"" Strategi Bisnis yang Cantik: Diversifikasi produk - Kapan waktunya yang tepat | Bagian 2

Diversifikasi produk - Kapan waktunya yang tepat | Bagian 2

Diversifikasi produk - Kapan waktunya yang tepat | Bagian 2 , Bisnis tentu membutuhkan dana jumlah yang besar untuk melakukan diversifikasi usaha.

Diversifikasi produk . Semakin tingginya permintaan pasar sejalan dengan semakin banyaknya pelaku-pelaku usaha yang mencoba memenuhi permintaan pasar tersebut. 

Diversifikasi produk . Berbagai upaya pemasaran terus dilakukan, sehingga dapat bersaing dengan pelaku bisnis lain. 

Baca juga: Artikel yang terkait


Diversifikasi produk - Kapan waktunya yang tepat |  Bagian 2
Diversifikasi produk  - Kapan waktunya yang tepat


Tujuan melakukan diversifikasi produk


Diversifikasi produk - Kapan waktunya yang tepat | Bagian 2 . Tujuan melakukan Diversifikasi Produk , untuk meratakan tingkat risiko dengan cara mengembangkan beberapa bisnis. 

Risiko yang dimiliki oleh satu bisnis tidak akan berpengaruh secara total terhadap bisnis yang lain. Karena dapat diimbangi oleh pengembalian yang diperoleh dari bisnis yang lain. 

Tujuan Pelaku bisnis melakukan diversifikasi produk tentunya berupaya untuk meningkatkan keuntungan dan pembagian bisnis:


1. Upaya pertumbuhan dan nilai tambah


Diversifikasi produk . Tujuan pertumbuhan dan nilai tambah dapat terpenuhi ketika perusahaan mengembangkan usaha yang memberikan keuntungan dalam bisnis. 

Diversifikasi usaha melalui akuisisi dapat meningkatkan pertumbuhan pendapatan yang diharapkan dapat terjadi. 

Melakukan akuisisi bisnis yang memiliki sumber daya strategis. 

Seperti pemasok yang memproduksi bahan baku utama dari distributor yang telah memiliki distribusi saluran yang luas. 

Nilai tambah yang dapat diperoleh dari akuisisi ini adalah bahwa bisnis memperoleh keuntungan secara langsung melalui bisnis yang di akuisisi tersebut.


2. Meratakan tingkat risiko


Diversifikasi produk . Tujuan meratakan tingkat risiko yang mengetahui bahwa dengan mengembangkan beberapa usaha. 

Risiko yang dimiliki oleh satu usaha tidak berpengaruh secara total terhadap perusahaan karena dapat diimbangi oleh pengembalian yang diperoleh dari usaha lain.

Perusahaan yang bergerak dalam satu bidang usaha saja hanya menerima pengembalian dari satu usaha saja, 

Hal ini dapat terjadi karena setiap usaha memiliki risiko dan pengembalian yang berbeda satu sama lain.

Pelaku bisnis yang melakukan diversifikasi bisnis akan memperoleh pengembalian dari sumber yang berbeda dan dapat menutup risiko dari usaha yang lain.


3. Mencegah pengusahaan oleh para pesaing


Diversifikasi produk . Melalui penguasaan pada suatu bisnis yang memiliki sumber daya strategis bisnis. 

Selain dapat memberikan nilai tambah juga dapat mencegah penguasaan oleh para pesaing.


4. Untuk terap sinergi


Diversifikasi produk . Sinergi telepon sebagai kemampuan untuk mencapai sesuatu dengan melakukan kombinasi. 

Antara segmen usaha yang tidak bisa dicapai jika segmen usaha tersebut bekerja sendiri-sendiri.


5. Untuk mengontrol rantai distribusi


Diversifikasi produk . Penguasaan atas distributor dalam strategi diversifikasi usaha yang dapat memudahkan bisnis dalam pengendalian dan mutu.

Agar dapat bersaing, serta penguasaan modal internal akan meningkatkan kekuatan perusahaan atas produk yang dihasilkan.


6. Untuk memenuhi ambisi pribadi


Diversifikasi produk . Pemenuhan ambisi Pelaku bisnis berkaitan dengan keuntungan yang akan diterima. Keuntungan yang sesuai dengan ruang lingkup bisnis yang dilakukan.  

Melakukan strategi diversifikasi produk maka ruang lingkup Pelaku bisnis juga diharapkan akan semakin besar.

Bisnis yang demikian tentunya membutuhkan dana dalam jumlah yang besar untuk melakukan diversifikasi usaha. 

Dana tersebut dapat berasal dari utang pada kreditur. Utang dapat menjadi alat yang bisa digunakan untuk pengontrol bisnis.

Dengan demikian Pelaku bisnis akan mempunyai kewajiban untuk membayar bunga. 

Serta angsuran pokok secara periodik sehingga akan memaksa Pelaku bisnis untuk tetap dapat menjaga likuiditasnya.

Ada beberapa tujuan Pelaku bisnis melakukan diversifikasi produk yang dipasarkan yang pada umumnya menyangkut dua hal yang besar :

  • Untuk meningkatkan keuntungan
  • Pembagian risiko.


Diversifikasi produk - Kapan waktunya yang tepat |  Bagian 2
Diversifikasi produk -  Transaksi secara Online



Manfaat melakukan diversifikasi produk 


Diversifikasi produk - Kapan waktunya yang tepat | Bagian 2 . Manfaat Diversifikasi produk melakukan diversifikasi tidak jauh berbeda.

Dengan apa menjadi tujuan yang akan dicapai. Dari semua tujuan berbisnis melakukan diversifikasi produk

Bangunan dua manfaat yang berpengaruh besar terhadap operasional dan daya tahan perusahan itu sendiri.


1. Meningkatkan profitabilitas dan daya saing


Diversifikasi produk . Dengan memiliki Bisnis dari berbagai jenis bisnis / produk dapat mencegah pencegahan memonopoli pasar. 

Kemudian, bisa juga mempersepit ruang gerak para pesaing baru. Pangsa pasar yang berhasil diraih dari berbagai produk.

Akan membuat arus stabil dan memaksimalkan keuntungan.


2. Meminimalisir risiko


Diversifikasi produk . Resiko selalu ada di segala aktifitas dalam bisnis, selalu menjadi ancaman dalam bisnis. 

Dengan melakukan diversifikasi secara langsung akan mengurangi dampak risiko di masa yang akan datang.

Jika satu unit bisnis mengalami kerugian bahkan hingga gulung tikar, maka masih ada unit bisnis lainnya sehingga masih bisa “bertahan”. 

Sebagai seorang Pelaku bisnis harus tahu makna dan tujuan dari diversifikasi ini.

Ada filsafah tua mengatakan bahwa bila memiliki banyak telur maka janganlah ditempatkan disatu keranjang yang sama. 

Maka dari itu bagilah kebeberapa keranjang telur. Karena hal ini untuk menghindari kerugian yang besar dan fatal manakala terjadi musibah terhadap telur-telur itu.

Banyaknya istilah diversifikasi seperti diversifikasi aset, diversifikasi investasi, diversifikasi geografi, diversifikasi usaha, diversifikasi produk

Dan diversifikasi pangan menunjukkan banyaknya jenis perluasan usaha yang bisa dilakukan oleh pemasar untuk Perluas bisnisnya.

Kapan waktu yang tepat diversifikasi Produk ?

Diversifikasi produk sesungguhnya merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kinerja bisnis yang ada. 

Dengan jalan Identifikasi peluang untuk menambah bisnis yang menarik yang tidak berkaitan dengan bisnis perusahaan saat ini

Atau dengan kata lainnya bahwa diversifikasi produk adalah suatu perluasan pemilihan barang dan jasa yang dijual. 

Dengan jalan menambah produk baru / jasa atau memperbaiki tipe, mode, ukuran, jenis produk yang sudah ada.

Dalam rangka memperoleh laba maksimal serta perluasan atau penambahan barang / jasa untuk meningkatkan profitabilitas dalam bisnis.


3. Alasan perusahaan melakukan diversifikasi produk


Diversifikasi Produk adalah salah satu cara untuk meningkatkan volume penjualan yang dapat dilakukan oleh perusahaan. 

Perusahaaan yang dapat melakukan diversifikasi produk , seharusnya perusahaan yang sudah mempunyai anak perusahaan.

Mengapa perusahaan melakukan diversifikasi produk ?

Alasan perusahaan melakukan diversifikasi produk adalah, karena perusahaan tersebut sudah memasuki ke dalam tahap kedewasaan. 

Dan bahwa para manager dari perusahaan memiliki keahlian yang lebih kreatif dan lebih unik.

Dengan maksud menyusun strategi untuk meningkatkan daya tarik dari perusahaan lainnya. 

Diversifikasi ialah usaha memperluas macam barang yang akan dijual dan merupakan sebuah strategi perusahaan untuk menaikkan penetrasi pasar.

Atau dengan kata lain agar perusahaan tersebut lebih unggul dari perusahaan lainnya. Ini merupakan usaha yang berlawanan dengan spesialisasi. 

Ada berbagai alasan-alasan yang mendorong suatu perusahaan mengadakan diversifikasi produk.

Keinginan mengadakan perluasan usaha menjadi pendorong utama. Kegiatan menjadi serba besar, kemungkinan mendapatkan keuntungan juga akan lebih besar. 

Karena diproduksikan sejumlah besar barang yang dibutuhkan konsumen atau paling tidak pendapatan stabil.

Sebab kerugian yang satu dapat ditutup dengan keuntungan menjual barang yang lain. 

Diversifikasi produk adalah upaya yang dilakukan produsen untuk mengusahakan. 

Atau memasarkan beberapa produk yang sejenis dengan produk yang sudah dipasarkan sebelumnya. 

Beberapa persoalan krusial dalam diversifikasi kapan sebaiknya perusahaan melakukan diversifikasi. 

Bagaimana manajer menciptakan value melalui diversifikasi. Apa saja pilihan bisnis yang dapat diambil, dan bagaimana strategi untuk memasuki bisnis baru.

Diversifikasi sebagai salah satu alternatif strategi korporasi dapat diklasifikasikan ke dalam tiga jenis:

  • Concentric
  • Conglomerate
  • Horizontal.

Ketiga jenis diversifikasi tersebut termasuk dalam kelompok alternatif strategi bisnis dalam membangun Grand Strategy.

Yang dimaksudkan untuk memberi arah dan landasan bagi upaya koordinasi dan pencapaian sasaran jangka panjang.

Dari pendekatan lain, diversifikasi dapat pula dibedakan ke dalam dua tipe; Terkait (diversifikasi terkait) dan Tak terkait (diversifikasi tidak terkait). 

Keterkaitan mengacu pada namanya dengan bisnis utama yang sedang digeluti. 

Beberapa bisnis yang membentuk rantai nilai dalam suatu kelompok usaha.


4. Bentuk strategi diversifikasi produk 


Bentuk Strategi Diversifikasi Produk dalam diversifikasi berbagai cara yang dapat dilakukan sebuah bisnis terkait diversifikasi atas produknya. 

Tentunya segala bentuknya dan strateginya tak terkalahkan dengan kepentingan dan keinginan Pelaku bisnis.


Sebuah. Diversifikasi vertikal


Bentuk vertikal adalah diversifikasi dari atas ke bawah. Dapat melihat dari gambar dibawah ini. 

Bahwa setiap perusahaan secara bebas memasarkan produknya (tidak harus ke bawahnya).

Misalkan perusahaan peternakan tidak harus hanya menjual hasil ternaknya ke perusahaan kulit milik bisnis itu sendiri. 

Bisa juga menjualnya kepada pihak lain, bahkan para pesaing. 

Kemudian usaha toko juga tidak hanya menjual produk sepatu kemilik sendiri, bisa saja menjual produknya kepada para pesaing.


Diversifikasi produk - Kapan waktunya yang tepat |  Bagian 2

Diversivikasi produk -  Diversivikasi konsentris vertikal



b. Diversifikasi Horizontal


Diversifikasi produk . Berbeda dengan diversifikasi vertikal, diversifikasi horizontal adalah pembagian bisnis baik konsentris dan konglomerasi (masing-masing-masing di bawah) ke samping. 

Artinya setiap unit produksi / usaha memiliki tingkatan dan derajat yang sama. Yang membedakannya adalah target pasar dan kebutuhan pembeli. 

Pada gambar diatas ini menunjukan bisnis memproduksi 3 atau lebih jenis barang yang berbeda, tentu saja dengan kebutuhan calon pembeli yang berbeda.





Diversifikasi produk - Kapan waktunya yang tepat |  Bagian 2
Diversivikasi produk -  Diversivikasi konsentris horizontal



5. Strategi diversifikasi produk


Diversifikasi produk . Strategi diversifikasi produk adalah keputusan strategis dalam pengembangan bisnis. 

Dengan mempertimbangkan pengembangan bisnis melalui produk lama atau baru (produk yang sudah ada atau yang baru)

Sehingga perusahaan perlu meninjau terlebih dahulu strategi bisnis mana saja yang dapat digunakan dan layak untuk situasi yang dihadapinya saat ini. 

Di dalam pasar yang lama atau baru (pasar yang sudah ada atau yang baru). Kapan waktu yang tepat diversifikasi. 

Produk, strategi produk baru punya kelebihan dan kekurangan. Strategi diversifikasi adalah sebuah strategi yang paling kompleks implikasinya. 

Pada suatu keputusan untuk melakukan diversifikasi akan menanggung risiko bisnis yang tinggi.

Perusahaan harus melakukan studi kelayakan (studi kelayakan) terlebih dahulu. Misalnya apakah produk baru yang disetujui akan cukup mendukung. 

Karena distribusi menjadi faktor utama produk. Demikian pula bahwa produk yang baru tersebut memang sesuai dengan minat konsumen. 

Untuk mengurangi kegagalan kegagalan, biasanya dilakukan tes terlebih dahulu. 

Setelah mempelajari hasil tes pasar dan modifikasi produk yang diperlukan.

barulah produk dipasarkan yang lebih luas, sehingga dapat menyimpulkan Kapan waktu yang tepat diversifikasi Produk

Bila telah siap dengan pengembangan produk baru, pertimbangkan juga untuk memasarkan produk baru tersebut di pasar yang lama (pengembangan produk).

karena diversifikasi tidak selalu menjadi satu-satunya pilihan strategi bagi perusahaan. Hal yang sering dilaksanakan adalah penetrasi pasar strategi.

Pengembangan produk maupun pengembangan pasar dimana ke 3 strategi diversifikasi merupakan kombinasi dari ketiga strategi tersebut. 

Hal ini tergantung dari kesiapan perusahaan dari segi sumber daya (orang, uang dan waktu).

 Segmentasi pasar juga dibutuhkan, terutama untuk melihat peta penggunaan produk saat ini berada di segmen mana. 

Disebut dengan pengembangan pasar lama tapi bisa saja dari segi segmen pasarnya. Penggalian informasi secara terus-menerus melalui data pemantauan. 

Penjualan di tiap segmen adalah untuk memperoleh informasi tentang kelemahan dan kelemahan produk kita di sebuah segmen.

Atau sampai penetrasi sudah dilakukan.

Mengelola informasi dan data yang begitu banyak dan kompleks hanya bisa disederhanakan dengan bantuan teknologi informasi. 

Sehingga peran teknologi informasi menentukan menentukan tidaknya produk pemasaran.




Sebagai penutup bagian artikel ini, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel  Diversifikasi produk - Kapan waktunya yang tepat | Bagian 2 .

Silahkan ekspresi bagian 3

Untuk memahami secara lengkap tentang Diversifikasi produk , silahkan tonton video dibawah ini. 

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mengklik " Contact Us "






Mengapa perusahaan melakukan diversifikasi produk? 
Ngobrol Seputar Marketing


Baca juga:  Strategi jitu - persaingan bisnis | Bagian 2



Diversifikasi produk - Kapan waktunya yang tepat |  Bagian 2
Diversifikasi produk

No comments:

Post a comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.