Saturday, October 21, 2017

Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1

Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1 agar dapat terhindar dari kegagalan dan memudahkan untuk berjalan lancar dan  berkembang sesuai harapan.

Sehingga suatu bisnis selayaknya menjalankan dengan pengelolaan uang tunai secara optimal serta baik. Tidak jarang suatu usaha mengalami dengan kebangkrutan karena pengelolaan uang yang masuk tidak balance dengan jumlah uang yang dikeluarkan.

Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.



Baca juga : Artikel yang terkait


Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. 
Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.


Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. 
Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.


Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1
Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1


Tujuan dan Pentingnya mengelola Cash Flow


Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1 Mengelola dan Pentingnya Cash Flow, Kas (Cash) adalah sejumlah uang yang ada di perusahaan di tambah dengan uang yang ada pada Bank.


Pihak lain serta uang tunai yang telah dinyatakan dan diakui (committed) sebagai uang masuk untuk perusahaan. Mengelola Cash flow yang baik adalah unsur yang paling penting dalam bisnis.


Mengapa harus dan penting cash Flow dengan baik ?


Ini ulasannya !



1. Tujuan mengelola Cash Flow (arus kas)


Mengelola Cash Flow (arus Kas) yang tidak baik akan dapat menyebabkan kegagalan atau kebangkutan dalam usaha. 
Pengaruhnya Cash Flow (Arus Kas) dalam kondisi keuangan dari suatu usaha bisnis sangat signifikan. 


Pengelolaan Cash Flow salah satu Faktor keberhasilan dan kegagalan dalam bisnis. Ketidak mampuan dalam mengelola Cash Flow yang baik dapat berpengaruh dalam keuangan suatu usaha. 


Perusahaan tersebut, karena sangat berpengaruh nasib pada masa depan suatu usaha. Banyak orang dalam dunia bisnis beranggapan bahwa "Uang adalah raja", maka arus kas adalah urat nadinya. Arus kas adalah salah satu unsur yang paling penting dalam berbisnis.



2. Pentingnya Cash Flow (arus kas)


Permasalahan yang sering terjadi pada usaha adalah suatu usaha (perusahaan) tidak mengelola cash flow dengan baik. Lebih fatal lagi dimana perusahaan tidak memiliki buku cash flow.


Dengan memiliki catatan cash flow (arus kas) maka perusahaan selalu menjaga kondisi posisi kasnya dan selalu di update. Dengan selalu menjaga kondisi cash flow.


Perusahaan akan segera mengetahui kapan waktunya perusahaan menyediakan dana kasnya untuk menutupi semua kewajiban yang segera dipenuhi. Sesungguhnya memang tidak mudah. 
Mengelola cash flow agar selalu aman posisinya. 


Permasalahan dalam mengegola cash flow adalah menjaga keseimbangan uang masuk (inflow) dengan uang keluar (outflow). Kesulitan-kesulitan seperti ini sering dirasakan pada saat usaha yang baru memulai operasional.


Umumnya pada perusahaan yang baru memulai operasional. Dimana perusahaan sangat banyak mengeluarkan uang (outflow), sedangkan disisi penerimaan masih belum ada kepastian. Karena sangat  komplek dan sulit pada saat memulai bisnis. 


Banyak biaya dan uang akan keluar dengan cepat. Disisi uang masuk dari hasil penjualan belum ada kepastian. Maka di perlukan beberapa sumber uang dari sumber lainnya. Seperti melalui pinjaman jangka pendek, agar menjadi situasi keuangan menjadi arus kas positif.


Pentingnya pengelolaan Cash flow (arus kas) dapat menentukan hidup dan matinya suatu Bisnis. Cadangan uang kas yang kurang adalah salah satu alasan utama suatu usaha mengalami kegagalan.



Baca juga : Dropship bisnis online rumahan terpercaya tanpa modal


Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1
Cash flow - Penting untuk bisnis



Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1. Pentingnya dalam mengelola cash flow yang sehat dan Benar agar operasional perusahaan dapat berjalan sesuai dengan harapan. Cach flow atau Arus kas adalah salah satu unsur yang paling penting dalam bisnis. 

Pengelolaan cash flow yang tidak baik dapat mengakibatkan kegagalan. Atau kebangkutan dalam usaha. kegagalan dalam berbisnis selain hal diatas. Kegagalan dan kebangkrutan juga disebabkan oleh kurangnya pengalaman.

Lokasi yang buruk, pengelolaan persediaan yang buruk baik dan investasi cenderung kepada aset tetap dan lain-lain. Sehingga menjadi penting untuk Mengelola Cash Flow yang baik. 


1. Manfaat mengelola Cash flow


Pada dasarnya Arus kas adalah pergerakan dana masuk dan keluar dari berbisnis dalam suatu periode. Baik mingguan, bulanan atau kuartalan. ada dua jenis arus kas pada dasarnya.

Arus kas positif, Terjadi pemasukan uang dari hasil penjualan produknya, pemasukan dari hasil penagihan dari piutang. Setelah dikurangi dengan pembayaran-pembayaran hutang, biaya bulanan, gaji, dll.

Jika pelanggan tidak membayar secara tunai, maka terjadi arus kas yang masuk berasal dari koleksi piutang usaha. Arus kas negatif, Pengeluaran untuk biaya operasional usaha.

Seperti pembayaran gagi, pembelian persediaan barang dagangan. Pembayaran hutang dan lain-lainnya lebih besar dari pada uang yang masuk.

Hal ini umumnya menjadi problem untuk usaha, Langkah-langkah perbaikan yang dapat dilakukan. Dengan cara meningkatkan hasil pendapatan sambil mempertahankan atau memotong biaya.

Pengelolaan arus kas positif yang baik diperlukan adanya analisis dan mengelola arus kas untuk lebih efektif. Cara terbaik untuk melacak arus kas dalam bisnis adalah dengan menjalankan laporan arus kas. 

Pengelolaan arus masuk dan keluarnya uang tunai perusahaan. Pengelolaan dan menganalisa arus kas apakah sudah memadai untuk setiap bulannya. Dan dapat mencukui kewajiban-kewajiban untuk bulan-bulan yang akan datang.

Laporan arus kas melihat perubahan pada uang tunai, dari berbagai aktivitas usaha perusahaan dan kenaikan atau penurunan nilai lainnya di neraca bisnis. Cara cepat dan mudah untuk melakukan analisis arus kas. 

Adalah membandingkan total pembelian yang belum dibayar dengan total penjualan pada akhir setiap bulannya. Jika jumlah pembelian yang belum dibayar melebihi jumlah penjualan. Harus mengeluarkan lebih banyak uang dari yang di terima di bulan berikutnya.

Yang mengindikasikan adanya masalah arus kas potensial. Keuntungan atau Laba tidak sama dengan arus kas. Pelaku bisnis tidak bisa hanya melihat laporan laba rugi (L & R). Banyak data keuangan lainnya masuk ke dalam anjuran arus kas. 

Termasuk piutang, persediaan, hutang dagang, pengeluaran barang modal, dan layanan hutang. Manage arus kas harus cerdas dan fokus pada masing-masing penggerak uang tunai ini, selain keuntungan atau kerugian usaha.

Pengelolaan arus kas yang tidak baik sehungga tidak mendapatkan kepastian apa yang terjadi pada arus kas bisnis. Kerap ditemukan pemilik bisnis tidak memanage arus kas dengan baik.

Sehingga tidak dapat mengetahui dengan segera apakah bisnisnya memperoleh keuntungan (atau menciptakan kerugian). Dimana Untuk mengetahui pendapatan dari faktur-faktur yang masuk dari pelanggan untuk produk atau layanan yang di jual. 

Arus kas positif sebenarnya dibutuhkan untuk menghasilkan keuntungan. Tentunya membutuhkan cukup uang untuk membayar karyawan dan pemasok, agar bisa menghasilkan barang. 

Penjualan barang atau jasa adalah yang membantu menghasilkan keuntungan. Namun tidak memiliki dana yang cukup untuk membuat barang, tentunya tidak akan mendapatkan keuntungan. 

Jadi benar perlu menyusun dan mengelola bisnis agar memiliki arus kas positif jika ingin bisnis dapat tumbuh dan dapat meningkatkan keuntungan. "Menumbuh dan mengembangkan bisnis dapat memfokuskan pada arus uang tunai, selalu harus melakukan investasi .

Dan membawa biaya tertentu di muka untuk mencapai pendapatan dan arus kas yang lebih tinggi yang disertai dengan pertumbuhan yang sukses. Mungkin ingin membuka kantor di kota baru sehingga bisa membangun bisnis di sana. 

Perlu membangun fasilitas baru sehingga memiliki kapasitas untuk menjual ke pelanggan yang lebih besar. Sehingga menjadi hal yang utama dalam berbinis bahwa sangat memerlukan uang di muka.


2. Dasar mengelola Cash flow (arus kas)


Dasar Arus kas pada dasarnya Arus kas adalah pergerakan dana masuk dan keluar dari dalam bisnis dalam suatu periode. Baik mingguan, bulanan atau kuartalan. ada dua jenis arus kas pada dasarnya :


a. Arus kas positif


Terjadi pemasukan uang dari hasil penjualan produknya, pemasukan dari hasil penagihan dari piutang. Setelah dikurangi dengan pembayaran-pembayaran hutang, biaya bulanan, gaji, dll.

Jika pelanggan tidak membayar secara tunai, maka terjadi arus kas yang masuk berasal dari koleksi piutang usaha.


b. Arus kas negatif


Pengeluaran untuk biaya operasional usaha, seperti pembayaran gaji. Pembelian persediaan barang dagangan, pembayaran hutang dan lain-lainnya lebih besar dari pada uang yang masuk.

Hal ini umumnya menjadi problem untuk usaha. Langkah-langkah perbaikan yang dapat dilakukan dengan cara meningkatkan hasil pendapatan sambil mempertahankan atau memotong biaya.

Pengelolaan arus kas positif yang baik diperlukan adanya analisis dan mengelola arus kas untuk lebih efektif. Pengelolaan arus masuk dan keluarnya uang tunai perusahaan, pengelolaan dan menganalisa arus kas

Hal tersebut apakah sudah memadai untuk setiap bulannya dan dapat mencukupi kewajiban-kewajiban untuk bulan-bulan yang akan datang.

Mengelola Cash Flow yang baik cara terbaik untuk melacak arus kas dalam bisnis adalah dengan menjalankan laporan arus kas. Laporan arus kas melihat perubahan pada uang tunai.

Dari berbagai aktivitas usaha perusahaan dan kenaikan atau penurunan nilai lainnya di neraca bisnis. Cara cepat dan mudah untuk melakukan analisis arus kas.

Adalah membandingkan total pembelian yang belum dibayar dengan total penjualan pada akhir setiap bulannya. Jika jumlah pembelian yang belum dibayar melebihi jumlah penjualan.

Harus mengeluarkan lebih banyak uang dari pada yang di terima di bulan berikutnya. Hal tersebut mengindikasikan adanya masalah arus kas potensial. Keuntungan atau Laba tidak sama dengan arus kas. 

Pelaku bisnis tidak bisa hanya melihat laporan laba rugi (L & R). Banyak data keuangan lainnya masuk ke dalam anjuran arus kas. Termasuk piutang, persediaan, hutang dagang, pengeluaran barang modal, dan layanan hutang. 

Arus kas positif sebenarnya dibutuhkan untuk menghasilkan keuntungan. Tentunya membutuhkan cukup uang untuk membayar karyawan dan pemasok, agar bisa menghasilkan barang. 

Penjualan barang atau jasa adalah yang membantu menghasilkan keuntungan. Namun tidak memiliki dana yang cukup untuk membuat barang, tentunya tidak akan mendapatkan keuntungan.

Jadi benar perlu menyusun dan mengelola bisnis agar memiliki arus kas positif jika ingin bisnis dapat tumbuh dan dapat meningkatkan keuntungan.

Menumbuh dan mengembangkan bisnis dapat memfokuskan pada arus uang tunai. Selalu harus melakukan investasi dan membawa biaya tertentu di muka untuk mencapai pendapatan.

Arus kas yang lebih tinggi yang disertai dengan pertumbuhan yang sukses. Mungkin ingin membuka kantor di kota baru sehingga bisa membangun bisnis di sana. Perlu membangun fasilitas baru.

Sehingga memiliki kapasitas untuk menjual ke pelanggan yang lebih besar. Sehingga menjadi hal yang utama dalam berbinis bahwa sangat memerlukan uang di muka.


Baca juga : Cara mengelola Arus kas yang baik


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1.


Lanjutkan ke bagian 2


Untuk menlengkapi pengetahuan tentang Cash flow, maka silahkan tonton video dibawah ini.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "


Baca juga : Menciptakan bisnis untuk peluang usaha baru


Ilmu cashflow, ilmu wajib bagi pengusaha




Baca juga : Menyusun rencana strategi pemasaran 



Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1
Cash flow



Strategi bisnis yang cantik

“ Strategi Bisnis yang Cantik “  yaitu Strategi untuk memenangkan persaingan bisnis dengan taktik berbisnis.

Strategi yang mengidentifikasi faktor pendukung yang sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan secara rasional. Efisien dalam pendanaan, dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara efektif. 

Strategi beda dengan taktik, taktik memiliki ruang lingkup yang lebih sempit dan waktu yang lebih singkat.

Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.



Baca juga : Artikel yang terkait

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.



Strategi bisnis yang cantik
Strategi bisnis yang cantik 



Strategi Bisnis


Strategi Bisnis yang CantikDengan strategi bisnis perusahaan harus mampu menentukan arah perusahaan. Dengan mengidentifikasi dari segi pasar, pesaing, pelanggan dan lain sebagainya. 
Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan. 


Perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu. Perbedaan strategi dengan taktik, "Strategi untuk memenangkan keseluruhan kejuaraan dengan taktik untuk memenangkan satu pertandingan".



1. Strategi 


Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan. Perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu.


Walaupun pada umumnya orang sering kali mencampuradukkan ke dua kata tersebut. Pada awalnya kata Strategi digunakan untuk kepentingan militer.


Tetapi kemudian berkembang ke berbagai bidang yang berbeda seperti strategi bisnis. Olahraga (misalnya sepak bola dan tenis), catur, ekonomi, pemasaran, perdagangan, manajemen strategi, dll.



2. Bisnis


Bisnis adalah suatu kegiatan yang dilakukan baik dengan cara berkelompok maupun dengan cara individu. 
Dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dan memasarkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


Bisnis bertujuan untuk menghasilkan atau memasarkan barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat. Kegiatan bisnis meliputi proses produksi dan pemasaran barang dan jasa.



Strategi bisnis yang cantik
Strategi Bisnis Yang Cocok



Strategi Bisnis Yang Cocok


Strategi Bisnis yang CantikStrategi bisnis adalah Upaya atau kegiatan perusahaan dalam mengambil kebijakan. Pedoman yang memiliki komitmen dan tindakan yang terintegrasi dan terkoordinasi. 
Hal ini dirancang untuk membangun keunggulan bersaing dalam memenuhi dan mencapai suatu tujuan bisnis.


Strategi adalah proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi. 
Disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai. Strategi bisa diartikan sebagai siasat.


Sedangkan bisnis bisa diartikan sebagai usaha. Dagang dan bekerja untuk mencari keuntungan. Sehingga dapat difahami strategi bisnis adalah siasat dalam berdagang.  Strategi dapat juga diartikan sebagai suatu keterampilan mengatur suatu kejadian atau peristiwa.


Secara umum sering dikemukakan bahwa strategi merupakan suatu teknik yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan. 
Strategi bisnis melibatkan pengambilan keputusan pada tingkat unit bisnis. Di dalam strategi ditujukan adalah bagaimana cara bersaingnya.



1. Ancaman Pendatang Baru 


Perusahaan yang memasuki industri yang membawa kapasitas baru dan ingin memperoleh pangsa pasar yang baik dan mendapatkan keuntungan. 
Tapi semua itu sangat tergantung kepada hambatan atau kendala yang mengitarinya.



2. Daya Tawar Menawar Pemasok 


Pemasok dapat juga menjadi ancaman dalam suatu industri sebab pemasok dapat menaikkan harga produk yang dijual atau mengurangi kualitas produk. 
Jika harga produk pemasok naik maka harga pokok perusahaan juga naik sehingga akan menaikkan harga jual produk. 


Begitu pula jika pemasok menurunkan kualitas produk. Maka kualitas produk penghasil juga akan turun, sehingga akan mengurangi kepuasan konsumen. Jika harga jual produk naik maka sesuai dengan hukum permintaan, permintaan produk akan menurun.



3. Daya Tawar Menawar Pembeli 


Pembeli akan selalu berusaha mendapat produk dengan kualitas baik dan dengan harga yang murah. Sikap pembeli semacam ini berlaku universal dan memainkan peran yang cukup menentukan bagi perusahaan.

Jika suatu produk dinilai harganya jauh lebih tinggi dari kualitas (harganya tidak mencerminkan yang sepantasnya). Maka pembeli (konsumen) tidak akan membeli produk perusahaan.




4. Daya Tawar Produk Pengganti 


Produk pengganti secara fungsional mempunyai manfaat yang serupa dengan produk utama (asli). Namun memiliki kualitas produk dan harga yang lebih rendah.


Umumnya, produk pengganti disenangi oleh orang yang berpenghasilan rendah. Tetapi ingin tampil dengan status lebih tinggi dari keadaan sebenarnya.



5. Persaingan Antar Pesaing


Persaingan konvensional selalu berusaha sekeras mungkin untuk merebut pangsa pasar perusahaan lain. Konsumen merupakan objek persaingan dari perusahaan yang sejenis yang bermain di pasar.


Siapa yang dapat memikat hati konsumen maka perusahaan akan dapat memenangkan persaingan. 
Untuk dapat memikat konsumen maka berbagai cara dilakukan mulai dari memberikan fasilitas khusus. Pemberian kredit dengan syarat ringan, harga murah atau diskon.



Baca juga   :  Bisnis hanya menggunakan gadjet untuk penghasilan tambahan


Strategi bisnis yang cantik
Strategi bisnis || secara online



 Strategi bisnis dengan Analisa SWOT


Analisis SWOT bertujuan untuk mengetahui kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunities), dan ancaman (threats). Dalam melaksanakan strategi untuk mencapai tujuan organisasi.


Proses pengambilan keputusan strategis perusahaan. Selalu berkaitan erat dengan pengembangan misi, visi, tujuan, strategi serta kebijakan perusahaan.


Oleh karenanya perencanaan yang strategis sangat memerlukan analisa. Analisa dari masing masing SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman) di lingkungan perusahaan.



1. Strengths (Kekuatan)


Pengertian Strenght atau kekuatan adalah segala sumber daya yang dimiliki perusahaan. Baik sumber daya manusia, keterampilan, soft skill, maupun keunggulan lain yang dimiliki perusahaan


Kekuatan adalah sebuah persaingan khusus yang mampu memberikan keunggulan dari pada perusahaan lain dalam hal kompetisi.



2. Weakness (kelemahan)


Weakness atau kelemahan merupakan suatu keterbatasan serta kekurangan dalam sebuah perusahaan (dalam hal sumber dayanya, kapabilitas karyawannya.


Penguasaan keterampilan dimana nantinya akan menghambat kinerja perusahaan ke depannya. Keterbatasan lain yang dapat menghambat jalannya perusahaan seperti :


  • Fasilitas
  • Tunjangan
  • Sumber daya keuangan perusahaan
  • Kapabilitas manajemen
  • Pengusaan pasar
  • Dan lain-lain.


3. Opportunities (Peluang)


Opportunities atau Peluang merupakan suatu kesempatan yang sangat penting yang sangat ditunggu oleh masing-masing perusahaan.


Peluang-peluang pada umumnya bersifat menguntungkan perusahaan. Namun sering peluang belum tentu langsung bisa disambut oleh perusahaan dikarenakan kendala - kendala tertentu.


Contoh peluang yang kedepannya bisa mendatangkan keuntungan kepada perusahaan antara lain perubahan teknologi. Peningkatan hubungan dengan pembeli maupun supplier, dan lain-lain.



4. Threats (Ancaman) 


Kebalikannya dengan peluang, threats atau ancaman adalah situasi penting yang tidak menguntungkan perusahaan. 
Hal ini menjadi pengganggu jalannya roda bisnis perusahaan. Dan mengancam posisi perusahaan di dalam pasar, maupun mengganggu tujuan perusahaan.


Contoh ancaman yang sering dihadapi perusahaan yaitu aturan-aturan baru dari pemerintah yang sangat merugikan pengusaha.



Baca juga   :  Dropship peluang bisnis online tanpa modal yang menjanjikan


Strategi bisnis yang cantik
Strategi bisnis | dalam manajemen dan Strategi bisnis dengan menggunakan Studi kelayakan



Strategi bisnis dengan Studi Kelayakan


Beberapa waktu terakhir ini di saat era persaingan bisnis semakin ketat para pelaku bisnis. 
Atau perusahaan selalu dituntut untuk menemukan cara dan strategi untuk bisa unggul menghadapi persaingan. 


Tujuan akhir perusahaan agar dapt memenangkan persaingan ini adalah perusahaan. Dan perusahaan tetap dapat survive mempertahankan kelangsungan hidupnya. Idealnya Pelaku bisnis atau perusahaan harus mengkombinasikan.


Antara faktor internal terutama resources atau sumber daya dan melihat struktur industri tersebut secara eksternal. 
Faktor eksternal dapat memaksimalkan seluruh komponen sumber daya internal (resources) dengan menciptakan berbagai keunggulan.


Barulah kemudian menyiapkan strategi–strategi untuk bisa mencapai tujuan. Strategi yang dimaksud adalah langkah perencanaan yang lebih terukur dan sistematis yang memiliki perbedaan.


Dan ciri khas tersendiri baik dari sisi produk atau jasa yang dihasilkan maupun kompetensi dari sumber daya manusia.



1. Menyusun strategi bisnis


Miliki Deskripsi Usaha yang Jelas suatu keharusan maka susunlah Visi, Misi dan Rencana yang Strategis tentang bisnis.


Sehingga perlu menyusun strategi bisnis serta apa saja tujuan yang ingin dicapai dan apa strategi untuk mencapai. Deskripsikan posisi bisnis saat ini dan yang akan datang :


  • Target pasar
  • Keunggulan para pesaing
  • Lokasi usaha
  • Manajemen inti
  • Bentuk usaha
  • Konsep manajemen yang dijalankan
  • Dan sebagainya.

Melakukan Analisa terhadap para Pesaing bisnis atau para kompetitor bisnis, amatilah dengan cermat seperti kekuatan dan kelemahan bisnis mereka. 
Lalu taktik apa yang akan terapkan untuk memenangkan dalam persaiangan. 


Menyusun strategi pemasaran yang tepat sasaran, membuat rencana pemasaran yang meliputi pangsa pasar. cara pemasaran dan promosi yang dibuat sesuai dengan target pasar. Hingga rencana anggaran untuk penjualan, harga, distribusi, dan biaya-biaya lainnya.


Strategi bisnis yang baik yaitu dengan miliki laporan keuangan. Laporan keuangan sangat membantu didalam menentukan keputusan yang akan ditempuh. 
Laporan keuangan dapat menginformasikan tentang posisi asset / hutang dan keuntungan sesuai kebutuhan.


Dengan tetap menjaga kualitas produk/Jasa secara konsisten agar risiko yang mungkin akan dihadapi di masa depan. Serta dapat untuk mengantisipasi terhadap ketidak puasan pelanggan.



2. Perencanaan Bisnis


Perencanaan bisnis adalah studi yang detail tentang aktivitas bisnis. 
Tentang fokus bisnis apa yang dilakukan sekarang dan apa yang akan dilakukan di masa yang akan datang agar dapat  mencapai hasil yang maksimal.


Memiliki perencanaan yang matang dan baik diharapkan dapat mengantisipasi  resiko yang mungkin terjadi. 
Sehingga perencanaan begitu penting dalam menentukan arah dan tujuan kegiatan di masa yang akan datang dan yang sedang dikelola.



3. Tujuan Perencanaan Bisnis


Tujuan perencanaan bisnis adalah agar kegiatan bisnis yang akan dilaksanakan. Maupun yang sedang berjalan tetap berada di jalur yang benar sesuai dengan yang direncanakan.


Strategi bisnis yang baik dan dapat dilaksanakan juga dapat menjadi merupakan pedoman. Untuk mempertajam rencana-rencana yang diharapkan dan mencari dana dari pihak ketiga.



4. Kegunaan perencanaan bisnis.


Rencana bisnis adalah pernyataan formal atas tujuan membangun bisnis. Serta alasan mengapa membangun bisnis tentu yakin bahwa tujuan tersebut dapat dicapai. 
Strategi atau rencana yang akan ditempuh untuk mencapai tujuan bisnis. 


Kegunaan perencanaan bisnis juga mengandung informasi tentang latar belakang dalam bisnis. Mendefinisikan kesepakatan-kesepakatan diantara mitra bisnis. Strategi bisnis yang baik dan dapat dilaksanakan sehingga dapat menetapkan nilai suatu bisnis.


Untuk tujuan penjualan dan keperluan hukum :


  • Menilai suatu lini produk yang baru
  • Promosi
  • Perluasan usaha
  • Membantu mempertahankan fokus pada tujuan bisnis.


a. Tujuan membuat Studi Kelayakan bisnis


Untuk memberikan arah yang jelas dan fokus serta memberikan informasi yang valid terhadap rencana investasi yang akan di lakukan. 
Tujuan membuat Studi kelayakan juga sebagai media untuk dasar pengambilan keputusan yang tepat. 


Untuk dapat memperkirakan mengenai resiko awal yang mungkin saja terjadi. Sehingga sangat berguna sebagai penunjang kelancaran tugas dalam melakukan penilaian suatu usaha baru. Pengembangan usaha baru, atau menilai kembali usaha yang sudah ada. 


Studi kelayakan penting untuk dipergunakan sebagai bahan penarik investor. Bagi pihak investor, studi kelayakan ditujukan untuk melakukan penilaian dari kelayakan usaha untuk menjadi masukan yang berguna.


Karena sudah di kaji dengan berbagai aspek. Sehingga dapat dijadikan dasar bagi investor untuk membuat keputusan investasi yang lebih obyektif.



b. Pengoptimalan Studi kelayakan sebagai strategi berbisnis


Studi kelayakan usaha adalah penelitian tentang " Dapat / Tidaknya " suatu usaha dilaksanakan dengan berhasil. 
Keberhasilan dalam artian bermanfaat bagi masyarakat luas yang bisa berwujud penyerapan tenaga kerja.


Pemanfaatan sumber daya yang ada maksud dari pada analisa studi kelayakan. Sebagai strategi bisnis untuk memperbaiki pemilihan investasi. antara berbagai macam usaha.



c. Rencana Penanaman Modal Usaha


Suatu rangkaian kegiatan investasi, diharapkan mendapatkan manfaat (benefit / profit) dimasa yang akan datang. 
Misalnya untuk pembangunan suatu usaha baru ataupun untuk perluasan suatu pabrik yang sudah ada.


Sedangkan yang dimaksudkan oleh pihak penanaman modal (investasi) adalah semua pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan oleh investor (pemerintah/swasta). 
Modal kerja yang diperlukan dalam rangka investasi untuk pembelian barang / jasa. 


Kredit investasi merupakan pinjaman untuk pembelian peralatan, mesin, kendaraan dan lain-lain. Untuk pembiayaan operasional usaha, untuk penambahan persediaan (bahan mentah, bahan pembantu dan sebagainya.


Proses bisnis adalah suatu kumpulan aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait. 
Untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang menghasilkan produk atau layanan (demi meraih tujuan tertentu).


Suatu proses bisnis dapat dipecah menjadi beberapa sub proses. Yang masing-masing memiliki atribut sendiri tetapi juga berkontribusi untuk mencapai tujuan dari prosesnya.


Analisis proses bisnis umumnya melibatkan pemetaan proses dan sub proses di dalamnya hingga tingkatan aktivitas atau kegiatan.
 “Aktivitas yang terukur dan terstruktur untuk memproduksi output tertentu untuk kalangan pelanggan tertentu.


Suatu proses merupakan urutan spesifik dari aktivitas kerja lintas waktu dan ruang. Dengan suatu awalan dan akhiran, dan secara jelas mendefinisikan input dan output.


 “Kumpulan aktivitas yang membutuhkan satu atau lebih inputan dan menghasilkan output yang bermanfaat / bernilai bagi pelanggan”





Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Strategi bisnis yang cantik.  

Untuk melengkapi pemahaman tentang Strategi bisnis yang cantik, silahkan tonton video dibawah ini.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "



Baca juga : Strategi pemasaran menggunakan marketing mix



Pelajari rumus ini sebelum Anda salah membuat strategi bisnis



Baca juga : Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada



Strategi bisnis yang cantik
Strategi bisnis

Brokoko

Popular Posts