Saturday, 12 December 2020

Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk

Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan terhadap produk, keberhasilan bisnis adalah kepercayaan yang timbul dari konsumen terhadap produk “

Pebisnis pasti mengharapkan keuntungan besar. Untuk mencapai hal itu tidak mudah, dan membutuhkan waktu yang tidak instan. 

Banyak usaha yang perlu dilakukan agar mendapat keuntungan yang semakin besar setiap harinya. 

Dengan membuat strategi pemasaran produk, agar dapat meningkatkan penjualan suatu produk.  

Hal pertama yang perlu dilakukan sebagai pelaku bisnis yaitu merancang strategi pemasaran produk yang tepat audience.

Karena, produk tidak akan dikenal banyak orang dan dibeli oleh banyak orang apabila dalam pemasaran kurang maksimal. 

Bagaimana membuat strategi pemasaran produk yang benar agar tepat sasaran sesuai target bisnis.


Baca juga : Artikel yang terkait

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine untuk mendapatkan informasi website lainnya yang lebih luas dan lengkap tentang bahasan ini



https://www.gankoko.com/2020/12/pemasaran-dengan-meningkatkan-kepercayaan.html
Gambar - Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan


1. Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan dari konsumen


Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan. Pemasaran produk adalah salah satu hal penting yang ikut menentukan performa perusahaan. 

Strategi pemasaran produk adalah suatu kegiatan yang harus dilakukan untuk memperkenalkan produk secara lebih luas. 

Cara pemasaran yang harus dilakukan untuk meningkatkan penjualan produk :


a. Target pasar


Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan. Dengan mengenali pasar dan kuasailah target pasar. lakukan riset yang menjadi target pasar. 

Semakin spesifik target pasar, semakin besar peluang untuk sukses. Contoh jika bergerak di bagian pakaian remaja perempuan. 

Dapat menargetkan pasar dengan penyesuaian pada produk yang di produksi. Seperti perempuan yang masih sekolah dan berumur 12-18 tahun.


b. Menggunakan sosial media


Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan. Dengan media sosial adalah alat pemasaran yang paling ampuh.

Hampir semua orang dari berbagai latar belakang yang berbeda, sangat aktif menggunakannya. 

Contohnya promosi menggunakan Instagram dan Facebook. Dengan media sosial, perusahaan dapat menjalin interaksi secara luas dengan berbagai kalangan.

Dengan biaya yang murah dan visibilitas atau ke ter-lihat-an yang tinggi. 

Sosial media memungkinkan perusahaan untuk memilih komunitas yang sesuai untuk memasarkan produk. 

Produk yang ditawarkan memiliki peluang besar untuk terjual. Pemasaran dengan media sosial, dapat kolaborasi dengan influencer. 

Banyak orang yang menggunakan influencer di sosial media untuk mempromosikan produknya. Biarkan pengikut mereka mengetahui produk melalui influencer.


c. Menawarkan produk secara gratis


Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan. Cara ini dianggap sangat ampuh untuk menjaring konsumen.Sesuatu yang gratis akan sangat sulit dilewatkan begitu saja. 

Alasan lain kenapa strategi ini selalu dianggap ampuh dan jitu. Seorang customer belum membeli sebuah produk karena mereka belum pernah mencoba tentang produk tersebut. 

Perusahaan bisa saja memilih event atau langsung menawarkan sampel dan contoh gratis secara door to door kepada calon konsumen. 

Jika produk tersebut berupa jasa atau pun media digital maka perusahaan dapat menawarkan free trial.

Memberikan / mencoba gratis untuk menarik minat calon konsumen mengetahui sebuah produk. Strategi pemasaran ini cukup efektif diterapkan.


d. Memilih tempat strategis


Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan. Dengan memilih tempat strategis masih menjadi strategi pemasaran yang patut dipertimbangkan.

Dengan tempat penjualan yang strategis. Produk memiliki kemungkinan terlihat lebih tinggi dan tentu saja memicu penjualan yang tinggi. 

Kriteria pemilihan tempat strategis ini harus menyesuaikan dengan target sasaran serta kemudahan untuk menjangkau. 

Jika memutuskan untuk menjual kebutuhan perlengkapan anak kos.

Maka berjualan di dekat area kampus atau tempat sekolah akan membuat kemungkinan produk cepat laku dan terlihat.


e. Memberi insentif untuk rekomendasi


Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan. Dengan produk akan terlihat bagus dan dapat dipercaya bila ada yang merekomendasikan. 

Untuk mendapat rekomendasi atau testimoni dari konsumen yang telah memakai produk tersebut.Memberi penghargaan berupa insentif yang menarik. 

Insentif sebuah testimoni tidak harus selalu berupa uang, namun dapat berupa hadiah produk atau potongan harga.

Dengan insentif secara tidak langsung perusahaan memenangkan dua pihak untuk sasaran marketing, yaitu konsumen yang loyal dan calon konsumen. 

Rekomendasi produk kini menjadi strategi pasar yang digunakan hampir semua produk.  


f. Memelihara hubungan baik dengan konsumen


Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan. Dengan konsumen yang loyal adalah sebuah aset penting perusahaan.

Konsumen yang telah ulang kali membeli produk dan ikut menyumbang pemasukan secara rutin. 

Jika tidak ingin kehilangan pembeli. Di tengah persaingan yang ketat produk serupa. tidak ada salahnya memberi penghargaan kepada para konsumen yang loyal.

Dengan cara menanggapi masukan konsumen maupun memberi hadiah secara langsung atas pembelian yang mereka lakukan. 

Hal ini cukup efektif menjadi cara pemasaran produk makanan. Produk makanan mengandalkan loyalitas pembelinya untuk bertahan di dunia bisnis.


g. Mulut ke mulut


Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan. Tim pemasaran terus berkomunikasi secara langsung dengan konsumen.

Setelah konsumen membeli produk dan merasa puas dengan produk. Maka konsumen akan memberitahu konsumen lainnya yang berpotensi untuk membeli produk. 

Strategi pemasaran sangat dibutuhkan agar produk dapat terjual dan lebih dikenal secara luas. Fokus pada hal ini, maka penjualan akan semakin meningkat. 

Setelah strategi pemasaran produk ini berjalan dengan baik, lalu harus mengelola keuangan dengan baik. 

Mengelola keuangan dengan baik dan tepat maka bisnis pun akan terus akan berkembang. 




2. Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan konsumen


Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan. Strategi pemasaran dalam bisnis jasa terkadang bisa lebih menantang.

Lebih menatang daripada pemasaran dalam bisnis produk atau ritel. Tidak menjual sesuatu yang terlihat “nyata” (tangible).

Namun menjual sesuatu yang bersifat intangible. Strategi pemasaran yang diterapkan juga berbeda dengan pemasaran bisnis barang.


a. Strategi pemasaran jasa


Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan. Kiat sukses dalam membangun strategi pemasaran jasa, perlu memahami apa itu strategi pemasaran jasa. 

Strategi pemasaran jasa merupakan rencana keseluruhan suatu perusahaan jasa agar konsumen potensial dapat menikmati jasa yang diberikan. 

Jasa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah aktivitas, kemudahan, manfaat, dan sebagainya yang dapat dijual kepada orang lain (konsumen). 

Menjual yang menggunakan atau menikmatinya. Menurut Investopedia. Strategi pemasaran merupakan rencana keseluruhan pada bisnis.

Mengubah calon konsumen potensial menjadi konsumen yang menikmati jasa dari pemasaran itu sendiri. 

Apa perlunya Strategi pemasaran ? 

Membangun strategi pemasaran perlu dilakukan agar informasi jasa yang ditawarkan dapat ter-sampaikan kepada konsumen. 

Konsumen dapat memahami jasa yang ditawarkan sehingga konsumen dapat memilih. Apakah jasa yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan saat ini atau tidak. 

Dengan strategi pemasaran jasa, pemilik jasa juga mengetahui target konsumen yang akan dituju. 

Tools yang akan digunakan, dan menyesuaikan anggaran yang akan digunakan. Setelah mengetahui apa itu pemasaran jasa.

Berikut penerapan strategi pemasaran jasa agar dapat memenuhi nilai kepuasan konsumen.




b. Membangun pengalaman pelanggan (User Experience)


Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan. Melakukan pemasaran dalam bisnis jasa secara efektif.

Diharapkan akan menciptakan pengalaman pelanggan (User Experience) yang baik bagi pelanggan.  

Pengalaman berbisnis jelas memiliki dampak pada nilai layanan yang di berikan dan di minimal-kan risiko yang terjadi. 

Nilai-nilai yang dianut pelanggan, membangun experience perlu memahami nilai-nilai yang dianut oleh pelanggan. 

Nilai pelanggan itu termasuk :

  • Value as a low price, maksudnya adalah nilai yang dikorbankan pelanggan agar mencapai kepuasan tersebut. Pelanggan akan berupaya mengorbankan se-minimal mungkin untuk mendapatkan kepuasan sebesar-besarnya
  • Value as wether consumer wants in a product, maksudnya konsumen lebih fokus terhadap apa yang Ia dapatkan dalam layanan yang diberikan.
  • Value as the quality consumer gets for the price they pay, konsumen akan membandingkan apakah yang kualitas Mereka dapatkan setimpal dengan apa yang Mereka berikan.
  • Value as what the consumer get for what they give, konsumen juga akan mempertimbangkan features dari layanan yang diberikan dan seberapa besar yang harus dikeluarkan.


Produk jasa yang bersifat intangible membuat strategi pemasaran yang diterapkan berupa experience. 

Pemilik jasa harus memberikan pengalaman yang dapat memengaruhi bahkan merubah pengalaman konsumen sebelumnya. 

Pemilik jasa harus memenuhi nilai-nilai yang dianut oleh konsumen. Meski bukan fokus strategi, features and benefit tetap menjadi penting untuk menunjang pengalaman konsumen. 

Tantangan dan tugas untuk di simulasi-kan dan menciptakan User Experience melalui treatment atau paket produk yang di berikan.


c. Pentingnya customer service


Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan. Bisnis jasa bersifat Inseparability, artinya hasil dari layanan yang diberikan dapat dirasakan langsung oleh konsumen. 

Berbeda dengan produk barang dimana pelanggan dapat merasakan dampak produk tersebut kapan saja. 

Peran customer service menjadi tumpuan pemilik jasa dalam mempertahankan usahanya. 

Bisnis jasa juga bersifat perishability (mudah rusak), yang artinya bisnis jasa tidak dapat disimpan. 

Maksudnya tidak dapat disimpan adalah ketika penilaian bisnisnya buruk, maka keburukan bisnis akan terus tercium. 

Berbeda dengan bisnis barang jika berbuat kesalahan, value proof dari barang itu bisa diubah dan mengubah persepsi konsumen yang di kecewa-kan.


d. Membangun kepercayaan konsumen


Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan. Konsumen merasa lebih sulit untuk membandingkan bisnis dengan pesaing lain.

Hal ini konsumen tidak merasakan bentuk jasa seperti pada bisnis penjualan produk pada umumnya. 

Hal pentingnya adalah harus membuat percaya bahwa jasa yang berikan sesuai seperti yang di janjikan.
 
Sesuai dengan slogan atau pesan yang di komunikasi-kan lewat usaha promosi.

Jasa tidak dapat di retur. Jika suatu jasa dibeli tetapi tidak memenuhi harapan konsumen.

Maka tidak dapat mengembalikan atau menukarnya seperti yang bisa dilakukan oleh bisnis produk. 

Kegagalan dalam layanan yang menyebabkan pelanggan tidak mendapatkan kepuasan. Pelanggan akan di korbankan waktunya dan kepercayaannya. 

Konvensional terdapat empat eleman yang harus dipenuhi, yaitu: Produk, Harga, Tempat, dan Promosi. 

Namun ketika pemasaran bisnis jasa, terdapat tiga elemen yang harus tambahan, yaitu :


➢ SDM (Sumber Daya Manusia)


SDM yang di miliki dan terlibat langsung di bagian pemasaran atau Customer Service menjadi unsur yang penting. 

Unsur tersebut dapat menambahkan nilai yang signifikan pada penawaran jasa. SDM di komunikasi-kan dan menjual jasa dan bisa membuat. 

SDM yang berurusan dengan penjualan dan pemasaran menjadi “wajah” bagi bisnis jasa.


➢ Bukti fisik


Jasa yang di tawarkan harus di komunikasi-kan dan ditindaklanjuti secara baik dan benar. 

Menciptakan suatu User Experience, kepuasan dan kenyamanan yang diberikan kepada pelanggan. 

Komunikasi dan dokumentasi bisa berupa ulasan pelanggan terhadap bisnis. Satu-satunya bukti fisik yang harus di bagikan untuk membangun citra positif bagi bisnis jasa.


➢ Alur jasa


Prosedur dan alur kegiatan tentang jasa penting dari strategi pemasaran bisnis jasa. Hal itu harus berjalan dengan lancar tanpa kendala untuk menjaga kepercayaan pelanggan. 

Dengan mengembangkan empat elemen pemasaran konvensional. Meningkatkan dengan menggunakan ketiga strategi pemasaran bisnis jasa. 

Maka akan sukses dalam memasarkan bisnis jasa. Jika strategi pemasaran bisnis jasa terasa lebih baik. 

Berikutnya harus membuat perencanaan dan di ikuti dengan pencatatan keuangan yang baik. 

Jangan sampai pencatatan transaksi jasa terkesan berantakan dan tidak ter-organisir dengan baik.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan "

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan.
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2020/12/pemasaran-dengan-meningkatkan-kepercayaan.html
Video - Pemasaran dengan meningkatkan kepercayaan –
5 Pertanyaan Penting untuk Strategi Marketing yang Tepat

No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.