"" Strategi Bisnis yang Cantik: Meningkatkan cash flow - Memperlancar operasional

Meningkatkan cash flow - Memperlancar operasional

Meningkatkan cash flow - Memperlancar operasional, meningkatkan penerimaan agar dapat terhindar dari kegagalan perusahaan memenuhi kewajibannya.

Cach flow atau Arus kas adalah salah satu unsur yang paling penting dalam bisnis. 

Sehingga menjadi penting untuk Mengelola Cash Flow yang baik agar operasional perusahaan dapat berjalan sesuai dengan harapan.

Jabarkan pengeluaran-pengeluaran wajib yang di keluarkan dengan secara terperinci.

Seperti pembayaran beban utang, beban gaji, beban sewa dan pembelian yang dilakukan secara kas. 

Setelah mengetahui jumlah pengeluaran dan beban wajib yang perlu di bayar, buatlah skema waktu pembayarannya. 

Baca juga : Artikel yang terkait


Blog “Strategi Bisnis yang Cantik“. Menyajikan artikel tentang Strategi bisnis untuk memenangkan persaingan dengan taktik berbisnis.

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. 

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar serta kritik di akhir artikel ini.


Meningkatkan cash flow - Memperlancar operasional
Meningkatkan cash flow - Memperlancar operasional


Meningkatkan cash flow dalam bisnis


Meningkatkan cash flow - Memperlancar operasional, Manage arus kas harus cerdas dan fokus pada masing-masing penggerak uang tunai ini,.

Selain keuntungan atau kerugian usaha. Pengelolaan arus kas yang tidak baik sehungga tidak mendapatkan kepastian apa yang terjadi pada arus kas bisnis. 

Kerap ditemukan pemilik bisnis tidak memanage arus kas dengan baik. 

Sehingga tidak dapat mengetahui dengan segera apakah bisnisnya memperoleh keuntungan (atau menciptakan kerugian).

Perlu juga mengetahui dan mencatat piutang yang ada di klien atau costumer. dapatkan data yang akurat mengenai piutang dari pelanggan bagian penjualan, keuangan dan penagihan 

kapan jatuh tempo pembayarannya. Pastikan jumlah dan tanggal jatuh temponya, dengan membuat reminder penagihan kepada costumer.

Reminder atau pengingat sangat penting agar costumer dapat membayar tepat waktu dan dapat terhindar dari kekurangan kas. 

Jangan menjadwalkan pengeluaran pada satu waktu, buatlah dengan menggunakan termin-termin dengan menyesuaikan jadwal penagihan piutang dari costumer. 

Dengan demikian dapat memiliki posisi kas yang sehat. Petunjuk atau aturan-aturan di dalam akuntansi hanyalah pendapatan dikurangi biaya. Dimana Untuk 

mengetahui pendapatan dari faktur-faktur yang masuk dari pelanggan untuk produk atau layanan yang di jual. Meningkatkan Cash flow bisnis sampingan yang sehat


1. Minimalkan stock


Meningkatkan cash flow. Stok dapat diartikan dengan uang yang berhenti. Stok yang masih ada karena sedikitnya pembelian, akan menjadi pengeluaran yang sia-sia.


2. Utamakan terima uang di depan


Meningkatkan cash flow. Sistem menerima uang di muka sama halnya dengan Anda telah memiliki modal yang banyak. 

Menerapkan sistem tersebut harus bisa mengurangi jumlah pembeli yang melakukan pembelian dengan cara kredit.


3. Pastikan cash in lebih besar dari pada cash out


Meningkatkan cash flow. Untuk dapat menghasilkan keuntungan yang besar, harus memastikan bahwa pemasukan lebih besar dari pada pengeluaran.


4. Alokasikan pendapatan agar lebih terstruktur


Meningkatkan cash flow. Pendapatan atau pemasukan harus dialokasikan supaya lebih terstruktur. 

 Seperti misalnya dari 100 persen pendapatan, 10 persennya untuk biaya ternak uang, 20 persennya untuk biaya cadangan, dan 70 persennya untuk biaya operasional.


5. Bila hutang pastikan cash flow mampu membayar


Meningkatkan cash flow. Maksud dari hal tersebut yaitu pastikan orang yang memiliki hutang.

Harus bisa membayar hutang pada waktu yang tepat dan sesuai dengan nominal atau jumlah yang telah ditentukan.


6. Cara mudah mengelola cash flow yang baik.


Meningkatkan cash flow. Atur Penerimaan Cash Flow, Pengaturan Cash flow dari sisi penerimaan cash flow harus benar-benar sejalan dengan rencana.

Agar kelancaran usaha dapat tetap lancar, atur pengeluaran cash flow. Pengelolaan cash flow secara tepat dan cermat khususnya dalam kelolaan cash flow dari segi pengeluaran.

Sehingga diharapkan dapat seefektif dana yang ada dapat menutupi semua kewajiban yang harus segera dibayar (dipenuhi). 

Dengan cara-cara tersebut bisnis dapat berjalan dengan baik dan bisa meningkatkan laba bisnis.




Meningkatkan cash flow - Memperlancar operasional
Meningkatkan cash flow - Agar dapat terhindar dari kegagalan operasional


Tip untuk mengelola cash flow yang baik


Meningkatkan cash flow - Memperlancar operasional, Persiapkan dan proyeksikan cash flow bisnis untuk masa yang akan datang, baik itu tahunan, bulanan atau bahkan mingguan. 

Proyeksi cash flow yang akurat dapat menjadi pengingat dan penyelamat ketika bisnis mengalami kendala dalam hal finansial. 

Proyeksi cash flow diawali dengan mengetahui “cash on hand” atau kas bisnis. Dengan mengetahui posisi kas saat ini, dapat membuat prediksi dan analisa pengeluaran nantinya.  


1. Pisahkan antara keuangan pribadi dengan keuangan bisnis


Meningkatkan cash flow. Tidak sedikit para Pelaku bisnis mengalami kesulitan untuk memisahkan antara keuangan pribadi dengan keuangan bisnis.

Sehingga sulit untuk mengetahui posisi keuangan bisnis dengan segera. Dengan adanya pemisahan keuangan maka akan lebih mudah mengukur pertumbuhan bisnis.


2. Tentukan persentase dalam pengelolaan keuangan bisnis


Meningkatkan cash flow. Menentukan besar/kecil uang yang ada di kas perusahaan (Kas minimum). 

 Merupakan hal yang penting agar posisi keuangan bisnis tetap terjaga dan aman, walau kewajiban-kewajiban yang besar telah menanti.

Mengelola Cash Flow yang baik Untuk menentukan besar / kecilnya. Dapat dihitung dari jumlah kewajiban yang akan jatuh tempo dan kewajiban lainnya yang segera dibayarkan.

Berdasarkan pengalaman untuk Kas Minimum untuk lembaga keuangan (perbankan) Cash Ratio adalah 2 (dua) persen dari total kewajiban lancar perusahaan.


3. Buat pembukuan untuk mengelola keuangan usaha


Meningkatkan cash flow. Memiliki pembukuan atau (akunting) sangat disyaratkan. didalam pembukuan dan akunting terinformasi, semua informasi yang dibutuhkan. 

Serta bermanfaat untuk mengetahui perkembangan. Untuk mengambil keputusan dan membuat perencanaan untuk mengembangkan usaha dan lain-lain. 

Jika belum memungkinkan untuk itu karena masih usaha baru. maka setidaknya dapat membuat laporan keluar / masuk uang kas (arus kas).

Setiap saatdapat di cocokkan saldo uang dengan catatan yang ada. Dengan demikian dapat dikontrol semua transaksi keuangan.


4. Kontrol arus kas usaha dalam pengelolaan keuangan usaha


Meningkatkan cash flow. Untuk mempermudah pengawasan keuangan. 

Sebaiknya pelaksana pemegang Kas (kasir) di pisahkan dengan pelaksana pemegang pembukuan (akunting). 

Maksudnya agar ada recek dan balancing didalam kelola keuangan perusahaan. 

Ada baiknya setiap priodik dibuatkan laporan dari masing pelaksana dan dicocokan dengan posisi di pembukuan. 

Bila terdapat perbedaan maka segera diselesaikan, hindari dan jangan lama menggantung (di Pending). Karena akan berdampak lebih luas kedalam operasioanal perusahaan.


5. Kelola keuangan usaha dengan mengurangi risiko utang


Meningkatkan cash flow. Mengelolaan kas keuangan menjadi sangat penting dalam kelancaran usaha perusahaan. 

Mengembangkan usaha dengan cara berhutang, memang tidak dilarang, namun demikian kewaspadaan juga harus tetap terjaga.

Resiko kas yang minus sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup perusahaan. Sebaiknya diperketat dalam semua pengeluaran-pengeluaran. 

Buatlah penjadwalan untuk pengeluaran keuangan dan perhitungkan dengan rencana penerimaan-penerimaan dari penjualan.

Bila dari hasil penjualan dapat menutup semua kewajiban-kewajiban yang jatuh tempo maka keuangan perusahaan dalam kondisi aman.


6. Sisihkan keuntungan untuk pengembangan usaha


Meningkatkan cash flow. Penyisihkan sebagian dari keuntungan perusahaan sangat baik. Untuk mengembangkan usaha secara berkelajutan. 

Maksud penyisihan dari keuntungan perusahaan untuk mengembangkan usaha dengan berinvestasi dalam bentuk aset untuk perusahaan.

Apakah untuk berinvestasi dalam bentuk tanah. Pembangunan gudang/kantor untuk membuka / pengembangan jaringan usaha.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Meningkatkan cash flow - Memperlancar operasional

Untuk melengkapi pemahaman tentang Meningkatkan Cash flow, silahkan tonton video dibawah ini.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "





5 Cara Mudah Meningkatkan Cashflow Bisnis








Meningkatkan cash flow - Agar dapat terhindar dari kegagalan operasional
Meningkatkan cash flow 


No comments:

Post a comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.