi. 

Penyusutan dan amortisasi berhubungan (tapi tidak serupa) dengan biaya. 

Penyusutan melambangkan berkurangnya nilai aset berwujud seperti perlengkapan dan peralatan. Karena penggunaan dan keausan masa pakai aset dari operasi normal. 

Sedangkan amortisasi melambangkan berkurangnya nilai aset tak berwujud seperti hak paten dan hak cipta dari umur aset. 

Mengurangi biaya-biaya ini setelah mengurangi biaya operasi akan memberikan nilai pendapatan usaha.


3. Tips menghitung keuntungan usaha kecil 



  • Pastikan menghitung seluruh biaya operasional. 
  • Iklan, kartu nama, dan biaya telepon jarak jauh tidak akan menghabiskan banyak biaya, tapi semua nilai ini akan berakumulasi dengan cepat
  • Perlu dicatat bahwa dapat menentukan margin keuntungan bersih dengan menghitung persentase harga jual yang akhirnya menjadi keuntungan
  • Bagikan keuntungan operasional dengan pendapatan bersih lalu ubah angkanya menjadi persentase. Misalnya, jika penjualan bersihnya




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Menghitung keuntungan usaha kecil "

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik "Contact Us"


Untuk melengkapi pemahaman tentang Menghitung keuntungan usaha kecil
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2020/12/laba-rugi-untuk-usaha-kecil2.html
Video - Menghitung keuntungan usaha kecil -
Cara Mengelola Keuangan Usaha kecil Anda


No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.