Sunday, June 7, 2020

Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 1


Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 1, proses laporan keuangan yang valid dan untuk dipertanggungjawabkan.

Siklus akuntansi adalah proses yang panjang, dimana proses ini mencakup beberapa tahapan yang harus dipenuhi guna mendapatkan hasil laporan yang baik, valid, dan akuntabel. 

Siklus akuntansi adalah proses urutan lengkap prosedur akuntansi dalam urutan yang sesuai selama setiap periode akuntansi. 


Blog “Strategi Bisnis yang Cantik“. Menyajikan artikel tentang Strategi bisnis untuk memenangkan persaingan dengan taktik berbisnis.


Baca juga : Artikel yang terkait


Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.



Topik Bahasan


Siklus akuntansi yang wajib diketahui Pebisnis

Bagian 1

1. Pengertian Siklus Akuntansi
2. Siklus Akuntansi

  • Identifikasi Transaksi
  • Analisis Transaksi
  • Pencatatan Transaksi Kedalam Jurnal
  • Posting Buku Besar
  • Penyusunan Neraca Saldo
  • Penyusunan Jurnal Penyesuaian
  • Penyusunan Neraca Saldo Setelah Penyesuaian
  • Penyusunan Laporan Keuangan
  • Penyusunan Jurnal Penutup
  • Penyusunan Neraca Saldo Setelah Penutupan (Opsional) 
  • Penyusunan Jurnal Pembalik (Opsional)
3. Siklus akuntansi bukan hanya proses untuk pembuatan laporan keuangan.

Bagian 2

Laporan Keuangan yang wajib diketahui Pebisnis

1. Definisi dan Fungsi
2. Bagi Manajemen
3. Keputusan Manajemen
4. Pemakai Laporan Keuangan

  • Pihak Internal Perusahaan
  • Pihak Eksternal Perusahaan
5.  Tujuan Laporan Keuangan
6.  Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan
7.  Dapat Dipahami
8.  Relevan
9.  Keandalan
10.Dapat diperbandingkan
11.Jenis laporan

  • Neraca
  • Laporan Perhitung Laba Rugi
  • Pengertian Laporan Perubahan Modal
  • Laporan Arus Kas

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar serta kritik di akhir artikel ini.



Baca juga : Cara mengelola cash flow yang efektif untuk bisnis


Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 1
laporan keuangan 1 || Siklus akuntansi dan yang wajib diketahui Pebisnis


Siklus akuntansi yang wajib diketahui


Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 1. Untuk mendapatkan hasil laporan keuangan yang valid, dan akuntabel harus melalui beberapa proses akuntansi yang panjang serta mencakup beberapa tahapan. Tahapan ini dsebut sebagai siklus akuntansi.

Kombinasi dari serangkaian kegiatan yang dimulai ketika transaksi terjadi dan berakhir dengan dimasukkannya dalam laporan keuangan pada akhir periode akuntansi. 

Urutan prosedur akuntansi yang digunakan untuk mencatat, mengklasifikasikan dan meringkas informasi akuntansi sering disebut siklus akuntansi. 


1. Pengertian Siklus Akuntansi


Pengertian siklus akuntansi adalah sebuah proses penyusunan laporan keuangan yang dapat diterima dan dipertanggungjawabkan validitasnya.

Pada umumnya perusahaan kecil, saat ini masih banyak yang sepertinya belum memahami siklus akuntansi, laporan keuangan yang mereka buat hanya baru sebatas pencatatan sederhana saja yaitu sebatas pencatatan jumlah pengeluaran dan pemasukan.

Sesungguhnya siklus akuntansi lebih komplek dan mendalam dibanding itu. untuk mendapatkan Informasi pemasukan dan pengeluaran belum dapat dijadikan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan, khususnya yang berkaitan dengan operasional perusahaan.

Ada baiknya pengusaha atau pemilik perusahaan memahami siklus akuntansi dan mengaplikasikannya ke dalam perusahaan.


Siklus akuntansi merupakan proses penyusunan suatu laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan serta dapat diterima secara umum.

Penyusunan akuntansi harus dimulai dan memenuhi :

  • Kaidah akuntansi
  • Prinsip-prinsip
  • Prosedur
  • Metode
  • Dan teknik

Hal-hal tersebut yang berada di dalam lingkup akuntansi sepenuhnya harus dicatat dalam suatu periode tertentu. Dengan informasi yang akurat dan valid, maka pengembangan usaha pun menjadi lebih cepat untuk dilakukan

Siklus akuntansi selalu diawali dengan aktivitas transaksi, proses akuntansi dan sampai dengan pembuatan laporan keuangan. Selanjutnya proses dilanjutkan dengan adanya saldo yang ditutup dengan adanya jurnal penutup serta jurnal pembalik.

Pada dasarnya siklus akuntansi itu sama. Meskipun pengertian akuntansi yang baru saja digambarkan sebelumnya mengacu pada proses akuntansi dalam sistem manual. Terlepas apakah menggunakan sistem berbasis komputer.atau dengan cara manual.

Aktivitas usaha yang berkaitan dengan keuangan akan menjadi lebih efektif. manakala perusahaan bisa menerapan siklus akuntansi secara konsisten dan benar. Pada dasarnya siklus akuntansi di berbagai bidang perusahaan sama.

Menerapan siklus akuntansi padasarnya sama baik itu untuk perusahaan dagang, jasa, maupun perusahaan manufaktur. Untuk mengambil keputusan kan menjadi lebih tepat karena didasari oleh informasi keuangan yang valid atau nyata.




Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 1
Lapoaran keuangan 1 || Laporan Neraca dan laporan Laba/Rugi



2. Siklus Akuntansi


Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 1Aktivitas pengumpulan dan pengolahan data akuntansi secara sistematik dalam satu periode akuntansi tersebut dikenal sebagai proses akuntansi atau siklus akuntansi. 

Tujuan pokok adalah akuntansi menyediakan informasi yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan. Untuk dapat menghasilkan informasi yang sesuai dengan harapan. 

Pelaksana melakukan serangkaian  kegiatan berupa pengumpulan dan pengolahan data akuntansi secara prosedur yang benar dan sistematik selama periode berjalan, umumnya selama satu tahun. 


a. Identifikasi Transaksi


Langkah-langkah awal dalam siklus akuntansi adalah mengidentifikasi transaksi. pelaksan harus mengidentifikasi transaksi sehingga dapat dicatat dengan benar sesuai waktunya. 

Semua transaksi dapat dicatat, transaksi yang mengakibatkan perubahan posisi keuangan perusahaan dan dapat dinilai ke dalam unit moneter. Transaksi yang akan dicatat juga harus memiliki bukti sebagai pendukung.

Jika tidak ada bukti maka transaksi tidak dapat dicatat dan dilaporkan dalam laporan keuangan. Bukti transaksi biasanya berupa kuitansi, nota (voucher), faktur, bukti kas keluar, memo, dan lain sebagainya. Bukti-bukti tersebut tentu saja harus sah dan terverifikasi.


b. Analisis Transaksi


Setelah mengidentifikasi transaksi, Pelaksana harus menentukan dan memproses sesuai prosedur akuntansi yang benar, agar hasilnya yang berupa laporan posisi keuangan valid dan dapat diyakini benar. Untuk mudahnya dapat menggunakan persamaan matematis : 



Aktiva = Kewajiban + Modal.

Sistem pencatatan adalah berpasangan (double-entry system), yaitu setiap transaksi yang dicatat akan berefek terhadap posisi keuangan, bila dicatat didebit maka lawannya kredit dalam jumlah yang sama.Begitu juga sebaliknya.

Setiap transaksi selalu mempengaruhi, yang terpengaruhi sekurang-kurangnya satu, dua, atau lebih rekening pembukuan.


c. Pencatatan Transaksi Kedalam Jurnal


Setelah informasi transaksi diperiksa, lalu dicatat secara runut di buku jurnal. Jurnal adalah suatu catatan kronologis tentang jumlah transaksi yang terjadi dalam suatu periode akuntansi.

Proses pencatatan transaksi kedalam jurnal disebut penjurnalan (journalizing).  Terdapat dua macam jenis jurnal, jurnal umum dan jurnal khusus. Jurnal umum dikenal dengan istilah jurnal saja. 

Sedangkan, jurnal khusus, diselenggarakan untuk meningkatkan efisiensi pencatatan terhadap transaksi yang berulang. Contohnya seperti jurnal penjualan, jurnal pembelian, jurnal penerimaan kas, dan lainnya.

Biasanya pencatatan transaksi dimasukan kedalam satu rekening yang didebet dan lawannya di rekening kredit.


d. Posting Buku Besar

Langkah selanjutnya mem-posting jurnal transaksi yang sudah dicatat dalam ke dalam buku besar. Buku besar adalah kumpulan rekening-rekening pembukuan yang masing-masing digunakan untuk mencatat transaksi.

Pada umumnya, perusahaan memiliki daftar susunan rekening buku besar chart of accounts. Masing-masing nama rekening diberi nomor (kode), untuk memudahkan dalam mengidentifikasi dan membuat cross-reference dengan pencatatan transaksi di dalam jurnal.


e. Penyusunan Neraca Saldo

Neraca saldo adalah daftar saldo rekening buku besar untuk periode tertentu. Cara menyusun neraca saldo sangat mudah, hanya memindahkan saldo yang ada di buku besar ke dalam neraca saldo untuk disatukan.

Total saldo pada neraca saldo harus sama jumlahnya antara Debet dan Kreitnya. Jika jumlah saldo debit tidak sama dengan jumlah yang ada di kredit maka dikatakan bahwa neraca saldo tidak sama atau tidak balance, yang berarti masih terdapat kesalah dalam memposting.

Jika demikian, maka pelaksana harus mencari kesalahan tersebut hingga total saldonya sama (balance) antara jumlah debet dengan jumlah kreditnya, hal tersebut harus dilakukan sebelum laporan disusun.


f. Penyusunan Jurnal Penyesuaian


Bila pada akhir periode masa akuntansi, terdapat transaksi yang belum tercatat, atau ada transaksi yang salah, atau ada saldo salah dan perlu disesuaikan, maka harus dibuatkan transaksi atau dibuat ayat jurnal penyesuaian (AJP).

Penyesuaian-penyesuaian pada umumnya dilakukan secara periodik atau pada saat laporan keuangan akan disusun. Pencatatan penyesuaian sama seperti pencatatan transaksi umumnya.

Transaksi penyesuaian pada umumnya dicatat pada jurnal penyesuaian dan kemudian dibukukan kedalam buku besarnya.


g. Penyusunan Neraca Saldo Setelah Penyesuaian


Pada tahap ini hanya perlu menyusun neraca saldo kedua dengan cara memindahkan saldo yang telah disesuaikan pada buku besar ke dalam neraca saldo yang baru.

Saldo-saldo buku besar tersebut untuk membuat daftar rekapitulasi buku besar (Neraca saldo). Kemudian Neraca saldo tersebut siap disajikan untuk menjadi laporan keuangan. Hasil akhir proses akuntansi adalah berupa laporan keuangan yang disusun secara akrual basis.

Saldo dari akun-akun buku besar dikelompokan kedalam kelompok Neraca dan kelompok Laba / rugi. Saldo antara kelompok aktiva dan pasiva pada neraca saldo ini juga harus seimbang (balance).

Walau jumlah saldonya sama atau seimbang, hal tersebut belum tentu benar tetapi saldo yang benar pasti seimbang.


h. Penyusunan Laporan Keuangan


Berdasarkan neraca saldo setelah penyesuaian (balance sheet) , tahap selanjutnya yaitu menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan yang disusun seperti :



  • Neraca, dapat digunakan memprediksi likuiditas, solvensi, dan fleksibilitas.
  • Laporan laba rugi, untuk menggambarkan kinerja perusahaan.
  • Laporan perubahan modal, untuk melihat perubahan modal yang telah terjadi.
  • Laporan arus kas, memberikan informasi yang relevan mengenai kas keluar dan kas masuk pada periode berjalan.


i. Penyusunan Jurnal Penutup

Setelah membuat laporan keuangan, Pelasana membuat jurnal penutup. Jurnal penutup hanya dibuat pada akhir periode akuntansi. Rekening yang ditutup hanya rekening-rekening nominal dan rekening-rekening laba-rugi.

Caranya adalah dengan me-nihilkan atau membuat nol rekening terkait. Rekening-rekening nominal harus ditutup karena rekening tersebut digunakan untuk mengukur aktivitas atau aliran sumber yang terjadi pada periode berjalan.

Pada akhir periode akuntansi, rekening nominal sudah selesai menjalankan fungsinya sehingga harus ditutup. Selanjutnya, pada periode berikutnya dapat digunakan kembali untuk mengukur aktivitas yang baru dan mulai terjadi.


j. Penyusunan Neraca Saldo Setelah Penutupan (Opsional)


Pada langkah ini, pelaksana menyusun neraca saldo setelah penutupan. Neraca saldo ini adalah daftar (rekapitulasi) saldo rekening buku besar setelah dibuatnya jurnal penutup. Oleh karena itu neraca saldo ini hanya memuat saldo rekening-rekening permanen saja.

Tujuan pembuatan neraca saldo setelah penutupan adalah untuk memperoleh keyakinan bahwa saldo yang seimbang sudah valid dan benar. Penyusunan neraca saldo ini tidak wajib hanya bersifat opsional.


k. Penyusunan Jurnal Pembalik (Opsional)

Tujuan dari jurnal pembalik adalah untuk menyederhanakan prosedur dalam pencatatan transaksi tertentu agar terjadi secara repetitif pada periode berikutnya. Karena tujuannya adalah untuk menyederhanakan maka tahap terakhir ini juga bersifat opsional.

Jurnal pembalik pada umumnya dibuat pada awal periode akuntansi berikutnya. Caranya dengan membuat jurnal pembalik dari ayat jurnal penyesuaian (AJP) yang telah dibuat.

Membalikan akun yang telah dibuat pada ayat jurnal penyesuaian (AJP) dari yang awalnya debit menjadi kredit dan dari yang awalnya kredit menjadi debit.

Siklus akuntansi adalah merupakan proses suatu aktivitas yang dimulai dari analisis dan pencatatan transaksi, serta berakhir dengan persiapan untuk aktivitas periode akuntansi selanjutnya melalui pembuatan jurnal penutup.


l. Siklus akuntansi bukan hanya proses untuk pembuatan laporan keuangan.


Dengan pemanfaatan perkembangan teknologi komputer atau dengan bantuan software akuntansi. Sangat berdampak positif. Siklus akuntansi yang panjang dan yang jumlah transaksinya banyak dapat dibuat dengan mudah dan cepat.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 1

Lanjutkan ke bagian 2, dan untuk menlengkapi pengetahuan tentang  Laporan keuangan 1, maka silahkan tonton video dibawah ini.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact us "





Konsep Siklus Akuntansi yang sebenarnya





Siklus akuntansi dan laporan keuangan yang wajib diketahui Pebisnis || Bagian 1
Laporan keuangan 1 || prinsip-prinsip dan kaidah akuntansi, prosedur, metode, serta teknik


No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.

Brokoko

Popular Posts