Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita | Bagian 1

Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita | Bagian 1Ide bisnis datang berbagai sumber, tetapi inspirasi kadang hadir dalam bentuk ide kecil.

Memciptakan bisnis untuk peluang usaha baru, bisnis online, usaha sampingan dan bisnis rumahan yang menjanjikan dan bagus bila dijalankan saat ini.

Sosok manager dibutuhkan keberadaannya untuk mengelola perusahaan. Membuat bagaimana perusahaan yang diembannya dapat berkembang dan sukses.


Baca juga : Artikel yang terkait


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses.

Dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. 

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.


Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita | Bagian 1
Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita


Hal mendasar untuk mencari peluang usaha


Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita | Bagian 1Hal mendasar untuk mencari peluang usaha, yaitu dengan niat, mau, keyakinan dan kemauan.

Tanpa hal tersebut sulit untuk terlaksana, selain unsur permodalan juga dilaksanakan. Penting agar peluang usaha dapat terlaksana 

Maka diperlukan Niat, Kemauan, Keyakinan dan Kemampuan yang kuat. Tanpa hal yang mustahil dapat Mencapai sukses. Menciptakan visi dan misi juga hal yang menentukan. 

Karena akan memperjelas tujuan dan langkah-langkah yang akan di jalankan dalam merealisasikan bisnis. 

Tujuan dan langkah bisnis tersebut dapat terstruktur dengan bagus untuk menunjang pengembangan bisnis yang direalisasikan.


1. Niat


Niat merupakan kunci sukses yang pertama sebelum memulai menjalankan usaha. 

Peran niat sangat menentukan kualitas suatu perbuatan dan hasil yang diperolehnya karena niat itu jiwa perbuatan, pedoman, dan kemudiannya. 

Asal usul kata (Etimologi) niat dalam arti ‘sengaja. Niat adalah keinginan dalam hati untuk melakukan sesuatu dan menjatuhkan pilihan dan bertekad bulat untuk mengerjakan sesuatu.


Selalu berniat baik berarti memberikan sugesti positif pada diri. Pengucapan niat untuk membantu kemantapan hati. 

Segala perbuatan yang dilakukan tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan hasil sesuai niatnya.

Pelaku bisnis mengawali dengan niat untuk melakukan hal-hal yang baik menurut keyakinan. 

Ada katabijak menyatakan bahwa “Niat yang baik dilakukan dengan baik, maka hasilnya pasti baik”. Niat dalam kontek ini adalah niat untuk memulai usaha.


2. Kemauan


Faktor kemauan adalah sebagai berikut :


  • Memiliki kemauan yang kuat untuk sukses
  • Memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai
  • Memiliki keyakinan yang kuat bahwa usaha yang sedang / akan digeluti akan sukses kelak dikemudian hari


Medapatkan predikat Pebisnis hal yang tidak sulit, Namun untuk mendapatkan predikat 

Pebisnis yang sukses bukan hal yang mudah disandangnya, dengan melalui ujian-ujian yang sangat berat dan harus melalui  rintangan dan hambatan yang tidak ringan.

Pengusaha/Pebinis harus memiliki 3 (tiga) faktor penting,  yaitu faktor “Mau, Mampu dan Keyakinan”. 

Mampu dan memahami dunianya yang digelutinya serta memiliki pengetahuan dan talenta di bidangnya.

Mau bekerja keras, ulet dan mempunya kemauan dan semangat. Memiliki Keyakinan yang kuat atas kemauan dan kemampuan yang mumpuni. 

Bahwa usaha yang sedang di geluti akan sukses di kemudian hari yang didasari oleh Pelaku.

Faktor utama atau pilar utama ialah adanya mau atau kemauan apapun namanya kegiatan / istilahnya. Mau atau kemauan adalah kunci dari segalanya. 

Untuk mendapatkan predikat yang disandang oleh seseorang Pebisnis tidak mudah dan ringan, harus memiliki :


a. Mau untuk memulai


Mau memulai menjalan usaha dengan memiliki Mental yang tangguh. Tak mengenal keterikatan dan batas serta tak kenal tidak mungkin atau tidak kenal ketidak mampuan.


Sebelum memulainya untuk menjalankan usaha, selayaknya bermimpilah dahulu untuk memulainya. Mimpi dalam arti bahwa semuanya akan dimulai.



b. Mau mencintai produk


Untuk mencapai keberhasilan dalam menjual produk yang di hasil, tentunya tidak serta merta datangnya karena buah dari hasil kerja. 

Namun banyak aspek dan faktor yang mempengaruhinya. Hasil akhir yang telah di dapatkan adalah hasil perjuangan dan pengorbanan yang telah tercurah untuk itu. 

Aspek atau faktor yang sangat menentukan adalah bahwa jenis usaha yang di geluti sejalan dengan kegemaran (hobi),

Produk yang dihasilkan sangat disenangi bahkan di cintai dan saat mengerjakan produknya tanpa ada keluh kesah serta penuh dengan antusias. 

Kegigihan ( Enthusiaatism and Persistence). Sehingga dengan aspek / faktor tadi secara phisyologis memberi motivasi untuk bekerja dengan sungguh-sunguh. 

Dengan kerja sungguh, tanpa adanya keluh kesah dan kegigihan serta mencintai produk yang dihasilkan.

Sehingga akhirnya memberi dampak yang baik terhadap hasil akhir, yaitu menghasil produksi yang bagus.



c. Menggali serta belajar pengetahuan hal-hal yang mendasar tentang berbinis


Memang prinsip ini membuat menggelengkan kepala, namun memang demikialah adanya, di dalam prinsip dasar berbinis atau fundamental business. 

Adalah membeli dengan harga murah dan menjual dengan harga mahal ( beyond the buy low and sell high ). 

Serta mengulur-ngulur waktu pembayaran dan menerima pembayaran secepat-cepatnya ( paylate and collect early). 

Untuk mencapai sukses atau suatu keberhasilan dalam berbinis sangat mustahil tanpa adanya pengetahuan berbinis yang memadai. 

Serta memerlukan pengetahuan yang banyak dan pengetahuan luas tentang seluk beluk berbinis, agar matang dan mumpuni dalam berbinis.


d. Berani mengambil resiko terberat sekalipun (willing to take calcullated risks)


Faktor yang membedakan sekaligus sebagai penentu antara pengusaha (entrepreneur) dengan manager, adalah keberadaanya didalam perusahaan. 

Pengusaha (entreprenuer) sangat dibutuhkan keberadaannya saat di awal. Menemukan ide, untuk memulai usaha atau untuk mengembangkan usaha. 

Dalam menjalankan usaha (bisnis) selalu beriringan dengan yang namanya “resiko kerugian”. 

Sehingga resiko menjadi momok bagi para usahawan, karena resiko dalam usaha selalu membawa kerugian bagi usahawan.

Keberanian dalam mengambilan resiko kerugian adalah “Kunci“ keberhasil yang akan di raihnya. 

Karena hasil yang akan diraihnya akan proposional dengan resiko kerugian dalam usaha. Seorang usahawan (entreprenuer) yang suksse selalu saja dituntut keberaniannya.

Dituntut dalam mengambil resiko kerugian (the Gaint that you will be able to achiave is directly propoltional to the risk taken).



e. Selalu belajar mendalami pengetahuannya tentang usaha yang akan digeluti


Keinginan atau kemampuan untuk terus belajar memperdalam pengetahuannya di usaha yang akan atau sedang digeluti.

Belajar untuk mendalami pengetahuan secara luas tentang produk yang dihasilkan serta mau belajar membuat link bisnis yang baik.

Memupuk kepercayaan kepada produk (user) agar diharapkan menjadi user yang fanatik. 

Terus belajar dan menggali pengetahuan dari orang yang mempunyai keahlian di bidang sama atau yang telah sukses. (Consult ask the experts, but follow your hearts).

Keahlian/kepiawaian di dalam menghasilkan produk dan kepiawaian dalam menjual produk adalah kunci (key) sukses.



f. Siap bekerja keras (work hard) dan tak kenal lelah serta tak mengenal waktu


Kunci sukses yang tidak kalah pentingnya untuk mencapai keberhasilan dalam menggapai  sukses.

Siap untuk “Bekerja keras” (work hard) yang tak akan mengenal lelah dan mengenal waktu. 

Sering kita dengar istilah ethos kerja keras. Namun kini istilah tersebut adalah sesuatu yang telah usang, dan telah berganti dengan istilah yang terbarukan. 

Kerja keras dan kerja kreatif ( hard word and creative work), Istilah ini menitik beratkan pada usaha yang keras .

Sarat dengan kerja yang kreative dan inovatif dalam menghasilkan produk. 

Untuk mulai awal kesuksesan (successful start up) sangat menuntut seorang pengusaha yang “Gila kerja”  (workaholics). 

Seorang pengusaha otaknya tak pernah tidur dan yang ada di benaknya hanya bisnis.


g. Mencari sebanyak mungkin teman dan sahabat (make friends as much)


Masuklah dalam kelompok-kelompok (kumunitas) atau bila perlu menjadi anggota dari suatu asosiasi yang berkaitan dengan usaha dan produk yang kita hasil. 

Disanalah kita mendapatkan banyak pengetahuan misalkan yang berhubungan dengan standar mutu.

Harga dan pasar dari produk yang kita hasilkan. Bila telah mendapatkan komunitas/asosiasi yang sesuai dengan harapan, maka akan tercipta saling menolong sesama komunitas.


Saling tolong menolong serta saling membantu menggembangkan usaha dan saling membantu saat-saat masa sulit.



h. Siap dengan kegagalan (deal with failures)


Siap menghadapi kegagalan. Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan berwirausaha. 

Selama kegagalan itu tidak mematikan. Setiap usaha selalu mempunyai resiko kegagalan dan bilamana itu sampai terjadi.

Bersiaplah dan hadapilah !. 

Mental siap kegagalan dalam usaha (berbisnis) juga sebagai penentu keberhasil dalam berbinis. 

Sikapilah bahwa kegagalan adalah merupakan sebuah vitamin untuk memberi kekuatan dan memotivasi untuk sukses. 

Sikap siap gagal juga untuk mempertajam intuisi untuk meningkatkan kemampuan dalam berwiraswasta. 

Setiap usaha selalu mempunyai resiko kegagalan /kerugian. Kegagalan yang selalu membawa kerugian tersebut tidak mematikan.


Lakukanlah sekarang (Do it, now...!)


Lakukan sekarang juga bila saja sudah siap untuk memulainya. Siap dalam artian bahwa usaha yang akan dijalankan sudah matang dalam perhitungan-perhitungan bisnis. 

Dimana selain kesuksesan ada juga resiko  kerugian /kegagalan.


Baca juga : Profesional dalam bisnis - "Kunci sukses" | bagian 1



Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita | Bagian 1
Mencari peluang usaha - Memperoleh anugerah kekuatan untuk mengatasi kelemahan


3. Keyakinan


keyakinan yang kuat dalam jiwa kita adalah sebagai berikut :


  • Kita harus mengenal diri kita sendiri sebagai makhluk yng memiliki kelemahan tetapi memperoleh anugerah kekuatan dari tuhan untuk mengatasi kelemahan kita.
  • Kita harus percaya kepada diri sendiri bahwa kita memiliki potensi yang tidak kurang kuatnya dengan yang dimiliki orang lain. 
  • Kita harus mengetahui dengan jelas terhadap tujuan-tujuan serta kebutuhan kita dimana kita bisa mendapatkannya.


Bagaiman cara mendapatkannya serta kapan dan beberapa lama target waktu untuk mencapainya Seorang Pebisnis :


  • Percaya Diri. Keyakinan, kemandirian, individualitas, optimisme.
  • Berorientasikan Tugas dan Hasil, Kebutuhan akan prestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan.
  • Memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan emiliki inisiatif. 
  • Pengambil Resiko. Memiliki kemampuan mengambil resiko dan suka pada tantangan.
  • Kepemimpinan. Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan kritik yang membangun. 
  • Keorisinilan. Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
  • Berorientasi ke Masa Depan. Persepsi dan memiliki cara pandang/ cara pikir yang berorientasi pada masa depan.
  • Jujur dan tekun, Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja.
  • Berjiwa besar, Kegagalan tak membuat patah semangat. Namun membuat terpacu untuk maju dan berusaha lebih baik lagi.


Berjiwa besar dan justru menjadi semangat untuk maju. Mencari ide yang lebih kreatif yang lain untuk suatu masalah yang lain pula. 

Pantang menyerah dan terus usaha,itu kunci untuk sukses :

  • Meningkatkan Potensi Terhadap Diri Sendiri
  • Memiliki Semangat Kerja
  • Fokus Terhadap Usaha Yang Ditekuni
  • Bijaksana dalam Bekerja.
  • Mengembangkan Hasil Untuk Kemajuan Usaha


4. Kemampuan


Kemampuan merupakan kunci sukses yang ke 4 (empat) Sebagai seorang wiraswastawan selayaknya mengetahui dan memahami seluk beluk usaha yang akan di gelutinya.


Selalu terus mau mempertajam keakhlian dan mau terus belajar untuk meningkatkan mengetahuan tentang rencana bisnis. 

Yang akan diujudkan merupakan hal yang sangat mutlak, kemampuan dalam hal :


a. Membuat rencana bisnis dengan konsep


Rencana untuk menjalankan bisnis membutuhkan dan memerlukan sarana yaitu berbentuk proposal yang terkonsep setidaknya mengerti analisa SWOT

Analisa SWOT adalah salah satu solusinya untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal.

Berdasarkan  kekuatan (Strengths), kelemahan (Weaknessess), peluang (Opportunity) maupun tantangan/ancaman (Threats). 

Identifikasi kekuatan dengan pembanding kondisi internal dengan kompetitor.

Karakteristik dari suatu usaha yang dapat memberikan keuntungan atau kelebihan dibandingkan dengan yang lainnya.



b. Menciptakan Visi dan Misi bisnis


Menciptakan visi dan misi juga hal yang menentukan, karena akan memperjelas tujuan dan langkah-langkah yang akan di jalankan dalam merealisasikan bisnis.


Tujuan dan langkah bisnis tersebut dapat terstruktur dengan bagus untuk menunjang pengembangan bisnis yang direalisasikan.



c. Penelitian pasar


Setelah menentukan produk, tentukan pula pasar yang potensial, Pastikan memiliki produk yang minati.


Dengan keakhlian dan pengalaman lakkukan juga analisis Break Event Point  (titik impas). 

Menentukan potensi pasar. setelah mengetahui potensi bisnis dan strategi bisnis secara detail.


d. Pemasaran


Dalam hal pemasaran produk adalah hal yang paling vital dalam bisnis sehingga diperlukan strategi yang tepat dan cermat.


Promosi secara terus menerus harus dipertahan bila diperlukan ditingkatkan. Dengan strategi pemasaran yang baik maka bisnis akan tumbuh dan berkembang.



e. Membangun Jaringan


Setelah bisnis berjalan maka meningkatkan itensita hubungan kepada para pelangga juga harus dijaga bahkan lebih meningkat. 

Agar secara dini dan terus menerus misalkan dengan cara wawancara kepada pelanggan. 

Calon-calon pelanggan dengan meminta tanggapan mereka perihal produk kita. 

Diharapkan mereka merasa diperhatikan dan menjadikan koreksi-koreksi terhadap produk yang kita hasilkan.


f. Membuat Situs


Pembuatan situs atau membuat web adalah hal yang tidak dapat dihindari, Perkembangan tehnologi yang begitu cepat. 

Bila tidak mengatipasi dan mengikutinya maka akan tertinggal dengan pesaing-pesaing yang sudah mengikuti perkembangan tehnologi,

Pemasaran melalui web sangat dirasakan sangat efisien dan efektif dalam memasarkan produk secara penuh selama 24 jam perharinya. 

Menggunakan Internet (web) dengan jejaring media sosial selain ada yang prabayar ada pula yang gratis.

Promosi untuk pemasaran produk. Secara terus-menerus untuk memperluas Networking sangat diperlukan untuk menumbuh dan mengembangkan bisnis. 

Misalkan dengan bergabung dengan komunitas yang terkait dengan produk .




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca " Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita | Bagian 1. " 


Lanjutkan ke Bagian 2

Untuk melengkapi pemahaman tentang Mencari peluang usaha, silahkan tonton video dibawah ini.

Semoga yang telah diulas diatas memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us



Baca juga : Pebisnis profesional - Yang harus diketahui


Ga Usah Bingung Cari Ide Bisnis. Tonton ini aja !
Edi Zubaedi







Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita | Bagian 1
Mencari peluang usaha

Comments

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.

gankoko

Kas Kecil – Pengelolaan yang baik | Bagian 1

Diversifikasi produk - Kapan waktunya yang tepat | Bagian 1

Menghadapi persaingan – strategi yang efektif | Bagian 1

Penyehatan usaha - yang sedang terpuruk | Bagian 1

Keberhasilan berbisnis - Faktor kegagalan | Bagian 1

Strategi bisnis yang cantik

Menciptakan bisnis - peluang usaha baru | Bagian 1

Taktik bisnis - Strategi yang tepat | Bagian 1

Penyusunan anggaran – Penting untuk perusahaan

Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 1