Profesional berbisnis - adalah "Kunci sukses" | Bagian 2

Profesional berbisnis - adalah "Kunci sukses" | Bagian 2, dan agar selalu mendapatkan kepercayaan serta selalu menjaga komitmen dalam menjalankan bisnis.

Profesional berbisnis. Membangun bisnis adalah membangun kepercayaan setiap elemen yang berhubungan dengan bisnis. konsumen, pemasok, investor.

Profesional berbisnis. Dan bahkan karyawan harus dibangun kepercayaannya. Kepercayaan adalah salah satu output dari profesionalisme. 

Seberapa tinggi Profesional berbisnis, setinggi itu pula kepercayaan yang akan dapatkan. 

Jadi, keberlangsungan bisnis sangat bergantung pada seberapa kuat mempertahankan Profesional berbisnis

Dunia bisnis tidak lepas dari persaingan, maka memang dituntut untuk dapat menjadi Profesional berbisnis agar dapat terus maju.

Profesional berbisnis. Ada pepatah yang mengatakan bahwa mempertahankan lebih sulit daripada membangun. 

Profesional berbisnis. Namun yang pasti, membangun maupun mempertahankan punya tantangannya masing-masing. 

Beberapa hal dibawah ini dapat menjadi masukan untuk dapat mempertahankan Profesional berbisnis dalam menjalankan bisnis.


Baca juga : Artikel yang terkait


Profesional berbisnis - adalah "Kunci sukses" | Bagian 2
Profesional berbisnis - "Kunci sukses"


Sikap dan etika profesional berbisnis

Yang membuat seseorang Profesional berbisnis dapat menperjalankan karirnya. 

Profesional berbisnis Lalu bagaimana implementasinya dalam prinsip profesionalisme ini dalam praktik sehari-hari.


1. Etika


Profesional berbisnis. Pengertian Etika (Etimologi) yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan, Biasanya etika yang berkaitan erat dengan perkataan moral. 

Profesional berbisnis. Yang berarti juga kebiasaan dan cara hidup seseorang. Sedangkan etika adalah Untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku. 

Profesional berbisnis. Dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan). Dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk. 

Profesional berbisnis. Pengertian etika atau moral hampir sama, namun dalam kegiatan sehari-hari ada, moral untuk penilaian perbuatan yang dilakukan.


2. Profesi


Profesional berbisnis. Profesi ialah suatu pekerjaan atau jabatan yang menuntut keterampilan atau keahlian tertentu dari seseorang. 

Profesional berbisnis. Sesungguhnya pekerjaan belum tentu menjadi sebuah profesi Namun di masyarakat bahwa profesi adalah sebuah pekerjaan.

Profesional berbisnis. Hal inilah yang harus dipahami oleh masyarakat, karena masyarakat menganggap bahwa pekerjaan dan profesi. 

Profesional berbisnis. Profesi tidak dapat disematkan begitu saja kepada seseorang yang berkaitan dengan pekerjaan dan jabatannya.

Profesional berbisnis. Disebut “profesi” selalu yang berkaitan dengan pekerjaan atau jabatan yang dilakukan oleh seseorang. 

Tetapi tidak semua pekerjaan disebut profesi, karena profesi adalah seseorang yang memiliki keahlian tertentu.

Suatu Profesi yang dimiliki oleh seseorang pelaku bisnis harus melalui pendidikan dan pelatihan yang dikembangkan khusus untuk itu. Pekerjaan tidak sama dengan profesi.



3. Etika Profesi


Profesional berbisnis. Keahlian sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas berupa kewajiban terhadap masyarakat.

Profesional dalam bisnis. Etika profesi ialah dalah sikap hidup berupa keadilan untuk memberikan pelayanan Profesional berbisnis.  masyarakat dengan penuh ketertiban. 

Profesional dalam bisnis. Etika profesi ialah suatu sikap berupa keahlian untuk dapat memberikan pelayanan secara professional.

Profesional dalam bisnis. Kepada masyarakat dalam rangka melaksanakan tugas berupa kewajiban terhadap masyarakat. 

Nilai dan aturan professsional secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik bagi Profesional dalam bisnis, sehingga Kode etik profesi adalah sistem norma.


4. Profesionalisme berbisnis


Profesional berbisnis. Profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. 

Profesional berbisnis. “Profesionalisme” adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen.

Dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas 
Profesional berbisnis. 

Profesional berbisnis. Profesionalisme adalah hal yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen. 

Profesional berbisnis. Dari seseorang yang selalu senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya. 

Profesional berbisnis merupakan komitmen yang selalu  meningkatkan kemampuannya secara terus menerus.

Profesional berbisnis dapat juga diartikan sebagai perpaduan antara kompetensi dan karakter yang menunjukkan adanya tanggung jawab moral. 

Profesional berbisnis terkandung keahlian dalam mengoptimalkan ilmu pengetahuan dalam berbisnis.

Profesional berbisnisSkill, waktu, tenaga, sember daya, serta sebuah strategi yang akan dicapai secara memuaskan. 

Sehingga setiap orang selalu dituntut  untuk dapat memiliki Profesional berbisnis di dalam menjalankan bisnis.




Profesional berbisnis - adalah "Kunci sukses" | Bagian 2
Profesional berbisnis - harus memiliki Pengetahuan bisnis yang mumpuni


Pebisnis wajib memahami manajemen dalam bisnis


Profesional berbisnis - adalah "Kunci sukses" | Bagian 2Untuk menjadi seorang yang profesional tidak cukup hanya lewat pendidikan formal, 

diperlukan lebih dari sekedar gelar akademis. Untuk menjadi Profesional berbisnis perlu melalui proses pembelajaran dan pengembangan diri yang terus menerus.


1. Unsur-unsur profesional berbisnis


Profesional berbisnis selalu mengembangkan keahlian, selalu membangun hubungan dengan orang lain, Tingkatkan kemampuan berkomunikasi. 

Profesional berbisnis. Hasilkan yang terbaik, Berpenampilan menarik, Kehidupan yang seimbang dan Memiliki nilai moral yang tinggi.


    a. Kembangkan keahlian (Expert)


      Profesional berbisnis. Menggali potensi dan kemampuan dan terus dikembangkan sampai menjadi ahli. 

      Profesional berbisnis. Fokus pada kekuatan dan bukan pada kelemahan, lakukan eksplorasi (organisasi sebagai sarana).

      Profesional berbisnis. Sadari setiap punya keunikan dan kekhususan perlu menginvestasikan waktu untuk mengembangkannya. 

      Profesional berbisnis. Hal ini butuh ketekunan, usaha, kerja keras, kemauan yang kuat dan inisiatif. Terus tingkatkan pemahaman lewat seminar, buku, audio, latihan.


        b. Mahir membangun hubungan (Relationship)


          Profesional berbisnis. Kemampuan membangun hubungan (bersosialisasi) dengan orang lain sangat menentukan keberhasilan dalam kehidupan. 

          Profesional berbisnis. Ini berlaku dalam setiap aspek kehidupan seperti ; pergaulan, organisasi, dunia usaha, pekerjaan, keluarga.

          Profesional berbisnis. Makanya tidak heran sejumlah studi ilmiah menyimpulkan 85% kunci sukses ditentukan bukan dari keahlian/keterampilan teknis.


          Profesional berbisnis. Melainkan kemahiran dalam menjalin hubungan baik dengan orang lain. 
           

          Profesional berbisnis. Bila ingin menjadi seorang yang profesional dalam hidup ini, apapun tujuan dan bidang yang di pilih.

          Profesional berbisnis. Dan harus belajar membina hubungan yang baik dengan orang banyak dari berbagai kalangan. 

          Profesional berbisnis. Karena masyarakat mungkin masih bisa menerima orang yang tidak punya keahlian khusus.


            c. Tingkatkan kemampuan berkomunikasi (Communicator)


              Profesional berbisnis. Seberapa jauh dan dalamnya suatu hubungan dapat terjalin ditentukan oleh komunikasi.  

              Profesional berbisnis. 90% penyebab hancurnya suatu hubungan pernikahan, pertemanan, organisasi, bisnis, diakibatkan komunikasi yang salah.

              Profesional berbisnis. Komunikasi yang baik harus bersifat dua arah. Seorang komunikator yang handal adalah seorang pendengar yang baik. 

              Seorang yang Profesional berbisnis harus mampu mengkomunikasikan suatu hal dengan jelas dan tepat pada sasaran.


              d. Hasilkan yang terbaik (Excellent) 


              "Profesional don't do different thing, they do thing differently". Untuk menjadi Profesional berbisnis.  

              Profesional berbisnis. dan  harus terus mencoba memberikan dan mengerjakan lebih dari apa yang diharapkan. 

              Profesional berbisnis. Waktu untuk melakukan suatu kegiatan, project, kerjaan, tugas hasilkan yang terbaik. 

              Profesional berbisnis. Jangan puas dengan rata-rata kejar hasil yang excellent. Lakukan yang terbaik hari ini untuk bayaran hari esok. 

              Pikirkan selalu apa yang dapat di lakukan untuk add value bukan apa yang saya bisa peroleh.


                e. Berpenampilan menarik (Good Looking)


                  Profesional berbisnis. First impression is very important! Karena orang akan menilai kita 10 detik pertama apakah mereka bisa menerima atau tidak. 

                  Profesional berbisnis. Sama halnya kalau mau beli barang lihat packaging dulu, mau nonton film lihat preview dulu, mau masuk toko lihat dekor yang paling menarik.


                    f. Kehidupan yang seimbang (Balance of life)


                      Seorang Profesional berbisnis harus mampu atur prioritas dan menjalankan berbagai peran. 

                      Profesional berbisnis. Setiap orang mungkin memiliki banyak peran dalam hidup ini. Hidup ini harus dijaga agar seimbang dalam berbagai aspek. 

                      Profesional berbisnis. Peran sebagai anak, ayah, anggota organisasi, ketua, sales, karyawan. 

                      Profesional berbisnis. Harus dapat berfungsi dengan benar sesuai dengan peran yang dijalankan jangan sampai tercampur aduk.


                        g. Memiliki nilai moral yang tinggi (Strong Value)


                          Untuk Profesional berbisnis sejati harus memiliki nilai moral yang tinggi.
                           

                          Profesional berbisnis. Hal ini yang akan membedakan setiap kinerja, usaha, karya dan kegiatan yang dilakukan dengan orang lain. 

                          Profesional berbisnis. Sementara orang lain kompromi, Menggunakan cara-cara yang tidak etis.

                          Profesional berbisnis. Untuk mencapai tujuannya tetap berpegang pada prinsip yang benar. 

                          Profesional berbisnis. Diluar sana ada begitu banyak cara-cara pintas dan penyimpangan yang terjadi. 

                          Oleh karena itu harus mampu mempertahankan sikap profesionalisme. Profesional berbisnis.


                          2. Strategi menjadi seorang pebisnis yang profesional


                          a. Selalu mengembangkan keahlian (Expert)


                          Profesional berbisnis tidak cukup hanya lewat pendidikan formal, diperlukan lebih dari sekedar gelar akademis. 

                          Profesional berbisnis. Perlu melalui proses pembelajaran dan pengembangan diri yang terus menerus.


                          b. Selalu meningkatkatkan kemahiran dalam membangun hubungan (Relationship)


                          Profesional berbisnis. kunci sukses ditentukan bukan dari keahlian/keterampilan teknis, masyarakat mungkin masih bisa menerima orang yang tidak punya keahlian khusus. 

                          Profesional berbisnis. Tapi mereka sulit menerima orang yang tidak bisa berhubungan baik dengan orang lain.


                          c. Selalu ingin meningkatkan kemampuan berkomunikasi (Communicator)


                          Profesional berbisnis. Komunikasi yang baik harus bersifat dua arah. Seorang komunikator yang handal adalah seorang mampu mendengarkan. 

                          Profesional berbisnis harus mampu mengkomunikasikan suatu hal dengan jelas dan tepat pada sasaran.


                          d. Selalu menghasilkan yang terbaik (Excellent)


                          Untuk Profesional berbisnis harus terus mencoba memberikan dan mengerjakan lebih dari apa yang diharapkan.


                          Profesional berbisnis. Waktu melakukan suatu kegiatan, project, kerjaan, tugas hasilkan yang terbaik. 

                          Profesional berbisnis. tidak cepat puas dengan hasil yang excellent. Lakukan yang terbaik hari ini untuk bayaran hari esok. 


                          e. Berpenampilan menarik (Good Looking)


                          Profesional berbisnis. Penampilan juga sangat menentukan, karena penampilan juga memberi kesan dan kepercayaan terhadap orang lain. 

                          Penampilah Profesional berbisnis.  yang profesional akan dinilai oleh orang dalam waktu 10 detik pertama apakah mereka bisa menerima kita atau tidak.


                          f. Selalu menjaga kehidupan yang seimbang (Balance of life)


                          Seorang Profesional berbisnis harus mampu mengatur prioritas dan menjalankan berbagai peran. 

                          Profesional berbisnis. Berfungsi dengan benar sesuai dengan peran yang sedang di jalankan jangan sampai tercampur aduk. 

                          Profesional berbisnis. karena hidup ini harus dijaga agar seimbang dalam berbagai aspek.


                          g. Memiliki nilai moral yang tinggi (Strong Value)


                          Profesional berbisnis. Memiliki nilai moral yang tinggi adalah hal yang tidak bisa ditawa-tawar lagi, hal ini yang akan membedakan setiap kinerja, usaha.

                          Profesional berbisnis. Karya dan kegiatan yang di lakukan dengan orang lain. 

                          • Tidak memaksa
                          • Tidak mengiba 
                          • Tidak berjanji.


                          3. Wajib memahami fungsi manajemen  


                          Profesional berbisnis. Secara umum fungsi manajemen berdasarkan prinsip Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling POAC. 

                          Profesional berbisnis. Prinsip manajemen ini banyak digunakan oleh organisasi, untuk memajukan dan mengelola organisasi.


                          a. Planning ( perencanaan )


                            Profesional berbisnis. Planning meliputi pengaturan untuk mencapai tujuan dan berupaya untuk mencapai tujuan yang di inginkan. 

                            Profesional berbisnis. Planning sebagai fungsi utama manajemen serta segala yang dikerjakan oleh manajer. Planning berperan dalam menggerakan fungsi manajemen yang lain.

                            Profesional berbisnis. Membuat keputusan adalah bagian dari perencanaan karena setiap pilihan dibuat berdasarkan proses penyelesaian setiap rencana. 

                            Profesional berbisnis. Setiap manajer harus membuat perencanaan yang efektif. Dalam perencanaan ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan. 

                            Profesional berbisnis. Yaitu harus SMART :


                            Specific artinya perencanaan harus jelas maksud serta ruang lingkupnya. Tidak terlalu melebar


                            Measurable artinya program kerja atau rencana harus ada alat ukur dan tingkat keberhasilannya.


                            Achievable artinya harus dapat dicapai. Jadi bukan anggan-angan.


                            Realistic artinya sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang ada. Tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sulit. Tapi tetap ada tantangan.


                            Time artinya ada batas waktu yang jelas. Mingguan, bulanan, triwulan, semesteran atau tahunan. Sehingga mudah dinilai dan dievaluasi.



                              b. Organizing ( Organisasi )


                                Profesional berbisnis. Organizing adalah proses dalam memastikan kebutuhan sumber daya manusia dan fisik tersedia untuk melaksanakan seluruh rencana. 

                                Profesional berbisnis. Rencana yang telah disusun untuk mencapai tujuan yang berhubungan dengan organisasi. 

                                Profesional berbisnis. Aspek utama lain dari organizing adalah pengelompokan kegiatan unit-unit atau ke sub unit lainnya. 

                                Profesional berbisnis. Kepegawaian adalah suatu aktifitas utama yang terkadang diklasifikasikan sebagai fungsi yang terpisah dari organizing.

                                Profesional berbisnis. Memekerjakan orang untuk pekerjaan merupakan aktifitas kepegawaian yang khusus dan khas. 

                                Profesional berbisnis. Organizing adalah untuk memastikan bahwa sumber daya manusia diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi.

                                Profesional berbisnis. Organizing juga meliputi penugasan setiap aktifitas, membagi pekerjaan ke dalam setiap gugus tugas yang secara spesifik. 

                                Profesional berbisnis. Dan menentukan siapa yang memiliki kewajiban untuk mengerjakan beberapa tugas.

                                Profesional berbisnis. Disinilah salah satu prinsip dari manajemen. Dengan pembagian tugas tersebut maka pekerjaan menjadi ringan. 

                                Profesional berbisnis. Biasanya juga semakin besar penghasilannya. Agar tujuan tercapai maka dibutuhkan pengorganisasian.

                                Profesional berbisnis. Dalam organisasi biasanya diwujudkan dalam bentuk bagan organisasi. Yang kemudian dipecah menjadi berbagai jabatan. 

                                Profesional berbisnis. Pada setiap jabatan biasanya memiliki tugas, tanggung jawab, wewenang dan uraian jabatan (Job Description). 

                                Profesional berbisnis. Agar tujuan tercapai maka dibutuhkan pengorganisasian. 

                                Profesional berbisnis. Dalam organisasi biasanya diwujudkan dalam bentuk bagan organisasi. Semakin tinggi suatu jabatan biasanya semakin tinggi tugas.

                                Profesional berbisnis. Tanggung jawab dan wewenangnya. Yaitu membagi-bagi tugas sesuai dengan keahliannya masing-masing. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.



                                  c. Actuating ( Menggerakan )


                                    Profesional berbisnis. Perencanaan dan pengorganisasian tak mempunyai arti bila tidak diikuti dengan menggerakan atau pelaksanaan kerja. 

                                    Profesional berbisnis. Mengoptimalkan semua sumber daya manusia yang ada untuk mencapai visi, misi dan program kerja organisasi. 

                                    Profesional berbisnis. Pelaksanaan kerja harus sejalan dengan rencana kerja yang telah disusun. 

                                    Profesional berbisnis. Setiap SDM harus bekerja sesuai dengan tugas, fungsi dan peran, keahlian dan kompetensi masing-masing SDM. 

                                    Profesional berbisnis. Untuk mencapai visi, misi dan program kerja organisasi yang telah ditetapkan.

                                    Profesional berbisnis. Untuk itu maka dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas dan kerjasama. Kecuali memang ada hal-hal khusus sehingga perlu dilakukan penyesuian.



                                      d. Controlling ( Pengawasan )


                                        Profesional berbisnis. Agar pekerjaan berjalan sesuai dengan visi, misi, aturan dan program kerja maka dibutuhkan pengawasan atau kontrol. 

                                        Profesional berbisnis. Baik dalam bentuk supervisi, pengawasan, inspeksi hingga audit. 

                                        Profesional berbisnis. Antisipasi dan penyesuaian-penyesuaian sesuai dengan situasi.

                                        Profesional berbisnis. Kondisi dan perkembangan zaman. Sehingga dengan hal tersebut dapat segera dilakukan koreksi, 

                                        Profesional berbisnis. Kata-kata tersebut memang memiliki makna yang berbeda. 

                                        Profesional berbisnis. Yang terpenting adalah bagaimana sejak dini dapat diketahui penyimpangan-penyimpangan yang terjadi.




                                        Sebagai penutup bagian artikel ini, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Profesional berbisnis - adalah "Kunci sukses" | Bagian 2.


                                        Kembali ke Bagian 1


                                        Untuk melengkapi pengetahuan tentang Profesional berbisnis. maka silahkan tonton video dibawah ini. 

                                        Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "





                                        Etika Profesional Dalam Bekerja







                                        Profesional berbisnis - adalah "Kunci sukses" | Bagian 2
                                        Profesional berbisnis



                                        Comments

                                        Popular posts from this blog

                                        Kas Kecil – Pengelolaan yang baik | Bagian 1

                                        Menghadapi persaingan – strategi yang efektif | Bagian 1

                                        Diversifikasi produk - Kapan waktunya yang tepat | Bagian 1