"" Strategi Bisnis yang Cantik: Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi | Bagian 2

Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi | Bagian 2

Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi | Bagian 2 berbisnis sendiri, waktu kerja lebih fleksibel, dan Penghasil tergantung usaha yang dilakukan.

Saat ini, banyak orang-orang yang semakin sulit untuk mendapat pekerjaan, apalagi bagi orang-orang yang tidak memiliki keahlian khusus. 

Memulai berbisnis dapat menjadi peluang untuk menghasilkan uang. 

Memang tidak dapat dipungkiri, usaha sendiri terdengar sangat mengiurkan, menjadi bos untuk diri sendiri.

Akan tetapi, risiko yang lebih jauh lebih besar dibanding menjadi karyawan perusahaan.

Baca juga: Artikel yang terkait


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi |  Bagian 2
Mulai berbisnis  - Jangan tunda-tunda lagi

Kemampuan untuk mulai berbisnis


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi | Bagian 2 , Mampu dan memahami bisnis dunia yang digeluti, dan memiliki pengetahuan dan talenta di bidangnya, serta memiliki 

Keyakinan yang kuat bahwa bisnis yang d geluti akan sukses di kemudian hari. 

Selalu mau mempertajam keakhlian tentang bisnis yang akan diujudkan. Kemampuan merupakan hal yang sangat mutlak untuk  memulai berbisnis , kemampuan dalam hal:


1. Membuat rencana bisnis dengan konsep


Rencana untuk  memulai berbisnis  membutuhkan dan memerlukan sarana yaitu berbentuk proposal yang terkonsep setidaknya mengerti analisa SWOT,

Analisa SWOT adalah salah satu solusinya untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal berdasarkan.

Kekuatan (Kekuatan), kelemahan (Kelemahan), peluang (Peluang) dan tantangan / ancaman (Ancaman).

Identifikasi kekuatan dengan pembanding kondisi internal dengan kompetitor yang menjadikan representasi dari suatu bisnis.

Hal tersebut dapat memberikan keuntungan atau kelebihan dibandingkan dengan yang lainnya.


2. Menciptakan visi dan bisnis misi


Menentukan dan memperjelas tujuan serta langkah-langkah yang akan di jalankan dalam merealisasikan  memulai berbisnis

Tujuan dan langkah  memulai berbisnis  tersebut terstruktur dengan bagus untuk menunjang pengembangan bisnis yang direalisasikan.


3. Penelitian pasar


Setelah menentukan produk, tentukan pula pasar potensial, Pastikan memiliki produk yang minati. 

Dengan keakhlian dan pengalaman, lakkukan juga analisis Break Event Point (titik impas), menentukan potensi pasar.

Setelah melihat potensi bisnis dan strategi secara detail


4. Pemasaran


Dalam hal pemasaran produk adalah hal yang paling vital dalam bisnis, sehingga diperlukan strategi yang tepat dan cermat.

Promosi secara terus menerus harus dipertahan bila perlu ditingkatkan. Dengan strategi pemasaran yang baik maka  memulai berbisnis  akan tumbuh dan berkembang


5. Membangun jaringan


Setelah  memulai berbisnis , maka meningkatkan itensitas hubungan kepada para pelangga juga harus dijaga bahkan lebih meningkat agar secara dini dan terus menerus.

Misalkan dengan cara wawancara kepada pelanggan. Meminta tanggapan dari calon-calon pelanggan perihal produk yang dipasarkan. 

Diharapkan mereka merasa waspada dan menjadikan koreksi terhadap produk yang di hasilkan.


6. Membuat situs


Mulailah berbisnis  dengan pembuatan situs / membuat web adalah hal yang tidak dapat dihindari, Perkembangan tehnologi yang begitu cepat.

Bila tidak mengatipasi dan mengikutinya maka akan mengikuti pesaing-pesaing yang sudah mengikuti perkembangan tehnologi.

Pemasaran melalui web sangat dirasakan sangat efisien dan efektif dalam memasarkan produk secara penuh selama 24 jam perharinya. 

Menggunakan Internet (web) dengan jejaring media sosial selain ada yang prabayar ada pula yang gratis.

Secara terus-menerus Perluas Jaringan, hal ini sangat diperlukan untuk menumbuh dan mengembangkan bisnis.

Misalkan dengan bergabung dengan komunitas yang terkait dengan produk. Khususnya dalam rangka promosi untuk pemasaran produk.


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi |  Bagian 2
Mulai berbisnis - Dengan keyakinan untuk mulai bisnis


Keyakinan untuk mulai berbisnis


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi | Bagian 2, Rasa optimistis juga merupakan pemicu timbulnya keyakinan untuk keberhasilan.

Walau pada awalnya masih kekurangan di sana sini, namun jika tidak pernah untuk memulai berbisnis, maka dapat dipastikan tidak akan pernah berjalan.


1. Keyakinan yang kuat dalam jiwa  


  • Harus mengenal diri sendiri sebagai makhluk yng memiliki kelemahan tetapi memperoleh anugerah kekuatan dari tuhan untuk mengatasi kelemahan kita.
  • Harus percaya kepada diri sendiri bahwa memiliki potensi yang tidak kurang kuatnya dengan yang dimiliki orang lain.
  • Harus mengetahui dengan jelas terhadap tujuan-tujuan serta kebutuhan dimana bisa mendapatkannya.


2. Menjadi pebisnis yang handal


Bagaiman cara mendapatkannya serta kapan dan beberapa lama target waktu untuk Pebisnis handal :

  • Percaya Diri. Keyakinan, kemandirian, individualitas, optimisme.
  • Berorientasikan Tugas dan Hasil, Kebutuhan akan prestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
  • Pengambil Resiko. Memiliki kemampuan mengambil risiko dan suka pada tantangan.
  • Kepemimpinan. Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan kritik yang membangun.
  • Keorisinilan. Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
  • Berorientasi ke Masa Depan. Persepsi dan memiliki cara pandang / cara pikir yang berorientasi pada masa depan.
  • Jujur dan tekun, Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja.
  • Berjiwa besar, Kegagalan tak membuat patah semangat. Namun membuat terpacu untuk maju dan berusaha lebih baik lagi


3. Berjiwa besar 


Justru menjadi semangat untuk maju, dan mencari ide yang lebih kreatif yang lain untuk memulai berbisnis yang lain pula. 

Pantang menyerah dan terus usaha, itu kunci untuk sukses:

  • Meningkatkan Potensi Terhadap Diri Sendiri
  • Memiliki Semangat Kerja
  • Fokus Terhadap Usaha Yang Ditekuni
  • Bijaksana dalam Bekerja.
  • Mengembangkan Hasil Untuk Kemajuan Usaha




Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi |  Bagian 2
Mulai berbisnis  - segeralah ACTION


Dengan ACTION untuk mulai berbisnis 


Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi | Bagian 2 . Untuk  memulai berbisnis  biasanya terasa sangat sulit.

Namun bila sudah bergerak untuk  memulai berbisnis  maka semuanya berjalan apa adanya. 

Pada umumnya untuk bergerak sering terkendala masih, terasa banyak kekurangan disana sini.

Dari mana terlebih dahulu, untuk  memulai berbisnis  ?

Persoalannya adalah bagaimana memulai bergerak, Seperti pepatah, 'Awal Itu Sulit' (Awal Itu Sulit).

Untuk memulai bergerak harus ACTION


1. A = Tindakan


Tindakan atau  memulai berbisnis  adalah awal dari mau memulai bergerak, mau melakukan ACTION, mau mengambil tindakan untuk mengambil peluang yang ada. 

Orang yang kreatif dan inovatif adalah sosok yang tidak suka dengan berdiam diri dan selalu mendahulukan tindakan dalam kesehariannya.


2. C = Kreatif


Sosok yang kreatif menciptakan dan  memulai berbisnis  yang mungkin sebelumnya terlihat biasa atau bahkan mustahil oleh banyak orang. 

Kreativitas membuat percaya diri dan membuat nilai tambah dalam apapun yang digelutinya. 

Sosok yang tidak kreatif tidak jarang menghadapi tantangan dan kesalahan dalam kerumunan tersebut menjadikan tantangan.

Semakin besar tantangan justru memompa semangatnya untuk lebih kreatif.


3. T = Kepercayaan


Percaya sebagai prinsip hidup, kepercayaan berarti tekad untuk memegang kepercayaan karena sadar.

Kepercayaan adalah yang harus tetap terjaga dalam diri seseorang, kepercayaan berarti percaya pada dirinya. 

Percaya pada apa yang di-ACTION-kan. Sosok yang kreatif memiliki rasa percaya diri untuk memulai berbisnis .


4. I = Mandiri


Sosok yang kreatif biasanya mandiri dalam bekerja ia mau mewujudkan kreatifitasnya dengan  memulai berbisnis .

Walau juga berita sadar akan risiko yang mungkin terjadi, dan ia siap menyediakannya sebab telah memilih. 

Independen atau kemandirian sering menjadikan diri yang kreatif. 

Pada umumnya sosok yang kreatif ingin selalu bebas dan selalu ingin membina apa yang sesuai dengan yang ia mau. 


5. O = Peluang


Peluang atau kejelian melihat peluang untuk  memulai berbisnis  adalah ciri seseorang yang kreatif, sering saja menemukan ide-ide yang bisa menjadi peluang. 

Kejeliannya melihat peluang tersebut bukan menghasilkan dan bermanfaat bagi dirinya, namun juga untuk banyak orang.


6. N = Tidak berhenti


Sosok yang kreatif selalu saja menemukan ide-ide baru dan tak pernah menyerah dan tak pernah berhenti untuk  memulai berbisnis

Kegagalan tak pernah menyatakannya sebagai kegagalan. Setiap kali gagal dengan cepat ia kembali dan ACTION lagi. 

 Karena ia yakin bahwa apa yang didasarkan adalah sesuatu yang telah diyakininya.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel  Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi | Bagian 2 . 


Bila mau ke Bagian 1 .

Untuk memahami pemahaman tentang Mulai berbisnis , silahkan tonton video dibawah ini.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mengklik " Contact Us "





Jangan memulai bisnis sebelum Loe tonton ini
(motivasi video)






Mulai berbisnis - Jangan tunda-tunda lagi |  Bagian 2
Mulailah berbisnis



No comments:

Post a comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.