Tuesday, 23 June 2020

Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita | Bagian 1

" Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita, Ide bisnis bisa datang berbagai sumber, tetapi inspirasi kadang hadir dalam bentuk ide kecil ".

Memciptakan bisnis untuk peluang usaha baru, bisnis online. Usaha sampingan dan bisnis rumahan yang menjanjikan dan bagus bila dijalankan saat ini. 

Sosok manager dibutuhkan keberadaannya untuk mengelola perusahaan. Membuat bagaimana perusahaan yang diembannya dapat berkembang dan sukses.


Baca juga : Artikel yang terkait


Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine  untuk mendapatkan informasi website lainnya yang lebih luas dan lengkap tetang bahasan ini


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses.Dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsisten.

Konsisten agar terhindar dari gagal manajemen. Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. 

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis. 

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Gambar - Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita
Gambar - Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita



Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita. Hal mendasar untuk mencari peluang usaha, yaitu dengan niat, mau, keyakinan dan kemauan. 

Tanpa hal tersebut sulit untuk terlaksana, selain unsur permodalan juga dilaksanakan. Penting agar peluang usaha dapat terlaksana. 

Diperlukan Niat, Kemauan, Keyakinan dan Kemampuan yang kuat. Tanpa hal yang mustahil dapat Mencapai sukses. Menciptakan visi dan misi juga hal yang menentukan. 

Karena akan memperjelas tujuan dan langkah-langkah yang akan di jalankan dalam merealisasikan bisnis. 

Tujuan dan langkah bisnis tersebut dapat terstruktur dengan bagus untuk menunjang pengembangan bisnis yang direalisasikan.


1. Mencari peluang usaha - Dengan niat


Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kitaNiat merupakan kunci sukses yang pertama sebelum memulai menjalankan usaha. 

Peran niat sangat menentukan kualitas suatu perbuatan. Hasil yang diperolehnya karena niat itu jiwa perbuatan, pedoman, dan kemudiannya. 

Asal usul kata (Etimologi) niat dalam arti ‘sengaja. Niat adalah keinginan dalam hati untuk melakukan sesuatu dan menjatuhkan pilihan dan bertekad bulat untuk mengerjakan sesuatu. 

Selalu berniat baik berarti memberikan sugesti positif pada diri. Pengucapan niat untuk membantu kemantapan hati. Segala perbuatan yang dilakukan tergantung niatnya. 

Setiap orang hanya mendapatkan hasil sesuai niatnya. Pelaku bisnis mengawali dengan niat untuk melakukan hal-hal yang baik menurut keyakinan. 

Ada katabijak menyatakan bahwa “Niat yang baik dilakukan dengan baik hasilnya pasti baik”. Niat dalam kontek ini adalah niat untuk memulai usaha.




Gambar - Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita
Gambar - Mencari peluang usaha - Gagal dalam
merencanakan sama dengan merencanakan untuk gagal


2. Mencari peluang usaha - Dengan kemauan


Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita. Faktor kemauan adalah sebagai berikut :

  • Memiliki kemauan yang kuat untuk sukses
  • Memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai
  • Memiliki keyakinan yang kuat bahwa usaha yang sedang / akan digeluti akan sukses kelak dikemudian hari


Medapatkan predikat Pebisnis hal yang tidak sulit, Namun untuk mendapatkan predikat. Pebisnis yang sukses bukan hal yang mudah diperoleh. 

Melalui ujian-ujian yang sangat berat dan harus melalui rintangan dan hambatan yang tidak ringan. Pebisnis harus memiliki 3 (tiga) faktor penting.

Faktor “Mau, Mampu dan Keyakinan”. Mencari peluang usaha, Mampu dan memahami dunianya yang digelutinya serta memiliki pengetahuan dan talenta di bidangnya. 

Mau bekerja keras, ulet dan mempunya kemauan dan semangat. Memiliki Keyakinan yang kuat atas kemauan dan kemampuan yang mumpuni. 

Bahwa usaha yang sedang di geluti akan sukses di kemudian hari yang didasari oleh Pelaku. 

Faktor utama atau pilar utama ialah adanya mau atau kemauan apapun namanya kegiatan / istilahnya. Mau atau kemauan adalah kunci dari segalanya. 

Untuk mendapatkan predikat yang disandang oleh seseorang Pebisnis tidak mudah dan ringan, harus memiliki :


a. Mau untuk memulai


Mau memulai menjalan usaha dengan memiliki Mental yang tangguh. Tak mengenal keterikatan dan batas serta tak kenal tidak mungkin atau tidak kenal ketidak mampuan. 

Sebelum memulainya untuk menjalankan usaha, selayaknya bermimpilah dahulu untuk memulainya. Mimpi dalam arti bahwa semuanya akan dimulai.


b. Mau mencintai produk


Untuk mencapai keberhasilan dalam menjual produk yang di hasil. Tidak serta merta datangnya karena buah dari hasil kerja. 

Namun banyak aspek dan faktor yang mempengaruhinya. Hasil akhir yang telah di dapatkan adalah hasil perjuangan dan pengorbanan yang telah tercurah untuk itu. 

Aspek atau faktor yang sangat menentukan adalah bahwa jenis usaha yang di geluti sejalan dengan kegemaran (hobi). 

Produk yang dihasilkan sangat disenangi bahkan di cintai dan saat mengerjakan produknya tanpa ada keluh kesah. 

Penuh dengan antusias dan kegigihan ( Enthusiaatism and Persistence). Sehingga dengan aspek / faktor tadi secara phisyologis memberi motivasi.

Motivasi untuk bekerja dengan sungguh-sunguh. Dengan kerja sungguh, tanpa adanya keluh kesah dan kegigihan serta mencintai produk yang dihasilkan. 

Sehingga akhirnya memberi dampak yang baik terhadap hasil akhir, yaitu menghasil produksi yang bagus.


c. Menggali pengetahuan dan hal-hal berbisnis


Memang prinsip ini membuat menggelengkan kepala, namun memang demikianlah adanya. Dalam prinsip dasar berbinis atau fundamental business. 

Adalah membeli dengan harga murah dan menjual dengan harga mahal ( beyond the buy low and sell high ). 

Serta mengulur-ngulur waktu pembayaran dan menerima pembayaran secepat-cepatnya ( paylate and collect early). Untuk mencapai sukses atau suatu keberhasilan.

Keberhasilan dalam berbisnis sangat mustahil tanpa adanya pengetahuan berbisnis yang memadai. Serta memerlukan pengetahuan yang banyak. 

Pengetahuan luas tentang seluk beluk berbisnis, agar matang dan mumpuni dalam berbisnis.


d. Berani resiko terberat sekalipun (willing to take calcullated risks)


Faktor yang membedakan sekaligus sebagai penentu. Pengusaha (entrepreneur) dengan manager, adalah keberadaanya didalam perusahaan. 

Pengusaha (entreprenuer) sangat dibutuhkan keberadaannya saat di awal. Menemukan ide, untuk memulai usaha atau untuk mengembangkan usaha. 

Dalam menjalankan usaha (bisnis) selalu beriringan dengan yang namanya “resiko kerugian”. Sehingga resiko menjadi momok bagi para usahawan.

Resiko dalam usaha selalu membawa kerugian bagi usahawan. Keberanian dalam mengambilan resiko kerugian adalah “Kunci“ keberhasil yang akan di raihnya. 

Karena hasil yang akan diraihnya akan proposional dengan resiko kerugian dalam usaha. Seorang usahawan (entreprenuer) yang suksse selalu saja dituntut keberaniannya. 

Dituntut dalam mengambil resiko kerugian (the Gaint that you will be able to achiave is directly propoltional to the risk taken).


e. Selalu belajar pengetahuannya tentang usaha yang akan digeluti


Keinginan atau kemampuan untuk terus belajar memperdalam pengetahuannya di usaha yang akan atau sedang digeluti. Belajar untuk mendalami pengetahuan secara luas.

Pengetahuan tentang produk yang dihasilkan serta mau belajar membuat link bisnis yang baik. Memupuk kepercayaan kepada produk (user).

Kepercayaan agar diharapkan menjadi user yang fanatik. Terus belajar dan menggali pengetahuan dari orang yang mempunyai keahlian.

Keahlian di bidang sama atau yang telah sukses. (Consult ask the experts, but follow your hearts). 

Keahlian/kepiawaian di dalam menghasilkan produk dan kepiawaian dalam menjual produk adalah kunci (key) sukses.


f. Siap bekerja keras (work hard), tak kenal lelah dan tak mengenal waktu. 


Kunci sukses yang tidak kalah pentingnya untuk mencapai keberhasilan dalam menggapai  sukses. Siap untuk “Bekerja keras” (work hard).

Tak akan mengenal lelah dan mengenal waktu. Sering kita dengar istilah ethos kerja keras. Kini istilah tersebut adalah sesuatu yang telah usang.

Telah berganti dengan istilah yang terbarukan. Kerja keras dan kerja kreatif ( hard word and creative work), Istilah ini menitik beratkan pada usaha yang keras. 

Syarat dengan kerja yang kreative dan inovatif dalam menghasilkan produk. 

Untuk mulai awal kesuksesan (successful start up) sangat menuntut seorang pengusaha yang “Gila kerja”  (workaholics). 

Seorang pengusaha otaknya tak pernah tidur dan yang ada di benaknya hanya bisnis.


g. Mencari sebanyak mungkin teman dan sahabat (make friends as much)


Masuklah dalam kelompok-kelompok (kumunitas) atau bila perlu menjadi anggota. Mencari peluang usaha, 

Anggota dari suatu asosiasi yang berkaitan dengan usaha dan produk yang kita hasil. 

Disanalah kita mendapatkan banyak pengetahuan misalkan yang berhubungan dengan standar mutu. Harga dan pasar dari produk yang kita hasilkan. 

Telah mendapatkan komunitas/asosiasi yang sesuai dengan harapan. Akan tercipta saling menolong sesama komunitas.

Saling tolong menolong serta saling membantu menggembangkan usaha dan saling membantu saat-saat masa sulit.


h. Siap dengan kegagalan (deal with failures)


Siap menghadapi kegagalan. Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk menguatkan. Mempertajam intuisi dan kemampuan berwirausaha. 

Selama kegagalan itu tidak mematikan. Setiap usaha selalu mempunyai resiko kegagalan dan bilamana itu sampai terjadi.

Bersiaplah dan hadapilah !.

Mental siap kegagalan dalam usaha (berbisnis) juga sebagai penentu keberhasil dalam berbisnis. 

Sikapilah bahwa kegagalan adalah merupakan sebuah vitamin untuk memberi kekuatan dan memotivasi untuk sukses. 

Sikap siap gagal juga untuk mempertajam intuisi untuk meningkatkan kemampuan dalam berwiraswasta. 

Setiap usaha selalu mempunyai resiko kegagalan / kerugian. Kegagalan yang selalu membawa kerugian tersebut tidak mematikan.


Lakukanlah sekarang (Do it, now...!)

Lakukan sekarang juga bila saja sudah siap untuk memulainya. Siap dalam artian bahwa usaha yang akan dijalankan sudah matang dalam perhitungan-perhitungan bisnis.

Dimana selain kesuksesan ada juga resiko kerugian / kegagalan.




Gambar - Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita
Gambar - Mencari peluang usaha - 


3. Mencari peluang usaha - Dengan keyakinan


Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita. keyakinan yang kuat dalam jiwa kita adalah sebagai berikut :

  • Harus mengenal diri kita sendiri sebagai makhluk yng memiliki kelemahan tetapi memperoleh anugerah kekuatan dari tuhan untuk mengatasi kelemahan kita.
  • Harus percaya kepada diri sendiri bahwa kita memiliki potensi yang tidak kurang kuatnya dengan yang dimiliki orang lain. 
  • Mengetahui dengan jelas terhadap tujuan-tujuan serta kebutuhan kita dimana kita bisa mendapatkannya.


Bagaiman cara mendapatkannya serta kapan dan beberapa lama target waktu untuk mencapainya seorang Pebisnis :

  • Percaya Diri. Keyakinan, kemandirian, individualitas, optimisme.
  • Berorientasikan Tugas dan Hasil, Kebutuhan akan prestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan.
  • Memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif. 
  • Pengambil Resiko. Memiliki kemampuan mengambil resiko dan suka pada tantangan.
  • Kepemimpinan. Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan kritik yang membangun. 
  • Keorisinilan. Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
  • Berorientasi ke Masa Depan. Persepsi dan memiliki cara pandang/ cara pikir yang berorientasi pada masa depan.
  • Jujur dan tekun, Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja.
  • Berjiwa besar, Kegagalan tak membuat patah semangat. Namun membuat terpacu untuk maju dan berusaha lebih baik lagi.


Berjiwa besar dan justru menjadi semangat untuk maju. Mencari ide yang lebih kreatif yang lain untuk suatu masalah yang lain pula. 

Pantang menyerah dan terus usaha,itu kunci untuk sukses :

  • Meningkatkan potensi terhadap diri sendiri
  • Memiliki semangat kerja
  • Fokus terhadap usaha yang ditekuni
  • Bijaksana dalam bekerja.
  • Mengembangkan hasil untuk kemajuan usaha


Gambar - Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita
Gambar - Mencari peluang usaha -
Menentukan strategi bisnis secara konsisten


4. Mencari peluang usaha - Dengan kemampuan


Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita. Kemampuan merupakan kunci sukses yang ke 4 (empat) Sebagai seorang wiraswastawan. 

Selayaknya mengetahui dan memahami seluk beluk usaha yang akan di gelutinya. Selalu terus mau mempertajam keakhlian dan mau terus belajar.

Belajar untuk meningkatkan mengetahuan tentang rencana bisnis. Yang akan diujudkan merupakan hal yang sangat mutlak, kemampuan dalam hal :


a. Membuat rencana bisnis dengan konsep


Rencana untuk menjalankan bisnis membutuhkan dan memerlukan sarana. Mencari peluang usaha, Bentuk proposal yang terkonsep setidaknya mengerti analisa SWOT. 

Analisa SWOT adalah salah satu solusinya untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal. 

Berdasarkan  kekuatan (Strengths), kelemahan (Weaknessess), peluang (Opportunity) maupun tantangan/ancaman (Threats). 

Identifikasi kekuatan dengan pembanding kondisi internal dengan kompetitor

Karakteristik dari suatu usaha yang dapat memberikan keuntungan atau kelebihan dibandingkan dengan yang lainnya.


b. Menciptakan Visi dan Misi bisnis


Menciptakan visi dan misi juga hal yang menentukan, karena akan memperjelas tujuan. Langkah-langkah yang akan di jalankan dalam merealisasikan bisnis. 

Tujuan dan langkah bisnis tersebut dapat terstruktur dengan bagus untuk menunjang pengembangan bisnis yang direalisasikan.


c. Penelitian pasar


Setelah menentukan produk, tentukan pula pasar yang potensial. Pastikan memiliki produk yang minati. 

Dengan keakhlian dan pengalaman lakukan juga analisis Break Event Point  (titik impas). 

Menentukan potensi pasar. setelah mengetahui potensi bisnis dan strategi bisnis secara detail.


d. Pemasaran


Dalam hal pemasaran produk adalah hal yang paling vital dalam bisnis sehingga diperlukan strategi yang tepat dan cermat. 

Promosi secara terus menerus harus dipertahan bila diperlukan ditingkatkan. Dengan strategi pemasaran yang baik maka bisnis akan tumbuh dan berkembang.


e. Membangun Jaringan


Setelah bisnis berjalan maka meningkatkan itensita hubungan kepada para pelanggan juga harus dijaga bahkan lebih meningkat. 

Agar secara dini dan terus menerus misalkan dengan cara wawancara kepada pelanggan. Calon-calon pelanggan dengan meminta tanggapan mereka perihal produk kita. 

Diharapkan mereka merasa diperhatikan dan menjadikan koreksi-koreksi terhadap produk yang kita hasilkan.


f. Membuat Situs


Pembuatan situs atau membuat web adalah hal yang tidak dapat dihindari, Perkembangan tehnologi yang begitu cepat. 

Bila tidak mengatipasi dan mengikutinya maka akan tertinggal dengan pesaing-pesaing yang sudah mengikuti perkembangan tehnologi. 

melalui web sangat dirasakan sangat efisien dan efektif dalam memasarkan produk secara penuh selama 24 jam perharinya. 

Menggunakan Internet (web) dengan jejaring media sosial selain ada yang prabayar ada pula yang gratis. Promosi untuk pemasaran produk. 

Secara terus-menerus untuk memperluas Networking sangat diperlukan untuk menumbuh dan mengembangkan bisnis. 

Misalkan dengan bergabung dengan komunitas yang terkait dengan produk .




Gambar - Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita
Gambar - Mencari peluang usaha -
Memperluas Networking sangat diperlukan


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca " Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita | Bagian 1. " 


Lanjutkan ke Bagian 2


Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine

Semoga yang telah diulas diatas memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us



Untuk melengkapi pemahaman tentang Mencari peluang usaha, 
silahkan tonton video dibawah ini.


Video - Mencari peluang usaha - Yang ada disekitar kita
Video - Mencari peluang usaha - Ga Usah Bingung Cari Ide Bisnis.
Tonton ini aja! | Edi Zubaedi



Saturday, 20 June 2020

Hambatan menjadi peluang - Maksimalkan potensi yang ada | Bagian 1

" Hambatan menjadi peluang - Maksimalkan potensi yang ada, hal terbaik dari yang buruk dan belajar menghadapi situasi dengan mengubah pola pikir ".

Seorang terus maju dan sukses, terus meningkat sepanjang perjalanan hidupnya. Berbagai rintangan dan hambatan yang menjadi penghalang. 

Untuk membantu seseorang untuk memperkuat kemampuan dan ketekunannya menghadapi setiap tantangan hidup. Berpegang pada prinsip serta harapan yang mejadi tujuan hidupnya.


Baca juga : Artikel yang terkait


Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine  untuk mendapatkan informasi website lainnya yang lebih luas dan lengkap tetang bahasan ini


Blog “Strategi Bisnis yang Cantik“. Menyajikan artikel tentang Strategi bisnis untuk memenangkan persaingan dengan taktik berbisnis. 

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. 

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.
 
Kesuksesan yaitu sejauh mana seseorang terus maju dan sukses. Terus meningkat sepanjang perjalanan hidupnya walau berbagai rintangan dan hambatan-Hambatan 

yang menjadi penghalang.  Adversity quotient digunakan untuk membantu seseorang untuk memperkuat kemampuan. 

Ketekunannya menghadapi setiap tantangan hidup. Yang berpegang pada prinsip serta harapan yang mejadi tujuan hidupnya.


Gambar - Hambatan menjadi peluang - Maksimalkan potensi yang ada
Gambar - Hambatan menjadi peluang - Enterpreneur memiliki
perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya


1. Hambatan menjadi peluang - Tingkatan Adversity Quotient (Paul G. Stoltz)


Hambatan menjadi peluang - Maksimalkan potensi yang ada. Adversity quotient adalah kecerdasan atau kemampuan yang dimiliki.

Untuk tidak mudah menyerah untuk menghadapi setiap kesulitan-kesulitan hidup. Peran Adversity quotient sangat penting untuk mencapai tujuan hidup seseorang.

Mempertahankan visi seseorang. dversity Quotient Mengubah Hambatan Menjadi Peluang  Adversity Quotient merupakan penilaian yang mengukur bagaimana respon seseorang.

Menghadapi masalah untuk dapat diberdayakan menjadi peluang. Adversity quotient dapat menjadi indikator seberapa kuat seseorang dapat terus bertahan dalam suatu pergumulan. 

Mundur di tengah jalan atau bahkan tidak mau menerima tantangan sedikit pun. Adversity Quotient dapat melihat mental seseorang. 

Melihat sikap dari individu tersebut dalam menghadapi setiap masalah dan tantangan hidupnya. Sampai pada akhirnya orang tersebut dapat keluar sebagai pemenang. 

Ada pendaki puncak yang menyerah sebelum pendakian dimulai. Ada yang merasa puas ketika berada pada ketinggian tertentu. Yang mendaki terus hingga puncak tertinggi. 

Berikut adalah penjelasan penggunaan istilah tersebut didasarkan pada kisah pendaki puncak Everest.


a. Quitter 


Hambatan menjadi peluang, Quitter adalah istilah untuk individu yang memilih keluar untuk menghindar dari kewajiban, mundur, dan berhenti. 

Seperti halnya pendaki yang menyerah sebelum pendakian puncak Everest dimulai. Individu dengan tipe ini memilih.

Memilih untuk berhenti berusaha dan mengabaikan, menutupi, dan  meninggalkan dorongan inti yang manusiawi untuk terus berusaha. 

Secara singkat, individu dengan tipe ini biasanya meninggalkan banyak hal yang ditawarkan oleh kehidupan. 


b. Camper 


Camper adalah istilah untuk individu yang telah berusaha sedikit kemudian mudah merasa puas apa yang telah dicapainya. Individu tipe ini biasanya bosan melakukan pendakian. 

lalu mencari posisi yang nyaman dan bersembunyi pada situasi yang bersahabat. Individu dengan tipe ini beranggapan bahwa hidupnya telah sukses.

Sehingga tidak perlu lagi melakukan perbaikan dan usaha. Seperti halnya pendaki yang telah merasa puas ketika berada pada posisi tertentu. 

Menuju puncak Everest sehingga memutuskan untuk mengakhiri pendakian di posisi itu. 


c. Climber 


Climber adalah individu yang melakukan usaha sepanjang hidupnya. Tipe  ini akan terus berusaha untuk mencapai tujuan tanpa menghiraukan latar belakang. 

Keuntungan maupun kerugian, dan nasib baik maupun  buruk. Seperti halnya pendaki yang telah bertekad menaklukkan puncak Everest. 

Apapun  hambatan dalam proses pendakian akan diselesaikannya demi mencapai puncak Everest.


Gambar - Hambatan menjadi peluang - Maksimalkan potensi yang ada
Gambar - Hambatan menjadi peluang -
Dan menjadi orang sukses


2. Hambatan menjadi peluang -  Ciri, dan Karakteristik (Paul G. Stoltz)


Hambatan menjadi peluang - Maksimalkan potensi yang ada Adversity quotient merupakan alat yang didasarkan pada pengetahuan sains. 

Untuk meningkatkan kemampuan seseorang dalam berespon. Merespon terhadap kesulitan. 

Adversity quotient adalah suatu pengukuran tentang bagaimana seseorang berespon terhadap kesulitan. 

Adversity quotient adalah suatu konsep kerangka kerja guna memahami dan meningkatkan semua segi dari kesuksesan


a. Profil Quitter 


  • Menolak untuk mendaki lebih tinggi 
  • Bergaya hidup datar dan “tidak lengkap” 
  • Bekerja sekedar cukup untuk hidup 
  • Cenderung menghindari tantangan berat yang muncul dari komitmen yang sesungguhnya 
  • Jarang sekali memiliki persahabatan yang sejati 
  • Cenderung menolak perubahan dan melawan atau lari ketika menghadapi perubahan 
  • Terampil dalam menggunakan kata-kata yang sifatnya membatasi, seperti “mustahil”, “ini konyol”, dan sebagainya 
  • Berkemampuan kecil atau bahkan tidak sama sekali dan berkontribusi dalam jumlah  yang sangat sedikit karena tidak memiliki visi dan keyakinan terhadap masa depan 


Gambar - Hambatan menjadi peluang - Maksimalkan potensi yang ada
Gambar - Hambatan menjadi peluang -
Tiada proses yang menghianati hasil


b. Profil Camper 


  • Ada kemauan untuk mendaki, meskipun akan “berhenti” di pos tertentu, dan merasa cukup sampai di posisi tersebut 
  • Cukup puas telah mencapai suatu tahapan tertentu (satis-ficer) 
  • Masih memiliki sejumlah inisiatif, tetapi hanya sedikit semangat sehingga hanya melakukan sedikit usaha 
  • Mengorbankan kemampuan individunya untuk mendapat kepuasan, dan mampu membina hubungan dengan para camper lain 
  • Menahan diri terhadap perubahan sehingga tidak terlalu menyukai perubahan besar  karena merasa nyaman dengan kondisi yang ada 
  • Menggunakan bahasa dan kata-kata kompromistis, seperti , “ini cukup bagus” atau “kita cukuplah sampai di sini saja” 
  • Memiliki prestasi yang tidak tinggi dan berkontribusi dalam jumlah yang tidak besar 
  • Meskipun telah melalui berbagai rintangan, akan berhenti pada suatu tempat untuk “berkemah” 


c. Profil Climber 


  • Merupakan individu yang membaktikan dirinya untuk terus “mendaki” dan merupakan  pemikir yang selalu memikirkan kemungkinan-kemungkinan 
  • Hidupnya lengkap karena telah melewati dan mengalami semua tahapan sebelumnya. Merupakan individu yang menyadari bahwa akan banyak imbalan  yang  diperoleh dalam jangka  panjang  melalui “langkah-langkah  kecil” yang sedang dilewatinya 
  • Menyambut baik tantangan, memotivasi diri, dan memiliki semangat tinggi, karena  memiliki kecenderungan membuat segala sesuatu terwujud dan berjuang mendapatkan yang terbaik dalam hidup 
  • Tidak takut menjelajahi potensi-potensi tanpa batas yang ada di antara manusia sehingga memahami dan menyambut baikresiko menyakitkan yang ditimbulkan    karena bersedia menerima kritik 
  • Menyambut baik setiap perubahan bahkan ikut mendorong setiap perubahan tersebut kea rah yang positif 
  • Individu yang berbahasa dengan penuh kemungkinan-kemungkinan, tentang apa yang bisa dikerjakan dan cara mengerjakannya, sehingga tidak sabar dengan kata-kata yang tidak didukung dengan perbuatan 
  • Memberikan kontribusi yang cukup besar karena dapat mewujudkan potensi yang ada pada dirinya 
  • Individu yang tidak asing dengan situasi yang sulit karena kesulitan merupakan bagian dari hidup.




Gambar - Hambatan menjadi peluang - Maksimalkan potensi yang ada
Gambar - Hambatan menjadi peluang -
kesulitan merupakan bagian dari hidup.


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Hambatan menjadi peluang - Maksimalkan potensi yang ada | Bagian 1


Lanjutkan ke Bagian 2,


Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "




Untuk melengkapi pemahaman tentang Hambatan menjadi peluang, 
silahkan tonton video dibawah ini.


Video - Hambatan menjadi peluang - Maksimalkan potensi yang ada
Video - Hambatan menjadi peluang - PELUANG USAHA
YANG COCOK DI DAERAH SEPI & DESA TERPENCIL


Sunday, 7 June 2020

Laporan keuangan - Pebisnis wajib tahu | Bagian 1

" Laporan keuangan - Pebisnis wajib tahu. Proses pembuatan laporan keuangan yang akurat dan valid, menentukan kualitas untuk pertanggungjawaban ".

Siklus akuntansi adalah proses yang panjang. Proses ini mencakup beberapa tahapan yang harus dipenuhi. Tahapan guna mendapatkan hasil laporan keuangan.

Laporan keuangan yang baik, valid, dan akuntabel. Siklus akuntansi adalah proses urutan lengkap prosedur akuntansi. 

Proses akuntansi dalam urutan yang sesuai selama setiap periode akuntansi. 


Baca juga : Artikel yang terkait


Silahkan gunakan fungsi Google Search Engine  untuk mendapatkan informasi website lainnya yang lebih luas dan lengkap tetang bahasan ini


Blog “Strategi Bisnis yang Cantik“. Menyajikan artikel tentang Strategi bisnis untuk memenangkan persaingan dengan taktik berbisnis. 

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. 

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola bisnis. 

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Gambar - Laporan keuangan - Pebisnis wajib tahu
Gambar - Laporan keuangan - Pebisnis wajib tahu


Laporan keuangan - Pebisnis wajib tahu. Untuk mendapatkan hasil laporan keuangan yang valid. Akuntabel harus melalui beberapa proses akuntansi yang panjang.

Mencakup beberapa tahapan. Tahapan ini disebut sebagai siklus akuntansi. Kombinasi dari serangkaian kegiatan yang dimulai ketika transaksi terjadi dan berakhir. 

Memasukkannya dalam laporan keuangan pada akhir periode akuntansi. Urutan prosedur akuntansi yang digunakan untuk mencatat. 

Mengklasifikasikan dan meringkas informasi akuntansi sering disebut siklus akuntansi. 


1. Pengertian siklus laporan keuangan


Laporan keuangan - Pebisnis wajib tahu. Pengertian siklus akuntansi adalah sebuah proses penyusunan laporan keuangan. 

Laporan keuangan yang dapat diterima dan dipertanggungjawabkan validitasnya. Pada umumnya perusahaan kecil, saat ini masih banyak yang sepertinya belum memahami.

Memahami siklus akuntansi. Laporan keuangan yang mereka buat hanya baru sebatas pencatatan sederhana saja. Sebatas pencatatan jumlah pengeluaran dan pemasukan. 

Sesungguhnya siklus akuntansi lebih komplek dan mendalam dibanding itu. Untuk mendapatkan Informasi pemasukan. 

Dan pengeluaran belum dapat dijadikan sebagai dasar laporan keuangan untuk pengambilan keputusan. Khususnya yang berkaitan dengan operasional perusahaan. 

Ada baiknya pengusaha atau pemilik perusahaan memahami siklus akuntansi dan mengaplikasikannya ke dalam perusahaan. 

Siklus akuntansi merupakan proses penyusunan suatu laporan keuangan. Laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan serta dapat diterima secara umum.

Penyusunan akuntansi harus dimulai dan memenuhi : 

  • Kaidah akuntansi
  • Prinsip-prinsip
  • Prosedur
  • Metode
  • Dan teknik

Hal-hal tersebut yang berada di dalam lingkup akuntansi sepenuhnya harus dicatat dalam suatu periode tertentu. Dengan informasi laporan keuangan yang akurat dan valid. 

Pengembangan usaha pun menjadi lebih cepat untuk dilakukan. Siklus akuntansi selalu diawali dengan aktivitas transaksi. 

Proses akuntansi dan sampai dengan pembuatan laporan keuangan. Selanjutnya proses dilanjutkan dengan adanya saldo yang ditutup dengan adanya jurnal penutup.

Jurnal pembalik. Pada dasarnya siklus akuntansi itu sama. Pengertian akuntansi yang baru saja digambarkan sebelumnya mengacu pada proses akuntansi dalam sistem manual. 

Terlepas apakah menggunakan sistem berbasis komputer.atau dengan cara manual. Aktivitas usaha yang berkaitan dengan keuangan akan menjadi lebih efektif. 

Manakala perusahaan bisa menerapan siklus akuntansi secara konsisten dan benar. Pada dasarnya siklus akuntansi di berbagai bidang perusahaan sama. 

Menerapan siklus akuntansi padasarnya sama baik itu untuk perusahaan dagang, jasa, maupun perusahaan manufaktur. 

Untuk mengambil keputusan kan menjadi lebih tepat karena didasari oleh informasi dari laporan keuangan yang valid atau nyata. 




Gambar - Laporan keuangan - Pebisnis wajib tahu
Gambar - Laporan keuangan - Manfaat dari akuntansi


2. Siklus laporan keuangan


Laporan keuangan - Pebisnis wajib tahu. Laporan keuangan hasil dari proses aktivitas pengumpulan dan pengolahan data akuntansi. 

Proses akuntansi secara sistematik dalam satu periode akuntansi. Periode akuntansi tersebut dikenal sebagai proses akuntansi atau siklus akuntansi. 

Tujuan pokok adalah akuntansi menyediakan informasi dari laporan keuangan. Bermanfaat untuk pengambilan keputusan. 

Untuk dapat menghasilkan informasi yang sesuai dengan harapan. Pelaksana melakukan serangkaian kegiatan berupa pengumpulan dan pengolahan data akuntansi. 

Pengolahan secara prosedur yang benar dan sistematik selama periode berjalan, umumnya selama satu tahun. 


a. Identifikasi transaksi


Langkah-langkah awal dalam siklus akuntansi adalah mengidentifikasi transaksi. Pelaksanannya harus mengidentifikasi transaksi sehingga dapat dicatat.

Dicatat dengan benar sesuai waktunya. Semua transaksi dapat dicatat, transaksi yang mengakibatkan perubahan posisi keuangan perusahaan dan dapat dinilai.

Dinilai ke dalam unit moneter. Transaksi yang akan dicatat juga harus memiliki bukti sebagai pendukung. Jika tidak ada bukti maka transaksi tidak dapat dicatat dan dilaporkan.

Dilaporkan dalam laporan keuangan. Bukti transaksi biasanya berupa kuitansi, nota (voucher), faktur, bukti kas keluar, memo, dan lain sebagainya. 

Bukti-bukti tersebut tentu saja harus sah dan terverifikasi.


b. Analisis transaksi


Setelah mengidentifikasi transaksi, Pelaksana harus menentukan dan memproses sesuai prosedur akuntansi yang benar. 

Agar hasilnya yang berupa laporan keuangan yang valid dan dapat diyakini benar. Untuk mudahnya dapat menggunakan persamaan matematis : 

Aktiva = Kewajiban + Modal.

Sistem pencatatan adalah berpasangan (double-entry system), yaitu setiap transaksi yang dicatat akan berefek terhadap posisi laporan keuangan. 

Bila dicatat didebit maka lawannya kredit dalam jumlah yang sama. Begitu juga sebaliknya. 

Setiap transaksi selalu mempengaruhi, yang terpengaruhi sekurang-kurangnya satu, dua, atau lebih rekening pembukuan.


Gambar - Laporan keuangan - Pebisnis wajib tahu
Gambar - Laporan keuangan - Informasi yang
 bisa didapat dari akuntansi


c. Pencatatan transaksi kedalam jurnal


Setelah informasi transaksi diperiksa, lalu dicatat secara runut di buku jurnal. Jurnal adalah suatu catatan kronologis tentang jumlah transaksi.

Transaksi yang terjadi dalam suatu periode akuntansi. Proses pencatatan transaksi kedalam jurnal disebut penjurnalan (journalizing). 

Terdapat dua macam jenis jurnal, jurnal umum dan jurnal khusus. Jurnal umum dikenal dengan istilah jurnal saja. 

Sedangkan, jurnal khusus, diselenggarakan untuk meningkatkan efisiensi pencatatan terhadap transaksi yang berulang. 

Contohnya seperti jurnal penjualan, jurnal pembelian, jurnal penerimaan kas, dan lainnya. 

Biasanya pencatatan transaksi dimasukan kedalam satu rekening yang didebet dan lawannya di rekening kredit.


d. Posting buku besar


Langkah selanjutnya mem-posting jurnal transaksi yang sudah dicatat dalam ke dalam buku besar. Buku besar adalah kumpulan rekening-rekening pembukuan.

Pembukuan yang masing-masing digunakan untuk mencatat transaksi. Pada umumnya, perusahaan memiliki daftar susunan rekening buku besar chart of accounts. 

Masing-masing nama rekening diberi nomor (kode). Memudahkan dalam mengidentifikasi dan membuat cross-reference dengan pencatatan transaksi di dalam jurnal.


e. Penyusunan neraca saldo


Neraca saldo adalah daftar saldo rekening buku besar untuk periode tertentu. Cara menyusun neraca saldo sangat mudah, hanya memindahkan saldo yang ada di buku besar.

Pemindahan ke dalam neraca saldo untuk disatukan. Total saldo pada neraca saldo harus sama jumlahnya antara Debet dan Kreitnya. 

Jika jumlah saldo debit tidak sama dengan jumlah yang ada di kredit. Maka dikatakan bahwa neraca saldo tidak sama atau tidak balance.

Berarti masih terdapat kesalahan dalam memposting. Pelaksana harus mencari kesalahan tersebut hingga total saldonya sama (balance).

Balance (sama) antara jumlah debet dengan jumlah kreditnya. Hal tersebut harus dilakukan sebelum laporan disusun.


f. Penyusunan jurnal penyesuaian


Bila pada akhir periode masa akuntansi, terdapat transaksi yang belum tercatat. Transaksi yang salah, atau ada saldo salah dan perlu disesuaikan. 

Maka harus dibuatkan transaksi atau dibuat ayat jurnal penyesuaian (AJP). Penyesuaian-penyesuaian pada umumnya dilakukan secara periodik. 

Pelaksanaan penyesuaian pada saat laporan keuangan akan disusun. Pencatatan penyesuaian sama seperti pencatatan transaksi umumnya. 

Transaksi penyesuaian pada umumnya dicatat pada jurnal penyesuaian dan kemudian dibukukan kedalam buku besarnya.


g. Penyusunan neraca saldo setelah penyesuaian


Pada tahap ini hanya perlu menyusun laporan keuangan untuk neraca saldo kedua dengan cara memindahkan saldo. Saldo yang telah disesuaikan pada buku besar.

Disesuaikan ke dalam neraca saldo yang baru. Saldo-saldo buku besar tersebut untuk membuat daftar rekapitulasi buku besar (Neraca saldo). 

Kemudian Neraca saldo tersebut siap disajikan untuk menjadi laporan keuangan. Hasil akhir proses akuntansi adalah berupa laporan keuangan yang disusun secara akrual basis. 

Saldo dari akun-akun buku besar dikelompokan kedalam kelompok Neraca dan kelompok Laba / rugi. Saldo antara kelompok aktiva dan pasiva pada neraca saldo.

Keseimbangan (balance). Walau jumlah saldonya sama atau seimbang dalam laporan keuangan. Belum tentu benar tetapi saldo yang benar pasti seimbang.


h. Penyusunan laporan keuangan


Berdasarkan neraca saldo setelah penyesuaian (balance sheet) , tahap selanjutnya yaitu menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan yang disusun seperti :

  • Neraca, dapat digunakan memprediksi likuiditas, solvensi, dan fleksibilitas.
  • Laporan laba rugi, untuk menggambarkan kinerja perusahaan.
  • Laporan perubahan modal, untuk melihat perubahan modal yang telah terjadi.
  • Laporan arus kas, memberikan informasi yang relevan mengenai kas keluar dan kas masuk pada periode berjalan.




Gambar - Laporan keuangan - Pebisnis wajib tahu
Gambar - Laporan keuangan - Siklus akuntansi proses yang panjang


i. Penyusunan jurnal penutup


Setelah membuat laporan keuangan, Pelasana membuat jurnal penutup. Jurnal penutup hanya dibuat pada akhir periode akuntansi. 

Rekening yang ditutup hanya rekening-rekening nominal dan rekening-rekening laba-rugi. Caranya adalah dengan me-nihilkan atau membuat nol rekening terkait. 

Rekening-rekening nominal harus ditutup karena rekening tersebut digunakan untuk mengukur aktivitas. Aliran sumber yang terjadi pada periode berjalan. 

Pada akhir periode akuntansi, rekening nominal sudah selesai menjalankan fungsinya sehingga harus ditutup. 

Selanjutnya, pada periode berikutnya dapat digunakan kembali untuk mengukur aktivitas yang baru dan mulai terjadi.


j. Penyusunan neraca saldo setelah penutupan (Opsional)


Pada langkah ini, pelaksana menyusun laporan keuangan untuk neraca saldo setelah penutupan. Neraca saldo ini adalah daftar (rekapitulasi) saldo rekening buku besar.

Buku besar setelah dibuatnya jurnal penutup. Oleh karena itu laporan keuangan untuk neraca saldo ini hanya memuat saldo rekening-rekening permanen saja.

Tujuan pembuatan laporan keuangan untuk neraca saldo setelah penutupan. Untuk memperoleh keyakinan bahwa saldo yang seimbang sudah valid dan benar. 

Penyusunan neraca saldo ini tidak wajib hanya bersifat opsional.


k. Penyusunan jurnal pembalik (Opsional)


Tujuan dari jurnal pembalik adalah untuk menyederhanakan prosedur dalam pencatatan. Pencatatan transaksi tertentu agar terjadi secara repetitif pada periode berikutnya. 

Karena tujuannya adalah untuk menyederhanakan maka tahap terakhir ini juga bersifat opsional. Jurnal pembalik pada umumnya dibuat pada awal periode akuntansi berikutnya. 

Caranya dengan membuat jurnal pembalik dari ayat jurnal penyesuaian (AJP) yang telah dibuat. Membalikan akun yang telah dibuat pada ayat jurnal penyesuaian (AJP). 

Misalnya dari yang awalnya debit menjadi kredit dan dari yang awalnya kredit menjadi debit. 

Siklus akuntansi adalah merupakan proses suatu aktivitas yang dimulai dari analisis dan pencatatan transaksi. 

Serta berakhir dengan persiapan untuk aktivitas periode akuntansi selanjutnya melalui pembuatan jurnal penutup.


l. Siklus akuntansi bukan hanya proses untuk pembuatan laporan keuangan.


Dengan pemanfaatan perkembangan teknologi komputer atau dengan bantuan software akuntansi. Sangat berdampak positif terhadap kualitas laporan keuangan. 

Siklus akuntansi yang panjang dan yang jumlah transaksinya banyak dapat dibuat dengan mudah dan cepat.




Gambar - Laporan keuangan - Pebisnis wajib tahu
Gambar - Laporan keuangan - Penyusunan laporan keuangan


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Laporan keuangan - Pebisnis wajib tahu | Bagian 1


Lanjutkan ke bagian 2,


Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact us "




Untuk melengkapi pemahaman tentang Laporan keuangan, 
silahkan tonton video dibawah ini.

Video - Laporan keuangan - Pebisnis wajib tahu-
Konsep Siklus Akuntansi yang Sebenarnya (Pemula Wajib Nonton)