Wednesday, 4 March 2020

Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1

Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1 dan dianggap efektif seperti menggunakan televisi, radio, koran, papan reklame, poster dan brosur.

Offline marketing hingga saat ini masih efektif digunakan para pebisnis dalam mempromosikan produk / jasanya.

Bisnis offline marketing masih memberikan dampak signifikan bagi penjualan bisnis jika diterapkan secara optimal.

Offline marketing masih tetap diperlukan meski online marketing sedang populer dan memberikan pengaruh besar bagi masyarakat. 

Offline marketing tidak dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. 

Offline marketing, Kini, masih banyak yang buta atau belum mengenal internet. 

Offline marketing dari TV, radio hingga surat kabar masih efektif sebagai sarana iklan.


Baca juga : Artikel yang terkait


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses.

Dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen. 

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. 

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1
Offline marketing – Cara ini masih efektif


Konsep offline marketing


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1. Perkembangan tehnologi yang pesat merupakan tahun kejayaan bagi e-commerce di Indonesia. 

Offline marketing, Banyak sekali bermunculan situs-situs e-commerce profesional yang memanjakan masyarakat dalam berbelanja.

Di era digital kini, strategi pemasaran dapat dilakukan oleh berbagai media, baik online maupun offline marketing

Offline marketing merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mempromosikan produk dan jasa melalui internet. 


1. Arti marketing


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1. Belum samanya tentang pemahaman marketing di masyarakat

Metode offline marketing maupun metode marketing secara digital (marketing online). 

Pemahaman marketing terkait offline marketing dan Digital Marketing (marketing online).

Marketing dalam bahasa inggris berarti pemasaran, sedangkan sales berarti penjualan. Marketing adalah serangkaian :

  • Institusi
  • Proses menciptakan
  • Mengomunikasikan
  • Menyampaikan
  • Mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan
  • Klien
  • Mitra
  • Masyarakat umum.


Offline marketing, Keberhasilan suatu bisnis berpulang pada kegiatan pemasarannya. 

Offline marketing, Proses pemasaran yang biasa disebut dengan istilah marketing. 

Offline marketing, Pemahaman pengertian tentang marketing di dalam masyarakat sering salah mengartikan, 

Offline marketing, Marketing sering kali diartikan dengan sales.

Marketing adalah serangkaian proses untuk memasarkan produk dan mengenalkan produk kepada masyarakat dengan berbagai cara. 

Offline marketing, Agar produk tersebut banyak diminati oleh masyarakat luas. 

Marketing itu sangat diperlukan bagi setiap penjual, baik bisnis perorangan maupun untuk bisnis perusahaan.

Konsep marketing adalah :  

  • Offline marketing identik dengan menawarkan melalui berbagai media baik cetak, audio maupun TV.
  • Offline marketing segala bentuk pemasaran melalui media internet yang melibatkan berbagai metode seperti website, email, dll.


Konsep offline marketing adalah metode marketing yang telah ada masih dirasakan efektifnya sampai sekarang. 

Konsumen sebagai orientasi kegiatan pemasaran, sehingga kepuasan konsumen menjadi hal yang penting.

Offline marketing, Marketing akan terus memperhatikan pelanggannya.

pengertian marketing tidak hanya sebatas pemasaran, namun juga mengenai strategi yang digunakan.

Serta cara memberikan kepuasan kepada konsumen. proses sales kepada konsumen terjadi hanya pada saat itu. 

Offline marketing, Sedangkan proses marketing berlanjut terus menerus. 

Offline marketing, Konsep marketing adalah untuk mempertahankan loyalitas pelanggan terhadap produk. 

Offline marketing, Marketing adalah bagian penting dari perusahaan. 

Offline marketing, Barang dari produsen bisa sampai kepada konsumen.

Offline marketing, Marketing sering penghubung produsen dan konsumen, 

Offline marketing, Sehingga strategi marketing harus jelas. Untuk menghindari kekecewaan konsumen.

Offline marketing, Barang dari produsen harus dapat sampai kepada konsumen dalam waktu yang tepat.

Offline marketing, Strategi dengan empat konsep dasar marketing, yaitu :

  • Produksi
  • Produk
  • Penjualan
  • Pemasaran.


2. Konsep marketing


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1. Persaingan dalam marketing adalah untuk menarik perhatian konsumen. 

Offline marketing, Kualitas produk yang baik, akan lebih diminati oleh konsumen. 

Apalagi jika didukung oleh pelayanan yang baik terhadap konsumen. Walaupun berbeda-beda pendapat tentang marketing. 

Offline marketing, Namun pada intinya bertujuan untuk memberikan kepuasan dan pelayanan kepada konsumen. 

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian marketing adalah strategi dalam menjalankan bisnis.

Offline marketing, Berhasil tidaknya suatu bisnis, tergantung pada proses marketingnya. 

Offline marketing, Proses yang baik adalah selalu menjadikan kepuasan pelanggan sebagai tujuan utamanya. 

Offline marketing, Hal ini karena terpenuhinya keinginan pelanggan, menunjukkan terpenuhinya permintaan pasar.


a. Konsep pertama yaitu produksi 


Offline marketing, Pebisnis harus mengetahui produk yang sedang diminati konsumen pada saat ini. 

Offline marketing, Lakukan pengamatan langsung ke lapangan, cari tahu harga yang beredar di pasaran. 

Offline marketing, Hal ini dapat menjadi acuan untuk merencanakan produk yang sedang diminati berikut harganya


b. Konsep yang kedua adalah produk


Offline marketing, Konsumen akan menyukai produk yang berkualitas tinggi. 

Offline marketing, Ciptakan produk yang berbeda (unik), memiliki kualitas lebih baik dari kompetitor. 

Offline marketing, Diharapkan konsumen akan lebih tertarik dengan produk. 

Offline marketing, Oleh sebab itu, perlu dilakukan peningkatan kualitas terhadap produk.


c. Konsep yang ketiga adalah penjualan.


Offline marketing, Marketing merupakan hal yang penting dan salah satu bagian penjualan. 

Offline marketing, Kegiatan ini dilakukan untuk mengenalkan kepada konsumen tentang produk yang di miliki. 

Offline marketing, Hal ini tentunya dapat menjadi tarik konsumen untuk memakai produk. 

Offline marketing, Jika perlu, berikan bonus terhadap pembeli dengan syarat tertentu. 


d. Konsep yang keempat adalah pemasaran.


Offline marketing, Konsep ini merupakan lanjutan dari konsep penjualan. 

Offline marketing, Tujuan utama dari kegiatan marketing adalah terpenuhinya kebutuhan pasar. 

Offline marketing, Kepuasan pelanggan terhadap produk menjadi perhatian serius perusahaan. 

Offline marketing, Diharapkan kebutuhan pasar dapat terpenuhi,dan mampu memenuhi keinginan pelanggan.


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1
Offline marketing – Cara ini masih efektif


Strategi Offline marketing yang masih efektif saat ini


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1. Marketing adalah serangkaian proses yang dilakukan untuk memasarkan produk.

Offline marketing, Atau mengenalkan produk kepada masyarakat dengan berbagai cara. 

Offline marketing, Pengenalan produk, agar produk tersebut menjadi banyak diminati oleh masyarakat luas. 

Offline marketing, Marketing itu sangat diperlukan bagi setiap penjual, baik bisnis perorangan maupun untuk bisnis perusahaan. 

Walau demikian bukan berarti pekerjaan marketing yang ada saat ini sudah optimal. Marketing dalam beberapa aspek seperti :

  • Kebutuhan pasar/niche,
  • Target pasar,
  • Persaingan,
  • Metode pemasaran,
  • Efektifitas.


1. Kebutuhan pasar (Niche)


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1Offline marketing, menentukan target pasar, umumnya marketing diawali dengan riset kebutuhan pasar. 

Hal ini dirasa sangat perlu karena akan menjadi dasar bagi langkah selanjutnya yaitu menentukan target pasar,

Offline marketing, menentukan metode marketing sampai hasil yang akan didapatkan nantinya. 

Menentukan kebutuhan pasar, seorang offline marketing langsung terjun ke lapangan. 

Offline marketing, Agar mengetahui secara pasti kebutuhan yang sebenarnya dibutuhkan oleh pasar. 

Offline marketing, Hal ini biasa dilakukan dengan cara wawancara dan dengan membagi kuisioner. 

Waktu yang dibutuhkan lebih lama, namun si marketer akan mendapatkan pengalaman yang cukup berarti.

melakukan riset dengan offline marketing membutuhkan waktu lebih pendek dibandingkan offline marketing. 

Offline marketing, Metode ini umumnya cukup akurat untuk mengenali pola dan mengidentifikasi kebutuhan pasar. 

Offline marketing, Marketer akan mendapatkan data yang cukup lengkap mengenai jumlah pencarian.  

Pencarian dari satu atau beberapa kata kunci yang telah diketikkan di mesin pencari google selama satu bulan terakhir.

Offline marketing, Dari data yang disajikan akan dengan mudah marketer mengidentifikasi kebutuhan pasar.  

Kebutuhan pasar mengenai produk yang berhubungan dengan kata kunci tersebut pada satu bulan terakhir.


2. Target pasar


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1Offline marketing, target pasar akan ditentukan dari beberapa faktor. 

Riset kebutuhan pasar yang telah dilakukan sebelumnya dan spesifikasi produk yang akan dipasarkan. 

Dalam offline marketing, penjualan secara offline biasanya tidak memperhitungkan target pasar secara mendalam.

Offline marketing, Umumnya mereka berpendapat, tempat yang strategis didukung dengan performa toko mengundang calon pelanggan tertarik. 

Offline marketing tidak memandang orang dewasa atau remaja, pendidikannya dan sebagainya. 

Offline marketing, Mereka berpandangan bahwa semua orang itu sama. 

Sama-sama tertarik dengan apa yang ditunjukkan oleh penjualnya dan berharap mereka mau membeli. 

Seorang marketer dituntut untuk memiliki data yang lengkap dan cukup akurat mengenai target pasar mereka.

Hal ini menjadi alasan utama kenapa marketer wajib mempunyai target pasar yang spesifik sebagai filter. 

Offline marketing, Metode marketing yang digunakan nantinya lebih efektif dan efisien. 

Contoh dari riset target pasar di offline marketing misalnya Facebook Insight pada Facebook.

Offline marketing, Facebook insight memberikan fasilitas yang cukup lengkap. 

Untuk menemukan siapa saja yang kita target sesuai kata kunci yang berhubungan dengan produk. 

Offline marketing, Marketer bisa melakukan riset terhadap seberapa banyak orang di facebook. 

Offline marketing, Yang tertarik mengenai kata kunci yang dibidik. 

Misalnya mengenai "kelebihan berat badan" atau "tips langsing" pada demografi tertentu misalnya negara indonesia. 

Offline marketing, Daerah ibukota jakarta jenis kelamin wanita umur 25-40 tahun dengan pendidikan diatas SMA.


3. Persaingan marketing


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1. Pada metode offline marketing, persaingan marketing.

Offline marketing,  bisanya dilihat dari beberapa aspek misalnya ; harga dan pelayanan. 

Offline marketing, Yang dapat dipastikan laris adalah yang paling murah dan baik pelayanannya yang baik. 

Namun sebaliknya dengan online marketing,

Offline marketing, Persaingan bukan hanya terletak pada harga dan pelayanan saja. 

Offline marketing, Persaingan pemasaran online juga terletak pada seberapa lengkap konten mereka di internet.

Pasalnya, orang yang berselacar di internet pada umumnya adalah yang mencari konten yang lengkap dan bermanfaat.

Offline marketing, Baik itu untuk kebutuhan mereka atau hanya untuk hiburan saja.


4. Metode offline marketing


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1. Metode offline marketing mencetak Brosur, Spanduk, Baliho, Neon Box.

Offline marketing, branding dan meningkatkan performa toko dimata khalayak ramai. 

Pada offline marketing ada 3 hal yang perlu diperhatikan :

  • Desain
  • Kualitas bahan
  • Strategi penyebaran / letak pemasangan.


Offline marketing, Pada metode online marketing terpusat pada konten dan traffic.

Serta email list building, SEO, iklan berbayar (google adwords), marketplace, forum komunitas, dll. 

Offline marketing, Tumpuan dasar yaitu konten dan traffic. 

Macam metode pemasaran di internet tidak menutup kemungkinan akan bermunculan metode yang lainnya. 

Offline marketing, Siapa menyajikan kualitas konten yang berkualitas dan mempunyai traffic besar dialah yang berpotensi penjualannya tinggi.


5. Efektifitas offline marketing


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1. efektifitas marketing diukur dari tingginya tingkat konversi penjualan terhadap metode marketing yang dilakukan. 

Offline marketing, Performa iklan sulit diukur karena target pasar terlalu umum dan banyak faktor menyebabkan orang mau membeli.

Offline marketing, Pada umumnya mau membeli karena faktor tempat tinggalnya dekat dengan toko.

Offline marketing, bukan karena besarnya spanduk yang dipasang, dll. 

Pada internet efektifitas marketing dapat diukur secara akurat, misalnya konversi iklan terhadap ketertarikan pengunjung. 

Offline marketing, Konversi iklan terhadap penjualan atau konversi ketertarikan terhadap penjualan. 

Offline marketing, Konversi dapat diukur secara akurat dan dapat dipantau secara berkala.

Offline marketing, Marketer dapat mengevaluasi dan penyesuaian terhadap iklan yang disain.

Dengan demikian bukan berarti online marketing itu tidak punya kekurangan, justru dengan banyaknya fasilitas dan kemudahan. 

Fasilitas yang lengkap di internet bagi marketer bukan berarti melakukan online marketing itu murah dan mudah.




Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1
Offline marketing – cara yang efektif dengan menggunakan gadjet


Offline marketing menuju online marketing


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1. Evolusi Strategi marketing secara Tradisional Menuju Metode Modern. 

Offline marketing, Strategi marketing terus-menerus berevolusi dari metode marketing tradisional sampai ke metode modern.

Marketing secara tradisional adalah bentuk marketing konvensional yang dipakai sebelum era internet membooming. 

Offline marketing, Strategi marketing yang paling dikenal di masyarakat, 

Baik marketing tradisional maupun modern memiliki kelebihan/kekurangannya masing-masing.

Pebisnis bisa mengambil manfaat dari mengintegrasikan kedua metode untuk menemukan titik optimal dalam memasarkan produknya. 

Offline marketing, Pada dasarnya, strategi marketing tradisional menggunakan empat media ini :

  • Media cetak (Print)
  • Siaran (broadcasting)
  • Surat pos (Direct-Mail)
  • Telepon.


1. Dari surat pos ke surat elektronik


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1Offline marketing, marketing Surat Pos atau Direct-Mail adalah usaha marketing.

Marketing dengan menggunakan media kartu pos, brosur, surat, dan selebaran yang dikirim melalui pos atau kurir. 

Marketing direct-Mail terkesan mahal. Bisnis mengeluarkan desain dan biaya pencetakan serta biaya pengiriman. 

Saat ini Pebisnis menggunakan surel atau email untuk berkomunikasi antar sesama Pebisnis maupun kepada pelanggan.

Offline marketing, Cara ini terkesan lebih sederhana dan cepat. Bisnis sudah tidak membutuhkan kertas lagi (paperless). 

Offline marketing, Karena pesan terkirim dengan jaringan internet. Dari Cetak Menuju Situs Web.

Metode marketing dengan cetak atau print adalah tipe marketing yang menggunakan media surat kabar atau majalah dalam mempromosikan produk.

Offline marketing, Strategi pemasaran cetak dibagi menjadi dua :

  • Marketing masal
  • marketing berdasarkan karakter pelanggan.


Offline marketing, Strategi marketing masal, iklan cetak untuk segmen kelas pelanggan yang lebih luas dan berbeda-beda secara acak. 

Di majalah, marketing cetak menjangkau segmen pelanggan yang terkategorikan secara spesifik.

Offline marketing, Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, media cetak sudah semakin ditinggalkan oleh publik. 

Offline marketing, Bahkan beberapa perusahaan media berbasis cetak sudah beralih ke Blog atau web.

Bila perusahaan yang masih menggunakan metode tradisional, tentu perusahaan tersebut tidak akan bertahan lama. 

Offline marketing, Hal ini berpengaruh terhadap kebiasaan konsumen dalam mengakses informasi.

Sekarang ini, di era ini konsumen lebih suka mengakses dan membaca informasi (baik berita maupun iklan) secara online melalui gadget mereka.


2. Dari siaran televisi ke online marketing video


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1. televisi dan radio adalah media yang dipakai dalam strategi marketing tradisional dan masih banyak digunakan. 

Offline marketing, Marketing dengan siaran yang menjangkau banyak pelanggan dalam jangka waktu singkat. 

Offline marketing, Media siaran menyampaikan pesan marketing melalui komunikasi secara lisan dan visual.  

Offline marketing, Waktu pesan yang lebih pendek dibandingkan dengan media cetak. 

Offline marketing, Hal ini karena kesepakatan kontrak mengenai waktu penayangan. 

Offline marketing, Selain itu, biaya marketing melalui televisi dan radio jauh lebih mahal.

Offline marketing, Mahal dibandingkan dengan bentuk marketing tradisional lainnya. 

Offline marketing, Dalam usaha marketing berbasis visual dan beralih menuju fitur Online Video Advertising.  

Offline marketing, Fitur ini untuk wadah untuk meluncurkan video pemasaran di berbagai kanal video online.  

Jenis Online Video Advertising beragam, seperti Interactive Video Ads, Webpage Video Ads, dan Social Media Video Ads.

Offline marketing, Biaya untuk menampilkan Online Video Advertising lebih murah dan prosesnya lebih cepat.

Offline marketing, Dibandingkan harus menyewa space di media televisi maupun radio.


3. Dari telepon ke gadget


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1. sebelum era Handphone dan Smartphone menjamur, adalah alat komunikasi yang digandrungi oleh publik. 

Offline marketing, Sarana tersebut masih digunakan oleh beberapa bisnis hingga saat ini untuk menghubungi pelanggannya.

Saat ini masyarakat sudah sangat tergantung oleh gadget atau smartphone akibat fleksibilitas dan berbagai kemudahan yang ditawarkan. 

Offline marketing, Keempat media merupakan peralihan metode dan strategi marketing tradisional menuju modern.

Offline marketing, Sampai saat ini Pebisnis masih ada yang menggunakan metode tradisional.

Offline marketing, menggabungkan kedua metode dalam strategi marketingnya.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1

Lanjutkan ke Bagian 2

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "




Untuk melengkapi pemahaman tentang Offline marketing,
silahkan tonton video dibawah ini.


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1
Offline marketing – Cara ini masih efektif


Offline marketing – Cara ini masih efektif | Bagian 1
Offline marketing

No comments:

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.