Tuesday, 21 December 2021

Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas

Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas, Pengelolaan yang buruk penyebab kegagalan atau kebangkutan, keuangan usaha posisinya signifikan.

Demi menjaga stabilitas keuangan, sebuah perusahaan barang dan jasa pasti memiliki sistem akuntansi atau pencatatan laporan dari semua kegiatan transaksi. 

Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK), selain neraca dan ekuitas/laporan perubahan modal, terdapat laporan arus kas yang harus senantiasa dibuat per periode.

Laporan arus kas atau yang biasa disebut dengan cashflow ini sendiri dapat diartikan sebagai catatan keuangan.

Catatan yang berisi informasi tentang pemasukan dan pengeluaran selama satu periode. 

Laporan ini akan sangat berguna ketika akan mengevaluasi struktur keuangan (likuiditas dan solvabilitas), serta aktiva bersih perusahaan. 

Tak hanya itu, memanfaatkannya sebagai strategi adaptif menghadapi perubahan keadaan dan peluang.


Baca juga Artikel yang terkait


Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas
Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas


Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas, Mengelola arus kas (cash flow) yang tidak baik akan dapat menyebabkan kegagalan atau kebangkutan dalam usaha. 

Pengaruhnya arus kas (cash flow) dalam kondisi keuangan dari suatu usaha bisnis sangat signifikan. 

Pengelolaan arus kas salah satu faktor keberhasilan dan kegagalan dalam bisnis. 

Ketidak mampuan dalam mengelola arus kas (cash flow) yang baik dapat berpengaruh dalam keuangan suatu usaha. 

Banyak orang dalam dunia bisnis beranggapan bahwa "Uang adalah raja", maka arus kas adalah urat nadinya. 

Arus kas adalah salah satu unsur yang paling penting dalam berbisnis.


Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas


1. Arus kas | Pentingnya arus kas (cash flow)


Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas, Permasalahan yang sering terjadi pada usaha adalah suatu usaha yang tidak mengelola arus kas (cash flow) dengan baik. 

Lebih fatal lagi dimana perusahaan tidak memiliki buku arus kas.

Dengan memiliki catatan arus kas (cash flow) maka perusahaan selalu menjaga kondisi posisi kasnya dan selalu di update. 

Dengan selalu menjaga kondisi arus kas. Perusahaan akan segera mengetahui kapan waktunya perusahaan menyediakan dana kasnya

Kebutuhan kas untuk menutupi semua kewajiban yang segera dipenuhi. Sesungguhnya memang tidak mudah mengelola arus kas (cash flow) agar selalu aman posisinya. 

Permasalahan dalam mengegola arus kas adalah menjaga keseimbangan uang masuk (inflow) dengan uang keluar (outflow). 

Kesulitan-kesulitan seperti ini sering dirasakan pada saat usaha yang baru memulai operasional. Umumnya pada perusahaan yang baru memulai operasional. 

Dimana perusahaan sangat banyak mengeluarkan uang (outflow). Sedangkan disisi penerimaan masih belum ada kepastian. 

Karena sangat  komplek dan sulit pada saat memulai bisnis. Banyak biaya dan uang akan keluar dengan cepat. 

Disisi uang masuk dari hasil penjualan belum ada kepastian. Maka di perlukan beberapa sumber uang dari sumber lainnya. 

Seperti melalui pinjaman jangka pendek, agar menjadi situasi keuangan menjadi arus kas positif.

Pentingnya pengelolaan arus kas (cash flow) dapat menentukan hidup dan matinya suatu bisnis. 

Cadangan uang kas yang kurang adalah salah satu alasan utama suatu usaha mengalami kegagalan.


Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas


2. Arus kas | Dasar mengelola Cash flow (arus kas)


Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas, Dasar arus kas (cash flow) adalah pergerakan dana masuk dan keluar dari dalam bisnis dalam suatu periode. 

Baik mingguan, bulanan atau kuartalan. ada dua jenis arus kas pada dasarnya :


a. Arus kas positif


Terjadi pemasukan uang dari hasil penjualan produknya, pemasukan dari hasil penagihan dari piutang. 

Setelah dikurangi dengan pembayaran-pembayaran hutang, biaya bulanan, gaji, dll.

Jika pelanggan tidak membayar secara tunai, maka terjadi arus kas yang masuk berasal dari koleksi piutang usaha.


b. Arus kas negatif


Pengeluaran untuk biaya operasional usaha, seperti pembayaran gaji. 

Pembelian persediaan barang dagangan, pembayaran hutang dan lain-lainnya lebih besar dari pada uang yang masuk. Hal ini umumnya menjadi problem untuk usaha. 

Langkah perbaikan yang dapat dilakukan adalah dengan cara meningkatkan hasil pendapatan sambil mempertahankan atau memotong biaya.

Pengelolaan arus kas positif yang baik diperlukan adanya analisis dan mengelola arus kas untuk lebih efektif. 

Pengelolaan arus masuk dan keluarnya uang tunai perusahaan, pengelolaan dan menganalisa arus kas (cash flow)

Hal tersebut apakah sudah memadai untuk setiap bulannya dan dapat mencukupi kewajiban-kewajiban untuk bulan-bulan yang akan datang.

Mengelola arus kas yang baik cara terbaik untuk melacak arus kas dalam bisnis adalah dengan menjalankan laporan arus kas (cash flow). 

Laporan arus kas melihat perubahan pada uang tunai. Dari berbagai aktivitas usaha perusahaan dan kenaikan atau penurunan nilai lainnya di neraca bisnis. 

Cara cepat dan mudah untuk melakukan analisis arus kas. Adalah membandingkan total pembelian yang belum dibayar dengan total penjualan pada akhir setiap bulannya. 

Jika jumlah pembelian yang belum dibayar melebihi jumlah penjualan. Harus mengeluarkan lebih banyak uang dari pada yang di terima di bulan berikutnya. 

Hal tersebut mengindikasikan adanya masalah arus kas potensial. Keuntungan atau Laba tidak sama dengan arus kas

Pelaku bisnis tidak bisa hanya melihat laporan laba rugi (L & R). Banyak data keuangan lainnya masuk ke dalam anjuran arus kas

Termasuk piutang, persediaan, hutang dagang, pengeluaran barang modal, dan layanan hutang. Arus kas positif yang sebenarnya, dibutuhkan untuk menghasilkan keuntungan. 

Tentunya membutuhkan cukup uang untuk membayar karyawan dan pemasok, agar bisa menghasilkan barang. 

Penjualan barang atau jasa adalah yang membantu menghasilkan keuntungan. 

Namun tidak memiliki dana yang cukup untuk membuat barang, tentunya tidak akan mendapatkan keuntungan.

Jadi benar perlu menyusun dan mengelola bisnis agar memiliki arus kas positif jika ingin bisnis dapat tumbuh dan dapat meningkatkan keuntungan.

Menumbuh dan mengembangkan bisnis dapat memfokuskan pada arus uang tunai. 

Selalu harus melakukan investasi dan membawa biaya tertentu di muka untuk mencapai pendapatan.

Arus kas (cash flow) yang lebih tinggi yang disertai dengan pertumbuhan yang sukses. 

Mungkin ingin membuka kantor di kota baru sehingga bisa membangun bisnis di sana. 

Perlu membangun fasilitas baru. Sehingga memiliki kapasitas untuk menjual ke pelanggan yang lebih besar. 

Sehingga menjadi hal yang utama dalam berbinis bahwa sangat memerlukan uang di muka.




Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas


3. Arus kas | Membuat keputusan berdasarkan Laporan Arus Kas


Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas, Sekarang setelah memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang apa itu laporan arus kas (cash flow).

Sekarang saatnya bagaimana untuk menafsirkannya. 


a. Mengapa arus kas bersih negatif ?


Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas, Apakah “arus kas bersih” atau “kenaikan / penurunan kas bersih untuk periode”, 

Ada beberapa alasan arus kas bersih perusahaan negatif. Karena arus kas bersih adalah indikator perubahan kas selama periode waktu tertentu (dan tidak termasuk kas yang ada).

Penurunan kas bersih tidak selalu berarti tidak akan memiliki cukup uang untuk membayar tagihan.

Misalnya, bisnis bisa berkinerja sangat baik, jadi telah memutuskan untuk berinvestasi besar-besaran dalam pertumbuhan sekarang. 

Hal itu akan menyebabkan arus kas menjadi negatif saat ini, tetapi hal ini terkadang tidak menjadi masalah karena diketahui bisnis sehat dan berkembang.


b. Bagaimana meningkatkan arus kas (cash flow) ?


Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas, Meskipun arus kas negatif tidak selalu menjadi perhatian, hal itu bisa bisa menjadi masalah jika terus berlanjut

Berlanjut selama beberapa periode karena setiap periode menghabiskan saldo kas yang tersedia untuk dibelanjakan.

Arus kas (cash flow) yang negatif atau ketat seringkali lebih tentang waktu daripada apa pun. 

Salah satu opsi untuk meningkatkan arus kas. adalah dengan mengurangi persyaratan pembayaran untuk pelanggan, 

Lbih sedikit waktu berlalu antara saat memperoleh penghasilan dan saat benar-benar dibayar.

Selain itu, penelaahan atas biaya operasional dan investasi juga dapat memanfaatkan mengelola arus kas.


c. Bagaimana dapat menginvestasikan kembali ?


Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas, Salah satu cara untuk mengembangkannya.

Pengembagan adalah dengan mengambil penghasilan dan memanfaatkan uang tersebut untuk diinvestasikan lebih lanjut 

Itu bisa termasuk mempekerjakan lebih banyak karyawan, membeli peralatan yang lebih baik, atau memperluas upaya pemasarannya.

Jika tidak menginvestasikan kembali keuntungan untuk mengembangkan bisnis, pertumbuhan bisa datang pada tingkat yang lebih lambat. 

Itu bisa bekerja dengan baik untuk model bisnis, tetapi untuk beberapa perusahaan, seperti perusahaan rintisan dengan pertumbuhan tinggi, itu akan menjadi perhatian.

Jika mulai memperhatikan pola arus kas positif yang sangat besar, apakah ada sesuatu yang ingin dilakukan untuk menginvestasikan kembali.

Menginvestasikan uang tersebut dan mengubahnya menjadi pertumbuhan di masa depan. 




Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas "

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "




Untuk melengkapi pemahaman tentang Arus kas
silahkan tonton video dibawah ini.


Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas
Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas




Arus kas | Membuat keputusan berdasar arus kas
Arus kas

No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.