Monday, January 7, 2019

Menangkap peluang bisnis dari pekarangan rumah yang sempit || Bagian 1


Menangkap peluang bisnis dari pekarangan rumah yang sempit || bagian 1, masih terbuka lebar untuk berbisnis dan dapat disesuaikan dengan kegemaran dan keasrian rumah.


Ide yang hebat saja bukan jaminan untuk menjadi pengusaha yang berhasil. Namun kerja keras dan ketekunanlah yang dapat menentukan nasib pengusaha menjadi sukses. Hingga saat ini, sudah ada berbagai jenis usaha yang dapat dikembangkan. 

Namun bukan berarti semua jenis peluang usaha dapat bertahan lama, karena semua tergantung dari cara pengelolaannya. Apalagi jika konsep bisnis yang dibangun lemah dan tidak mampu bertahan dalam tingginya persaingan. 

Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.




Baca juga : Artikel yang terkait


Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.


Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.



Baca juga  :  Pembukuan sederhana untuk usaha kecil dan bisnis sampingan


Menangkap peluang bisnis dari pekarangan rumah yang sempit || Bagian 1
Menangkap peluang 1 || bisnis dari pekarangan rumah yang sempit


Menangkap Peluang Bisnis dari pekarangan


Menangkap peluang bisnis dari pekarangan rumah yang sempit || bagian 1Idealnya memiliki rumah dan tempat tinggal dengan pekarangan yang luas adalah sangat menyenangkan bagi orang yang memiliki kreatif. 

Namun untuk saat ini memiliki rumah dengan pekarangan luas sudah menjadi hal yang sulit. Khususnya yang berada di perkotaan. Walau demikian, hanya memiliki lahan yang sempit.  

Menangkap Peluang Bisnis dari pekarangan rumah yang sempit. Justru disinilah dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif. Memanfaatkan situasi dan kondisi lahan yang ada agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Unsur niat dan kemauan menjadi penentunya, mengapa begitu…?


Jawabnya, adalah..


Dengan memiliki niat yang kuat dan mau bererak untuk melaksanakan adalah awalnya dari hal yang di sebut diatas.


Dengan memiliki niat dan mau bergerak semua akan menjadi lebih memungkinkan terlaksananya hal tersebut. Niat dan kemauan merupakan awal mulanya kesukses, apakah itu sukses untuk bisnis atau untuk hal yang besar.


Untuk membahas tentang Menangkap Peluang Bisnis dari pekarangan rumah yang sempit. Maka unsur-unsur yang mendasar adalah harus memiliki niat yang kuat untuk melaksanakan :


Memiliki kemuan yang kuat serta mau bergerak sekarang juga agar dapat terlaksana :
  • Memiliki Niat
  • Memiliki Kemauan
  • Mau Bergerak sekarang juga


1. Memiliki Niat 


Memiliki Niat adalah unsur utama, Niat adalah awal dari suatu perbuatan untuk melaksana sesuatu. Namun niat saja tidak cukup bila tidak sertakan kemuan untuk bergerak.


Sehingga Memiliki Niat yang kuat dan mau bererak untuk melaksanakan. Adalah awalnya dari hal yang di sebut diatas. dan akan menjadi lebih memungkinkan terlaksananya hal tersebut.



2. Memiliki Kemauan


Memiliki kemauan yang kuat dan juga unsur utama yang berikutnya, karena unsur kemauan dapat terlaksana. Hal ini bila saja didasari dengan niat yang kuat sehingga kedua unsur ini bagaikan dua sisi mata uang yang menjadi satu kesatuan.


Tidak dapat terpisahkan satu dengan lainnya, Kemauan dapat diartikan sebagai modal utama dari sebuah komitmen. Dari diri seseorang dapat terlihat kualitas komitmennya. Kita diketahui bahwa komitmen yang berkaitan dengan kemauan.


Kemauan untuk bergerak sekarang juga adalah awal dari kesuksesan. Menangkap Peluang Bisnis dari pekarangan rumah yang sempit yang berkaitan dengan niat dan dengan kemauan.


Kemauan yang tidak akan pernah menyerah sebelum berhasil memperoleh apa yang diinginkannya dapat terlaksana. Kualitas sebuah komitmen sangat menentukan kemauan untuk bergerak sehingga mau bergerak sekarang juga menjadi titik awal dari sebuah pergerakan.


Kemauan adalah kunci dari segalanya, walau demikian untuk dapat memiliki sebuah kemauan itu sendiri. Terkadang menjadi sulit manakala tidak diikuti oleh adanya Niat yang mendasarinya.


Jadi kemauan harus :

  • Mau memulai sekarang juga
  • Mau menyukai apa yang dilakukannya
  • Mau belajar mendalami tentang apa yang sedang dihadapinya.
  • Mau mengambil resiko terberat sekalipun
  • Mau berbagi kepada orang disekitarnya, agar kegiatannya mendapatkan dukungan
  • Berani mengambil resiko terberat sekalipun
  • Dan lain-lain

Kemauan yang kuat dapat memicu :

  •     Meningkatkan potensi terhadap diri sendiri
  •     Memiliki semangat kerja
  •     Fokus terhadap usaha yang ditekuni
  •     Bijaksana dalam pekerjaannya
  •     Kemauan yang kuat untuk suatu keberhasilan 



Menangkap peluang bisnis dari pekarangan rumah yang sempit || Bagian 1
Menangkap peluang 1 || Bisnis dari pekarangan rumah yang sempit


3. Mulai bergerak sekarang juga


Menangkap peluang bisnis dari pekarangan rumah yang sempit || bagian 1Mulai bergerak sekarang juga untuk menciptakan peluang bisnis, dengan memulai sekarang juga dan jangan di tunda-tunda lagi. 

Setiap detik yang ditunda untuk memulai sesuatu, berarti anda sendiri yang menundanya untuk lekas terwujud.

Sekarang, mulailah bergerak, kalau tidak sekarang, kapan lagi…?


Harus ada yang optimis terhadap apa yang ingin dilakukan bahwa rasa optimistis juga merupakan pemicu keyakinan untuk suatu keberhasilan. Walau pada awalnya masih kekurangan di sana sini.


Jika tidak pernah untuk memulai, maka dapat dipastikan tidak akan pernah berjalan. Persoalannya adalah bagaimana untuk memulai bergerak untuk Menangkap Peluang Bisnis dari pekarangan rumah yang sempit.

Seperti pepatah, ‘Beginning is Difficult’.


Permulaan itu biasanya terasa sangat sulit, namun bila sudah dimulai untuk bergerak maka semuanya berjalan apa adanya.


Pada umumnya untuk memulai bergerak sering terkendala masih banyaknya  kekurangan disana sini, dan dari mana dahulu memulainya. Untuk memulai bergerak harus ACTION.



A = ACTION


Action atau tindakan adalah awal dari mau memulai bergerak, mau melakukan ACTION, mau mengambil tindakan untuk mengambil peluang yang ada.


Orang yang kreatif adalah sosok yang tidak suka dengan berdiam diri dan selalu mendahulukan tindakan dalam kesehariannya.



C = CREATIVE


Sosok yang kreatif sering menciptakan dan mengembangkan sesuatu yang mungkin sebelumnya dianggap biasa atau bahkan mustahil oleh banyak orang. 
Kreativitas sering membuat keberhasilan dan membuat nilai tambah dalam apapun yang digelutinya.

Sosok kreatif tidak jarang menghadapi tantangan dan kendala namun kendala-kendala tersebut menjadikan tantangan. Semakin besar justru memompa semangatnya untuk lebih kreatif.



T = TRUST


Trust sebagai prinsip hidupnya. Dalam pengertian ke luar diri, trust berarti tekad untuk memegang kepercayaan Karena sadar. 


Kepercayaan adalah yang harus terjaga dalam diri, trust berarti percaya pada dirinya, pada apa yang di-ACTION-kannya. Sosok yang kreatif punya rasa percaya diri untuk melakukan ACTION.



I = INDEPENDENT


Independent atau kemandirian sering menjadikan diri yang kreatif. Pada umumnya sosok yang kreatif ingin selalu bebas dan selalu ingin mengatur apa yang dilakukannya sesuai yang ia mau.


Sosok yang kreatif biasanya mandiri dalam bekerja, mewujudkan/kreatifitasnya. Walau membuatnya sadar akan resiko yang mungkin terjadi, dan ia siap menanggungnya sebab telah memilih.



O = OPPORTUNITY


Opportunity atau kejelian melihat peluang atau kesempatan adalah ciri seseorang yang kreatif, sering saja menemukan ide-ide yang bisa menjadi peluang. 
Kejeliannya melihat peluang tersebut bukan saja menghasilkan dan bermanfaat bagi dirinya namun juga untuk banyak orang.


N  = NO QUIT


Sosok yang kreatif  selalu saja menemukan ide-ide baru dan tak pernah menyerah dan tak pernah berhenti untuk ACTION.


Kegagalan tak pernah dianggapnya sebagai kegagalan. Setiap kali gagal dengan cepat ia mencobanya kembali dan ACTION lagi. 
Karena ia yakin bahwa apa yang dilakukannya adalah sesuatu yang telah diyakininya.


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Menangkap peluang bisnis dari pekarangan rumah yang sempit || bagian 1

Silahkan dilanjutkan bagian 2. Untuk menlengkapi pengetahuan tentang Menangkap peluang 1 silahkan tonton video dibawah ini.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us " 




2 Ide Usaha 

Hanya Memanfa'atkan Pekarangan Kosong Di Sekitar Rumah






Menangkap peluang bisnis dari pekarangan rumah yang sempit
Menangkap Peluang Bisnis dari pekarang rumah yang sempit.

4 comments:



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.

Brokoko

Popular Posts