Saturday, November 7, 2020

Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 2

Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 2, proses lengkap prosedur akuntansi yang sesuai periode akuntansi. 


Proses akuntansi merupakan kombinasi dari serangkaian kegiatan yang dimulai ketika transaksi terjadi dan berakhir dengan dimasukkannya dalam laporan keuangan pada akhir periode akuntansi.


Urutan prosedur akuntansi yang digunakan untuk mencatat, mengklasifikasikan dan meringkas informasi akuntansi sering disebut siklus akuntansi. 


Baca juga : Artikel yang terkait


Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 2
Laporan keuangan 2 || Siklus akuntansi yang wajib diketahui


Laporan Keuangan yang wajib diketahui


Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 2Siklus akuntansi adalah proses urutan lengkap prosedur akuntansi dalam urutan yang sesuai selama setiap periode akuntansi. 


Istilah tersebut menunjukkan bahwa prosedur ini harus diulang terus menerus untuk memungkinkan bisnis menyiapkan laporan keuangan baru dengan interval yang bisa dipertanggungjawabkan dan masuk akal. 



1. Definisi dan fungsi


Laporan keuangan adalah merupakan dokumen yang menunjukkan kondisi finansial suatu perusahaan dalam periode tertentu. Laporan keuangan berfungsi untuk :

  • Membantu perusahaan dalam proses pengambilan keputusan. Informasi mengenai kondisi keuangan perusahaan dan dapat membantu perusahaan sebagai bahan evaluasi serta perbandingan atas dampak keuangan yang terjadi akibat suatu keputusan. 
  • Memprediksi pertumbuhan bisnis di masa depan. mengukur dan dapat menilai kondisi bisnis di masa sekarang dan mengatur strategi perusahaan, bagaimana kondisi perusahaan yang diinginkan di masa yang akan datang.
  • Menilai aktivitas pendanaan dan operasi perusahaan. Informasi yang didapat dari laporan keuangan, Laporan keuangan juga dapat membantu perusahaan dalam menilai aktivitas investasi dan kemampuan operasional pada satu periode tertentu.


Ada beberapa jenis laporan keuangan yang perlu di pahami sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia.



2. Bagi Manajemen


Bagi manajemen Laporan Neraca dan laporan perhitungan Laba/rugi adalah informasi untuk membuat dasar perencanaan dan pengendalian kegiatan entitasnya, dan dicermati secara khusus. 


Informasi yang tersaji di dalam neraca menyangkut posisi kekayaan entitas dan sumber pembiayaan dalam perolehan kekayaan terkait dalam suatu periode operasi (kuartal, semester atau tahunan) yang telah lalu. 


Keputusan yang diambil manajemen atas dasar berbagai unsur-unsur yang ada di neraca, dengan mempertimbangkan informasi periode operasi yang lalu, di dalamnya akan dapat mengubah posisi keuangan entitas pada periode operasi selanjutnya. 


Neraca bagi manajemen adalah:

  • Sebagai alat pertimbangan dalam rapat-rapat perencanaan dan pengendalian perusahaan
  • Sebagai alat pertimbangan dalam pemecahan persoalan dan pengambilan keputusan atas masalah strategis perusahaan.



3. Keputusan Manajemen


Manajemen dalam menyikapi informasi pada aset dari neraca "belum tentu seperti itu", tetapi terhadap jumlah kewajiban-kewajiban sebagai angka-angka "sudah pasti". Pertimbangan serta keputusan manajemen akan lebih fokus ke aset yang "belum tentu" itu. 


Untuk memelihara dan meningkatkan likuiditas entitas. Hanya dalam keadaan terpaksa,  misalnya karena kesulitan likuiditas, manajemen akan mengevaluasi sisi kewajiban, misalnya untuk penjadwalan ulang pembayaran utang-utang perusahaan.


Keputusan taktis operasional manajemen setelah mempertimbangkan angka-angka yang ada pada neraca biasanya lebih berfokus di pos-pos aset lancar dan kadang juga di aset tetap. Sedangkan keputusan strategis akan lebih menyangkut pada pos-pos investasi. 



4. Pemakai Laporan Keuangan


Pembuatan laporan keuangan dapat dikatakan wajib hukumnya untuk perusahaan perusahaan skala besar, perusahaan menengah bahkan skala kecil. Banyak pihak yang membutuhkannya.


Siapa saja pengguna laporan keuangan ?


Pihak yang membutuhkan laporan keuangan yaitu pihak internal dan pihak eksternal perusahaan atau pihak lainnya yang ada diluar perusahaan.



a. Pihak Internal Perusahaan


Pihak internal perusahaan merupakan pihak yang secara langsung berkaitan dengan aktivitas operasional perusahaan. Terutama oleh pemilik (owner) Direktur, manajer, divisi apapun itu !


Laporan keuangan sangat penting, laporan keuangan digunakan untuk dasar mengambil keputusan kebijakan dalam operasi perusahaan. Baik itu keputusan keputusan strategis perusahaan dan rencana yang akan dijalankan untuk memaksimalkan keuntungan.



b. Pihak Eksternal Perusahaan


Banyak sekali pengguna laporan keuangan untuk pihak eksternal perusahaan. Menurut Standar Akuntansi Keuangan yang dirilis oleh IAI tahun 2002:2-3, pengguna laporan keuangan dari luar perusahaan berikut diantaranya :


•  Investor

Seorang investor atau penanam modal dalam perusahaan juga dengan para penasihatnya berkepentingan atas laporan keuangan, yaitu untuk mengetahui hasil dari investasi mereka. Serta segala resiko yang melekat dan mungkin akan ditimbulkan dari investasi yang telah mereka keluarkan.  

Kepentingannya sangat sederhana, yaitu untuk mendapatkan laba. Dan untuk memutuskan apakah tetap akan menjadi investor, mengurangi jumlah kepemilikan saham atau bahkan menarik diri (dengan menjual saham) dari perusahaan.

Investor juga memerlukan informasi mengenai kemampuan perusahaan dalam membayar deviden untuk mereka.


•  Karyawan

Informasi Tingkat profitabilitas dan tingkat kestabilitas suatu perusahaan.sangat dibutuhkan oleh karyawan perusahaan atau kelompoknya yang mewakilinya suara mereka. karyawan membutuhkan informasi kemampuan perusahaan dimana mereka berkerja.

Karyawan ingin tahu juga informasi perusahaan dalam memberikan tingkat upah, gaji serta tentang informasi kesempatan kerja dan informasi manfaat pensiun mereka.


•  Kreditur

Pemberi pinjaman ini bisa dari Bank atau lembaga lain bukan Bank atau individu dan entitas lainnya. Dalam memberi pinjaman (kreditur) ingin menhetahui apakah dana yang disalurkan berupa pinjaman serta bunganya dapat kembali saat sudah jatuh tempo nanti.


•  Kreditor usaha dan Rekanan (Pemasok)

Kreditor usaha juga sangat memerlukan informasi untuk kepentingan mereka, manakala perusahaan yang mereka utangi adalah pelanggan yang mampu membayar utangnya. Perusahaan pemasok sangat bergantung pada perusahaan yang diberinya hutang.

Rekanan (Pemasok) seperti rekanan bahan baku dan sebagainya bagi perusahaan juga sangat membutuhkan laporan keuangan untuk mengambil keputusan apakah jumlah nominal yang terutang akan terbayarkan saat tiba jatuh tempo nanti.


•  Pemerintah

Pemerintah dominan dengan kepentingannya tentunya. Pemerintah butuh laporan keuangan dari perusahaan untuk kepentingan dalam mengatur aktivitasnya yang berkaitan dengan kepentingan pajak. 

Kepentingan pemerintah lainnya adalah untuk menyusun data data statistik dan serta untuk kepentingan pemerintah lainnya yang utamanya adalah dalam menetapkan kebijakan pajaknya.


•  Pelanggan

Pelanggan juga membutuhkan informasi laporan keuangan perusahaan, kebutuhan informasi tentang kelangsungan hidupnya. Bila pelanggan terlibat dalam suatu perjanjian jangka panjang dengan perusahaan.


•  Masyarakat

Masyarakat membutuhkan informasi laporan keuangan perusahaan, yaitu tentang pengaruh perusahaan terhadap masyarakat. Misalnya jumlah orang yang menjadi pekerja di perusahaan dan perlindungan untuk penanam modal dalam negeri.

Informasi keuangan perusahaan bisa membantu masyarakat menyediakan info atau trend perkembangan terakhir tentang rangkaian aktivitas perusahaan.



Baca juga : Langkah-langkah penyehatan usaha yang terpuruk



5. Tujuan Laporan Keuangan


Tujuan laporan keuangan menurut Standar Akuntansi Keuangan yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan.


Laporan keuangan bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan. Tujuan penysunan laporan keuangan adalah untuk memenuhi kebutuhan bersama sebagian besar pemakai. 


Tujuan Laporan keuangan yaitu untuk menggambarkan kejadian masa lalu, dan tidak diwajibkan untuk menyediakan informasi nonkeuangan. Laporan keuangan tidak memberikan semua informasi yang mungkin dibutuhkan pemakai dalam mengambil keputusan ekonomi.


Laporan keuangan juga menunjukan apa yang telah dilakukan manajemen, atau dengan kata lain adalah pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya. 


Pemakai yang ingin mengetahui apa yang telah dilakukan atau pertanggungjawaban manajemen. Laporan keuangan dibuat agar dapat membuat keputusan ekonomi. 


Laporan keuangan untuk dapat memutuskan apakah menahan atau menjual investasi mereka dalam perusahaan atau juga untuk memutuskan apakah mengangkat kembali atau mengganti manajemen.



6. Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan


Karakteristik kualitatif merupakan ciri khas yang membuat informasi dalam laporan keuangan berguna bagi pemakai. Laporan keuangan terdapat karakteristik kualitatif pokok.



7. Dapat Dipahami


Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan dapat dipahami, beserta bentuk dan istilahnya yang dapat disesuaikan dengan batas para pengguna.



8. Relevan


Laporan keuangan dianggap relevan, jika informasi yang disajikan dapat mempengaruhi keputusan pengguna.



9. Keandalan


Informasi dalam laporan keuangan bebas dari pengertian yang menyesatkan dan kesalahan.



10. Dapat diperbandingkan


Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan akan lebih berguna bila dapat diperbandingkan dengan laporan keuangan pada periode sebelumnya.



Baca juga : Strategi pemasaran yang efektif untuk menghadapi persaingan || Bagian 1



Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 2
Laporan keuangan 2 || Laporan yang harus diketahui Pebisnis


Jenis laporan keuangan yang wajib diketahui 


1. Laporan Neraca


Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 2, Akuntansi keuangan adalah suatu entitas yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan posisi keuangan entitas tersebut pada akhir periode tersebut. 


Di dalam akuntansi keuangan, Neraca atau laporan posisi keuangan ( balance sheet atau statement of financial position) adalah bagian dari laporan keuangan. Neraca terdiri dari tiga unsur, yaitu aset, liabilitas, dan ekuitas yang dihubungkan dengan persamaan akuntansi berikut :


aset = liabilitas + ekuitas


Informasi yang dapat disajikan di dalam neraca antara lain posisi sumber kekayaan entitas dan sumber pembiayaan untuk memperoleh kekayaan entitas tersebut dalam suatu periode akuntansi (triwulanan, semesteran, atau tahunan). 



Pernyataan standar keuangan


Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 1 yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia disebutkan di dalam neraca :

  • Perusahaan menyajikan aset lancar terpisah dari aset tidak lancar dan kewajiban jangka pendek terpisah dari kewajiban jangka panjang kecuali untuk industri tertentu diatur dalam PSAK khusus. Aset lancar disajikan menurut urutan likuiditas sedangkan kewajiban disajikan menurut urutan jatuh tempo.
  • Perusahaan harus mengungkapkan informasi jumlah setiap aset yang akan diterima dan kewajiban yang dibayarkan sebelum dan sesudah dua belas bulan dari tanggal neraca.
  • Apabila perusahaan menyediakan barang atau jasa dalam siklus operasi perusahaan yang dapat diidentifikasi dengan jelas, maka klasifikasi aset lancar dan tidak lancar serta kewajiban jangka pendek dan jangka panjang dalam neraca memberikan informasi yang bermanfaat dengan membedakan aset bersih sebagai modal kerja dengan aset yang digunakan untuk operasi jangka panjang.



a. Prinsip laporan 


Neraca menunjukkan angka-angka yang secara keseluruhan menunjukkan keseimbangan prinsip dari tiga unsur, yaitu aset, kewajiban, dan modal dalam rumus persamaan :


aset = kewajiban + modal



b. Cara penyajian laporan


Neraca bisa disajikan dalam dua bentuk:

  • Bentuk skontro (account form), yang membagi halaman menjadi dua dan sebelah kiri untuk melaporkan posisi aset atau aktiva, sedang sebelah kanan untuk melaporkan posisi kewajiban dan modal.
  • Bentuk vertikal (vertical form) yang menyajikan informasi keuangan dari atas ke bawah, dengan urutan mulai dari aset atau aktiva, lalu kewajiban dan modal.



c. Isi laporan Neraca


Informasi yang disajikan neraca sama saja, bagaimanapun bentuk yang dipilih, yaitu: 


Total Aset atau ’’Aktiva’’ terdiri dari komponen-komponen:

  • Aset Lancar
  • Investasi
  • Aset Tetap
  • Aset Tak Berwujud
  • Aset Lain-lain


Total " Kewajiban " yang terdiri dari komponen-komponen :

  • Kewajiban lancar
  • Kewajiban jangka panjang
  • Kewajiban lain-lain
  • Kewajiban yang disubordinasikan



" Modal " yang terdiri dari komponen-komponen:

  • Modal saham
  • Agio saham
  • Laba ditahan
  • Laba tahun berjalan
  • Selisih Penilaian kembali aktiva tetap.



2. Laporan Perhitung Laba Rugi


Laporan laba rugi (Income Statement atau Profit and Loss Statement) adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akutansi. yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba (atau rugi) bersih.


Laporan laba rugi yang disusun perusahaan, strukturnya terdiri dari pendapatan dalam periode berjalan dan semua beban, baik beban usaha maupun beban diluar usaha, dalam periode berjalan.


a. Unsur-unsur laporan laporan laba rugi


  • Pendapatan dari penjualan (Dikurangi Beban pokok penjualan)

  • Laba/rugi kotor (Dikurangi Beban usaha)

  • Laba/rugi usaha (Ditambah atau dikurangi Penghasilan/beban lain)

  • Laba/rugi sebelum pajak (Dikurangi Beban pajak)

  • Laba/rugi bersih



b. Penyusunan Laporan Laba Rugi


Berikut langkah penyusunan laporan perhitungan laba rugi rusahaan:


  • Langkah 1.

Buat terlebih dahulu jurnal transaksi, Jika terkait dengan perhitungan laba rugi, maka menggunakan akun-akun pendapatan, beban, dan turunannya.


  • Langkah 2.

Posting transaksi ke dalam buku besar.


  • Langkah 3.

Perhitungan laporan laba-rugi dalam rangkaian siklus akuntansi disusun setelah neraca saldo, transaksi-transaksi serta jurnal penyesuaian disusun (setelah penyusunan kertas kerja) atau dalam bentuk neraca lajur.


  • Langkah 4.

Mengapa peperhitungan laporan laba-rugi disusun setelah kertas kerja ?  Hal ini sumber dalam perhitungan laporan laba-rugi berasal dari kolom laba-rugi yang terdapat pada kertas kerja.

Untuk dapat menyusun perhitungan laporan laba-rugi perusahaan, hanya perlu mengutip semua saldo-saldo akun pendapatan dan beban dalam kolom laba-rugi yang terdapat pada kertas kerja.


  • Langkah 5.

Sebelum memulai menyusun perhitungan laporan laba rugi perusahaan, perlu diketahui format perhitungan laporan laba-rugi, secara sederhana formatnya adalah pada atas laporan harus dituliskan identitas perusahaan.

Jenis laporan yang disajikan (yaitu perhitungan laporan laba-rugi) dan periode, setelah itu di bawahnya memuat 3 komponen pokok yaitu pendapatan total, beban total dan laba atau rugi.

Jadi ketiga komponen tersebutlah yang menjadi inti laporan laba-rugi yang akan ditampilkan dalam perhitungan laporan laba-rugi perusahaan.


  • Langkah 6.

Komponen pendapatan dan biaya dapat dikutip dari kertas kerja dalam kolom laba-rugi sedangkan komponen laba atau rugi merupakan selisih dari total pendapatan dan total beban (selisih komponen 1 dan 2).

Apabila total pendapatan lebih besar dari pada total beban maka akan terjadi laba sebaliknya apabila total pendapatan lebih kecil dari total beban maka akan terjadi rugi.


  • Langkah 7.

Jika laporan perhitungan laba rugi ini sudah jadi, maka pihak yang berkepentingan dapat menilai kinerja perusahaannya.



c. Tujuan Pembuatan Laporan Laba Rugi


Adapun tujuan dari perhitungan laporan laba rugi perusahaan adalah sebagai berikut :

  • Mengetahui besaran pajak yang akan dibebankan kepada Pengusaha.
  • Mengevaluasi dan menghitung history perolehan laba-rugi tiap waktu.
  • Mengecek efisiensi usaha berdasarkan nilai biaya usaha.



Baca juga : Dari hobi menjadi peluang usaha



3. Laporan Perubahan Modal


Laporan perubahan modal termasuk dalam jenis ilmu laporan akuntansi. Jenis laporan ini disebut juga dengan istilah laporan keuangan mini. Di buatnya laporan Ini bertujuan untuk memberi informasi paling mutakhir perubahan modal yang terdapat dalam perusahaan.


Laporan perubahan modal adalah salah satu laporan keuangan yang harus di buat. hal ini jika ada investor yang menginvestasikan uangnya. Dengan laporan ini tentunya para yang berkepentingan akan mendapatkan data keuangan lebih terperinci dan sesuai fakta actual.


Sesungguhnya laporan ini sangat penting. Namun sering kali di melewatkan jenis laporan ini. Melalui laporan ini maka pihak yang berkepetingan dapat mengetahui perubahan ekuitas dalam perusahaan. 


Karena sifatnya yang vital, maka perlu dipahami lebih jauh tentang laporan perubahan modal atau ekuitas.



a. Pengertian Laporan Perubahan Modal


Umumnya laporan perubahan modal atau ekuitas adalah termasuk dalam laporan keuangan. Tujuan membuat laporan ini adalah agar perusahaan dapat mengetahuai peningkatan maupun penurunan dari aktiva bersih (kekayaan) 

Untuk mengetahuai peningkatan maupun penurunan dari aktiva dalam periode tertentu dengan prinsip yang dianut. Laporan ini akan ditemukan pada berbagai perusahaan publik. 

Laporan ini mempunyai struktur kepemilikan yang kompleks dalam perubahan-perubahan akun ekuitas dalam suatu periode tertentu dan atau pada tahun yang terkait.



b. Tujuan dibentuknya laporan perubahan modal

  • Memberi laporan mengenai perubahan modal kerja.
  • Membuat ikhtisar dari investasi dan dana yang dihasilkan di dalam suatu periode serta aktiva pembayaran.


Beberapa hal yang ada pada laporan perubahan modal meliputi:

  • Laba atau rugi bersih periode yang bersangkutan.
  • Setiap pos pendapatan dan beban, keuntungan atau kerugian beserta jumlahnya yang berdasarkan PSAK terkait diakui secara lansung dalam PSAK.
  • Pengaruh kumulatif dari perubahan kebijakan akuntansi dan perbaikan perubahan terhadap kesalahan mendasar sbagaimana diatur dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan terkait.
  • Transaksi modal dengan pemilik dan distribusi kepada pemilik
  • Saldo akumulasi laba atau rugi pada awal d(ekuitas periode serta perubahannya dan
  • Rekonsiliasi antara nilai tercatat dari masing-masing jenis modal saham, agio dan acdangan pada awal dan akhir periode yang mengungkapkan secara terpisah setiap perubahan.


Dalam laporan perubahan ekuitas, terdapat unsur-unsur yang perlu diperhatikan. Unsur-unsur ini bagian yang penting dalam laporan keuangan, laporan yang akan disusun berdasar data yang telah didapatkan, meliputi:

  • Laba yang tidak dibagi per akhir periode akuntansi
  • Dividen yang diumumkan
  • Laba netto di periode tertentu
  • Laba yang tidak dibagi pada awal periode (per awal tahun)



c. Komponen Laporan Perubahan Modal


  • Modal Awal

Saldo modal awal, merupakan saldo yang ada di awal periode laporan komparatif yang tercermin pada laporan posisi keuangan dalam periode sebelumnya. 

Saldo modal awal bukan dari hasil yang disesuaikan, sebab koreksi atas kesalahan pada periode yang lalu diperbaiki pada periode berjalan. Serta dampak perubahan dari kebijakan akuntansi selama tahun yang berjalan.


  • Pengaruh dari Perubahan Kebijakan Akuntansi

Penyesuaian saldo yang dibutuhkan di dalam cadangan pemegang saham di awal periode laporan komparatif. Hal ini disebabkan adanya perubahan kebijakan akuntansi yang diaplikasikan dengan cara yang retrospektif.

Tujuannya untuk menyajikan ekuitas awal, adalah jumlah yang akan ditentukan dalam kebijakan akuntansi yang baru.


  • Pengaruh Koreksi Kesalahan Periode yang Sebelumnya


Efek dari koreksi kesalahan di periode sebelumnya menyebabkan data perlu disajikan terpisah dalam laporan perubahan ekuitas dalam bentuk penyesuaian. 

Saldo modal awal dapat disajikan pada laporan periode yang berjalan. Sehingga dapat dilacak dengan mudah dari laporan keuangan di periode sebelumnya.



d. Saldo yang Disajikan Lagi


Ekuitas yang bisa distribusikan pada pemegang saham pada awal periode komparatif sesudah penyesuaian. Hal ini terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi serta koreksi kesalahan pada periode sebelumnya.


  • Perubahan dari Modal Saham

Mengenai modal saham lebih lanjut dalam periode terkait perlu ditambahkan di dalam laporan perubahan modal. Penukaran saham perlu dikurangi dalam laporan. 

Efek penerbitan serta pelunasan saham perlu disajikan terpisah sebagai cadangan modal saham serta cadangan premi saham.


  • Dividen

Pembayaran dividen perlu dikurangkan dari ekuitas pemegang saham. Dividen adalah distribusi kekayaan yang bisa distribusi pada masing-masing pemegang saham.


  • Laba Rugi pada Periode Terkait

Merupakan laba-rugi yang distribusi pada pemegang saham selama periode seperti dalam laporan laba rugi.


  • Perubahan dalam Cadangan Revaluasi

Keuntungan serta kerugian revaluasi yang diakui dalam periode ini perlu disajikan dalam laporan perubahan modal. Selama hal ini diakui di luar laporan dari laba dan rugi. 

Karena pembalikan rugi penurunan nilai sebelumnya tidak lah disajikan terpisah pada laporan perubahan ekuitas. karena hal ini sudah dimasukkan pada laba rugi untuk periode terkait.


  • Keuntungan dan Kerugian Lain

Keuntungan serta kerugian lain yang tidak diakui pada laporan laba rugi bisa disajikan di dalam laporan perubahan ekuitas layaknya keuntungan serta kerugian akturial akibat penerapan nilai tukar, pajak biaya masuk, dan sebagainya.



e. Saldo Akhir


Merupakan saldo cadangan ekuitas dari pemegang saham di akhir periode pelaporan seperti yang terlihat pada laporan posisi keuangan.



Baca juga : Pembukuan sederhana untuk usaha kecil dan bisnis sampingan



 4. Laporan Arus Kas


Setiap perusahaan wajib memiliki laporan arus kas. Laporan arus kas mencatat sejumlah transaksi yang terjadi baik pengeluaran maupun pendapatan. Laporan ini biasanya disusun secara berurutan dan sistematis.


Peran laporan keuangan dalam perusahaan sangatlah penting. Laporan arus kas berperan sangat vital dalam mendukung kemajuan sebuah perusahaan. Serta masih ada manfaat lainnya yang bisa didapat dari adanya laporan tersebut.


Manfaatnya tidak hanya untuk memberikan informasi terkait kondisi keuangan perusahaan, masih ada manfaat lain yang bisa didapat melalui laporan arus kas.  



a. Tujuan pembuatan laporan arus kas yang perlu di ketahui


Perusahaan yang baik adalah yang memiliki laporan uang kas yang lengkap. dengan laporan tersebut bisa mengetahui hal-hal apa saja yang ingin di ketahui. 


Tidak terbatas hanya pemasukan dan pengeluaran saja tapi ada hal lainnya yang bisa di ketahui melalui laporan arus kas.


Maka dari itu setiap perusahaan wajib untuk memiliki sebuah laporan arus kas (cash flow) dalam perusahaan. Berikut tujuan pembuatan laporan arus kas (cash flow) yang perlu diketahui :


  • Informasi pemasukan dan pengeluaran kas
  • Laporan kas yang disajikan sesuai dengan Prinsip Standar Akuntansi Keuangan. laporan tersebut berisi pemasukan dan pengeluaran kas.
  • Dasar dalam pengambilan keputusan
  • Laporan arus kas (cash flow) berisi sejumlah aspek penting yang mempengaruhi pengambilan sebuah keputusan. oleh sebab itu pemimpin perusahaan wajib mengetahui laporan arus kas (cash flow) yang bisa membantunya dalam membuat keputusan.
  • Memeriksa hubungan antar pos
  • Dalam suatu perusahaan, terdapat banyak divisi atau pos. Untuk mengecek laporan arus kas tanpa perlu kesulitan untuk mengecek setiap aspek satu-persatu.



b. Manfaat laporan kas untuk perusahaan


Tujuan pembuatan laporan uang kas yang berhubungan dengan manfaat laporan yang bisa di dapat dengan membuat laporan arus kas. Berikut manfaat yang bisa di dapat dengan membuat laporan uang kas. Dapat mengetahui dalam kemampuan perusahaan dalam aspek operasional


Laporan arus kas untuk dapat membantu mengetahui lebih jauh tentang kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban operasional, seperti membayar kewajiban-kewajiban perusahaan (membayar gaji karyawan), dan membayar dividen.



c. Mengetahui laba bersih


Laba bersih bisa diketahui dari arus kas yang masuk dan yang keluar. Laporan arus kas menyajikan banyak hal terutama soal penerimaan dapatan dan pengeluaran kas. maka dapat mengetahui laba bersih perusahaan yang ada dalam periode tertentu.



d. Kemampuan perusahaan untuk menghasilkan arus kas


Laporan arus kas juga dapat membantu perusahaan untuk mengetahui kemampuan dalam menghasilkan arus kas. maka dari itu penting bagi perusahaan untuk memiliki laporan arus kas dan agar perusahaan mengetahui kemampuannya arus kasnya.


Dengan tujuan dan manfaat laporan uang kas diatas, maka dapat mengetahui mengenai pentingnya laporan cash flow dalam perusahaan. Laporan arus kas dapat membantu untuk tahu kondisi keuangan perusahaan. Pentingnya laporan arus kas untuk menyusun rencana dan langkah di masa yang akan datang. 


Dengan mendapatkan langkah-langkan yang tepat untuk kemajuan perusahaan. Itulah pentingnya laporan uang kas untuk dapat membantu dalam menganalisis kondisi keuangan perusahaan dan untuk membantu dalam menentukan langkah-langkah ke depan berdasarkan laporan tersebut.


Demikianlah siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya. Kerena keterbatasnya dan pengetahuan serta kurangnya referensi dalam artikel ini.


Baca juga : Menangkap peluang bisnis dari pekarangan rumah yang sempit|| bagian 1.


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 2


Kalau mau ke bagian 1 ( sebelumnya ). Untuk melengkapi pengetahuan tentang Laporan keuangan, maka silahkan tonton video dibawah ini. 


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact us "


Baca juga : Peluang usaha sampingan yang menjanjikan


Belajar Akuntansi Dengan Mudah - Pedoman Dasar Belajar Akuntansi


Baca juga : Kemandirian berbisnis adalah langkah bijak dan berani


Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 2
Laporan keuangan 2



No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.

Brokoko

Popular Posts