Sunday, 31 October 2021

Tujuan dan komponen sistem akuntansi dalam melakukan transaksi


" Tujuan dan komponen sistem akuntansi dalam melakukan transaksi, Untuk kebutuhan dan mencapai tujuan perusahaan pastinya kegiatan transaksi " 

Kegiatan transaksi pastinya melibatkan keuangan perusahaan sehingga pengorganisasian atau pencatatan transaksi perlu dilakukan. 

Perlu dilakukan guna menghasilkan informasi keuangan perusahaan. Kegiatan pengorganisasian transaksi inilah yang disebut sebagai sistem akuntansi. 

Sistem akuntansi merupakan organisasi formulir, catatan, dan laporan yang di koordinasi sedemikian rupa.

Untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen untuk pengelolaan perusahaan. 

Tujuan utama sistem akuntansi adalah untuk memberikan informasi bagi pihak internal dan eksternal tentang kegiatan dan keuangan suatu perusahaan.

Serta untuk mengurangi kesalahan dalam melakukan pencatatan akuntansi. 

Hasil keluaran dari sistem akuntansi dapat digunakan oleh manajemen untuk pengambilan keputusan bisnis dan keberlanjutan operasi perusahaan. 


Baca juga : Artikel yang terkait. 

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi tentang website yang terkait dengan materi bahasan ini yang lebih luas dan lebih lengkap.


https://www.gankoko.com/2021/10/tujuan-dan-komponen-sistem-akuntansi.html
Gambar - Tujuan dan komponen sistem akuntansi


1. Tujuan dan komponen sistem akuntansi dalam kegiatan perusahaan


Tujuan dan komponen sistem akuntansi. Dunia akuntansi kini begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari. 

Berbagai teori dalam akuntansi sering ditemui dan, secara sadar atau tidak sadar, kita aplikasikan. 

Akuntansi merupakan sebuah disiplin ilmu yang mengajari pengukuran dan penjabaran terkait dengan informasi yang melibatkan keuangan.

Praktik ilmu akuntansi biasa diaplikasikan dalam manajemen keuangan perusahaan.dengan tujuan untuk mengetahui kondisi dari bisnis atau keuangan perusahaan. 

Berikut ini terdapat beberapa tujuan sistem akuntansi, antara lain sebagai berikut : 


a. Penyedia informasi


Tujuan dan komponen sistem akuntansi. Penyedia bagi pengelolaan kegiatan usaha baru. Dalam perusahaan yang baru berjalan sangat dibutuhkan pengembangan sistem akuntansi. 

Pada perusahaan dibidang dagang jasa, manufaktur sangat memerlukan pengembangan sistem akuntansi lengkap. 

Hal ini berguna agar kegiatan perusahaan berjalan dengan lancar. 


b. Memperbaiki informasi


Tujuan dan komponen sistem akuntansi. Memperbaiki yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada.

Seringkali sistem akuntansi yang berlaku tidak dapat memenuhi kebutuhan manajemen.

Mutu informasi, ketepatan penyajian dan struktur informasi yang terdapat dalam laporan. Hal ini disebabkan oleh perkembangan usaha perusahaan.

Sehingga dengan sendirinya menuntut sistem akuntansi untuk dapat menghasilkan laporan.

Laporan dengan mutu informasi yang lebih baik dan tepat dalam penyajiannya.dengan struktur informasi yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan perusahaan.


c. Perbaikan pengendalian akuntansi dan pengecekan intern.


Tujuan dan komponen sistem akuntansi. Akuntansi merupakan pertanggungjawaban kekayaan suatu perusahaan atau organisasi. 

Dalam hal pengembangan sistem akuntansi selalu digunakan untuk memperbaiki perlindungan terhadap kekayaan perusahaan.

Sehingga pertanggungjawaban terhadap penggunaan kekayaan organisasi dapat dilaksanakan dengan baik.


d. Mengurangi biaya klerikal 


Tujuan dan komponen sistem akuntansi. Mengurangi biaya klerikal dalam penyelenggaraan catatan akuntansi.

Dalam hal ini informasi dapat dijadikan sebagai barang ekonomi yang memiliki banyak manfaat. 

Hal tersebut untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan sumber ekonomi lainnya. Jika pengorbanan lebih besar dari manfaatnya maka sistem yang sudah ada. 

Sistem yang sudah ada perlu dirancang kembali guna untuk mengurangi pengorbanan sumber daya bagi penyedia informasi tersebut.




2. Tujuan dan komponen sistem akuntansi untuk menghasilkan laporan keuangan


Tujuan dan komponen sistem akuntansi. Sementara tujuan utama dari sistem akuntansi adalah untuk melacak pendapatan dan pengeluaran.

Ada banyak cara berbeda untuk melakukan itu. Manajer bisnis harus melangkah mundur dan mengidentifikasi kebutuhan mereka. 

Kebutuhan saat mempertimbangkan program akuntansi untuk perusahaan mereka. Untuk proses pengelolaan sistem akuntansi yang lebih baik, gunakan software akuntansi. 

Software yang sudah terbukti dan teruji dalam membantu pengelolaan keuangan bisnis banyak perusahaan.

Berikut ini terdapat beberapa komponen utama sistem akuntansi, antara lain sebagai berikut :


a. Masukan (Input)


Tujuan dan komponen sistem akuntansi. Masukan adalah data yang dimasukkan ke dalam sistem informasi beserta metode dan media.

Digunakan untuk menangkap dan memasukkan data tersebut ke dalam sistem. Masukan terdiri dari transaksi, permintaan, pertanyaan, perintah dan pesan. 

Umumnya masukan harus mengikuti aturan dan bentuk tertentu mengenai isi, identifikasi, otorisasi, tata letak dan pengolahan. 

Cara untuk memasukkan ke dalam sistem akuntansi dapat berupa tulisan tangan. 

Formulir kertas, pengenalan karakteristik fisik seperti sidik jari, papan ketik (keyboard) dan lain-lain. 

Contoh : Dalam sistem akuntansi untuk menghasilkan laporan penjualan per jenis produk.transaksi penjualan dan retur penjualan merupakan masukan. 

Data tanggal transaksi, jenis produk, kuantitas yang dijual, harga jual satuan, nama pelanggan.

Merupakan masukan yang dimasukkan ke dalam sistem akuntansi. Hal tersebut untuk menghasilkan informasi penjualan per jenis produk. 

Media yang digunakan untuk memasukkan data. Data ke dalam sistem akuntansi dapat berupa formulir faktur penjualan.

Faktur penjualan yang mempunyai format dan aturan tertentu untuk pengisiannya.




b. Model 


Tujuan dan komponen sistem akuntansi. Model terdiri dari logico-mathematical models yang mengolah masukan dan data yang disimpan. 

Dengan berbagai macam cara. Untuk memproduksi hasil yang dikehendaki atau keluaran.

Logico-mathematical model dapat kombinasi unsur-unsur data untuk menyediakan jawaban atas suatu pertanyaan, 

Atau dapat meringkas atau menggabungkan data menjadi suatu laporan ringkas.

Contoh :

Pengolahan data pendapatan dan beban untuk menghasilkan laporan laba rugi memerlukan logico-mathematical model yang sederhana berikut ini :

Laba = Pendapatan – Beban

Memberikan jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan oleh Manajer Keuangan mengenai saldo piutang debitur diperlukan logico-mathematical model sederhana.


c. Keluaran (Output)


Tujuan dan komponen sistem akuntansi, Produk suatu sistem informasi adalah keluaran yang berupa informasi yang bermutu dan dokumen.

Semua tingkat manajemen dan semua pemakai informasi. Pemakai informasi intern maupun pemakai informasi ekstern. 

Keluaran suatu sistem merupakan faktor utama yang menentukan bagian-bagian lain suatu sistem informasi. 

Jika keluaran suatu sistem informasi tidak sesuai dengan kebutuhan pemakai informasi. 

Perancangan bagian masukan, model, teknologi, basis data, dan pengendalian tidak ada manfaatnya.

Keluaran sistem akuntansi dapat berupa laporan keuangan, faktur, surat order pembelian, cek, laporan pelaksanaan anggaran.

Misalnya berapa semua sampai saat ini, pesan, perintah, hasil suatu pengambilan keputusan yang di program. Senario dan simulasi, dan aturan pengambilan keputusan. 

Mutu yang harus melekat dalam keluaran sistem informasi adalah ketelitian, ketepatan waktu, dan relevansi. 

Media yang dipakai untuk menyajikan keluaran sistem informasi dapat berupa : layar monitor, mesin pencetak (printer), alat pendengar (audio), atau microfilm. 

Umumnya keluaran sistem akuntansi berupa hasil cetak dan tayangan pada monitor computer.


d. Teknologi (Technology)


Tujuan dan komponen sistem akuntansi. Teknologi ibarat mesin untuk menjalankan sistem informasi. Teknologi Sistem akuntansi :

  • Menerima masukan
  • Menjalankan model
  • Menyimpan
  • Mengakses data
  • Menghasilkan
  • Menyampaikan keluaran
  • Mengendalikan seluruh sistem. 


Dalam sistem informasi berbasis computer dan penyimpan data diluar (auxiliary storage), telekomunikasi, dan perangkat lunak (software).

Contoh : Untuk menghasilkan informasi penjualan harian, suatu, sebuah rumah makan menggunakan teknologi berupa register kas (cash register). 

Mesin yang digunakan oleh rumah makan ini mampu membuat ringkasan sampai dengan 20 macam jenis makanan dan minuman yang dijual.


e. Basis Data (Data Base)


Tujuan dan komponen sistem akuntansi. Basis data merupakan tempat untuk menyimpan data yang digunakan. Untuk melayani kebutuhan pemakai informasi. 

Basis data dapat diperlakukan dari dua sudut pandang secara fisik dan secara logis. 

Basis data secara fisik berupa media untuk menyimpan data, seperti kartu buku besar, pita magnetic, disk, disket, kaset, kartu magnetic, chip, dan microfilm. 

Basis data secara fisik merupakan tempat sesungguhnya suatu data disimpan. 

Bagaimana mencari, menggabungkan, dan mengambil data yang disimpan untuk memenuhi kebutuhan khusus pemakai. 

Oleh karena itu, basis data dapat dipandang dari sudut pandang logis yang bersangkutan dengan bagaimana struktur penyimpanan data.

Sehingga menjamin ketepatan, ketelitian, dan relevansi pengambilan informasi untuk memenuhi kebutuhan pemakai.




f. Pengendalian (Control)


Tujuan dan komponen sistem akuntansi. Tujuan utama sistem akuntansi adalah untuk memberikan informasi bagi pihak internal dan eksternal.

Informasi tentang kegiatan dan keuangan suatu perusahaan. Serta untuk mengurangi kesalahan dalam melakukan pencatatan akuntansi. 

Hasil keluaran dari sistem akuntansi dapat digunakan oleh manajemen untuk pengambilan keputusan bisnis dan keberlanjutan operasi perusahaan. 

Semua sistem informasi harus dilindungi dari bencana dan ancaman, seperti : 

  • Bencana alam, 
  • Api
  • Kecurangan
  • Kegagalan sistem
  • Kesalahan
  • penyelewengan
  • Penyadapan
  • Ketidakefisienan
  • Sabotase


Tujuan dan komponen sistem akuntansi. Orang-orang yang dibayar untuk melakukan kejahatan. 

Beberapa cara yang perlu dirancang untuk menjamin perlindungan, integritas, dan kelancaran jalannya sistem informasi adalah :

  • Penggunaan sistem pengelolaan catatan
  • Penerapan pengendalian akuntansi
  • Pengembangan rancangan induk sistem informasi
  • Pembuatan rencana darurat dalam hal sistem informasi gagal menjalankan fungsinya
  • Penerapan prosedur seleksi karyawan
  • Pembuatan dokumentasi lengkap tentang sistem informasi yang digunakan oleh perusahaan
  • Perlindungan dari bencana api dan putusnya aliran listrik
  • Pembuatan sistem penunjang untuk mengantisipasi kegagalan sistem informasi yang sekarang digunakan dan pembuatan tempat penyimpanan data diluar perusahaan sebagai cadangan (backup)
  • Pembuatan prosedur pengamanan dan penggunaan alat-alat pengamanan serta pengendalian akses ke dalam sistem informasi.

Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Tujuan dan komponen sistem akuntansi dalam melakukan transaksi " 

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us


Untuk melengkapi pemahaman tentang Tujuan dan komponen sistem akuntansi
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2021/10/tujuan-dan-komponen-sistem-akuntansi.html
Video - Tujuan dan komponen sistem akuntansi -
"Memahami Konsep Sistem Informasi Akuntansi"

No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.