Monday, October 26, 2020

Proses membuat anggaran perusahaan secara komprehensif

 

Proses membuat anggaran perusahaa secara komprehnsif yang mencakup estimasi pengeluaran dan pendapatan yang diusulkan dalam periode tertentu.


Proses membuat Anggaran perusahaan secara Komprehensif adalah menyelaraskan rencana strategik. Penyusunan anggaran didasarkan pada hasil / kinerja perusahaan periode sebelumnya. Anggaran memperlihatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan 


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.


Baca juga : Artikel yang terkait


Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.


Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau menshare dan meninggalkan komentar di akhir artikel ini.


Baca juga : Prosedur Mengelola Kas Kecil yang baik



membuat anggaran
Proses membuat anggaran perusahaan secara komprehensif


Definisi membuat anggaran (budget)


Proses membuat anggaran perusahaan secara komprehensif, yang mencakup estimasi pengeluaran yang diusulkan, dan sumber pendapatan yang diharapkan untuk membiayainya dalam periode waktu tertentu.


Perencanaan dalam menyiapkan anggaran sangatlah penting, untuk menjelaskan apa yang akan dilakukan dimasa mendatang. 


Pemikiran strategis disetiap organisasi adalah proses dimana manajemen berfikir tentang pengintegrasian aktivitas organisasional ke arah tujuan yang beroerientasi kesasaran masa mendatang. 


Semakin bergejolak lingkungan pasar, teknologi atau ekonomi eksternal, manajemen akan didorong untuk menyusun stategi. 


Pemikiran strategis manajemen, direalisasi dalam berbagai perencanaan, dan proses integrasi keseluruhan ini didukung prosedur penganggaran organisasi. 


Karakteristik Anggaran :

  • Anggaran memperkirakan keuntungan
  • Dinyatakan dalam istilah moneter
  • Biasanya meliputi waktu selama 1 tahun
  • Merupakan perjanjian manajemen
  • Usulan anggaran diperiksa & disetujui oleh pejabat yang lebih tinggi dari pembuat anggaran
  • Hanya dapat diubah dalam kondisi tertentu
  • Anggaran dibandingkan dengan kinerja keuangan secara berkala. Perbedaannya dianalisis dan dijelaskan.



Baca juga :  Strategi pemasaran menggunakan Marketing Mix



membuat anggaran
Membuat anggaran perusahaan secara komprehensif


Kegunaan membuat anggaran


Menyelaraskan rencana strategik. membuat anggaran didasarkan pada hasil/kinerja organisasi periode sebelumnya. Anggaran mmperlihatkan kinerja organis secara keseluruhan organisasi unit bisnis.

  • Alat koordinasi antar kegiatan dari berbagai bagian organisasi. Setiap manajer berpartisipasi dalam membuat anggaran. Untuk menguji konsistensi antar anggaran dengan anggaran induk, setelah anggaran masing-masing kegiatan dikumpulkan.
  • Memberi tanggung jawab kepada manajer, untuk mengotorisasi jumlah yang dapat mereka gunakan dan untuk memberitahu hasil yg diharapkan.
  • Dasar untuk evaluasi kinerja. Dalam pasti laba, anggaran menetapkan tanggung jawab pada area fungsional (ex : marketing). Dama area fungsional, anggaran menetapkn tanggung jawab pada pusat pertanggungjawaban individual (seperti : kantor penjualan regional dalam marketing)


Jenis anggaran :

  • Anggaran operasional
  • Anggaran modal (disiapkn terpisah dari anggaran operasional dan diperkirakan pada tiap level organis kemudian disinkronkan dengan anggaran modal yang ingin dikeluarkan oleh perusahaan)
  • Anggaran neraca (ditetapkan oleh manajer operasional, berisi : persediaan, piutang dagang atau utang dagang)
  • Anggaran laporan arus kas (menunjukkan jumlah arus kas – masuk dan keluar - selama 1 tahun yang dicek tiap triwulannya. bendahara harus memperkirakan jumlah uang yang diperlukan untuk jarak sebulan atau kurang (kas kecil) sebagai dasar untuk kredit dan pinjaman jangka pendek.


Baca juga :  Studi kelayakan penting untuk berbisnis



Membuat anggaran
membuat anggaran secara komprehensif


Isi dari membuat anggaran operasional


1. Jenis anggaran


a. Anggaran pendapatan 

Yaitu berisi proyeksi penjualan unit dan harga jual yg diharapkan. Perusahaan yang nimbun Bahan Baku (BB) dalam jumlah banyak atau perusahaan yang volume penjualannya dibatasi oleh kapasitas, lebih punya kepastian dalam proyek penjualan.


b. Anggaran biaya produksi dan biaya penjualan

Menyajikan jumlah Bahan Baku dan Tenaga Kerja yang dibutuhkan untuk menghasilkan volume produksi yang direncanakan : biaya produksi


HPP : biaya penjualan


c. Biaya pemasaran 

Biaya-biaya yang dipengeluaran untuk memperoleh penjualan, seperti : biaya pengambilan pesanan, transport ke konsumen, penagihan, dsb



d.  Biaya umum dan administrasi 

Seluruh biaya-biaya yang dikeluarkan oleh kantor pusat dan unit bisnis. 



e. Biaya penelitian dan pengembangan 

Seluruh biaya-biaya yang merupakan persentase tertentu dari penjualan jangka panjang



f. Pajak penghasilan 

Pajak penghasilan yang terkadang tidak diperhitungkan di unit bisnis karena yang menetapkan pajak penghasilan adalah kantor pusat.



2. Proses membuat anggaran :


a. Membuat awal proposal


b. Perubahan dari membuat awal  


Perubahan dalam kekuatan eksternal :

  • Kondisi perekonomian (yang mempengaruhi penjualan)
  • Kondisi pembelian bahan dan pelayanan 
  • Upah buruh
  • Biaya kegiatan bebas (seperti : administrasi dan litbang)


Peubahan dalam kebijakan dan pelaksanaan internal :

  • Biaya produksi (menggabarkn alat dan metode baru)
  • Biaya bebas (berdasar antisipasi dalam pekerjaan)
  • Pasar saham dan produksi

c.  Negosiasi (dasar penilaian atasan : kinerja tahun-tahun sebelumnya)


d.  Pemeriksaan dan Persetujuan

Memeriksa : konsistensi dan bagaimana anggaran bisa mendatangkan keuntungan, seperti: apakah bea produksi konsisten dengan rencana volume sales, bagaimana dengan pelayanannya, jika penilaian tak sesuai maka anggaran harus diperbaiki lagi.


e. Perbaikan anggaran 

Perbaikan anggaran di setiap triwulan atau pada kondisi tertentu saja.



3. Aspek perilaku dalam anggaran :

  • Partispasi dalam proses pembuatan anggaran
  • Derajat kesulitan dan target anggaran (mencapai 50% dari target anggaran)
  • Keterlibatan manajemen senior
  • Departemen anggaran (sering terjadi konflik dengan manajer lini ketika menyingkap fakta)



4. Unsur-unsur utama dalam membuat anggaran:

  • Keseluruhan Rencana, merupakan penentuan kegiatan yang dilakukan pada waktu yang akan datang.
  • Kegiatan Perusahaan, meliputi seluruh kegiatan yang akan dilakukan oleh semua bagian-bagian dalam perusahaan.
  • Dinyatakan dalam angka, adalah unit yang dapat digunakan pada semua kegiatan perusahaan yang bermacam-macam.
  • Periode tertentu, adalah keseluruhan mengenai apa-apa saja yang akan terjadi pada masa yang akan datang.



Macam anggaran (budget):

  • Budget Strategis, ialah anggaran yang berlaku untuk jangka panjang yaitu melebihi satu periode akuntansi (melebihi 1 tahun).
  • Budget Taktis, ialah anggaran yang berlaku untuk jangka pendek, yaitu satu periode akuntansi atau kurang.


Anggaran (budget) disusun oleh panitia penyusun anggaran ( Budgeting Committee ). Yang terdiri atas pemegang fungsi-fungsi utama (Budget Participative).



Kegunaan pokok anggaran 

  • Sebagai pedoman kerja. Anggaran berfungsi sebagai pedoman kerja dan memberikan arah serta target-target yang harus dicapai oleh kegiatan-kegiatan perusahaan pada waktu yang akan datang.
  • Sebagai alat koordinasi kerja. Dengan adanya anggaran semua bagian-bagian yang terdapat di dalam perusahan dapat saling menunjang dan bekerja sama dengan baik, untuk menuju pada sasaran atau tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
  • Sebagai alat pengawasan atau pengendalian. Anggaran berfungsi sebagai tolok ukur (alat pembanding) untuk menilai dan mengevaluasi realisasi kegiatan perusahaan pada masa yang akan datang.



Syarat-syarat membuat dan penyajian anggaran :

Mencari faktor yang tersulit.
Posisi perusahaan dalam persaingan ( Leader / Follower ).
Memperoleh data akurat.
Ahli.
Angka akurat
Informatif
Mudah dilihat pergerakannya



Pihak yang berwenang menilai dan menyesuaikan anggaran :

  • Departemen anggaran (melaporkan kepada pengawas perusahaan : CFO)
  • Panitia anggaran 



Faktor yang mempengaruhi membuat budget yaitu:

  • Faktor intern adalah faktor-faktor yang ada dalam perusahaan itu sendiri. Faktor-faktor tersebut antara lain berupa penjualan tahun lalu, kebijaksanaan perusahaan, modal kerja yang dimiliki, tenaga kerja yang dimiliki, kapasitas perusahaan yang dimiliki, dll.
  • Faktor ekstern adalah faktor-faktor yang ada diluar perusahaan tapi mempengaruhi kehidupan perusahaan. Factor-faktor tersebut antara lain berupa keadaan persaingan, tingkat pertumbuhan penduduk, penghasilan masyarakat, pendidikan masyarakat, penyebaran penduduk, agama, adat-istiadat dan kebiasaan masyarakat, dll.



Cakupan anggaran (Budget)

Proses membuat anggaran perusahaan secara komprehensif haruslah mencakup seluruh kegiatan perusahaan, yang sering dinamakan Budget Komprehensif. Secara garis besar isi dari Budget Komprehensif terdiri dari:

  • Budget Taksiran (Forecasting Budget), berisi taksiran-taksiran tentang kegiatan-kegiatan perusahaan dan keadaan (posisi) financial perusahaan pada saat tertentu pada waktu yang akan datang.
  • Budget Variabel, berisi tentang tingkat perubahan atau variabilitas biaya, khususnya biaya-biaya yang termasuk kelompok biaya ”semi-variabel” sehubungan dengan adanya produktivitas perusahaan.
  • Analisa Statistika dan Matematika Pembantu, yang dipergunakan untuk membuat taksiran-taksiran serta mengadakan penilaian (evaluasi) dalam rangka mengadakan pengawasan kerja.
  • Laporan Budget (Budget Report), yaitu laporan tentang realisasi pelaksanaan budget yang dilengkapi dengan berbagai analisa perbandingan antara budget dan realisasinya sehingga dapat diketahui penyimpangan-penyimpangan yang terjadi dan sebab-sebabnya, baik yang bersifat positif (menguntungkan) maupun negative (merugikan), sehingga dapat ditarik kesimpulan dan tindak lanjut (follow-up) yang segera perlu dilakukan.



Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Proses membuat anggaran perusahaan secara komprehensif . Untuk melengkapi pengetahuan tentang Membuat anggaran, maka silahkan tonton video dibawah ini.


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact "


Baca juga : Mencari peluang usaha yang ada di sekitar kita



PENGANGGARAN PERUSAHAAN



Baca juga :  Peran manajemen keuangan dalam perusahaan



membuat anggaran
Membuat anggaran



Sunday, October 25, 2020

Peran manajemen keuangan dalam perusahaan


Peran manajemen keuangan dalam perusahaan harus diketahui oleh seorang manajer, agar operasional perusahaan dapat berjalan lancar sesuai harapan.


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.


Baca juga : Artikel yang terkait


Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.


Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau menshare dan meninggalkan komentar di akhir artikel ini.


Baca juga : Kiat memulai bisnis sendiri dan  menyusun rencana bisnis


Manajemen keuangan
Peran manajemen keuangan dalam perusahaan




Aktivitas manajemen keuangan dalam perusahaan


Seorang manajer keuangan dalam suatu perusahaan harus mengetahui bagaimana mengelola segala unsur dan segi keuangan, hal ini wajib dilakukan karena keuangan merupakan salah satu fungsi penting dalam mencapai tujuan perusahaan.

Unsur manajemen keuangan harus diketahui oleh seorang manajer. Misalkan saja seorang manajer keuangan tidak mengetahui apa-apa saja yang menjadi unsur-unsur manajemen keuangan, maka akan muncul kesulitan dalam menjalankan suatu perusahaan tersebut.

Sebab itu, seorang manajer keuangan harus mampu mengetahui segala aktivitas manajemen keuangan, khususnya penganalisisan sumber dana dan penggunaan-nya untuk merealisasikan keuntungan maksimum bagi perusahaan tersebut. Seorang manajer keuangan harus memahami arus peredaran uang baik eksternal maupun internal.

Manajemen keuangan berhubungan dengan 3 aktivitas, yaitu:

  • Aktivitas penggunaan dana, yaitu aktivitas untuk menginvestasikan dana pada berbagai aktiva.
  • Aktivitas perolehan dana, yaitu aktivitas untuk mendapatkan sumber dana, baik dari sumber dana internal maupun sumber dana eksternal perusahaan.
  • Aktivitas pengelolaan aktiva, yaitu setelah dana diperoleh dan dialokasikan dalam bentuk aktiva, dana harus dikelola seefisien mungkin.


Pengertian Modal

Istilah "modal" biasa diartikan bermacam-macam, istilah modal dalam pembelanjaan perusahaan dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:  Modal aktif & Modal pasaf

Modal aktif  :  Modal aktif merupakan kekayaan atau penggunaan dana, 

Modal pasif :  Modal pasif merupakan sumber dana.


Manajer Keuangan

Manajer Keuangan merupakan seseorang yang mempunyai hak dalam mengambil suatu keputusan yang sangat penting dalam suatu bidang investasi dan pembelanjaan perusahaan. Manajer keuangan juga bertanggung jawab dalam bidang keuangan pada suatu perusahaan.


Baca juga :  Mengelola bisnis secara profesional 


Manajemen keuangan
Manajemen keuangan dalam perusahaan



Fungsi Manajemen Keuangan dalam perusahaan


Berikut ini adalah penjelasan singkat dari fungsi Manajemen Keuangan:

  • Perencanaan Keuangan, membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan lainnya untuk periode tertentu.
  • Penganggaran Keuangan, tindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail pengeluaran dan pemasukan.
  • Pengelolaan Keuangan, menggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada dengan berbagai cara.
  • Pencarian Keuangan, mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan perusahaan.
  • Penyimpanan Keuangan, mengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dan mengamankan dana tersebut.
  • Pengendalian Keuangan, melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada perusahaan.
  • Pemeriksaan Keuangan, melakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak terjadi penyimpangan.
  • Pelaporan keuangan, penyediaan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan sekaligus sebagai bahan evaluasi


Bila dikaitkan dengan tujuan ini, maka fungsi manajer keuangan meliputi hal-hal sebagai berikut:

  • Melakukan pengawasan atas biaya
  • Menetapkan kebijaksanaan harga
  • Meramalkan laba yang akan datang
  • Mengukur atau menjajaki biaya modal kerja





manajemen keuangan
Manajemen keuangan || Analisa sumber dana dan penggunaannya




Manajemen Keuangan || Analisis Sumber Dana dan Penggunaannya


Tujuan Manajemen Keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saat perusahaan dijual, maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin. Seorang manajer juga harus mampu menekan arus peredaran uang agar terhindar dari tindakan yang tidak diinginkan.


Analisis sumber dana atau analisis dana merupakan hal yang sangat penting bagi manajer keuangan. Analisis ini bermanfaat untuk mengetahui bagaimana dana digunakan dan asal perolehan dana tersebut. Suatu laporan yang menggambarkan asal sumber dana dan penggunaan dana. Alat analisis yang bisa digunakan untuk mengetahui kondisi dan prestasi keuangan perusahaan adalah analisis rasio dan proporsional.


Langkah pertama dalam analisis sumber dan penggunaan dana adalah laporan perubahan yang disusun atas dasar dua neraca untuk dua waktu. Laporan tersebut menggambarkan perubahan dari masing-masing elemen tersebut yang mencerminkan adanya sumber atau penggunaan dana.


Pada umumnya rasio keuangan yang dihitung bisa dikelompokkan menjadi enam jenis yaitu:


  • Rasio Likuiditas, rasio ini untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial jangka pendeknya.
  • Rasio Leverage, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak dana yang di-supply oleh pemilik perusahaan dalam proporsinya dengan dana yang diperoleh dari kreditur perusahaan.
  • Rasio Aktivitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektivitas manajemen dalam menggunakan sumber dayanya. Semua rasio aktifitas melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi pada berbagai jenis harta.
  • Rasio Profitabilitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektifitas manajemen yang dilihat dari laba yang dihasilkan terhadap penjualan dan investasi perusahaan.
  • Rasio Pertumbuhan, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa baik perusahaan mempertahankan posisi ekonominya pertumbuhan ekonomi dan industri.
  • Rasio Penilaian, rasio ini merupakan ukuran prestasi perusahaan yang paling lengkap oleh karena rasio tersebut mencemirkan kombinasi pengaruh dari rasio risiko dengan rasio hasil pengembalian.



Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Peran manajemen keuangan dalam perusahaan. Untuk melengkapi pengetahuan tentang Manajemen keuangan, maka silahkan tonton video dibawah ini.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact "


Baca juga : Peranan cash flow sebagai penunjang kelancaran operasional perusahaan


Peranan Manajemen Keuangan Dalam Perusahaan










manajemen keuangan
Manajemen keuangan


Kiat memulai bisnis sendiri dan menyusun rencana bisnis

 

Kiat memulai bisnis sendiri dan  menyusun rencana bisnis, bergeraklah sekarang juga untuk menciptakan peluang bisnis dan jangan tunda-tunda lagi. 


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.



Baca juga : Artikel yang terkait



Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.


Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau menshare dan meninggalkan komentar di akhir artikel ini.


Agar lebih meyakinkan, akan lebih baik bila rencana bisnis dilengkapi dengan executive summary, dokumen pendukung dan proyeksi keuangan. 


Baca juga :  Cara sederhana menghitung Laba Rugi untuk usaha 



Rencana bisnis
Kiat memulai bisnis sendiri dan  menyusun Rencana bisnis



Kiat memulai bisnis sendiri


Mulai bergerak sekarang juga untuk menciptakan peluang bisnis, dengan memulai sekarang juga dan jangan di tunda-tunda lagi. Karena setiap detik yang ditunda untuk memulai sesuatu, berarti anda sendiri yang menundanya untuk lekas terwujud.


Sekarang, mulailah bergerak, kalau tidak sekarang, kapan lagi…?


Harus ada yang optimis terhadap apa yang ingin dilakukan bahwa rasa optimistis juga merupakan pemicu keyakinan untuk suatu keberhasilan. Walau pada awalnya masih kekurangan di sana sini, 


namun jika tidak pernah untuk memulai, maka dapat dipastikan tidak akan pernah berjalan. Persoalannya adalah bagaimana untuk memulai bergerak untuk Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada.


Pada awalnya biasanya terasa sangat sulit, namun bila sudah dimulai untuk bergerak maka semuanya berjalan apa adanya.


Pada umumnya untuk memulai bergerak sering terkendala masih banyaknya kekurangan disana sini, dan dari mana dahulu memulainya. Untuk memulai bergerak dengan ACTION.



1.  Action


Action atau tindakan adalah awal dari mau memulai bergerak, mau melakukan action, mau mengambil tindakan untuk mengambil peluang yang ada.


Orang yang kreatif adalah sosok yang tidak suka dengan berdiam diri dan selalu mendahulukan tindakan dalam kesehariannya.



2.  Creative


Sosok yang kreatif sering menciptakan dan mengembangkan sesuatu yang mungkin sebelumnya dianggap biasa atau bahkan mustahil oleh banyak orang.


Kreativitas sering membuat keberhasilan dan membuat nilai tambah dalam apapun yang digelutinya.


Sosok kreatif tidak jarang menghadapi tantangan dan kendala namun kendala-kendala tersebut menjadikan tantangan. Semakin besar justru memompa semangatnya untuk lebih kreatif.



3. Trust


Trust sebagai prinsip hidupnya. Dalam pengertian ke luar diri, trust berarti tekad untuk memegang kepercayaan. Kepercayaan adalah yang harus tetap terjaga dalam diri seseorang,


Trust berarti percaya pada dirinya. Pada apa yang di-ACTION-kannya. Sosok yang kreatif punya rasa percaya diri untuk melakukan Action.



4. Indenpendent


Independent atau kemandirian sering menjadikan diri yang kreatif. Sosok yang kreatif biasanya mandiri dalam bekerja ia mau mewujudkan kreatifitasnya.


Pada umumnya sosok yang kreatif ingin selalu bebas dan selalu ingin mengatur apa yang dilakukannya sesuai yang ia mau. Walau juga membuatnya sadar akan resiko yang mungkin terjadi, dan ia siap menanggungnya sebab telah memilih.



5. Opportunity


Opportunity atau kejelian melihat peluang atau kesempatan adalah ciri seseorang yang kreatif, sering saja menemukan ide-ide yang bisa menjadi peluang, Kejeliannya melihat peluang tersebut bukan saja menghasilkan dan bermanfaat bagi dirinya namun juga untuk banyak orang.



6. No Quit


Sosok yang kreatif  selalu saja menemukan ide-ide baru dan tak pernah menyerah dan tak pernah berhenti untuk Action. Kegagalan tak pernah dianggapnya sebagai kegagalan. 


Setiap kali gagal dengan cepat ia mencobanya kembali dan ACTION lagi. Karena ia yakin bahwa apa yang dilakukannya adalah sesuatu yang telah diyakininya.






Rencana bisnis
Kiat memulai bisnis sendiri || Rencana bisnis




Menyusun rencana bisnis


Seperti di ketahui memulai bisnis baru diperlukan sebuah rencana bisnis yang matang, Harus meluangkan waktu untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang berhubungan dengan bisnis nantinya, 

Mulailah dengan mencatat rencana yang terlintas di pikiran, kemudian cari informasi tambahan dengan data-data lainnya, apa saja yang harus disertakan dan yang tak perlu disertakan, 

Bagaimana melengkapi dan dimana mendapatkan sumber informasi untuk menyusun rencana bisnis yang baik.  Berikut adalah komponen-komponen penting dalam menyusun sebuah rencana bisnis.

1. Dari sisi gambaran usaha (description of the business)  


Komponen untuk menyusun rencana bisnis (Business Plan), semua bagian tersebut penting, saling terkait dan berhubungan dalam kegiatan perencanaan bisnis sehingga menghasilkan sebuah persiapan yang baik untuk memulai bisnis. 

Bagaimana membuat rencana bisnis yang sederhana, tentu konsep ini dapat di kembangkan sesuai kebutuhan agar dapat menemukan konsep yang paling cocok dan fleksibel. 


a. Gambaran usaha harus dapat menjawab pertanyaan : 


  • Usaha apa yang akan dilakukan? 
  • Siapa yang akan mengelolanya? 
  • Kapan, dimana dan bagaimana usaha itu dijalankan? 
  • Apa yang membuat usaha itu unik dibandingkan pesaing? 
  • Pada umumnya, gambaran usaha terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut: 



b. Gambaran umum usaha 


  • Legalitas : bentuk usaha serta ijin-ijin yang dimiliki 
  • Tipe usaha : perdagangan, perindustrian, jasa 
  • Usaha baru, pengambil-alihan, pengembangan, atau waralaba (franchise) 
  • Prospek dan kemungkinan pengembangannya 
  • Kapan, dimana dan bagaimana pelaksanaannya 
  • Latar belakang pemilik dan pengelola 



c. Produk atau jasa yang ditawarkan 


  • Jenis produk atau jasa yang dihasilkan 
  • Keunggulan produk atau jasa tersebut 
  • Masukan dari pelanggan dan calon pelanggan 
  • Antisipasi terhadap kemungkinan persaiangan produk atau jasa 



d. Lokasi usaha, dan mengapa lokasi tersebut dipilih 


  • Persyaratan lokasi 
  • Ruang atau lingkungan yang diperlukan 
  • Akses ke lokasi 

 


2. Dari sisi pemasaran (marketing plan)


Pemasaran memainkan peranan penting bagi kesuksesan usaha. Kunci utamanya, kita harus memahami kebutuhan atau keinginan pasar (pelanggan). 


Oleh sebab itu, strategi pemasaran harus benar-benar matang dan bisa menjawab pertanyaan berikut: 


  • Siapa target pasar yang dibidik? 
  • Pasar seperti apa yang dihadapi? 
  • Sedang berkembang, statis atau menurun? 
  • Apakah pangsa pasar dapat ditingkatkan? 
  • Bagaimana cara menarik pelanggan, mempertahankan pelanggan, serta meningkatkan pangsa pasar? 



Dalam rencana pemasaran, kita juga perlu memperhatikan: 


  • Pesaing atau kompetitor 
  • Siapa 5 (lima) besar pesaing langsung yang dihadapi? 
  • Adakah pesaing tak langsung yang akan dihadapi? 
  • Bagaimana kondisi usaha mereka? 
  • Apa yang dapat dipelajari dari operasi mereka? 
  • Apa kelemahan dan keunggulan mereka? 
  • Apa perbedaan, keunggulan dan kelemahan produk atau jasa yang mereka tawarkan? 
  • Strategi harga 
  • Harga dan biaya retail 
  • Harga pasar rata-rata 
  • Harga dibawah pasar, diatas pasar dan kemungkinan adanya harga bertingkat 
  • Iklan dan promosi 


 

3. Dari sisi keuangan (financial management plan) 


Keuangan adalah "nyawa" dari usaha. Oleh sebab itu, kita harus mempersiapkannya secara matang dan bijaksana. 


Untuk keberhasilan usaha, perhatikan hal-hal berikut: 


  • Anggaran harus realistis 
  • Anggaran harus mencakup dana riil yang diperlukan untuk memulai usaha (start-up cost) dan dana untuk operasional sehari-hari (operational cost) 
  • Operating budget minimal harus dibuat untuk jangka waktu 3 hingga 6 bulan pertama 
  • Bagian keuangan harus mencantumkan dana-dana luar yang dipakai, peralatan yang dimiliki dan daftar supplier atau pelanggan, neraca, analisa Break Even Point, proforma proyeksi laba rugi, dan proforma arus kas (cashflow) usaha 
  • Proyeksi laba rugi dan cashflow harus dibuat paling tidak untuk 3 tahun kedepan 
  • Rencana yang dibuat harus dilengkapi penjelasan seluruh proyeksi yang dibuat, dan asumsi-asumsi yang dipakai 



4. Dari sisi Manajemen (management plan)


Rencana manajemen yang dibuat harus dapat menjawab hal-hal berikut: 


  • Apakah Anda mampu menjalankan usaha sendiri? 
  • Bagaimana pengalaman dan kemampuan (skill) yang dimiliki dapat membantu usaha yang akan dijalankan? 
  • Apa kelemahan Anda dan bagaimana mengatasinya? 
  • Siapa yang akan duduk dalam tim manajemen perusahaan? Apa kekuatan dan kelemahan mereka? 
  • Apa jabatan mereka? Bagaimana tugasnya? 
  • Apakah ada rencana penambahan karyawan? 
  • Bagaimana standar gaji, bonus, dan lain-lain? 
  • Apakah Anda mengerti peraturan perburuhan? 



Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Kiat memulai bisnis sendiri dan  menyusun rencana bisnis . Untuk melengkapi pengetahuan tentang Rencana bisnis, maka silahkan tonton video dibawah ini.


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact "



Baca juga :  Rahasia buka usaha yang belum diketahui



Cara Membuat Bisnis Plan Sederhana








Rencana bisnis
Rencana bisnis



Friday, October 23, 2020

Rahasia buka usaha yang belum diketahui


Rahasia buka usaha yang belum diketahui oleh pebisnis, walau terkadang potensinya sudah ada pada diri pelakunya sendiri, namun ini tidak disadarinya.


Menjalankan bisnis micro dapat memanfaatkan tempat kosong yang ada di rumah seperti halaman, garasi dan dapur untuk memulai menjalankan bisnis. sehingga modal yang ada bisa dialokasikan untuk kebutuhan lainnya.


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.


Baca juga : Artikel yang terkait


Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.


Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Persoalan lain saat menjalankan bisnis adalah kesulitan mengelola keuangan usaha karena tak memiliki pengetahuan dasar keuangan bisnis. 


Sebagai solusinya, dapat mengikuti pelatihan dan kelas online secara Gratis yang tersedia yang kini telah banyak di dunia maya.Banyak layanan edukasi berbasis teknologi untuk membantu para pemilik bisnis dan profesional meningkatkan kemampuannya. 


Dengan mudah memperoleh banyak / memperluas wawasan, seperti manajemen akuntansi, pengelolaan keuangan, termasuk manajemen arus kas, strategi pengelolaan pajak korporasi, manajemen inventory, dan beberapa topik penting lain yang di butuhkan.


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau menshare dan meninggalkan komentar di akhir artikel ini.



Baca juga : Akuntansi sederhana untuk usaha kecil

 


Rahasia buka usaha
Rahasia buka usaha yang belum diketahui



Rahasia buka usaha yang belum di sadari Pebisnis


Mulai dari memikirkan ide awal, membuka, memperkenalkan dan mempromosikan usaha tersebut. Dalam proses ini, banyak sekali tantangan dan rintangan. Baik dari internal pebisnis sendiri maupun yang datang dari eksternal.


Banyak orang yang memiliki keinginan untuk memiliki bisnis sendiri,  menjadi seorang pebisnis besar dan sukses. Tapi tahukah Anda bahwa hanya sebagian kecil yang benar-benar menggapai mimpi tersebut.


Alasan yang paling sering Anda dengar tergolong sederhana yaitu merintis dan mengelola usaha sendiri tidak semudah yang dibayangkan dan namun umumnya terhalang oleh modal yang dibutuhkan.


Selain harus memiliki mental sekuat baja, ada hal penting lain yang harus dipersiapkan agar hasilnya maksimal, apa saja ? 


Nah, kira-kira hal apakah yang dibutuhkan untuk mulai membangun usaha hingga sukses ?  



1. Niat


Niat merupakan kunci sukses yang pertama sebelum memulai menjalankan usaha. Kedudukan niat sangat menentukan kualitas suatu perbuatan dan hasil yang diperolehnya karena niat itu jiwa perbuatan, pedoman, dan kemudinya.


Asal usul kata (Etimologi) niat dalam arti ‘sengaja’. Niat adalah keinginan dalam hati untuk melakukan sesuatu dan menjatuhkan pilihan dan bertekad bulat untuk mengerjakan sesuatu. 

Selalu berniat baik berarti memberikan sugesti positif pada diri. 


Pengucapan niat untuk membantu kemantapan hati.  Segala perbuatan yang dilakukan tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan hasil sesuai niatnya.


Pelaku bisnis mengawali dengan niat untuk melakukan hal-hal yang baik menurut keyakinan, ada katabijak menyatakan bahwa “Niat yang baik dilakukan dengan, maka hasilnya pasti baik”. Niat dalam kontek ini adalah niat untuk memulai usaha 



2. Kemauan


Kemauan adalah pilar utama, adanya mau atau kemauan apapun namanya kegiatan / istilahnya. Kemauan adalah kunci dari segalanya, untuk mendapatkan predikat yang disandang oleh seseorang Pebisnis sukses.


Mau menggali / belajar hal yang mendasar tentang berbinis yang digelut, Mau mengambil resiko terberat sekalipun (willing to take calcullated risks) serta Mau bekerja keras (work hard) dan tak kenal lelah serta tak mengenal waktu


Memang tidak mudah melaksanakannya, namun begitu semua dapat berjalan asal saja pelakunya mau melakukannya sekarang juga (Do it, now...!).




3. Keyakinan


Keyakinan Kunci sukses, selalu yakin dalam bertindak dan tidak memiliki alasan untuk mengatakan tidak. Jika sudah yakin dengan keputusan yang di buat, maka tidak akan ragu lagi dalam berusaha meraih kesuksesan. 


Jalan meraih kesuksesan, pastinya banyak kendala dan masalah yang harus dihadapi.  Jangan pernah menghindar atau malah membuat alasan, karena ini menjadi salah satu ujian yang harus di hadapi. 


Semakin banyak kendala dan masalah yang bisa di lalui, maka semakin dekat pula kepada kesuksesan. Temukan cara-cara cerdas, efektif dan efisien dalam menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi.


berjiwa besar dan justru menjadi semangat untuk maju,dan mencari ide yang lebih kreatif yang lain untuk suatu masalah yang lain pula. Pantang menyerah dan terus usaha, itulah kunci untuk sukses :



Kemampuan


Kemampuan merupakan kunci sukses yang ke 4 (empat) Sebagai seorang Pebisnis / wiraswastawan selayaknya mengetahui dan memahami seluk beluk usaha yang akan di gelutinya.


Selalu terus mau mempertajam keakhlian dan mau terus belajar untuk meningkatkan mengetahuan tentang rencana bisnis yang akan diujudkan merupakan hal yang sangat mutlak, kemampuan dalam hal :


Baca juga :  Cara sederhana menghitung Laba Rugi untuk usaha kecil 


Rahasia buka usaha
Rahasia buka usaha || Membuka bisnis dengan inovasi dan strategi




Rahasia buka usaha


Dalam sebuah seminar kewirausahaan terbeber fakta, bahwa banyak orang ingin berhenti jadi karyawan, dan kemudian mulai buka usaha sendiri. Ada yang sudah siap dengan modal plus perencanaan yang njlimet. 

Ada yang baru berbekal dengan gagasan semata. Namun ada pula yang punya banyak uang, namun bingung dari mana mau memulainya. Masih banyak yang blank (bingung). Tak tahu bagaimana dan dari mana harus memulai. 

Banyak Pebisnis sukses karena kelihaian dalam memulai dan memperluas usaha. Anda pun bisa mencuri inspirasi, Dibawah ini mengulas beberapa hal penting untuk di simak :



1. Penuhi Kebutuhan Konsumen 


Memenuhi kebutuhan konsumen merupakan cara buka usaha yang paling umum. Jika di kantor Anda membutuhkan layanan katering, buka usaha katering. Jika warga di sekitar rumah anda membutuhkan jasa binatu, wartel, warnet, rental komputer, kursus, dll. 

Buka usaha sesuai kebutuhan mereka tadi, Kuncinya, kenali kebutuhan konsumen. Lalu penuhi dengan harga, kualitas produk dan pelayanan yang lebih baik. Usaha berdasarkan kebutuhan konsumen yang nyata adalah hal prinsip dari semua jenis usaha. 



2. Jual Keunikan 


Jika Anda kreatif dan inovatif, pasti banyak hal baru yang dapat dikreasikan. Banyak usaha baru dimulai dari penemuan jenis produk, teknologi, sistem, dan program baru. 


Jika berhasil menciptakan program komputer baru misalnya, jangan ragu mematenkan dan menjualnya. Penemuan baru, apalagi khas dan unik sangat berpeluang menembus pasar. 



3. Beri Fasilitas Tambahan 


Memberi fasilitas tambahan Mirip dengan cara sebelumnya, namun perlu sedikit sentuhan kreatifitas. Misalnya tetangga membuka penyewaan Play Station. maka masih bisa untuk di saingi.


Menyaingi dengan tambahan fasilitas atau memperluas penawaran (bar, warnet, wartel, makanan siap saji, dll) di lokasi yang sama. Hampir setiap waktu ada saja jenis usaha yang sedang ngetrend. Dengan sedikit fasilitas tambahan, maka Anda pun siap bersaing.



4. Duplikasi Usaha Lain 


Bagi yang merasa dirinya kurang kreatif dan inovatif, jangan patah arang. Terkadang ide usaha tersebar di mana-mana. Bahkan di depan mata. Hanya saja perlu membaca peluang. mengukur potensi, dan berani mengambil risiko. 

Misalnya di depan kampus A usaha foto copi laris. Apa salahnya menyainginya di tempat yang sama ?. Cukup mengcopy usaha itu, plus memberi sedikit nilai lebih (harga, pelayanan, kecepatan, keramahan). 



5. Jual Ketrampilan 


Jeli mengenali bakat orang, Itu pun awal bisnis yang menantang. Banyak orang berbakat yang jika dikembangkan dan diberi tempat. Tempat-tempat seperti restoran, toko-toko, salon, kursus, servis, pasar, mal-mal, adalah gudangnya orang berbakat. 


Ambil 2-3 pemangkas rambut berbakat dari salon-salon kecil. Sewakan tempat yang bagus, lengkapi dengan alat, beri brand yang khusus, dan suntik dengan sistem pelayanan yang sempurna. Maka Anda pun sudah memiliki sebuah usaha pemangkas rambut yang eksklusif. 



6. Jual Barang Second 


Masih sedikit yang peka dengan usaha ini. Barang second dengan nilai historis tertentu bisa punya harga tinggi. Berburu barang-barang bermerk asli yang sudah tidak dipakai lagi. 

Barang second tersebut bisa dijual kembalin di tempat lain dan dengan harga spesial. Banyak ekspatriat, selebritis, pengusaha, sampai jenderal yang punya selera berpakaian dan beraksesoris mahal di negeri ini, maka tidak akan kekurangan barang. 



7. Jadi Agen 


Membuka kantor keagenan atau biro yang menyediakan jasa atau layanan spesifik. Misalnya agen modeling, foto model, penyanyi berbakat, head hunter, pengisi acara hiburan, biro jodoh, baby sister, dll. 


Untuk usaha ini,diperlukan pengalaman dan relasi. Tapi bisa juga ditangani sendiri atau mempekerjakan orang-orang berbakat di dalamnya. 



8. Buka Kantor 


Berandai Anda berlatar belakang profesi seperti dokter, akuntan, pengacara, notaris, desainer, trainer, ataupun konsultan. Jika sekarang masih jadi 'pekerja' di perusahaan orang, siap-siaplah merintis buka kantor sendiri. 


Kurang modal dan SDM ?.  Ajaklah kolega atau teman seprofesi untuk patungan modal. Juallah skill dan pengalaman. Jika reputasi bagus, relasi banyak, jangan kuatir kekurangan klien. 



9. Jalankan DS/MLM (Direct Selling / Multi-Level Marketing) 

 

Bisnis ini prospektif, walau belum banyak dipilih menjadi alternatif. Direct Selling dan Multi-Level Marketing sering disebut personal franchise. Modalnya murah meriah, namun sudah didukung produk yang bagus, sistem pemasaran, pelatihan, dan jenjang karier. 

Sebagian perusahaan memberi kesempatan member mendirikan perseroan sendiri (authorized distributor) atau stockist.



10. Buka Lokasi 


Beberapa usaha cepat sekali berkembang karena faktor lokasi. Umpamanya ada pembangunan  perumahan mewah di daerah pinggiran. Jika perumahan itu laku, umumnya perekonomian di situ akan cepat berkembang. 


Fasilitas pendukung akan makin banyak dibutuhkan. Nah, layani warga setempat dengan produk atau jasa yang sangat mereka butuhkan. Jangan lupa, pilihlah lokasi yang paling strategis di sana. 



11. Usaha Bersama 


Kadang usaha tertentu bisa lebih bagus jika didirikan dan dikelola bersama-sama. Umpanya  Anda kuper, tapi jago masak masakan asing. Sementara teman dekat pandai melobi dan punya relasi luas. 


Bisa saja bersama-sama buka usaha restoran. Kelebihan masing-masing bisa saling memperkuat usaha baru, sekaligus memperbesar basis modalnya. 



12. Beli Waralaba 


Yang modalnya lumayan besar, tapi tak mau repot pikirkan usaha yang sama sekali baru, beli waralaba (franchise) bisa jadi pilihan. Waralaba merupakan jenis usaha yang relatif  terstandarisasi. 


Butuh kejelian membaca waralaba mana yang bagus. Berikut kemampuan membaca potensi pasarnya. Kini makin banyak pilihan waralaba, yang butuh modal besar atau sedang-sedang saja. 



13. Beli Usaha Prospektif 


Ada pula usaha tertentu punya keunikan dan SDM bagus. Prospek ke depannya pun cerah. Sayang untuk berkembang lebih jauh, usaha itu tidak punya modal lebih. 


Jika modal cukup besar, dan menurut kalkulasi usaha itu bisa dikembangkan lebih pesat lagi, Anda bisa membelinya. Cara ini relatif lebih mahal, tetapi lumayan disukai investor tulen. 



14.Beli Usaha Sekarat 


Banyak usaha yang akan / sedang sekarat, bukan karena tidak ada prospek. Namun semata-mata karena  manajemennya ambaradul. Jika Anda cukup jeli memetakan prospek ke depannya dan cukup pengalaman merekayasa ulang usaha,

Maka inilah peluang menarik. Usaha seperti ini bisa Anda beli dengan harga relatif murah. Kadang malah seperti harga 'grosir'. Namun ingat, biaya pemolesannya harus di kontrol. 



Baca juga :  Pentingnya penyusunan anggaran keuangan untuk perusahaan



Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Rahasia buka usaha yang belum diketahui . Untuk melengkapi pengetahuan tentang Rahasia buka usaha, maka silahkan tonton video dibawah ini.


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact "


Baca juga : Mendongkrak volume penjualan dengan strategi dan taktik jitu


Cara menambah wawasanmu dalam berbisnis 

- BOB SADINO -







Rahasia buka usaha
Rahasia buka usaha

Brokoko

Popular Posts