Friday, May 8, 2020

Strategi pemasaran produk dan jasa yang harus DIlaksanakan bila ingin sukses



Strategi pemasaran produk dan jasa yang harus dilakasanakan bila ingin sukses, unit bisnis ini yang diharapkan untuk mencapai sasaran pemasarannya. 


Strategi pemasaran dapat dinyatakan sebagai dasar tindakan yang mengarah pada kegiatan atau usaha pemasaran, dalam kondisi persaingan dan lingkungan yang selalu berubah agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan.


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.




Baca juga : Artikel yang terkait


Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau menshare dan meninggalkan komentar serta kritik di akhir artikel ini.







Strategi pemasaran produk baru dan jasa yang harus dipahami bila ingin sukses
Strategi pemasaran produk baru dan jasa yang harus dipahami bila ingin sukses



Strategi pemasaran produk dan jasa


Strategi pemasaran adalah logika pemasaran, dan berdasarkan itu, unit bisnis diharapkan untuk mencapai sasaran-sasaran pemasarannya.

Strategi pemasaran terdiri dari 
  • Pengambilan keputusan tentang biaya pemasaran
  • Bauran pemasaran
  • Alokasi pemasaran.

Strategi pemasaran dapat dinyatakan sebagai dasar tindakan yang bertujuan pada kegiatan usaha pemasaran, dalam kondisi persaingan dan lingkungan yang selalu berubah agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan.

Strategi pemasaran adalah alat fundamental yang direncanakan, untuk mencapai dengan mengembangkan keunggulan bersaing yang berkesinambungan melalui pasar yang dimasuki dan program pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar.




1. Pemasaran (marketing)

Pemasaran adalah aktivitas, serangkaian institusi, dan proses menciptakan, komunikasi, menyampaikan, dan mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat.

Orang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Pemasar ini hendaknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan keinginan terutama pihak konsumen.

Proses dalam pemenuhan keinginan konsumen inilah yang menjadi konsep pemasaran. mulai dari pemenuhan produk, penetapan harga, pengiriman barang, dan mempromosikan barang.

Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan konsumen, kemudian tumbuh menjadi keinginan konsumen. Contohnya, konsumen membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya.

Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun konsumen tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya.


Dengan air kemasan yang bersih dan mudah dibawa. Maka konsumen ini memilih air kemasan yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa. 




2. Strategi pemasaran


Strategi pemasaran sangat penting bagi perusahaan, strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan. Potensi untuk menjual terbatas pada jumlah orang yang mengetahui hal tersebut.

Strategi adalah serangkaian rancangan besar yang menggambarkan bagaimana harus beroperasi untuk mencapai tujuannya. Dalam menjalankan usaha khususnya diperlukan adanya pengembangan melalui strategi pemasaran.

Pemasaran ialah yang mencakup seluruh sistem yang bersangkutan, untuk merencanakan dan menilai harga hingga dengan mempromosikan dan menyalurkan barang dan jasa yang dapat memuaskan keperluan konsumen.

Pemasaran dimulai dari apa yang diinginkan oleh konsumen. Yang akhirnya pemasaran memiliki tujuan yaitu: 



  • Konsumen potensial mengetahui secara detail produk yang di hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan atas produk yang dihasilkan.
  • Dapat menjelaskan secara rinci semua kegiatan yang. Kegiatan pemasaran meliputi dari penjelasan mengenai produk, desain produk, promosi produk, pengiklanan produk, komunikasi kepada konsumen, sampai pengiriman produk agar sampai ke tangan konsumen secara cepat.
  • Mengenal dan memahami konsumen sehingga produk cocok dan dapat terjual.

Kegiatan pemasaran yang berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis dan yang dipengaruhi oleh :

  • Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
  • Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik, dan sosial/budaya.

Berikut ini pemasaran, dari sudut pandang penjual :

  • Tempat yang strategis (place),
  • Produk yang bermutu (product),
  • Harga yang kompetitif (price),
  • Promosi yang gencar (promotion),
  • Sumber daya manusia (people),
  • Proses atau aktivitas bisnis (process), dan
  • Bukti fisik perusahaan (pysical evidence).

Berikut ini pemasaran, dari sudut pandang konsumen :

  • Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
  • Biaya konsumen (cost to the customer),
  • Kenyamanan (convenience), dan
  • Komunikasi (comunication).

Pembuatan produk / jasa yang diinginkan oleh konsumen harus menjadi fokus kegiatan operasional maupun perencanaan.

Pemasaran yang berkesinambungan harus berkoordinasi dengan baik dari berbagai unit kerja (tidak hanya di bagian pemasaran saja), sehingga dapat menciptakan sinergi di dalam upaya melakukan kegiatan pemasaran.




3. Konsep Strategi Pemasaran


Banyak ahli marketing mengatakan bahwa kepuasan pelanggan adalah kunci utama dari konsep pemasaran dan marketing strategy.  
Setiap perusahaan memiliki cara tersendiri dalam melakukan proses marketing.

Sesuai karakteristik dan kesanggupan masing-masing perusahaan. Pada dasarnya tujuan akhir dari marketing itu tetap akan bermuara pada tercapainya kepuasan konsumen. Berikut Konsep Strategi Pemasaran :



Segmentasi Pasar,

Setiap konsumen pasti memiliki kebutuhan dan kebiasaan yang berbeda. Perusahaan harus melakukan klasifikasi pasar yang sifatnya heterogen menjadi satua-satuan pasar yang bersifat homogen.


Market Positioning,

Tidak ada perusahaan yang bisa menguasai seluruh pasar. Itulah alasannya mengapa perusahaan harus punya pola spesifik untuk mendapatkan posisi kuat dalam pasar, yaitu memilih segmen yang paling menguntungkan.



Market Entry Strategy,

Ini adalah strategi perusahaan untuk bisa masuk pada segmen pasar tertentu. Bebebrapa cara yang sering dilakukan adalah :



  • Membeli Perusahaan Lain
  • Internal Development
  • Kerjasama Dengan Perusahaan Lain


Marketing Mix Strategy,

Marketing Mix (baca: Pengertian Marketing Mix) adalah kumpulan dari beberapa variabel yang telah digunakan perusahaan untuk mempengaruhi tanggapan konsumen. Beberapa variabel tersebut diantaranya;



  • Product
  • Price
  • Place
  • Promotion
  • Participant
  • Process
  • People Physical Evidence


Timing Strategy

Pemilihan waktu dalam melakukan pemasaran juga sangat penting untuk diperhatikan. Perusahaan perlu melakukan berbagai persiapan yang baik di bidang produksi, dan menentukan waktu yang tepat untuk mendistribusikan produk ke pasar.



4. Tujuan Strategi Pemasaran


Secara umum, tujuan strategi pemasaran adalah :



  • Untuk meningkatkan kualitas koordinasi antar individu dalam tim pemasaran
  • Sebagai alat ukur hasil pemasaran berdasarkan standar prestasi yang telah ditentukan
  • Sebagai dasar logis dalam mengambil keputusan pemasaran
  • Untuk meningkatkan kemampuan dalam beradaptasi bila terjadi perubahan dalam pemasaran.



5. Fungsi Strategi Pemasaran


Secara garis besar fungsi strategi pemasaran adalah :



Meningkatkan Motivasi untuk Melihat Masa Depan, 

Strategi pemasaran berupaya untuk memotivasi manajemen perusahaan agar berpikir dan melihat masa depan dengan cara yang berbeda. Hal ini sangat diperlukan untuk menjaga kelangsungan perusahaan di masa mendatang. 


Penting bagi perusahaan untuk mengikuti ritme pasar, namun terkadang perusahaan juga harus memiliki gebrakan dengan sesuatu yang baru.




Koordinasi Pemasaran yang Lebih Efektif

Setiap perusahaan pasti memiliki strategi pemasarannya sendiri. Strategi pemasaran ini berfungsi untuk mengatur arah jalannya perusahaan sehingga membentuk tim koordinasi yang lebih efektif dan tepat sasaran.



Merumuskan Tujuan Perusahaan


Para pelaku usaha tentunya ingin melihat dengan jelas apa tujuan perusahaan mereka. Dengan adanya strategi pemasaran maka pelaku usaha akan terbantu untuk membuat detail tujuan yang akan dicapai, baik jangka pendek maupun jangka panjang.



Pengawasan Kegiatan Pemasaran


Dengan adanya strategi pemasaran maka perusahaan akan memiliki standar prestasi kerja para anggotanya. Dengan begitu, pengawasan kegiatan para anggota akan lebih mudah dipantau untuk mendapatkan mutu dan kualitas kerja yang efektif.










Strategi pemasaran produk baru dan jasa yang harus dipahami bila ingin sukses
 Pemasaran produk dan jasa || Strategi pemasaran untuk produk yang tepat agar sukses dalam bisnis




Strategi pemasaran produk dan jasa yang tepat 



Pemasaran produk adalah salah satu hal penting yang ikut menentukan performa perusahaan. Strategi pemasaran produk adalah suatu kegiatan yang harus dilakukan untuk memperkenalkan produk secara lebih luas kepada masyarakat.

Cara pemasaran produk terbaik yang harus dilakukan untuk meningkatkan penjualan produk :



1. Target Pasar


Kenali pasar dan kuasailah target pasar. lakukan riset yang menjadi target pasar, Semakin spesifik target pasar, semakin besar peluang untuk sukses. Contoh jika bergerak di bagian pakaian remaja perempuan. 


Maka dapat menargetkan pasar dengan penyesuaian pada produk yang di produksi. Seperti perempuan yang masih sekolah dan berumur 12-18 tahun.




2. Menggunakan Social Media


Media sosial adalah alat pemasaran yang paling ampuh karena hampir semua orang dari berbagai latar belakang yang berbeda, sangat aktif menggunakannya. Contohnya berpromosi menggunakan Instagram dan Facebook.

Dengan media sosial, perusahaan dapat menjalin interaksi secara luas dengan berbagai kalangan, dengan biaya yang murah dan visibilitas atau keterlihatan yang tinggi. 

Social media memungkinkan perusahaan untuk memilih komunitas yang sesuai untuk memasarkan produk, sehingga yang ditawarkan memiliki peluang besar untuk terjual. 


Pemasaran dengan media sosial, dapat berkolaborasi dengan influencer. Banyak orang yang menggunakan influencer di sosial media untuk mempromosikan produknya. Biarkan pengikut mereka mengetahui produk melalui influencer.




3. Menawarkan Produk Secara Gratis


Cara ini dianggap sangat ampuh untuk menjaring konsumen karena sesuatu yang gratis akan sangat sulit dilewatkan begitu saja. Alasan lain kenapa strategi ini selalu dianggap ampuh dan jitu.


Seorang costumer belum membeli sebuah produk karena mereka belum pernah mencoba tentang produk tersebut. Perusahaan bisa saja memilih event atau langsung menawarakan sample dan contoh gratis secara door to door kepada calon konsumennya.

Jika produk tersebut berupa jasa ataupun media digital maka perusahaan dapat menawarkan free trial atau mencoba gratis untuk menarik minat calon konsumen mengetahui sebuah produk. Strategi pemasaran ini cukup efektif diterapkan.



4. Memilih Tempat Strategis


Tempat strategis masih menjadi strategi pemasaran yang patut dipertimbangkan karena dengan tempat penjualan yang strategis berarti produk memiliki kemungkinan terlihat lebih tinggi dan tentu saja memicu penjualan yang tinggi.

Kriteria pemilihan tempat strategis ini harus menyesuaikan dengan target sasaran serta kemudahan untuk menjangkaunya.

Jika memutuskan untuk menjual kebutuhan perlengkapan anak kos, maka berjualan di dekat area kampus atau tempat sekolah akan membuat kemungkinan produk cepat laku dan terlihat.



5. Memberi Insentif untuk Rekomendasi


Produk akan terlihat bagus dan dapat dipercaya bila ada yang merekomendasikannya. Untuk mendapat rekomendasi atau testimoni dari konsumen yang telah memakai produk tersebut.


Memberi penghargaan berupa insentif yang menarik. Insentif sebuah testimoni tidak harus selalu berupa uang, namun dapat berupa hadiah produk atau potongan harga.


Dengan adanya insentif ini secara tidak langsung perusahaan memenangkan dua pihak untuk sasaran marketing, yaitu konsumen yang loyal dan calon konsumen. Rekomendasi produk kini menjadi strategi pasar yang digunakan hampir semua produk. 




6. Memelihara hubungan baik dengan Konsumen


Konsumen yang loyal adalah sebuah aset penting perusahaan. Konsumen yang telah berulangkali membeli produk dan ikut menyumbang pemasukan secara rutin. Jika tidak ingin kehilangan sebuah pembeli.


Di tengah persaingan yang ketat produk serupa, tidak ada salahnya memberi penghargaan kepada para konsumen yang loyal dengan cara menanggapi masukan konsumen maupun memberi hadiah secara langsung atas pembelian yang mereka lakukan.

Hal ini cukup efektif menjadi cara pemasaran produk makanan karena produk jenis ini mengandalkan loyalitas pembelinya untuk bertahan di dunia bisnis.



7. Mulut ke Mulut


Tim pemasaran terus berkomunikasi secara langsung dengan konsumen. Setelah konsumen membeli produk dan merasa puas dengan produk. Maka konsumen akan memberitahu konsumen lainnnya yang berpotensi untuk membeli produk.


Strategi pemasaran sangat dibutuhkan agar produk dapat terjual dan lebih dikenal secara luas, tetap fokus pada hal ini, maka penjualan akan semakin meningkat.


Setelah strategi pemasaran produk ini berjalan dengan baik, lalu harus mengelola keuangan dengan baik. mengelola keuangan dengan baik dan tepat maka bisnis pun akan terus akan berkembang. 




Strategi pemasaran produk baru dan jasa yang harus dipahami bila ingin sukses
 Pemasaran produk dan jasa ||  Strategi pemasaran untuk produk jasa yang tepat agar sukses dalam bisnis



Strategi pemasaran produk dan jasa untuk sukses



Strategi Pemasaran dalam bisnis jasa terkadang bisa lebih menantang daripada pemasaran dalam bisnis produk atau ritel. 


Tidak menjual sesuatu yang terlihat “nyata” (tangible). namun menjual sesuatu yang bersifat intangible. Strategi pemasaran yang diterapkan juga berbeda dengan pemasaran bisnis barang.




1. Strategi Pemasaran Jasa


Kiat sukses dalam membangun strategi pemasaran jasa, perlu memahami apa itu strategi pemasaran jasa. Strategi pemasaran jasa merupakan rencana keseluruhan suatu perusahaan jasa agar konsumen potensial dapat menikmati jasa yang diberikan.


Sedangkan jasa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah aktivitas, kemudahan, manfaat, dan sebagainya yang dapat dijual kepada orang lain (konsumen) yang menggunakan atau menikmatinya.


Menurut Investopedia, strategi pemasaran merupakan rencana keseluruhan pada bisnis untuk mengubah calon konsumen potensial menjadi konsumen yang menikmati jasa dari pemasaran itu sendiri.



Apa perlunya Strategi Pemasaran?


Membangun strategi pemasaran perlu dilakukan agar informasi jasa yang ditawarkan dapat tersampaikan kepada konsumen. Konsumen dapat memahami jasa yang ditawarkan sehingga konsumen dapat memilih.  


Apakah jasa yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan saat ini atau tidak. Dengan strategi pemasaran jasa, pemilik jasa juga mengetahui target konsumen yang akan dituju, tools yang akan digunakan, dan menyesuaikan anggaran yang akan digunakan. 


Setelah mengetahui apa itu pemasaran jasa, berikut penerapan strategi pemasaran jasa agar dapat memenuhi nilai kepuasan konsumen.




2. Membangun pengalaman pelanggan (User Experience)


Melakukan pemasaran dalam bisnis jasa secara efektif diharapkan akan menciptakan pengalaman pelanggan (User Experience) yang baik bagi pelanggan.  


Pengalaman berbisnis jelas memiliki dampak pada nilai layanan yang di berikan dan meminimalisasi risiko yang terjadi.

Nilai-nilai yang Dianut Pelanggan, membangun experience perlu memahami nilai-nilai yang dianut oleh pelanggan. Nilai pelanggan itu termasuk;


  •  Value as a low price, maksudnya adalah nilai yang dikorbankan pelanggan agar mencapai kepuasan tersebut. Pelanggan akan berupaya mengorbankan seminimal mungkin untuk mendapatkan kepuasan sebesar-besarnya
  • Value as wether consumer wants in a product, maksudnya konsumen lebih berfokus terhadap apa yang Ia dapatkan dalam layanan yang diberikan.
  • Value as the quality consumer gets for the price they pay, konsumen akan membandingkan apakah yang kualitas Mereka dapatkan setimpal dengan apa yang Mereka berikan.
  • Value as what the consumer get for what they give, konsumen juga akan mempertimbangkan features dari layanan yang diberikan dan seberapa besar yang harus dikeluarkan.

Produk jasa yang bersifat intangible membuat strategi pemasaran yang diterapkan berupa experience. Pemilik jasa harus memberikan pengalaman yang dapat memengaruhi bahkan merubah pengalaman konsumen sebelumnya. 


Pemilik jasa harus memenuhi nilai-nilai yang dianut oleh konsumen. Meski bukan fokus strategi, features and benefit tetap menjadi penting untuk menunjang pengalaman konsumen. 


Tantangan dan tugas untuk mensimulasikan dan menciptakan User Experience melalui treatment atau paket produk yang di berikan.




3. Pentingnya Customer Service


Bisnis jasa berifat Inseparability, artinya hasil dari layanan yang diberikan dapat dirasakan langsung oleh konsumen. Berbeda dengan produk barang dimana pelanggan dapat merasakan dampak produk tersebut kapan saja. 


Sehingga, dalam hal ini peran customer service menjadi tumpuan pemilik jasa dalam mempertahankan usahanya. Bisnis jasa juga bersifat perishability, yang artinya bisnis jasa tidak dapat disimpan. 


Maksudnya tidak dapat disimpan adalah ketika penilaian bisnisnya buruk, maka keburukan bisnis akan terus tercium. Berbeda dengan bisnis barang jika berbuat kesalahan, value proof dari barang itu bisa diubah dan mengubah persepsi konsumen yang dikecewakan.




4. Membangun Kepercayaan Konsumen


Konsumen merasa lebih sulit untuk membandingkan bisnis dengan kompetitor lain karena hal ini konsumen tidak merasakan bentuk jasa seperti pada bisnis penjualan produk pada umumnya. 


Hal pentingnya adalah harus membuat percaya bahwa jasa yang berikan sesuai seperti yang di janjikan, sesuai dengan slogan atau pesan yang komunikasikan lewat usaha promosi.


Jasa tidak dapat diretur. Jika suatu jasa dibeli tetapi tidak memenuhi harapan konsumen, maka tidak dapat mengembalikan atau menukarnya seperti yang bisa dilakukan oleh bisnis produk. 


Kegagalan dalam layanan yang menyebabkan pelanggan tidak mendapatkan kepuasan, pelanggan akan terkorbankan waktunya dan kepercayaannya.


Pemasaran konvensional terdapat empat elemat yang harus dipenuhi, yaitu: Produk, Harga, Tempat, dan Promosi. Namun ketika pemasaran bisnis jasa, terdapat tiga elemen yang harus tambahan, yaitu :



SDM (Sumber Daya Manusia)


SDM yang di miliki dan terlibat langsung di bagian pemasaran atau Customer Service menjadi unsur yang penting karena unsur tersebut dapat menambahkan nilai yang signifikan pada penawaran jasa. 


SDM mengkomunikasikan dan menjual jasa dan bisa membuat. SDM yang berurusan dengan penjualan dan pemasaran menjadi “wajah” bagi bisnis jasa.



Bukti Fisik


Jasa yang di tawarkan harus dikomunikasikan dan ditindak lanjuti secara baik dan benar. Menciptakan suatu User Experience, kepuasan dan kenyamanan yang diberikan kepada pelanggan. 


Komunikasi dan dokumentasi bisa berupa ulasan pelanggan terhadap bisnis adalah satu-satunya bukti fisik yang harus di bagikan untuk membangun citra positif bagi bisnis jasa.



Alur Jasa


Prosedur dan alur kegiatan tentang jasa penting dari strategi pemasaran bisnis jasa. hal itu harus berjalan dengan lancar tanpa kendala untuk menjaga kepercayaan pelanggan.


Dengan mengembangkan empat elemen pemasaran konvensional dan meningkatkannya dengan menggunakan ketiga strategi pemasaran bisnis jasa di atas, maka akan sukses dalam memasarkan bisnis jasa.


Jika strategi pemasaran bisnis jasa terasa lebih baik, maka berikutnya harus membuat perencanaan dan di ikuti dengan pencatatan keuangan yang baik. 


Jangan sampai pencatatan transaksi jasa terkesan berantakan dan tidak teroganisir dengan baik.






Strategi pemasaran produk dan jasa yang harus dlaksanakan bila ingin sukses
 Pemasaran produk dan jasa || Produk Jasa tidak dapat diretur





Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Strategi pemasaran produk dan jasa yang harus dilakasanakan bila ingin sukses. Untuk menlengkapi pengetahuan tentang Strategi pemasaran produk dan jasa maka silahkan tonton video dibawah ini.



Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Kontak "



Tips bisnis sukses :
3 cara marketing ampuh untuk pebisnis pemula - Coach Hendra hilman





Strategi pemasaran produk dan jasa yang harus dlaksanakan bila ingin sukses
Dengan Strategi pemasaran produk dan jasa yang tepat agar sukses


No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.

Brokoko

Popular Posts