Wednesday, 2 February 2022

Mengelola bisnis secara profesional agar dapat kepercayaan

" Mengelola bisnis secara profesional penting untuk kemajuan usaha selain mengharapkan keuntungan semata, secara professional mutlak diterapkan "

Mengelola bisnis secara profesional, tentu administrasi di tata secara rapi. Kinerja karyawan dapat lebih optimal, dan penjualan produk juga meningkat. 

Pengelolaan bisnis secara profesional sangat penting untuk kemajuan bisnis. Diharapkan mendapatkan keuntungan yang optimal. 

Mengelola bisnis secara professional adalah hal yang mutlak yang harus diterapkan pada bisnis. 


Baca juga : Artikel yang terkait

Gunakan Google Search Engine untuk mendapatkan informasi tentang website yang terkait dengan materi bahasan yang lebih luas dan lebih lengkap.


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses. Dengan menerapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsisten.

Konsisten agar terhindar dari gagal manajemen. Menjadi seorang Entrepreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. 

Naluri seorang Entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengelola bisnis secara profesional.. 

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


https://www.gankoko.com/2022/02/mengelola-bisnis-secara-profesional.html
Gambar - Mengelola bisnis secara profesional


1. Mengelola bisnis secara profesional penting diterapkan


Mengelola bisnis secara profesional. Tujuan berbisnis adalah mendapatkan uang dari keuntungan dalam bisnis. Namun tidak jarang juga diketahui bahwa pelaku bisnis terjebak.

Terjebak untuk menaikkan harga barangnya setinggi.Hal ini mungkin agar mendapat keuntungan lebih banyak. 

Sehingga Pelaku bisnis lupa untuk meningkatkan kualitas produk dan inovasi dalam bisnis. 

Mengapa harus Secara Profesional dalam berbisnis ?

Simak ulasannya di bawah ini !

Ketakutan akan menciptakan produk yang tidak diminati pasar adalah salah satu kekhawatiran Pelaku bisnis. Sesungguhnya tidak harus demikian.

Sebaiknya, caranya adalah menjual dulu ide atau prototype. Jika reaksi dari pembeli dinilai positif, baru dapat mengembangkannya menjadi produk khusus.

Rare item (produk langka/jarang). Jika rare item (produk langka/jarang) itu dapat berkembang menjadi kesukaan publik. Maka barulah dapat memproduksi sebagai favorit item.

Dengan kuantitas lebih banyak lagi. Fokus dan yakin pada produk dari pada sia-siakan waktu dan tenaga mencari sesuatu yang akan dibeli pelanggan. 

Belajar jauh lebih banyak dari produk yang yakini untuk mendapat kesuksesan. Profesional dalam berbisnis menurut ekonomi adalah kualitas. 

Tindak tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau ciri orang yang profesional.


a. Profesional dalam bisnis 


Mengelola bisnis secara profesional, “Profesional” adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen. 

Kata profesional  sendiri berarti :

  • Bersifat profesi
  • Memiliki keahlian dan keterampilan karena pendidikan dan latihan,
  • Mendapatkan penghasilan karena keahlian itu.
  • Orang yang tahu akan keahlian dan keterampilan.
  • Meluangkan seluruh waktunya untuk pekerjaan atau kegiatannya itu.
  • Bangga akan pekerjaannya.


Dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesional. Ia akan selalu mengembangkan dirinya sesuai dengan tuntutan.

Tuntutan perkembangan zaman. Sehingga keberadaannya senantiasa memberikan makna profesional. Seseorang dikatakan memiliki profesional manakala memiliki dua hal pokok.

Yaitu keahlian (kompetensi) yang layak sesuai bidang tugasnya dan pendapatan yang layak sesuai kebutuhan hidupnya.


b. Kualitas eksekutif dalam bisnis


Mengelola bisnis secara profesional, Biasa dipahami sebagai suatu kualitas yang wajib dipunyai oleh setiap eksekutif yang baik :

  • Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi.
  • Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.
  • Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya. 
  • Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain.
  • Namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya Profesional adalah 

https://www.gankoko.com/2022/02/mengelola-bisnis-secara-profesional.html
Gambar - Mengelola bisnis secara profesional -
Jaga sikap & moral profesional 


2. Mengelola bisnis secara profesional dan meningkatkan profesionalisme


Mengelola bisnis secara profesional, sangat bijaksana bila dapat menjaga keseimbangan. Dapat memisahkan kehidupan pribadi dan kehidupan bisnisnya. 

Paham betul dampak buruk dan dapat memperburuk suasana serta dapat merusak hubungan sesama rekan kerja maupun rekan bisnis. 


Bila mengungkap rahasia pribadi pada mereka :

  • Senantiasa bijak dalam menjaga informasi yang kritis terhadap superioritas dirinya dan kepentingan perusahaannya.
  • Bertindak bijaksana berarti sosok yang bisa dipercaya, baik secara personal maupun bisnis.
  • Tidak terbiasa dalam menceritakan pengalaman yang sifatnya pribadi.


a. Menjaga sikap dan moral profesi


Mengelola bisnis - Secara profesional, Menjaga sikap dan moral profesi harus selalu dipertahankan dan kontrol. 

Konsep diri seseorang antara lain sikap menghadapi tantangan, cobaan serta hambatan.


➤ Tidak memaksa


Seorang yang berjiwa atau bermoral bisnis profesional tentunya akan memiliki keahlian teknis. Keahlian khusus yang mendukung profesional. 

Dengan demikian dia akan mempunyai kekuatan (`power’). Sehingga dengan ‘power’ yang dia miliki, dia dapat melakukan tindakan untuk menekan pihak lain.


➤ Tidak berjanji


Satu sikap moral professional dalam menghadapi apapun yang telah, sedang dan bakal terjadi juga hal yang harus diperhatikan. 

Sikap ikhlas dalam menghadapi keberhasilan maupun kegagalan merupakan sikap professional yang ketiga. Berjanji merupakan tindakan yang mungkin sekali.

Menjadikan kita melanggar dua sikap moral sebelumnya yang di sebutan diatas. Kegagalan maka akan muncul memaksa atau mengiba dari salah satu pihak.

Bahkan kedua pihak, sehingga kesiapan menerima apapun yang bukan terjadi merupakan sikap moral profesi yang dibutuhkan.


➤ Tidak mengiba


Pada saat-saat tertentu pengelolaan bisnis, itu kesulitan atau hambatan muncul baik di pihak pekerja maupun perusahaan. 

Krisis ekonomi saat lalu (soalnya saya yakin saat ini sudah mulai tahap penyembuhan) banyak mengakibatkan kesulitan di kedua pihak.

Tentunya tidak bisa hanya dengan mengiba untuk menghadapi kesulitan. Tindakan mengiba ini bukan moral yang professional. 

Untuk ini dipandang perlu untuk memberikan catatan kecenderungan pada waktu ini dalam memberikan pengertian profesional. 

Jadi profesional tidak dapat dibebaskan dari perilaku dan ke seharian. 

Pertanyaannya bagaimana cara dapat memungkinkan seseorang bisa mempersiapkan dirinya menjadi seorang profesional dalam waktu yang relatif singkat ?

Jawabannya adalah pemagangan yang tepat, bervariasi dan efektif. Untuk mempersingkat masa pemagangan maka studi berbagai kasus baik yang terkait dengan evaluasi masalah. 

Serta cara penanggulangan termasuk studi perbandingan dalam berbagai aspek pembangunan. Sangat membantu mempercepat seseorang ahli.

Membantu mempercepat untuk mencapai tingkat profesional. Pelaku bisnis yang profesional dalam bisnis bukan hanya pintar dan cerdas. 

Memiliki kecerdasan ketika yang diterapkan dalam bidangnya. Profesional dapat juga berarti seseorang berhasil menguasai ilmu dari orang lain yang lebih hebat darinya. 

Etika kerja profesional merupakan satu landasan kepada masyarakat dimana masyarakat dapat mengawasi. 

Serta membolehkan untuk menilai setiap tindak tanduk mereka dari semasa ke semasa.


https://www.gankoko.com/2022/02/mengelola-bisnis-secara-profesional.html
Gambar - Mengelola bisnis secara profesional - 
Mengelola secara profesional


b. Meningkatkan profesional dalam bisnis


Mengelola bisnis - Secara profesional, Seorang Bisnis Profesional tidak akan berhasil apabila tidak memiliki pengetahuan, kemampuan, dan kemauan. 

Ada kemauan tetapi tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan tidak akan membuat orang menjadi Pelaku bisnis yang sukses. 

Sebaliknya, memiliki pengetahuan dan kemampuan tetapi tidak disertai kemauan tidak akan memasuki/dirintis capai kesuksesan. 

Untuk menjadi seorang bisnis profesional yang sukses tentu saja harus memiliki kompetensi yang memadai.

  • Memiliki ilmu pengetahuan
  • Keterampilan
  • Kualitas individual yang meliputi sikap
  • Motivasi
  • Nilai-nilai pribadi
  • Serta tingkah laku yang diperlukan.

Untuk melaksanakan pekerjaan/ kegiatan. ketrampilan mengatur dan menggunakan waktu.Keterampilan teknik lainnya secara spesifik. 

Keterampilan tersebut dapat berupa :

  • Keterampilan manajerial
  • Keterampilan konseptual
  • Keterampilan memahami
  • Mengerti
  • Berkomunikasi
  • Berelasi
  • Keterampilan merumuskan masalah dan cara bertindak.

Dalam bekerja atau pun dalam bisnis dibutuhkan sikap profesional. Guna meraih keberhasilan dalam berbisnis dan bekerja yang semakin ketat. 

Sehingga menuntut untuk bersikap profesional. Pelaku bisnis yang handal harus selalu bersikap bisnis profesional dalam kondisi apapun. 

Dan dapat memenuhi segala kesepakatan yang telah dibuat. Dapat menujukan bisnis profesional kepada klien. 

Jika seorang yang mampu bersikap profesional maka kelak akan meraih keberhasilan dalam bekerja maupun dalam bisnis.


➤ Tetap menjaga penampilan yang menarik


Dalam bekerja atau pun dalam bisnis, penampilan menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Dalam berbisnis harus penampilan menarik agar dapat meyakinkan klien.

Meyakinkan bahwa cocok mitra dengannya. Sementara dalam bekerja, harus penampilan sesuai dengan peraturan perusahaan. 

Sementara sebagian perusahaan membebaskan karyawan untuk berpakaian, asalkan sopan. Kebanyakan perusahaan mengharuskan karyawan untuk berpakaian rapi.

Rapi dan formal, bahkan menggunakan seragam. Guna menunjukan bisnis profesional, harus mengikuti semua ketentuan dalam penampilan sehingga dapat meraih keberhasilan.


https://www.gankoko.com/2022/02/mengelola-bisnis-secara-profesional.html
Gambar - Mengelola bisnis secara profesional -
Meningkatkan profesional dalam bisnis


➤ Bicara to the point


Biasanya, seorang seorang profesional lebih banyak bertindak daripada berbicara. Bicarakan hal yang penting saja tentunya dengan singkat.

Singkat padat kepada rekan kerja maupun rekan bisnis. Sampaikan inti dari pembicaraan kepada lawan bicara dengan jelas. 

Dengan begitu akan menjadi lebih profesional dibandingkan  orang lain. Jangan campur adukan urusan pekerjaan atau bisnis dengan urusan pribadi. 

Sebagai seorang bisnis profesional, harus membedakan urusan pekerjaan atau bisnis dengan urusan pribadi. 

Disaat menjalani profesi yang dijalan, harus bertindak dalam bisnis profesional dalam urusan pekerjaan atau bisnis. 

Ketika berada di rumah, harus bersikap profesional sebagai anggota keluarga.  Harus bisa menyelesaikan masalah tersebut sesuai dengan tempatnya masing-masing. 

Sebagai contoh, ketika memiliki permasalahan dalam bekerja atau dalam bisnis. Jangan bawa masalah tersebut ke rumah. 

Sebaliknya, jika terjadi masalah di rumah, jangan membawa masalah tersebut ke dalam urusan pekerjaan atau bisnis. 

Apabila hal tersebut dilakukan, dapat meningkatkan produktivitas sehingga terlihat lebih profesional dalam bekerja atau dalam bisnis.


➤ Meningkatkan hubungan baik sesama rekan kerja atau rekan bisnis


Dalam bekerja atau pun dalam bisnis. Membina hubungan baik dengan rekan kerja atau rekan bisnis Anda sebagai wujud pelaku bisnis profesional. 

Jangan anggap mereka sebagai mitra saja, namun jadikan mereka sebagai teman bahkan sahabat. Ketika berada di luar itu, anggap mereka sebagai seorang teman. 

Ajak rekan kerja maupun rekan bisnis Anda untuk makan siang bersama. Hangout bersama, olahraga bersama, liburan bersama dan kegiatan lainnya yang dapat menjalin keakraban. 

Disaat sedang berbisnis atau bekerja, anggap mereka sebagai mitra.


➤ Meningkatkan ilmu dan wawasan


Untuk menjadi seorang profesional, jangan pernah berhenti belajar. Terus perbanyak ilmu dan wawasan. Di jaman ini, ilmu tidak begitu sulit didapatkan.

Bisa mempelajari lewat internet, buku, belajar langsung dari ahlinya dan lainnya. Bersikaplah terbuka terhadap segala hal yang baru. 

Hal ini juga dapat mengasah kemampuan yang miliki serta memiliki keterampilan baru sehingga dapat meningkatkan produktivitas.


https://www.gankoko.com/2022/02/mengelola-bisnis-secara-profesional.html
Gambar - Mengelola bisnis secara profesional -
Ketrampilan pebisnis profesional


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel Mengelola bisnis secara profesional. 


Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine


Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Mengelola bisnis secara profesional
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2022/02/mengelola-bisnis-secara-profesional.html
Video - Mengelola bisnis secara profesional -
Strategi cerdas untuk meningkatkan Penjualan

Tuesday, 1 February 2022

Penyehatan usaha dari keterpurukan yang harus diketahui

 Penyehatan usaha dari keterpurukan. Keterpurukan yang disebabkan dari lingkungan bisnis yang tidak mendukung dan akan menjadikan sumber ancaman "

Sehat tidaknya perusahaan dapat bersumber dari lingkungan bisnis. Lingkungan bisnis yang tidak mendukung perkembangan perusahaan.

Lingkungan bisnis yang hanya menjadi sumber ancaman. Bisnis dapat dikatakan sebagai sumber sakitnya perusahaan.

Penyehatan operasional berusaha melakukan perubahan operasi perusahaan. Manajemen berusaha meningkatkan penghasilan yang diperoleh dengan berbagai teknik.

Strategi ini biasanya juga dipilih perusahaan yang memiliki fleksibilitas yang cukup dalam anggaran operasi. Membuka peluang adanya pengurangan biasa yang signifikan.


Baca juga  : Artikel yang terkait

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine  untuk mendapatkan informasi website lainnya yang lebih luas dan lengkap tentang bahasan ini.


https://www.gankoko.com/2022/02/penyehatan-usaha-dari-keterpurukan.html
Gambar - Penyehatan usaha dari keterpurukan


1. Penyehatan usaha dari keterpurukan -Tahapan penyehatan 


Penyehatan usaha dari keterpurukan. Langkah-langkah penyehatan usaha yang terpuruk.

Pelaku bisnis wajib memberitahukan kepada pihak-pihak yang terlibat bahwa bisnis dalam kondisi tidak sehat.

Tahap ini harus mampu menciptakan iklim dan membuka ruang untuk melakukan perubahan dalam skala besar.


a. Pergantian manajemen


Penyehatan usaha dari keterpurukan. Ketidak sehatan perusahaan sering juga disebabkan karena tidak cakap dalam mengelola bisnis.

Apabila hal ini terjadi maka pucuk manajemen tidak lagi memiliki legitimasi. Profesi tidak cukup untuk melakukan penyehatan perusahaan.

Bahkan dapat menjadi yang tertuduh penyebab kegagalan dalam pengelolaan perusahaan. Strategi pemulihan dalam rangka penyehatan usaha.

Pucuk manajemen perlu segera diganti. Pucuk manajemen baru diharapkan memiliki legitimasi yang lebih dari cukup.

Untuk melakukan perubahan orientasi strategi yang selama ini telah dimiliki perusahaan. Visi, misi, strategi dan budaya perusahaan yang lama telah terbukti gagal.

Gagal membawa pertumbuhan perusahaan. Secara riil, pucuk manajemen baru diharapkan mampu membawa perubahan strategis yang komprehensif.

Bukan sekedar operasional yang sifatnya tambal sulam. Di samping itu, pergantian  manajemen juga memiliki makna simbolik.

Sebagai bukti hukuman yang layak diberikan pada kegagalan manajemen yang lama. 

Tahapan proses penyehatan perusahaan adalah orang yang menduduki pucuk manajemen bisa dari luar maupun dari dalam.

Jika dari dalam harus dipilih dari sekian orang yang telah senior. Dan mempunyai pengalaman bekerja yang cukup lama untuk dipromosikan sebagai manajemen baru.

Harus dipilih orang yang mempunyai tingkat pengetahuan akademis. Memiliki kompetensi, ketrampilan yang tinggi, gaya dan peran kepemimpinan yang baik.

Sangat tidak mungkin apabila manajemen diduduki oleh orang yang tidak mempunyai syarat tersebut.


b. Pengendalian keuangan


Penyehatan usaha dari keterpurukan. Sentralisasi pengendalian keuangan menjadi salah satu hal terpenting penyehatan usaha. 

Tanpa memandang intensitas ketidak sehatan yang terjadi. Sebelum berpikir tentang efektivitas, manajemen terlebih dahulu memprioritaskan peningkatan efisiensi.

Perusahaan yang sakit memiliki kinerja keuangan yang tidak menggembirakan, dan bahkan buruk. Secara umum, sentralisasi dan pengetatan anggaran.

Ditujukan pada aliran kas, biaya material, biaya tenaga kerja langsung, biaya-biaya tidak langsung dan anggaran investasi. 

Pengetatan secara drastis biasanya diarahkan pada biaya tidak langsung, termasuk di dalam biaya penelitian dan pengembangan.

Perusahaan juga seringkali harus menunda investasi. Sentralisasi pengendalian keuangan dan efisiensi tidak sesederhana merumuskan.

Perusahaan yang tidak sehat, tidak memiliki budaya efisien. Justru karena tidak memiliki budaya tersebut, perusahaan menjadi tidak sehat.

Oleh karena itu implementasi sentralisasi pengendalian keuangan hampir pasti tidak dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan partisipatoris.

Dengan kata lain, pendekatan dari bawah tidak dapat digunakan dan lebih menggunakan pendekatan dari atas.


https://www.gankoko.com/2022/02/penyehatan-usaha-dari-keterpurukan.html
Gambar - Penyehatan usaha dari keterpurukan -
" Siklus manajemen "


c. Perubahan struktur organisasi


Penyehatan usaha dari keterpurukan. Strategi perubahan organisasi tidak sama dengan kedua strategi di atas.

Strategi perubahan struktur organisasi tidak serta merta diperlukan pada awal proses penyehatan bisnis.

Penerapan strategi ini secara ketat bahwa struktur organisasi mengikuti strategi. Perubahan struktur hanya terjadi setelah ada kebutuhan reorientasi strategi.

Strategi pemulihan dalam rangka penyehatan perusahaan. Struktur organisasi harus dilihat sebagai salah satu alat bantu mencapai tujuan perubahan strategi.

Perubahan struktur organisasi juga dapat terkesan prematur ketika organisasi hanya diartikan sebatas kesinambungan antar unit kerja.

Struktur organisasi baru dipahami ketika makna informal struktur tersebut dapat dikenali secara seksama.

Struktur organisasi tidak mungkin dapat dipahami hanya dengan memperhatikan karakter formal saja. Untuk itu bila diperlukan perubahan hendaknya didasari.

Dengan pertimbangan yang cermat dan hati-hati dan tidak perlu ditambahi dengan pertimbangan tergesa-gesa.


d. Reduksi biaya


Strategi reduksi biaya memiliki kaitan erat dengan strategi sentralisasi pengendalian keuangan.

Reduksi biaya dapat memiliki karakter strategis.Jika tujuan yang hendak dicapai adalah mencapai posisi yang lebih unggul dibandingkan pesaing.

Strategi reduksi biaya memiliki peran yang signifikan.Ketika perusahaan menderita kerugian. 

Khususnya jika jarak antara volume penjualan yang diraih mendekati titik impas (break-even point).

Sedikit saja reduksi biaya yang dilakukan, maka perusahaan tidak mengalami kerugian. Reduksi biaya material dapat dilakukan dengan cara perubahan strategi pembelian.

Strategi pembelian.yang lebih efektif dan efisien. Reduksi biaya tenaga kerja dapat dilakukan dengan peningkatan produktivitas.

Perusahaan berhasil memiliki keunggulan biaya tidak saja dalam jumlah, akan tetapi juga dalam struktur.

Dan jika diperlukan dapat dilakukan melalui pengurangan jumlah tenaga kerja.


e. Reduksi aset


Penyehatan usaha dari keterpurukan. Reduksi aset sangat diperlukan bagi perusahaan yang memiliki krisis keuangan yang besar. 

Yang merupakan salah satu syarat terpenting keberhasilan penyehatan perusahaan. 

Manajemen perusahaan harus dengan segera melakukan divestasi aset.Tanpa mengaitkan dengan strategi reorientasi produk.

Mendesaknya divestasi dan penjualan aset yang latar belakangnya oleh tingginya kebutuhan perusahaan untuk memperoleh dana segar.


f. Restrukturisasi hutang dan keuangan


Pada umumnya perusahaan sakit memiliki beban tetap bunga yang besar sebagai akibat kesalahan kebijakan keuangan yang tidak hati-hati.

Perusahaan memiliki rasio hutang terhadap modal yang terlalu tinggi. Dan melanggar kaidah umum yang normal yang biasanya dipegang dalam konteks manajemen keuangan.

Jumlah hutang lebih besar dari modal yang dimiliki, Oleh karena itu restrukturisasi hutang perlu dilakukan.

Namun perusahaan juga perlu melakukan restrukturisasi portofolio investasi. Restrukturisasi hutang melibatkan proses negosiasi ulang tentang perjanjian hutang piutang.

Antara perusahaan dengan pemberi kredit misalnya bank. Manajemen perlu melakukan peninjauan ulang terhadap jadwal pembayaran hutang.

Sampai pada pengunduran jatuh tempo.Perubahan hutang jangka pendek menjadi jangka panjang juga perlu dilakukan.

Sedangkan restrukturisasi keuangan mencakup kebijaksanaan alokasi arus keuangan kas. Maupun kredit yang diperlukan untuk penciptaan nilai tambah perusahaan.

Termasuk di dalamnya kebijakan distribusi keuangan bagi portofolio perusahaan.

Jadi restrukturisasi keuangan memiliki pengertian yang jauh lebih luas dibandingkan dengan restrukturisasi hutang.


https://www.gankoko.com/2022/02/penyehatan-usaha-dari-keterpurukan.html
Gambar - Penyehatan usaha dari keterpurukan -
" Strategi beda dengan taktik "


g. Reorientasi produk


Penyehatan usaha dari keterpurukan. Strategi reorientasi produk juga tetap diterapkan jika sebab ketidak sehatan perusahaan. 

Karena manajemen keliru dalam menentukan target dan segmen pasar yang dituju. Strategi ini tepat dijalankan jika perusahaan mengalami pertumbuhan yang cepat.

Namun tidak diikuti pertumbuhan penjualan yang dapat menimbulkan berkurangnya laba perusahaan.

Secara garis besar, strategi reorientasi produk meliputi pengurangan atau penambahan item. 

Secara praktis, reorientasi produk dapat diarahkan untuk keperluan pengurangan kerugian. Dan lini produk; pengurangan atau penambahan konsumen yang dilayani.

Baik secara geografis maupun jenis; perubahan komposisi bauran penjualan. Dengan lebih memperhatikan satu jenis produk tertentu atau konsumen tertentu.

Modifikasi atribut produk; keluar atau memasuki segmen pasar tertentu.

Mempertahankan laba dalam jangka pendek atau ditujukan untuk mencapai pemulihan kesehatan perusahaan jangka panjang.


h. Peningkatan program pemasaran


Perusahaan yang tidak sehat khususnya yang disebabkan oleh karena kesalahan professional manajemen.

Biasanya ditandai oleh rendahnya efektivitas implementasi program pemasaran. Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari rendahnya kinerja organisasi.

Perencanaan pemasaran tidak dapat dijalankan sebagaimana yang diharapkan.

Oleh karena itu manajemen memiliki kemungkinan untuk melakukan strategi peningkatan efektivitas program pemasaran.

Tanpa harus melakukan perubahan perencanaan pemasaran secara signifikan. Tidak ada kesalahan yang signifikan yang dijumpai pada perencanaan.

Akan tetapi, perencanaan tersebut tidak dapat diimplementasikan dengan hasil yang telah ditetapkan sebelumnya.

Manajemen perusahaan perlu meningkatkan laba potensial yang dimiliki dengan tanpa perlu melakukan modifikasi produk.

Serta segmen pasar yang dituju dengan hanya melakukan penyesuaian bauran pemasaran yang selama ini telah digunakan.

Manajemen harus mencari kombinasi dan keseimbangan baru yang lebih pas terhadap berbagai variabel :

  • Meliputi lini dan atribut produk
  • Saluran distribusi
  • Program penjualan
  • Harga
  • Promosi
  • Program pelayanan


Program penjualan dan harga adalah dua variabel yang lebih sering dipilih :


i. Akuisisi


Penyehatan usaha dari keterpurukan. Akuisisi juga merupakan strategi yang dapat dipilih sebagai strategi penyehatan perusahaan. 

Meskipun jarang ditemui implementasi di lapangan. Biasanya strategi ini lebih tepat dipilih oleh perusahaan yang mempunyai kondisi bisnis statis.

Perusahaan yang sedang dalam tahapan krisis keuangan yang buruk. Samping itu, pilihan terhadap strategi ini juga didasarkan pada pertimbangan.

Pertimbangan percepatan waktu yang diperlukan dalam pemulihan kesehatan perusahaan. Dengan akuisisi, perusahaan memiliki peluang sehat dalam tempo yang relatif cepat.

Akuisisi pada perusahaan sejenis atau masih mempunyai keterkaitan dalam kategori industri.Menjadikan perusahaan yang tidak sehat tersebut mempunyai efek komplementer. 

Perusahaan yang baru minimal bisa dijadikan patok duga atau benchmark kinerja bisnis. 

Akuisisi yang memiliki sifat lebih diversifikasi membuka peluang bagi perusahaan yang tidak sehat.

Untuk memasuki produk-produk yang tentu saja masih memiliki peluang bisnis yang besar. 

Setidaknya lebih besar dibandingkan pasar yang telah dimasuki yang kini hampir ditinggalkan.


j. Investasi


Strategi investasi biasanya dilakukan oleh perusahaan tidak sehat yang telah di akuisisi terlebih dahulu oleh perusahaan lain.

Jadi selama perusahaan yang tidak sehat tersebut tetap independen sebelum di akuisisi. 

Perusahaan hampir mustahil mampu mengimplementasikan strategi investasi karena biasanya tidak lagi memiliki dana yang memadai.

Keputusan melakukan investasi perlu dibuat oleh pemilik baru. Dan mungkin juga manajemen baru yang telah membeli perusahaan yang tidak sehat tersebut.

Investasi dapat diwujudkan misalnya dengan peralatan produksi yang telah kadaluwarsa. 

Dengan harapan akan dapat diperoleh struktur biaya yang lebih rendah dibandingkan pada masa sebelumnya.

Perusahaan berusaha bekerja dengan lebih efisien setelah memiliki alat produksi yang lebih baru.

Yang diusahakan bersamaan dengan pencapaian skala ekonomi yang lebih besar. Dengan demikian strategi investasi ini berjalan seiring dengan strategi reduksi biaya.

Tidak kalah pentingnya juga diikuti oleh strategi pemasaran yang lebih agresif untuk mencapai volume penjualan yang lebih besar.


https://www.gankoko.com/2022/02/penyehatan-usaha-dari-keterpurukan.html
Gambar - Penyehatan usaha dari keterpurukan -
" Jadikanlah kegagalanmu sebagai anak tangga
 menuju puncak kesuksesan "



2. Penyehatan usaha dari keterpurukan – cara bangkit dari keterpurukan 


Penyehatan usaha dari keterpurukan. Cara bangkit dari keterpurukan usaha adalah pelaku bisnis hikmah dari keterpurukan.

Merupakan bahwa kegagalan memberi pembelajaran. Menjadi pelaku bisnis harus tahan dan kuat menghadapi tantangan yang tidak ringan serta harus mau bekerja keras dan fokus. 

Strategi pemeliharaan secara berimbang strategi defensif dan agresif. Strategi pemeliharaan dalam penyehatan yaitu agar dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas bisnis :

  • Meningkatkan dan mempertahankan produktivitas usaha
  • Menjaga iklim kerja yang kondusif
  • Mencapai budaya perusahaan yang baru


Penyehatan operasional berusaha melakukan perubahan operasi perusahaan. Akan tetapi hampir sama sekali tidak bersentuhan dengan usaha merubah strategi bisnis :

  • Manajemen berusaha meningkatkan penghasilan yang diperoleh dengan berbagai teknik
  • Misalnya dengan pemotongan harga, promosi, penambahan dan perbaikan pelayanan konsumen, memperbaiki saluran distribusi dan kualitas baran
  • Manajemen melakukan pemotongan biaya misalnya biaya administrasi, pemasaran, penelitian dan pengembangan


Pemilihan strategi ini tepat dilaksanakan oleh pelaku bisnis yang beroperasi. Yang telah lama yang hampir tidak menyediakan peluang pangsa pasar.

Pebisnis memiliki fleksibilitas yang cukup dalam anggaran operasi sehingga membuka peluang adanya pengurangan biasa yang signifikan.


a. Langkah-langkah penyehatan


  • Mengembalikan situasi yang serba tidak teratur menjadi yang teratur sesuai dengan strategi yang telah direncanakan
  • Pemberian penilaian secara menyeluruh sesuai dengan strategi yang telah direncanakan. tentang penarikan penghasilan dari piutang dagang menjadi berjangka waktu pendek
  • Mulai dipikirkan kemungkinan mencari sumber tambahan penghasilan baru sesuai dengan strategi yang telah direncanakan


b. Tahapan penyehatan sesuai strategi yang di rencanakan


  • Manajemen melakukan evaluasi menyeluruh. Yang biasanya memerlukan waktu satu bulan sampai tiga bulan
  • Rencana penyehatan yang memerlukan waktu satu bulan sampai enam bulan
  • Manajemen mengimplementasikan penyehatan yang telah dibuat, biasanya memerlukan waktu enam bulan sampai dua belas bulan
  • Manajemen membuat langkah stabilisasi perusahaan, biasanya memerlukan waktu enam bulan sampai dua belas bulan
  • Penyiapan ke arah pertumbuhan bisnis. Memerlukan waktu antara satu sampai dua tahun


https://www.gankoko.com/2022/02/penyehatan-usaha-dari-keterpurukan.html
Gambar - Penyehatan usaha dari keterpurukan -
" Tahapan strategi generik langkah penyelamatan "


3. Penyehatan usaha dari keterpurukan – Strategi menormalkan usaha


Penyehatan usaha dari keterpurukan. Strategi penyehatan perusahaan dan divestasi adalah Strategi pemulihan pertumbuhan.

Sehat tidaknya perusahaan dapat bersumber dari lingkungan bisnis. Lingkungan bisnis yang tidak mendukung perkembangan perusahaan.

Lingkungan bisnis yang hanya menjadi sumber ancaman bisnis dapat dikatakan sebagai sumber sakitnya perusahaan. 


a. Strategi agresif


Yang bertujuan untuk merebut peluang bisnis kembali yang masih tersedia guna memperoleh laba :

  • Melakukan berbagai investasi dan pengembangan produk/jasa pendamping dan produk / jasa baru
  • Merebut peluang bisnis melalui investasi secara agresif


Kinerja operasional meliputi pertumbuhan penjualan, pertumbuhan laba, margin keuntungan.


b. Stabilitas aliran kas dan stabilitas penjualan.


Penyehatan usaha dari keterpurukan. Kinerja yang di harapkan untuk menguasai pangsa pasar, bila :

  • Tingginya kualitas produk yang di jual
  • Rendahnya biaya produksi
  • Memiliki ragam produk
  • Reputasi (citra) perusahaan yang baik
  • Kualitas pelayanan kepada konsumen baik
  • Keunggulan teknologi yang dimiliki
  • Jangkauan wilayah pemasaran


Langkah-langkah Penyehatan usaha yang terpuruk hendaknya dimiliki oleh pelaku bisnis. 

Pada umumnya pelaku bisnis cenderung menunggu-nunggu sampai gejala tersebut muncul ke permukaan.

Serta sulit menerima dan mengakui bahwa bisnisnya sedang sakit bukanlah hal yang mudah. Karena berkaitan langsung dengan penilaian pada relasi bisnis dan Kompetitor. 

Banyak contoh perusahaan-perusahaan besar yang berdiri bertahun-tahun. Namun tiba-tiba sakit keras secara mendadak dan akhirnya tutup. 

Mengenali gejala ketidak kesehatan perusahaan juga seringkali dipengaruhi oleh sudut pandang yang melihat dan kepentingannya.

Terpulang dari sisi mana melihatnya. Orang dalam dan luar perusahaan mungkin menemukan gejala yang berbeda.

Bahkan sesama orang dalam juga dapat merasakan gejala yang tidak sama.

Orang awam mungkin menafsirkan jika ada perusahaan yang secara mendadak mengalami pergantian manajemen.

Juga terancam di akuisisi oleh perusahaan lain sebagai perusahaan yang menderita sakit. 

Pemasok mungkin melihat dari keterlambatan pembayaran merupakan tanda ketidak kesehatan. Sedangkan manajemen bisa memperhatikan data lebih detail.


c. Evaluasi


Penyehatan usaha dari keterpurukan. Mengevaluasi misalnya pangsa pasar yang dikuasai :

  • Laba yang diperoleh
  • Likuiditas perusahaan
  • Tingkat penjualan yang diraih


Berdasarkan penjelasan di atas, apapun jenis perusahaannya bahwa yang namanya ketidak sehat.

Perusahaan perlu segera ditangani agar tidak menyebabkan perusahaan mengalami penutupan.

Dalam melakukan penyehatan perusahaan juga diperlukan langkah strategis yang tepat agar perusahaan dapat kembali sehat.

Artinya strategi penyehatan bisnis perlu diperhatikan. Dan perlu dilakukan oleh setiap pelaku bisnis.

Agar bisnis yang mengalami sakit tidak berlarur-larut sampai menyebabkan perusahaan mengalami penutupan.

Perusahaan yang mengalami penutupan akan memiliki banyak konsekuensi :

  • Pertama modal disetor akan terbuang sia-sia karena perusahaan mengalami sakit dan tutup
  • Kedua citra perusahaan juga akan mengalami kesan negatif di mata konsumen dan di mata stakeholder lainnya
  • Ketiga perusahaan yang tutup dapat dipastikan akan menimbulkan adanya PHK


https://www.gankoko.com/2022/02/penyehatan-usaha-dari-keterpurukan.html
Gambar - Penyehatan usaha dari keterpurukan -
" Langkah yang konkrit penyehatan usaha "


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Penyehatan usaha dari keterpurukan.".


Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine.


Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Penyehatan usaha dari keterpurukan
silahkan tonton video dibawah ini.

https://www.gankoko.com/2022/02/penyehatan-usaha-dari-keterpurukan.html
Video - Penyehatan usaha dari keterpurukan -
" Video - Penyehatan usaha - yang terpuruk -
Modal Habis dan Bangkrut, Harus Gimana? -
#TanyaJuragan Episode 6 "

Dokumen untuk pencatatan kas bank yang digunakan

" Dokumen untuk pencatatan kas bank yang digunakan, untuk kepentingan pencatatan harus dibuat mekanisme untuk kontrol pengeluaran / pe...