Thursday, 10 December 2020

Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2

Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2ialah Marketing secara tradisional / konvensional yang dipergunakan sebelum era internet.

Offline marketing, Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, media cetak sudah semakin ditinggalkan oleh publik. 

Offline marketing, Mereka akan mendapatkan segala informasi melalui TV, radio, atau surat kabar tersebut.

Offline marketing, Masih banyaknya yang belum mengenal internet. 

Offline marketing dari TV, radio hingga surat kabar masih efektif sebagai sarana iklan. 

Offline marketing, Strategi marketing yang paling dikenal di masyarakat.

Offline marketing, Baik marketing tradisional maupun modern memiliki kelebihan / kekurangannya masing-masing.


Baca juga : Artikel yang terkait

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2
Offline marketing – Cara ini masih efektif


Offline marketing menuju online


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2. Evolusi Strategi marketing secara Tradisional Menuju Metode Modern. 

Offline marketing, Strategi marketing terus-menerus berevolusi dari metode marketing tradisional sampai ke metode modern.

Pebisnis bisa mengambil manfaat dari mengintegrasikan kedua metode untuk menemukan titik optimal dalam memasarkan produknya. 

Offline marketing, Pada dasarnya, strategi marketing tradisional menggunakan empat media ini :

  • Media cetak (Print)
  • Siaran (broadcasting)
  • Surat pos (Direct-Mail)
  • Telepon.


1. Dari surat pos ke surat elektronik


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2, Marketing Surat Pos atau Direct-Mail adalah usaha marketing.

Offline marketing, Dengan menggunakan media kartu pos, brosur, surat, dan selebaran yang dikirim melalui pos atau kurir. 

Offline marketing, Marketing direct-Mail terkesan mahal.

Offline marketing, Bisnis mengeluarkan desain dan biaya pencetakan serta biaya pengiriman. 

Offline marketing, Saat ini Pebisnis menggunakan surel atau email untuk berkomunikasi.

Offline marketing, Komunikasi antar sesama Pebisnis maupun kepada pelanggan. 

Offline marketing, Cara ini terkesan lebih sederhana dan cepat. 

Offline marketing, Dari Cetak Menuju Situs Web.

Bisnis sudah tidak membutuhkan kertas lagi (paperless). Karena pesan terkirim dengan jaringan internet. 

Metode marketing dengan cetak atau print adalah tipe marketing yang menggunakan media surat kabar atau majalah dalam mempromosikan produk.

Offline marketing, Strategi pemasaran cetak dibagi menjadi dua :

  • Marketing masal
  • marketing berdasarkan karakter pelanggan.

Offline marketing, Strategi marketing masal, iklan cetak untuk segmen kelas pelanggan yang lebih luas dan berbeda-beda secara acak. 

Offline marketing, Di majalah, marketing cetak menjangkau segmen pelanggan yang terkategorikan secara spesifik.

Bila perusahaan yang masih menggunakan metode tradisional, tentu perusahaan tersebut tidak akan bertahan lama. 

Offline marketing, Hal ini berpengaruh terhadap kebiasaan konsumen dalam mengakses informasi.

Offline marketing, Di era ini, konsumen lebih suka mengakses dan membaca informasi secara online melalui gadget.



2. Dari siaran televisi ke online marketing video


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2, Televisi dan radio adalah media yang dipakai dalam strategi marketing tradisional dan masih banyak digunakan. 

Offline marketing, Marketing dengan siaran yang menjangkau banyak pelanggan dalam jangka waktu singkat. 

Offline marketing, Bahkan beberapa perusahaan media berbasis cetak sudah beralih ke Blog atau web. 

Offline marketing, Media siaran menyampaikan pesan marketing melalui komunikasi secara lisan dan visual.  

Offline marketing, Waktu pesan yang lebih pendek dibandingkan dengan media cetak. 

Offline marketing, hal ini karena kesepakatan kontrak mengenai waktu penayangan. 

Biaya marketing melalui televisi dan radio jauh lebih mahal, dibandingkan dengan bentuk marketing tradisional.

Offline marketing, Dalam usaha marketing berbasis visual dan beralih menuju fitur Online Video Advertising. 

Offline marketing, Fitur ini untuk wadah untuk meluncurkan video pemasaran di berbagai kanal video online.  

Jenis Online Video Advertising beragam, seperti Interactive Video Ads, Webpage Video Ads, dan Social Media Video Ads.

Offline marketing, Biaya untuk menampilkan Online Video Advertising lebih murah.

Offline marketing, prosesnya lebih cepat dibandingkan harus menyewa space di media televisi maupun radio.


3. Dari telepon ke gadget


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2, Sebelum era Handphone dan Smartphone menjamur, adalah alat komunikasi yang digandrungi oleh publik. 

Offline marketing, Sarana tersebut masih digunakan oleh beberapa bisnis.

Offline marketing, saat ini untuk menghubungi pelanggannya.

Saat ini masyarakat sudah sangat tergantung oleh gadget atau smartphone akibat fleksibilitas dan berbagai kemudahan yang ditawarkan. 

Offline marketing, Keempat media merupakan peralihan metode dan strategi marketing tradisional menuju modern.

Offline marketing, Sampai saat ini Pebisnis masih banyak yang menggunakan metode tradisional.

Offline marketing, menggabungkan kedua metode dalam strategi marketingnya.


Baca juga : Perhitungan Laba Rugi - Untuk usaha kecil | Bagian 2


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2
Offline marketing - menuju pemasaran online



Offline marketing masih relevan saat ini


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2, Di era digital strategi marketing dalam perusahaan dapat dilakukan dengan media online maupun offline. 

Online marketing merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mempromosikan produk dan jasa melalui internet.

Lalu, masih efektifkah offline marketing saat ini ?


Offline marketing, Berikut penjelasan strategi offline marketing yang terbukti masih efektif. 

Offline marketing, Offline marketing adalah strategi marketing yang dilakukan melalui media non internet.

Offline marketing, seperti televisi, radio, surat kabar, papan reklame, poster/brosur, dan sebagainya.


1. Offline marketing masih memberikan dampak signifikan


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2, Offline marketing hingga saat ini masih dirasakan efektif untuk mempromosikan produk / jasanya. 

Offline marketing masih memberikan dampak yang signifikan untuk bisnis. jika diterapkan secara optimal.

Offline marketing, Pengaruh Offline marketing sampai saat ini masih dirasa efektif.

Offline marketing, meski online marketing yang telah populer.

Offline marketing, Dan memiliki pengaruh besar bagi masyarakat. 

Offline marketing, Online marketing belum dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. 

Wilayah yang belum tersentuh internet maupun TV,  satu-satunya solusi strategi marketing adalah offline marketing. 

Offline marketing, Meskipun online marketing memiliki dampak yang besar bagi media promosi.

Offline marketing, tidak membuat offline marketing jadi tidak berguna.


2. Offline marketing yang masih effektif


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2, Online marketing memiliki dampak besar untuk media promosi, 

Offline marketing, Namun tidak membuat offline marketing jadi tidak berguna.


a. Televisi (TV)


Offline marketing, Televisi adalah sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara.

Offline marketing, Baik itu yang monokrom (hitam-putih) maupun berwarna.


b. Radio


Offline marketing, Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik).



c. Surat kabar


Offline marketing, Surat kabar adalah suatu penerbitan yang ringan dan mudah dibuang,

Offline marketing, biasanya dicetak pada kertas berbiaya rendah yang disebut kertas koran.

Offline marketing, Media yang berisi berita-berita terkini dalam berbagai topik.


d. Papan reklame/billboard


Offline marketing, Pemasangan iklan dengan papan reklame masih banyak dijumpai di jalan-jalan, 

Offline marketing, iklan ini memerlukan biaya reklame dan sewa space yang terbilang mahal. 

Offline marketing, Papan reklame terbatas hanya diketahui oleh orang yang melintasi di jalan tersebut.


e. Poster atau brosur


Offline marketing, Iklan offline adalah dengan membuat poster dan brosur serta poster/brosur hanya menjangkau orang yang mendapatkanya.

Offline marketing, Iklan ini rentan hilang, maupun rusak (sobek). 

Offline marketing, Biaya pembuatannya juga relatif mahal untuk penggunaan kertas yang berkualitas dan full color.


3. Keunggulan offline marketing

Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2, Dengan melakukan promosi offline, branding produk akan menjadi lebih kuat. 

Offline marketing, Hal ini disebabkan sales dapat mempresentasikan secara langsung. 

Offline marketing, Selain itu, promo offline memungkinkan calon konsumen dapat melihat produk secara langsung. 

Offline marketing, konsumen akan lebih percaya dan dapat langsung memutuskan membeli produk tersebut.


a. Tidak memiliki persaingan tingkat global


Offline marketing, Persaingan global adalah persaingan tingkat tinggi dalam cakupan yang luas. 

Offline marketing, Dalam persaingan banyak pesaing yang siap berkompetisi dengan bisnis yang dijalankan. 

Offline marketing, Persaingan akan menjadi lebih mudah untuk dikuasai.

Offline marketing, persaing ini tidak terlalu banyak dan cangkupannya juga tidak terlalu luas.


b. Kepercayaan publik


Offline marketing, Bila dibandingkan bisnis online, bisnis offline memiliki keunggulan yang lebih sedikit. 

Offline marketing, Masih ada hal yang besar membuat banyak orang tertarik dan tetap melakukan bisnis offline. 

Offline marketing, Hal besar itu adalah kepercayaan

Offline marketing, Bisnis online tidak dapat dilihat fisik usaha dan pelaksanaannya.

Offline marketing, di bisnis offline banyak hal yang dapat dilihat secara langsung. 

Pembeli / Pelanggan lebih cenderung mempercayai bisnis offline ini, karena ada fisiknya yang bisa dilihat secara langsung.

Offline marketing, Strategi offline marketing hingga kini masih tetap digunakan oleh para pebisnis. 

Dengan menerapkan offline marketing dapat menjangkau masyarakat Indonesia yang belum memiliki akses internet.

Offline marketing, produk yang ingin disampaikan kepada calon pelanggan tersebut dapat diterima.





Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2. 


Kembali ke Bagian 1.


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "





Untuk melengkapi pemahaman tentang Offline marketing, 
silahkan tonton video dibawah ini.


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2
Offline marketing – Cara ini masih efektif




Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 2
Offline marketing




No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.