Thursday, 4 November 2021

Bisnis dengan pondasi yang kuat agar dapat menjadi autopilot

Bisnis dengan pondasi yang kuat, Banyak pengetahuan yang bisa didapat diluar sana, namun terlalu banyaknya tips membuat menjadi orang bingung  “

Membangun bisnis harus memiliki pondasi yang kuat atau kokoh,  bagaikan pohon besar dengan akar yang kuat, berdaun rindang dan membuat teduh. 

Apa materi yang harus diketahui dan dipelajari, supaya dapat mewujudkan dasar bisnis yang kuat atau kokoh. Anggap bisnis bagaikan pohon yang besar.

Bagaikan pohon yang rindang, katakan sebuah pohon beringin. Pohon yang teduh dengan akar yang kuat.

Sudah tentu saja ingin diwujudkan dan untuk memulai membangun bisnis. 


Baca juga : Artikel yang terkait 

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi tentang website yang terkait dengan materi bahasan ini yang lebih luas dan lebih lengkap. 


https://www.gankoko.com/2021/11/bisnis-dengan-pondasi-yang-kuat.html
Video - Bisnis dengan pondasi yang kuat


Bisnis dengan pondasi yang kuat. Sebelum membangun bisnis harus jelas dan fokus. Bagaimana seharusnya memiliki gambaran pokoknya membangun bisnis. 

Seberapa besar mau membangun bisnis, Itulah yang dinamakan atau di istilahkan sebagai visi. Oleh karena itu, harus membayangkan bagaimana gambaran bisnisnya. 

"Saya ingin memiliki bisnis dengan mempunyai cabang-cabang, saya akan membuat konsep" 

Dengan beberapa image yang berbeda, bisnis yang sekarang ini tidak lagi ideal. 

Oleh karena itu, sebelum memiliki atau membangun bisnis harus dapat membayangkan visi nya terlebih dahulu. 

Dapat dibayangkan dahulu, dulu pesawat itu tidak ada. Telepon tidak ada, buku tulis belum ada, kereta juga belum ada, bahkan belum wujud ketika itu. 

Mulanya orang mulai berfikir dari khayalan mereka. Mereka memikirkan sesuatu yang bisa terbang membawa orang dari satu tempat ke tempat lain. 

Kemudian diciptakan. Dari imajinasi mereka yang berubah menjadi visi. Akhirnya, kapal terbang dibuat. 

Begitu juga bisnis yang akan dibangun harus dipikirkan gambarannya yang jelas mengenai bisnis yang akan membangun bisnis untuk dijalankan. 

Mungkin pada saat ini belum ada sekarang, tetapi akan terwujud di masa yang akan datang. Membayangkan untuk membangun bisnis dengan dasar yang kuat. 

Dari dasar awal bisnis yang kuat. Sekiranya menanam pohon, atau jika menyemai benih, apakah yang pertama muncul ? 

Pertama-tama sebagai pondasi adalah akar, bukan ? 

Akar adalah dasar atau pondasi yang paling penting. Akar ini sangat mendasar jika memiliki bisnis. Inilah yang dinamakan sebagai foundation. 

Sekiranya memiliki bisnis yang mempunyai dasar yang kuat, secara keseluruhan akan menjadi kuat juga. 

Namun, jika pondasi bisnisnya tidak cukup kuat, maka seluruh pokok bisnis akan mudah digoncang atau mudah runtuh. 

Jadi memerlukan dasar (Foundation) mesti kuat. Pondasi bagaikan akarnya harus kuat. Jadi apa maksud pondasi (Foundation) ? 

Pondasi bisnis yang kuat dan kokoh harus :

  • Berdasarkan visi dan misi
  • Berdasarkan keuangan
  • Berdasarkan kualitas 



1. Bisnis dengan pondasi yang kuat berdasarkan visi dan misi


Bisnis dengan pondasi yang kuat. Visi adalah sesuatu yang mungkin belum mempunyai idea mengenainya. Masih dalam imajinasi, masih dalam impian bisnis. 

Tetapi, benar-benar yang mau dicapainya. Contohnya, ada bisnis modern sekarang. Tidak dapat dibayangkan dalam konsep apa pun yang melalui dalam suatu rangkaian bisnis.

 Dimana bisnis dapat mengakses orang-orang di seluruh dunia. Dimasa yang lalu bisnis ini belum ada , tapi sudah ada sekarang. Itu semua bermula dari visi. 

Di awal dengan penglihatan sesuatu yang bahkan tidak ada, namun sekarang bisnis itu sudah ada wujudnya. "Apa misi bisnisnya? " 

Contohnya, memiliki bisnis, katakan bisnis modern yang baik saat ini, Katakan dari bisnis yang bernama amazon.com. 

Pemiliknya mempunyai misi untuk menjual hampir semua barang. Secara harfiah semuanya berawal dari hal-hal yang kecil hingga hal-hal yang terbesar. 

Oleh karena itu, untuk lebih mudah, bagi kebanyakan orang berkeinginan untuk membeli apa saja yang mereka kehendaki dan butuhkan. Itulah misi pemilik bisnis. 

Cara membuat orang lebih mudah untuk membeli produk apa pun yang ada padanya, yang menjual semuanya, yang berasaskan dalam online. Itulah salah satu misi. 

Ada yang mempunyai visi bisnis mengatakan. "Saya ingin orang-orang yang berbelanja merasa mudah, nyaman dan cepat. 

Pergi ke luar tidak lebih dari 5 menit untuk sampai ke tempat dimana barang yang di butuhkan bisa didapat. "Atau dengan kata lain misinya ingin mendekatkan diri kepada pelanggan. 

Jadi misinya adalah untuk lebih mendekati pelanggan. Untuk menjadi lebih mudah jika mereka ingin membeli kebutuhan sehari-hari. 

Memerlukan waktu hanya 5 minit saja untuk sampai ke toko. Dan sampai ke toko sangat cepat, mudah dan nyaman. Itulah misi. 

Jadi apa misi untuk bisnis yang diharapkan ke depannya ? 

Ada misi bisnis (perusahaan) lainnya yang mengatakan, "Saya ingin mendidik masyarakat dan negara melalui pusat pembelajaran." Apa misi anda? 

Itu yang paling penting. Bukan hanya visi, tetapi juga misi. Apakah motivasi itu ? 

Satu lagi contoh misi, Agar bisa mendapatkan lebih jelas. Apakah tahu Disney?  

Walt Disney mempunyai misi, "Saya mau anak-anak maupun orang dewasa bermain di tempat saya lupa bahwa mereka sudah dewasa." 

"Karena saya menginginkan dan menjadikan orang nyaman bermain. Mereka akan senang dan nyaman." 

Kebanyakan orang dewasa mengalami tekanan terhadap pekerjaan dan sebagainya. Mereka memerlukan tempat yang menarik untuk penyegaran (refreshing). Itu misi. 

Sudah jelas sekarang mengenai visi dan misi ini, bukan ?


2. Bisnis dengan pondasi yang kuat berdasarkan keuangan


Bisnis dengan pondasi yang kuat. Maksudnya, agar mengetahui membangun bisnis berdasarkan keuangan untuk berbisnis. 

Sekurang-kurangnya mempunyai target atau sasaran yang akan dituju. Sasarannya adalah untuk mencapai target omzet.  

Berapa besar keuntungan yang dikehendaki dari bisnisnya ? 

Sebagai contoh, katakan mempunyai misi untuk memiliki toko online, toko online yang menjual produk atau, jasa. 

Harus tahu berapa target perolehan dan keuntungan yang akan diperoleh. Contohnya, mempunyai visi menjual pakaian di toko online. Katalah mencoba dahulu. 

Dengan membeli pakaian di pasar. Seharga Rp. 35 K. Kemudian menjualnya melalui website seharga Rp. 55 K. Jadi keuntungannya adalah Rp. 20 K. 

Permulaan yang baik. Kemudian mencoba lagi dengan beberapa jenis pakaian, dari berbagai jenis pakaian yang berbeda. 

Katakanlah membeli dari pasar dengan harga Rp . 30 K, Rp.  40 K, Rp. 50 K. 

Lalu menjualnya di laman website : Jenis 1, 2, 3. dibeli 30 K untuk dijual 60 K, 40 K untuk dijual 70 K dan 50 K dijual 90 K. 

Nampaknya, keuntungannya cukup besar. melihat perolehan dari laman website. Bayangkan dengan mendapat perolehan besar hanya dengan beberapa jenis pakaian. 

Jadi akan bertambah besar. Bila hal ini dilakukan setiap hari dan secara konsisten, berapa potensi perolehan yang akan didapat. Hanya dengan menjual pakaian. 

Bagaimana kalau menjual makanan secara online di laman website. Berapa besar pertumbuhannya? 

Lebih-lebih lagi jika menjual jasa service. Oleh sebab itu, dipikirkan berapa besar potensi yang akan didapat dari produk jasa service ? 

Sekiranya menjual jasa service, katakan melakukan jasa service elektronik atau komputer, Jika menolong rekan yang sedang menghadapi masalah dengan komputernya. 

Lalu komputer tersebut diperbaiki. Setelah komputer terpasang maka akan mendapatkan tip dari pemilik komputer. 

Tapi tidak menilai layanan atas jasa service dari pemilik komputer. Katakan pemilik komputer memberi tip dengan sejumlah uang.Kemudian bertanya-tanya.

" Mendapatkan uang hanya dengan berbuat begitu saja." Jika dibuatkan dengan promosi, dengan membuat iklan, dan melakukannya dengan lebih professional. 

Mungkin akan mendapatkan lebih besar, hanya dengan melakukan jasa service seperti itu. 

Sesungguhnya dapat diramalkan atau diperhitungkan berapa besar perolehan dalam pekerjaan, jasa service. Jadi harus dipikirkan strateginya. Itu sisi keuangan. 

Jadi keuangan adalah potensi perolehan. Oleh sebab itu, apa saja jenis bisnis, dapat diperhitungkan perolehan. Serta besar keuntungannya. 

Memperhitungkan atau meramal bisnis. Lebih-lebih lagi jika bisnis yang sedang trend pada masa ini. Jadi harus melihat bisnis yang sedang trend. 

Memperhitungkan target pendapatan yang akan didapat dari bisnis, Itulah keuangan. 




3. Bisnis dengan pondasi yang kuat berdasarkan kualitas layanan


Bisnis dengan pondasi yang kuat. Apa saja jenis bisnisnya, harus memberikan kualitas yang terbaik. Kualitas adalah sesuatu yang lebih bermanfaat untuk pelanggan. 

Katakan memiliki bisnis jasa service pembersihan. Adakah jasa service pembersihan yang baik ?

Jangan katakan ahli dalam jasa service pembersihan, namun kenyataannya tidak layak dalam memberikan jasa service pembersihan. 

Fakta jasa service pembersihan yang diberikan tidak sama dengan iklannya. Tidak layak, pada umumnya kualitas berbanding dengan harga.

Jika memberikan jasa service pembersihan dengan baik, maka jasa service pembersihan yang diberikan adalah berkualitas dan bagus. 

Adakah jasa service pembersihan dapat dibuktikan. Hal yang terpenting dalam memberikan jasa service pembersihan harus berkualitas dan sesuai dengan harganya. 

Jadi intinya adalah sepadan kualitas dengan harganya. Pada umumnya orang lebih cenderung berfikir dengan kualitas. 

Pelanggan harus mendapatkan kualitas layanan sesuai dengan harga yang diberikan. 

Sebagai contoh, jika mau mendapatkan tiket kapal terbang kemudian memutuskan untuk terbang dengan Singapore Airlines. 

Dengan harga yang lebih mahal. karena mendapat kualitas yang lebih baik. di kapal terbang terdapat TV. TV berdasarkan permintaan. 

Tetapi, jika memilih perusahaan penerbangan yang sesuai anggaran (budjet), mungkin akan mendapat harga yang lebih murah. 

Tetapi, mendapat kualitas yang sama di dalam pesawat. Kenyamanan yang sama, kecepatan yang sama, semua fungsi yang sama. Itulah kualitas. 

Jadi kualitas adalah bagaimana dapat memberikan layanan yang sesuai dengan harga kepada pelanggan. Jangan berikan harga tinggi dengan kualitas rendah. 

Orang akan kecewa. Jangan membuat janji yang tidak sesuai. Kualitas harus konsisten. Contoh, katakan mempunyai Restoran Padang, kualitas makanan harus sama. 

Kualitas makanan sarapan pagi, makan tengah hari, dan makan malam semestinya sama (konsisten) Katakan makanan di pagi hari masih segar, ayam sedap. 

Tetapi ketika di waktu petang, makanannya tidak sama dengan makan disaat pagi atau sebaliknya. 




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Bisnis dengan pondasi yang kuat agar dapat menjadi autopilot " 

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us


Untuk melengkapi pemahaman tentang Bisnis dengan pondasi yang kuat
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2021/11/bisnis-dengan-pondasi-yang-kuat.html
Video - Bisnis dengan pondasi yang kuat -
TAHAPAN MEMBANGUN BISNIS

No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.