Sunday, 25 October 2020

Kiat menyusun rencana bisnis dengan unsur-unsur penting

" Kiat menyusun rencana bisnis, bergeraklah sekarang juga, ciptakan dan pilih peluang usaha yang mempunyai potensi serta jangan tunda-tunda lagi "

Business Plan dibuat tidak hanya untuk usaha skala besar, jika baru akan memulai usaha, Business Plan sebuah acuan untuk bisnis agar berjalan dengan lancar ke depannya. 

Menurut Hisrich and Peters (1995), Business Plan merupakan dokumen tertulis yang disiapkan oleh pengusaha. Dan menggambarkan semua unsur eksternal dan internal.

Unsur yang relevan serta terlibat dalam memulai usaha baru. Business Plan umumnya berisi tentang perencanaan.

Perencanaan terpadu seperti produksi, pemasaran, keuangan dan sumber daya manusia. 


Baca juga : Artikel yang terkait

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine  untuk mendapatkan informasi website lainnya yang lebih luas dan lengkap tentang bahasan ini


https://www.gankoko.com/2020/10/kiat-menyusun-rencana-bisnis.html
Gambar - Kiat menyusun rencana bisnis


1. Kiat menyusun rencana bisnis dengan unsur ACTION


Kiat menyusun rencana bisnis, mulai bergerak sekarang juga untuk menciptakan peluang bisnis. 

Mulailah sekarang juga dan jangan di tunda-tunda lagi. Karena setiap detik yang ditunda untuk memulai sesuatu. Berarti yang menunda untuk lekas terwujud. 

Sekarang, mulailah bergerak, kalau tidak sekarang, kapan lagi…? 

Harus optimis terhadap apa yang ingin dilakukan. Rasa optimistis juga merupakan pemicu keyakinan untuk suatu keberhasilan. Walau pada awalnya masih kekurangan di sana sini. 

Jika tidak pernah untuk memulai, maka dapat dipastikan tidak akan pernah berjalan. Persoalannya adalah bagaimana untuk memulai bergerak. 

Mulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada. Pada awalnya biasanya terasa sangat sulit, Bila sudah dimulai untuk bergerak maka semuanya berjalan apa adanya. 

Pada umumnya untuk memulai bergerak sering mengalami kendala, masih banyaknya kekurangan disana sini. Dari mana dahulu memulainya. 

Untuk memulai bergerak dengan ACTION.


a. Action


Action atau tindakan adalah awal dari mau memulai bergerak. Mau action, mengambil tindakan untuk mengambil peluang.

Peluang yang ada. Orang yang kreatif adalah sosok yang tidak suka dengan berdiam diri. Selalu mendahulukan tindakan dalam kesehariannya.


b. Creative


Sosok yang kreatif sering menciptakan dan mengembangkan sesuatu. Yang mungkin sebelumnya dianggap biasa.

Bahkan mustahil oleh banyak orang. Kreativitas sering membuat keberhasilan dan membuat nilai tambah dalam apapun yang di jalankan. 

Sosok kreatif tidak jarang menghadapi tantangan dan kendala namun kendala-kendala tersebut menjadikan tantangan. 

Semakin besar justru memompa semangatnya untuk lebih kreatif.




c. Trust


Trust sebagai prinsip hidupnya. Dalam pengertian ke luar diri. Trust berarti tekad untuk memegang kepercayaan. 

Kepercayaan adalah yang harus tetap terjaga dalam diri seseorang. Trust berarti percaya pada dirinya. Apa yang di-ACTION-kannya. 

Sosok yang kreatif punya rasa percaya diri untuk Action.


d. Indenpendent


Independent atau kemandirian sering menjadikan diri yang kreatif. Sosok yang kreatif biasanya mandiri dalam bekerja.

Mau mewujudkan kreativitas. Pada umumnya sosok yang kreatif ingin selalu bebas. Selalu ingin mengatur apa yang dilakukannya sesuai yang ia mau. 

Walau juga membuatnya sadar akan resiko yang mungkin terjadi, dan ia siap menanggungnya sebab telah memilih.


e. Opportunity


Opportunity atau jeli melihat peluang atau kesempatan adalah ciri seseorang yang kreatif. 

Sering saja menemukan ide-ide yang bisa menjadi peluang. Jeli melihat peluang tersebut bukan saja menghasilkan. 

Bermanfaat bagi dirinya namun juga untuk banyak orang.


f. No Quit


Sosok yang kreatif selalu saja menemukan ide-ide baru. Tak pernah menyerah dan tak pernah berhenti untuk Action. 

Kegagalan tak pernah dianggapnya sebagai kegagalan. Setiap kali gagal dengan cepat ia mencobanya kembali dan ACTION lagi. 

Karena ia yakin bahwa apa yang dilakukannya adalah sesuatu yang telah diyakininya.




2. Kiat menyusun rencana bisnis dengan 4 unsur penting


Kiat menyusun rencana bisnis. Seperti di ketahui memulai bisnis baru diperlukan sebuah rencana bisnis yang matang. 

Harus meluangkan waktu untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang berhubungan dengan bisnis nantinya. Mulailah dengan mencatat rencana.

Rencana yang terlintas di pikiran. Kemudian cari informasi tambahan dengan data-data lainnya. Apa saja yang harus disertakan dan yang tak perlu disertakan. 

Bagaimana melengkapi dan dimana mendapatkan sumber informasi untuk menyusun rencana bisnis yang baik. 

Berikut adalah komponen-komponen penting dalam menyusun sebuah rencana bisnis.


a. Dari sisi gambaran usaha (description of the business)  


Komponen untuk menyusun rencana bisnis (Business Plan), sema bagian tersebut penting. 

Saling terkait dan berhubungan dalam kegiatan perencanaan bisnis. Menghasilkan sebuah persiapan yang baik untuk memulai bisnis. 

Bagaimana membuat rencana bisnis yang sederhana. Konsep ini dapat di kembangkan sesuai kebutuhan agar dapat menemukan konsep yang paling cocok dan fleksibel. 

Agar lebih meyakinkan, akan lebih baik bila rencana bisnis dilengkapi dengan executive summary. Dokumen pendukung dan proyeksi keuangan. 


➢ Gambaran usaha harus dapat menjawab pertanyaan : 


  • Usaha apa yang akan dilakukan ? 
  • Siapa yang akan mengelolanya ? 
  • Kapan, dimana dan bagaimana usaha itu dijalankan ? 
  • Apa yang membuat usaha itu unik dibandingkan pesaing ? 
  • Pada umumnya dan gambaran usaha


 Gambaran umum usaha 


  • Legalitas : bentuk usaha serta ijin-ijin yang dimiliki 
  • Tipe usaha : perdagangan, perindustrian, jasa 
  • Usaha baru, pengambil-alihan, pengembangan, atau waralaba (franchise) 
  • Prospek dan kemungkinan mengembangkannya 
  • Kapan, dimana dan bagaimana pelaksanaannya 
  • Latar belakang pemilik dan pengelola 


 Produk atau jasa yang ditawarkan 


  • Jenis produk atau jasa yang dihasilkan  
  • Keunggulan produk atau jasa tersebut 
  • Masukan dari pelanggan dan calon pelanggan 
  • Antisipasi terhadap kemungkinan persaingan produk atau jasa 


 Lokasi usaha dan mengapa lokasi tersebut dipilih 


  • Persyaratan lokasi 
  • Ruang atau lingkungan yang diperlukan 
  • Akses ke lokasi 



b. Dari sisi pemasaran (marketing plan)


Pemasaran memainkan peranan penting bagi kesuksesan usaha. Kunci utamanya, harus memahami kebutuhan pasar.

Keinginan pasar (pelanggan). Oleh sebab itu, strategi pemasaran harus benar-benar matang dan bisa menjawab pertanyaan berikut : 

  • Siapa target pasar yang dibidik
  • Pasar seperti apa yang dihadapi
  • Sedang berkembang, statis atau menurun
  • Apakah pangsa pasar dapat ditingkatkan 
  • Bagaimana cara menarik pelanggan, mempertahankan pelanggan, serta meningkatkan pangsa pasar


Dalam rencana pemasaran, perlu memperhatikan : 

  • Pesaing atau kompetitor 
  • Siapa 5 (lima) besar pesaing langsung yang dihadapi? 
  • Adakah pesaing tak langsung yang akan dihadapi? 
  • Bagaimana kondisi usaha mereka? 
  • Apa yang dapat dipelajari dari operasi mereka? 
  • Apa kelemahan dan keunggulan mereka? 
  • Apa perbedaan, keunggulan dan kelemahan produk atau jasa yang mereka tawarkan 
  • Strategi harga 
  • Harga dan biaya retail 
  • Harga pasar rata-rata 
  • Harga dibawah pasar, diatas pasar dan kemungkinan adanya harga bertingkat 
  • Iklan dan promosi 


c. Dari sisi keuangan (financial management plan) 


Keuangan adalah "nyawa" dari usaha. Oleh sebab itu, kita harus mempersiapkannya secara matang dan bijaksana. 

Untuk keberhasilan usaha, perhatikan hal-hal berikut : 

  • Anggaran harus realistis 
  • Anggaran harus mencakup dana riil yang diperlukan untuk memulai usaha (start-up cost) dan dana untuk operasional sehari-hari (operational cost) 
  • Operating budget minimal harus dibuat untuk jangka waktu 3 hingga 6 bulan pertama 
  • Bagian keuangan harus mencantumkan dana-dana luar yang dipakai, peralatan yang dimiliki dan daftar supplier atau pelanggan, neraca, analisa Break Even Point, proforma proyeksi laba rugi, dan proforma arus kas (cashflow) usaha 
  • Proyeksi laba rugi dan cashflow harus dibuat paling tidak untuk 3 tahun kedepan 
  • Rencana yang dibuat harus dilengkapi penjelasan seluruh proyeksi yang dibuat, dan asumsi-asumsi yang dipakai 


d. Dari sisi Manajemen (management plan)


Rencana manajemen yang dibuat harus dapat menjawab hal-hal berikut :

  • Apakah Anda mampu menjalankan usaha sendiri
  • Bagaimana pengalaman dan kemampuan (skill) yang dimiliki dapat membantu usaha yang akan dijalankan
  • Apa kelemahan dan bagaimana mengatasinya
  • Siapa yang akan duduk dalam tim manajemen perusahaan
  • Apa kekuatan dan kelemahan mereka
  • Apa jabatan mereka? Bagaimana tugasnya
  • Apakah ada rencana penambahan karyawan
  • Bagaimana standar gaji, bonus, dan lain-lain 
  • Apakah Anda mengerti peraturan perburuhan



Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel Kiat menyusun rencana bisnis.

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine

Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman Kiat menyusun rencana bisnis
silahkan tonton video dibawah ini.

 
https://www.gankoko.com/2020/10/kiat-menyusun-rencana-bisnis.html
Video - Kiat menyusun rencana bisnis -
Cara membuat bisnis plan sederhana


No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.