Tuesday, January 21, 2020

Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada


Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada, maka kemungkinan besar akan terbuka luas untuk mendapatkan kesuksesan kemudian hari.


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.




Baca juga : Artikel yang terkait


Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.


Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau menshare dan meninggalkan komentar di akhir artikel ini.




 Baca juga : Strategi bisnis yang cantik 



Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada
Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada


Konon bisnis rumahan, bisnis perorangan, industri rumah tangga yang benar-benar berumur panjang dan sukses, konon tak sampai satu persen. Pada umumnya gagal di tahun pertama operasinya. Sisanya yang 30 persen, terseok-seok di tahun kedua.


Dari 30 persen tadi, hanya 10 persennya saja yang selamat memasuki tahun ketiga. Berikutnya hanya 5 persen yang beruntung bertahan hidup sampai tahun kelima


Pertanyaannya mengapa demikian ....??


Pada umumnya memulai berbisnis atau merintas usaha bagaikan "Balita" (usia di bawah lima tahun) memang rawan perlu kesabaran dalam merawatnya.


Pada awal-awal berbisnis biasanya "gugup" cobaan (tantangan) datang bertubi-tubi sehingga menjadi "gagap".







Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada
Kiat memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada



Kiat memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada


Kelemahan dan kekurangan juga menjadi masalah bersar, contohnya kelemahan dalam pendanaan. Kelemahan strategi bisnis yang sedang digeluti serta kelemahan dalam mengelolanya (manajemen bisnisnya)


Lalu apa yang harus dilakukan.....??


Jika Anda ingin berbisnis atau sedang merintis bisnis skala kecil, barangkali 14 strategi berikut ini bisa memberi inspirasi.




1. Rencana Bisnis


Ingin berwiraswasta jangan terlalu banyak membuat rencana. Dikhawatirkan hanya berhasil dalam membuat rencana semata, tanpa berani memulai dan menjalankannya.


Ada benarnya bahwa untuk menjalankan bisnis memerlukan perencanaan. Sambil menjalankan bisnis buatlah perencanaan yang matang sebagai rujukan dalam menjalan bisnis, bukan sebagai halangan.




2. Amankan Modal


Berbisnis untuk skala kecil umumnya permodalan menjadi masalah utama, ada baiknya bisnis didukung oleh investor (pinjaman). Diperlukan kehati-hatian dalam mengelolanya.


Hindari dari biaya-biaya yang tidak urgen (mendesak). Cara terbaik mengamankan modal adalah dengan secara rutin memantau aliran keuangan (cash Flow) setiap saat.




3. Penghematan Biaya


 Dalam penghematan biaya adalah kata kunci pengamana modal, hindari dari biaya-biaya yang belum urgen, terutama dalam biaya operasional.


Usahakan agar selalu mendapatkan potongan biaya (discount) dari supplier maupun dari pihak lainnya. Jika membutuhkan sarana untuk operasioanal, maka upayakan sehemat mungkin.




4. Laba Tunai


Upayakan agar Anda benar-benar mendapatkan keuntungan (laba) secara tunai. Bukan sekedar laba sekedar dalam pembukuan (terlampau banyak dalam bentuk piutang).


Semakin banyak transaksi per Kas (transaksi tunai) maka akan bagus dan mempermudah cash flow. Yang sering terjadi ke gagalan dalam berbisnis adalah tidak terkelolanya Cash Flow dengan baik.




5. Kepuasan Pelanggan


Kepuasan pelanggan adalah "kunci keberhasilan dalam bisnis."  Kelangsungan dalam bisnis ditentukan oleh kepuasan pelanggan. Berikan konsumen produk dan pelayanan bermutu rendah.


Berilah pelanggan kepuasan khususnya layanan paska jual (after sales service). Dengan demikian maka Kelangsungan bisnis Anda dapat dipertahankan.




6. Pelanggan Produktif


Komitnen untuk kepuasan kepada kosumen merupakan hal yang utama dan prioritas. Khususnya kepada pelanggan yang telah memberikan banyak keuntungan. Berikanlah service sebaik mungkin kepada pelanggan yang loyal pelanggan.


Dan yang fanatik terhadap produk-produk kita. Sesungguh sangat sulit mendapatkan pelanggan yang loyal pelanggan yang fanatik terhadap produk-produk kita.




7. Tuailah Referal


Dampak nyata kepuasan pelanggan adalah rekomendasi pada bisnis. Setiap orang paling apes punya 50 teman dekat, relasi, atau, koneksi. Jika punya 10 pelanggan saja yang puas. Maka asal hitung saja punya 500 prospek baru. Kalau pelanggan puas.


Tak perlu ragu meminta rekomendasi mereka. Banyak referal (rujukan) bisa di dapat. Untuk bisnis tertentu (misalnya jasa konsultasi), surat-surat kepuasan pelanggan bisa jadi magnet bisnis yang efektif.




8. Iklan dan Promosi


Perluaslah jaringan bisnis dengan membuat iklan dan promosi, tujuannya adalah agar produk-produk cepat dikenal secara luas. Banyak cara memperkenalkan produk agar cepat dikenal secara lebih  luas.


Gunakan iklan yang berbiaya rendah atau gratisan dengan menggunakan media sosial. Seperti Facabook, istagram atau dengan membuat web site gratisan.




9. Manfaatkan Koneksi


Perluaslah jaringan (networking) Anda dengan memanfaatkan melalui koneksi dan relasi. Serta upayakan dan dekati orang-orang kunci dalam pembelian atau orang-orang marketing.


Manfaatkan semua lini dimana terlibat seperti di lingkungan lingkungan rumah, sekolah, kampus, perkantoran, clup-clup organisasi dll. Dengan demikian produk-produk cepat dikenal.




10. Ikutlah Ekspo Bisnis


Saat ini dimana-mana daerah sering kali mengadakan ekspo serta berbagai pameran untuk mempromosi suatu produk. Inilah kesempatan untuk memperluas networking bisnis.


Dengan mengikuti acara tersebut. Kemungkinan banyak mendapat pembelajaran atau calon-calon pelanggan baru. Ada kemungkinan akan dapat mendapatkan investor.




11. Jadilah public relations (PR)


Sekecil apa pun bisnis jangan abaikan hal ini, kepribadian yang hangat. Menawan bisa menjadi humas yang baik serta dapat mendongkrak citra produk (bisnis).


Bila ada kesempatan jalinlah hubungan dengan para jurnalis media cetak, televisi, radio dll. Dari merekalah yang dapat mempublikasikan dengan biaya rendah.




12. Bentuklah Sistem


Bisnis rumahan menjadikan bos bagi diri sendiri. Maka sukses tidaknya bisnis itu sangat tergantung pada upaya sendiri. Akan jadi sebuah sistem. Namun jangan terus-menerus one-man show. 


Harus mulai membentuk sistem yang memungkinkan usaha itu bisa berjalan walau tanpa kehadiran fisik. Ini penting jika suatu saat bisnis berkembang volumenya, dan membutuhkan lebih banyak sumber daya.




13. Volume Bisnis


Memaksimalkan jaringan (net working) bisnis untuk berbagi order tanpa kehilangan keuntungan. Banyak bisnis rumahan mendadak mendapatkan order berlipat ganda.


Sangat di sayangkan bila tidak siap dalam menerima order tersebut. Maka persiapkan sumber daya manusia yang bisa menghandel dan menampung pertambahan volume bisnis secara cepat.




14. Fleksibel


Tinggalkan cara-cara yang sudah terbukti tidak memberikan hasil. Bisa saja yakin dengan prospek dari sebuah bisnis yang akan jalankan atau yang sedang berjalan.


Namun dengan demikian anda juga harus bersiap untuk dapat melakukan modifikasi rencana dan inovasi strategis. Lebih fleksible pada perubahan atau trend yang sedang berkembang. Bisa mengevaluasi kinerja bisnis, serta berani ambil risiko.







Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada
Memulai bisnis sendiri dengan menangkap peluang



Hal yang mendasar untuk memulai berbisnis sendiri dan menangkap peluang bisnis


Membahas tentang Berbisnis dengan menangkap peluang bisnis. Maka unsur-unsur yang mendasar adalah harus memiliki niat yang kuat untuk melaksanakan.


Memiliki kemuan yang kuat serta mau bergerak sekarang juga agar dapat terlaksana :

  1. Memiliki Niat
  2. Memiliki Kemauan
  3. Mau Bergerak sekarang juga


1. Memiliki Niat 


Memiliki Niat adalah unsur yang menentukan, Niat adalah awal dari suatu perbuatan untuk melaksana sesuatu. Namun niat saja tidak cukup bila tidak sertakan kemuan untuk bergerak.


Sehingga Memiliki Niat yang kuat dan mau bererak untuk melaksanakan adalah awalnya dari hal yang di sebut diatas. Dan akan menjadi lebih memungkinkan terlaksananya hal tersebut.




2. Memiliki Kemauan


Memiliki kemauan yang kuat dan juga unsur utama yang berikutnya, karena unsur kemauan dapat terlaksana bila saja didasari oleh niat yang kuat. Kedua unsur ini bagaikan dua sisi mata uang yang menjadi satu kesatuan dan tidak dapat terpisahkan satu dengan lainnya


Kemauan dapat diartikan sebagai modal utama dari sebuah komitmen dari diri seseorang. Sehingga komitmen diri seseorang dapat terlihat kualitas komitmennya.


Kita diketahui bahwa komitmen yang berkaitan dengan kemauan untuk bergerak sekarang juga adalah awal dari kesuksesan. Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada  yang berkaitan dengan niat dan dengan kemauan.


Adalah kemauan yang tidak akan pernah menyerah sebelum berhasil memperoleh apa yang diinginkannya dapat terlaksana. Kualitas sebuah komitmen sangat menentukan kemauan untuk bergerak.


Sehingga mau bergerak sekarang juga menjadi titik awal dari sebuah pergerakan. Kemauan adalah kunci dari segalanya, walau demikian untuk dapat memiliki sebuah kemauan itu sendiri.


Terkadang menjadi sulit manakala tidak diikuti oleh adanya Niat yang mendasarinya. Jadi kemauan harus :

  • Mau memulai sekarang juga
  • Mau menyukai apa yang dilakukannya
  • Mau belajar mendalami tentang apa yang sedang dihadapinya.
  • Mau mengambil resiko terberat sekalipun
  • Mau berbagi kepada orang disekitarnya, agar kegiatannya mendapatkan dukungan
  • Berani mengambil resiko terberat sekalipun
  • Dan lain-lain

Kemauan yang kuat dapat memicu :

  • Meningkatkan potensi terhadap diri sendiri
  • Memiliki semangat kerja
  • Fokus terhadap usaha yang ditekuni
  • Bijaksana dalam pekerjaannya
  • Kemauan yang kuat untuk suatu keberhasilan



3. Mulai bergerak sekarang juga.


Mulailah bergerak sekarang juga untuk menciptakan peluang bisnis, dengan memulai sekarang dan tidak menunda-nunda lagi. Setiap detik yang ditunda untuk memulai sesuatu, berarti menundanya untuk lekas terwujud.


Sekarang, mulailah bergerak, kalau tidak sekarang, kapan lagi…?


Harus ada yang optimis terhadap apa yang ingin dilakukan bahwa rasa optimistis juga merupakan pemicu keyakinan untuk suatu keberhasilan. Pada awalnya masih terasa kekurangan di sana sini.


Namun jika tidak pernah untuk memulai, maka dapat dipastikan tidak akan pernah berjalan. Persoalannya adalah bagaimana untuk memulai bergerak untuk Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada.


Seperti pepatah, ‘Beginning is Difficult’ ( Permulaan yang sulit )


Permulaan itu biasanya terasa sangat sulit, namun bila sudah dimulai untuk bergerak maka semuanya berjalan apa adanya. Pada umumnya untuk memulai bergerak sering terkendala masih banyaknya kekurangan disana sini. 


Dan dari mana dahulu memulainya. Untuk memulai bergerak harus ACTION.



A = ACTION


Action atau tindakan adalah awal dari mau memulai bergerak, mau melakukan ACTION. Mau mengambil tindakan untuk mengambil peluang yang ada. Orang yang kreatif adalah sosok yang tidak suka dengan berdiam diri dan selalu mendahulukan tindakan dalam kesehariannya.



C = CREATIVE


Sosok yang kreatif sering menciptakan dan mengembangkan sesuatu yang mungkin sebelumnya dianggap biasa atau bahkan mustahil oleh banyak orang. Kreativitas sering membuat keberhasilan dan membuat nilai tambah dalam apapun yang digelutinya.


Sosok kreatif tidak jarang menghadapi tantangan dan kendala namun kendala-kendala tersebut menjadikan tantangan. Semakin besar justru memompa semangatnya untuk lebih kreatif.



T = TRUST


Trust sebagai prinsip hidupnya. Dalam pengertian ke luar diri, trust berarti tekad untuk memegang kepercayaan Karena sadar. kepercayaan adalah yang harus tetap terjaga dalam diri seseorang, trust berarti percaya pada dirinya, pada apa yang di-ACTION-kannya.


Sosok yang kreatif punya rasa percaya diri untuk melakukan ACTION.



I  = INDEPENDENT


Independent atau kemandirian sering menjadikan diri yang kreatif. Pada umumnya sosok yang kreatif ingin selalu bebas dan selalu ingin mengatur apa yang dilakukannya sesuai yang ia mau.


Sosok yang kreatif biasanya mandiri dalam bekerja ia mau mewujudkan kreatifitasnya. Walau juga membuatnya sadar akan resiko yang mungkin terjadi, dan ia siap menanggungnya sebab telah memilih.



O = OPPORTUNITY


Opportunity atau kejelian melihat peluang atau kesempatan adalah ciri seseorang yang kreatif, sering saja menemukan ide-ide yang bisa menjadi peluang. Kejeliannya melihat peluang tersebut bukan saja menghasilkan dan bermanfaat bagi dirinya namun juga untuk banyak orang.



N  = NO QUIT


Sosok yang kreatif  selalu saja menemukan ide-ide baru dan tak pernah menyerah dan tak pernah berhenti untuk ACTION. Kegagalan tak pernah dianggapnya sebagai kegagalan. Setiap kali gagal dengan cepat ia mencobanya kembali dan ACTION lagi.


Karena ia yakin bahwa apa yang dilakukannya adalah sesuatu yang telah diyakininya.







Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada
Memulai berbisnis sendiri dengan peluang





Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah membaca Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada.


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Kontak "



Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada
Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang dimiliki

2 comments:



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.

Brokoko

Popular Posts