Sunday, 3 October 2021

Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan

Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, manajemen selayaknya bersifat lentur, dalam arti bahwa perlu mempertimbangkan sesuai situasi dan kondisi.

Manajemen perusahaan merupakan proses membangun strategi, rencana, prosedur.

Kebijakan yang mengarahkan sebuah bisnis ke kepentingan jangka pendek dan jangka panjang. 

Tentu saja hal ini memerlukan koordinasi antara aspek manusia, finansial, serta sumber daya material untuk mencapai tujuan organisasi.

Manajemen perusahaan merupakan proses membangun strategi, rencana, prosedur.

Manajemen memiliki fungsi yang strategis.

Tanpa adanya manajemen perusahaan untuk bisa mewujudkan visi dan misi perusahaan adalah suatu yang mustahil. 


Baca juga : Artikel yang terkait

Tak lupa diucapkan terima kasih, telah di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan
Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan 


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Prinsip-prinsip manajemen adalah dasar-dasar dan nilai yang menjadi inti dari keberhasilan sebuah manajemen. 

Menurut Henry Fayol. seorang industrialis asal Perancis, prinsip-prinsip dalam manajemen sebaiknya bersifat lentur.

Lentur dalam arti bahwa perlu di pertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah. 

Prinsip - prinsip umum manajemen menurut Henry Fayol terdiri dari. 

 

1. Pembagian kerja


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Pembagian kerja harus disesuaikan dengan kemampuan dan keahlian sehingga pelaksanaan kerja berjalan efektif. 

Oleh karena itu, dalam penempatan karyawan harus menggunakan prinsip the right man in the right place. 

Pembagian kerja harus rasional/objektif, bukan emosional subyektif yang didasarkan atas dasar like and dislike. 

Dengan adanya prinsip orang yang tepat ditempat yang tepat (the right man in the right place) akan memberikan jaminan terhadap :

  • Kestabilan
  • Kelancaran
  • Efesiensi kerja. 

Manajemen, Pembagian kerja yang baik merupakan kunci bagi penyelengaraan kerja. 

kecerobohan dalam pembagian kerja akan berpengaruh kurang baik dan mungkin menimbulkan kegagalan dalam penyelenggaraan pekerjaan, 

oleh karena itu, seorang manajer yang berpengalaman akan menempatkan pembagian kerja sebagai prinsip utama.

Manajemen, Prinsip yang akan menjadi titik tolak bagi prinsip-prinsip lainnya. 


2. Wewenang dan tanggungjawab


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Setiap karyawan dilengkapi dengan wewenang.

Wewenang untuk melakukan pekerjaan dan setiap wewenang melekat atau diikuti pertanggungjawaban. 

Manajemen, Wewenang dan tanggung jawab harus seimbang. 

Setiap pekerjaan harus dapat memberikan pertanggungjawaban yang sesuai dengan wewenang. 

Oleh karena itu, makin kecil wewenang makin kecil pula pertanggungjawaban demikian pula sebaliknya. 

Manajemen, Tanggung jawab terbesar terletak pada manajer puncak. 

Manajemen, Kegagalan suatu usaha bukan terletak pada karyawan, 

tetapi terletak pada puncak pimpinannya karena yang mempunyai wewemang terbesar adalah manajer puncak. 

oleh karena itu, apabila manajer puncak tidak mempunyai keahlian dan kepemimpinan, maka wewenang yang ada padanya merupakan bumerang. 


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan
memerlukan | aspek manusia, finansial, serta sumber daya untuk mencapai tujuan.


3. Disiplin


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Disiplin merupakan perasaan taat dan patuh terhadap pekerjaan yang menjadi tanggung jawab. 

Manajemen, Disiplin ini berhubungan erat dengan wewenang. 

Manajemen, Apabila wewenang tidak berjalan dengan semestinya, maka disiplin akan hilang. 

Oleh karena ini, pemegang wewenang harus dapat menanamkan disiplin terhadap dirinya sendiri.

hingga mempunyai tanggung jawab terhadap pekerjaan sesuai dengan wewenang yang ada padanya. 


4. Kesatuan perintah


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Dalam melakasanakan pekerjaan, karyawan harus memperhatikan prinsip kesatuan perintah.

Manajemen, Sehingga pelaksanaan kerja dapat dijalankan dengan baik. 

Manajemen, Karyawan harus tahu kepada siapa ia harus bertanggung jawab sesuai dengan wewenang yang diperolehnya. 

Perintah yang datang dari manajer lain kepada serorang karyawan akan merusak jalannya wewenang dan tanggung jawab serta pembagian kerja. 


5. Kesatuan pengarahan


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Dalam melaksanakan tugas-tugas dan tanggung jawabnya, karyawan perlu diarahkan menuju sasarannya. 

Kesatuan pengarahan bertalian erat dengan pembagian kerja. Kesatuan pengarahan tergantung pula terhadap kesatuan perintah. 

Dalam pelaksanaan kerja bisa saja terjadi adanya dua perintah sehingga menimbulkan arah yang berlawanan. 

Oleh karena itu, perlu alur yang jelas dari mana karyawan mendapat wewenang untuk melaksanakan pekerjaan.

kepada siapa ia harus mengetahui batas wewenang dan tanggung jawabnya agar tidak terjadi kesalahan. 

Manajemen, Pelaksanaan kesatuan pengarahan (unity of directiion) tidak dapat terlepas :

  • Pembagian kerja
  • Wewenang dan tanggung jawab
  • Disiplin
  • Kesatuan perintah. 


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan
Manajemen | merupakan proses membangun strategi, rencana, prosedur.


6. Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Setiap karyawan harus mengabdikan kepentingan sendiri kepada kepentingan organisasi. 

Hal semacam itu merupakan suatu syarat yang sangat penting agar setiap kegiatan berjalan dengan lancar.

Manajemen, hingga tujuan dapat tercapai dengan baik. 

Setiap karyawan dapat mengabdikan kepentingan pribadi kepada kepentingan organisasi.

Bila memiliki kesadaran bahwa kepentingan pribadi sebenarnya tergantung kepada berhasil-tidaknya kepentingan organisasi. 

Manajemen, Prinsip pengabdian kepentingan pribadi kepada kepentingan organisasi dapat terwujud.

Manajemen, apabila setiap karyawan merasa senang dalam bekerja sehingga memiliki disiplin yang tinggi. 


7. Penggajian pegawai


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Gaji atau upah bagi karyawan merupakan kompensasi yang menentukan terwujudnya kelancaran dalam bekerja. 

Karyawan yang diliputi perasaan cemas dan kekurangan akan sulit berkonsentrasi terhadap tugas dan kewajibannya.

Manajemen, Hal itu dapat mengakibatkan ketidak sempurnaan dalam bekerja. 

Oleh karena itu, dalam prinsip penggajian harus dipikirkan bagaimana agar karyawan dapat bekerja dengan tenang. 

Sistem penggajian harus diperhitungkan agar menimbulkan kedisiplinan dan kegairahan kerja.

Manajemen, Diharapkan karyawan akan berkompetisi untuk membuat prestasi yang lebih besar. 

Manajemen, Prinsip more pay for more prestige (upah lebih untuk prestasi lebih)

Manajemen, prinsip upah sama untuk prestasi yang sama perlu diterapkan sebab apabila ada perbedaan.

Perbedaan akan menimbulkan kelesuan dalam bekerja dan mungkin akan menimbulkan tindakan tidak disiplin. 


8. Pemusatan


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Pemusatan wewenang akan menimbulkan pemusatan tanggung jawab dalam suatu kegiatan. 

Tanggung jawab terakhir terletak ada orang yang memegang wewenang tertinggi atau manajer puncak. 

Manajemen, Pemusatan bukan berarti adanya kekuasaan untuk menggunakan wewenang 

Manajemen, melainkan untuk menghindari kesimpangsiuran wewenang dan tanggung jawab. 

Pemusatan wewenang ini juga tidak menghilangkan asas pelimpahan wewenang (delegation of authority) 


9. Hierarki


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Pembagian kerja menimbulkan adanya atasan dan bawahan. 

Manajemen, Bila pembagian kerja ini mencakup area yang cukup luas akan menimbulkan hierarki. 

Hierarki diukur dari wewenang terbesar yang berada pada manajer puncak dan seterusnya berurutan ke bawah. 

dengan adanya hierarki ini, maka setiap karyawan akan mengetahui kepada siapa ia harus bertanggung jawab dan dari siapa ia mendapat perintah. 




Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan
Manajemen | Kebijakan yang mengarahkan sebuah bisnis


10. Ketertiban


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Ketertiban dalam melaksanakan pekerjaan merupakan syarat utama.

Pada dasarnya tidak ada orang yang bisa bekerja dalam keadaan kacau atau tegang. 

Manajemen, Ketertiban dalam suatu pekerjaan dapat terwujud apabila seluruh karyawan.

Manajemen, baik atasan maupun bawahan mempunyai disiplin yang tinggi. 

Manajemen, Oleh karena itu, ketertiban dan disiplin sangat dibutuhkan dalam mencapai tujuan. 


11. Keadilan dan kejujuran


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Keadilan dan kejujuran merupakan salah satu syarat untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. 

Manajemen, Keadilan dan kejujuran terkait dengan moral karyawan dan tidak dapat dipisahkan. 

Keadilan dan kejujuran harus ditegakkan mulai dari atasan karena atasan memiliki wewenang yang paling besar. 

Manajer yang adil dan jujur akan menggunakan wewenangnya dengan sebaik-baiknya untuk melakukan keadilan dan kejujuran pada bawahannya. 


12. Stabilitas kondisi karyawan


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Dalam setiap kegiatan kestabilan karyawan harus dijaga sebaik-baiknya agar segala pekerjaan berjalan dengan lancar. 

Manajemen, Kestabilan karyawan terwujud karena adanya disiplin kerja yang baik dan adanya ketertiban dalam kegiatan. 

Manajemen, Manusia sebagai makhluk sosial yang berbudaya memiliki keinginan, perasaan dan pikiran. 

Apabila keinginannya tidak terpenuhi, perasaan tertekan dan pikiran yang kacau akan menimbulkan goncangan dalam bekerja. 

  

13. Prakarsa


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Prakarsa timbul dari dalam diri seseorang yang menggunakan daya pikir. 

Prakarsa menimbulkan kehendak untuk mewujudkan suatu yang berguna bagi penyelesaian pekerjaan dengan sebaik-beiknya. 

Manajemen, Jadi dalam prakarsa terhimpun kehendak, perasaan, pikiran, keahlian dan pengalaman seseorang. 

Manajemen, Oleh karena itu, setiap prakarsa yang datang dari karyawan harus dihargai. 

Prakarsa (inisiatif) mengandung arti menghargai orang lain, karena itu hakikatnya manusia butuh penghargaan. 

Setiap penolakan terhadap prakarsa karyawan merupakan salah satu langkah untuk menolak gairah kerja. 

Oleh karena itu, seorang manajer yang bijak akan menerima dengan senang hari prakarsa-prakarsa yang dilahirkan karyawannya. 


14. Semangat kesatuan dan semangat korps


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan, Setiap karyawan harus memiliki rasa kesatuan.

Manajemen, Rasa senasib sepenanggungan sehingga menimbulkan semangat kerja sama yang baik. 

Manajemen, semangat kesatuan akan lahir apabila setiap karyawan mempunyai kesadaran.

Kesadaran bahwa setiap karyawan berarti bagi karyawan lain dan karyawan lain sangat dibutuhkan oleh dirinya. 

Manajer yang memiliki kepemimpinan akan mampu melahirkan semangat kesatuan (esprit de corp).

sedangkan manajer yang suka memaksa dengan cara-cara yang kasar akan melahirkan friction de corp (perpecahan dalam korp) dan membawa bencana




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan "

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "




Untuk melengkapi pemahaman tentang Manajemen
silahkan tonton video dibawah ini.


Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan
Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan 




Manajemen | Prinsipnya dalam perusahaan
Manajemen

No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.