Saturday, March 23, 2019

Langkah-langkah untuk membuka usaha sendiri


Dengan mengetahui Langkah-langkah untuk membuka usaha sendiri, maka untuk mengawalinya tak akan mengalami kesulitan setiap tahapan proses operasional.


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.



Baca juga : Artikel yang terkait


Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.


Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau menshare dan meninggalkan komentar di akhir artikel ini.








Langkah-langkah untuk membuka usaha sendiri
Langkah-langkah untuk membuka usaha sendiri


Menggali dan menciptakan ide bisnis untuk membuka usaha sendiri


Pada umumnya keberhasilan seorang Pebisnis berawal mengekplorasi dari ide bisnis. Dengan konsisten menggeluti bisnis yang pada awalnya hanya dianggap hanya sebelah mata, namun kini menjadi Pebisnis yang sukses.

Lalu bagaimana kiatnya, dan bagaimana cara menggali ide bisnis ?


Menggali ide bisnis bukanlah hal yang mudah. Saat Pebisnis berpikir bisnis apa yang akan di jalankan. Pada saat itulah ide bisnis muncul, belum lagi berpiki produk yang akan dijual dan mendapatkan keuntungan dari bisnis itu. 


Ide bisnis bisa dipilih dari macam macam kebutuhan manusia. Pembelajaran dari teori bahwa mendapatkan ide bisnis bisa digali dari apa yang dapat dilihat. Dan apa yang dapat di dengar dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi mereka yang sama sekali belum pernah berbisnis, mencari ide-ide bisnis yang bisa memberikan penghasilan bukanlah hal yang mudah. Namun bukan berati hal yang mustahil untuk memperoleh ide. 


Menjadi Pebisnis diperlukan kemauan keras dan memiliki kemampuan. Mau belajar dengan hal-hal yang baru, mau mencari peluang, dan tentu saja dengan belajar mengelola resiko kegagalan.

Seringkali ide bisnis mengalir begitu saja ketika kita tidak siap menerimanya. Begitu juga sebaliknya, saat sedang memikirkan untuk menggali ide bisnis. Seringkali ide bisnis tidak datang dan tidak terlintas sama sekali.


Berbisnis yang sesuai dengan karakter (passion) akan lebih menyenangkan, dibandingkan dengan berbisnis karena keterpaksaan. Belajar dari kegagalan bisnis yang dilakukan orang lain, dapat menjadi pembelajaran. 


Tidak ada salahnya belajar dari kegagal kegagalan orang lain dalam berbisnis. Dari kegagal kegagalan tersebut bisa dijadikan perhatian dan pembelajaran dalam menjalankan bisnis.

Namun belajar dari bisnis yang sukses pun sangat dianjurkan, dengan demikian dapat belajar memulai sistem yang sudah terbukti berhasil.




1. Baca informasi hal hal terbaru tentang bisnis.


Banyak membaca buku-buku untuk menambah pengetahuan dan informasi tentang berbisnis sehingga dengan leluasa bisa memilih bisnis apa yang sesuai.


Saat ini untuk mendapatkan hal itu sangat berlimpah informasi tentang seluk beluk bisnis, bahkan dengan sangat mudah didapat.




2. Menemukan ide bisnis.


Persoalan tidak berhenti sampai di situ dalam menemukan ide bisnis, setelah pebisnis bisa menangkap ide bisnis sebagai peluang yang bisa menghasilkan uang. Memperhitungkan berbagai aspek untung-rugi jika ide bisnis tersebut dijalankan. 


Perhitungkan juga kemungkinan terburuk yang terjadi termasuk resiko gagal. Dalam menentukan ide bisnis setidaknya ada dua perspektif yang  harus diperhatikan dan diperhitungkan. Perspektif bisnis yang menguntungkan dan Perspektif bisnis yang merugi.



3. Hal penting untuk meminimalisasi resiko gagal.


Kedua hal tersebut diatas adalah bagian dari proses pengambilan yang cepat, mengambil keputusan tidak berarti harus terburu-buru. Tapi harus dicermati dengan pola pemikiran yang terbuka dan positif, dan juga perencanaan yang matang.


Dengan demikian pengambilan keputusan yang diambil pun bisa lebih sistematis dan terukur.







Langkah-langkah untuk membuka usaha sendiri
Membuka usaha sendiri | Menggali dan menciptakan ide bisnis




Aspek penting untuk membuka usaha sendiri


Menemukan ide bisnis merupakan anugerah yang tidak terhingga, karena dalam realitasnya tidaklah mudah menemukan ide bisnis. Walau sudah mendapat ide bisnis, namun bila tidak direalisasi maka selamanya akan hanya sebatas ide.


Melaksanakan atau merealisasi idenya bukan hal yang mudah, untuk meralisasi ide memerlukan keberanian. Selain itu juga diperlukan perencanaan yang matang, semua aspek berbisnis harus diperhitungkan secara cermat. 


Bahkan Sebagian orang sering beranggapan bahwa. Pebisnis yang telah sukses seringkali  tidak  pernah  memikirkan  tahapan-tahapan  dalam  merealisasikan  ide. Bila ingin berbisnis tidak usah membuat rencana rencana bahkan sering kandas di tengah jalan.

Kalau anggapan anggapan diatas benar dan benar benar terjadi, tentu anggapan tersebut menjadi benar. Sesungguhnya dalam teorinya, bisnis sekecil apa pun tetap memerlukan perencanaan, untuk merealisasikan ide bisnis yang lebih matang.


Tujuan membuat rencana bisnis adalah untuk memastikan jalannya operasi bisnis yang tepat. Dan memberikan dorongan pada rencana-rencana operasionalnya. Selain itu juga untuk memutuskan tahapan tahapan yang harus dilalui untuk mencapai tujuan. 


Sekaligus menentukan standar untuk mementukan kinerja bisnis. Yang tidak kalah pentingnya adalah untuk memdapatkan dukungan dari konsumen, investor bahkan pihak-pihak lainnya.

Dalam perspektif ekonom, setidaknya ada beberapa standar prosedur untuk dapat merealisasikan ide bisnis. Untuk merealisasikan bisnis yang benar dalam bentuk rencana bisnis. seperti ;

  • Pembangkitan  gagasan
  • Penyaringan
  • Pengembangan
  • Pengujian  konsep
  • Strategi  pemasaran
  • Analisa bisnis
  • Pengembangan produk
  • Pengujian pasar
  • Komersialisasi.

Untuk merealisasikan rencana ide memang menjadi hal yang sangat penting dalam bisnis. Katakan idenya sangat brilliant dan luar biasa, tetapi tetap saja harus dikaji dalam berbagai hal. Setidak tidaknya 2 aspek penting, yaitu aspek ekonomi dan teknis.




1. Aspek ekonomis 


yang mencakup analisis pasar, penjualan, biaya produksi, maupun profit  margin. Aspek ini sangat penting. Karena mempengaruhi tingkat keputusan untuk merealisasikan ide   menjadi bisnis yang sesungguhnya. 


Aspek dapat mengkaji sejauh mana tingkat keuntungan yang diperoleh, dengan daya serap pasar yang ada. Serta bagaimana kemampuan modal yang dimiliki untuk menjalankan operasional bisnis. Walau ide bisnisnya luar biasa.


Tetapi kalau dalam perhitungannya merugi, buat apa  ?

Oleh sebab itu harus paham betul, bagaimana untuk menghasilkan income, dan berapa biaya yang akan dikeluarkan.




2. Aspek teknis. 


Aspek tehnis adalah aspek kedua yang sangat penting sebagai alat ukur untuk kemampuan menjalankan bisnis dengan baik.


Apakah dengan modal yang ada ;

  • Sudah mampu memproduksi yang dapat dijual  ?
  • Bagaimana dengan kemampuan sumber daya manusianya  ?
  • Apakah semua kekuatan yang dimiliki mampu memberikan nilai tambah  ?
  • Apakah produknya lebih baik dari usaha-usaha sejenis lainnya  ?

Rencana bisnis yang baik dapat memberikan peluang yang lebih baik. Sekaligus meminimalisasi kemungkinan kegagalan bisnis kelak dikemuadian hari.


Pahami aspek aspek penting yang harus diperhatikan secara cermat yang dituangkan dalam rencana bisnis. Aspek tehnis dapat untuk mengkaji lebih komprehensif masa depan bisnis.


Contohnya bisnis yang bersifat musiman, namun perencanaannya  dan diterapkan untuk bisnis permanen. Belum lagi dengan harapan-harapan konsumen yang selalu lebih maju dan up to date.


Apakah mampu bisnis yang kita jalankan nanti menyerap pasar seperti ini ?





 

Langkah-langkah untuk membuka usaha sendiri
 Aspek penting dalam membuat rencana membuka usaha sendiri



 Langkah-langkah untuk membuka usaha sendiri


Pada umumnya orang yang ingin memiliki bisnis sendiri, namun tidak jarang terhalang kebutuhan modal. Mungkin salah satunya solusi yaitu berbisnis berbasis rumahan. Mungkin dapat memanfaatkan tempat yang dapat dimanfaatkan seperti halaman kosong. 


Garasi, yang ada di rumah untuk mengawali berbisnis. Dengan memanfaatkan seperti tersebut diata maka dapat menghemat biaya modal. Sehingga modal yang ada dapat dialokasikan untuk kebutuhan lainnya.

Berikut beberapa langkah-langkah yang dapat dilakukan ketika ingin memulai berbisnis.




1. Tentukan Produk yang unik


Ketika ingin memulai berbisnis, hendaknya produk yang akan dijual bisa diterima dengan baik oleh konsumen. Produk yang ditawarkan harus memiliki keunikan tersendiri atau lebih baik dibanding produk sejenis yang sudah ada di pasar. 


Setiap produk yang dipasarkan harus menarik dan memikat pelanggan. Sekarang ini persaingan semakin ketat. Dengan kelebihan dan keunikan produk maka brand bisnis akan lebih mudah dikenal oleh konsumen.



2. Tentukan Visi & Misi Bisnis


Sangat penting dalam bisnis menentukan visi dan misi dengan jelas, dengan Visi dan misi untuk menentukan arah serta tujuan bisnis kedepannya. Dengan tujuan yang jelas maka akan dapat dicapai kedepannya. 


Sehingga bisnis dapat berjalan sesuai harapan serta target yang telah ditentukan. Walaupun bisnis hanya sekelas rumahan, Tanpa adanya visi dan misi yang jelas. 

Tujuan dan target bisnis akan banyak menemui kesulitan untuk mencapai apa yang telah diharapkan.



3. Meminta Dukungan Keluarga


Peranan keluarga sangat penting sebelum terjun untuk memulai berbisnis. Dukungan dari keluarga menjadi sangat penting apakah pendukung yang berifat materil dan non materil.


Dukungan keluarga sangat dibutuhkan, mulai dari awal merintis hingga sampai sukses nanti. Bila saja kurang mendapatkan atau tidak sama sekali mendapatkan dukungan dari keluarga.


Maka akan menjadi bertambah sulit dalam menjalankan bisnis yang akan di geluti. Dengan tidak mendapat dukungan dari keluarga akan sulit berkembang bahkan bisa menjadi gagal.




4. Kebutuhan Modal


Menjalankan bisnis bila modal yang di miliki belum mencukupi. Dalam artian bahwa besar kecilnya modal (relatif) tergantung pada bisnis yang akan di jalankan. Hendaknya di hitung secara cermat dan teliti kebutuhan dana untuk pos pos yang menjadi prioritas.


Hah tersebut diatas adalah agar dana yang ada dapat menutupi kebutuhan yang paling penting dan mendesak. Agar bisnis bisa berjalan dengan lancar. Hindari pembelian barang-barang yang dirasa belum perlu.


Bila diperlukan dapat memanfaatkan apa yang ada di sekitar rumah. Contohnya adalah seperti halaman rumah, garasi, dapur, peralatan masak, dan lain sebagainya.




5. Belajar Administrasi


Walaupun bisnis yang dijalani baru sebatas bisnis rumahan. Namun tidak ada salahnya untuk mengetahui dan mempelajari administrasi yang diperlukan walau administrasi sederhana.


Karena dasar utama untuk kelangsungan bisnis yang akan di jalani agar dapat sukses. Lakukan pencatatan administrasi dengan tertib walaupun nilainya terbilang kecil. Dan jangan pernah mencampurkan keuangan milik pribadi dengan bisnis.




6. Bidang yang Sesuai Passion


Hal penting untuk memulai berbisnis adalah bidang yang sesuai dengan passion (talenta) yang di miliki. Bila dilandasi dengan passion (talenta) maka apa yang di lakukan akan lebih membawa semangat dan terasa lebih ringan.


Berbisnis bila dijalankan dengan penuh semangat, bisnis akan lebih cepat meraih kesuksesan. Hindari memilih bidang yang tidak sesuai dengan passion (talenta).




7. Waktu untuk Memulai


Memilih waktu yang tepat untuk membangun bisnis hendaknya diperhitungkan secara masak, tidak bisa dibangun berdasarkan emosional. Membangun bisnis tidak dapat dengan terburu buru, sebab membutuhkan perhitungan perhitungan yang tepat.


Misalnya saat mendirikan bisnis pada saat bulan ramadhan, maka bisnis yang tepat berjualan busana atau bisnis kuliner




8. Hindari dari pemikiran kegagalan


Dalam bisnis hanya mengenal 2 kemungkinan, yaitu kemungkinan sukses atau kemungkinan kegagalan, Pebisnis harus memiliki metal kuat dan tidak takut akan kegagalan. Walaupun masih tahap pemula.


Andai saja Pebisnis sejak awal selalu dihantui dengan rasa takut dengan kegagalan. Maka dalam menjalankan bisnis akan sulit untuk berkembang.


Metal Pebisnis akan menjadi kuat dengan berjalannya waktu (butuh proses). Dalam perjalanannya Pebisnis akan teruji dengan segala hambatan dan rintang.




9. Promosi Secara Tepat


Melakukan promosi produk adalah suatu hal yang penting dan suatu keharusan. Promosi adalah untuk menperkenalkan dan penyebarkan informasi tentang produk kepada Khalayak (publik).


Semakin sering melakukan promosi semakin banyak orang yang mengetahui tentang produk yang di tawarkan.


Dalam melakukan promosi produk upayakan yang berbiaya murah namun target dapat dicapai. Melakukan promosi produk upayakan yang berbiaya murah seperti melalui media sosial.


Seperti web site, Facebook, Whatapps, Istagram dan lain lain. Pada umumnya promosi melalui Media sosial pada saat ini dianggap tepat oleh masyarakat khususnya bagi pebisnis.




10. Berikan layanan yang Terbaik


Sudah selayaknya memberikan layanan yang terbaik kepada pelanggan, seperti pepatang yang mengatakan bahwa "Pembeli adalah Raja".


Memberi layanan yang terbaik adalah agar pelanggan dapat merasakan kepuasan. Bila pelanggan merasakan kepuasan terhadap produk. Maka pelanggan akan mengulanginya untuk menggunakannya.


Dan akan menyebarkan informasi tantang produk dan akan menyarankan kepada orang orang untuk menggunakan produk tersebut.






Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Langkah-langkah untuk membuka usaha sendiri.


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik "Kontak"



Langkah-langkah untuk membuka usaha sendiri
Langkah-langkah tepat membuka usaha sendiri

8 comments:

Terima kasih, telah membaca Artikel ini – "Strategi berbisnis yang Cantik" - Semoga Artikel ini dan memberi inspirasi dan bermanfaat.

Mohon kirinya pembaca memberikan Komennya di akhir atikel ini. ..

Brokoko

Popular Posts