Wednesday, 24 November 2021

Memilih pasar sasaran pada segmentasi pasar


" Memilih pasar sasaran pada segmentasi pasar, tiap kelompok bisa ditargetkan untuk pasar sesuai kebutuhan, keinginan atau karakteristik pembeli "

Segmentasi pasar menurut Philip Kotler dan Gary Amstrong adalah pembagian sebuah pasar menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda. 

Segmentasi pasar dapat dimaksudkan sebagai pembagian pasar yang berbeda-beda (heterogen) menjadi kelompok-kelompok pasar yang homogen. 

Setiap kelompoknya bisa ditargetkan untuk memasarkan suatu produk sesuai dengan kebutuhan, keinginan, atau pun karakteristik pembeli yang ada di pasar tersebut. 

Dapat disimpulkan bahwa pengertian segmentasi pasar adalah pengelompokan pasar menjadi kelompok-kelompok konsumen yang homogen. 

Segmenting (Segmentasi Pasar), kelompok (bagian) dapat dipilih sebagai pasar yang dituju (ditargetkan) untuk pemasaran suatu produk. 


Baca juga : Artikel yang terkait 

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi tentang website yang terkait dengan materi bahasan ini yang lebih luas dan lebih lengkap.


Gambar - Memilih pasar sasaran - " Dasar melakukan segmentasi pasar  "
Gambar - Memilih pasar sasaran


Memilih pasar sasaran. Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses identifikasi dan menganalisis. 

Menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar. 

Agar segmentasi pasar atau pengelompokan pasar dapat berjalan dengan efektif maka harus memenuhi syarat-syarat pengelompokan pasar sebagai berikut :


1. Memilih pasar sasaran dan syarat-syarat pengelompokan pasar


Memilih pasar sasaran. Untuk menjalankan strategi dan menentukan segmentasi konsumen dalam kegiatan pemasaran bisnis tidak boleh sembarangan. 

Karena ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi terlebih dahulu oleh pebisnis. 

Syarat menentukan segmentasi pasar diantaranya adalah segmentasi harus bisa diukur. Termasuk mengukur besar dan luas pasar serta daya beli yang potensial di sana. 

Salah satu contoh hasil ukur dari segmentasi pasar adalah ketertarikan konsumen perempuan terhadap fashion dibandingkan laki-laki. 

Jika ukuran segmentasi ini sudah ada tentu pebisnis lebih mudah ketika mencari pelanggan :


a. Measurable (terukur)


Memilih pasar sasaran. Measurable berarti segmen pasar harus dapat membantu perusahaan dalam mengukur potensi pasar.

Daya beli konsumen serta ukuran alokasi sumberdaya.


b. Substansial (banyak)


Memilih pasar sasaran. Substansial berarti segmen tersebut harus besar dan profitable untuk dilayani.


c. Accessible (dapat diakses)


Memilih pasar sasaran. Accessible berarti segmen tersebut harus mudah di jangkau untuk dilayani.


d. Differentiable (dapat dibedakan)


Memilih pasar sasaran. Differentiabel berarti segmen tersebut dapat dibedakan dengan jelas.


e. Actionable (dapat dilayani)


Memilih pasar sasaran. Actionable berarti segmen tersebut dapat di jangkau atau dilayani dengan sumber daya yang dimiliki perusahaan.

Segmentasi pasar (marketing segmentation) merupakan suatu langkah awal pemasaran (marketing) untuk membagi-bagi berbagai macam konsumen. 

Konsumen yang ada di pasar dan memilih salah satu bagian dari segmen tersebut yang akan dijadikan target pemasaran (Marketing Target).  

Yang dimaksud dengan target pemasaran (Marketing Target) di atas adalah jenis konsumen yang dipilih merupakan tujuan pemasaran (marketing goals) paket outbound tour. 

Tujuan utama segmentasi pasar (Market Segmentation) adalah untuk merangsang semua pelanggan yang potensial. 

Pemasaran (marketing) yang tidak memiliki target adalah sia-sia, karena ada banyak kelompok pelanggan yang mungkin tidak tertarik untuk membeli jasa yang dijual. 

Inti dari suatu pemasaran (marketing) yang baik adalah mengambil satu segmen yang paling menarik dalam pelayanan. 

Pelayanan yang spesifik dan mengaplikasikan unsur-unsur pemasaran terhadap segmen tersebut. 

Segmentasi (segmentation) mencakup beberapa analisis sebagai berikut, segmen pasar (market segment) mana yang menjadi target pasar (market target) ? 

Apa yang pelanggan inginkan dari jenis pelayanan yang dijual ? 

Bagaimana cara terbaik untuk menyusun unsur-unsur pemasaran dalam memenuhi berbagai keinginan dan kebutuhan mereka ? 

Di mana pelayanan tersebut dipromosikan ? 

Dan kapan pelayanan itu dipromosikan ?.




2. Memilih pasar sasaran dan pembagian segmen pasar


Memilih pasar sasaran. Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda. 

Berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. 

Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses identifikasi dan menganalisis para pembeli di pasar produk atau menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar.

Segmentasi pasar yang efektif harus dapat diukur, dicapai, memberikan keuntungan, dapat dibedakan secara jelas dan dapat dilaksanakan. 

Segmentasi pasar didasarkan pada adanya kegagalan bisnis yang sebagian besar diakibatkan oleh kesalahan dalam memilih pasar :

 

a. Segmentasi pasar konsumen


Memilih pasar sasaran. Yaitu membentuk segmen pasar dengan menggunakan ciri-ciri konsumen (consumer characteristic). 

Kemudian perusahaan akan menelaah apakah segmen-segmen konsumen ini menunjukkan kebutuhan atau tanggapan produk yang berbeda.


b. Segmentasi pasar bisnis


Memilih pasar sasaran. Yaitu membentuk segmen pasar dengan memperhatikan tanggapan konsumen (consumer responses). 

Tanggapan terhadap manfaat yang dicari, waktu penggunaan, dan merek.


c. Segmentasi pasar yang efektif


Memilih pasar sasaran. Strategi pemasaran adalah suatu perencanaan yang di susun dan disimpulkan berdasarkan analisa.

Pada situasi atau kondisi pasar terhadap produk atau jasa perusahaan. 

Dan disepakati untuk di terapkan dalam metode penawaran atau penjualan produk berdasar perencanaan tersebut dengan tujuan jumlah penjualan. 

Penjualan semakin bertambah dan profit juga meningkat sehingga semakin cepat juga mencapai ROI. 

Dalam dunia usaha saat ini seiring perkembangan teknologi yang semakin maju. Persaingan dalam bisnis juga jadi lebih ketat dengan jumlah kompetitor terus bertumbuh. 

Perusahaan besar sekalipun butuh Strategi pemasaran yang tepat untuk bisa bertahan :


➣ Dapat diukur (measurable) 


Ukuran, daya beli, profil segmen. Contoh, segmentasi pasar dapat diukur adalah ketika seorang konsumen membeli produk. 

Produk elektronik karena terdorong atau tertarik oleh spesifikasi yang tinggi, harganya yang murah, serta modelnya yang elegan.


➣ Besar segmen (subtantial) 


Cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani. Segmentasi pasar harus cukup luas. Meski pun pada dasarnya segmentasi pasar membagi kelompok. 

Kelompok luas menjadi sempit, tapi bukan berarti kelompok tersebut dapat sangat sempit dan dengan jumlah konsumen yang minim. 

Segmentasi pasar juga harus cukup luas sehingga dapat menguntungkan perusahaan jika  segmentasi pasar tersebut dilayani perusahaan.


➣ Dapat di jangkau (accessible) 


Dapat di jangkau dan dilayani secara efektif. Segmentasi pasar harus dapat dicapai dengan baik. 

Hal ini berarti segmentasi pasar yang telah dibuat oleh perusahaan dapat dijadikan sebagai pasar sasaran (target market).


➣ Dapat dibedakan (differentiable)


Secara konseptual dapat dipisahkan dan memberi tanggapan yang berbeda terhadap elemen dan program bauran.


➣ Dapat diambil tindakan (actionable)


Program yang efektif dapat dirumuskan untuk menarik dan melayani segmen tersebut. 

Segmentasi pasar harus dapat dilaksanakan. Dengan demikian, semua program pemasaran yang telah disusun. 

Disusun dapat dijalankan dan dapat melayani segmen pasar secara efektif dan efisien. 




3. Memilih pasar sasaran dan dasar melakukan segmentasi pasar


Memilih pasar sasaran. Dalam menyusun strategi segmentasi, langkah  yang harus dilakukan adalah memilih dasar yang paling tepat untuk membagi pasar. 

Karakteristik konsumen yang menjadi dasar untuk melakukan segmentasi adalah :


a. Segmentasi Geografis


Memilih pasar sasaran. Pada segmentasi geografis, pasar dibagi menurut tempat.

Teori dalam strategi ini adalah bahwa orang yang tinggal di daerah yang sama memiliki kebutuhan. 

Kebutuhan dan keinginan yang serupa, dan bahwa kebutuhan dan keinginan ini berbeda dari kebutuhan dan keinginan orang-orang yang tinggal di daerah-daerah lain. 

Sebagai contoh, penjualan produk makanan tertentu dan/atau bermacam-macam makanan lebih baik di satu daerah daripada di berbagai daerah lain. 

Misalnya, nasi gudeg penjualan paling baik di Yogyakarta, sate ayam penjualan paling baik di Madura, buah apel penjualan paling baik di Malang, dll. 

Segmentasi geografis merupakan strategi yang berguna bagi banyak pelaku pemasaran. 

Menemukan berbagai perbedaan berdasarkan geografis relative mudah untuk berbagai produk. 

Di samping itu, segmen-segmen geografis dapat dicapai dengan mudah melalui media local, yang mencakup surat kabar, TV, radio, dan majalah.


b. Segmentasi demografis


Memilih pasar sasaran. Karakteristik demografis yang paling sering digunakan sebagai dasar untuk segmentasi pasar antara lain : 

  • Usia-Gender (jenis kelamin)
  • Status perkawinan
  • Pendapatan
  • Pendidikan
  • Pekerjaan
  • dsb.


Demografis membantu menemukan pasar target atau sasaran. 

Informasi demografis merupakan cara yang paling efektif dari segi biaya dan paling mudah diperoleh untuk mengenali target. 

Data-data demografis lebih mudah diukur daripada berbagai variabel segmentasi lain. 

Berbagai variabel denografis mengungkapkan kecenderungan yang memberikan isyarat. 

Isyarat berbagai peluang bisnis, seperti pergeseran usia, jenis kelamin, dan distribusi penghasilan.


c. Segmentasi psikologis


Memilih pasar sasaran. Karakteristik psikologis merujuk ke sifat-sifat diri atau hakiki konsumen perorangan. 

Strategi segmentasi konsumen sering didasarkan pada berbagai variabel psikologis khusus. 

Misalnya, para konsumen dapat dibagi menurut motivasi, kepribadian, persepsi, pengetahuan, dan sikap.




d. Segmentasi psikografis Segmentasi pasar


Memilih pasar sasaran. Bentuk riset konsumen terapan ini biasa disebut analisis gaya hidup. 

Profil psikografis salah satu segmen konsumen dapat dianggap sebagai gabungan berbagai : 

  • Kegiatan (activities)
  • Minat (interests)
  • Pendapat (opinions)
  • Konsumen (AIO) yang dapat diukur


Dalam bentuk yang paling umum, studi psikografis AIO menggunakan serangkaian pernyataan (daftar pernyataan psikografis) yang dirancang. 

Dirancang untuk mengenali berbagai aspek yang relevan mengenai kepribadian, motif membeli, minat, sikap, kepercayaan, dan nilai-nilai konsumen.


e. Segmentasi sosial budaya


Memilih pasar sasaran. Berbagai variabel sosiologis (kelompok) dan antropologis (budaya) yaitu variabel sosial budaya menjadi dasar-dasar lebih lanjut bagi segmentasi pasar. 

Sebagai contoh, berbagai pasar konsumen telah berhasil dibagi lagi menjadi berbagai segmen berdasarkan tahap dalam siklus : 

  • Kehidupan keluarga
  • Kelas sosial
  • Nilai-nilai budaya inti
  • Keanggotaan sub budaya
  • Keanggotaan lintas budaya


f. Segmentasi terkait pemakaian


Memilih pasar sasaran. Bentuk segmentasi ini sangat popular dan efektif dalam menggolongkan konsumen menurut Karakteristik :

  • Produk
  • Jasa
  • Pemakaian merek
  • Tingkat pemakaian
  • Tingkat kesadaran
  • Tingkat kesetiaan terhadap merek

 
Segmentasi tingkat pemakaian membedakan antara pemakai berat, pemakai menengah, pemakai ringan, dan bukan pemakai produk, jasa, atau merek khusus.


g. Segmentasi situasi pemakaian


Memilih pasar sasaran. Para pemasaran memfokuskan pada situasi pemakaian sebagai variabel segmentasi. 

Yang disebabkan oleh kesempatan atau situasi sering menentukan apa yang akan dibeli atau dikonsumsi para konsumen.


h. Segmentasi manfaat


Memilih pasar sasaran. Merubah gaya hidup memainkan peran utama dalam menentukan manfaat produk. 

Produk yang penting bagi konsumen, dan memberikan peluang bagi pemasaran untuk memperkenalkan produk dan jasa baru. 

Segmentasi manfaat dapat digunakan untuk mengatur posisi berbagai merek ke dalam golongan produk yang sama.


i. Segmentasi gabungan


Memilih pasar sasaran. Tiga pendekatan segmentasi gabungan (hybrid segmentation approach) adalah :


➣ Profil Psikografis-Demografis


Profil psikografis dan demografis merupakan pendekatan yang saling melengkapi yang akan memberikan hasil maksimal jika digunakan bersama.


➣ Segmentasi Geodemografis


Jenis segmentasi gabungan ini didasarkan pada pendapat bahwa orang yang hidup dekat dengan satu sama lain mungkin mempunyai :

  • Keuangan
  • Selera
  • Pilihan
  • Gaya hidup
  • Kebiasaan konsumsi yang sama


➣ VALS 2


Sistem VALS secara lebih tegas memfokuskan pada usaha menjelaskan perilaku membeli konsumen. 




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Memilih pasar sasaran pada segmentasi pasar "

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine 

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Memilih pasar sasaran
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2021/11/memilih-pasar-sasaran.html
Video - Memilih pasar sasaran - Segmen dan Target Pasar

No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.