Saturday, 2 December 2017

Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami

Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami untuk menjalankannya, agar yang direncanakan dapat terrealisasi dan berjalan sesuai yang diharapkan.

Menjalankan bisnis sendiri. Meningkatkan kualitas produk dan berinovasi dalam bisnis. 

Menjalankan bisnis sendiri. Ketakutan akan menciptakan produk yang tidak diminati pasar.

Serta alasan kekhawatiran pelaku untuk Menjalankan bisnis sendiri.

Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten.

Menjalankan bisnis sendiri. Konsisten dalam mengetrapkan strategi bisnis secara jtu agar terhindar dari gagal manajemen.

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam Menjalankan bisnis sendiri

Menjalankan bisnis sendiri. Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Baca juga : Artikel yang terkait


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.


Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami
Menjalankan bisnis sendiri - hal-hal yang harus dipahami



 Mencari peluang untuk menjalankan bisnis milik sendiri


Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami. Mewujudkan ide bisnis adalah sikap yang berani dalam mengambil resiko.

Menjalankan bisnis sendiri. penuh dengan resiko, rintangan dan hambatan yang menghadang.

Menjalankan bisnis sendiri. Bagi Pelaku bisnis mendapatkan ide sudah pasti menjadi sebuah peluang.

Menjalankan bisnis sendiri. yang harus diwujudkan dengan segala perhitungan dan nalurinya.


1. Mencari peluang menjalankan bisnis


Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami Tujuan dalam bisnis adalah mendapatkan uang dari keuntung dalam bisnis. 

Nanum tidak jarang juga diketahui bahwa pebisnis terjebak untuk menaikkan harga barangnya setinggi-tingginya. 

Menjalankan bisnis sendiri. Mungkin agar mendapat keuntungan lebih banyak. 

Menjalankan bisnis sendiri. Caranya adalah menjual dulu ide atau prototypenya. Jika reaksi dari pembeli dinilai positif.

Baru dapat mengembangkannya menjadi produk khusus atau rare item (produk langka/jarang). 

Menjalankan bisnis sendiri. Jika rare item itu dapat berkembang menjadi kesukaan publik.

Menjalankan bisnis sendiri. Barulah dapat memproduksinya sebagai favorit item dengan kuantitas lebih banyak lagi.  

Fokus dan yakin pada nilai produk dari pada mensia-siakan waktu dan tenaga mencari sesuatu yang akan dibeli pelanggan.

Belajar lebih banyak tentang Menjalankan bisnis sendiri. yang di yakini untuk mendapat kesuksesan. 

Menjalankan bisnis sendiri. Alasan Mencari Peluang bisnis untuk menjalankan berbisnis adalah suatu kebahagian dan keuntungan tersendiri.


2. Alasan untuk menjalankan bisnis milik sendiri 


Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami Berbagai, alasan yang beraneka ragam, namun setidaknya dapat disimpulkan sebagai berikut:

  • Kemerdekaan dalam usaha
  • Kemandirian dalam usaha
  • Memiliki usaha sendiri
  • Pengembangan pribadi
  • Kebebasan Keuangan
  • Penghasilan ekstra
  • Memiliki banyak waktu luang
  • Membantu orang lain
  • Kenal banyak orang
  • Meninggalkan warisan


Telah kita ketahui bahwa mewujudkan untuk Menjalankan bisnis sendiri bukanlah hal yang mudah. 

Apalagi untuk mencapai sukses Menjalankan bisnis sendiri memang hal yang tidak ringan dan sangat berat.


Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami
Menjalankan Bisnis Sendiri - agar dapat terlaksana



Hal penting untuk menjalankan bisnis sendiri dapat terlaksana


Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami. Hal penting agar Peluang Berbisnis Sendiri dapat terlaksana maka diperlukan Niat, Kemauan, 

Memiliki Kemampuan dan Keyakinan yang kuat suatu keharusan agar dapat mencapai sukses dalam Menjalankan bisnis sendiri

Menjalankan bisnis sendiri. Karena hal tersebut merupakan kunci sukses. 

Dari masing-masing kunci sukses Menjalankan bisnis sendiri tidak dapat dipisahkan yang satu dengan lainnya.


1. Niat menjalankan bisnis


Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami Merupakan kunci sukses yang ke 1 (pertama) yang harus ada.

Menjalankan bisnis sendiri. memiliki niat untuk melakukan hal-hal yang baik menurut keyakinan kita. 

Ada katabijak menyatakan bahwa “Niat yang baik dilakukan dengan, maka hasilnya pasti baik”. Niat dalam kontek ini adalah niat untuk memulai usaha.


2. Kemauan menjalankan bisnis


Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami Merupakan kunci sukses yang ke 2 (dua) kemauan.

Dengan kemauan adalah unsur / pilar yang sangat utama untuk memulai dan menjalan usaha yang akan diujudkan. 

Menjalankan bisnis sendiri. Jalan atau tidak rencana usaha terpulang dari kemauan pemiliknya ide. 

Menjalankan bisnis sendiri. Memiliki kemauan yang kuat dan tekat yag bulat. 

Dapat dipastikan rencana Menjalankan bisnis sendiri akan terlaksana, begitu juga sebaiknya. 

Bila tidak memiliki kemauan, maka dapat dipastikan rencana Menjalankan bisnis sendiri tidak akan terlaksana,


3. Keyakinan menjalankan bisnis


Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami Merupakan kunci sukses yang ke 4 (empat) memiliki keyakinan yang kuat.

Menjalankan bisnis sendiri. usaha yang di geluti akan sukses kelak di kemudian hari.

Menjalankan bisnis sendiri. Tentunya dengan didasari bahwa kemauan dan kemampuan yang mumpuni. 

Menjalankan bisnis sendiri. Dimana semangat pantang menyerah berbanding lurus dengan keyakinan.

Keyakinan harus tertanam kuat. Karena keyakinan akan menimbulkan daya dorongan dan semangat pantang menyerah untuk Menjalankan bisnis sendiri

Semakin meyakini dan merasa layak mendapatkan sukses, maka akan semakin ulet dan pantang menyerah.


4. Kemampuan menjalankan bisnis


Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami Merupakan kunci sukses yang ke 4 (empat) 

Sebagai seorang Pebisnis selayaknya mengetahui dan memahami seluk beluk Menjalankan bisnis sendiri yang akan di gelutinya. 

Menjalankan bisnis sendiri. Selalu terus mau mempertajam keakhlian. 

Menjalankan bisnis sendiri. Dan mau terus belajar untuk meningkatkan mengetahuan. 

Tentang rencana untuk Menjalankan bisnis sendiri yang akan diujudkan merupakan hal yang sangat mutlak, kemampuan dalam hal :


a. Membuat rencana bisnis dengan konsep


Rencana untuk Menjalankan bisnis sendiri membutuhkan dan memerlukan sarana yaitu berbentuk proposal yang terkonsep setidaknya mengerti analisa SWOT,

Menjalankan bisnis sendiri. Analisa SWOT adalah salah satu solusinya untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal. 

Berdasarkan  kekuatan (Strengths), kelemahan (Weaknessess), peluang (Opportunity) maupun tantangan/ancaman (Threats).

Identifikasi kekuatan dengan pembanding kondisi internal dengan kompetitor yang menjadikan karakteristik. 

Menjalankan bisnis sendiri. Suatu bisnis yang dapat memberikan keuntungan atau kelebihan dibandingkan dengan yang lainnya.


b. Menciptakan Visi dan misi bisnis


Menjalankan bisnis sendiri. Menciptakan visi dan misi juga hal yang menentukan, karena akan memperjelas tujuan.

Menjalankan bisnis sendiri. Serta langkah-langkah yang akan di jalankan dalam merealisasikan bisnis.

Tujuan dan langkah untuk Menjalankan bisnis sendiri tersebut dapat terstruktur.

Menjalankan bisnis sendiri. bagus untuk menunjang pengembangan bisnis yang dapat direalisasikan.


c. Penelitian pasar


Menjalankan bisnis sendiri. Setelah menentukan produk, tentukan pula pasar yang potensial, 

Menjalankan bisnis sendiri. Pastikan memiliki produk yang diminati. 

Menjalankan bisnis sendiri. Dengan keakhlian dan pengalaman lakkukan juga analisis Break Event Point  (titik impas). 

Menentukan potensi pasar. setelah mengetahui strategi Menjalankan bisnis sendiri secara detail serta potensi bisnis.


d. Pemasaran


Menjalankan bisnis sendiri. Dalam hal pemasaran produk adalah hal yang paling vital dalam bisnis sehingga diperlukan strategi yang tepat dan cermat. 

Menjalankan bisnis sendiri. Promosi secara terus menerus harus dipertahankan bila diperlukan ditingkatkan. 

Menjalankan bisnis sendiri. dengan strategi pemasaran yang baik maka bisnis akan tumbuh dan berkembang


e. Membangun jaringan


Setelah rencana untuk Menjalankan bisnis sendiri dapat  terrealisir.

Menjalankan bisnis sendiri. meningkatkan itensitas hubungan kepada para calon-calon pelanggan juga harus ditingkatkan. 

Menjalankan bisnis sendiri. Agar secara dini dan terus menerus misalkan dengan cara wawancara kepada calon-calon pelanggan. 

Menjalankan bisnis sendiri. Minta tanggapan kepada calon-calon pelanggan perihal produk yang akan diluncurkan. 

Diharapkan mereka merasa diperhatikan dan menjadikan koreksi-koreksi terhadap rencana produk yang akan hasilkan.


f. Membuat situs


Menjalankan bisnis sendiri. Pembuatan situs atau membuat web adalah hal yang tidak dapat dihindari. 

Menjalankan bisnis sendiri. Perkembangan tehnologi yang begitu cepat. 

Bila tidak mengatipasi dan mengikutinya maka akan tertinggal dengan pesaing-pesaing yang sudah mengikuti perkembangan tehnologi,

Pemasaran melalui web sangat dirasakan sangat efisien dan efektif dalam memasarkan produk secara terus menerus selama 24 jam perharinya. 

Menjalankan bisnis sendiri. Menggunakan Internet (web) dengan jejaring media sosial selain ada yang prabayar ada pula yang gratis.

Menjalankan bisnis sendiri. Promosi untuk pemasaran produk harus dilakukan secara terus-menerus untuk memperluas Networking sangat diperlukan. 

Menjalankan bisnis sendiri. Hal ini untuk menumbuh dan mengembangkan bisnis, misalkan dengan bergabung dengan komunitas yang terkait dengan produk.



Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami
Menjalankan bisnis sendiri - Dengan analisa SWOT



Menjalankan bisnis sendiri dengan analisis SWOT


Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami. Metode analisis SWOT adalah merupakan analisis yang paling utama dalam melakukan analisis strategi. 

Menjalankan bisnis sendiri. Yang seharusnya di ketahui, suatu permasalahan ataupun suatu topik dari 4 empat sisi yang berbeda. 

Dengan Analisis SWOT dan untuk menambah keuntungan dari sisi peluang untuk Menjalankan bisnis sendiri.

Hasil dari analisis ini biasanya akan menjadi acuan atau rekomendasi untuk mempertahankan kekuatan Peluang Menjalankan bisnis sendiri.


1. Menjalankan bisnis sendiri dengan analsis SWOT


Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami Seiring dengan mengurangi kekurangan yang ada juga menghindari berbagai ancaman yang mungkin saja akan terjadi. 

Menjalankan bisnis sendiri. Bila analisa ini dapat dipergunakan dengan baik. 

Peluang Menjalankan bisnis sendiri, maka analisa ini akan dapat digunakan dalam membantu melihat sisi-sisi yang lain. 

Analisis SWOT adalah instrumen yang paling utama dalam melakukan analisis strategi dalam manajemen perencanaan untuk Menjalankan bisnis sendiri.

Menjalankan bisnis sendiri. Analisis ini berperan sebagai alat untuk meminimalisir kelemahan atau kekurangan yang ada. 

Menjalankan bisnis sendiri. Analisa SWOT adalah teknik perencanaan strategis yang yang kerap dipergunakan.

Peluang untuk Menjalankan bisnis sendiri, ini solusinya, dengan menggunakan Analisis SWOT adalah suatu keharusan. 

Karena dengan memahami analisa ini maka Pebisnis yang akan Menjalankan bisnis sendiri harus paham betul posisinya ( beginning position).

Untuk mengidentifikasi Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman yang terkait dengan persaingan bisnis atau perencanaan proyek :

  • Kekuatan dan Kelemahan sering berhubungan secara internal
  • Peluang dan Ancaman umumnya berfokus pada penempatan lingkungan.


Menjalankan bisnis sendiri. Menentukan tujuan Menjalankan bisnis sendiri dan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang menguntungkan.

Menjalankan bisnis sendiri. Dan tidak menguntungkan untuk mencapai tujuan tersebut.

  • Kekuatan: bisnis yang memberi keuntungan
  • Kelemahan: bisnis yang menempatkan bisnis pada posisi yang kurang menguntungkan
  • Peluang: Kondisi yang bisa dimanfaatkan bisnis untuk keuntungannya
  • Ancaman: Kondisi yang bisa menimbulkan masalah bagi bisnis


Menjalankan bisnis sendiri. Identifikasi SWOT penting karena dapat menginformasikan langkah selanjutnya dalam merencanakan pencapaian tujuan.

Dan merupakan suatu rangkaian analisis yang digunakan yang sistematis dan dapat membantu dalam penyusunan suatu rencana.

Rencana Menjalankan bisnis sendiri yang valid untuk mencapai tujuan. 

Menjalankan bisnis sendiri. Tujuan tersebut untuk jangka pendek maupun tujuan jangka panjang. 

Analisa SWOT adalah sebuah analisa situasi dan kondisi yang bersifat deskriptif (memberi suatu gambaran). 

Menjalankan bisnis sendiri. Analisa ini menempatkan situasi dan kondisi sebagai sebagai faktor yang di jadikan masukan. 


2. Unsur-unsur analisis SWOT


Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami Analisa SWOT semata-mata hanya digunakan sebagai suatu analisa saja. 

Ditujukan untuk menggambarkan situasi yang akan dihadapi dalam Menjalankan bisnis sendiri

Menjalankan bisnis sendiri. sebuah alat yang mampu memberikan jalan keluar dari  permasalahan yang sedang dihadapi.


a. Strenght (S) analisis kekuatan


Menjalankan bisnis sendiri. Yaitu dimana situasi dan kondisi yang merupakan gambaran kekuatan pada saat ini. 

Yang harus di lakukan dalam mengunakan analisis ini menilai kekuatan dan kelemahan yang dimiliki untuk Menjalankan bisnis sendiri.

membandingkan dengan para pesaing-pesaing yang ada, contohnya bila kekuatan unggul didalam kualitas. 

Menjalankan bisnis sendiri. Maka keunggulan itu dapat di manfaatkan dan bila perlu untuk di tingkatkan kualitasnya.


b. Weaknesses (W) analisi kelemahan


Menjalankan bisnis sendiri. Yaitu dimana situasi dan kondisi yang merupakan gambaran kelemahan pada saat ini.

Menjalankan bisnis sendiri. Analisa ini merupakan cara untuk menganalisis kelemahan yang ada. 

Menjalankan bisnis sendiri. Dimana kelemahan tersebut dapat menjadi kendala yang serius dalam kemajuan kedepannya. 

Contoh bila terdapat kendala dalam Menjalankan bisnis sendiri untuk pemasaran yang kurang baik. 

Maka harus meneliti kekurangan-kekurangan yang di miliki yang berhubungan dengan pemasaran.

Menjalankan bisnis sendiri. Agar nantinya permasalahan tersebut tidak membuat kalah dalam bersaing.


c. Opportunity (O) analisis peluang


Menjalankan bisnis sendiri. Yaitu dimana situasi atau kondisi yang merupakan gambaran peluang yang ada dari sisi luar. 

Menjalankan bisnis sendiri. Gambaran tersebut dapat memberikan peluang berkembangnya dimasa depan. 

Menjalankan bisnis sendiri.  Opportunity adalah ananlisis yang digunakan untuk mencari peluang.

Ataupun terobosan yang masih dimungkinkan Menjalankan bisnis sendiri untuk bisa berkembang. Baik untuk saat ini ataupun masa yang akan datang. 

Menjalankan bisnis sendiri. Contohnya perusahaan industri minuman yang berada di daerah yang panas. 

Dimana daerah tersebut sangat membutuhkan minuman segar dengan harga yang terjangkau. 

Perusahaan memiliki peluang untuk Menjalankan bisnis sendiri dalam menciptakan produk minuman yang segar dan harganya terjangkau.


d. Threats (T) analisis ancaman


Menjalankan bisnis sendiri. Yaitu dimana situasi atau kondisi yang merupakan gambaran ancaman di saat menjalankan suatu bisnis.

Theart merupakan cara menganalisis tantangan atau ancaman yang harus dihadapi dari berbagai macam faktor lingkungan yang tidak menguntungkan.

Menjalankan bisnis sendiri. Yang merupakan ancaman yang harus diperhitungkan secara baik bila lambat dalam menindaklanjutinya. 

Menjalankan bisnis sendiri. Maka ancaman tersebut akan menjadi penghalang. Contohnya kelompok pengrajin rotan. 

Menjalankan bisnis sendiri. Dengan kondisi yang semakin modern serta seringnya terjadi kebakaran hutan. 

Menjalankan bisnis sendiri. Maka kelompok tersebut harus memperhitungkan hal-hal bila terjadi kelangkaan rotan yang akan mengancam.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami.  

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "




Untuk melengkapi pemahaman tentang Menjalankan bisnis sendiri
silahkan tonton video dibawah ini.


Menjalankan bisnis sendiri - Mewujudkan ide bisnis





Menjalankan bisnis sendiri - yang harus dipahami
Menjalankan bisnis sendiri


Saturday, 21 October 2017

Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1

Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1 agar dapat terhindar dari kegagalan dan memudahkan untuk berjalan lancar dan  berkembang sesuai harapan.

Cash flow, Sehingga suatu bisnis selayaknya menjalankan dengan pengelolaan uang tunai secara optimal serta baik. 

Cash flow, Tidak jarang suatu usaha mengalami dengan kebangkrutan.

Cash flow, karena pengelolaan uang yang masuk tidak balance dengan jumlah uang yang dikeluarkan.


Baca juga : Artikel yang terkait


Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses.

Dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen. 

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis. 

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengelola  bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.


Cash flow - Mengelola untuk bisnis


Tujuan dan pentingnya mengelola cash flow


Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1 Mengelola dan Pentingnya Cash Flow.

Cash flow, Kas (Cash) adalah sejumlah uang yang ada di perusahaan di tambah dengan uang yang ada pada Bank.

Cash flow, Pihak lain serta uang tunai yang telah dinyatakan dan diakui (committed) sebagai uang masuk untuk perusahaan. 

Mengelola Cash flow yang baik adalah unsur yang paling penting dalam bisnis.

Mengapa harus dan penting cash flow dengan baik ?


Ini ulasannya !



1. Tujuan mengelola cash flow (arus kas)



Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1 Mengelola Cash Flow (arus Kas) yang tidak baik akan dapat menyebabkan kegagalan atau kebangkutan dalam usaha. 

Pengaruhnya Cash flow (Arus Kas) dalam kondisi keuangan dari suatu usaha bisnis sangat signifikan. 
Pengelolaan Cash flow salah satu faktor keberhasilan dan kegagalan dalam bisnis. 

Ketidak mampuan dalam mengelola Cash flow yang baik dapat berpengaruh dalam keuangan suatu usaha. 

Cash flow, Perusahaan tersebut, karena sangat berpengaruh nasib pada masa depan suatu usaha. 

Banyak orang dalam dunia bisnis beranggapan bahwa "Uang adalah raja", maka arus kas adalah urat nadinya. 

Cash flow, Arus kas adalah salah satu unsur yang paling penting dalam berbisnis.


2. Pentingnya cash flow (arus kas)


Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1 Permasalahan yang sering terjadi pada usaha adalah suatu usaha (perusahaan) yang tidak mengelola cash flow dengan baik. 

Lebih fatal lagi dimana perusahaan tidak memiliki buku cash flow.

Dengan memiliki catatan cash flow (arus kas) maka perusahaan selalu menjaga kondisi posisi kasnya dan selalu di update. 

Dengan selalu menjaga kondisi cash flow.

Cash flow, Perusahaan akan segera mengetahui kapan waktunya perusahaan menyediakan dana kasnya

Cash flow, Kebutuhan kas untuk menutupi semua kewajiban yang segera dipenuhi. 

Sesungguhnya memang tidak mudah. Mengelola cash flow agar selalu aman posisinya. 

Permasalahan dalam mengelola cash flow adalah menjaga keseimbangan uang masuk (inflow) dengan uang keluar (outflow). 

Kesulitan-kesulitan seperti ini sering dirasakan pada saat usaha yang baru memulai operasional.

Cash flow, Umumnya pada perusahaan yang baru memulai operasional. 

Cash flow, Dimana perusahaan sangat banyak mengeluarkan uang (outflow).

Cash flow, Sedangkan disisi penerimaan masih belum ada kepastian. 

Cash flow, Karena sangat  komplek dan sulit pada saat memulai bisnis. 

Cash flow, Banyak biaya dan uang akan keluar dengan cepat. 

Cash flow, Disisi uang masuk dari hasil penjualan belum ada kepastian. 

Cash flow, Maka di perlukan beberapa sumber uang dari umber lainnya. 

Seperti melalui pinjaman jangka pendek, agar menjadi situasi keuangan menjadi arus kas positif.

Pentingnya pengelolaan Cash flow (arus kas) dapat menentukan hidup dan matinya suatu Bisnis. 

Cadangan uang kas yang kurang adalah salah satu alasan utama suatu usaha mengalami kegagalan.



Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1
Cash flow - Penting untuk bisnis



Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1. Pentingnya dalam mengelola cash flow yang sehat.

Mengelola Cash flow dengan benar agar operasional perusahaan dapat berjalan sesuai dengan harapan. 

Cach flow atau Arus kas adalah salah satu unsur yang paling penting dalam bisnis. 

Pengelolaan cash flow yang tidak baik dapat mengakibatkan kegagalan. 

Cash flow, Kegagalan dan kebangkrutan juga disebabkan oleh kurangnya pengalaman.

Lokasi yang buruk, pengelolaan persediaan yang buruk baik dan investasi cenderung kepada aset tetap dan lain-lain. 

Sehingga menjadi penting untuk mengelola cash flow yang baik. 


1. Manfaat mengelola cash flow


Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1 Pada dasarnya Arus kas adalah pergerakan dana masuk dan keluar dari berbisnis dalam suatu periode. 

Cash flow, Baik mingguan, bulanan atau kuartalan. ada dua jenis arus kas pada dasarnya.

Arus kas positif, Terjadi pemasukan uang dari hasil penjualan produknya, pemasukan dari hasil penagihan dari piutang. 

Cash flow, Setelah dikurangi dengan pembayaran-pembayaran hutang, biaya bulanan, gaji, dll.

Jika pelanggan tidak membayar secara tunai, maka terjadi arus kas yang masuk berasal dari koleksi piutang usaha. 

Cash flow, Arus kas negatif, Pengeluaran untuk biaya operasional usaha. Seperti pembayaran gagi, pembelian persediaan barang dagangan. 

Cash flow, Pembayaran hutang dan lain-lainnya lebih besar dari pada uang yang masuk.

Hal ini umumnya menjadi problem untuk usaha, Langkah-langkah perbaikan yang dapat dilakukan. 

Cash flow, Dengan cara meningkatkan hasil pendapatan sambil mempertahankan atau memotong biaya.

Pengelolaan arus kas positif yang baik diperlukan adanya analisis dan mengelola arus kas untuk lebih efektif. 

Cash flow, Cara terbaik untuk melacak arus kas dalam bisnis adalah dengan menjalankan laporan arus kas. 

Cash flow, Pengelolaan arus masuk dan keluarnya uang tunai perusahaan. 

Pengelolaan dan menganalisa arus kas apakah sudah memadai untuk setiap bulannya. 

Cash flow, dapat mencukupi kewajiban-kewajiban untuk bulan-bulan yang akan datang.

Laporan arus kas melihat perubahan pada uang tunai, dari berbagai aktivitas usaha perusahaan dan kenaikan atau penurunan nilai lainnya di neraca bisnis. 

Cash flow, Cara cepat dan mudah untuk melakukan analisis arus kas. Adalah membandingkan total pembelian 

Cash flow, Pembelian yang belum dibayar dengan total penjualan pada akhir setiap bulannya. 

Cash flow, Jika jumlah pembelian yang belum dibayar melebihi jumlah penjualan. 

Cash flow, Harus mengeluarkan lebih banyak uang dari yang di terima di bulan berikutnya.

Yang mengindikasikan adanya masalah arus kas potensial. Keuntungan atau Laba tidak sama dengan arus kas. 

Pelaku bisnis tidak bisa hanya melihat laporan laba rugi (L & R). Banyak data keuangan lainnya masuk ke dalam anjuran arus kas. 

Cash flow, Termasuk piutang, persediaan, hutang dagang, pengeluaran barang modal, dan layanan hutang. 

Manage arus kas harus cerdas dan fokus pada masing-masing penggerak uang tunai ini, selain keuntungan atau kerugian usaha.

Cash flow, Pengelolaan arus kas yang tidak baik sehingga tidak mendapatkan kepastian apa yang terjadi pada arus kas bisnis. 

Cash flow, Kerap ditemukan pemilik bisnis tidak memanage arus kas dengan baik.

Sehingga tidak dapat mengetahui dengan segera apakah bisnisnya memperoleh keuntungan (atau menciptakan kerugian). 

Dimana Untuk mengetahui pendapatan dari faktur-faktur yang masuk dari pelanggan untuk produk atau layanan yang di jual. 

Cash flow, Arus kas positif sebenarnya dibutuhkan untuk menghasilkan keuntungan. 

Tentunya membutuhkan cukup uang untuk membayar karyawan dan pemasok, agar bisa menghasilkan barang. 

Cash flow, Penjualan barang atau jasa adalah yang membantu menghasilkan keuntungan. 

Namun tidak memiliki dana yang cukup untuk membuat barang, tentunya tidak akan mendapatkan keuntungan. 

Jadi benar perlu menyusun dan mengelola bisnis agar memiliki arus kas positif jika ingin bisnis dapat tumbuh dan dapat meningkatkan keuntungan. 

Cash flow, Menumbuh dan mengembangkan bisnis dapat memfokuskan pada arus uang tunai, selalu harus melakukan investasi .

Membayar biaya tertentu di muka untuk mencapai pendapatan dan arus kas yang lebih tinggi yang disertai dengan pertumbuhan yang sukses. 

Cash flow, Mungkin ingin membuka kantor di kota baru sehingga bisa membangun bisnis di sana. 

Cash flow, Perlu membangun fasilitas baru sehingga memiliki kapasitas untuk menjual ke pelanggan yang lebih besar. 

Cash flow, Sehingga menjadi hal yang utama dalam berbinis bahwa sangat memerlukan uang di muka.


2. Dasar mengelola Cash flow (arus kas)


Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1 Dasar Arus kas pada dasarnya Arus kas adalah pergerakan dana masuk dan keluar dari dalam bisnis dalam suatu periode. 

Cash flow, Baik mingguan, bulanan atau kuartalan. ada dua jenis arus kas pada dasarnya :


a. Arus kas positif


Cash flow. Terjadi pemasukan uang dari hasil penjualan produknya, pemasukan dari hasil penagihan dari piutang. 

Cash flow, Setelah dikurangi dengan pembayaran-pembayaran hutang, biaya bulanan, gaji, dll.

Cash flow, Jika pelanggan tidak membayar secara tunai, maka terjadi arus kas yang masuk berasal dari koleksi piutang usaha.


b. Arus kas negatif


Cash flow. Pengeluaran untuk biaya operasional usaha, seperti pembayaran gaji. 

Pembelian persediaan barang dagangan, pembayaran hutang dan lain-lainnya lebih besar dari pada uang yang masuk. 

Cash flow, Hal ini umumnya menjadi problem untuk usaha. 

Langkah perbaikan yang dapat dilakukan adalah dengan cara meningkatkan hasil pendapatan sambil mempertahankan atau memotong biaya.

Cash flow, Pengelolaan arus kas positif yang baik diperlukan adanya analisis dan mengelola arus kas untuk lebih efektif. 

Cash flow, Pengelolaan arus masuk dan keluarnya uang tunai perusahaan, pengelolaan dan menganalisa arus kas

Hal tersebut apakah sudah memadai untuk setiap bulannya dan dapat mencukupi kewajiban-kewajiban untuk bulan-bulan yang akan datang.

Mengelola cash flow yang baik cara terbaik untuk melacak arus kas dalam bisnis adalah dengan menjalankan laporan arus kas. 

Cash flow, Laporan arus kas melihat perubahan pada uang tunai. 

Dari berbagai aktivitas usaha perusahaan dan kenaikan atau penurunan nilai lainnya di neraca bisnis. 

Cash flow, Cara cepat dan mudah untuk melakukan analisis arus kas. 

Cash flow, Adalah membandingkan total pembelian yang belum dibayar dengan total 
penjualan pada akhir setiap bulannya. 

Cash flow, Jika jumlah pembelian yang belum dibayar melebihi jumlah penjualan. 

Cash flow, Harus mengeluarkan lebih banyak uang dari pada yang di terima di bulan berikutnya. 

Hal tersebut mengindikasikan adanya masalah arus kas potensial. Keuntungan atau Laba tidak sama dengan arus kas. 

Cash flow, Pelaku bisnis tidak bisa hanya melihat laporan laba rugi (L & R). 

Cash flow, Banyak data keuangan lainnya masuk ke dalam anjuran arus kas. 

Cash flow, Termasuk piutang, persediaan, hutang dagang, pengeluaran barang modal, dan layanan hutang. 

Cash flow, Arus kas positif yang sebenarnya, dibutuhkan untuk menghasilkan keuntungan. 

Tentunya membutuhkan cukup uang untuk membayar karyawan dan pemasok, agar bisa menghasilkan barang. 

Cash flow, Penjualan barang atau jasa adalah yang membantu menghasilkan keuntungan. 

Namun tidak memiliki dana yang cukup untuk membuat barang, tentunya tidak akan mendapatkan keuntungan.

Jadi benar perlu menyusun dan mengelola bisnis agar memiliki arus kas positif jika ingin bisnis dapat tumbuh dan dapat meningkatkan keuntungan.

Cash flow, Menumbuh dan mengembangkan bisnis dapat memfokuskan pada arus uang tunai. 

Cash flow, Selalu harus melakukan investasi dan membawa biaya tertentu di muka untuk mencapai pendapatan.

Cash flow ( Arus kas) yang lebih tinggi yang disertai dengan pertumbuhan yang sukses. 

Cash flow, Mungkin ingin membuka kantor di kota baru sehingga bisa membangun bisnis di sana. 

Perlu membangun fasilitas baru. Sehingga memiliki kapasitas untuk menjual ke pelanggan yang lebih besar. 

Cash flow, Sehingga menjadi hal yang utama dalam berbinis bahwa sangat memerlukan uang di muka.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1


Lanjutkan ke bagian 2


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "




Untuk melengkapi pemahaman tentang Cash flow
silahkan tonton video dibawah ini.


Ilmu cash flow, ilmu wajib bagi pengusaha





Cash flow - Mengelola untuk bisnis | Bagian 1
Cash flow