Wednesday, 28 October 2020

Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi | Bagian 1

" Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi, setiap detik saja menunda untuk memulai sesuatu, berarti menunda keberhasilan untuk dapat diujudkan ".

Produk yang dihasilkan sangat disenangi bahkan di cintai dan saat mengerjakan produknya tanpa ada keluh kesah. 

Penuh dengan antusias dan kegigihan ( Enthusiaatism and Persistence) secara phisyologis memberi motivasi untuk bekerja dengan sungguh-sungguh. 

Sehingga akhirnya memberi dampak yang baik terhadap hasil akhir, yaitu menghasil produksi yang bagus.


Baca juga : Artikel yang terkait

Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine  untuk mendapatkan informasi website lainnya yang lebih luas dan lengkap tetang bahasan ini


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses. Dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsisten. 

Konsisten agar terhindar dari gagal manajemen. Menjadi seorang enterpreneur pastinya memiliki strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. 

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengelola bisnis. 

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Gambar - Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi
Gambar - Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi


1. Mulai berbisnis – Awal dengan Niat


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi, Mulailah sekarang juga jangan di tunda-tunda lagi. Karena setiap detik yang ditunda untuk memulai sesuatu berarti berarti menunda untuk lekas terwujud. Bergerak sekarang, kalau tidak sekarang, kapan lagi…? 

Harus ada optimisme terhadap apa yang ingin dilakukan. Rasa optimistis juga merupakan pemicu keyakinan untuk keberhasilan.

Walau pada awalnya masih kekurangan di sana sini, jika tidak segera dimulai. Dapat dipastikan tidak akan pernah berjalan. Mulailah melakukan sesuatunya dengan niat.

Niat merupakan kunci sukses. Pertama sebelum memulai menjalankan usaha. Kedudukan niat sangat menentukan kualitas suatu perbuatan. 

Hasil yang diperolehnya karena niat itu jiwa perbuatan, pedoman, dan kemudinya. Asal usul kata (Etimologi) niat dalam arti ‘sengaja’. 

Niat adalah keinginan dalam hati untuk melakukan sesuatu dan menjatuhkan pilihan. Bertekad bulat untuk mengerjakan sesuatu. 

Selalu berniat baik berarti memberikan sugesti positif pada diri. Pengucapan niat untuk membantu kemantapan hati. Segala perbuatan yang dilakukan tergantung niatnya. 

Setiap orang hanya mendapatkan hasil sesuai niatnya. Pelaku bisnis mengawali pekerjaan dengan niat. Melakukan hal-hal yang baik menurut keyakinan. 

Ada katabijak menyatakan bahwa “Niat yang baik dilakukan denganbaik, maka hasilnya pasti baik”. 




Gambar - Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi
Gambar - Mulai berbisnis - Tidak ada proses yang menghianati hasil


2. Mulai berbisnis – Kemauan yang kuat untuk mulai bisnis


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi, predikat Pebisnis yang sukses bukan hal yang mudah disandangnya. Melalui ujian-ujian yang sangat berat. 

Pebinis harus memiliki 3 (tiga) faktor penting,  yaitu faktor “Kemauan, Kemampuan dan Keyakinan”. Sebagai Pebisnis tentunya siap untuk sukses.

Harus siap mau bekerja keras. Ulet dalam bekerja, bermental baja dan memiliki semangat yang tinggi. 

Apapun namanya kegiatan dan istilahnya kemauan adalah kunci dari segalanya.

Predikat yang disandang oleh seseorang sebagai Pebisnis sukses tidak mudah dan ringan, harus memiliki :


a. Mau untuk memulai


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi, mau memulai menjalan usaha, dengan memiliki Mental yang tangguh yang tak kenal menyerah.

Tak mengenal keterikatan dan batas serta tak kenal tidak mungkin. Sebelum memulainya untuk menjalankan usaha.

Selayaknya bermimpilah dahulu sebelum memulainya. Mimpi dalam arti bahwa semuanya akan dimulai.


b. Mau mencintai produk 


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi, dengan menjual produk yang di hasil, tentunya tidak serta merta datangnya. 

Buah dari hasil kerja. Banyak aspek dan faktor yang mempengaruhinya. Hasil akhir yang telah di dapatkan adalah hasil perjuangan dan pengorbanan yang telah tercurah.

Aspek atau faktor yang sangat menentukan adalah bahwa jenis usaha yang di geluti. Sejalan dengan kegemaran (hobi).


Gambar - Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi
Gambar - Mulai berbisnis - Punya kemauan yang kuat untuk bisnis


c. Belajar dan menggali pengetahuan 


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi, hal-hal yang mendasar tentang berbinis, Memang prinsip ini membuat menggelengkan kepala. 

Memang demikianlah adanya, di dalam prinsip dasar dalam berbinis atau fundamental business. Keberhasilan dalam berbinis sangat mustahil tanpa adanya pengetahuan berbinis. 

Pengetahuan yang memadai serta memerlukan pengetahuan yang luas.Pengetahuan luas tentang seluk beluk berbinis, agar matang dan mumpuni dalam berbinis. 

Prinsip dalam berbisnis adalah membeli dengan harga murah dan menjual dengan harga mahal ( beyond the buy low and sell high ). 

Serta mengulur-ngulur waktu pembayaran dan menerima pembayaran secepat-cepatnya ( paylate and collect early)


d. Berani mengambil resiko


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi, Terberat sekalipun resiko (willing to take calcullated risks). 

Faktor yang membedakan sekaligus sebagai penentu antara pengusaha (entrepreneur) dengan manager. Perbedaannya adalah keberadaanya didalam perusahaan. 

Pengusaha (entreprenuer) sangat dibutuhkan keberadaannya berada di awal yaitu menemukan ide. Menentukan dan memulainya usaha serta mengembangkan usaha. 

Sosok manager dibutuhkan keberadaannya untuk mengelola serta mengatur perusahaan. Bagaimana perusahaan dapat berkembang dan sukses. 

Dalam menjalankan usaha (bisnis) selalu beriringan dengan yang namanya “resiko kerugian.” Sehingga resiko menjadi momok bagi para usahawan. 

Resiko dalam usaha selalu membawa kerugian bagi usahawan. Keberanian dalam mengambilan resiko kerugian adalah keberhasil yang akan di raihnya. 

Hasil dalam usaha yang diraihnya akan proposional dengan resiko kerugian usaha. 


e. Selalu mau belajar


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi, kemampuan untuk mendalami secara luas pengetahuan bisnis yang akan digeluti.

Misalkan mau belajar membuat link bisnis yang baik. Memumpuk kepercayaan kepada produk (user) agar diharapkan menjadi user yang fanatik. 

Terus belajar dan menggali pengetahuan dari orang.Orang yang mempunyai keahlian di bidang sama atau yang telah sukses. 

(Consult ask the experts, but follow your hearts). Keahlian/kepiawaian di dalam menghasilkan produk dan kepiawaian dalam menjual produk adalah kunci (key) sukses.


f. Siap bekerja keras 


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi, siap untuk “Bekerja keras” yang tak akan mengenal lelah  dan mengenal waktu. Kerap kita dengar istilah ethos kerja keras.

Istilah tersebut adalah sesuatu yang telah usang. Ethos tersebut kini telah berganti dengan istilah yang terbarukan yaitu Kerja keras dan kerja kreatif. 

Istilah tersebut menitik beratkan pada usaha yang keras. Sarat dengan kerja yang kreative dan inovatif dalam menghasilkan produk. 

Untuk mulai awal kesuksesan sangat menuntut seorang pengusaha yang “Gila kerja”. Seorang pengusaha otaknya tak pernah tidur dan yang ada di benaknya hanya bisnis.


Gambar - Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi
Gambar - Mulai berbisnis - Konsumen adalah "Raja"


g. Mencari sebanyak mungkin teman


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi, Semakin banyak teman dan sahabat dan mau masuk dalam kelompok-kelompok (kumunitas). Menjadi  anggota dari suatu asosiasi. 

Menjadi anggota asosiasi yang berkaitan dengan usaha dan produk yang di hasilkan. Disanalah bisa didapatkan banyak pengetahuan-pengetahuan bisnis yang digeluti. 

Misalkan yang berhubungan dengan standar mutu. Harga dan pasar dari produk yang di hasilkan dan lain-lain. 

Bila telah mendapatkan komunitas/asosiasi yang sesuai dengan harapan. Tercipta saling membantu saat-saat masa sulit sesama komunitas. 


h. Siap dengan kegagalan (deal with failures) 


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi, kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk menguatkan. Mempertajam intuisi dan kemampuan berwirausaha.

Kegagalan itu tidak mematikan.Setiap usaha selalu mempunyai resiko kegagalan. 

Sikap atau mental siap kegagalan dalam berbinis adalah juga sebagai penentu keberhasil dalam berbinis. 

Sikapilah bahwa kegagalan sebagai vitamin dan untuk memberi kekuatan serta memotivasi  untuk sukses. 

Kegagalan dapat mempertajam intuisi serta meningkatkan kemampuan dalam berbisnis. Kegagalan yang selalu membawa kerugian tersebut tidak mematikan.


i. Lakukuanlah sekarang (Do it, now...!)  


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi, lakukanlah sekarang juga bila sudah siap untuk memulainya. 

Siap dalam artian bahwa usaha yang akan dijalankan sudah matang dalam perhitungan-perhitungan bisnis. Selain kesuksesan ada juga resiko  kerugian/kegagalan.




Gambar - Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi
Gambar - Mulai berbisnis - Strategi beda dengan taktik


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi | Bagian 1.


Lanjutkan ke bagian 2.

Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine



Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "




Untuk melengkapi pemahaman tentang Mulai berbisnis, 
silahkan tonton video dibawah ini.

Video Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi
Video - Mulai berbisnis - JANGAN MEMULAI USAHA BISNIS
SEBELUM LOE TONTON INI ❗⛔ (VIDEO MOTIVASI)


No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.