Sunday, 15 November 2020

Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 2

Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 2  Studi kelayakan adalah kegiatan yang dilakukan untuk menentukan layak atau tidaknya suatu bisnis.

Studi kelayakan, bisnis adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk menentukan apakah suatu bisnis layak atau tidak. 

Studi kelayakan, Kegiatan ini termasuk masalah, peluang, menentukan tujuan, menggambarkan situasi bisnis dan menilai.

Studi kelayakan, Dalamnya dengan bisnis, studi yang dapat digunakan untuk membantu pengusaha mengambil sebuah keputusan yang tepat. 

Studi kelayakan, Bagi seorang pemula, studi ini sangat penting dilakukan karena dapat menghindarkan bisnis dari kerugian kerugian dalam pembiayaan.


Baca juga: Artikel yang terkait



Studi kelayakan - Penting untuk bisnis |  Bagian 2
Studi kelayakan -  Aspek penting untuk bisnis


Aspek penting studi kelayakan bisnis


Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 2 Studi kelayakan bisnis adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam.

Studi kelayakan, Suatu usaha atau bisnis yang akan dijalankan, dalam rangka menentukan layak atau tidak menjalankan usaha tersebut. 

Studi kelayakan, Mempelajari secara mendalam di sini maksudnya adalah meneliti secara sungguh-sungguh data dan informasi yang ada.

Studi kelayakan, Kemudian diukur, dihitung, dan dianalisi hasil penelitian tersebut dengan metode-metode tertentu.

Menentukan apakah usaha yang akan dijalankan akan memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan. 

Studi kelayakan, Layak yang dimaksud tidak hanya bagi perusahaan yang menjalankannya.

Studi kelayakan, tetapi juga bagi investor, kreditur, pemerintah, dan masyarakat luas.


1. Aspek pasar


Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 2 Latar belakang Aspek Pasar yang bisa menjelaskan mengenai kronologis produk.

Studi kelayakan, alasan mengapa objek tersebut dipilih,

Studi kelayakan, Serta kondisi pasar atas produk secara umum. 

Studi kelayakan, Aspek pasar dan pebisnis pemasaran perlu meninjau beberapa hal penting tentang produknya. 

Studi kelayakan penting untuk berbisnis dalam Riset pasar maupun data sekunder yang didapat dari sumber lain, misalnya data BPS, dan laporan publikasi. 

Studi kelayakan, Berikutnya adalah masalah permintaan yang berisi tentang data. 

Studi kelayakan, Data jumlah permintaan terhadap produk berdasarkan data primer hasil survey. 

Studi kelayakan, Dalam kontek Aspek Pasar juga menjelaskan tentang metode penetapan harga yang digunakan. 

Studi kelayakan, Dan berapa harga yang ditetapkan untuk produk yang akan dilaunching. 

Studi kelayakan, Perlu juga mendefinisikan produk. 

Studi kelayakan, Yang menjelaskan tentang kualitas, spesifikasi, kemasan, bentuk fisik, bahan yang digunakan.

Nama produk (merek), pelaku bisnis juga perlu menentukan cara yang tepat, apa saja kekuatan dan kelemahan perusahaan saat ini. 

Studi kelayakan, Peluang serta ancaman apa yang akan dikelola oleh perusahaan dengan menggunakan analisis SWOT. 

  • Jalur distribusi ke konsumen. 
  • Dalam hal promosi, 
  • Menentukan yang akan digunakan produk. 
  • Berapa biayanya 
  • Waktu berapa lama
  • Strategi pemasaran. 

Yang digunakan untuk menentukan kebijakan yang akan diambil oleh calon pelaku bisnis berdasarkan data-data sebelumnya. 

Studi kelayakan, Menentukan langkah dan strategi bisnis yang tepat atau keputusan strategi. 

Studi kelayakan, Sehingga produk dan perusahaan akan berhasil dalam persaingan. 

Studi kelayakan, Dari penulusuran tersebut barulah calon pelaku bisnis bisa melakukan kelayakan. 

Studi kelayakan, Apakah objek studi berdasarkan aspek pasar dan pemasaran ini dapat membuat layak atau tidak. 

Studi kelayakan, Setelah mendapatkan permintaan data. 

Studi kelayakan, Selanjutnya dari data tersebut di proyeksikan ke depan (proyeksi permintaan) didalam Aspek Pasar. 

Studi kelayakan, Bagaimana kecenderungan permintaannya, ada kenaikan atau Agak. 

Sementara pada bagian penawaran menjelaskan tentang jumlah produk yang ditawarkan oleh perusahaan lain. 

Studi kelayakan, Atau jumlah produk sejenis yang ada di pasaran. Volume produksi perusahaan-perusahaan. 

Studi kelayakan, Sumber data lainnya yang dapat dimanfaatkan adalah data dari pengguna produk. 

Studi kelayakan, Aspek Pasar berdasarkan hasil analisis sebelumnya yaitu permintaan dan penawaran. 

Studi kelayakan, Maka dapat dilakukan analisis peluang yaitu selisih antara permintaan dan penawaran.

Studi kelayakan, Perkembangan masa lalu dan prakiraan dimasa mendatang.


2. Strategi pemasaran



Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 2

Produk (Produk)


  • Kualitas
  • Penampilan
  • Tambahan-tambahan
  • Gaya
  • Merk
  • Pengepakan
  • Ukuran
  • Pelayanan
  • Garansi


b. Harga (Harga)


  • Daftar Harga
  • Rabat
  • Pengecualian
  • Periode
  • Pembayaran
  • Aturan


c. Tempat (Distribusi)  


  • Saluran
  • Peliputan
  • Lokasi
  • Tingkat Sedian
  • Mengangkut


d. Promosi (Promosi)


  • Iklan
  • Penjualan Tatap Muka
  • Promosi Penjualan
  • Publisitas
  • Indentifikasi Siklus produk
  • Prakiraan penjualan yang bisa dicapai
  • Pangsa Pasar yang dapat dikuasi


Studi kelayakan penting untuk berbisnis 


Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 2 Setelah mendapatkan data permintaan, selanjutnya dari data tersebut di proyeksikan ke depan (proyeksi permintaan)

a Aspek Pasar. 



  • Bagaimana kecenderungan permintaannya apakah ada kenaikan atau tidak.
  • Sementara pada bagian penawaran menjelaskan tentang jumlah produk yang ditawarkan oleh perusahaan lain 
  • Jumlah produk sejenis yang ada di pasaran
  • volume produksi perusahaan
  • Perusahaan sejenis
  • Sumber data lainnya yang dapat dimanfaatkan adalah data dari pengguna produk. 


Studi kelayakan, Aspek Pasar berdasarkan hasil analisis sebelumnya, atas permintaan dan penawaran. 

Studi kelayakan, dapat dilakukan analisis peluang yaitu selisih antara permintaan dan penawaran.


2. Aspek tehnis


Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 2 Aspek teknis dan produksi, deskripsi produk, mesin, seleksi produk, deskripsi produk, mesin dan teknologi yang akan digunakan. 

Studi kelayakan, Lokasi usaha, proses produksi, fasilitas mesin dan pabrik, serta luas dan kapasitas produksi.

  • Lokasi Usaha
  • Lokasi alternatif
  • Transportasi
  • Biaya
  • Pendapatan Marjinal
  • Luas usaha
  • Tata letak tempat usaha


3. Aspek keuangan (Finansial)


Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 2 Aspek keuangan (finansial) dan ekonomi.

Studi kelayakan, bisa dilihat masalah seperti modal kerja, modal investasi, proyeksi laporan keuangan, investasi. 

Studi kelayakan, Kemudian bisa membuat analisa dengan rasio keuangan dalam bentuk likuiditas atau rasio profitabilitas misalnya. 

Studi kelayakan, Aspek Keuangan (Finansial) untuk pemasalahan modal kerja, modal investasi, proyeksi laporan keuangan, investasi. 

Studi kelayakan, Membuat analisa dengan rasio keuangan dalam bentuk likuiditas atau rasio profitabilitas misalnya:

  • Agar studi kelayakan usaha dapat memberikan hasil yang maksimal, serta memberikan sumber data yang aktual dan valid.
  • Dana untuk Investasi
  • Sumber Dana
  • Prakiraan penerimaan (Penjualan)
  • Biaya
  • Laba Rugi
  • Aliran Kas (Arus Kas)
  • Proyeksi Keuangan.


4. Aspek manajemen


Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 2 Sebelum usaha dijalankan lebih dahulu menghitung apakah usaha yang akan dijalankan akan benar-benar dapat mengembalikan.

Studi kelayakan, Mengembalikan uang yang telah dikeluarkan dalam jangka waktu tertentu. 

Studi kelayakan, Serta dapat  memberikan keuntungan finansial. 

Studi kelayakan, Segalanya diperhitungkan terlebih dahulu untuk menghindari kegagalan. 


Manajemen (Masa pelaksanaan usaha dalam operasional)


Studi kelayakan, Aspek Manajemen adalah untuk mempersiapkan struktur organisasi, analisis dan deskripsi pekerjaan, rekrutmen dan seleksi. 

Studi kelayakan, Sistem kompensasi, program pengembangan karyawan kedepan, dan sistem informasi manajemen. 

Studi kelayakan, Aspek Manajemen dan sumberdaya manusia calon pelaku bisnis diajak mempersiapkan struktur organisasi. 

Analisis dan deskripsi pekerjaan, rekrutmen dan seleksi, sistem kompensasi, program pengembangan karyawan, dan sistem informasi manajemen.


b. Manajemen dalam operasi:


  • Bentuk Badan Usaha
  • Struktur Organisasi
  • Deskripsi
  • Spesifikasi Jabatan
  • Direksi
  • Tenaga Ahli
  • Jumlah tenaga yang diperlukan.


5. Aspek hukum (Aspek Legalitas)


Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 2 Aspek hukum dan legalitas adalah badan hukum :

  • Anggaran dasar
  • Anggaran rumah tangga 
  • Jenis-jenis ijin yang diperlukan.




Studi kelayakan - Penting untuk bisnis |  Bagian 2
Studi Kelayakan -  Aspek legalitas, dan jenis-jenis ijin yang diperlukan.


6. Aspek ekonomi dan sosial



  • Pengaruh proyek terhadap pendapatan masyarakat serta Negara
  • Menambahan dan pemerataan kesempatan kerja
  • Pengaruh proyek tersebut terhadap industri lain.


Perhitungan



  • Asumsi Kebutuhan Dana
  • Asumsi Sumber Dana
  • Asumsi Penggunaan Dana
  • Asumsi Pendapatan (Penjualan)
  • Asumsi Biaya
  • Asumsi Penyusutan & Amortisasi


b. Alat analisis penilaian kelayakan proyek


  • Average Of Return (ARR)
  • Payback Period (PP)
  • Tingkat Pengembalian Internal (IRR)
  • Nilai Sekarang Bersih (NPV)
  • Indeks Profitabilitas (PI)
  • Tingkat Suku Bunga Untuk Penilaian Investasi




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel 
Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 2 .


Kembali ke Bagian 1 .


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mengklik "  Contact Us


Baca juga:  Bisnis food truck - Usaha kuliner yang menarik saat ini | Bagian 2


Untuk memahami pemahaman entang  Studi kelayakan,  
silahkan tonton video dibawah ini. 


Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 2
Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 2






Studi kelayakan - Penting untuk bisnis |  Bagian 2
Studi kelayakan


No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.