Thursday, 16 September 2021

Bisnis secara profesional – Dalam mengelola perusahaan

Bisnis secara professional – Dalam mengelola perusahaan, yaitu memberi keyakinan kepada klien, mereka bekerja bersama dengan yang memberi solusi. 

Bisnis secara profesional akan mempertahankan keyakinan kepada klien.

Bisnis secara profesional, Keyakinan bahwa mereka telah bekerja bersama dengan orang-orang yang bisa menyelesaikan pekerjaannya. 

Bisnis secara profesional tidak hanya terbatas pada saat menghadapi klien atau pelanggan.

Juga bagaimana sikap dan tingkah laku kesehariannya ditempat kerja bersama rekan-rekan sekerjannya.

Profesionalisme adalah tentang kemampuan, kemahiran serta bagaimana cara bekerjasama dengan lainnya.

Profesionalisme berasal daripada profesion (profesi) yang bermakna yang berhubungan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya

Pada umumnya profesionalisme (professionalism) tunduk pada kode etik yang ketat, yang menjunjung kewajiban etika dan moral yang ketat.

Standar profesional merupakan praktik dan etika untuk bidang tertentu.

Standar yang telah disepakati dan dipertahankan melalui asosiasi profesional yang diakui.


Baca juga : Artikel yang terkait

Tak lupa diucapkan terima kasih, telah di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.


Bisnis secara profesional – Dalam mengelola perusahaan
Bisnis secara profesional – Dalam mengelola perusahaan


Bisnis secara professional – Dalam mengelola perusahaan, Mengelola bisnis secara profesional sangatlah bijaksana.

Bijaksana bila dapat memisahkan kehidupan pribadi dan kehidupan bisnisnya.

Paham dampak buruknya serta dapat merusak hubungan sesama rekan kerja maupun rekan bisnis.

Orang yang profesional senantiasa bijak dalam :

  • Menjaga informasi yang kritis terhadap untuk kepentingan perusahaannya.
  • Menjaga kepercayaan, baik secara personal maupun bisnis.
  • Menjaga dan tidak terbiasa dalam menceritakan pengalaman yang sifatnya pribadi.

Profesional dapat disimpulkan bahwa profesionalisme memiliki dua kriteria pokok.

Keahlian dan pendapatan (bayaran). Kualitas profesional seseorang akan tercermin dalam sikap mental. 


1. Menjaga sikap dan moral profesi


Bisnis secara professional – Dalam mengelola perusahaan, Konsep diri seseorang antara lain sikap menghadapi tantangan, cobaan serta hambatan.

Menjaga sikap dan moral profesional berbisnis harus selalu dipertahankan dan terkontrol. 

Dalam kondisi apapun harus selalu bersikap profesional dalam berbisnis, dan selalu menjaga komitmenya. 


a. Tidak memaksa


Bisnis secara profesional, Seorang yang berjiwa atau bermoral profesional dalam berbisnis tentunya akan memiliki keahlian teknis yang khusus yang mendukung keprofesionalannya.

Profesional dalam berbisnis mempunyai kekuatan (power). 

Power yang dia miliki dapat digunakan dan dapat melakukan tindakan untuk menekan pihak lain.


b. Tidak berjanji

Bisnis secara profesional, Kegagalan maka akan muncul pemaksaan atau mengiba dari salah satu pihak, atau bahkan kedua pihak. 

Satu sikap moral profesional dalam berbisnis, menghadapi situasi apapun baik yang sedang dan yang akan terjadi harus dapat diperhitungkan. 

Sikap proposonal dalam menghadapi keberhasilan maupun kegagalan,

Berjanji merupakan tindakan yang mungkin sekali menjadikan pelanggaran moral profesional berbisnis.

Kesiapan dalam menerima apapun yang terjadi merupakan sikap moral profesional yang dibutuhkan.


c. Tidak mengiba


Bisnis secara profesional, Profesional dalam berbisnis tidak dapat dibebaskan dari prilaku dan kesehariaannya. 

Pada saat-saat tertentu kesulitan atau hambatan muncul baik dipihak pekerja maupun perusahaan. 

Tentunya tidak dengan mengiba untuk setiap menghadapi kesulitan, karena mengiba bukan moral seseorang yang Profesional.

Bagaimana cara mempersiapkan dirinya dalam waktu yang relatif singkat ?

Jawabannya adalah pemagangan yang tepat dan bervariasi 

Untuk mempersingkat masa pemagangan maka studi berbagai kasus baik yang terkait dengan evaluasi masalah.  

Bagaimana sesorang dapat mencapai tingkat Profesional dalam berbisnis ?

Profesional dalam berbisnis dapat juga berarti sesorang berhasil menguasai ilmu dari orang lain yang lebih hebat darinya.

Pelaku bisnis bukan hanya pintar dan cerdas, tapi harus memiliki etika dalam bidangnya.

Etika kerja profesional merupakan satu landasan, dimana masyarakat selalu mengawasi. 


Bisnis secara profesional – Keberhasilan team dalam bekerjasama


2. Ciri-ciri profesionalisme


Bisnis secara professional – Dalam mengelola perusahaan, Seseorang yang memiliki profesionalisme, sentiasa mendorong dirinya untuk mewujudkan kerja-kerja yang profesional. 

Sehingga pelaku bisnis selalu dituntut untuk bersikap Profesional. Pelaku bisnis yang handal harus selalu bersikap profesional dalam kondisi apapun. 

Selalu dapat memenuhi semua kesepakatan yang telah dibuat, agar dapat menujukan profesional dalam berbisnis kepada klien.

Kualitas profesionalisme didokong oleh ciri-ciri sebagai berikut :


a. Keinginan untuk selalu menampilkan kepiawaian ideal.


Bisnis secara profesional, Seseorang yang memiliki profesionalisme yang idial, akan selalu berusaha mewujudkan dirinya sesuai dengan kepiawaiannya. 

Ia akan pandai mengontrol dirinya kepada seseorang, yang dipandang orang memiliki kepiawaian. 

Piawai yang ideal yang dimaksud adalah perilaku yang dipandang paling sempurna dan dijadikan sebagai rujukan.


b. Meningkatkan dan memelihara imej profesion


Bisnis secara profesional, Profesionalisme yang ideal ditunjukkan oleh besarnya keinginan.

Keinginanan untuk selalu meningkatkan dan memelihara imej profesion melalui perwujudan perilaku profesional. 

Perwujudannya dapat dilakukan melalui berbagai cara, misalnya :

  • Penampilan
  • Cara percakapan
  • Penggunaan bahasa
  • Sikap tubuh badan
  • Sikap hidup harian
  • Cara berhubungan dengan individu lainnya.


c. Keinginan untuk selalu pengembangan profesionalisme


Bisnis secara profesional, Keinginan untuk selalu mengejar kesempatan pengembangan profesionalisme yang dapat meningkatkan dan meperbaiki kualitas pengetahuan dan keterampiannya.


d. Mengejar kualitas dan cita-cita dalam profesion


Bisnis secara profesional, Profesionalisme ditandai dengan kualitas drajat rasa bangga akan profesion yang disandangnya. 

Seseorang akan merasa bangga dan percaya diri dengan profesi yang dimiliki.




Bisnis secara profesional – Dalam mengelola perusahaan
Bisnis secara profesional – Keberhasil bisnis dipengaruhi oleh besarnya dukungan


3. Meningkatkan profesional dalam bisnis


Bisnis secara professional – Dalam mengelola perusahaan, Kesuksesan bisnis tidak akan berhasil apabila tidak memiliki pengetahuan, kemampuan, dan kemauan. 

Memiliki kemauan namun tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai.

Maka tidak akan membuat sëorang menjadi profesional yang sukses.

Sebaliknya, memiliki pengetahuan dan kemampuan tetapi tidak disertai kemauan, maka tidak akan mencapai kesuksesan. 

Untuk menjadi seorang profesional dalam berbisnis yang sukses tentu saja harus memiliki kompetensi yang memadai.

  • Memiliki ilmu pengetahuan
  • Keterampilan
  • Kualitas individual yang meliputi sikap
  • Motivasi
  • Nilai-nilai pribadi
  • Serta tingkah laku yang diperlukan.


Untuk keberhasilan dalam melaksanakan pekerjaan / kegiatan, ketrampilan dalam mengatur dan menggunakan waktu serta keterampilan teknis lainnya secara spesifik. 

Keterampilan tersebut dapat berupa :

  • Keterampilan manajerial
  • Ketrampilan konseptual
  • Keterampilan memahami
  • Mengerti
  • Berkomunikasi
  • Berelasi
  • Keterampilan merumuskan masalah dan cara bertindak.


Dalam kegiatan apapun dalam bisnis dibutuhkan sikap profesional guna meraih keberhasilan dalam bisnis dan bekerja penuh semangat. 

Seseorang yang mampu bersikap profesional dalam berbisnis maka kelak akan meraih keberhasilan.

Seorang pelaku bisnis harus selalu memenuhi semua kesepakatan yang telah dibuat guna menujukan profesional. 

Profesionalisme dapat memenuhi semua peraturan dan kebijakan yang berlaku perusahaan.

Dengan sikap profesional harus mampu meningkatkan Profesional. 

Dalam Profesionalisme, penampilan menarik akan memberi keyakinan kepada klien.
 

a. Memiliki penampilan menarik 


Bisnis secara profesional, Berpenampilan menarik akan memberi keyakinan kepada klien. memberi kesan cocok untuk bermitra

Berpenampilan baik menjadi hal utama yang harus diperhatikan dalam berbisnis. 


b. Memiliki pengalaman dan kemahiran 


Bisnis secara profesional, Dalam melaksanakan pekerjaan serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi. 

Tepat dan tanggap serta cermat dalam mengambil keputusan atas dasar kepekaan seseorang. 

Seorang profesional akan terus belajar untuk menggali ilmu dan terus untuk menambah wawasannya. 

Hal ini juga dapat mengasah kemampuan yang dimiliki serta memiliki keterampilan baru sehingga dapat meningkatkan produktivitas.


c. Mempunyai pemikiran yang berorientasi ke depan 


Bisnis secara profesional, Memiliki kemampuan untuk mengantisipasi perkembangan bisnis serta tidak menyia-siakan waktu 

Mengelola bisnis secara profesional dengan menggunakan waktu secara efektif. Sebagian besarnya waktu untuk bisnis. 

Salah satu kesalahan atau kecerobohan besar adalah kebiasaan terlambat, selalu tidak tepat waktu dan tidak memenuhi deadline. 

Kebiasaan yang tidak baik dalam aktivitas sosial maupun dalam berbisnis.


d. Mempunyai sikap mandiri berdasarkan keyakinan 


Bisnis secara profesional, Kemampuan pribadi serta terbuka, mau menyimak dan menghargai pendapat orang lain. 

Cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya. Kemampuannya dalam memperhatikan hal-hal yang kecil.

Tak menyerah dengan kondisi kritis, tampak ragu menghadapinya. Walau harus mengorbankan kepentingan serta waktu untuk pribadinya.


e. Berbicara "To the point" 


Bisnis secara profesional, Pelaku bisnis dalam berbicara sekitar hal-hal yang penting dan berbicara yang singkat dan padat. 

To the point kepada sesama rekan kerja maupun atau kepada rekan bisnis. 

Dengan demikian akan menjadi nilai lebih dibandingkan orang lain. 

Senantiasa berusaha melihat segala sesuatu dengan kacamata positif. 

Selalu berpandangan dari sisi-sisi yang baik dari tantangan yang timbul dari resiko usaha yang sedang digeluti.


f. Tidak mencampur adukan urusan pribadi dengan urusan bisnis 


Bisnis secara profesional, Membedakan urusan pekerjaan, bisnis dan urusan pribadi. 

Sehingga permasalahan dalam bekerja tidak tercapur dengan urusan pribadi.

Dengan demikian dapat meningkatkan produktifitas dan dapat terlihat lebih profesional dalam bekerja atau dalam bisnis.


g. Membina hubungan baik sesama rekan kerja atau rekan bisnis 


Bisnis secara profesional, Dalam bekerja ataupun dalam bisnis. membina hubungan baik dengan rekan kerja atau rekan bisnis wajib dilakukan. 

Menjalin keakaraban sesama rekan / mitra kerja menjadikan mereka sebagai teman bahkan sahabat.


h. Bekerja dengan secara terstruktur 


Bisnis secara profesional, Semua pekerjaan harus terencana dan diselesaikan dengan terstruktur. 

Semua pekerjaan akan tersusun dengan rapi. Ini semua harus melakukan agar menjadi Profesional dalam berbisnis.



Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Bisnis secara professional – Dalam mengelola perusahaan "


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "




Untuk melengkapi pemahaman tentang Bisnis secara profesional 
silahkan tonton video dibawah ini.


Bisnis secara profesional – Dalam mengelola perusahaan




Bisnis secara profesional – Dalam mengelola perusahaan
Bisnis secara profesional

No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.