Saturday, 6 February 2021

Konsep dan kualitas akuntansi bagi pemakai informasi

Konsep dan kualitas akuntansi, proses data transaksi jadi laporan keuangan sebagai informasi yang diperlukan oleh pihak-pihak berkepentingan “

Informasi keadaan keuangan saat ini atau masa lalu memiliki nilai prediksi. Bisa menjadi dasar prediksi keberlangsungan perusahaan dimasa yang akan datang. 

Sebagai sebuah prediksi yang di dapat dari proses Akuntansi untuk melakukan pembenaran atau penolakan terhadap perencanaan yang sudah dibuat sebelumnya. 

Laporan Akuntansi merupakan Informasi yang harus disampaikan sesegera mungkin. Untuk menjadi bahan sebagai pengambilan keputusan oleh para pemakai informasi. 

Laporan Akuntansi harus dapat dibandingkan. Laporan keuangan dapat dengan mudah untuk mengetahui persamaan dan perbedaan antar perusahaan


Baca juga : Artikel terkait

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi website lainnya yang lebih luas dan lengkap tentang bahasan ini


https://www.gankoko.com/2021/02/konsep-dan-kualitas-akuntansi.html
Gambar - Konsep dan kualitas akuntansi


Konsep dan kualitas akuntansi. Sistem informasi akuntansi dapat mendukung otomatisasi pengolahan data dalam jumlah yang besar. 

Dan menghasilkannya secara tepat waktu dengan keakuratan informasi.  Awal mula sistem informasi akuntansi dirancang untuk fungsi pengkajian. 

Sistem informasi akuntansi yang utama dikembangkan secara "in-house" sebagai sistem yang bersifat warisan. 

Seperti solusi yang mahal untuk dikembangkan dan sulit untuk dipertahankan. 

Oleh karena itu, para praktisi akuntansi memilih pendekatan manual daripada berbasis komputer. 


1. Konsep dan kualitas akuntansi dan konsep dasarnya


Konsep dan kualitas akuntansi. Untuk perusahaan perseorangan dan usaha bersama hendaknya dibuat satu pos. 

Prive (pengambilan pribadi). Pemindahan harta dari perusahaan ke pemilik harus melalui transaksi pembagian laba.


a. Konsep entitas usaha


Konsep entitas usaha penting karena membatasi data transaksi dalam sistem akuntansi terhadap data yang berhubungan langsung dengan kegiatan usaha. 

Konsep ini menghendaki pemisahan secara tegas antara perusahaan dengan pemilik, agar laporan Akuntansi menjadi real.


b. Konsep kelangsungan usaha


Konsep ini menghendaki adanya dasar pemikiran bahwa suatu perusahaan didirikan untuk jangka waktu tak terbatas.


c. Konsep dasar keuangan


Konsep ini menghendaki agar penyusunan laporan keuangan. Menggunakan kesatuan unit pelaporan (unit keuangan setempat antara lain: rupiah, dollar, dan sebagainya). 

Sehingga ada kesatuan pemahaman dari pembaca laporan keuangan yang dihasilkan dari proses akuntansi.


https://www.gankoko.com/2021/02/konsep-dan-kualitas-akuntansi.html
Gambar - Konsep dan kualitas akuntansi -
Kredibilitas laporan akuntansi


d. Konsep realisasi penghasilan


Konsep ini menyatakan bahwa realisasi penghasilan adalah ketika adanya penjualan atau penyerahan jasa, bukan saat pembayarannya.


e. Konsep harga pokok


Konsep ini menghendaki adanya pengukuran aset sebesar nilai perolehan awal (historical cost). Dan pengakuan kewajiban sebesar nilai yang harus dibayar ketika jatuh tempo.


f. Konsep membandingkan antara penghasilan dan biaya


Konsep ini menghendaki adanya ketetapan dalam menandingkan penghasilan satu periode buku. Jumlah biaya untuk memperoleh penghasilan tersebut. 

Penghasilan yang melebihi satu periode tidak diperkenankan untuk ditandingkan dengan biaya yang melebihi satu periode Akuntansi.


g. Konsep konsistensi


Konsep ini menghendaki penggunaan metode-metode secara tepat dari satu periode ke periode selanjutnya. 

Jika terpaksa diadakan perubahan untuk memberi manfaat pada system akuntansi khususnya laporan keuangan. 

Maka harus diberikan penjelasan mengenai pengaruhnya terhadap laporan Akuntansi tersebut.


h. Konsep penjelasan / pengungkapan


Konsep ini menghendaki agar laporan keuangan mencakup informasi yang diperlukan untuk penyajian yang terbuka. 

Sehingga tidak membuat pembaca keliru menafsir laporan keuangan tersebut.


i. Konsep materialitas


Materialitas merupakan pelengkap dari konsep penjelasan.  Akuntansi. Dalam konsep ini dikehendaki bahwa hal-hal yang material (dipandang berbobot). 

Baik jumlah maupun keadaannya, memerlukan penjelasan yang memadai.


j. Konsep hati-hati


Dalam laporan keuangan tidak diperkenankan menunjukkan aset di atas harga pokoknya, demikian juga kewajiban. 

Konsep ini menghendaki kecenderungan minimalisasi pencantuman modal. 

Akuntansi menetapkan bahwa laba atau penghasilan tidak bisa diakui sebelum direalisasi. Sedangkan rugi / kewajiban harus diakui begitu bisa diperkirakan.


k. Konsep biaya


➤ Konsep objektivitas, 
Konsep ini menghendaki bahwa semua pos yang dicantumkan dalam laporan keuangan. Hal itu harus didukung oleh bukti-bukti yang objektif (bukti yang dapat diterima kebenarannya).

➤ Konsep unit pengukuran
Seluruh informasi utama dalam laporan keuangan itu diukur dengan satuan ukur uang


https://www.gankoko.com/2021/02/konsep-dan-kualitas-akuntansi.html
Gambar - Konsep dan kualitas akuntansi -
Komponen akuntansi


2. Konsep dan kualitas akuntansi dan landasan dasar peraturannya


Konsep dan kualitas akuntansi. Kewajiban penyelenggaraan pencatatan (akuntansi) di Indonesia diatur dalam :

➤ Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) Pasal 6 ayat (1) yang mana mewajibkan kepada setiap orang yang menjalankan perusahaan untuk menyelenggarakan catatan akuntansi, sehingga sewaktu-waktu dapat diketahui segala hak dan kewajibannya. 

Selain itu dalam KUHD Pasal 6 ayat (2) dinyatakan bahwa pengurus setiap tahun diwajibkan membuat neraca dan laporan-laporan lain yang harus selesai dibuat dalam jangka waktu selambat-lambatnya  enam bulan tahun berikutnya.

➤ UU No.16 Tahun 2000 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan pasal 28 “orang pribadi atau badan usaha (perusahaan) yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas di Indonesia wajib menyelenggarakan pembukuan.”


https://www.gankoko.com/2021/02/konsep-dan-kualitas-akuntansi.html
Gambar - Konsep dan kualitas akuntansi -
Informasi yang bisa didapat dari akuntansi


3. Konsep dan kualitas akuntansi dan pemakai Informasi


Konsep dan kualitas akuntansi. Sistem informasi akuntansi dirancang untuk mendukung semua fungsi akuntansi. 

Berbagai kegiatan perusahan termasuk auditing, akuntansi keuangan & pelaporannya, manajerial/manajemen akuntansi dan pajak.  

Pemakai/pengguna informasi akuntansi dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu pihak internal dan pihak eksternal.


a.  Pihak internal


Pihak intern adalah pemakai informasi dari dalam perusahaan itu sendiri. Contohnya pimpinan perusahaan (direktur, manajer, kepala bagian ).


b. Pihak eksternal


Yang memiliki kepentingan terhadap perusahaan dari pihak eksternal meliputi :

  • Kreditor
  • Pemilik perusahaan
  • Pemegang saham/investor
  • Pemerintah
  • Pelanggan
  • Masyarakat.


https://www.gankoko.com/2021/02/konsep-dan-kualitas-akuntansi.html
Gambar - Konsep dan kualitas akuntansi -
Tahapan dalam sistem akuntansi


4. Konsep dan kualitas akuntansi dan kualitas informasi


Konsep dan kualitas akuntansi. Sistem informasi akuntansi memproses berbagai transaksi keuangan. 

Serta transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan dalam proses akuntansi. 

Integrasi informasi bersama dan mampu mengakses data yang sama serta melaksanakan proses bisnis secara kompleks. 

Dengan penerapan sistem informasi akuntansi, banyak perusahaan yang telah mengeleminasi keahlian rendah, peran transaksional dan operasional akuntansi. 

Sebuah informasi akuntansi dianggap berkualitas jika memenuhi persyaratan :


a. Perbandingan antara manfaat dan biaya


Berarti biaya pembuatan laporan informasi akuntansi tidak boleh melebihi manfaat yang diperoleh pihak pengguna informasi.


b. Dapat dipahami


Berarti laporan dari proses akuntansi yang dibuat harus sesuai dengan pemahaman pihak pengguna.


c. Relevan


Berarti laporan informasi akuntansi bisa berguna secara langsung dalam pengambilan keputusan.


d. Dapat dipercaya


Berarti informasi akuntansi dapat diuji, netral, dan menyajikan keadaan yang sebenarnya.


e. Nilai prediksi


Berarti data laporan dari proses Akuntansi yang ada saat itu bisa dijadikan dasar prediksi di masa depan.


f. Umpan balik


Berarti berupa penerimaan, penolakan, atau pengambilan peluang di masa lalu.


g. Tepat waktu


Berarti informasi akuntansi yang diberikan harus tepat waktu agar pengambilan keputusan tidak tertunda.


h. Dapat diperbandingkan dan konsisten


Berarti informasi akuntansi harus bisa diperbandingkan agar mengetahui persamaan dan perbedaan dengan perusahaan sejenis.


i. Materiality


Berarti tidak menimbulkan kekeliruan dalam laporan keuangan dari proses akuntansi pengambilan keputusan.


https://www.gankoko.com/2021/02/konsep-dan-kualitas-akuntansi.html
Gambar - Konsep dan kualitas akuntansi -
sistem akuntansi


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Konsep dan kualitas akuntansi "


Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Konsep dan kualitas akuntansi
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2021/02/konsep-dan-kualitas-akuntansi.html
Video - Konsep dan kualitas akuntansi -
AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI


No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.

Mengelola bisnis secara profesional agar dapat kepercayaan

" Mengelola bisnis secara profesional penting untuk kemajuan usaha selain mengharapkan keuntungan semata, secara professional mutlak d...