Sunday, 28 March 2021

Pentingnya akuntansi untuk perusahaan sebagai sumber informasi keuangan

" Pentingnya akuntansi untuk perusahaan, sebagai sumber informasi keuangan perusahaan mengenai berbagai macam transaksi keuangan yang terjadi "

Yang salah satu sistem yang dapat digunakan oleh manajemen perusahaan ialah sistem akuntansi gaji. 

Hal demikian untuk mengatasi adanya kesalahan dan penyimpangan dalam segi perhitungan. 

Perhitungan dan pembayaran gaji atau upah maka hal ini perlu sekali dibuat suatu sistem akuntansi gaji dan upah. 

Sistem akuntansi gaji juga dirancang oleh perusahaan untuk memberikan suatu gambaran yang jelas mengenai gaji karyawan. 

Sehingga mudah dipahami maupun mudah digunakan. Tujuan rekaman, kategori, menganalisis dan melaporkan informasi manajemen keuangan yang tepat waktu.


Baca juga : Artikel terkait


Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi website lainnya yang lebih luas dan lengkap tentang bahasan ini


https://www.gankoko.com/2021/03/pentingnya-akuntansi-untuk-perusahaan.html
Gambar - Pentingnya akuntansi untuk perusahaan


1. Pentingnya akuntansi untuk perusahaan dalam mendukung operasi


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Sistem akuntansi dalam sebuah perusahaan memiliki fungsi yang sangat besar. 

Fungsi yang besar terutama dalam hal pencatatan dan pengawasan. Ada beberapa fungsi dari sistem akuntansi yang mungkin belum banyak disadari. 

Beberapa hal tersebut diantaranya ialah :


a. Mengumpulkan dan menyimpan data


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Akuntansi sebagai sebuah sistem pencatatan. 

Biasanya memiliki uraian lengkap mengenai kegiatan dan transaksi yang dilakukan perusahaan secara detail. 

Jika tidak ada sistem akuntansi, maka kemungkinan sebuah kegiatan akan terlupakan menjadi sangat besar sehingga lupa untuk diperhatikan. 

Sistem akuntansi bisa menghimpun semua catatan bisnis dalam bentuk yang lebih efisien.


b. Menyediakan informasi berguna


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Selain berfungsi untuk mengumpulkan dan menyimpan. Sistem akuntansi ini bisa menjadi sarana penyedia informasi. 

Dalam sistem manual misalnya, berbagai catatan perusahaan. Disajikan dalam bentuk laporan yang mudah untuk dicerna. 

Hal ini akan berpengaruh terhadap pengambilan keputusan guna melakukan kegiatan manajemen yang baik dan sesuai.


c. Menyediakan pengendalian internal


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Salah satu fungsi penting manajemen adalah untuk melakukan pengendalian internal. Agar bisa sesuai dengan tujuan perusahaan. 

Sistem yang dilakukan dalam akuntansi ini bisa memberikan informasi yang terpercaya mengenai kondisi perusahaan. 

Hal ini tentu mempermudah pengecekan terhadap segala aktivitas yang dilakukan kemudian mengendalikannya.


d. Mendukung fungsi kepengurusan


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Berbagai posisi di perusahaan memiliki tanggung jawab tertentu berdasarkan job desk masing-masing. 

Keberadaan pencatatan dengan sistem akuntansi ini bisa memberikan informasi mengenai pemakaian sumber daya perusahaan dan ketersediaan. 

Dari informasi ini, pihak manajemen bisa melakukan evaluasi kinerja dari berbagai laporan akuntansi yang diberikan.


e. Mendukung kegiatan operasi


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Sistem akuntansi yang disediakan melalui kegiatan akuntansi.

Bisa menyediakan bagian mana yang harus dilakukan pengecekan ulang dan perbaikan. 

Jadi misalnya ada kesalahan dan keanehan dari sebuah sistem akuntansi yang tidak efektif, maka kegiatan operasi perusahaan bisa diperbaiki. 

Ini tentunya akan mendukung kegiatan operasi supaya bisa berjalan dengan efisien. Dari penjelasan di atas dapat didapatkan beberapa poin penting mengenai sistem akuntansi. 

Sistem akuntansi peran penting dalam sebuah perusahaan sehingga perlu mendapat perhatian lebih.


2. Pentingnya akuntansi untuk perusahaan dan unsurnya


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Hal ini dilakukan agar informasi yang terdapat di dalamnya bersifat akurat. 

Informasi yang tepat dan bisa dipercaya untuk minimal kesalahan informasi. Ada beberapa unsur yang harus terdapat di dalam sistem akuntansi ini diantaranya ialah :


a. Formulir


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Unsur pertama dalam sistem akuntansi adalah keberadaan formulir sebagai dokumen.

Yang biasa dipakai untuk pencatatan berbagai transaksi perusahaan. Formulir sendiri berisi data transaksi dimana data tersebut menjadi dasar dalam pencatatan yang dilakukan. 

Formulir merupakan dokumen yang digunakan untuk merekam terjadinya transaksi. Formulir sering disebut juga dengan istilah dokumen. 

Karena dengan formulir ini peristiwa yang terjadi dalam organisasi direkam (di dokumentasi) di atas secarik kertas.


b. Jurnal


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Jurnal merupakan catatan akuntansi pertama yang digunakan untuk mencatat.

Klasifikasi dan meringkas data keuangan dan data lainnya. Jurnal adalah unsur dari sistem ini yang biasanya berupa data pengelompokan.

Pencatatan transaksi sejenis, serta ringkasan dari formulir yang ada. Sumber informasi pencatatan dalam jurnal ini adalah : 

  • Jurnal Penerimaan Kas, jurnal yang disediakan khusus untuk mencatat transaksi penerimaan kas
  • Jurnal Pengeluaran Kas, jurnal yang khusus disediakan untuk mencatat segala jenis pengeluaran kas
  • Jurnal Pembelian, jurnal yang digunakan untuk mencatat pembelian secara kredit. Pembelian secara tunai masuk ke dalam jurnal pengeluaran kas
  • Jurnal Penjualan, jurnal yang disediakan khusus untuk mencatat transaksi penjualan secara kredit. Penjualan secara tunai dimasukkan dalam jurnal penerimaan kas
  • Jurnal Umum disediakan khusus untuk mencatat penyesuaian pembukuan, koreksi transaksi dan hal lain yang tidak dapat dicatat dalam jurnal khusus


Data yang didapatkan kemudian akan di input (post) dalam buku besar untuk arsip lebih lanjut. 

Hasil dari ringkas data kemudian di-posting ke rekening yang bersangkutan di dalam buku besar. 




c. Buku besar (General Ledger)


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Buku besar terdiri dari rekening-rekening yang digunakan. Untuk meringkas data keuangan yang telah dicatat sebelumnya dalam jurnal. 

Rekening-rekening dalam buku besar ini disediakan sesuai dengan unsur-unsur informasi yang disajikan dalam laporan keuangan. 

Setelah melakukan pencatatan dalam jurnal. Selanjutnya keuangan akan diringkas lagi di dalam buku besar.  

Buku besar ini berisi kumpulan rekening dari beberapa jurnal agar lebih mudah untuk di arsip. 

Rekening dari buku besar bisa juga menjadi klasifikasi data keuangan agar mempermudah penyusunan laporan keuangan.


d. Buku pembantu (Subsidiary ledger)


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Keberadaan buku pembantu di dalamnya berisi rekening pembantu. Yang terdapat di dalam rekening tertentu di buku besar.

Buku pembantu dan buku besar ini adalah dua hal yang sudah merupakan catatan akhir sehingga tidak ada lagi pencatatan selanjutnya. 

Dengan kata lain, kedua buku ini tidak bisa diringkas dan dilakukan penyajian dalam bentuk lain lagi. 
 
Buku pembantu, jika data keuangan yang menggolongkan dalam buku besar diperlukan rinci lebih lanjut dapat dibentuk buku pembantu. 

Buku pembantu terdiri dari rekening-rekening pembantu yang merinci data keuangan yang tercantum dalam rekening tertentu. 

Contoh rekening piutang dagang dalam buku besar dibuatkan rincian untuk setiap langganan.


e. Laporan


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Laporan. Hasil akhir proses akuntansi adalah laporan keuangan yang dapat berupa :

  • Neraca
  • Laporan perhitungan Rugi-Laba
  • Laporan perubahan modal.


Hasil akhir dari keseluruhan proses sistem akuntansi yang sudah dilakukan akan disajikan dalam bentuk laporan akhir ini. 

Laporan ini bisa berupa berbagai jenis, bergantung dengan isinya seperti misalnya laporan perubahan modal, laporan laba rugi, dan laporan harga pokok penjualan. 

Di laporan ini juga tersedia daftar utang yang dimiliki perusahaan beserta saldo persediaan.


3. Pentingnya akuntansi untuk perusahaan  dan siklus - siklusnya


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Melalui akuntansi, baik secara perhitungan manual atau menggunakan aplikasi akuntansi. 

Perusahaan mampu mengetahui tingkat keuntungan atau laba, dasar penentuan pajak, hingga potensi kerugian. 

Sistem akuntansi adalah sebuah ikhtisar yang terdiri dari catatan manual atau komputerisasi transaksi keuangan. 

Berikut ini terdapat beberapa macam-macam sistem akuntansi, antara lain sebagai berikut:


a. Siklus pendapatan (revenue cycle)


Merupakan rangkaian aktivitas bisnis. Kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan. 

Serta tagihan kas sebagai pembayaran dari penjualan tersebut.


b. Siklus pengeluaran (expenditure cycle)


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Merupakan rangkaian aktivitas bisnis. Operasional pemrosesan data terkait dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa.


c. Siklus penggajian (payroll cycle)


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Merupakan rangkaian aktivitas bisnis.

Operasional pemrosesan data terkait yang berhubungan dengan cara yang efektif dalam mengelola pegawai.


d. Siklus produksi (production cycle)


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Merupakan rangkaian aktivitas bisnis dan operasional pemrosesan data.

Data yang terkait yang terus berulang dengan pembuatan produk.




4. Pentingnya akuntansi untuk perusahaan untuk jenis-jenis perusahaan


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Sistem ini memiliki berbagai jenis contoh yang biasa dilakukan bergantung dengan kebutuhan perusahaan. 

Biasanya sistem akuntansi diterapkan dalam bidang yang berbeda-beda karena kompleks cakupan sebuah perusahaan. 

Berikut ini adalah beberapa contoh dari sistem ini yang bisa disajikan :


a. Sistem akuntansi untuk perusahaan jasa


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Sistem akuntansi jasa contohnya jasa kontraktor memiliki kebutuhan yang berbeda. 

Sistem akuntansi lainnya. Mereka membutuhkan kemampuan untuk melacak biaya dan kemajuan proyek pembangunan mereka. 

Sistem akuntansi untuk kontraktor harus melaporkan biaya material dari produk yang masuk ke setiap proyek. 

Berapa banyak jam kerja yang dikonsumsi dan berapa persentase penyelesaian proyek. Kontraktor biasanya membiayai biaya proyek mereka dengan jalur kredit bank. 

Kewajiban mereka harus memiliki informasi tentang jumlah yang ditarik pada garis kredit dan tanggal jatuh tempo pinjaman.




b. Sistem akuntansi untuk manufaktur (pabrikan)


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Industri manufaktur membuat dan merakit produk. 

Sistem akuntansi mereka harus memiliki informasi tentang persediaan, jam kerja, biaya overhead dan komisi penjualan. 

Manufaktur dapat memiliki tiga jenis inventaris: bahan baku, produk dalam produksi, dan produk jadi. 

Manufaktur juga perlu tahu berapa jam kerja yang digunakan untuk membuat setiap produk. Sistem pengkajian perlu melacak setidaknya tiga jenis personil. 

Tenaga kerja manufaktur per jam, staf administrasi dengan gaji, dan tenaga penjualan yang dibayar berdasarkan komisi. 

Biaya overhead harus dialokasikan ke biaya manufaktur untuk menentukan biaya individu untuk membuat setiap produk.


c. Sistem akuntansi untuk perdagangan


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Bisnis ritel terdiri dari pembelian dan penjualan produk. Sistem akuntansi ritel berisi laporan rinci inventory. 

Perincian ini harus mencakup tingkat inventory, tingkat turnover tahunan, laba setiap, produk dan poin pemesanan ulang. 

Karena sebagian besar pengecer membeli banyak produk yang berbeda, sistem akuntansi mereka membutuhkan informasi yang luas. 

Informasi status hutang dagang, waktu pengiriman dan diskon yang tersedia. Retailer menjual barang jadi. 

Sehingga mereka membutuhkan laporan tentang rekening bank mereka dan waktu pemrosesan kartu kredit dan biaya. 

Memerlukan informasi terperinci tentang inventaris mereka: biaya setiap barang, penjualan per produk, dan keuntungan masing-masing produk. 

Peralatan point-of-sale harus terhubung langsung ke software akuntansi untuk laporan real-time.


d. Sistem akuntansi untuk organisasi nirlaba (non-profit)


Pentingnya akuntansi untuk perusahaan. Organisasi nirlaba (non profit) perlu melacak donatur mereka untuk mengidentifikasi siapa yang memberi mereka uang. 

Suatu organisasi nirlaba berkewajiban untuk mengirim laporan sumbangan mereka pada akhir tahun.

Kepada para donatur untuk digunakan dengan pengajuan pajak. Sistem akuntansi untuk organisasi nirlaba harus dapat menghasilkan laporan pendapatan.

Pengeluaran untuk presentasi kepada dewan direksi, donatur utama dan pemerintah. 

Manajer nirlaba membutuhkan laporan yang melacak kontribusi ke program individual versus jumlah yang dianggarkan.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Pentingnya akuntansi untuk perusahaan "

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Pentingnya akuntansi untuk perusahaan
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.https://www.gankoko.com/2021/03/pentingnya-akuntansi-untuk-perusahaan.html.com/2021/03/sistem-akuntansi-di-perusahaan3.html
Video - Pentingnya akuntansi untuk perusahaan - 
Belajar Akuntansi Dengan Mudah -
Latihan soal Akuntansi dari HRD !

No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.