Saturday, October 31, 2020

Analisa laporan keuangan dengan pembanding || Bagian 1

 

Analisa Laporan keuangan dengan pembanding || Bagian 1, analisa laporan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi pihak yang berkepentingan.


Metode dan teknik analisa laporan keuangan mempunyai tujuan agar data yang disajikan dapat lebih dimengerti sehingga analisa laporan keuangan dapat dipergunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi pihak-pihak yang terkait.


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.


Baca juga : Artikel yang terkait


Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.


Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.




Analisa laporan keuangan dengan pembanding || Bagian 1
Analisa laporan keuangan1 || Laporan dengan pembanding


Analisa laporan keuangan


Analisa Laporan keuangan dengan pembanding || Bagian 1Dalam menganalisa dan menilai posisi keuangan dan potensi atau kemajuan perusahaan, faktor yang paling utama untuk mendapatkan perhatian oleh penganalisa adalah :



1. Likwiditas


Menunjukkan kemampuan suatu usaha perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya yang harus segera dipenuhi./kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan pada saat ditagih. 


Kebalikannya yaitu ilikwid atau perusahaan tidak dapat segera memenuhi kewajiban keuangannya pada saat ditagih.


Kewajiban keuangan suatu perusahaan pada dasarnya digolongkan menjadi 2 :


  • Kemampuan keuangan yang berhubungan dengan pihak luar perusahaan (kreditur) disebut dengan likwiditas badan usaha.

  • Kewajiban keuangan yang berhubungan dengan proses produksi (intern perusahaan)/ likwiditas perusahaan.


2. Solvabilitas


Menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya apabila perusahaan tersebut dilikwidasikan baik kewajiban keuangan jangka pendek maupun jangka panjang. 


Perusahaan dikatakan solvabilitas apabila perusahaan tersebut mempunyai aktiva / kekayaan yang cukup untuk membayar semua hutang. 


Ketika aktiva tidak cukup/ lebih kecil daripada jumlah hutangnya berarti perusahaan tersebut dalam keadaan insolvabel.


Dalam hubungan antara likwiditas dan solvabilitas ada empat kemungkinan yang dapat dialami perusahaan :


  • Perusahaan yang likwid dan solvabel
  • Perusahaan yang likwid tetapi insolvabel
  • Perusahaan yang illikwid dan insovabel
  • Perusahaan yang illikwid tetapi solvable


Baik perusahaan yang insolvabel maupun yang illikwid menunjukkan keadaan keuangan yang kurang baik,karena keduanya pada suatu waktu akan menhadapi kesulitan keuangan. 


Perusahaan yang dilikwid akan segera mengalami kesulitan keuangan walaupun perusahaan tersebut dalam keadaan solvabel. 


Sebaliknya kalau perusahaan dalam keadaan insolvabel tetapi likwid tidak segera akan mengalami kesulitan keuangan, dan kesulitan keuangan baru timbul kalau perusahaan itu dibubarkan.



3. Rentabilitas/profitability


Menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. Rentabilitas suatu perusahaan dapat diukur dengan dengan kesuksesan perusahaan dan kemampuan menggunakan aktivanya secara produktif. 


Dapat dibandingkan dengan laba yang diperoleh dalam suatu periode dengan jumlah aktiva / jumlah modal perusahaan.


Modal dapat berupa modal sendiri dan dari kreditur (modal asing). Dengan adanya dua sumber modal tersebut, maka dapat dihitung dengan dua cara :


  • Perbandingan antara laba usaha dengan seluruh modal yang digunakan  (modal sendiri dan modal asing) yang disebut dengan rentabilitas ekonomi

  • Perbandingan antara laba yang tersedia untuk pemilik perusahaan dengan jumlah modal sendiri yang dimasukan oleh pemilik perusahaan tersebut. Yang disebut rentabilitas modal sendiri atau tentabilitas usaha.


Baca juga : Proses membuat anggaran perusahaan secara komprehensif


Analisa laporan keuangan dengan pembanding || Bagian 1
Analisa laporan keuangan 1 || Laporan keuangan sebagai alat ukur


Rentabilitas sebagai alat mengukur effisiensi 


Analisa Laporan keuangan dengan pembanding || Bagian 1Rentabilitas sering digunakan untuk mengukur effisiensi penggunaan modal dalam suatu perusahaan dengan membandingkan antara laba dengan modal yang digunakan dalam operasi. 


Karena rentabilitas tinggi lebih penting dari pada keutungan besar.



1. Stabilitas usaha


Menunjukkan kemampuan perusahaan untuk melakukan usahanya dengan stabil, diukur dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan untuk membayar beban bunga atas hutang- hutangnya dan akhirnya membayar kembali hutang-hutangnya tersebut tepat waktu. 


Serta kemampuan perusahaan untuk membayar dividend secara teratur kepada pemegang saham tanpa mengalami hambatan atau krisis keuangan.


Faktor yang penting bagi kreditur adalah rentabilitas, karena rentabilitas merupakan jaminan yang utama bagi para kreditur tersebut dengan tanpa mengabaikan faktor-faktor lainnya.


Faktor-faktor tersebut dapat diketahui dengan cara menganalisa dan menginterpretasikan laporan keuangan perusahaan yang bersangkutan dengan menggunakan metode atau teknik analisa yang tepat sesuai dengan tujuan analisa.



2. Prosedur Analisa


Untuk dapat menganalisa laporan keuangan dengan hasil yang memuskan maka perlu mengetahui latar belakang dari data keuangan tersebut.


Bentuk dan isi laporan keuangan tidak atau belum ada keseragaman diantara perusahaan industri maupun perdagangan, sehingga klasifikasi dari pos-pos yang ada dalam laporan keuangan suatu perusahaan akan berbeda-beda dengan perusahaan yang lain. 


Perbedaan tersebut dapat disebabkan karena :


  • Laporan trsebut disesuaikan dengan tekanan atau tujuan management  dengan maksud laporan keuangan.

  • Perbedaan pendapat di antara mereka yang menyusun laporan tersebut.

  • Perbedaan pengetahuan serta pengalaman dari akuntan yang menyusun laporan keuangan.

  • Adanya kegagalan untuk mengetrapkan sebutan-sebutan (terminology) ataupun klasifikasi yang terbaru yang telah diterima umum atau lazim digunakan.

Setelah mempelajari /menyusun laporan keuangan, kemudian mengadakan perhitungan- perhitungan, analisa dan interprestasi dengan menggunakan metode dan teknik analisa yang tepat sesuai dengan tujuan analisa.



3. Metode dan Teknik Analisa


Metode dan teknik analisa digunakan untuk menentukan dan mengukur hubungan antara pos-pos yang ada dalam laporan keuangan, sehingga dapat diketahui perubahan-perubahan dari masing-masing pos tersebut .


Bila dibandingkan dengan laporan dari beberapa metode untuk satu perusahaan tertentu, atau dibandingkan dengan alat-alat pembanding lainnya. Missalnya dibandingkan dengan laporan keuangan yang di budgetkan atau dengan laporan keuangan perusahaan lainnya.


Tujuannya adalah untuk menyederhanakan data sehingga dapat lebih mengerti. Pertama analisis harus mengorganisir atau mengumpulkan data yang diperlukan, mengukur kemudian menganalisa dan menginterprestasikan sehingga data tersebut jadi lebih berarti.


Dua metode yang digunakan oleh penganalisa laporan keuangan. Yaitu ;


Analisa horizontal

Analisa dengan mengadakan pembandingan laporan keuangan untuk beberapa periode atau beberapa saat, sehingga akan diketahui perkembangannya. Disebut juga dengan metode analisa dinamis.


Analisa vertical

Apabila laporan keuangan yang dianalisa hanya meliputi satu periode atau satu saat saja, dengan membandingkan antara pos yang satu dengan pos yang lainnya dalam laporan keuangan tersebut.


Sehingga akan diketahui dengan keuntungan atau hasil operasi pada saat itu saja. Disebut juga dengan analisa statis karena kesimpulan yang dapat diperoleh hanya untuk periode itu saja tanpa mengetahui perkembangannya.


Baca juga :  Analisa Strategis Bisnis Perusahaaan


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Analisa laporan keuangan dengan pembanding || Bagian 1


Silahkan dilanjutkan bagian 2. Untuk melengkapi pengetahuan tentang Analisa laporan keuangan, maka silahkan tonton video dibawah ini.


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us"






Belajar Akuntansi Dengan Mudah - Belajar Rasio Keuangan ( Profit,Likuid,Solva,Aktivitas)








Analisa laporan keuangan dengan pembanding || Bagian 1
Analisa laporan keuangan 1



No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.

Brokoko

Popular Posts