Tahapan untuk meningkatkan keterampilan penelitian seiring perubahan kemajuan teknologi - Strategi Bisnis yang Cantik
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tahapan untuk meningkatkan keterampilan penelitian seiring perubahan kemajuan teknologi


Tahapan untuk meningkatkan kemampuan penelitian. Perubahan yang cepat akibat kemajuan teknologi telah mengubah tatanan kehidupan ke tingkat yang lebih global”

Perubahan berlangsung cepat dan telah mengubah tatanan kehidupan global, baik secara fisik maupun psikologis.

Orang-orang seperti ini dimanjakan oleh produk-produk ilmu pengetahuan dan teknologi.

Namun kemajuan tersebut tidak hanya membawa dampak positif seperti yang diharapkan, namun juga membawa dampak negatif.


Baca juga artikel terkait
 
Gunakan Mesin Pencari Google, untuk mendapatkan alamat situs web terkait lainnya.


https://www.gankoko.com/2023/11/tahapan-untuk-meningkatkan-keterampilan-penelitian.html
Gambar - Tahapan untuk meningkatkan keterampilan penelitian 


Kegiatan penelitian dan pengabdian seringkali terabaikan mengingat diperlukannya sumber daya, dana, dan fasilitas yang memadai.

Kegiatan pelatihan dan sosialisasi yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya

Untuk itu diperlukan strategi lain yang dapat meningkatkan kinerja.

Dampak negatifnya seperti kelebihan polusi akibat teknologi, kelebihan penghematan akibat pelestarian energi manusia ke mesin.


A. Kemampuan meneliti


Tahapan untuk meningkatkan kemampuan penelitian. Kelangkaan sumber daya manusia yang semakin meningkat juga membuat manusia terpojok dalam persaingan global.

Menyikapi fenomena tersebut diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas, berbeda dengan manusia biasa seperti pada masa lalu.

Mereka diharapkan mampu mengantisipasi dunia global dengan tuntutan teknologi yang maju, antara lain dengan:

  • Memecahkan masalah dan mampu dengan cepat mengantisipasinya
  • perubahan yang mempunyai pemikiran analitis yang tajam
  • kreativitas yang tinggi dan ketahanan terhadap tantangan permasalahan disekitarnya.


Kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya terampil menggunakan produk namun kreatif dalam menciptakannya.

Manusia tidak hanya bisa dimanjakan dengan kemewahan produk iptek.

Masyarakat yang melek penggunaan produk dan berusaha menghindari dampak negatif suatu produk.

Orang seperti itu tidak bisa dilahirkan hanya melalui pola pendidikan:

  • Memanjakan
  • Pendidikan yang melatih penalaran
  • Sensitif
  • Keterampilan dalam proses penemuan ilmu pengetahuan dan teknologi
  • Dan berbagai aplikasinya.

Termasuk manusia yang terbiasa berpikir dalam pola ilmiah atau mempunyai kemampuan meneliti.

Yaitu kemampuan bertanya tentang suatu fenomena, melihat, mencoba, menganalisis dan menyimpulkan.

Kemampuan tersebut sangat penting untuk dikembangkan agar mampu menyikapi berbagai hambatan, hambatan, peluang dan tantangan di era global ini.

Lulusan yang dibutuhkan adalah lulusan yang mempunyai kompetensi spiritual, sosial, pengetahuan dan keterampilan.

Pembelajaran juga sedikit berubah dari paradigma pembelajaran ontologis, menjadi pembelajaran ontologis, epistemologis, dan aksiologis.

Siswa tidak hanya harus mengetahui dan memahami konsep saja, tetapi juga harus mengetahui proses penemuan konsep tersebut.

Dari model ini diharapkan siswa memahami bagaimana menyelesaikan permasalahan yang akan dihadapinya dan apa yang terjadi di sekitarnya.

Peningkatan kemampuan penelitian sederhana telah dimulai.

Namun kemampuan peningkatan kapasitas penelitian belum optimal.

Untuk itu, peningkatan kemampuan penelitian melalui jalur lain menjadi sangat penting.

Oleh karena itu, perlu dilakukan cara perbaikan yang lebih sistematis dan terstruktur.

Pembinaan yang dilakukan sebelumnya masih dilakukan secara konvensional yaitu pemberian materi tentang penelitian yang dilanjutkan dengan pemberian tugas.


B. Peningkatan kemampuan penelitian


Tahapan untuk meningkatkan kemampuan penelitian. Kemampuan meneliti merupakan kompetensi untuk memecahkan masalah.

Mengatasi permasalahan secara sistematis, mengikuti metode ilmiah, berdasarkan fakta, dan berpedoman pada teori.

Metode ilmiah digunakan oleh para ilmuwan sebagai alat untuk menemukan jawaban atas pertanyaan.

Metode ilmiah merupakan suatu proses berpikir untuk mencari kemungkinan pemecahan suatu permasalahan.

Luaran penelitian harus mengandung kontribusi atau nilai tambah, harus ada yang baru dengan teknologi yang ada.

Orisinalitas yang terkandung dalam kontribusi penelitian dapat berbeda-beda tingkatannya, dan besar kecilnya kontribusi tersebut akan menentukan kualitas penelitian tersebut.

Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode ilmiah.

Penerapan metode ilmiah dalam penelitian bertujuan untuk menjamin bahwa hasil penelitian dapat menegakkan kebenaran atau mutunya.


C. Penelitian merupakan suatu siklus


Tahapan untuk meningkatkan kemampuan penelitian. Setiap tahap akan diikuti oleh tahap-tahap lainnya secara terus menerus.

Peningkatan kemampuan penelitian adalah penumbuhan kemampuan penelitian yang dimulai dari:

  • identifikasi masalah
  • Menguraikan permasalahan
  • Pencarian perpustakaan
  • Desain penelitian
  • Pengumpulan data
  • Analisis data, kesimpulan kesimpulan, dan diakhiri dengan pelaporan.

Peningkatan kemampuan penelitian secara lengkap dapat diuraikan sebagai berikut.

1. Peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi masalah


Setelah menentukan berbagai aspek permasalahan yang dihadapi, peneliti mulai mengumpulkan informasi mengenai permasalahan yang ingin dijawab.

Atau menggabungkan pengetahuan mereka ke dalam suatu formulasi.

Untuk itu perlu dirumuskan tujuan penelitian yang jelas, yang meliputi pernyataan mengapa penelitian itu dilakukan : 

  • Tujuan penelitian,
  • Serta pemikiran penggunaan
  • Dampak hasil penelitian.


2. Peningkatan kemampuan merumuskan masalah


Perumusan masalah dapat dilakukan dengan membuat model.

Hipotesis merupakan bentuk konkrit dari rumusan masalah. Dengan hipotesis, pelaksanaan penelitian diarahkan untuk membenarkan atau menolak hipotesis.

Secara umum hipotesis dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang menggambarkan hubungan sebab-akibat.

Sebab akibat antara variabel independen dan independen terhadap gejala yang diteliti.

Hipotesis berperan memberikan arah dan tujuan pelaksanaan penelitian, serta membimbing penyelesaiannya dengan lebih efisien.


3. Peningkatan kemampuan pencarian di perpustakaan


Penelitian diawali dengan pencarian literatur yang berkaitan dengan subjek penelitian.

Pencarian literatur merupakan langkah awal untuk mengumpulkan informasi yang relevan untuk penelitian.

Penelusuran literatur dapat menghindari duplikasi pelaksanaan penelitian.

Dengan menelusuri literatur Anda dapat mengetahui penelitian apa yang telah dilakukan dan di mana penelitian tersebut dilakukan.


4. Peningkatan kemampuan membuat desain penelitian


Desain penelitian mengatur sistematika yang akan dilakukan dalam penelitian.

Memasuki langkah ini, peneliti harus memahami berbagai metode dan teknik penelitian.

Metode dan teknik penelitian disusun menjadi suatu desain penelitian.

Kualitas luaran penelitian ditentukan oleh keakuratan desain penelitian.


5. Peningkatan kemampuan pengumpulan data


Data penelitian dikumpulkan berdasarkan desain penelitian yang telah ditentukan.

Data ini diperoleh dengan cara mengamati, melakukan percobaan atau mengukur gejala-gejala yang diteliti.

Data yang dikumpulkan merupakan pernyataan fakta tentang objek yang diteliti.


6. Peningkatan kemampuan mengolah data


Data yang dikumpulkan kemudian diklasifikasi dan diorganisasikan secara sistematis dan diolah secara logistik sesuai dengan desain penelitian yang telah ditentukan.

Pengolahan data diarahkan untuk memberikan argumen atau penjelasan mengenai tesis yang diajukan dalam penelitian, berdasarkan data atau fakta yang diperoleh.

Ketika terdapat suatu hipotesis, maka pengolahan data diarahkan untuk menerima atau menolak hipotesis tersebut.

Dari data yang diolah terkadang dapat menimbulkan hipotesis baru.

Jika hal ini terjadi maka siklus penelitian dapat dimulai kembali untuk membuktikan hipotesis baru.


7. Peningkatan kemampuan mencakup hasil


Segala kesimpulan yang diambil oleh peneliti hanya didasarkan pada data yang dikumpulkan dan diolah.

Hasil penelitian tergantung pada kemampuan peneliti dalam menafsirkan data logistik yang telah dikumpulkan.

Disusun secara sistematis sehingga membentuk pemahaman kausal terhadap objek penelitian.

Setiap kesimpulan dapat diuji kembali validitasnya dengan memeriksa jenis dan sifat data serta model yang digunakan.


D. Proses peningkatan kemampuan penelitian

            
Tahapan untuk meningkatkan kemampuan penelitian. Proses peningkatan kemampuan penelitian. Tahapan tersebut adalah sebagai berikut:


1. Tahap Pertama


Informasi. Tahap informasi merupakan proses penyampaian informasi berupa materi karya ilmiah remaja tingkat dasar.


2. Tahap Kedua


Penugasan. Penugasan merupakan tahapan pemberian tugas kepada siswa.


3. Tahap Ketiga


Elaborasi. Tahap elaborasi merupakan proses diskusi mendalam antara siswa dan pelatih.


4. Tahap keempat


Informasi kedua. Memberikan informasi yang kedua diberikan setelah memutuskan masalah yang akan diteliti dan variabel-variabel yang terlibat.


5. Tahap kelima


Tugas kedua. Tugas yang diberikan berupa:

  • Analisis teoritis dan pengumpulan sastra
  • Desain penelitian
  • Pembuatan instrumen
  • Menentukan teknik analisis data
  • Dan membuat proposal penelitian.


6. Tahap Keenam


Elaborasi Kedua. Pada tahap elaborasi kedua dilakukan pencarian terhadap tugas-tugas yang telah dibuat.


7. Tahap Ketujuh


Pendampingan Intensif. Proses pendampingan intensif adalah pendampingan yang dilakukan dengan cara penelitian.


E. Kesimpulan


Tahapan untuk meningkatkan kemampuan penelitian. Melalui tujuh tahapan yaitu memberikan informasi atau materi dasar tentang penelitian ilmiah

Dilanjutkan dengan tugas tentang menemukan masalah dan menyelesaikannya

Penjabaran masalah yang ditemukan dan solusinya. Memberikan informasi tentang teori dan metode penelitian

Tugas mengenai metode penelitian dan proposal. uraikan teori dan metode penelitian yang telah dibuat

Serta pendampingan intensif dalam proses penelitian sampai dengan pelaporan hasil penelitian.


 
 
Sebagai penutup, terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel “Tahapan untuk meningkatkan keterampilan penelitian seiring perubahan kemajuan teknologi”
 
Untuk mendapatkan informasi lebih luas dan lengkap mengenai topik ini, gunakan Mesin Pencari Google
 
Semoga artikel ini bermanfaat dan inspirasi. Jika ada yang ingin berdiskusi, klik "Hubungi Kami"

tonton video di bawah ini.


https://www.gankoko.com/2023/11/tahapan-untuk-meningkatkan-keterampilan-penelitian.html
Video - Tahapan untuk meningkatkan keterampilan penelitian  -
8 Tahapan Penelitian: Membuat Penelitian S1/S2/S3 Lebih Berkualitas & Layak Masuk Jurnal Terindeks

Post a Comment for "Tahapan untuk meningkatkan keterampilan penelitian seiring perubahan kemajuan teknologi"