Thursday, October 29, 2020

Langkah taktis mengelola cash flow


Langkah taktis mengelola cash flow untuk penunjang operasional perusahaan agar sesuai harapan. Sehingga dituntut benar dan sehat dalam pengelolaannya.


Pelaku bisnis perlu memahami permasalahan cash flownya, sehingga di perlukan langkah-langkah taktis untuk mengelola arus kas dengan lebih baik. Terutama untuk bisnis yang sedang berkembang, sehingga menjadi penting untuk Mengelola Cash Flow yang baik.


Blog “Strategi Bisnis yang Cantik“. Menyajikan artikel tentang Strategi bisnis untuk memenangkan persaingan dengan taktik berbisnis.



Baca juga : Artikel yang terkait



Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.


Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar serta kritik di akhir artikel ini.


Langkah taktis mengelola cash flow
Langkah taktis mengelola cash flow


Peranan, manfaat dan mengelola cash flow


Langkah taktis mengelola cash flowCash flow memiliki peran yang penting untuk menunjang kelancaran operasional perusahaan agar dapat berjalan sesuai harapan. Sehingga dituntut harus benar dan sehat dalam pengelolaannya.


Cash flow (arus kas) adalah sebuah bentuk laporan berisi catatan dari setiap transaksi dalam waktu tertentu baik berupa penerimaan maupun pengeluaran. Pengelolaan cash flow yang tidak baik dapat mengakibatkan kegagalan dalam berbisnis (kebangkutan). 


Kegagalan dalam usaha juga disebabkan kurangnya pengalaman, Lokasi yang buruk, pengelolaan persediaan yang tidak baik dan investasi cenderung kepada aset tetap dan lain-lain. 


Cach flow atau Arus kas adalah salah satu unsur yang paling penting dalam bisnis. Sehingga menjadi penting untuk Mengelola Cash Flow yang baik agar operasional perusahaan dapat berjalan sesuai dengan harapan. 



1. Peranan Cash flow bagi bisnis


Peranan dan Manfaat laporan arus kas (statement of cash flow) adalah melaporkan penerimaan kas dan pembayaran kas yang dihasilkan dari aktivitas operasi selama satu periode.


Informasi. Laporan cash flow (arus kas) dapat membantu investor, kreditor, dan pihak lainnya dalam menilai perusahaan :


  • Kemampuan entitas dalam menghasilkan arus kas di masa yang akan datang. 
  • Kemampuan entitas untuk membayar dividen dan memenuhi kewajibannya. 
  • Penyebab perbedaan antara laba besih dan arus kas bersih dari kegiatan  operasi. 
  • Investasi dan pembiayaan yang melibatkan kas dan nonkas selama satu periode. 

 

Informasi yang disajikan dalam laporan arus kas sangat berguna bagi yang berkepentingan terhadap  laporan keuangan. Pihak-pihak yang berkepentingan seperti pihak manajemen, investor, kreditor maupun pihak-pihak yang berkepentingan lainnya.


Hal tersebut untuk dasar penilaian tentang kemampuan perusahaan untuk menggunakan arus kas dan setara kas dan menilai kebutuhan perusahaan dalam menggunakan arus kas tersebut.


Pelaku bisnis tidak bisa hanya melihat laporan laba rugi (L & R). Banyak data keuangan lainnya masuk ke dalam anjuran arus kas. Termasuk piutang, persediaan, hutang dagang, pengeluaran barang modal, dan layanan hutang. 



2. Manfaat Cash flow bagi bisnis


Manage arus kas harus cerdas dan fokus pada masing-masing penggerak uang tunai ini, selain keuntungan atau kerugian usaha. Pengelolaan arus kas yang tidak baik sehungga tidak mendapatkan kepastian apa yang terjadi pada arus kas bisnis. 


Kerap ditemukan pemilik bisnis tidak memanage arus kas dengan baik. Sehingga tidak datpat mengetahui dengan segera apakah bisnisnya memperoleh keuntungan (atau menciptakan kerugian).


Dimana Untuk mengetahui pendapatan dari faktur-faktur yang masuk dari pelanggan untuk produk atau layanan yang di jual. Arus kas positif sebenarnya dibutuhkan untuk menghasilkan keuntungan.


Pada dasarnya Arus kas adalah pergerakan kas masuk dan kas keluar dari hasil bisnis dalam suatu periode. Baik mingguan, bulanan atau kuartalan. ada dua jenis arus kas pada dasarnya.



a. Arus kas positif, 

Terjadi pemasukan uang dari hasil penjualan produknya, pemasukan dari hasil penagihan dari piutang. Setelah dikurangi dengan pembayaran hutang, biaya bulanan, gaji, dll.  Jika pelanggan tidak membayar  secara tunai, maka terjadi arus kas yang masuk berasal dari koleksi piutang usaha. 


b. Arus kas negatif,

Pengeluaran untuk biaya operasional usaha. Seperti pembayaran gaji, pembelian persediaan barang dagangan. Pembayaran hutang dan lain-lainnya lebih besar dari pada uang yang masuk.


Pengelolaan arus masuk dan keluarnya uang tunai perusahaan. Pengelolaan dan menganalisa arus kas apakah sudah memadai untuk setiap bulannya. Dan dapat mencukupi kewajiban yang akan datang.


Manfaat Cash Flow (Arus Kas), Ketika perusahaan menerapkan arus kas atau mencatat semua transaksi perusahaan, maka perusahaan tersebut akan memperoleh beberapa manfaat seperti yang akan kami bagikan di bawah ini :


  • Mengetahui kemampuan perusahaan
  • Mengetahui kemajuan operasional
  • Mengetahui keuntungan perusahaan
  • Pengambilan keputusan perusahaan


Selain manfaat ketiga yang sudah di jelaskan, sebenarnya masih ada manfaat yang keempat dan mungkin juga merupakan manfaat terakhir yang bisa di peroleh melalui laporan arus kas. 


Dengan mengetahui cash flow yang disusun secara sistematis dan berurutan dari setiap transaksinya.


Hal ini bisa menjadi sebuah pedoman tentang seperti apa langkah selanjutnya yang akan diambil oleh perusahaan tersebut.


Pucuk pimpinan perusahaan sudah pasti paham tentang apa saja yang perlu untuk diberikan perhatian, termasuk juga pada saat perusahaan tersebut mempunyai divisi atau pos.


Kelangsungan operasional tentunya membutuhkan cukup uang untuk membayar karyawan dan pemasok, agar bisa menghasilkan barang. Penjualan barang atau jasa adalah yang membantu menghasilkan keuntungan.


Namun tidak memiliki dana yang cukup untuk membuat produk, dan tentunya tidak akan mendapatkan keuntungan. Jadi benar perlu menyusun dan mengelola bisnis agar memiliki arus kas positif jika ingin bisnis dapat tumbuh dan dapat meningkatkan keuntungan.


"Menumbuh dan mengembangkan bisnis dapat memfokuskan pada arus uang tunai, selalu harus melakukan investasi. Dan membawa biaya tertentu di muka untuk mencapai pendapatan dan arus kas yang lebih tinggi yang disertai dengan pertumbuhan yang sukses.


Baca juga : Langkah-langkah untuk membuka usaha sendiri


Langkah taktis mengelola cash flow
Langkah-langkah taktis mengelola cash flow dalam rangka menunjang kelancaran operasional




Langkah-langkah taktis mengelola Cash flow


Langkah taktis mengelola cash flowMengelola Cash flow bisnis yang benar dan sehat dengan Cara Meningkatkan Arus Kas. Sebagian besar Pelaku bisnis melihat perkembangan dan pertumbuhan sebagai solusi untuk permasalahan arus kas.


Itulah sebabnya Pelaku bisnis kerap mencapai tujuannya untuk menumbuhkan bisnis. Sehingga di perlukan langkah-langkah taktis untuk mengelola arus kas dengan lebih baik.


Terutama untuk bisnis yang sedang berkembang, sehingga menjadi penting untuk Mengelola Cash Flow yang baik.



1. Pengelolaan Piutang


Untuk mempercepat penerimaan dan pemrosesan piutang. Langkah-langkah seperti memintalah pelanggan untuk membayar dengan cek transfer deposit, transfer dana yang relatif murah.


Juga bisa mencoba menawarkan diskon kepada pelanggan jika mereka membayar tagihan dengan cepat.



2. Memperketat persyaratan kredit


Usaha yang baru dan sedang berkembang pada umumnya sering memberikan penjualan barang kepada pelangga secara kredit. Alasannya diantara adalah untuk memperluas jaringan penjualan barang dagangannya.


Sebelum Pelaku bisnis melakukan penjualan barang dagangannya secara kredit terlebih dahulu memperhitungan secara tepat secara keseluruhan.


Atau dengan secara individu pelanggan yang akan diberikan fasilitas kredit. Karena akan berdampak secara serius kepada Arus kas (cash flow) usaha.



3. Meningkatkan penjualan


Jika sangat membutuhkan kas masuk lebih banyak. Solusinya adalah dengan terus memperbanyak pelanggan baru dengan menjual barang atau jasa tambahan kepada pelanggan yang sudah ada


Dengan menjual produk sedikit lebih lebih murah agar dapat meningkatkan arus kas masuk. Terkadang membutuhkan waktu. Dengan terkumpulnya uang yang ada di Kas.


Pelaku bisnis akan lebih mudah untuk berinovasi. Dan berkreasi mengembangkan produk sesuai keinginan pasar. Dalam meningkatkan penjualan bukan berarti dengan meningkatan Piutang.


Bila ini terjadi maka dana (uang cash tunai) yang diharapkan tidak tercapai. Dan tidak sesuai dengan tujuan awal yang meningkatkan penjualan dengan menjuala barang lebih murah.



4. Diskon harga


Merupakan salah satu opsi untuk meningkatkan arus kas. Merupakan solusi untuk memecahkan permasahan-permasalahan terhadap penjualan produk. Dengan menawarkan diskon kepada pelanggan. 


Jika mereka membayar lebih awal, memberi insentif kepada pelanggan. Untuk melakukan pembayaran lebih awal  dengan maksud agar dapat pengelolaan arus kas lebih dapat stabil.



5. Mengamankan pinjaman


Permasalahan arus kas masuk untuk jangka pendek terkadang mengharuskan Pelaku bisnis pelakukan pinjaman-pinjaman dari lembaga keuangan. Atau dengan melalui pinjaman ekuitas.Walau sebagian besar waktu jenis pinjaman ini mencapai tujuannya. 


Ingat sewaktu krisis keuangan banyak bank-bank membatalkan jalur kredit. Bila ini terjadi maka pilihan lainnya adalah pinjaman amortisasi jangka panjang yang mencakup bunga dan pokok pinjaman sampai pinjaman dilunasi.



6. Mengelola Cash flow bisnis yang benar


a. Pengendalian cash flow (Arus Kas)


Harus lebih dahulu mengetahui posisi uang kas yang ada. Lalu apa yang di harapkan dan apa yang akan dilakukan dengan saldo kas dari sekarang hingga sampai enam bulan.


Kemudian bila hal ini tidak terjawab, maka Pelaku bisnis tidak memiliki arus kas yang terkendali. Salah satu cara mengetahui dan untuk menjaga agar situasi tetap terkendali.


Melacak hasil arus kas setiap bulan untuk menentukan apakah pengelolaan arus kas. Menciptaan jenis arus kas yang dibutuhkan dalam bisnis. Untuk memfokuskan pada tagihan-tagihan yang ada.


Untuk membantu menjadi lebih baik ciptakan proyeksi arus kas yang dapat di andalkan. Saat membuat keputusan bisnis tentang memperluas dan menambah usaha bisnis.



b. Metode Cash flow yang benar


Salah satu analisis keuangan yang sangat penting bagi pengelola keuangan, disamping alat keuangan lainnya adalah laporan arus kas. Analisis ini untuk mengetahui dana akan digunakan dan bagaimana kebutuhan dana tersebut akan dipergunakan. 

Menggunakan laporan arus kas yang diklasifikasikan menurut sumber-sumber utama. Dan pembayaran kas yang diklasifikasikan menurut penggunaannya dalam satu periode. Dalam menyusun laporan arus kas terdapat 2 (dua) Metode yang digunakan yaitu :



b.a. Metode Langsung


Metode Langsung di golongkan penerimaan kas bruto dari aktivitas operasional dan pengeluaran kas bruto untuk kegiatan operasional. Penerimaan kas dan pengeluaran kas dari kegiatan operasi akan tersaji sebagai arus kas bersih dari aktivitas operasional perusahaan.


Kelebihan dari metode langsung

  • Metode langsung ini lebih mudah dimengerti
  • Metode ini memberikan informasi yang lebih lengkap untuk mengambil keputusan.
  • Metode ini menyajikan laporan penerimaan dan pengeluaran kas lebih konsisten.


Penerimaan kas bruto dan pengeluaran kas bruto

  • Pencatatan dari akuntansi perusahaan.
  • Dapat menyesuaikan atas penjualan, beban pokok penjualan dan pos-pos lain dalam laporan laba rugi mengenai perubahan persediaan, piutang usaha dan hutang dagang selama periode berjalan.



b.b. Metode Tidak Langsung


Metode ini adalah laba bersih yang diperhitungkan dalam perhitungan laba rugi. Kelebihan dari metode ini adalah membedakan antara laba bersih dan aliran kas bersih dari aktivitas operasi. Cara pelaporan arus kas bentuk investasi dan pendanaan pada kedua metode, 


menghasilkan laba yang sesungguhnya.


Sehingga dapat kelancaran usaha dapat berjalan lancar dan dapat meningkatkan laba tersebut secara terus menerus. Jika perusahaan memakai metode tidak langsung maka harus ada pengungkapan yang terpisah mengenai 


perubahan-perubahan.


Maksudnya untuk menentukan jumlah bersih perubahan kas dari kegiatan operasi dalam waktu hendak disesuaikan. Penyesuaian antara pendapatan bersih dengan pengeluaran bersih dari kegiatan operasi seperti pemisahan 


:Sisi aktiva lancar lainnya.

  • Perkiraan piutang,
  • Perkiraan persediaan barang,
  • Perkiraan investasi,
  • Perkiraan biaya yang dibayar dimuka
  • Perkiraan aktiva lancar lainnya.


Sisi hutang lancar lainnya.

  • Perkiraan hutang
  • Perkiraan hutang dagang
  • Perkiraan kewajibab gaji
  • Perkiraan sewa Kantor / gudang dan lain-lain
  • Perkiraan hutang lancar lainnya





Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Langkah taktis mengelola cash flow

Untuk melengkapi pengetahuan tentang Mengelola cash flow, maka silahkan tonton video dibawah ini.


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "






Cashflow
Faktor terpenting dalam memecahkan masalah keuangan
ArliKurnia






Langkah taktis mengelola cash flow
Mengelola cash flow





No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.

Brokoko

Popular Posts