Tuesday, 21 January 2020

Metode dan mengelola arus kas yang baik


" Metode dan mengelola arus kas yang baik dan benar agar aliran uang kas masuk dan keluar dapat berjalan lancar sesuai dengan tujuan dan harapan "

Arus kas merupakan indikator penting untuk mengukur seberapa efektif penggunaan modal dan strategi bisnis yang sudah dijalankan oleh suatu perusahaan. 

Mengelola arus kas perusahaan dengan baik dapat memudahkan untuk mengembangkan bisnis. Misalnya dengan menanam modal dan memperluas target market. 

Sebaliknya, Mengelola arus kas yang kurang baik bisa menyebabkan kerugian pada perusahaan.


Baca juga : Artikel yang terkait

Silahkan menggunakan Google Search Engine, Untuk mendapatkan alamat website lainnya yang terkait.


https://www.gankoko.com/2020/01/metode-dan-mengelola-arus-kas.html
Gambar - Metode dan mengelola arus kas yang baik


1. Metode dan mengelola arus kas untuk pembuatan laporan


Metode dan mengelola arus kas, mengelola arus kas perusahaan dengan baik dapat memudahkan untuk mengembangkan bisnis. 

Dengan pembuatan laporan arus kas untuk mengetahui pemasukan dan pengeluaran dari seluruh kegiatan operasi. 

Seperti transaksi pembiayaan/pendanaan, transaksi investasi. Kenaikan atau penurunan bersih dalam kas suatu perusahaan selama periode tertentu. 

Dengan kata lainnya adalah merupakan Laporan Arus Kas Keuangan juga biasa disebut sebagai cash flow Report. 

Menurut studi bahwa, terdapat 82% bisnis gagal karena buruknya manajemen arus kas. Dalam menjalankan sebuah bisnis, arus kas adalah hal penting yang harus diperhatikan. 

Arus kas merupakan arus masuk dan keluarnya sejumlah kas, atau pun setara kas. Laporan arus kas yang berguna sebagai indikator jumlah kas di masa datang. 

Dengan Mengelola arus kas yang baik. Dapat membantu dalam penilaian atas rencana arus kas yang telah dibuat sebelumnya. 

Ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan arus kas sebuah bisnis. Yaitu mengurangi umur piutang, menambah umur utang, dan mengurangi umur persediaan. 

Laporan arus kas ini juga bisa menjadi alat pertanggungjawaban arus kas masuk dan keluar selama periode laporan. 

Dalam penyusunan laporan arus kas terdapat 2 metode yaitu, metode langsung dan tidak langsung. Berikut ini perbedaan kedua metode tersebut.


a. Penyusunan laporan arus kas


Metode dan mengelola arus kas, cara yang baik terdapat 2 (dua) bentuk penyajian dalam menyusun laporan arus kas :
  • Pertama metode direct (langsung)

Laporan arus kas langsung dan tidak langsung dapat dilihat dari cara menyusun. Metode ini, harus melaporkan kelompok penerimaan dan pengeluaran kas.

Laporan dari kegiatan operasional. Dilanjutkan dengan kegiatan investasi dan pembiayaan. Mengelola arus kas dengan metode langsung menyusun.

Metode yang dilakukan berdasarkan pada buku kas/bank. Sedangkan Mengelola arus kas pada metode tidak langsung. menyusun dilakukan berdasarkan laporan laba-rugi.

Serta laporan neraca. Laba/rugi bersih harus disesuaikan dengan cara koreksi pengaruh dari transaksi bukan kas. Penangguhan atau accrual dari penerimaan atau pembayaran kas.

Pembayaran untuk kegiatan operasional. Masa lalu dan masa depan, serta unsur penghasilan atau beban yang berkaitan dengan arus kas investasi atau penerimaan.


b. Kelebihan metode langsung dan tidak langsung


Metode dan mengelola arus kas, cara yang baik dengan metode ini menggolongkan berbagai kategori dari kegiatan operasional.

Metode langsung memiliki kelebihan dalam hal melaporkan. Pelaporan sumber dan penggunaan kas yang ada pada laporan arus kas.

Mengelola arus kas dengan metode ini lebih mudah dimengerti dan dapat memberikan informasi.

Informasi yang lebih banyak. Memudahkan pengusaha dalam mengambil keputusan. Sedangkan metode tidak langsung lebih memusatkan pada perbedaan.

Perbedaan laba bersih dan arus kas dari aktivitas operasi. Sehingga dapat menunjukkan hubungan antara laporan laba-rugi, neraca dan arus kas. 

Untuk membuat laporan arus kas dengan metode ini lebih mudah. Karena data yang diperlukan dapat dengan mudah, dan biaya yang dikeluarkan lebih mudah.

Lebih mudah dibanding metode langsung. Perbedaan metode langsung dan tidak langsung dalam penyusunan laporan arus kas tidak terlalu signifikan. 

Pemilihan mengelola arus kas dengan metode ini hanya memengaruhi bagian dari kegiatan operasional. Sedangkan bagian dari kegiatan investasi dan pembiayaan akan tetap sama.

Walau kedua metode tersebut memiliki kelebihan yang berbeda satu sama lain. Pastinya harus untuk memilih metode yang sesuai dengan kebutuhan.




2. Metode dan mengelola arus kas dan langkah-langkah pengelolaan


Pencatatan keuangan yang baik dengan metode dan mengelola arus kas yang benar, maka perusahaan akan mengetahui jumlah pengeluaran dan pemasukan 

Permasalahan pada arus kas sering terjadi pada bisnis kecil dan menengah. Masih banyak yang tidak melakukan pencatatan.

Pemilik bisnis kecil biasanya merasa malas atau melihatnya dengan sebelah mata. Alasan bisnisnya masih berskala dan omzet bisnis masih kecil. 

Fakta untuk setiap jenis usaha walau hanya skala kecil wajib membuat laporan keuangan. Memiliki manfaat yang sangat penting. 

Posisi keuangan bisnis dalam keadaan baik atau buruk dapat diketahui dari laporan keuangan. 

Laporan keuangan memudahkan untuk mendapatkan pendanaan atau mengajukan pinjaman ke bank. 

Jika diketahui bahwa putaran uangnya tergolong kecil tidak perlu khawatir asalkan kondisi usaha dalam keadaan baik. 

Cara terbaik mengelola arus kas sebagai berikut.


a. Mencatat semua pemasukan dan pengeluaran


Dengan mencatat semua transaksi keuangan, yaitu semua pemasukan dan pengeluaran keuangan bisnis. 

Walau seseorang yang tidak mendalami pengetahuan ilmu akuntansi sehingga tidak paham cara mencatat arus kas yang benar. 

Namun setidaknya catatan yang bisa dimengerti oleh diri sendiri. Jika bisnis sudah semakin berkembang dan bertambah besar maka laporan arus kas sudah harus dibuat dengan benar.

Mungkin sudah saatnya untuk menyewa seorang akuntan untuk mengelola arus kas agar pencatatan transaksi bisnis perusahaan menjadi lebih baik.


b. Rekening bisnis di bank


Memiliki rekening tabungan atau giro di bank tergolong mudah, cepat dan murah. dapat lebih mudah dalam memonitor. 

Memiliki rekening akan lebih mudah untuk mengetahui pemasukan dan pengeluaran bisnis. Dengan mudah melalui mutasi saldo atau rekening koran pada setiap bulan. 

Jika usaha atau bisnis telah mulai beroperasi, tidak usah menunggu hingga besar barulah membuat rekening bisnis di bank. 

Rekening bisnis dan rekening pribadi harus terpisah agar tidak terjadi kesalahan dalam Mengelola arus kas. Serta dapat di pantau posisi keuangannya. 


c. Evaluasi setiap bulan


Mengelola arus kas yang baik maka mudah dalam mengevaluasi pemasukan dan pengeluaran harus dilakukan setiap bulan.

Perhatikan pemasukan dan pengeluaran. Evaluasi juga performa bisnis, produk, karyawan dan lain lainnya.

Memiliki Arus kas yang kurang baik, strategi bisnis tidak bisa berjalan dengan baik. Sehingga kemungkinan bisnis akan gagal atau bangkrut.

Manajemen arus kas yang baik akan memudahkan para pebisnis untuk menentukan strategi. Strategi pengembangan bisnis sesuai perkembangan akuntansi yang tepat.




d. Hitung pengeluaran dengan teliti


Mengelola arus kas yang teratur maka dalam menghemat dari pengeluaran yang tidak menunjang bisnis. 

Namun demikian tetap perhatikan agar meminimalkan pengeluaran tidak membuat bisnis menurun. 

Pengeluaran yang tidak terukur atau boros bisa menyebabkan arus kas perusahaan menjadi tidak baik. 

Perhatikan dan pastikan daftar pengeluaran dan unsur sistem akuntansi yang bisa menunjang bisnis. Bukan sekadar pengeluaran yang tidak penting.


e. Bayaran gaji pekerja tepat waktu


Mengelola arus kas yang teratur. Dapat dengan mudah mengetahui kewajiban untuk membayar gaji pekerja. 

Pegawai yang harus mereka terima tidak boleh ditunda karena bisa memengaruhi arus kas perusahaan. 

Jika tanggal pembayaran gaji jatuh pada hari libur maka pembayaran harus dilakukan sehari sebelumnya. Pekerja telah merelakan waktu dan tenaganya untuk bekerja. 

Sehingga kegiatan bisnis bisa berjalan lancar maka gaji harus dibayarkan tepat waktu setiap bulannya.


f. Piutang dan memperketat persyaratan penjualan kredit


Dengan memperketat piutang kepada pihak lain atau rekanan sehingga jadwal tagihan harus dibuat. 

Hindari pihak atau pelanggan yang sering lewat jatuh tempo saat membayar. Jika diperlukan karena sudah terlalu sering. Berilah denda kepada pihak yang telat membayar. 

Hal ini juga sudah diterapkan oleh perusahaan besar seperti bank. Beberapa cara tersebut cukup efektif untuk dilakukan agar bisnis berkembang. 

Lakukan penelitian kepada calon pelanggan untuk menghindari risiko kredit macet karena piutang yang tidak dibayarkan. 

Atau terlalu lama tertunda bisa mengacaukan arus kas perusahaan. Buatlah laporan arus kas bisnis dengan benar sehingga keadaan keuangan bisa lebih diketahui secepatnya. 

Laporan keuangan perusahaan yang baik akan memudahkan pebisnis dan pihak terkait untuk mengambil keputusan penting.




3. Metode dan mengelola arus kas dan Tip untuk mengelola arus kas yang baik


Dengan metode dan mengelola arus kas yang baik, mungkin bisnis meraih banyak penghasilan. Tetapi perlu memastikan bahwa biaya yang keluarkan tidak sama.

Tidak sama dengan atau melebihi arus kas yang masuk. Jika saat ini masih mengalami kendala dalam mengelola cash flow.  

Berikut ini adalah beberapa tips mengelola arus kas secara efisien.


a. Tips untuk melaksanakan arus kas yang baik


Mengelola arus kas dengan cara yang baik akan menghasilkan laporan arus kas yang berkualitas, dan akan sulit di manipulasi agar terlihat lebih baik. 

Misalnya dengan menunda pembayaran atau lunasi utang. Menjual sekuritas (misalnya: wesel, saham, obligasi, dan surat berharga).

Atau jurnal balik biaya yang sudah dibebankan pada periode sebelumnya. Banyak perusahaan yang mempublikasikan laporan keuangan.

Mempublikasikan untuk menarik calon investor yang ingin membeli saham. Pelajari cara membuat laporan arus kas dengan mencari panduan untuk membuat laporan arus kas .


b. Peringatan


Mengelola arus kas dari aktivitas operasi harus dibandingkan dengan penerimaan dari kegiatan operasi perusahaan. 

Semuanya itu tercantum dalam laporan laba bersih. Jika arus kas dari aktivitas operasi lebih kecil daripada laba bersih. 

Kemungkinan membukukan transaksi penjualan yang tidak dibayar tunai atau terjadi kesalahan saat membuat laporan arus kas.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca " Metode dan mengelola arus kas "

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine

Semoga yang telah diulas diatas memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Metode dan mengelola arus kas
silahkan tonton video dibawah ini.


https://www.gankoko.com/2022/01/mengelola-arus-kas-yang-baik.html
Video - Metode dan mengelola arus kas - 
Belajar Akuntansi Dengan Mudah - Laporan Arus Kas Part 1
( Teori dan Memahami Logika Arus Kas )


4 comments:



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.