Saturday, February 22, 2020

Memiliki strategi jitu dan taktik untuk memenangkan persaingan bisnis


Memiliki strategi jitu dan taktik untuk memenangkan persaingan bisnis suatu keharusan, karena persaingan yang begitu kompetitif dalam dunia bisnis.

Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.


Baca juga : Artikel yang terkait


Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau menshare dan meninggalkan komentar di akhir artikel ini.




Memiliki strategi jitu dan taktik untuk memenangkan persaingan bisni
Memiliki strategi jitu dan taktik untuk memenangkan persaingan bisni


Mendapatkan keuntungan dari berbisnis adalah suatu yang diharapkan. Pelaku bisnis lupa untuk meningkatkan Kualitas produk dan berinovasi dalam bisnis. Nanum tidak jarang juga diketahui bahwa pelaku bisnis terjebak untuk menaikkan harga. 

Harga barangnya setinggi mungkin agar mendapat keuntungan lebih banyak. Strategi bisnis yang cantik untuk menghindari dari ketakutan akan menciptakan produk. Yang tidak diminati pasar adalah salah satu kekhawatiran pelaku bisnis.

Sesungguhnya tidak harus demikian sebaiknya, caranya adalah menjual dulu ide atau prototypenya. Jika reaksi dari pembeli dinilai positif. Baru dapat mengembangkannya menjadi produk khusus atau rare item (produk langka/jarang).

Jika rare item itu dapat berkembang menjadi kesukaan publik. Maka barulah dapat memproduksinya sebagai favorit item dengan kuantitas lebih banyak lagi. Belajar jauh lebih banyak dari produk yang yakini untuk mendapat kesuksesan. Dengan menggunakan strategi bisnis.

Apa Itu Strategi Bisnis....?

Strategi bisnis adalah suatu cara atau rencana yang merupakan suatu konsep yang dirancang. Dan dibuat untuk mencapai tujuan jangka panjang perusahaan. Memiliki strategi bisnis yang cantik merupakan kunci dari pencapaian keunggulan dalam bersaing.

Keberhasilan sebuah bisnis. Tidak sedikit perusahaan meminta bantuan konsultan top dengan biaya tinggi untuk merumuskan strateginya. Taktik adalah suatu yang memiliki ruang lingkup yang lebih sempit dan waktu yang lebih singkat. 


Walaupun pada umumnya orang sering kali mencampur adukkan ke dua kata tersebut. Jadi contoh perbedakan Strategis dengan taktik, "Strategi untuk memenangkan dalam Kejuaraan. Sedangkan taktik untuk menang dalam suatu pertandingan".

Faktor Keberhasilan dan Kegagalan Berbinis adalah hal-hal yang harus dipahami oleh pelaku bisnis. Menentukan Strategi berbisnis yang efektif, Memiliki perencana atau memiliki strategi berbisnis.

Pelaku bisnis yang telah menginvestasikan waktu dan tenaga yang tidak kecil dan ringan sehingga memiliki strategi suatu keharusan.

Memiliki konsep membangun serta untuk pengembangan bisnis, atau dengan kata lain menguraikan arah. Tujuan dan strategi dalam bisnis untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Yang berisi rincian tentang.

  • Gambaran perencanaan keuangan
  • Pengelolaan bisnis
  • Pengembangan bisnis
  • Target pencapaian
  • Strategi pemasaran.




Memiliki strategi jitu dan taktik untuk memenangkan persaingan bisni
Memiliki strategi jitu | Menyusun Strategi bisnis yang cantik


Memiliki strategi jitu dan Strategi bisnis yang cantik.



Terbilang lebih siap menghadapi resiko persaingan bisnis dalam rangka untuk dapat memenangkan persaingan diperlukan keunggulan yang kompetitif. Agar dapat memenang persaingan. 

Pebisnis hendaknya membuat suatu langkah-langkah awal yang bagus. Dengan memiliki suatu perencanaan dalam bisnis yang baik, banyak petunjuk bagaimana agar Sukses dalam bisnis.

Diantaranya Analisa SWOT,  Studi kelayakan bisnis dan masih ada lagi yang dapat menjadikan pengetahuan.

Apa itu Menentukan strategi dan taktik bisnis yang tepat...?

Ini ulasannya...!

Strategi bisnis yang baik dan dapat dilaksanakan agar dapat berjalan sesuai harapan. Untuk mencapai sukses dalam binis memang hal yang tidak ringan dan sangat berat.

Namun demikian bukan berarti hal yang mustahil untuk mencapai sukses. Strategi bisnis yang cantik sangat diperlukan serta perlu dilakukan sebagai berikut :


1. Diversifikasi Bisnis.


Bagi yang baru mulai bisnis, sebaiknya tidak langsung menjalankan strategi bisnis ini. Saya sarankan lebih baik fokus terlebih dahulu pada bisnis yang sedang dibangun.
Sebab strategi bisnis ini tergolong beresiko tinggi. 

Mengapa ..?

Melakukan diversifikasi bisnis, berarti membangun sebuah produk baru. Untuk dilempar ke pasar (yang mungkin juga baru). Jika tidak dibarengi kesiapan yang baik, melakukan diversifikasi dapat menggoyahkan bisnis anda sebelumnya.


2. Strategi menyerang.


Strategi bisnis yang baik dan dapat dilaksanakan, Strategi bisnis ini biasanya dijalankan untuk memperbesar tingkat penguasaan pasar.

Pada strategi ini. biasanya promo besar-besaran dengan segala macam taktiknya dijalankan. Salah satu contohnya seperti menghadirkan program yang menarik bagi konsumen.


3. Mengembangkan pasar.


Strategi yang ini relatif lebih kalem. Karena dengan produk yang selama ini ada. Pelaku bisnis akan berupaya untuk mengeksplorasi pasar. Selama ini digarapnya agar bisa lebih maksimal. Strategi bisnis ini perlu kejelian dalam melihat pasar.


4. Mengembangkan produk.


Berkebalikan dengan strategi bisnis mengembangkan pasar, strategi ini melempar sebuah produk baru pada pasar yang selama ini digarap.

Kelebihan strategi bisnis ini adalah karena pasarnya telah dikenali. Sedang tantangannya adalah bagaimana membuat produk baru tersebut bisa diterima oleh pasar.




Memiliki strategi jitu dan taktik untuk memenangkan persaingan bisni
Memiliki strategi jitu | Menyusun strategi dan taktik bisnis



Memiliki strategi jitu dan taktik bisnis



Strategi bisnis untuk menghindari dari ketakutan akan menciptakan produk yang tidak diminati pasar adalah salah satu kekhawatiran pelaku bisnis.

Fokus dan yakin pada nilai produk dari pada mensia-siakan waktu dan tenaga mencari sesuatu yang akan dibeli pelanggan.


1. Menyusun strategi bisnis


Miliki Deskripsi Usaha yang Jelas suatu keharusan maka susunlah Visi, Misi dan Rencana yang Strategis tentang bisnis.

Sehingga perlu menyusun strategi bisnis serta Apa saja tujuan yang ingin dicapai dan strategi pencapaiannya. Deskripsikan posisi bisnis saat ini dan yang akan datang :
  • Target pasar
  • Keunggulan para pesaing
  • Lokasi usaha
  • Manajemen inti
  • Bentuk usaha
  • Konsep manajemen yang dijalankan
  • Dan sebagainya.

Melakukan Analisa terhadap para Pesaing bisnis atau para kompetitor bisnis. Amatilah dengan cermat seperti kekuatan dan kelemahan bisnis mereka. Lalu taktik apa yang akan terapkan untuk memenangkan dalam persaiangan. 

Menyusun strategi pemasaran yang tepat sasaran, membuat rencana pemasaran yang meliputi pangsa pasar. cara pemasaran dan promosi yang dibuat sesuai dengan target pasar, hingga rencana anggaran untuk penjualan, harga, distribusi, dan biaya-biaya lainnya.

Strategi bisnis yang baik dan dapat dilaksanakan Miliki Laporan Keuangan juga suatu keharusan. Laporan keuangan sangat membantu didalam menentukan keputusan yang akan ditempuh.

Laporan keuangan dapat menginformasikan tentang posisi asset / hutang dan keuntungan sesuai kebutuhan.

Dengan tetap menjaga Kualitas Produk/Jasa secara konsisten agar risiko yang mungkin akan dihadapi di masa depan. Serta dapat untuk mengantisipasi terhadap ketidak puasan pelanggan.


2. Perencanaan Bisnis


Perencanaan bisnis adalah suatu studi yang detail tentang aktivitas bisnis tentang fokus bisnis apa yang dilakukan sekarang. Dan apa yang akan dilakukan di masa yang akan datang agar dapat  mencapai hasil yang maksimal. 

Memiliki perencanaan yang matang dan baik diharapkan dapat mengantisipasi  resiko yang mungkin terjadi. Sehingga perencanaan begitu penting dalam menentukan arah dan tujuan kegiatan di masa yang akan datang dan yang sedang dikelola.


3. Tujuan Perencanaan Bisnis


Tujuan perencanaan bisnis adalah agar kegiatan bisnis. Yang akan dilaksanakan maupun yang sedang berjalan tetap berada di jalur yang benar sesuai dengan yang direncanakan.

Strategi bisnis yang baik dan dapat dilaksanakan. Juga dapat menjadi merupakan pedoman untuk mempertajam rencana-rencana yang diharapkan dan mencari dana dari pihak ketiga.


4. Kegunaan perencanaan bisnis.


Rencana bisnis adalah pernyataan formal atas tujuan membangun bisnis. Serta alasan mengapa membangun bisnis tentu yakin bahwa tujuan tersebut dapat dicapai. Strategi atau rencana-rencana apa yang akan ditempuh untuk mencapai tujuan bisnis. 

Kegunaan perencanaan bisnis juga mengandung informasi tentang latar belakang dalam bisnis. Mendefinisikan kesepakatan-kesepakatan diantara mitra bisnis. Strategi bisnis yang baik dan dapat dilaksanakan sehingga dapat menetapkan nilai suatu bisnis.

Untuk tujuan penjualan dan keperluan hukum, menilai suatu lini produk yang baru. promosi, atau perluasan usaha, membantu mempertahankan fokus pada tujuan bisnis.



Memiliki strategi jitu dan taktik untuk memenangkan persaingan bisnis
Memiliki strategi jitu,  | Walau bebannya berat, mampu bertahan adalah suatu keharusan


Memiliki strategi jitu dan taktik bisnis dengan Analisa SWOT



Penerapan strategi berbisnis yang efektif dan efisien, menghadapi persaingan yang semakin kompetitif.

Maka manajemen harus memilih strategi bisnis yang dapat menjalankan strateginya dengan tepat dan sukses. Sehingga strategi bisnis yang di gunakan dalam bisnis dapat meningkatkan kinerjanya.


1. Strategi bisnis dengan analisa SWOT.


Menuju sukses dalam berbisnis adalah suatu kenistayaan, bukanlah hal yang mudah. Karena dalam usaha bisnis sarat akan rintangan dan hambatan yang dihadapi. Pasang surutnya semangat Pelaku bisnis.

Menjadi warna tersendiri dalam mewujudkan keberhasilan dalam bisnis. Mencapai sukses seorang pelaku bisnis setidaknya harus memahami apakah usaha yang akan di geluti akan sukses atau sebaliknya.

Usaha bisnis membutuhkan investasi berupa modal. Sehingga harus memperhitungkan secara tepat dan cermat. Strategi bisnis dengan Analisa SWOT untuk menghindari keterlanjuran dalam berinvestasi.

Analisa SWOT adalah untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal. komponen dasar pada analisis swot, yaitu:

Strength (S) atau kekuatan.
Memiliki kekuatan apa sehingga perusahaan dapat memberikan keuntungan.

Weakness (W) atau kelemahan. 
Kelemahan apa yang ada pada perusahaan dibandingkan dengan yang lainnya.

Opportunities (O) atau peluang.
Peluang-peluang apa saja yang dapat di manfaatkan perusahaan bisa berkembang di kemudian hari.

Threats (T) atau ancaman.
Ancaman-ancaman apa saja yang mungkin dihadapi perusahaan yang bisa menghambat perkembangan perusahaan.

Berdasarkan empat komponen dasar yang telah dijelaskan maka analisis SWOT dapat dibagi menjadi dua factor yaitu factor internal perusahaan dan factor eksternal perusahaan.


2. Cara Menggunakan Analisis SWOT


Saat ingin melakukan Analisis SWOT, hal yang perlu dilakukan sebelumnya. Adalah membuat beberapa pertanyaan dan menjawabnya sendiri berdasarkan keadaan yang real pada perusahaan. 


Strength atau Kekuatan 
  • Apa kelebihan yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan ?
  • Apa yang dapat membuat perusahaan agar lebih baik dari perusahaan lainnya ?
  • Apa keunikan yang dimiliki oleh perusahaan  ?
  • Hal apa yang dapat menyebabkan perusahaan mendapatkan penjualan ?
  • Apa kelebihan yang dilihat maupun dirasakan oleh konsumen dari perusahaan ?


Weakness atau Kelemahan 
  • Hal apa yang dapat ditingkatkan pada perusahaan ?
  • Hal apa yang harus di hindari oleh perusahaan ?
  • Factor apa kah yang dapat menyebabkan kehilangan penjualan pada perusahaan ?
  • Apa kelemahan yang dilihat maupun dirasakan oleh konsumen dari perusahaan ?
  • Apa yang telah dilakukan pesaing perusahaan sehingga mereka lebih baik ?


Opportunities atau Peluang 
  • Kesempatan apa saja kah yang dapat di lihat ?
  • Trend apa saja yang saat ini sedang berlangsung yang kaitannya dengan usaha yang sedang dijalankan ?


Threats atau Ancaman 
  • Apa hambatan yang saat ini sedang di hadapi ?
  • Hal apa yang telah dilakukan oleh pesaing bisnis ?
  • Perkembangan apa yang dapat menjadi ancaman untuk perusahaan ?
  • Apakah ada ancaman terhadap perkembangan perusahaan yang ada dengan pemerintah ?


3. Faktor yang Mempengaruhi Analisis SWOT


Tentunya pada saat menyusun suatu strategi menggunakan analisis SWOT. Maka akan terdapat factor yang mempengaruhinya, berikut factor yang mungkin dapat mempengaruhi :


Faktor Internal (S & W)
  • Pengalaman perusahaan baik yang berhasil maupun gagal
  • Finansial pada perusahaan
  • Sumber daya yang dimiliki perusahaan
  • Kelebihan maupun kelemahan perusahaan


Faktor Eksternal (O & T)
  • Lingkungan
  • Peraturan pemerintah
  • Peristiwa yang terjadi
  • Trend
  • Budaya, ideology, sosial politik, perekonomian
  • Perkembangan teknologi
  • Sumber permodalan


4. Contoh Analisis SWOT



Strength atau Kekuatan 
  • Perusahaan memiliki reputasi yang baik di bidang yang di tekuni
  • Perusahaan sangat fleksibel dalam menangani kasus dan permintaan dari pelanggan
  • Perusahaan sangat memperhatikan semua permintaan serta kebutuhan pelanggan
  • Perusahaan memiliki biaya overhead yang rendah, maka biaya yang tawarkan tentunya lebih baik dari yang lain
  • Perusahaan dapat memberikan respon yang cepat untuk tiap-tiap permintaan pelanggan tanpa harus melalui alur birokrasi yang panjang   


Weakness atau Kelemahan
  • Rendahnya kemampuan yang dimiliki karyawan pada perusahaan dalam bidang-bidang tertentu
  • Permodalan yang masih terbatas
  • Tidak lancarnya arus kas perusahaan
  • Lokasi kurang strategis


Opportunities atau Peluang 
  • Adanya dukungan dari pemerintah bagi perusahaan local seperti kami
  • Sektor yang tekuni mengalami kenaikan


Threats atau Ancaman 


  • Kurangnya minat perbankan untuk membiayai industry yang sedang di tekuni
  • Perubahan strategi dari pesaing sehingga mengancam posisi di pasaran
  • Perkembangan teknologi diluar kemampuan perusahaan yang terlalu cepat di pasaran, sehingga mengakibatkan perusahaan terlambat dalam mengadopsinya.

Penerapan strategi bisnis dengan analisis SWOT tidak mudah, bukan berarti tidak mungkin untuk dilakukan. Strategi bisnis yang baik dan dapat dilaksanakan dengan proses pembelajaran yang dilakukan terus menerus disertai dengan praktek di lapangan.

Maka dengan penggunakan analisis ini setidaknya dapat  memberikan konstribusi yang optimal bagi penentuan strategi bisnis kedepan.




Memiliki strategi jitu dan taktik untuk memenangkan persaingan bisni
Memiliki strategi jitu | Strategi dan taktik bisnis yang cantik dengan kelayakan usaha


Memiliki strategi jitu dan taktik bisnis dengan Studi Kelayakan



Strategi bisnis dengan studi Kelayakan Bisnis adalah suatu Strategi yang menjadi sarana. Atau alat untuk pengambilan keputusan apakah rencana usaha akan di tindak lanjuti atau tidak.

Dengan Studi Kelayakan Usaha dapat mencegah dari keterlanjuran dalam berinvestasi dalam bisnis. Juga merupakan salah satu syarat yang penting untuk memulai usaha atau untuk pengembangkan usaha.

Studi kelayakan dapat juga memberi gambaran atas rencana usaha apakah mempunyai prospek baik. Dan seberapa jauh memberi manfaat kedepan. Membangun usaha bisnis tentunya memerlukan dana yang relatif besar. 

Sehingga kehati-hatian dalam perhitungan dan analisis harus benar-benar matang valid. Akurat agar pada saat mengesekusi keputusan yang sangat penting bagi pengusaha maupun untuk Pengambil Keputusan yang optimal.

Strategi yang baik dan dapat dilaksanakan, strategi bisnis dengan studi kelayakan juga menjadi prasyarat kelengkapan untuk pengajuan kredit. Bagi calon debitur usaha besar menengah maupun kecil.

Calon investor mempunyai kepentingan dalam menilai kelayakan bisnis yang akan didanainya. Selain itu pemerintah dalam pemberian ijin operasional juga mensyaratkan laporan Studi Kelayak (SK).


1. Tujuan menganalisa Studi Kelayakan bisnis


Untuk memberikan arah yang jelas dan fokus serta memberikan informasi yang valid terhadap rencana investasi yang akan di lakukan. Tujuan membuat Studi kelayakan bisnis juga sebagai media untuk dasar pengambilan keputusan yang tepat. 

Untuk dapat memperkirakan mengenai resiko awal yang mungkin saja terjadi. Sehingga sangat berguna sebagai penunjang kelancaran tugas dalam melakukan penilaian suatu usaha baru. 


Pengembangan usaha baru, atau menilai kembali usaha yang sudah ada. Studi kelayakan penting untuk dipergunakan sebagai bahan penarik investor. Bagi pihak investor, studi kelayakan ditujukan untuk melakukan penilaian.


Kelayakan usaha untuk menjadi masukan yang berguna. Karena sudah di kaji dengan berbagai aspek. Sehingga dapat dijadikan dasar bagi investor untuk membuat keputusan investasi yang lebih obyektif.


2. Pengoptimalan Studi kelayakan sebagai strategi berbisnis



Studi Kelayakan Usaha

Studi kelayakan usaha adalah penelitian tentang " Dapat / Tidaknya " suatu usaha dilaksanakan dengan berhasil. Keberhasilan dalam artian bermanfaat bagi masyarakat luas yang bisa berwujud penyerapan tenaga kerja.

Pemanfaatan sumber daya yang ada maksud dari pada analisa  studi kelayakan usaha sebagai strategi berbisnis untuk memperbaiki pemilihan investasi. antara berbagai macam usaha.


Rencana Penanaman Modal Usaha

Suatu rangkaian kegiatan investasi, diharapkan mendapatkan manfaat (benefit / profit) dimasa yang akan datang. Misalnya untuk pembangunan suatu usaha baru ataupun untuk perluasan suatu pabrik yang sudah ada. 

Sedangkan yang dimaksudkan oleh pihak penanaman modal (investasi). Adalah semua pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan oleh investor (pemerintah/swasta). Untuk pemblian barang-barang/jasa, Modal kerja yang diperlukan dalam rangka investasi.

Kredit investasi merupakan pinjaman untuk pembelian peralatan, mesin, kendaraan yang dapat dibedakan Sedangkan kredit modal kerja. Untuk pembiayaan operasional usaha, untuk penambahan persediaan (bahan mentah, bahan pembantu dan sebagainya.

Sehubungan dengan hal itu maka :
  • Bila asumsi keuntungan bersih lebih besar dari tingkat bunga, penanaman modal / investasi  " Dapat diterima dan dapat dilaksanakan."
  • Bila Asumsi keuntungan bersih lebih kecil dari tingkat bunga, penanaman modal/investasi   " Tidak dapat dilaksanakan / ditolak. "
  • Bila keuntungan bersih sama dengan tingkat bunga, investasi bisa dilakukan atau tidak dilakukan,  tergantung pada pemilik usaha untuk memutuskannya, karena pada tingkat ini, terjadi apa yang dinamakan Titik Impas atau “break event point”.


3. Analisis Ekonomi Dan Analisis Finansial


Perbedaan penekanan pada model studi kelayakan usaha suatu perencanaan. Berdasarkan analisis ekonomi dan analisis keuangan (finansial) tsb, adalah :
  • Asumsi penanaman modal usaha dibiayai dengan permodalan sendiri dan
  • Asumsi usaha yang dibiayai oleh pihak lain


4. Strategi Perencanaan Usaha


Proses dan strategi perencanaan adalah sebuah pembahasan kondisi pasar, kekuatan dan kelemahan pesaing. Kebutuhan pelanggan, kondisi ekonomi, sosial politik dan hukum.

Perkembangan teknologi dan peluang serta hambatan bagi perusahaan hal ke tersedianya berbagai sumberdaya yang ada. 


5. Siklus Usaha


Dalam rangka rencana pengembangan usaha di haharapkan mengerti dan paham tentang pengertian siklus usaha dan pinjaman (kredit). Dengan memahami pengertian kedua siklus ini.

Diharapkan mampu memudahkan bagi calon pebisnis pada tahapan sebelum kredit. Pada tahapan proses akad kredit maupun pada tahapan setelah kredit itu dapat terlaksana.




Memiliki strategi jitu dan taktik untuk memenangkan persaingan bisni
strategi jitu | Strategi dan taktik bisnis yang cantik dengan kelayakan usaha



Memiliki strategi jitu dari aspek Kelayakan Bisnis



Latar belakang dengan Stratgi berbisnis dengan dengan menggunakan Studi Kelayakan Bisnis. Hal itu dapat menjelaskan mengenai kronologis produk dan alasan mengapa objek tersebut dipilih.

Kondisi pasar atas produk secara umum. Pada aspek pasar dan pemasaran calon pebisnis perlu meninjau beberapa hal penting tentang produknya.


1. Aspek Pasar


Riset pasar maupun data sekunder yang didapat dari sumber lain, misalnya data BPS, dan laporan publikasi. Berikutnya adalah masalah permintaan.

Permintaan yang berisi tentang data jumlah permintaan terhadap produk berdasarkan data primer hasil survey. Disamping harga yang menjelaskan tentang metode penetapan harga yang digunakan.

Dan berapa harga yang ditetapkan untuk produk yang akan dilaunching. Perlu juga mendefinisikan produk yang menjelaskan tentang :
  • Kualitas
  • Spesifikasi
  • Kemasan
  • Bentuk fisik
  • Material yang digunakan
  • Nnama produk (brand).

Calon pelaku bisnis juga perlu menentukan posisi yang tepat. Apa saja kekuatan dan kelemahan perusahaan saat ini. Peluang serta ancaman apa yang akan dihadapi oleh perusahaan dengan menggunakan Analisa SWOT. Jalur distribusi ke konsumen.

Dalam hal promosi, menentukan media apa yang akan digunakan untuk mempromosikan produk, berapa biayanya dan dalam waktu berapa lama. Selain juga strategi pemasaran yang digunakan untuk menentukan kebijakan. 

Kebijakan yang akan diambil oleh calon pelaku bisnis berdasarkan data sebelumnya.  Menentukan langkah dan strategi yang tepat atau keputusan strategi berbisnis dengan menggunakan Studi Kelayakan Bisnis.

Sehingga produk dan perusahaan akan berhasil dalam persaingan. Dari penulusuran tersebut barulah calon pelaku bisnis bisa melakukan penilaian kelayakan. Apakah objek studi berdasarkan aspek pasar dan pemasaran ini dapat dinilai layak atau tidak.


Perkembangan masa lalu dan prakiraan dimasa mendatang

Setelah mendapatkan data permintaan, selanjutnya dari data tersebut di proyeksikan ke depan (proyeksi permintaan). Bagaimana kecenderungan permintaannya, ada kenaikan atau sebaliknya. 

Sementara pada bagian penawaran menjelaskan tentang jumlah produk sejenis yang ditawarkan oleh perusahaan lain, Atau jumlah produk sejenis yang ada di pasaran, volume produksi perusahaan–perusahaan sejenis. 


Sumber data lainnya yang dapat dimanfaatkan adalah data dari pengguna produk sejenis.  Berdasarkan hasil analisis sebelumnya yaitu permintaan dan penawaran. Maka dapat dilakukan analisis peluang yaitu selisih antara demand dan supply.


Strategi pemasaran

Strategi dan taktik bisnis yang cantik dengan kelayakan usaha


2. Aspek tehnis


Aspek teknis dan produksi, deskripsi produk, mesin, seleksi produk, deskripsi produk, mesin dan teknologi yang akan digunakan. Disamping itu juga, lokasi usaha, proses produksi, lay out fasilitas mesin dan pabrik, serta luas dan kapasitas produksi.
  • Lokasi Usaha
  • Alternative lokasi
  • Transportasi
  • Biaya
  • Pendapatan Marjinal
  • Luas usaha
  • Layout tempat usaha.


3. Aspek Keuangan (Finansial)


Aspek keuangan dan ekonomi, bisa dilihat masalah seperti modal kerja, modal investasi, proyeksi laporan keuangan, penilaian investasi. Kemudian bisa membuat analisa dengan rasio keuangan dalam bentuk tingkat likuiditas atau rasio profitabilitas.

Agar studi bisa memberikan hasil yang maksimal, sebaiknya data serta sumber informasi yang digunakan valid, dan up to date. Pemasalahan modal kerja, modal investasi, proyeksi laporan keuangan, penilaian investasi. 

Membuat analisa dengan rasio keuangan dalam bentuk tingkat likuiditas atau rasio profitabilitas misalnya. Agar studi kelayakan usaha dapat memberikan hasil yang maksimal, serta memberikan sumber data yang actual dan valid.
  • Dana untuk Investasi
  • Sumber Dana
  • Prakiraan penerimaan (Penjualan)
  • Biaya
  • Laba Rugi
  • Aliran Kas (Cash Flow)
  • Proyeksi Keuangan.


4. Aspek Manajemen


Pengusaha dapat mempersiapkan struktur organisasi, analisis dan deskripsi pekerjaan, rekrutmen dan seleksi. Sistem kompensasi, program pengembangan karyawan kedepan, dan sistem informasi manajemen.


Manajemen (Masa pelaksanaan usaha dalam operasional)

Manajemen dan sumberdaya manusia calon pebisnis diajak mempersiapkan struktur organisasi. Analisis dan deskripsi pekerjaan, rekrutmen dan seleksi, sistem kompensasi, program pengembangan karyawan, dan sistem informasi manajemen.


Manajemen dalam operasi 

Manajemen dalam Operasional dengan Strategi dan taktik bisnis yang cantik


5. Aspek Hukum (Aspek Legalitas)


Aspek hukum dan legalitas diantaranya badan hukum, dan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta jenis-jenis ijin yang diperlukan. Perijinan untuk salah satu Strategi dan taktik bisnis.


6. Aspek Ekonomi Dan Sosial.



  • Pengaruh proyek terhadap pendapatan masyarakat serta Negara
  • Menambahan dan pemerataan kesempatan kerja
  • Pengaruh proyek tersebut terhadap industri lain.





Memiliki strategi jitu dan taktik untuk memenangkan persaingan bisni
 Memiliki strategi jitu  | Strategi dan taktik bisnis dalam pelaksanaanya


Memiliki strategi jitu dan taktik bisnis dalam pelaksanaanya



Cara menjadi Pebisnis yang sukses seperti yang telah diuraikan diatas bahwa mampu dan mencapai sukses. Untuk mencapai sukses harus memiliki Niat, Kemauan, Kemampuan dan keyakinan yang kuat,  selain harus memiliki unsur permodalan.

Kesukses adalah suatu keniscayaan, dan merupakan tantangan yang harus dihadapi. Bukan untuk dihindari. Diera ini unsur permodalan sudah tidak lagi menjadi peran yang paling utama. Pentingnya strategi dalam bisnis dalam pelaksanaannya. 

Presepsi yang orang atau masyarakat bahwa hambatan/penghalang  dalam bisnis adalah Permodalan. Peranan utama dari modal atau perlunya banyak uang dalam memulai sebuah usaha. Presepsi tersebut tidak sepenuhnya salah.

Pergeseran ini diakibatkan oleh perkembangan tehnologi. Yang awalnya sulit dan berat kini menjadi mudah dan ini terpulang kepada pelakunya.


1. Strategi bisnis untuk memulai


Menetapkan Ide atau Jenis Usaha

Menetapkan ide adalah merupakan hal yang penting dan wajib dimiliki maka hendaknya disesuaikan dengan keahlian dan hal yang diminati.


Tentukan Tujuan, Visi beserta Misi

Memiliki tujuan yang konkrit dan memiliki visi serta misi yang jelas juga merupakan hal wajib. Karena wajib sehinga menjadi sangat penting untuk menjalakan bisnis. Dengan demikian akan menjadi focus dan tepat sasaran.


Lakukan Survei Tingkat Persaingan

Setelah memiliki ke dua point diata maka perlu melakukan survey pasar. Survey tersebut menyangkut produk dan kompetiter yang ada di pasaran. Sehingga dapat memetakan dan dapat menentukan strateginya. Dan untuk mulai masuk kedalam persaingan pasar.


Penentuan Lokasi

Menentukan lokasi bisnis sangat penting karena dapat menetukan keberhasilan atau kegagalan dalam memasarkan produk. Selain itu perlu juga dipertimbangkan kemampuan dalan hal pendanaannya serta unsur-unsur kepraktisan dan keekonomisannya.


Perhatikan Perilaku dari Konsumen

Survey perilaku konsuman menjadi penting mengingat produk yang ingin memasuki pasar harus benar-benar memperhatikan dan memperhitungkan.

Apakah produk yang akan dipasarkan diminati oleh masyarakat dan diperlukan. Sehingga ketertarikan konsumen terhadap produk yang dipasarkan menjadi hal yang menarik dan diminati pasar.


Take An Action

Setelah memahami dan yakini maka langkah selanjutnya adalah  “ambil Tindakan” sekarang juga, jangan lagi di tunda-tunda. Memulai membangun bisnis dengan mempersiapkan semua hal-hal yang diperlukan dan di butuhkan dengan sebaik-baiknya.


Persiapan

Melakukan persiapan yang focus dan matang adalah penentu keberhasilan dalam bisnis, persiapan yang matang serta focus adalah suatu keharusan. Strategi bisnis, kesiapan alat, serangkaian proses produksi hingga perhitungannya serta keperluan dalam hal Permodalan.


Terus Melakukan Pemantauan dan Belajar

Dengan memahami dan menguasai seluk beluk dalam bisnis, secara terus menerus belajar  juga suatu keharusan. Diera ini dimana perkembangan tehnologi begitu cepatnya berkembang  yang menuntut kita agar terus menerus untuk belajar.


Tunjukan Keunikan

Keunikan produk yang ingin dipasarkan adalah hal yang penting. Perbedaan produk yang ingin dipasarkan adalah suatu keunggulan karena tidak meniru produk yang sudah ada.  Dipasaran selain ada perbedaan-perbedaan dalam hal harga, kualitas dan pelayanan.


Promosi

Seperti yang telah di kupas  di awal artikel ini, bahwa networking adalah kunci sukses. Dalam bisnis, melakukan promosi secara optimal dengan memanfaatkan berbagai media.

Untuk melakukan promosi langsung. Upayakan promosi dengan biaya serendah-rendahnya, karena banyak sekali diluar sana pilihan-pilihan.


Siap menghadapi Kegagalan

Pengalaman telah banyak member pelajaran bahan tak selamanya dalam bisnis itu selalu berjalan lancar dan sukses.

Walau telah berkorban dan berjuang dengan segala upaya. Keberuntungan yang belum juga berpihak, tetap bersemangat adalah solusi yang jangan pernah takut gagal.


2. Mengelola keuangan bisnis


Kelola keuangan dalam dalam bisnis adalah suatu hal penting yang harus dipikirkan. Dipikirkan pada saat ingin memulai bisnis maupun menjalankan dan mengembangkan bisnis.

Banyak pebisnis di luar sana yang mengalami kerugian hanya karena tidak mampu mengelola keuangan bisnis dengan baik.


Menentukan Persentase dalam Pengelolaan Keuangan

Memanage keuangan bisnis dengan baik, hal penting. Sehinga perlu dilakukan dan menentukan berapa jumlah yang ingin di investasikan dan yang akan dialokasikan untuk operasional bisnis.

Berapa persen target laba yang ingin dicapai, berapa persen uang untuk cadangan kas bisnis.Serta berapa persen uang untuk pengembangan bisnis.


Bernegosiasi Sebelum Menandatangani Kontrak

Sebelum bernegosiasi sebaiknya perdalam dan gali semua informasi sehingga  menjadi punya daya tawaran yang bagus. Pembelian-pembelian dari vendor atau kontrak dengan supplier.

Upayakan bernegosiasi dengan supplier kesepakatan yang lebih menguntungkan. Memahami dan memeriksa syarat pembelian seperti denda dan masa tenggang saat membuat keputusan.

Upayakan mendapatkan penawaran terbaik dan menguntungkan. Sehingga lebih menghemat dan menjaga kestabilan keuangan bisnis.


Melakukan Putaran Pada Kas

Jangan hanya berpusat dan focus pada keuntungan, mengelola keuangan bisnis juga bagaimana mengelola utang, piutang, hingga persediaan, tidak sedikit. Pelaku bisnis mengalami kesulitan kas meski catatan akuntansi mereka menunjukkan angka yang baik. 

Hal yang krusial adalah bagaimana cara mengelola arus kas (cash flow) bisnis. Mengelola arus kas hendaknya secara terus-menerus menjadi perhatian secara penuh agar setiap waktu dapat  mendeksi dan mengatasinya.


Membayar Tagihan Tepat Waktu

Dengan pengelolaan arus kas secara baik maka tagihan-tagihan yang segera jatuh waktu akan dapat terinformasi didalamnya. Sehingga untuk membayar semua tagihan bisnis yang jatuh waktu dapat dipersiapkan sebelumnya. 

Dengan kesiapan  ini dapat menghindari keterlambatan pembayaran biaya dapat menjaga keuangan bisnis dengan baik.


Mengurangi Risiko Utang

Utang dalam bisnis sangat sulit untuk dihindari walau telah memaksimalkan pengelolaan Arus kas. Karena dalam bisnis banyak hal-hal yang diluar kemampuan dan sulit untuk diprediksikan. Walau demikian upaya untuk tetap mengurangi timbulnya utang. 

Kehati hatian dalam membuat hutang juga suatu keharusan. Yang perlu diwaspadai adalah dengan bertambahnya hutang atau beban cicilan utang. Dalam kondisi keuangan yang kurang baik hanya akan memperburuk keadaan bisnis.


Merencanakan Pengembangan Bisnis

Menikmati keuntungan dari buah keberhasilan  atas kerja yang optimal  adalah suatu kebahagian tersendiri karena hasil yang diperoleh dari hasil keras.

Namun demikian harus juga menyisihkannya sebagian keuntungan untuk pengembangan usaha agar dapat dirasakan perkembangan bisnisnya.


Membuat Pembukuan Keuangan

Mengelolaan keuangan atau pembukuan juga wajib diselenggarakan. Agar dapat segera mengetahui posisi keuangan bisnis pada saat itu atau pada saat periode tertentu. Semakin lengkap catatan atau pembukuan bisnis akan menjadi lebih baik. 

Serta mempermudah untuk mengevaluasi perjalanan bisnis yang dikelola. Dengan terselenggaranya pembukuan dengan baik maka informasi yang diperlukan akan segera dapat memenuhinya.

Begitu juga sangat membantu dalam pengawasan dan mengontrol semua transaksi yang ada. Memiliki pembukuan atau akuntansi yang baik akan lebih membantu membuat laporan keuangan dengan mudah, cepat, dan realtime.

Hal yang terpenting dari pengelolaan keuangan yang baik. Agar terhindar atau setidaknya meminimalisir risiko. Yang berpotensi merugikan bisnis sehingga Pentingnya strategi bisnis dalam pelaksanaannya.



Memiliki strategi jitu dan taktik untuk memenangkan persaingan bisni
Dengan Memiliki strategi jitu dan taktik harus mampu memenangkan persaingan bisni


Memiliki strategi jitu dalam mengelola Laporan keuangan



Dengan terselenggaraannya pembukuan atau akuntansi. Maka semua laporan tentang keuangan bisnis dapat terinformasi dengan akurat dan actual. Karena begitu pentingnya laporan keuangan maka pelaku bisnis harus dan wajib menyelenggarakan pembukuan. 

Atau akuntansi dimana dalam akuntansi dapat memberikan informasi. Informasi tentang kekayaan, hutang, modal dan keuntungan dapat pada saat diperlukan. Atau pada saat tertentu secara akurat dan actual.

Dengan terselenggaranya akuntansi dengan baik dan benar. Maka pemilik bisnis mudah mengambil keputusan dengan segera karena telah didukung dengan informasi yang akurat.


1. Evaluasi Bisnis


Dengan menerapkan strategi bisnis dalam berbisnis, maka strategi bisnis tersebut dalam perjalanannya harus dievaluasi.

Mengapa demikian...?

Pentingnya strategi berbisnis dalam pelaksanaannya. Merupakan faktor-faktor kunci eksternal dan internal sering berubah dengan cepat dan drastis. Keberhasilan hari ini tidak menjamin keberhasilan di akan datang. 

Melakukan evaluasi pun makin rumit dan tidak mudah. Semakin kompleksnya masalah lingkungan bisnis maka akan semakin sulitnya memprediksi masa depan dengan tepat. Strategi untuk mengevaluasi strategi bisnis meliputi
  • Konsistensi  :   Sasaran dan kebijakan saling konsisten.
  • Kesesuaian  :   Mudah menyesuaikan terhadap perubahan lingkungan.
  • Keunggulan :   Memberikan keunggulan kompetitif.
  • Kelayakan   :    Memungkinkan dengan sumber daya yang ada.


2. Evaluasi Konsistensi


Strategi atau kebijakan tidak boleh saling bertentangan antara sasaran dan kebijakan.Untuk mengevaluasi konsistensi dari strategi.

Apakah operasi internal bisnis (misal: pembelian, operasi, pemasaran, penjualan dan pelayanan) dan proses alokasi sumber daya konsisten satu sama lain ?

Apakah operasi internal bisnis konsisten dengan sasaran bisnis dan ekonomi pasar ?


3. Evaluasi Kesesuaian


Strategi bisnis harus menyesuaikan dan mengadaptasikan bisnis terhadap lingkungannya. Atau baik lingkungan pasarnya maupun lingkungan non-pasarnya yang lebih luas.

Untuk mengevaluasi kesesuaian strategi sekarang dengan lingkungan pasarnya. Evaluasi atas mengapa bisnis berada dalam bentuknya sekarang.

  • Siapa dan di mana pelanggan dan potensial pelanggan kita ?
  • Berapa pelanggan yang ada ?
  • Adakah kendala penyesuaian bisnis ?
  • Apa kekuatan ekonomi pokok yang bekerja di pasar kita ?
  • Bagaimana unit bisnis menciptakan nilai ekonomis ?
  • Apa pedoman nilai ciptaannya ?
  • Apa pemicu kesediaan konsumen untuk membayar ?
  • Apa pemicu biaya ?
  • Apa perbedaan segmen pelanggan yang di layani ?
  • Apa pemicu manfaat dan biaya dalam tiap segmen ?
  • Aktivitas mana yang menciptakan uang untuk bisnis ?

Evaluasi kesesuaian adalah penting karena kerap tidak dalam jangkauan pemikiran. Dan tidak dalam prioritas sebab pada umumnya terfokus pada kompetitor.

Pentingnya strategi bisnis dalam pelaksanaannya,  dan dapat mewaspadai ancaman terhadap cara melakukan bisnis. Pesaing yang sudah sering datang dari luar lingkaran dekat bisnis tersebut.


4. Keunggulan


Suatu strategi bisnis yang baik harus mampu menciptakan dan berkelanjutan dari suatu keunggulan kompetitif. Untuk menilai apakah suatu strategi bisnis mengarah ke suatu keunggulan kompetitif.

Sebuah bisnis dengan keunggulan kompetitif akan selalu menangkap sebagian nilai ekonomis yang di ciptakan. Strategi dan taktik bisnis yang Cantik dengan Keunggulan Kompetitif


5. Kelayakan


Strategi harus tidak melemahkan sumber daya yang ada pada unit bisnis.  Evaluasi kelayakan seperti. Apakah bisnis mempunyai akses ke sumber daya finansial yang dibutuhkan.

Untuk menyelesaikan aktivitasnya :
  • Apakah bisnis mempunyai kemampuan menyelesaikan masalah untuk menjalankan strategi
  • Apakah bisnis mengintegrasikan dan mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas yang berlainan yang dibutuhkan untuk menjalankan strategi
  • Adakah strategi yang menantang dan mendorong personil dalam bisnis




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Memiliki strategi jitu dan taktik untuk memenangkan persaingan bisnis

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Kontak "

Memiliki strategi jitu dan taktik untuk memenangkan persaingan bisni
Memiliki strategi jitu | Menentukan strategi dan taktik bisnis yang tepat


Brokoko

Popular Posts