Profesional dalam bisnis - "Kunci sukses" | bagian 1

Profesional dalam bisnis - "Kunci sukses" | Bagian 1 dan agar selalu mendapatkan kepercayaan serta selalu menjaga komitmen dalam menjalankan bisnis.

Profesional bisa berarti menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, melaksanakan tugas dengan baik, dan berkepribadian sesuai profesi yang dijalani. 

Profesionalisme tidak hanya bertanggung jawab dengan profesi atau karier. Lebih dari itu, profesionalisme selalu dibutuhkan di mana pun dan kapan pun.


Baca juga : Artikel yang terkait


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. 

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberi komentar di akhir artikel ini.



Profesional dalam bisnis - "Kunci sukses" | bagian 1
Profesional dalam bisnis - "Kunci sukses"



Profesional dalam bisnis - "Kunci sukses" | Bagian 1Tujuan berbisnis adalah mendapatkan uang dari keuntung dalam bisnis. 

Nanum tidak jarang juga diketahui bahwa pelaku bisnis terjebak untuk menaikkan harga barangnya setinggi.

Hal ini mungkin agar mendapat keuntungan lebih banyak. Sehingga Pelaku bisnis lupa untuk meningkatkan kualitas produk dan berinovasi dalam dalam bisnis.


Mengapa harus Secara Profesional dalam berbisnis ?


Simak ulasannya di bawah ini !


Ketakutan akan menciptakan produk yang tidak diminati pasar adalah salah satu kekhawatiran Pelaku bisnis.


Sesungguhnya tidak harus demikian sebaiknya, caranya adalah menjual dulu ide atau prototypenya. 

Jika reaksi dari pembeli dinilai positif, baru dapat mengembangkannya menjadi produk khusus atau rare item (produk langka/jarang).

Jika rare item (produk langka/jarang) itu dapat berkembang menjadi kesukaan publik. 

Maka barulah dapat memproduksinya sebagai favorit item dengan kuantitas lebih banyak lagi.

Fokus dan yakin pada produk dari pada mensia-siakan waktu dan tenaga mencari sesuatu yang akan dibeli pelanggan. 

Belajar jauh lebih banyak dari produk yang  yakini untuk mendapat kesuksesan.


Pentingnya profesional dalam bisnis


Profesional dalam bisnis - kunci sukses | Bagian 1Profesional dalam Berbisnis menurut ekonomi adalah kualitas.

Tindak tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau ciri orang yang profesional.


1. Profeaional dalam bisnis 


Profesional dalam bisnis. Profesional” adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen. Kata profesional  sendiri berarti :

  • Bersifat profesi
  • Memiliki keahlian dan keterampilan karena pendidikan dan latihan,
  • Mendapatkan penghasilan karena keahliannya itu.
  • Orang yang tahu akan keahlian dan keterampilannya.
  • Meluangkan seluruh waktunya untuk pekerjaan atau kegiatannya itu.
  • Bangga akan pekerjaannya.

Dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya. 

Ia akan selalu mengembangkan dirinya sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman sehingga keberadaannya senantiasa memberikan makna profesional.

Seseorang dikatakan memiliki profesional manakala memiliki dua hal pokok tersebut. 

Yaitu keahlian (kompetensi) yang layak sesuai bidang tugasnya dan pendapatan yang layak sesuai kebutuhan hidupnya.


2. Kualitas eksekutif dalam bisnis


Profesional dalam bisnis. Biasanya dipahami sebagai suatu kualitas yang wajib dipunyai setiap eksekutif yang baik :

  • Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi.
  • Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.
  • Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya. 
  • Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain.
  •  Namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya Profesional adalah 

Profesional dalam bisnis - "Kunci sukses" | bagian 1
Profesional dalam bisnis mengelola sukses


Mengelola secara profesional dalam bisnis


Profesional dalam bisnis - "Kunci sukses" | Bagian 1Mengelola Bisnis secara Profesional, sangatlah bijaksana bila dalam memisahkan kehidupan pribadi dan kehidupan bisnisnya.


Paham betul dampak buruk dan dapat memperburuk suasana serta dapat merusak hubungan sesama rekan kerja maupun rekan bisnis.


Bila mengungkapan rahasia pribadi pada mereka :

  • Orang yang bisnis profesioanal senantiasa bijak dalam menjaga informasi yang kritis terhadap superioritas dirinya dan kepentingan perusahaannya.
  • Orang yang bisnis profesioanal yang bertindak bijaksana berarti sosok yang bisa dipercaya, baik secara personal maupun bisnis.
  • Orang yang bisnis profesioanal tidak terbiasa dalam menceritakan pengalaman yang sifatnya pribadi.


1. Menjaga Sikap dan moral profesi


Profesional dalam bisnis. Menjaga sikap dan moral profesi harus selalu dipertahankan dan terkontrol. Konsep diri seseorang antara lain sikap menghadapi tantangan, cobaan serta hambatan.



a. Tidak memaksa

Seorang yang berjiwa atau bermoral bisnis profesional tentunya akan memiliki keahlian teknis yang khusus yang mendukung keprofesionalannya.

Dengan demikian dia akan mempunyai kekuatan (`power’). Sehingga dengan ‘power’ yang dia miliki, dia dapat melakukan tindakan untuk menekan pihak lain.



b. Tidak berjanji


Satu sikap moral professional dalam menghadapi apapun yang telah, sedang dan bakal terjadi juga hal yang harus diperhatikan. 

Sikap ihlas dalam menghadapi keberhasilan maupun kegagalan merupakan sikap professional yang ketiga.

Berjanji merupakan tindakan yang mungkin sekali menjadikan kita melanggar dua sikap moral sebelumnya yang disebutan diatas.


Kegagalan maka akan muncul pemaksaan atau mengiba dari salah satu pihak, atau bahkan kedua pihak. 

Sehingga kesiapan menerima apapun yang bakan terjadi merupakan sikap moral profesi yang dibutuhkan.


c. Tidak mengiba


Pada saat-saat tertentu kesulitan atau hambatan muncul baik dipihak pekerja maupun perusahaan. 

Krisis ekonomi saat lalu (soalnya saya yakin saat ini sudah mulai tahap penyembuhan) banyak mengakibatkan kesulitan dikedua pihak.

Tentunya tidak bisa hanya dengan mengiba untuk menghadapi kesulitan ini, dan tentunya tindakan mengiba ini bukan moral yang professional. 

Untuk ini dipandang perlu untuk memberikan catatan kecenderungan pada waktu ini dalam memberikan pengertian profesional. 

Jadi profesional tidak dapat dibebaskan dari prilaku dan kesehariaannya. 

Lalu pertanyaannya bagaimana cara yang dapat memungkinkan seseorang bisa mempersiapkan dirinya menjadi seorang profesional dalam waktu yang relatif singkat ?

Jawabannya adalah pemagangan yang tepat, bervariasi dan efektif. 

Untuk mempersingkat masa pemagangan maka studi berbagai kasus baik yang terkait dengan evaluasi masalah.  

Serta cara penanggulangan termasuk studi perbandingan dalam berbagai aspek pembangunan. 

Sangat membantu mempercepat sesorang ahli untuk mencapai tingkat profesional. 

Pelaku bisnis yang profesional dalamdalam bisnis bukan hanya pintar dan cerdas. Memiliki etika yang diterapkan dalam bidangnya.

Profesional dapat juga berarti sesorang berhasil menguasai ilmu dari orang lain yang lebih hebat darinya.


Etika kerja profesional merupakan satu landasan kepada masyarakat dimana masyarakat dapat mengawasi. 

Serta membolehkan untuk menilai setiap tindak tanduk mereka dari semasa ke semasa.


2. Meningkatkan profesional dalam bisnis


Profesional dalam bisnis. Seorang Bisnis Profesional tidak akan berhasil apabila tidak memiliki pengetahuan, kemampuan, dan kemauan. 

Ada kemauan tetapi tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan tidak akan membuat sëorang menjadi Pelaku bisnis yang sukses.

Sebaliknya, memiliki pengetahuan dan kemampuan tetapi tidak disertai kemauan tidak akan memasuki/dirintis capai kesuksesan. 

Untuk menjadi seorang bisnis profesional yang sukses tentu saja harus memiliki kompetensi yang memadai.

  • Memiliki ilmu pengetahuan
  • Keterampilan
  • Kualitas individual yang meliputi sikap
  • Motivasi
  • Nilai-nilai pribadi
  • Serta tingkah laku yang diperlukan.

Untuk melaksanakan pekerjaan/ kegiatan. ketrampilan mengatur dan menggunakan waktu, dan keterampilan teknik lainnya secara spesifik. 

Keterampilan tersebut dapat berupa :

  • Keterampilan manajerial
  • Ketrampilan konseptual
  • Keterampilan memahami
  • Mengerti
  • Berkomunikasi
  • Berelasi
  • Keterampilan merumuskan masalah dan cara bertindak.

Dalam bekerja ataupun dalam bisnis dibutuhkan sikap profesional guna meraih keberhasilan dalam berbisnis dan bekerja yang semakin ketat. 

Sehingga menuntut untuk bersikap profesional. Pelaku bisnis yang handal harus selalu bersikap bisnis profesional dalam kondisi apapun. 

Dan dapat memenuhi segala kesepakatan yang telah dibuat, agar dapat menujukan bisnis profesional kepada klien.

Jika seorang yang mampu bersikap profesional maka kelak akan meraih keberhasilan dalam bekerja maupun dalam bisnis.



a. Tetap menjaga penampilan yang menarik


Dalam bekerja ataupun dalam bisnis, penampilan menjadi hal utama yang harus diperhatikan. 

Dalam berbisnis harus berpenampilan menarik agar dapat meyakinkan klien bahwa cocok bermitra dengannya.

Sementara dalam bekerja, harus berpenampilan sesuai dengan peraturan perusahaan. 

Sementara sebagian perusahaan membebaskan karyawannya untuk berpakaian, asalkan sopan.

Kebanyakan perusahaan mengharuskan karyawannya untuk berpakaian rapi dan formal, bahkan menggunakan seragam. 

Guna menunjukan bisnis profesional, Anda harus mengikuti semua ketentuan dalam berpenampilan sehingga dapat meraih keberhasilan.


b. Bicara to the point


Biasanya, seorang seorang profesional lebih banyak bertindak daripada berbicara. Bicarakan hal yang penting saja tentunya dengan singkat dan padat kepada rekan kerja maupun rekan bisnis.


Sampaikan inti dari pembicaraan kepada lawan bicara dengan jelas. Dengan begitu akan menjadi lebih profesional dibandingkan orang lain.



c. Tidak mencampur adukan urusan pekerjaan dengan urusan pribadi


Sebagai seorang bisnis profesional, harus membedakan urusan pekerjaan atau bisnis dengan urusan pribadi.

Disaat menjalani profesi yang digeluti, harus bertindak dalam bisnis profesional dalam urusan pekerjaan atau bisnis.

Ketika berada di rumah, harus bersikap profesional sebagai anggota keluarga.  

Harus bisa menyelesaikan masalah tersebut sesuai dengan tempatnya masing-masing. 

Sebagai contoh, ketika  memiliki permasalahan dalam bekerja atau dalam bisnis. Jangan bawa masalah tersebut ke rumah.

Sebaliknya, jika terjadi masalah di rumah, jangan membawa masalah tersebut ke dalam urusan pekerjaan atau bisnis.

Apabila hal tersebut dilakukan, dapat meningkatkan produktifitas sehingga terlihat lebih profesional dalam bekerja atau dalam bisnis.



d. Meningkatkan hubungan baik sesama rekan kerja atau rekan bisnis


Dalam bekerja ataupun dalam bisnis, Anda harus membina hubungan baik dengan rekan kerja atau rekan bisnis Anda sebagai wujud pelaku bisnis profesional. 

Jangan anggap mereka sebagai mitra saja, namun jadikan mereka sebagai teman bahkan sahabat.

Ketika berada di luar itu, anggap mereka sebagai seorang teman. Ajak rekan kerja maupun rekan bisnis Anda untuk makan siang bersama.


Hangout bersama, olahraga bersama, liburan bersama dan kegiatan lainnya yang dapat menjalin keakaraban. 

Disaat sedang berbisnis atau bekerja, anggap mereka sebagai mitra.


e. Meningkatkan ilmu dan wawasan


Untuk menjadi seorang profesional, Anda jangan pernah berhenti belajar. Terus perbanyak ilmu dan wawasan. 

Di jaman ini, ilmu tidak begitu sulit didapatkan Anda bisa mempelajari lewat internet, buku, belajar langsung dari ahlinya dan lainnya. 

Bersikaplah terbuka terhadap segala hal yang baru. Hal ini juga dapat mengasah kemampuan yang dimiliki serta memiliki keterampilan baru sehingga dapat meningkatkan produktivitas.



Baca juga :  Sukses usaha - Mulai dari "Nol"


Profesional dalam bisnis - "Kunci sukses" | bagian 1
Profesional dalam bisnis - Penampilan serta tetap terjaga kesan


Mempertahankan sikap profesional dalam bisnis


Profesional dalam bisnis - "Kunci sukses" | Bagian 1Profesional dapat disimpulkan bahwa profesionalisme memiliki dua kriteria pokok.

Keahlian dan pendapatan (bayaran). memiliki profesional yang tinggi akan tercermin dalam sikap mental. Dalam kondisi apapun harus selalu bersikap profesional. 

Serta komitmenya terhadap perwujudan dan peningkatan kualitas professional melalui berbagai cara dan strategi. 

Sebagai seorang pelaku bisnis harus selalu memenuhi segala kesepakatan yang telah dibuat dengan klien guna menujukan profesionalitas. 

Profesionalitas dapat ditunjukan dengan memenuhi semua peraturan dan kebijakan yang berlaku perusahaan.

Dengan sikap Pelaku bisnis profesional harus mampu selalu meningkatkan Profesional. 

Dalam berbisnis akan bekerja lebih produktif dan dapat meraih keberhasilan kelak.


1. Berbisnis harus memiliki penampilan menarik 


Profesional dalam bisnis. Berpenampilan baik menjadi hal utama yang harus perhatikan dalam dalam bisnis.  

Berpenampilan menarik akan memberi keyakinan kepada klien bahwa cocok untuk bermitra.memberi kesan rapi dan formal guna menunjukan bisnis profesional.


2. Memiliki pengalaman dan kemahiran 


Profesional dalam bisnis. Dalam melaksanakan tugas serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat. 

Tepat dan tanggap serta cermat dalam mengambil keputusan atas dasar kepekaan seorang. 

Seorang bisnis profesional,  akan terus belajar untuk meperbanyak ilmu dan terus untuk menambah wawasannya. 

Hal ini juga dapat mengasah kemampuan yang dimiliki serta memiliki keterampilan baru sehingga dapat meningkatkan produktivitas.


3. Mempunyai pemikiran yang berorientasi ke depan 


Profesional dalam bisnis. Sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya serta dengan tidak menyia-siakan waktu dalam kehidupan. 

Mengelola Bisnis secara Profesional dengan menggunakan waktu secara efektif.

Jadikan sebagian besarnya waktu untuk bisnis. Salah satu kecerobohan terbesar adalah kebiasaan terlambat. 

Selalu tidak tepat waktu dan tidak memenuhi deadline. baik dalam aktivitas sosial maupun profesionalisme.


4. Mempunyai sikap mandiri berdasarkan keyakinan 


Profesional dalam bisnis. Akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain. 

Namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya. Dengan kemampuannya dalam memperhatikan hal-hal yang kecil.

Bisnis profesional tak menyerah dengan kondisi kritis, tampak ragu menghadapinya. Walau harus mengorbankan kepentingan serta waktu untuk pribadinya.



5. Berbicara "To the point" 


Profesional dalam bisnis. Seorang Pelaku bisnis profesional dalam berbicara sekitar hal-hal yang penting dan berbicara yang singkat dan padat. 

Begitu juga kepada sesama rekan kerja maupun atau kepada rekan bisnis. 

Dengan demikian akan menjadi lebih Pelaku bisnis profesional dibandingkan orang lain. senantiasa berusaha melihat segala sesuatu dengan kacamata positif. 

Melihat dari sisi-sisi yang baik dari tantangan yang timbul dari resiko usaha yang sedang digeluti.


6. Tidak mencampur adukan urusan pekerjaan atau bisnis 


Profesional dalam bisnis. Dengan urusan pribadi Sebagai seorang profesional dapat membedakan urusan pekerjaan, bisnis dan urusan pribadi. 

Sehingga permasalahan dalam bekerja, dalam bisnis tidak tercapur dengan urusan pribadi.

Dengan demikian maka dapat meningkatkan produktifitas sehingga terlihat lebih profesional dalam bekerja atau dalam bisnis.



7. Membina hubungan baik sesama rekan kerja atau rekan bisnis 


Profesional dalam bisnis. Dalam mengeluti bekerja ataupun dalam bisnis, membina hubungan baik dengan rekan kerja atau rekan bisnis wajib dilakukan  wujud profesionalitas. 

Menjalin keakaraban sesama rekan / mitra kerja menjadikan mereka sebagai teman bahkan sahabat.


8. Bekerja dengan secara terstruktur 


Profesional dalam bisnis. Semua pekerjaan harus terencana dan terselesaikan dengan terstruktur. dengan demikian maka semua pekerjaan akan tersusun dengan rapi. 

Ini semua harus melakukan agar menjadi bisnis profesional.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Profesional dalam bisnis - "Kunci sukses" | Bagian 1


Lanjutkan ke bagian 2


Untuk melengkapi pemahaman Profesional dalam bisnis, silahkan tonton video dibawah ini.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "





Etika Profesional Dalam Bekerja

 



Profesional dalam bisnis - "Kunci sukses" | bagian 1
Profesionalisme dalam bisnis

Comments

Post a Comment



Terima kasih, telah membaca dan memberi komentarnya

Semoga Artikel ini memberi inspirasi dan bermanfaat.

gankoko

Kas Kecil – Pengelolaan yang baik | Bagian 1

Diversifikasi produk - Kapan waktunya yang tepat | Bagian 1

Menghadapi persaingan – strategi yang efektif | Bagian 1

Penyehatan usaha - yang sedang terpuruk | Bagian 1

Keberhasilan berbisnis - Faktor kegagalan | Bagian 1

Strategi bisnis yang cantik

Menciptakan bisnis - peluang usaha baru | Bagian 1

Taktik bisnis - Strategi yang tepat | Bagian 1

Penyusunan anggaran – Penting untuk perusahaan

Studi kelayakan - Penting untuk bisnis | Bagian 1