Sunday, 19 September 2021

Kredit - Prosedur pengajuan secara umum

Kredit - Prosedur pengajuan secara umum, tujuan bank menyalurkan kredit ialah untuk bantu nasabahnya yang memerlukan dana dalam betuk pinjaman. 

Sebelum debitur memperoleh kredit terlebih dahulu harus melalui tahap-tahapan penilaian.

Kredit, Penilaian mulai dari pengajuan proposal atau berkas-berkas yang dibutuhkan.

Pemeriksaan keaslian dokumen, analisi kredit sampai dengan kredit dicairkan. 

Tahapan-tahapan dalam memberikan kredit ini kita kenal dengan prosedur pemberian kredit.


Baca juga : Artikel yang terkait

Tak lupa diucapkan terima kasih, telah di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.


Kredit - Prosedur pengajuan secara umum
Kredit - Prosedur pengajuan secara umum


Kredit - Prosedur pengajuan secara umum, Prosedur pemberian kredit secara umum dapat dibedakan antara pinjaman perseorangan dengan pinjaman oleh suatu badan hukum.

Kredit, Kemudian dapat pula ditinjau dari segi tujuannya apakah untuk konsumtif atau produktif.

Secara umum prosedur pemberian kredit oleh badan hukum sebagai berikut :


1. Pengajuan berkas-berkas


Kredit - Prosedur pengajuan secara umum, Dalam hal ini pertama kali mengajukan permohonan kredit yang dituangkan dalam suatu proposal. 

Kredit, Kemudian dilampiri dengan berkas-berkas lainnya yang dipersyaratkan seperti :

  • Riwayat hidup perusahaan
  • Jenis bidang usaha
  • Nama pengurus beserta latar belakang pendidikannya
  • Perkembangan perusahaan serta wilayah pemasaran produknya
  • Maksud dan tujuan
  • Besarnya kredit dan jangka waktu
  • Cara pemohon mengembalikan kredit
  • Jaminan kredit.


2. Penyelidikan berkas pinjaman


Kredit - Prosedur pengajuan secara umum, Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah berkas-berkas yang diajukan sudah lengkap sesuai dengan persyaratan. 

Kredit, Jika menurut pihak perbankan belum lengkap atau cukup maka nasabah diminta untuk segera melengkapinya.

Bila sampai batas waktu yang telah ditentukan tidak sanggup melengkapi kekurangan tersebut, maka sebaiknya permohonan kredit dibatalkan. 

Kredit, Dalam penyelidikan berkas yang perlu diperhatikan adalah dengan membuktikan keaslian dan kebenaran dari berkas tersebut. 

Kredit, Kemudian jika berkas tersebut terbukti asli dan benar maka pihak bank mencoba mengkalkulasi.

Apakah jumlah kredit yang diminta memang relevan dengan kemampuan nasabah untuk membayar.


3. Penilaian kelayakan kredit


Kredit - Prosedur pengajuan secara umum, Penilaian kelayakan suatu kredit dapat dilakukan dengan menggunakan metode 5C dan 7P.

Untuk kredit yang lebih besar jumlahnya perlu dilakukan metode penilaian dengan metode kelayakan. 

Kredit, Dalam studi kelayakan ini setiap aspek dinilai apakah memenuhi syarat atau tidak. 

Kredit, Apabila salah satu aspek tidak memenuhi syarat maka perlu dilakukan pertimbangan untuk mengambil keputusan.

Aspek-aspek yang dinilai dalam pemberian fasilitas kredit adalah :


a. Aspek hukum


  • Akte notaris
  • Kartu Tanda penduduk (KTP)
  • Tanda Daftar Usaha (KTD)
  • Izin usaha
  • Izin Mendirikan Usaha (IMB)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Sertifikat yang dimiliki baik sertifikat tanah atau surat berharga
  • Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB)


b. Aspek pasar dan pemasaran

c. Aspek keuangan

d. Aspek teknis atau operasi

e. Aspek manajemen

f. Aspek ekonomi social

g. Aspek AMDAL





Kredit - Prosedur pengajuan secara umum
Kredit - Pengajuan permohoKreditnan dituangkan dalam suatu proposal. 



4. Wawancara pertama


Kredit - Prosedur pengajuan secara umum, Merupakan penyelidikan kepada calon peminjam dengan langsung berhadapan dengan calon peminjam.

Kredit, Untuk menyakinkan apakah berkas-berkas tersebut sesuai dan lengkap seperti yang diinginkan oleh pihak bank. 

Kredit, Wawancara ini juga untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan nasabah yang sebenarnya. 

Kredit, Sehingga wawancara pertama dibuat senyaman mungkin agar hasil wawancara sesuai dengan tujuan yang diharapkan.


5. On the spot atau peninjauan ke lokasi


Kredit - Prosedur pengajuan secara umum, Merupakan kegiatan pemeriksaan ke lapangan dengan meninjau berbagai objek yang akan di jadikan tempat usaha dan/atau jaminan. 

Kredit, Kemudian hasil dari on the spot dicocokkan dengan hasil wawancara. 

Kredit, Pada saat akan melakukan on the spot nasabah jangan diberitahu, sehingga apa yang ada di lapangan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.


6. Wawancara kedua


Kredit - Prosedur pengajuan secara umum, Wawancara kedua ini merupakan kegiatan perbaikan berkas.

Kredit, Jika mungkin ada kekurangan-kekurangan pada saat dilakukan on the spot dilapangan. 

Kredit, Catatan yang ada pada permohonan dan pada saat wawancara pertama dicocokkan dengan pada saat on the spot.

Kredit, Apakah ada kesesuaian dan mengandung suatu kebenaran.


7. Keputusan kredit


Kredit - Prosedur pengajuan secara umum, Keputusan kredit adalah menentukan apakah pengajuan kredit akan diberikan atau ditolak, 

Jika diterima akan dipersiapkan administrasinya, dalam keputusan kredit ini biasanya akan mencakup jumlah uang yang akan diterima.

Jangka waktu kredit, dan biaya-biaya yang harus dibayar.


8. Penandatanganan akad kredit


Kredit - Prosedur pengajuan secara umum, Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari putusannya kredit

Sebelum kredit dicairkan maka terlebih dahulu calon debitur menandatangani akad kredit.

Kemudian mengikatan jaminan kredit dengan surat perjanjian yang dianggap perlu. 

Kredit, Penandatanganan dilaksanakan antara bank dengan debitur secara langsung atau melalui notaries.


9. Realisasi kredit


Kredit - Prosedur pengajuan secara umum, Setelah akad kredit ditandatangani maka langkah selanjutnya adalah merealisasikan kredit. 

Realisasi kredit diberikan setelah penandatanganan surat-surat yang diperlukan.

Kredit, Serta dengan membuka rekening giro atau tabungan atau tabungan di bank yang bersangkutan. 

Dengan demikian penarikan dana kredit dapat dilakukan melalui rekening yang telah dibuka. 

Pencairan atau pengambilan dari rekening sebagai realisasi dari pemberian kredit dapat diambil sesuai ketentuan dan tujuan kredit

Pencairan dana kredit tergantung dari kesepakatan kedua belah pihak dan dapat dilakukan sekaligus atau secara bertahap.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Kredit - Prosedur pengajuan secara umum "

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "




Untuk melengkapi pemahaman tentang Kredit 
silahkan tonton video dibawah ini.


Kredit - Prosedur pengajuan secara umum
Kredit - Prosedur pengajuan secara umum




Kredit - Prosedur pengajuan secara umum
Kredit





No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.