Tuesday, March 20, 2018

Kemandirian berbisnis - Langkah bijak dan berani

Kemandirian Berbisnis - Langkah bijak dan berani, dengan memiliki niat, kemauan, kemampuan, keyakinan yang kuat untuk berbisnis secara mandiri.

Jalan Menuju Sukses, Untuk mencapai sukses dalam binis memang hal yang tidak ringan dan sangat berat. Namun demikian bukan berarti hal yang mustahil untuk mencapai sukses. 

Kunci sukses di dalam Kemandirian Berbinis selain memerlukan permodalan. Pelaku bisnis juga harus memiliki Niat, Kemauan, Keyakinan dan Kemampuan yang memadai di bisnis yang akan/yang sedang digeluti.


Baca juga : Artikel yang terkait


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.


Kemandirian berbisnis - Langkah bijak dan berani
Kemandirian Berbisnis adalah langkah bijak dan berani


Kemandirian Berbisnis - Langkah bijak dan berani, Tujuan dalam bisnis adalah mendapatkan uang dari keuntung dalam bisnis. Nanum tidak jarang juga diketahui bahwa Pelaku bisnis terjebak. Untuk menaikkan harga barangnya setinggi mungkin agar mendapat keuntungan lebih banyak.

Sehingga pelaku bisnis lupa untuk meningkatkan kualitas produk dan berinovasi dalam bisnis. Kemandirian berbisnis adalah langkah bijak dan berani dan tidak ada ketakutan. Menciptakan produk yang tidak diminati pasar adalah salah satu kekhawatiran pelaku bisnis.

Sesungguhnya tidak harus demikian sebaiknya. Caranya untuk menjual dulu ide atau prototypenya. Jika reaksi dari pembeli dinilai positif, baru dapat mengembangkannya menjadi produk khusus atau rare item (produk langka/jarang).

Jika rare item (produk langka/jarang) itu dapat berkembang menjadi kesukaan publik. Maka barulah dapat memproduksinya sebagai favorit item dengan kuantitas lebih banyak lagi.  

Fokus dan yakin pada nilai produk dari pada mensia-siakan waktu dan tenaga mencari sesuatu yang akan dibeli pelanggan. Belajar jauh lebih banyak dari produk yang yakini untuk mendapat kesuksesan.


Kemandirian Berbisnis Menuju Sukses


Kemandirian Berbisnis - Langkah bijak dan berani, Kemandirian dalam berbisnis menju sukses pada dasarnya adalah suatu sikap pelaku bisnis. Pelaku bisnis yang mempunyai rasa percaya diri, melakukan, berpikir, bertindak secara original, penuh inisiatif dan kreatif.

Dorongan sendiri dan untuk kebutuhannya sendiri tanpa bantuan dari orang lain. Usaha kecil dan menengah telah mendapat perhatian yang sangat besar dari pemerintah.

Pemerintah melalui kebijakannya dalam mengembangkan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Kemandirian Dalam Berbisnis diharapkan agar UKM dapat berperan dalam pertumbuhan ekonomi.

Dan dapat menyerap tenaga kerja serta berperan dalam pendistribusi hasil-hal pembangunan. Usaha Kecil dan Menengah juga memerlukan adanya peran dari pemerintah.

Dalam memberdayakan kemitraan usaha yang saling menguntungkan antara pengusaha besar dengan pengusaha kecil. Masalah biaya tinggi yang saat ini masih menjadi kendala bagi pengusaha. 

Diharapkan Pemerinatah dapat memperbaiki secara sunguh-sungguh dan berkesinambungan. Apa bila hal ini dapat terlaksana sesuai harapan semua pihak. Maka akan berdampak secara langsung terhadap penurunan terhadap ekonomi biaya tinggi.


1. Memiliki Niat yang kuat untuk mandiri dalam berbisnis


Merupakan kunci sukses yang pertama sebelum memulai menjalankan usaha Berbisnis Menuju Sukses adalah suatu harapan setiap pelaku bisnis. Pebisnis mengawali dengan niat untuk melakukan hal-hal yang baik menurut keyakinan kita.

Ada kata bijak menyatakan bahwa “Niat yang baik dilakukan dengan, maka hasilnya pasti baik”. Niat dalam kontek ini adalah niat untuk memulai usaha


2. Memiliki Kemauan yang kuat dalam berbisnis


Merupakan kunci sukses yang dua kemauan, dengan kemauan yang tinggi. Maka semua permasalahan berat sekalipun akan menjadi ringan. Kemauan adalah unsur yang utama untuk memulai dan menjalan usaha yang akan diujudkan. 

Jalan atau tidak rencana usaha terpulang dari kemauan dari pelakunya. Apakah Pelakunya memiliki kemauan yang kuat dan tekat telah bulat, bila memiliki kemauan untuk Berbisnis Menuju Sukses.

Maka dapat dipastikan rencana membuka usaha dapat terlaksana, begitu juga sebaiknya. Bila tidak memiliki kemauan, maka dapat dipastikan rencana usaha tersebut tidak akan terlaksana.


3. Memiliki Keyakinan yang kuat untuk sukses


Merupakan kunci sukses yang ke tiga adalah keyakinan yang kuat bahwa usaha di geluti akan sukses kelak di kemudian hari. Tentunya dengan didasari bahwa kemauan dan kemampuan yang mumpuni,  Keyakinan harus tertanam kuat.

Karena keyakinan akan menimbulkan daya dorongan dan semangat pantang menyerah. Dimana semangat pantang menyerah berbanding lurus dengan keyakinan. Semakin meyakini dan merasa layak mendapatkan sukses, maka akan semakin ulet dan pantang menyerah.


4. Memiliki Kemanpuan dalam berbisnis


Merupakan kunci sukses yang ke empat adalah Kemampuan dari pelakunya. Pelaku bisnis sebagai seorang wiraswastawan selayaknya mengetahui dan memahami seluk beluk usaha yang akan digelutinya.

Setiap pelaku bisnis untuk Berbisnis Menuju Sukses harus Secara terus menerus mau mempertajam keakhlian. Serta mau terus belajar untuk meningkatkan mengetahuan tentang rencana bisnis. 

Yang akan diujudkan merupakan hal yang sangat mutlak, kemampuan dalam hal :


a. Membuat rencana bisnis dengan konsep


Rencana untuk menjalankan bisnis membutuhkan dan memerlukan sarana yaitu berbentuk proposal yang terkonsep setidaknya mengerti analisa SWOT, 
Analisa SWOT adalah salah satu solusinya yang menganalisis rencana usaha.

Mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal. Berdasarkan  kekuatan (Strengths), kelemahan (Weaknessess), peluang (Opportunity) maupun tantangan/ancaman (Threats)

Identifikasi kekuatan dengan pembanding kondisi internal dengan kompetitor yang menjadikan karakteristik dari suatu usaha. Serta dapat memberikan keuntungan atau kelebihan dibandingkan dengan yang lainnya.


b. Menciptakan Visi dan Misi bisnis


Menciptakan visi dan misi juga hal yang menentukan. Karena akan memperjelas tujuan dan langkah-langkah yang akan di jalankan dalam merealisasikan bisnis.

Sehingga tujuan dan langkah bisnis tersebut dapat terstruktur dengan bagus untuk menunjang pengembangan bisnis yang direalisasikan.


c. Penelitian pasar


Setelah menentukan produk, tentukan pula pasar yang potensial, Pastikan memiliki produk yang minati.


Dengan keakhlian dan pengalaman lakkukan juga analisis Break Event Point  (titik impas). Menentukan potensi pasar. setelah mengetahui potensi bisnis dan strategi bisnis secara detail


d. Pemasaran


Dalam hal pemasaran produk adalah hal yang paling vital dalam bisnis sehingga diperlukan strategi bisnis yang tepat dan cermat.


Promosi secara terus menerus harus dipertahan bila diperlukan ditingkatkan. Dengan strategi pemasaran yang baik maka bisnis akan tumbuh dan berkembang


e. Membangun Jaringan


Setelah bisnis berjalan maka meningkatkan itensita hubungan kepada para pelangga juga harus dijaga bahkan lebih meningkat agar secara dini dan terus menerus.


Misalkan dengan cara wawancara kepada pelangga atau dengan calon-calon pelanggan dengan meminta tanggapan mereka perihal produk kita. Serta agar mereka merasa diperhatikan dan menjadikan koreksi-koreksi terhadap produk yang kita hasilkan.


f. Membuat Situs


Pembuatan situs atau membuat web adalah hal yang tidak dapat dihindari. Perkembangan tehnologi yang begitu cepat. 
Bila tidak mengatipasi dan mengikutinya maka akan tertinggal dengan pesaing-pesaing yang sudah mengikuti perkembangan tehnologi.

Kunci untuk Kemandirian Dalam Berbisnis Menuju Sukses adalah pemasaran. Pemasaran melalui web sangat dirasakan sangat efisien dan efektif dalam memasarkan produk secara penug selama 24 jam perharinya.

Menggunakan Internet (web) dengan jejaring media sosial selain ada yang prabayar ada pula yang gratis. Promosi untuk pemasaran produk. Secara terus-menerus untuk memperluas Networking sangat diperlukan untuk menumbuh dan mengembangkan bisnis.

Misalkan dengan bergabung dengan komunitas yang terkait dengan produk.


Baca juga : Peluang usaha sampingan yang menjanjikan


Kemandirian berbisnis - Langkah bijak dan berani
Kemandirian Berbisnis adalah langkah bijak dan berani dan yakin sukses


Kendala dan ciri kemandirian Berbisnis


Kemandirian Berbisnis - Langkah bijak dan berani. Kendala-kendala Kemandirian dalam Berbisnis pada umumnya kepada Minimnya Permodalan. Terbatasnya Akses Pembiayaan Permodalan merupakan unsur utama yang diperlukan untuk. membangun.  

Dan untuk mengembangkan suatu unit usaha. Minimnya permodalan UKM. Pada umumnya usaha kecil dan menengah merupakan usaha perorangan yang sifatnya tertutup. Sehingga untuk Kemandirian dalam Berbisnis kerap mengandalkan permodalan.


1. Kendala-kendala Kemandirian Berbisnis


Disisi lain permodalan dari Perbankan sulit diperoleh karena persyaratan secara administratif dan teknis yang diminta oleh bank tidak terpenuhi. Kendala-kendala Kemandirian dalam Berbisnis yang lain adalah Persyaratan yang menjadi hambatan.

Hambatan terbesar bagi usaha kecil menengah adalah adanya ketentuan mengenai agunan. Dimana pengusaha kecil menengah tidak memiliki harta untuk dijadikan agunan.


a. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)


Umumnya usaha kecil tumbuh secara tradisional dan bersifat usaha keluarga yang turun-temurun. Dimana usaha tersebut relatif sulit untuk mengadopsi perkembangan jaman.

Seperti saat ini seperti perkembangan teknologi baru untuk meningkatkan daya saing produk yang dihasilkannya. Dari Lemahnya Jaringan Usaha dan Kemampuan Penetrasi Pasar, Mentalitas Pengusaha UKM dan  Kurangnya Transparansi


b. Keterbatasan Finansial


Aspek finansial atau permodalan (baik modal awal maupun modal kerja). Finansial yang sangat dibutuhkan jangka panjang untuk investasi yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan jangka panjang.


c. Kesulitan pemasaran


Aspek yang terkait dengan masalah pemasaran, seperti tekanan-tekanan dari persaingan. Baik dipasar domestik dari produk-buatan pengusaha besar dan impor, maupun dipasar ekspor.


d. Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM)


Keterbatasan sumber daya manusia juga merupakan salah satu kendala serius. terutama dalam aspek kewirausahaan :

  • manajemen
  • teknik produksi
  • pengembangan produk
  • control kualitas
  • akuntansi
  • mesin-mesin
  • organisasi
  • pemprosesan data
  • teknik pemasaran
  • penelitian pasar.

Semua keahlian tersebut sangat diperlukan untuk mempertahankan atau memperbaiki kualitas produk. Meningkatkan efisiensi dan produktifitas dalam produksi, memperluas pangsa pasar dan menembus pasar baru.


e. Masalah bahan baku


Terutama selama masa krisis, banyak sentra-sentra Usaha Kecil dan Menengah mengalami kesulitan untuk mendapatkan bahan baku. Hal ini karena harganya dalam rupiah menjadi sangat mahal akibat depresiasi nilai tukar terhadap dolar AS.


f. Keterbatasan teknologi


Umumnya masih menggunakan teknologi tradisonal, Keterbelakangan teknologi ini tidak hanya membuat rendahnya jumlah produksi dan efisiensi di dalam proses produksi.

Tetapi juga rendahnya kualitas produk yang dibuat serta kesanggupan untuk dapat bersaing di pasar global. Keterbatasan teknologi disebabkan oleh banyak faktor seperti keterbatasan modal investasi untuk membeli mesin-mesin baru.

Keterbatasan informasi mengenai perkembangan teknologi. Keterbatasan sumber daya manusia yang dapat mengoperasikan mesin-mesin baru.


2. Kendala-kendala usaha kecil dan menengah


  • Iklim Usaha Belum Sepenuhnya Kondusif
  • Terbatasnya Sarana dan Prasarana Usaha
  • Pungutan Liar
  • Implikasi Otonomi Daerah
  • Implikasi Perdagangan Bebas
  • Sifat Produk dengan Ketahanan Pendek
  • Terbatasnya Akses Pasar
  • Terbatasnya Akses Informasi


Dengan mencermati permasalahan yang dihadapi oleh usaha kecil menengah dan langkah-langkah yang harus ditempuh, maka perlu diupayakan hal-hal oleh Pemerintah sebagai berikut :

  • Penciptaan Iklim Usaha yang Kondusif
  • Bantuan Permodalan
  • Perlindungan Usaha
  • Pengembangan Kemitraan
  • Pelatihan
  • Membentuk Lembaga Khusus
  • Memantapkan Asosiasi
  • Mengembangkan Promosi
  • Mengembangkan Kerjasama yang Setara
  • Mengembangkan Sarana dan Prasarana


3. Ciri-ciri usaha kecil dan usaha menengah


a. Ciri-ciri usaha Kecil


  • Jenis barang/komoditi yang diusahakan umumnya sudah tetap tidak gampang berubah
  • Lokasi/tempat usaha umumnya sudah menetap tidak berpindah-pindah
  • Pada umumnya sudah melakukan administrasi keuangan walau masih sederhana, keuangan perusahaan sudah mulai dipisahkan dengan keuangan keluarga
  • Sudah memiliki izin usaha dan persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP
  • Sumberdaya manusia (pengusaha) memiliki pengalaman dalam berwira usaha
  • Sebagian sudah akses ke perbankan dalam hal keperluan modal
  • Sebagian besar belum dapat membuat manajemen usaha dengan baik seperti business planning  


b. Ciri-ciri usaha menengah


  • Pada umumnya telah memiliki manajemen dan organisasi yang lebih baik, lebih teratur bahkan lebih modern, dengan pembagian tugas yang jelas antara lain, bagian keuangan, bagian pemasaran dan bagian produksi
  • Telah melakukan manajemen keuangan dengan menerapkan sistem akuntansi dengan teratur,sehingga memudahkan untuk auditing dan penilaian atau   pemeriksaan termasuk oleh perbankan
  • Telah melakukan aturan atau pengelolaan dan organisasi perburuhan, telah ada Jamsostek, pemeliharaan kesehatan dll
  • Sudah memiliki segala persyaratan legalitas antara lain izin tetangga, izin usaha, izin tempat, NPWP, upaya pengelolaan lingkungan dll
  • Sudah akses kepada sumber-sumber pendanaan perbankan  Pada umumnya telah memiliki sumber daya manusia yang terlatih dan terdidik.


Baca juga : Langkah-langkah penyehatan usaha yang terpuruk


Kemandirian berbisnis - Langkah bijak dan berani

 Kemandirian Berbisnis dengan perhitungan-perhitungan akurat



Strategi Kemandirian Berbisnis dengan Studi Kelayakan


Kemandirian Berbisnis - Langkah bijak dan berani. Pebisnis hendaknya menggunakan Strategi Kemandirian Dalam Berbisnis. Dengan Studi Kelayakan agar mngetahui "Layak atau Tidaknya" suatu usaha yang di jalankan. Juga menentukan keberhasilan dan kegagalan dalam bisnis. 

Dalam hal ini sekaligus untuk menghindari dari keterlanjuran dalam berivestasi dan dalam bisnis. Serta untuk membanggun optimis dan motivasi dalam memperjuangkan usahanya. Kearah masa depan yang akan digapai yaitu "Sukses di masa depan".

Kemandirian Dalam Berbisnis, untuk pelaku bisnis hendaknya selalu menggunakan analisa Studi kelayakan. Untuk pengambilan keputusan bagi pemilik modal untuk berinvestasi.

Pemodal memerlukan informasi apakah investasi yang akan dilaksanakan mendatangkan keuntungan.dan memberi manfaat. Juga merupakan suatu konsep yang erat kaitannya dengan perencanaan usaha, 

Studi kelayakan usaha  juga sebagai alat untuk mencari dana dari pihak ketiga. Untuk menuju perencanaan usaha yang optimal maka dijelaskan aspek-aspek yang ada di Studi kelayakanan :


1. Aspek Pasar


Aspek Pasar adalah latar belakang bisa menjelaskan mengenai kronologis produk dan alasan   mengapa objek tersebut dipilih. Serta kondisi pasar atas produk secara umum :


a. Product  (Produk)


  • Kualitas
  • Penampilan
  • Tambahan-tambahan
  • Gaya
  • Merk
  • Pengepakan
  • Ukuran
  • Pelayanan
  • Garansi


b. Price  (Harga)


  • Daftar Harga
  • Rabat
  • Pengecualian
  • Periode
  • Pembayaran
  • Aturan


c. Place (Distribusi)


  • Saluran
  • Peliputan
  • Lokasi
  • Tingkat Sedian
  • Transport


d. Promotion (Promosi)


  • Iklan
  • Penjualan Tatap Muka
  • Promosi Penjualan
  • Publisitas
  • Indentifikasi Siklus produk
  • Prakiraan penjualan yang bisa dicapai
  • Market Share yang dapat dikuasi


2. Aspek Teknis


Aspek Teknis merupakan seleksi produk, deskripsi produk, mesin dan teknologi yang akan digunakan.

Lokasi usaha, proses produksi, lay out fasilitas mesin dan pabrik, serta luas dan kapasitas produksi.

  •   Lokasi Usaha
  •   Alternative lokasi
  •   Transportasi
  •   Biaya
  •   Pendapatan Marjinal
  •   Luas usaha
  •   Layout tempat usaha


3. Aspek Keuangan (Finansial)


Aspek Keuangan adalah pemasalahan permodalan, modal kerja, modal investasi, proyeksi laporan keuangan, penilaian investasi. Serta membuat analisa dengan rasio keuangan dalam bentuk tingkat likuiditas atau rasio profitabilitas.

Agar studi kelayakan usaha dapat memberikan hasil yang maksimal, serta memberikan  sumber data yang actual dan valid :

  •   Dana untuk Investasi
  •   Sumber Dana
  •   Prakiraan penerimaan (Penjualan)
  •   Biaya
  •   Laba Rugi
  •   Aliran Kas (Cash Flow)
  •   Proyeksi Keuangan.


4. Aspek Manajemen


Aspek Manajemen dapat mempersiapkan struktur organisasi, analisis dan deskripsi pekerjaan, rekrutmen dan seleksi. Serta sistem kompensasi, program pengembangan karyawan kedepan, dan sistem informasi manajemen


a. Manajemen (Masa pelaksanaan proyek dalam operasionalnya)


b. Manajemen dalam operasi :


  • Bentuk Badan Usaha
  • Struktur Organisasi
  • Deskripsi
  • Spesifikasi Jabatan
  • Direksi
  • Tenaga Ahli
  • Jumlah tenaga yang diperlukan


6. Aspek Hukum ( Aspek Legalitas ) 


a. Aspek Hukum ( Aspek Legalitas )


  • Bentuk badan usaha
  • Jaminan untuk sumber dana pinjaman
  • Berbagai Akte Notaris (akte Perusahaan)
  • Sertifikat
  • Perijinan :


b. Perijinan-perijinan yang meliputi :


  • Kementerian Perdagangan Indonesia 
  • Surat Keterangan Domisili Usaha 
  • Surat Izin Usaha Perdagangan 
  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP) 
  • Izin Mendirikan Bangunan 
  • Surat Izin Gangguan ( HO)B 
  • Nomor pokok wajib pajak 
  • Penanaman Modal Asing 
  • Penanaman Modal Dalam Negeri


7. Aspek Ekonomi Dan Sosial


  •  Pengaruh proyek terhadap tingkat pendapatan masyarakat serta Negara
  •  Menambahan dan pemerataan kesempatan kerja
  •  Pengaruh proyek tersebut terhadap industri lain.

 Baca juga :  Strategi marketing yang digunakan saat ini


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Kemandirian Berbisnis - Langkah bijak dan berani. 

Untuk melengkapi pemahaman Kemandirian berbisnis, silahkan tonton video dibawah ini.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "


Baca juga :  Dari hobi menjadi peluang usaha



Cara Membangun Mental Bisnis 
Mario Teguh Success Video




Baca juga : Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada



Kemandirian berbisnis adalah langkah bijak dan berani
Kemandirian Berbisnis


Thursday, March 15, 2018

Strategi pemasaran - Efektif saat ini | Bagian 1

Strategi pemasaran - Efektif saat ini | Bagian 1, yaitu memadukan unsur strategi soft selling dengan hard selling agar dapat mendongkrak penjualan produk.

Strategi pemasaran yang efektif saat ini dengan mengInformasikan semua secara singkat dan sepadat mungkin. Pada umumnya mereka mengetahui value yang di tawarkan dan bayangkan bila konsumen akan lebih mudah.

Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.



Baca juga : Artikel yang terkait


Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. 
Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.


Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.



Strategi pemasaran - Efektif saat ini | Bagian 1
Strategi pemasaran - Efektif saat ini



Strategi pemasaran dengan membangun trust


Strategi pemasaran - Efektif saat ini | Bagian 1, Pemasaran yang efektif dengan membangun kepercayaan (trust). informasi tentang produk yang ditawarkan dengan harga yang lebih murah dan mudah untuk mendapatkannya.



1. Strategi pemasaran yang efektif


Strategi pemasaran dimulai dengan masalah konsumen. Bisnis produk atau jasa yang sukses berhasil mengatasi masalah konsumennya. 
Lakukan riset pasar untuk mengetahui apa yang diinginkan calon konsumen. 


Pemasaran yang efektif secara Soft Selling adalah cara jualan online menggunakan teknik soft selling. Dalam artian melakukan penjualan tidak secara langsung (hard selling). 

Melainkan dengan menawarkan sesuatu yang lain terlebih dahulu, baru setelah itu kita menjual.

Secara ringkas pengertian Soft selling dan hard selling :


  • Soft selling = Menjual secara halus dan perlahan secara terus menerus secara masif
  • Hard selling = Melakukan penjualan secara langsung dan cepat (to the point)

Strategi pemasaran yang efektif saat ini dengan memapadukan keduanya (strategi soft selling dengan hard selling).


Pemaduan keduanya menjadi kosentrasi penuh para produsen untuk memasarkan produknya pada saat ini. Diharapkan dengan perpaduan strategi ini akan lebih mendongkrak omzet penjualan produk.



2. Strategi pemasaran sampai dengan masalah konsumen


Strategi di dalam pemasaran (marketing) produk harus terlebih dahulu membangun kepercayaan (trust) kepada konsumen.


Sehingga para produsen banyak telah memilih cara marketing secara online merupakan hal yang tepat untuk saat ini. Selain tidak mengurangi dan mengabaikan strategi pemasaran secara hard selling.


Perlu disadari dan dipertimbangkan bahwa setiap orang umumnya hanya memiliki sedikit waktu. Sehingga konsumen pada umumnya menginginkan cepat dan mudah untuk mendapatkan.


Dalam kaitan itu maka perlu menginformasikan bahwa :


  • Keuntungan/manfaat menggunakan produk atau jasa (value)
  • Syarat dan cara membeli
  • Jaminan/ekstra support yang diberikan
  • Dan detail-detail pendukung lainnya

Yang tidak kalah penting lagi adalah saya harus menentukan marketnya dengan lebih spesifik. Pertama buatlah alur (funnel) yang jelas, biasanya teknik soft selling memiliki step seperti ini:


  • Buat konten yang akan mengundang banyak trafik
  • Jadikan mereka pembaca setia dan minta mereka subscribe menggunakan email
  • Tawarkan produk/jasa sebagai solusi permasalahan mereka.

Cara pemasaran yang efektif dengan hard selling secara ringkas dan efek menggunakannya terhadap omset penjualan. 
Jika menggunakan teknik softselling maka bisnis akan terus menerus banjir order dalam waktu lama.


Namun jika menggunakan teknik hardselling maka bisnis juga akan mengalami banjir order tetapi hanya dalam waktu singkat. Sehingga memerlukan Strategi pemasaran yang efektif saat ini.


Baca juga  :  Pembukuan sederhana untuk usaha kecil dan bisnis sampingan



Strategi pemasaran - Efektif saat ini | Bagian 1
Strategi pemasaran - Efektif dengan cara Soft Selling



Strategi pemasaran yang efektif secara Soft Selling


Strategi pemasaran - Efektif saat ini | Bagian 1 Strategi pemasaran yang efektif saat ini Gunakan hasil riset tersebut untuk menentukan produk yang bisa memenuhi kebutuhan mereka. 

Kemudian bisa membuat strategi pemasaran untuk menarik konsumen pada produk tersebut. Dengan strategi ini, bisa menciptakan merek, menciptakan prospek baru. 

Cara pemasaran yang efektif dengan hard Selling sebenernya adalah cara yang tidak Direkomendasikan dalam dunia marketing online.

Karena cara ini cukup membuat bosan market. Sehingga suatu saat saya menemukan cara yang cukup efektif untuk membuat hard selling menjadi menyenangkan.



1. Cara pemasaran tidak langsung menjual.


Cara pemasaran yang efektif tidak langsung menjual atau dengan cara pemasaran secara hard selling sering kurang disukai. Pembaca khususnya hal promosi.


Berikan dulu value secara cuma-cuma (free) untuk mereka. Cara ini sebaiknya di lakukan dengan cara meninggalkan link page jasa likes pada bagian akhir artikel.



2. Cara pemasaran dengan membangun kepercayaan (trust)


Cara pemasaran yang efektif dengan membangun kepercayaan (trust). Cara ini menjelaskan bahwa produk kita adalah yang mereka cari.


Berikan juga valuenya serta memberikan kepada mereka kepuasan dan kepercayaan. Sehingga akan lebih mudah untuk menawarkan / menjual produk kepada mereka.



3. Cara pemasaran dengan Jual secara halus


Cara pemasaran yang efektif dengan Jual secara halus (soft selling) adalah dengan cara memberi/ memulai promosi tidak secara berlebihan dan tidak memaksa. 
Singkat dan padat, to the point dengan memberi valuenya. 


Mencari produk / jasa pada saat mereka membutuhkan dan dengan mudah diketemukan.  Cara pemasaran produk yang efektif ialah cara memasarkan produk, hal penting yang ikut menentukan performa perusahaan.

Strategi pemasaran produk adalah suatu kegiatan yang harus dilakukan untuk memperkenalkan produk secara lebih luas ke masyarakat. 
Strategi pemasaran terbaik yang harus dilakukan untuk meningkatkan penjualan produk Menggunakan Social Media.


Perkembangan tehnologi sangat begitu pesat kemajuannya sehingga social media sudah menjadi hal penting. 
Untuk mendapatkan informasi bukan lagi menjadi hal/barang yang mahal dan untuk mendapatkannya sangat mudah dan murah.



Baca juga  :  Menangkap peluang bisnis dari pekarangan rumah yang sempit


Strategi pemasaran - Efektif saat ini | Bagian 1
Strategi pemasaran - yang benar dan efektif



Cara Strategi pemasaran produk yang efektif


Strategi pemasaran - Efektif saat ini | Bagian 1. Strategi pemasaran yang efektif saat ini dengan Social media sudah menjadi alat  pemasaran yang paling ampuh untuk saat ini. 

Hampir semua orang dari berbagai latar belakang yang berbeda sangat aktif menggunakannya media. 

Hal ini baik untuk kepentingan Produsen atau untuk kepentingan konsumen. Dengan menjalin interaksi secara luas dengan berbagai kalangan dengan biaya yang murah dan visibilitas atau keterlihatan yang tinggi.

Sehingga menjadi peluang dan memungkinkan untuk memilih komunitas yang sesuai dengan produk yang ingin dipasarkan.



1. Menawarkan Produk Secara Gratis


Strategi pemasaran yang efektif dengan Menawarkan Produk Secara Gratis dengan strategi ini dirasa perlu. Karena sering konsumen belum mengetahui tentang produk yang di tawarkan. 
Apa lagi produk yang ditawarkan masih relatif baru dipasar. 


Sehingga para konsumen masih belum mengenal, belum percaya, belum merasakan manfaatnya, dan sebagainya. Strategi ini sangat ampuh untuk menjaring dan memperkenalkan produk. 

Agar produk dapat dirasakan langsung manfaat dan keuntungannya dalam memperggunakan produk.Serta dapat membuat kepercaya para pelanggan / calon-calon konsumen. Dalam kaitannya hal tersebut diatas dapat juga memilih event-event tertentu.

Langsung dengan menawarkan sample produk atau contoh produk sebagai gratisan. Dapat juga pemasaran dari pintu ke pintu (door to door) kepada calon konsumennya.



2. Strategi Pemasaran dengan Memilih Tempat Strategis


Strategi pemasaran yang efektif dengan kriteria pemilihan tempat strategis harus disesuaikan dengan target sasaran serta mudah untuk dijangkau oleh pelanggan / Konsumen.


Tempat yang strategis dalam pemasaran (marketing) adalah hal yang paling utama dalam pemasaran produk. Didalam penentuan tempat harus benar-benar diperhitungkan.


Memiliki tempat yang strategi harus benar-benar diperhitungkan secara cermat dan tepat. Dengan tempat yang strategi akan memicu kepada tingginya penjualan, tentunya keuntungan pun akan tinggi.


Memilih tempat yang strategis yang dimaksud adalah produk yang ditawakan ditempat kumpulnya para konsumen.


Contohnya usaha photo copy dan peralatan tulis kantor (ATK). Maka harus membuka usahanya dekat dengan Perkantoran, Sekolahan, pasar dan lain-lain.



3. Memberi Insentif untuk Rekomendasi


Strategi pemasaran dengan memberi insentif untuk mendapatkan rekomendasi,  Sebuah produk yang terlihat bagus dan dapat dipercaya serta dapat diterima oleh Pelanggan / konsumen bila memang sudah dirasakan manfaatnya.


Agar memperoleh hal menggunakan pihak lain yaitu pihak yang memberikan rekomendasi kepada pelanggan. 
Rekomendasi atau testimoni tentang  produk yang sedang dipasarkan bahwa produknya bagus, murah dan dapat dipercaya.


Untuk mendapatkan rekomendasi dari pelanggan yang telah memakai produk tersebut harus diberi penghargaan berupa insentif yang menarik.
Insen tif untuk rekomendasi / testimoni tidak harus selalu berupa uang.


Dapat juga bentuk hadiah produk atau potongan harga. Hal ini dilakukan maka secara tidak langsung memenangkan dua pihak untuk sasaran marketing,  yaitu pelanggan yang loyal dan calon pelanggan.


4. Memilihara hubungan baik dengan Pelanggan


Pemasaran yang efektif dengan Memilihara hubungan baik dengan Pelanggan adalah untuk Pelanggan yang loyal adalah sebuah aset penting perusahaan.


Di tengah persaingan banyaknya produk serupa. Pelanggan yang loyal adalah mereka yang telah berulangkali membeli produk dan ikut menyumbang pemasukan secara rutin.


Maka tidak ada salahnya memberi penghargaan kepada para pelanggan yang loyal. Dengan cara menaggapi masukan pelanggan maupun memberi hadiah secara langsung atas pembeliannya.


Baca juga  :  Prosedur mengelola kas kecil yang baik



Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel 
Strategi pemasaran - Efektif saat ini | Bagian 1.

Lanjutkan ke bagian 2.

Untuk menlengkapi pengetahuan tentang Strategi pemasaran efektif saat ini, silahkan tonton video dibawah ini

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "  


Baca juga  :  Cara mengelola cash flow yang efektif untuk bisnis



3 cara marketing ampuh untuk Pebisnis Pemula



Baca juga  :  Faktor keberhasilan dan kegagalan berbisnis



Strategi pemasaran - Efektif saat ini | Bagian 1
Strategi Pemasaran


Brokoko

Popular Posts