Permasalahan UKM yang sering ditemui - Strategi Bisnis yang Cantik
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Permasalahan UKM yang sering ditemui


" Permasalahan UKM yang sering ditemui, permasalahan krusial yang sering di alami, utamanya terkendala permodalan, strategi pemasaran, teknologi "

Jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia terus bertambah setiap tahun. 

Peningkatan jumlah UMKM ini membawa pengaruh yang cukup baik bagi perekonomian di Indonesia. 

Mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan produk domestik bruto yang cukup besar

Tak heran, pemerintah menurunkan pajak UMKM menjadi 0,5 persen, agar geliat bisnis UMKM semakin berkembang pesat.

Namun, apakah penurunan pajak telah membebaskan pengusaha dari segala permasalahan UKM yang membelitnya?

Ternyata tidak.


Baca juga Artikel yang terkait

Gunakan Google Search Engine, Untuk mendapatkan alamat website lainnya yang terkait.


https://www.gankoko.com/2023/01/permasalahan-ukm-yang-sering-ditemui.html
Gambar - Permasalahan UKM yang sering ditemui


Masih banyak para pengusaha UMKM terkendala modal usaha, strategi pemasaran, hingga akses teknologi digital. 

Coba analisa bisnis Anda. Manakah yang mengganggu pengembangan usaha? Setelah menetemukan permasalahan, coba atasi dengan alternatif penyelesaian masalah.

usaha yang berjalan stagnan dan tidak mengalami kemajuan yang signifikan. Permasalahan krusial yang paling sering dialami pengusaha UKM : 


Permasalah UKM yang sering ditemui masalah minimnya modal usaha


Permasalahan UKM yang sering ditemui. Permasalahan UKM paling utama  adalah minimnya modal untuk usaha. Akibatnya, para pengusaha tidak bisa menaikkan jumlah produksinya.

Peningkatan produksi untuk mencapai omzet yang di target. Ide bisnis baru untuk perluasan usaha pun kerap kali harus disingkirkan jauh-jauh karena permasalahan yang satu ini.

Akar permasalahan ini sangatlah klasik. Para pengusaha UKM seringkali kesulitan dalam mencari modal pembiayaan dari bank. Banyaknya persyaratan yang belum terpenuhi.

Solusinya, Jika mengalami masalah ini, yang bisa di terapkan untuk mengumpulkan modal usaha terlebih dahulu sebelum menjalankannya.

Atau bisa juga memanfaatkan berbagai lembaga pendanaan yang menawarkan modal pembiayaan berbasis sistem equity crowd funding (Urun dana). 

Melalui fasilitas crowdfunding, bisa mendapatkan modal usaha dari orang-orang yang berminat untuk membiayai suatu usaha, termasuk usaha skala kecil menengah (UKM).

Beberapa contoh pendanaan dengan sistem crowd funding antara lain: Gandengtangan.com, Indiegogo.com, kolase.com, Akseleran.com, Koinworks.com, dll.

Tentunya, ada beberapa syarat yang harus di lengkapi untuk mendapatkan pendanaan dari berbagai perusahaan tersebut. 

Namun, syarat tersebut tidak serumit jika meminjam dana dari bank. Cobalah berkunjung ke website penggalangan modal usaha bersangkutan.


Permasalah UKM yang sering ditemui adalah kurangnya inovasi produk


Permasalahan UKM yang sering ditemui. Dalam meningkatkan daya saing bisnisnya, seorang pebisnis UKM juga sering mengalami kendala dalam melakukan inovasi produk.

Saat ini jumlah produk UKM yang mampu menembus pasar internasional masih sangat sedikit sekali. 
Mengapa?

Salah satu penyebab sulitnya produk UKM bersaing di pasar mancanegara adalah rendahnya daya saing produk.

Jika dihubungkan dengan harga yang ditawarkan, produk UKM Indonesia masih jauh dari kualitas yang ditawarkan produk luar negeri.

Solusinya, Untuk meningkatkan daya saing produk, para pelaku UKM harus lebih kreatif dan inovatif dalam memproduksi barang. 

Agar produk di lirik, harus menawarkan produk inovatif yang berbeda dengan produk sejenis lainnya.

Jika kesulitan dalam melakukan inovasi produk, maka kuncinya adalah jangan pernah berhenti mencoba. 

Cobalah melakukan inovasi produk dengan menerapkan formula atau cara produksi yang baru. Membuka diri dan bergabung.

Bergabung dengan pelatihan-pelatihan yang diadakan, termasuk yang di adakan oleh Kementrian Koperasi dan UKM.

Bergabung juga ke perusahaan-perusahaan yang memberi perhatian khusus kepada UKM.
Selain aktif mengikuti pelatihan.

Pelaku UKM juga harus aktif dalam menganalisa produk kompetitor. Hal ini penting dilakukan untuk menganalisa harga, tren bisnis, serta mencari ide inovatif yang bisa di terapkan.


Permasalah UKM yang sering ditemui, kurangnya maksimalkan pemasaran


Permasalahan UKM yang sering ditemui. Permasalahan UKM yang masih berhubungan erat dengan mendistribusikan barang.

Salah satu faktor yang menyebabkan pendistribusian barang UKM kurang meluas karena pengusaha belum melakukan pemasaran secara online.

Beberapa pelaku UKM sudah memasarkan produknya secara online melalui media sosial, melalui situs marketplace, dll.

Dalam prakteknya masih kurang maksimal. Sehingga, hasil yang di dapat pun kurang maksimal.

Solusinya, Untuk memaksimalkan pemasaran online, hal utama yang harus di lakukan pengusaha UKM adalah memilih saluran pemasaran online yang tepat.

Fokus memasarkan dan terus mengoptimasinya. Misalnya: seorang pengusaha kerajinan tangan sebaiknya memasarkan produknya melalui Instagram. 

Memang tidak ada salahnya memasarkan produk tersebut ke saluran lain, misalnya Facebook atau situs marketplace.

Untuk permulaan, sebaiknya fokus memasarkan di satu saluran saja. Lalu, lakukan optimasi secara berkala agar pemasaran di saluran tersebut menghasilkan peningkatan konversi.

Setelah fokus di satu saluran, bisa lanjut mengoptimasi saluran yang lain, sehingga penjualan produk semakin meningkat.

Membuka peluang reseller/ dropshipper juga tidak ada salahnya untuk di coba. 

Dengan semakin banyaknya orang yang mempromosikan produk, maka peluang terjadinya penjualan pun semakin besar.


Permasalah UKM yang sering ditemui kesulitan mendistribusikan barang


Permasalahan UKM yang sering ditemui. Permasalahan UKM selanjutnya terletak pada masalah pendistribusian barang. 

Selama ini banyak pelaku UKM kekurangan channel dalam mendistribusikan produknya.

Kebanyakan hanya fokus mendistribusikan barang kepada beberapa kolega dan pengepul yang dikenalnya saja. 

Tentu cara pemasaran seperti ini masih sangat sederhana dan jangkauannya belum terlalu luas.

Solusinya, Aktiflah mengikuti pameran produk yang diadakan berbagai lembaga pemerintah, swasta, maupun komunitas. 

Cara ini tidak ada salahnya di coba untuk memperluas jangkauan pasar. Selain itu, cobalah melakukan kerjasama dengan berbagai merchant / outlet.

Kerjasama yang bisa membantu memasarkan produk di toko. Dengan begitu, pendistribusian produk bisa lebih luas dan menjangkau pasar yang lebih luas juga.


Permasalah UKM yang sering ditemui kurangnya pengetahuan membesarkan bisnis


Permasalahan UKM yang sering ditemui. Permasalahan UKM selanjutnya adalah minimnya pengetahuan UKM tentang manajemen bisnis yang baik. 

Banyak pelaku UKM hanya fokus memproduksi barang, tanpa memikirkan bagaimana strategi ekspansi bisnisnya lebih besar lagi.

Akibatnya, pengusaha UKM kesulitan dalam meningkatkan level bisnisnya. Usaha yang mereka jalankan tidak berkembang dan omzet yang didapat tidak mengalami kenaikan.

Solusinya: Agar selalu up to date dengan perkembangan strategi bisnis terbaru, satu-satunya cara yang harus di lakukan adalah banyak membaca dan belajar.

Belajar dari pengalaman yang di bagikan oleh banyak pebisnis dunia maupun lokal dari berbagai buku, situs berita, jejaring sosial, atau melalui seminar, workshop, dll.

Selain itu, juga sangat di sarankan untuk bergabung ke suatu komunitas bisnis yang dapat mempertemukan dengan banyak praktisi bisnis lainnya.

Dengan begitu, bisa saling berbagi pengetahuan, wawasan, dan pengalaman bisnis lebih luas lagi.


Permasalah UKM yang sering ditemui tidak memiliki mentor


Permasalahan UKM yang sering ditemui. Tanpa memiliki mentor bisnis, seorang pengusaha UKM akan kesulitan dalam mengembangkan bisnisnya lebih besar lagi. 

Pengetahuannya seputar bisnis menjadi terbatas dan dia akan kesulitan dalam melakukan inovasi produk.

Solusinya, Untuk mengatasi permasalahan UKM yang satu ini, maka harus memiliki mentor bisnis yang bisa membimbing lebih baik lagi dalam menjalankan usaha.

Memiliki mentor bisnis tidak berarti mengharuskan untuk bersekolah bisnis atau bergabung dengan pelatihan eksklusif khusus pebisnis.

Harus tetap aktif untuk belajar keilmuan bisnis dari ahlinya. 

Bagaimana caranya? 

Telah jelaskan di atas, bahwa belajar dari buku, situs berita, atau media sosial para ahli bisnis. Anggaplah mereka sebagai mentor pribadi, dan aktiflah belajar dari mereka.


Permasalah UKM yang sering ditemui pembukuannya masih sederhana


Permasalahan UKM yang sering ditemui. Banyak yang tidak sadar jika pembukuan secara manual menjadi permasalahan UKM yang cukuo serius. 

Pembukuan secara manual ini rawan terjadinya kehilangan, kerusakan, dan bahkan kesalahan rekap.

Pebisnis tidak bisa menganalisa hasil penjualannya secara tepat. Misalnya: jika laporan penjualan pada hari tertentu tiba-tiba hilang.

Laporan penjualan keseluruhan pun akan amburadul. Padahal, pembukuan yang baik adalah kunci untuk evaluasi bisnis.

Pembukuan yang baik, bisa menganalisa penjualan usaha secara lebih tepat sebagai pertimbangan untuk mengambil keputusan selanjutnya.

Pembukuan yang baik juga menjadi syarat yang wajib untuk semua pengusaha yang ingin mendapatkan permodalan usaha dari bank.

Pembukuan bisnis yang buruk, maka dipastikan akan kesulitan mendapatkan pinjaman modal untuk usaha dari bank.

Solusinya, sekarang mulai atur kembali cara melakukan pembukuan usaha setiap harinya. 

Tinggalkan cara manual dan mulailah melakukan pembukuan secara otomatis dengan bantuan software.

Tidak perlu bersusah payah menghitung laporan penjualan secara manual. Bisa dapatkan laporan akuntansi secara otomatis.


Permasalah UKM yang sering ditemui tidak memiliki izin usaha yang resmi


Permasalahan UKM yang sering ditemui. Permasalahan UKM yang lain tidak adanya izin usaha resmi, sehingga menghambat laju usaha. 

Jika ingin mengembangkan bisnis menjadi lebih besar lagi, maka sudah waktunya mengurus izin resmi untuk bisnis.

Solusinya, Carilah informasi mengenai prosedur mengurus perizinan usaha, lalu terapkan caranya satu per satu. 

Jika masih bingung, bisa berkonsultasi terlebih dahulu pada ahlinya. Sehingga, tidak perlu takut salah dalam melangkah.


Permasalah UKM yang sering ditemui kurangnya melakukan branding


Permasalahan UKM yang sering ditemui. Salah satu permasalahan UKM yang sering luput dari perhatian pengusaha UKM adalah branding. 

Belum banyak pelaku UKM yang sadar akan pentingnya branding bagi produk dan juga usahanya.

Kebanyakan pelaku UKM hanya fokus menjual, menjual, dan menjual, tanpa memikirkan bagaimana kualitas merk dari produknya.

Menjaga kualitas branding sangatlah penting dalam upaya membesarkan bisnis UKM. Dengan kualitas branding yang baik.

Suatu produk akan lebih mudah di ingat khalayak. Sehingga peluang terjadinya penjualan pun semakin besar.

Solusinya, untuk meningkatkan kualitas branding produk UKM, langkah yang harus di lakukan adalah dengan analisa SWOT.

Analisa SWOT (Strengths, Weaknesses Opportunities, Threats) terhadap produk.

Artinya, coba analisa apa saja kekuatan, kelemahan, serta peluang dan ancaman terhadap produk. Analisa tersebut, coba temukan hal yang paling menonjol.

Yang paling membedakan produk dengan produk lain. Cobalah untuk konsisten menonjolkan ciri khas produk sebagai materi promosi. 

Bagaimana konsistensi dalam mempertahankan ciri khas produk inilah yang akan menentukan bagaimana kualitas brand / merk.

 

Permasalah UKM yang sering ditemui tidak melakukan program loyalitas pelanggan


Permasalahan UKM yang sering ditemui. Tidak adanya program loyalitas pelanggan juga menjadi pemasalahn UKM yang cukup krusial.

Kebanyakan pelaku UKM belum memiliki perhatian yang besar dalam membuat program loyalitas pelanggan. 

Mulai dari promo reguler, pendaftaran member, hingga komunitas pelanggan. Padahal, menjaga loyalitas pelanggan sangatlah penting. 

Semakin sering pelaku UKM melakukan program loyalitas pelanggan, maka loyalitas pelanggan pun akan semakin menguat.

Pelanggan akan lebih sering melakukan repeat order, dan bahkan dengan sukarela mempromosikan produk dari mulut ke mulut.

Solusinya untuk yang belum tahu bagaimana cara melakukan program loyalitas pelanggan yang baik, coba luangkan waktu untuk memikirkan ide besarnya. 

Dengan mengadakan program promo. Misalnya: diskon, cashback, giveaway, dll.
Selanjutnya, juga coba rencanakan pendaftaran member.

Member untuk pelanggan setia. Misalnya: memberlakukan diskon khusus bagi member yang aktif, dsb.


Baca juga : “Strategi bisnis yang cantik


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Permasalahan UKM yang sering ditemui "

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, gunakan Google Search Engine

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Permasalahan UKM yang sering ditemui
tonton video dibawah ini.

https://www.gankoko.com/2023/01/permasalahan-ukm-yang-sering-ditemui.html
Video - Permasalahan UKM yang sering ditemui -
Permasalahan UKM

Post a Comment for "Permasalahan UKM yang sering ditemui"